cover
Contact Name
Lingga Nico Pradana
Contact Email
nicopgsd@unipma.ac.id
Phone
+6285856053202
Journal Mail Official
semnasfkip@unipma.ac.id
Editorial Address
Jl. Setia Budi No.85, Kanigoro, Kec. Kartoharjo, Kota Madiun, Jawa Timur 63118
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA
ISSN : -     EISSN : 29873940     DOI : -
Core Subject : Education,
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) merupakan program tahunan yang wajib diselenggarakan. Kegiatan ini merupakan wadah bagi para dosen dan mahasiswa untuk meningkatkan kompetensinya. Selain itu dalam rangka pemenuhan Tri Dharma Perguruan Tinggi bagi dosen karena dalam seminar nasional terdapat luaran yaitu artikel ilmiah publikasi. Dengan diadakannya seminar nasional ini, kami berkomitmen untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi dosen dan mahasiswa di lingkup FKIP khususnya dan seluruh dosen dan mahasiswa di Indonesia pada umumnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 610 Documents
Penerapan Konseling Kelompok dengan Teknik Behavior untuk Mengurangi Perilaku Mengantuk Saat Belajar Siswa Kelas VII E SMP Negeri 2 Kota Madiun Octavia Ammar Rodiana; Ibnu Mahmudi; Ratna Yuliana Maria
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 3, No 3 (2024): Tantangan dan Peluang dalam Menghadapi Revolusi Digital Dunia Pendidikan: Perspe
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di dalam kelas, guru bimbingan dan konseling harus membantu siswa mewujudkan potensi dirinya secara maksimal, termasuk menginspirasi dan menuntun siswa supaya tetap fokus belajar dan menghindari hambatan-hambatan di kelas seperti mengantuk di dalam kelas. Secara keseluruhan, perilaku mengantuk di kelas menunjukkan kurangnya kesiapan dan tanggung jawab siswa dalam menjalankan kewajibannya sebagai pelajar. Oleh karena itu, penting bagi siswa untuk memahami dampak negatif dari kebiasaan ini dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mengatasi masalah mengantuk, seperti memperbaiki rutinitas tidur, mengelola waktu dengan baik, dan mengadopsi gaya hidup sehat. Penelitian ini akan menerapkan konseling kelompok dengan teknik behavior untuk mengurangi perilaku mengantuk saat belajar pada siswa kelas VII E SMP Negeri 2 Kota Madiun sebagai objek penelitiannya. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling (PT-BK) dengan menggunakan metode kualitatif untuk meneliti objek dalam kondisi alami, di mana peneliti berperan sebagai instrumen kunci. Metode ini dipilih untuk mendeskripsikan motivasi belajar siswa dalam mengikuti proses pembelajaran secara alami. Dari hasil penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa penelitian tindakan bimbingan konseling dengan menggunakan teknik behavior dalam layanan konseling kelompok efektif sebagai upaya untuk meningkatkan fokus dan mengurangi kantuk siswa VII E SMPN 2 Kota Madiun di kelas. 
Peningkatan Hasil Belajar Tematik Melalui Penerapan Pendekatan Problem Based Learning (PBL) Pada Siswa Kelas II SDN Bungkuk Asih Utami; Dewi Tryanasari; Suhartriana Suhartriana
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 2, No 2 (2023): Implementasi kurikulum merdeka menuju transformasi pendidikan dalam mempersiapka
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah meningkatan hasil belajar tematik melalui penerapan pendekatan Problem Based Learning pada siswa kelas II SDN Bungkuk. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Model PTK yang digunakan model spiral C.Kemmis & Mc Taggart yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik tes dan observasi. Instrumen penelitian dengan menggunakan butir soal dan lembar observasi. Teknik analisis data menggunakan analisis Diskriptif komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui penerapan pendekatan Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar tematik. Hal ini ditunjukkan oleh meningkatnya hasil belajar tema Keselamatan di Rumah dan di Perjalanan dari berdasarkan ketuntasan pra siklus, siklus 1, siklus 2 sebesar 28,5%, 57,15% dan 85,71%. Jadi dapat disimpulkan bahwa dengan pendekatan Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar tematik.
Upaya Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Pkn Materi Perundang-Undangan Tingkat Pusat Melalui Model Time Token Terhadap Siswa Kelas V Sdn Temenggungan Kec. Krejengan Kab. Probolinggo Ryzca Siti Qomariyah; Ani Anjarwati; Aprilika Ajiputri; Ferika Dwiki Nur Hamidyah; Laura Marsya Mentari Putri
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 1 (2022)
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan pembelajaran PKn di SD Negeri Temenggungan Kecamatan Krejengan belum menggunakan model-model inovatif hanya menggunakan model konvensional dan penyampaian informasi searah sehingga siswa kurang berpartisipasi aktif dan hasil belajarnya juga masih rendah. Implementasi model Time token dapat menjadikan siswa aktif dalam pembelajaran karena setiap siswa diberikan kesempatan berbicara. Tujuan penelitian ini untuk menguji keaktifan model time token terhadap hasil belajar PKn materi perundang-undangan tingkat pusat siswa kelas V SD Temenggungan Kecamatan Krejengan. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan desain mengacu pada Model Kemmis & McTanggrat yang terdiri dari empat komponen, yaitu perencanaan (planning), tindakan (acting), pengamatan (observing) dan refleksi (reflecting). Populasi dalam penelitian adalah siswa kelas V SD Temenggungan Kecamatan Krejengan berjumlah 22 siswa. Hasil perhitungan Peningkatan  ketuntasan belajar siswa meningkat dari siklus I ke siklus II sebesar 50%. Sedangkan rata-rata kelas meningkat dari siklus I ke siklus II sebesar 15. Pada siklus I presentase ketuntasan belajarnya sebesar 45% dan rata-rata kelas sebesar 62 sedangkan siklus II ketuntasan belajarnya sebesar 95% dan rata-rata kelas sebesar 77. Hal ini menunjukan ketika kegiatan pembelajaran PKn dengan penerapan pembelajaran Model Time token terdapat perbaikan yang positif pada hasil belajar PKn. Hal ini dibuktikan bahwa terjadi peningkatan hasli belajar siswa dari pre test, post tes siklus I, post test siklus II. Pembelajaran dengan menggunakan pembelajaran Model Time token merupakan salah satu metode alternatif yang bisa diterapkan dalam meningkatkan hasil belajar siswa dan metode ini cocok digunakan dalam proses belajar mengajar mata pelajaran PKn.Kesimpulan penelitian ini adalah model time token lebih efektif digunakan dalam pembelajaran PKn materi perundang-undangan tingkat pusat. Peneliti menyarankan guru hendaknya menggunakan model yang dapat mengaktifkan siswa sehingga pembelajaran tidak monoton dan bersifat multi arah.
Analisis Pengaruh Penerapan Model Problem Based Learning Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Kelas 2 Sdn Beran 4 Ngawi Nurul Janahti; Darmadi Darmadi; Lis Yanthi Nurhayati; Lina Cahyawati
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 3, No 3 (2024): Tantangan dan Peluang dalam Menghadapi Revolusi Digital Dunia Pendidikan: Perspe
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingkat ketercapaian proses pembelajaran dapat dilihat dari hasil belajar. Banyak hal yang dapat mempengaruhi hasil belajar siswa, salah satunya mteode pembelajaran yang diterapkan oleh guru. Hasil belajar dapat dilihat dari  nilai ulangan harian. Siswa kelas 2 di SDN BERAN 4 NGAWI masih banyak yang memperoleh nilai di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Guru berupaya menerapkan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) sebagai model pembelajaran kooperatif.  Model Problem Based Learning (PBL) menuntut siswa untuk aktif dan saling mendukung satu sama lain untuk meningkatkan pemahaman terhadap materi yang dipelajari. Berdasarkan hasil uji  Paired Samples Test menunjukkan bahwa t hitung (8,380) > t tabel (2,07961) dan sig. (0,00) < α (0,05), artinya H0 ditolak. Hal ini dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar yang signifikan dengan menggunakan metode Problem Based Learning.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas VII Menggunakan Model Project Based Learning (PjBL) dengan Strategi Diferensiasi Melalui Metode Lesson Study pada Topik Bumi dan Tata Surya Nassa Amrilizia; Nurul Kusuma Dewi; Susi Ratnawati
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 2, No 2 (2023): Implementasi kurikulum merdeka menuju transformasi pendidikan dalam mempersiapka
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan hasil belajar peserta didik melalui model Project Based Learning (PjBL) dengan strategi diferensiasi. Strategi diferensiasi yang digunakan meliputi diferensiasi proses, konten dan produk sesuai dengan pengelompokan gaya belajar (visual, audiotori dan kinestetik). Penulisan artikel ini merupakan hasil Penelitian Tindakan Kelas Kolaboratif (PTK Kolaboratif) antara mahasiswa, dosen dan praktisi lapangan. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus pembelajaran di SMPN 11 Madiun menggunakan tahapan lesson study yaitu plan, do see. Hasil belajar siswa dalam siklus I menunjukkan ketuntasan klasikal sebesar 45,8% dengan rata-rata 66,67 sehingga belum mencapai ketuntasan belajar yang optimal. Pada siklus II penelitian dilanjutkan berdasarkan perbaikan sesuai kritik dan saran sehingga ketuntasan klasikal yang diperoleh setelah pembelajaran meningkat menjadi 87.5% dengan rata-rata 84,16. Hal ini menunjukkan bahwa implementasi model PjBL dengan strategi diferensiasi pada topik Bumi dan Tata Surya mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik.
peran orang tua dalam stimulasi perkembangan bahasa anak usia dini lusia oktaviana; hermawati dwi susari; rosyda nurul anwar
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 1 (2022)
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk peran orang tua dalam mestimulasi perkembangan bahasa anak. Peran orang tua mempunyai 4 peran yaitu 1) Peran Orang Tua Sebagai Pendidik, 2) Peran Orang Tua Sebagai Teman/sahabat, 3) Peran Orang Tua Sebagai Pengawas dan 4) Peran Orang Tua sebagai Pemenuhan Nutrisi. Peran Orang Tua dalam setiap stimulasi perkembangan bahasa anak yaitu bertanggung jawab dalam pendidikan anak, memberikan dorongan pada anak agar anak mampu bercerita, mengajak anak bermain, memberikan makanan sehat atau vitamin
Implementasi Model Pembelajaran Problem Based Learning dengan Media Word Search Puzzle untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Peserta Didik Kelas 10 D SMAN 6 Madiun Veronica Anastasia Ellysa; Nurhadji Nugraha; Mahfud Fauzi
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 3, No 3 (2024): Tantangan dan Peluang dalam Menghadapi Revolusi Digital Dunia Pendidikan: Perspe
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PTK ini penting untuk dilakukan karena bertujuan untuk : (1) meningkatkan kemampuan guru untuk merencanakan proses pembelajaran (2) meningkatkan kemampuan penyelesaian masalah peserta didik, dan (3) meningkatkan hasil belajar peserta didik. PTK ini merupakan jenis penelitian kualitatif yang menghimpun data dengan teknik observasi dan dokumentasi, kemudian untuk melakukan analisis data peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pada tahap pra-siklus guru menghimpun data hasil belajar peserta didik setelah dilakukan pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional sebagai data awal. Pada kegiatan siklus I dan II guru menerapkan model pembelajaran problem based learning dengan metode diskusi menggunakan word search puzzle sebagai media pembelajarannya. Berdasarkan hasil yang telah diperoleh dan pembahasan yang dipaparkan, dapat disimpulkan bahwa kegiatan pembelajaran dengan menerapkan media word seach puzzle untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas 10 SMAN 6 Madiun pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila sudah berhasil. Hal itu dikarenakan terjadi peningkatan hasil belajar yang diperoleh peserta didik dari kegiatan pra-siklus, siklus I hingga siklus II. Persentase ketuntasan peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila juga mengalami peningkatan. Pada kegiatan pra-siklus diperoleh persentase sebesar 63%, kemudian pada siklus I persentase ketuntasan meningkat menjadi 74%, selanjutnya pada siklus II persentase ketuntasan sudah melampaui kriteria ketuntasan klasikal karena memperoleh persentase sebesar 89%.
Implementasi Model Pembelajaran PBL Untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Aktivitas Belajar Matematika Pada Siswa Kelas 5 SDN 03 Nambangan Kidul Tahun Pelajaran 2023/2024 Amelinda Dwi Pangestika; Purwandari Purwandari; Nanik Yuliani
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 3, No 1 (2024): Tantangan dan Peluang dalam Menghadapi Revolusi Digital Dunia Pendidikan: Perspe
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran matematika menggunakan model pembelajaran PBL untuk meningkatkan hasil belajar dan aktivitas belajar siswa, (2) mendeskripsikan hasil belajar dan aktivitas belajar siswa kelas 5A SDN 03 Nambangan Kidul melalui model pembelajaran PBL. Desain penelitian ini adalah PTK (Penelitian Tindakan Kelas). Subjek penelitian adalah siswa kelas 5A yang berjumlah 29 siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dengan setiap siklus mencakup empat tahap: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan/observasi, dan refleksi. Berdasarkan hasil penelitian, penerapan model pembelajaran PBL dapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas belajar siswa. Pada hasil belajar diketahui dari indikator hasil belajar siswa siklus I pada kategori kurang tinggi. Sedangkan pada siklus II seluruh indikator hasil belajar telah mencapai kategori sangat tinggi. Pada hasil aktivitas belajar siswa juga mengalami peningkatan, hal ini dapat dilihat pada siklus I sebesar 50% (kurang aktif) sedangkan pada siklus II sebesar 90%(sangat aktif).
Keterampilan berbicara siswa dalam pembelajaran tematik integratif Binti Isticomah; Dewi Tryanasari; Apri Kartikasari H.S
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 1 (2022)
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran tematik merupakan pembelajaran yang menuntut siswa untuk aktif mengomunikasikan setiap ilmu pengetahuan yang dipelajarinya. Keterampilan berbicara mejadi salah satu pendukung siswa untuk aktif mengkomunikasikan keingintahuan dan pengetahuan dalam kegiatan pembelajaran tematik, sehingga keterampilan berbicara siswa dalam pembelajaran tematik memiliki peran yang sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan berbicara siswa dalam pembelajaran tematik integratif di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR), metode ini menggunakan tiga tahapan yang terdiri dari eksternal, internal dan empat tahapan penilaian kualitas (QA). Artikel dikumpulkan menggunakan mesin pencarian EBSCO, Google Schoolar, Proquest dan Science Direct. Artikel yang dikumpulkan adalah terbitan 2015-2022. Hasil akhir didapatkan 5 artikel dari 91 artikel yang sesuai dengan tujuan penelitian. Artikel yang berfokus pada kajian kompetensi keterampilan berbicara siswa, meningkatkan keterampilan berbicara siswa, berbicara sebagai keterampilan berbahasa, dan cara meningkatkan keterampilan berbicara. Secara khusus, mengaji keterampilan berbicara dalam pembelajaran tematik. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa keterampilan berbicara menjadi hal yang penting untuk dimiliki siswa sekolah dasar, khsusnya dalam pembelajaran tematik integratif yang mengharapkan siswa aktif menggali informasi secara mandiri. Faktor yang mempengaruhi kesulitan keterampilan berbicara siswa terdiri dari faktor kebahasaan dan nonkebahasaan. Upaya yang diterapkan dalam mengatasi kesulitan berbicara tersebut yaitu dengan menggunakan startegi point center point dan media bergambar.
Pengaruh Penerapan Problem Based Learning Berbasis Aplikasi Canva pada Mata Kuliah Proteksi Sistem Tenaga Listrik Dafa Angga Pandu Wardana
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 3, No 2 (2024): Tantangan dan Peluang dalam Menghadapi Revolusi Digital Dunia Pendidikan: Perspe
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran problem Based Learning menggunakan media pembelajaran canva pada mata proteksi sistem tenaga listrik terhadap kreatifitas mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pre-experimental dengan desain penelitian one-group pretest-posttest design. Uji coba dilakukan pada mahasiswa semester 4 yang sedang mengambil mata kuliah proteksi sistem tenaga listrik. Hasil dari uji t menggunakan paired t-test menunjukan hasil sig (2-tailed) adalah 0,009 < 0,05, maka H0 ditolak dan H1 diterima. Berdasarkan hasil yang diperoleh pada uji t tersebut, maka dapat disimpulkan jika model pembelajaran problem based learning menggunakan media pembelajaran canva pada mata mata kuliah proteksi sistem tenaga listrik berpengaruh terhadap kreatifitas mahasiswa.