cover
Contact Name
Eko Prasetyo
Contact Email
prasetyo.kesmas@gmail.com
Phone
+6281575435102
Journal Mail Official
jupenkes.msi@gmail.com
Editorial Address
Puripaka Regency Blok E No 18/19 Bawu Batealit Jepara Jawa Tengah 59461
Location
Kab. jepara,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan
ISSN : -     EISSN : 30483042     DOI : https://doi.org/10.70109/jupenkes
Core Subject : Health,
Jurnal ilmiah hasil-hasil pengabdian dan pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan (kesehatan masyarakat, ilmu kedokteran, keperawatan, kebidanan, farmasi, gizi, dan ilmu kesehatan lainnya)
Articles 62 Documents
Edukasi Bahaya Pernikahan Dini terhadap Kesehatan Reproduksi pada Masa Remaja di SMA Negeri 5 Kupang Naingalis, Angela Lovendra; Olla, Sinta Inriani; Pratiwi, Endah Dwi
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v2i4.72

Abstract

Pernikahan dini merupakan salah satu permasalahan yang masih sering terjadi di Indonesia dan berdampak negatif terhadap kesehatan reproduksi remaja. Remaja yang menikah pada usia muda berisiko tinggi mengalami gangguan kesehatan, seperti komplikasi kehamilan, anemia, stunting pada anak, serta masalah psikologis dan sosial akibat ketidaksiapan mental. Kegiatan pengabdian masyarakat dengan judul “Edukasi Bahaya Pernikahan Dini terhadap Kesehatan Reproduksi pada Masa Remaja” bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai dampak buruk pernikahan dini serta pentingnya menjaga kesehatan reproduksi. Metode pengabdian yang dilakukan adalah dalam bentuk penyuluhan kesehatan tentang bahaya pernikahan dini terhadap remaja bertempat di SMA Negeri 5 Kupang. Jumlah remaja yang mengikuti kegiatan pengabdian ini sebanyak 30 orang. Hasil dari pengabdian ini adalah materi penyuluhan yang diberikan sudah cukup baik untuk menambah pengetahuan dan pemahaman, terbukti dari peningkatan nilai rata-rata setelah dilakukan post test. Untuk nilai rata-rata pre test yaitu 16,7% dan nilai rata-rata post-test 90,0 %. Perlu mengadakan penyuluhan yang serupa dilaksanakan kepada remaja.
Pendidikan Kesehatan Remaja Putri tentang Kesehatan Reproduksi di Desa Leminggir Kecamatan Mojosari Kabupaten Mojokerto Purwati, Heni
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v2i4.73

Abstract

Kesehatan reproduksi merupakan aspek penting yang perlu diperhatikan, terutama pada masa remaja. Remaja putri sering kali menghadapi berbagai tantangan dalam menjaga kesehatan reproduksi mereka, termasuk ketidaktahuan mengenai hal-hal mendasar seperti menstruasi, kehamilan, serta pencegahan penyakit menular seksual. Pendidikan kesehatan yang diberikan secara tepat dapat membantu remaja putri untuk memahami pentingnya menjaga kesehatan reproduksi, yang pada gilirannya dapat mempengaruhi sikap mereka dalam menjalani kehidupan yang sehat. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk memberikan Pendidikan kesehatan dan meningkatkan sikap remaja putri tentang kesehatan reproduksi di Desa Leminggir Kecamatan Mojosari Kabupaten Mojokerto. Metode yang digunakan dalam program ini adalah edukasi pendidikan kesehata, dengan evaluasi kegiatan menggunakan desain pre eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design. peserta berjumlah 32 remaja putri. Pengumpulan data evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner untuk mengukur sikap remaja putri terhadap kesehatan reproduksi sebelum dan setelah diberikan pendidikan kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan sikap positif terhadap Kesehatan reproduksi, dari sebelumnya sebagian besar remaja putri memiliki kategori sikap negatif (65,6%) menjadi hampir seluruhnya menunjukkan sikap positif (87,5%) setelah diberikan Pendidikan kesehatan. Berdasarkan hasil uji Wilcoxon Signed Rank, diperoleh nilai p-value = 0,000 (< 0,05). Hal ini menegaskan bahwa pendekatan pendidikan yang berfokus pada pemberian informasi yang benar dan relevan dapat meningkatkan pengetahuan serta merubah sikap remaja terhadap topik-topik kesehatan reproduksi yang sangat penting bagi masa depan mereka