cover
Contact Name
Eko Prasetyo
Contact Email
prasetyo.kesmas@gmail.com
Phone
+6281575435102
Journal Mail Official
jupenkes.msi@gmail.com
Editorial Address
Puripaka Regency Blok E No 18/19 Bawu Batealit Jepara Jawa Tengah 59461
Location
Kab. jepara,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan
ISSN : -     EISSN : 30483042     DOI : https://doi.org/10.70109/jupenkes
Core Subject : Health,
Jurnal ilmiah hasil-hasil pengabdian dan pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan (kesehatan masyarakat, ilmu kedokteran, keperawatan, kebidanan, farmasi, gizi, dan ilmu kesehatan lainnya)
Articles 62 Documents
Edukasi Pemenuhan Nutrisi dengan Menggunakan Media Leaflet pada Ibu Hamil di Desa Oben Kecamatan Nekamese Naingalis, Angela Lovendra; Juwa, Maria M. Mue
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v1i3.26

Abstract

Pentingnya pemenuhan kebutuhan gizi sejak masa kehamilan adalah salah satu tindakan yang diambil oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk mencegah stunting. Edukasi dan konseling nutrisi sangat penting bagi ibu hamil, untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya gizi seimbang yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan ibu dan janin. Pengabdian masyarakat ini  bertujuan  untuk membantu  ibu hamil agar  meningkatkan  pengetahuan serta kesadaran mereka tentang pentingnya asupan nutrisi pada ibu hamil. Metode pengabdian yang dilakukan adalah dalam bentuk penyuluhan kesehatan tentang nutrisi ibu hamil  bertempat di Desa Oben. Sasaran dari kegiatan pengabdian ini adalah ibu hamil. Jumlah ibu hamil yang mengikuti kegiatan pengabdian ini sebanyak 20 orang. Hasil dari pengabdian ini adalah materi penyuluhan yang diberikan sudah cukup baik untuk menambah pengetahuan dan pemahaman ibu, terbukti dari peningkatan nilai rata-rata setelah dilakukan post test. Untuk nilai rata-rata pre test yaitu 40,0 % dan nilai rata-rata post-test 90,0 %. Perlu mengadakan penyuluhan yang serupa dilaksanakan kepada ibu balita.
Pelatihan Pembuatan Balsam Jahe sebagai Alternatif dalam Penanganan Masalah Nyeri Sendi di Kelurahan Menuran, Baki, Sukoharjo Andriani, Disa; Amin, Muhammad Saiful; Sabrina, Salsa; Rikaningsih, Ervin Wahyu; Pratiwi, Fauziyah Rima; Tesalonika, Fieretsa Viska; Nofiyanti, Fitri
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v1i3.27

Abstract

Radang sendi merupakan penyakit degeneratif yang dianggap dapat dicegah dan diobati. Radang sendi banyak dialami oleh lansia. Jumlah lansia di Kelurahan Menuran Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo terhitung cukup banyak yaitu sekitar 20% dari total penduduk. Berdasarkan survei terhadap lansia di Kelurahan Menuran ini banyak yang menderita radang sendi, pengobatan yang dilakukan pun hanya sebatas mengkonsumsi obat anti radang dan tidak ada penanganan yang lebih lanjut lagi. Banyaknya lansia yang menderita radang sendi pada Desa Menuran sehingga dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di daerah ini. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan melalui penyuluhan dengan metode ceramah dan diskusi, kemudian dilanjutkan dengan workshop pembuatan balsam jahe. Antusiasme peserta penyuluhan cukup tinggi dilihat dari pertanyaan yang diajukan saat sesi diskusi dan tanya jawab. Kemampuan peserta dalam menjawab soal pretest dan post test mengalami kenaikan, hal ini terlihat pada rata rata pre-test adalah 3,95 sedangkan rata-rata post-test adalah 7,67. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat dikatakan bahwa kegiatan dapat meningkatkan pengetahuan peserta tentang patofisiologi atau gambaran umum penyakit, terapi farmakologi, dan fisioterapi pada nyeri otot dan sendi, workshop pembuatan balsam dari jahe untuk mengurangi nyeri sendi..
Penyuluhan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang Pada Wanita Usia Subur Olla, Sinta Inriani; Nenogasu, Yeri Delsia; Naingalis, Angela Lovendra
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v1i3.28

Abstract

Salah satu upaya pemerintah untuk mengatasi masalah meningkatnya jumlah penduduk ini adalah dengan program keluarga berencana (KB). Diantara salah satu program keluarga berencana yang dapat dipilih adalah dengan menggunakan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP). MKJP memiliki tingkat kegagalan yang rendah, lebih aman dan juga hemat biaya serta dapat mencegah kehamilan lebih dari satu tahun dalam satu tindakan tanpa persyaratan prosedur berulang. MKJP memiliki tingkat keefektifan yang tinggi dengan tingkat kegagalan yang rendah serta komplikasi dan efek samping yang lebih sedikit dibandingkan metode kontrasepsi yang lain. Jika ada lebih banyak Wanita Usia Subur (WUS) memilih untuk menggunakan kontrasepsi MKJP, maka program untuk mengatasi masalah kependudukan di Indonesia akan terarasi. Tujuan dari pelaksanaan pengabdian masyarakat ini untuk memberikan pemahaman dan edukasi serta mengindentifikasi sejauh mana pengetahuan WUS tentang MKJP. Metode dalam kegiatan ini adalah ceramah interaktif dan tanya jawab kepada WUS tentang manfaat MKJP. Teknik pengumpulan data melalui pretest untuk mengetahui pemahaman WUS sejauh mana terkait MKJP. Analisis data pretest dan posttest untuk mengetahui ada tidaknya perubahan pemahaman serta pengetahuan mengenai Manfaat MKJP. Hasil pengabdian Masyarakat tentang Metode Kontrasepsi Jangka Panjang Pada Wanita Usia Subur (WUS) di Desa Oben Kecamatan Nekamese bahwa terjadi peningkatan pengetahuan WUS sesudah dilaksanakan penyuluhan. Disarankan kepada semua WUS untuk lebih aktif mencari informasi tentang MKJP sedangkan untuk petugas Kesehatan terutama bidan agar lebih dapat lebih meningkatkan pembinaan pada para kader agar dapat lebih aktif dalam mempromosikan program KB dan MKJP di masyarakat.
Penyuluhan Pentingnya Kesehatan Mental bagi Siswa Siswi di SMP Negeri 5 Sentani Makualaina, Fenska Narly; Mesa, Nofita Dewi Kok; Sembiring, Lisma Natalia Br
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v1i3.29

Abstract

Orang yang sehat  mentalnya  adalah orang  yang  dapat  menggunakan  potensi  yang  dimilikinya  secara  maksimal, mampu  mengatasi  masalah  yang  datang, serta  mampu bekerja  secara produktif. Kesehatan  mental  sebagai pengupayan secara  penuh  fungsi  mental  hingga  dapat bekerja  secara  produktif, menjalin koneksi secara  baik  dengan lingkungan, cepat beradaptasi dan mampu menyelesaikan semua masalah secara baik.  Sedangkan gangguan kesehatan mental  dapat   di deskripsikan dengan suatu hal yang mempengaruhi suasana hati (emosi)  seseorang hingga menggangu kegiatan kesehariannya dalam berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Sekolah merupakan suatu lembaga yang sangat populer untuk membentuk perkembangan anak-anak selaian di rumah bersama dengan keluarga dan orang tua. Masalah mental emosional semakin tinggi pada kelompok usia sekolah di atas 15-18  tahun, yang berdampak pada masalah perilaku saat dewasa. Masalah perkembangan anak disekolah sangat berbeda-beda hal ini terbentuk dari berbagai macam faktor antaralain lingkungan keluar, sosial budaya, ekonomi, dan teman sebaya. Berkaca dari fenomena tentang  kesehatan  mental  serta  dampaknya terhadap perkembangan anak maka, diperlukan sebuah  kajian yang membahas tentang  “Pentingnya Kesehatan Mental Bagi Anak di Sekolah”. 
Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Masyarakat tentang HIV AIDS melalui Penyuluhan Kesehatan di Wilayah Kerja Puskesmas Harapan Makualaina, Fenska Narly
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v1i3.30

Abstract

Human Immunodefiency Virus (HIV) merupakan kelompok retrovirus yang mempunyai kemampuan dalam menduplikasi, mencetak dan memasukkan materi genetik sehingga menyebabkan Acquired Immunodeficiency Syndrom (AIDS) yang dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh seseorang dan merupakan penyebab infeksi ikutan (oportunistik). Penyakit HIV/ AIDS saat ini tidak hanya diderita oleh usia produktif atau orang dewasa, namun bisa mengenai anaka-anak maupun remaja. Dampak HIV dan AIDS sangat mengkhawatirkan, karena virus ini telah menyebabkan peningkatan angka kesakitan dan kematianpenduduk di usia produktif. Epidemi ini tumbuh seiring dengan penggunaan narkoba baik narkoba injeksi yang tidak steril maupun narkoba hisap, hubungan seks berisiko dengan tidak menggunakan kondom juga merupakan penyebab tingginya angka kejadian HIV dan AIDS. Sebagai langkah pencegahan maka perlu dilakukannya edukasi untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penting HIV AID. 
Edukasi Pemeriksaan Molekuler pada Penyakit Hipertensi: Inovasi Watermelon Lemonade sebagai Nutrisi Preventif Fani, Sehan Astri; Noviana, Sindi; Tunabenany, Gerardiana Selyn; Aryanti, Selvi; Pamilih, Anindya Khansa Putri; Azzahra, Salsa Krisma; Ahmad, Tasrif; Sayekti, Fitria Diniah Janah
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v1i3.31

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit degeneratif yang menjadi masalah kesehatan global dengan prevalensi yang terus meningkat, termasuk di Indonesia. Penyakit ini dapat menyebabkan komplikasi serius pada organ vital seperti jantung, ginjal, dan otak. Oleh karena itu, diperlukan upaya preventif melalui edukasi dan inovasi nutrisi. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai pemeriksaan molekuler pada penyakit hipertensi serta memperkenalkan inovasi Watermelon Lemonade sebagai nutrisi preventif. Kegiatan dilaksanakan di Dukuh Branglor, Desa Mancasan, dengan metode pre-test, presentasi edukasi, tanya jawab, demonstrasi produk, dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai hipertensi dan pemeriksaannya, serta tingginya antusiasme terhadap inovasi Watermelon Lemonade. Berdasarkan hasil kegiatan dapat diketahui bahwa pemeriksaan molekuler dapat digunakan untuk mendiagnosis penyakit hipertensi melalui analisis biomarker genetik, protein, dan metabolit, serta inovasi Watermelon Lemonade berpotensi membantu menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi. Keberhasilan program ini ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata pre-test sebesar 58,46 menjadi 86,67 pada post-test, yang membuktikan adanya peningkatan pemahaman peserta. Hasil kuesioner menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi dari peserta terhadap penyampaian materi, demonstrasi pembuatan produk, serta manfaat praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Inovasi Watermelon Lemonade tidak hanya bermanfaat sebagai alternatif pencegahan hipertensi, tetapi juga berpotensi dikembangkan lebih lanjut sebagai produk kesehatan berbasis bahan alami.
Kajian Molekuler Nyamuk Aedes dengan Pemanfaatan Kayu Manis (Cinnamomum verum) dan Daun Jeruk (Citrus hystrix) sebagai Spray Anti Nyamuk di Kelurahan Gajahan Solo Salsabila, Lulu Sulfa; Kurniawati, Lutfi; Shelomita, Maysa Putri; Heryanti, Nabiilah Nuur Ainii; Schatzi, Rachel Vastya Arma; Wulandhari, Septiani Tri; Sitohang, Dahlan; Saktiningsih, Hari
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v1i3.32

Abstract

Demam Dengue merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Penyakit ini menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang signifikan, terutama di daerah tropis dan subtropis. Gejala klinis Demam Dengue bervariasi, mulai dari demam tinggi, nyeri kepala, nyeri sendi dan otot, hingga munculnya manifestasi perdarahan. Dalam kasus yang berat, Demam Dengue dapat berkembang menjadi Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) atau Dengue Shock Syndrome (DSS), yang berpotensi fatal. Penanganan Demam Dengue meliputi terapi suportif untuk mengelola gejala dan mencegah komplikasi. Pencegahan dilakukan melalui pengendalian vektor, seperti pemberantasan sarang nyamuk dan penggunaan insektisida, serta pengembangan vaksin yang efektif. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memanfaatkan tanaman kayu manis dan kulit jeruk sebagai repellent alami untuk nyamuk Aedes aegypti. Pengabdian masyarakat ini diperlukan untuk memahami mekanisme patogenesis virus dengue dan menemukan strategi pengendalian yang lebih baik.
Pemanfaatan Serai (Cymbopogon citratus) sebagai Antiseptik Alami dalam Menghambat Resistensi Bakteri Escherichia coli yang disebabkan oleh Gen fimH di Desa Langenharjo Kalista, Alya Sabrina Putri; Kurniady, Aprillia Tasya; Nurhaliza, Arimbi Titis; Cahyaningrum, Astuti Dwi; Khoirudin, Ridwan; Regiana, Shyndiayu; Dewangga, Vector Stephen; Adi, Omry Tri Asmara
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v1i3.33

Abstract

Pengabdian masyarakat dalam bentuk Praktik Pembangunan Kesehatan Masyarakat (PPKM)  ini bertujuan untuk mensosialisasikan penggunaan bahan alam seperti serai sebagai antiseptik alami yang mudah dibuat dan dapat menghambat resistensi bakteri Escherichia coli beserta, pengabdian ini ditujukan untuk ibu-ibu PKK di Desa Langenharjo. Resistensi Escherichia coli merupakan masalah yang penting dalam bidang kesehatan, isu mengenai terjadinya penyalahgunaan antibiotik hingga kebalnya bakteri terhadap beberapa antibiotik semakin marak. Dari riset yang telah dilakukan, penggunaan bahan alami seperti serai terbukti dapat menghambat pertumbuhan Escherichia coli yang resisten.  Secara umum kandungan serai terdiri kariofilen bersifat antibakteri, antifungi, antiinflamasi, antitumor. Pengabdian ini melibatkan sebanyak 22 responden yang diberikan penyuluhan mulai dari manfaat serai, pembuatan antiseptik berbahan serai, hingga aplikasi penggunaan serai dalam mengatasi infeksi bakteri. Responden diberi pre-test dan post-test yang akan digunakan sebagai tolak ukur pengetahuan pemahaman sebelum dan sesudah mengikuti penyuluhan. Hasil analisis dengan metode paired sample t-test menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dari responden secara signifikan dengan nilai < 0,05. Dari pengabdian ini disimpulkan bahwa pengabdian ini berhasil meningkatkan pemahaman responden seputar manfaat serai dalam menghambat  resistensi Escherichia coli.
Edukasi Mandiri Kepatuhan Minum Obat ARV pada Orang yang Terinfeksi HIV di Puskesmas Sentani Rainuny, Yance R; Imba, Farhan
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v1i3.34

Abstract

HIV merupakan masalah kesehatan yang serius, yang disebabkan oleh infeksi virus HIV, penderita yang terdiagnosis HIV harus segera menddapat pengobatan ARV (Antiretroviral) yang berkerja untuk melemahkan virus dan meningkatkan daya tahan tubuh, perlu diingat bahwa pengobatan harus dilakukan rutin dan diminum pada waktu yang sama agar perkembangan virus dapat dikendalikan. Kepatuhan minum ARV dapat meningkatkan kualitas hidup dan mencegah infeksi oppurtunistik, untuk mengatasi masalah selama masa pengobatan perlu dilakukan Health Education (HE) pada orang yang terinfeksi HIV. Kegiatan ini bertujuan memberikan imformasi kepada orang yang terinfeksi HIV yang menjalani pengobatan di Puskesmas Sentani. Metode yang digunakan pada kegiatan ini berupa pemberian edukasi secara mandiri kepada orang yang terinfeksi HIV dengan menggunakan teknik random sampling , yang dilakukan pada tanggal 16, 17, dan 18 Juli 2024. Hasil kegiatan ditemukan sebanyak 24 (100%) penderita HIV, yang berjenis kelamin perempuan sebanyak 14 (58,3%) dan laki-laki 10 (41,7%), dari 24 responden sebelum dilakukan intervensi berupa edukasi ditemukan  5 (20,8%) mempunyai pengetahuan baik dan 19 (79,1%) mempunyai pengetahuan cukup terkait kepatuhan ARV, setelah dilakukan edukasi diketahui 16 (66,6%) berpengetahuan baik dan  8 (33,4%) berepengetahuan cukup tentang kepatuhan minum obat ARV . Terdapat peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah pemberian edukasi, sebagian besar penderita HIV kooperatif dalam mengikuti kegiatan dan disarankan kepada pihak terkait agar terus meningkatkan promosi kesehatan berupa edukasi  tentang pengtingnya displin dalam menjalani terapi ARV bagi penderita HIV.
Pemanfaatan Daun Kemangi (Ocimum sanctum L) sebagai Spray Anti Nyamuk di Kelurahan Gajahan Solo Permada, Paundra Verend; Saktiningsih, Hari; Sitohang, Dahlan; Putri, Alya Ernita; Tanaya, Angabaya Dera Sumba; Aprillia, Ima; Nurhidayah, Intan Dwi; Pinto, Jennifer Da Costa; Devi, Ledya Martha
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v1i3.35

Abstract

Tanaman kemangi (Ocimum sanctum L) merupakan salah satu tanaman obat yang terapat di Indonesia.Biasanya tanaman ini sering digunkan sebagai sayur atau lalapan,daun kemangi juga bisa digunakan untuk membantu mengurangu resiko gigitan nyamuk yang bisa terkena penyakit seperti DBD. Kandungan senyawa kimia pada daun kemangi (Ocimum x africanum Lour.) yang memiliki potensi sebagai lavarsida adalah saponin, tannin, flavonoid, dan alkaloid. Berdasarkan penelitian tersebut ekstrak daun kemangi dapat digunakan sebagai Repellent dalam formulasi sediaan farmasi berbentuk spray/semprot, bakar, lotion atau elektrik. Menggunakan ekstrak kemangi dalam produk alami seperti spray anti nyamuk memberikan alternatif yang lebih aman dibandingkan menggunakan produkkimia.Nyamuk sangat mengandalkan sistempenciuman mereka untuk menemukan inangmanusia melalui sinyal kimia seperti karbon dioksida (CO₂), asam laktat, dan keringat. Senyawa dalam daun kemangi mengeluarkan aroma yang menyamarkan sinyal ini atau mengganggu reseptor penciuman nyamuk, sehingga nyamuk kesulitan mendeteksi manusia sebagai target. Kegiatan program kemitraan masyarakat (PKM) bertujuan untuk memberikan wawasan kepada masyarat untuk meningkatkan pengetahuan tentang manfaat daun kemangi sebagai alternatif terapi demam berdarah dengue dan juga bermanfaat bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat untuk membuat spray anti nyamuk  dari daun kemangi (Ocimum sanctrum L). Kegiatan masyarakat ini di laksanakan di Kelurahan Gajahan Solo pada hari sabtu,  tanggal 16 November 2024, pukul 09.00. Penyampaian materi kegiatan melalui penyuluhan, dan pelatihan pembuatan spray anti nyamuk dari daun kemangi (Ocimum sanctrum L) peserta dapat memahami dan menikatkan pengetahuan  tentang pengendalian vektor anti nyamuk serta yang paling penting adalah mampu melakukan pembuatan abate dan body spray anti nyamuk dari daun kemangi masyarakat yang menjadi mitra memberikan respon positif terhadap kegiatan yang dilaksanakan oleh Tim Pelaksana PKM STIKES Nasional.