cover
Contact Name
Eko Prasetyo
Contact Email
prasetyo.kesmas@gmail.com
Phone
+6281575435102
Journal Mail Official
jupenkes.msi@gmail.com
Editorial Address
Puripaka Regency Blok E No 18/19 Bawu Batealit Jepara Jawa Tengah 59461
Location
Kab. jepara,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan
ISSN : -     EISSN : 30483042     DOI : https://doi.org/10.70109/jupenkes
Core Subject : Health,
Jurnal ilmiah hasil-hasil pengabdian dan pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan (kesehatan masyarakat, ilmu kedokteran, keperawatan, kebidanan, farmasi, gizi, dan ilmu kesehatan lainnya)
Articles 85 Documents
Pelatihan Mindfulness dan Kecerdasan Emosional sebagai Upaya Promotif dan Preventif terhadap Stres pada Remaja di Panti Asuhan Budi Luhur Pujiati, Eny; Lestari, Putri; Fitriana, Vera; Yuliana, Alvi Ratna; Ambarwati, Ambarwati; Pramudaningsih, Icca Narayani; Cahyanti, Luluk; Nur, Hirza Ainin; Jamaludin, Jamaludin
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v2i2.58

Abstract

Remaja yang tinggal di panti asuhan cenderung menghadapi risiko stres psikologis yang lebih tinggi akibat keterbatasan dukungan emosional, kehilangan figur keluarga, dan tantangan dalam beradaptasi dengan lingkungan sosial. Kondisi ini dapat berdampak negatif terhadap kesehatan mental jika tidak ditangani secara tepat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran emosional dan kemampuan regulasi diri melalui pelatihan mindfulness dan kecerdasan emosional sebagai upaya promotif dan preventif terhadap stres. Kegiatan ini dilaksanakan di Panti Asuhan Budi Luhur, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus. Metode pelatihan meliputi penyampaian materi, diskusi partisipatif, dan praktik teknik mindfulness, seperti latihan pernapasan sadar, pemindaian tubuh, meditasi cinta kasih, dan penerapan mindfulness dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, pelatihan juga mencakup penguatan kecerdasan emosional, seperti kemampuan mengenali dan mengelola emosi, pemberian afirmasi positif, serta menumbuhkan empati dan rasa syukur. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan kesadaran diri, lebih mampu merespons stres secara adaptif, serta menunjukkan sikap yang lebih terbuka dan reflektif terhadap kondisi emosional mereka. Program ini terbukti memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan psikologis remaja dan berpotensi untuk dikembangkan sebagai model intervensi berkelanjutan di lingkungan panti asuhan.
Edukasi Penggunaan Earplug Sebagai Upaya Pengendalian Bahaya Kebisingan Di UMKM Gula Merah Desa Kajar Kudus Kumala, Charisha Mahda; Lourrinx, Effine; Azka, Nabila Hikmatul
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v2i2.59

Abstract

Kebisingan merupakan bahaya fisik yang sering tidak disadari namun berisiko tinggi, khususnya di sektor informal seperti UMKM. Paparan kebisingan jangka panjang dapat menyebabkan gangguan pendengaran yang permanen. UMKM pengolahan gula merah di Desa Kajar, Kudus, menggunakan mesin diesel dengan tingkat kebisingan yang terukur hingga di atas Nilai Ambang Batas (NAB), menjadikan intervensi keselamatan kerja suatu kebutuhan mendesak.Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pekerja terhadap bahaya kebisingan serta memperkenalkan penggunaan alat pelindung diri berupa earplug sebagai bentuk pengendalian risiko. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan edukatif, terdiri dari observasi lapangan, pengukuran kebisingan, sosialisasi langsung (safety talk), serta pembagian APD kepada pekerja. Evaluasi dilakukan untuk menilai pemahaman dan kesediaan pekerja dalam menggunakan APD secara rutin.Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pekerja memiliki antusiasme tinggi terhadap edukasi yang diberikan dan mulai menunjukkan kesadaran baru terhadap pentingnya proteksi pendengaran. Edukasi ini menjadi langkah awal dalam menanamkan budaya keselamatan kerja di lingkungan UMKM. Intervensi ini juga memperkuat peran Pos UKK sebagai fasilitator K3 bagi sektor informal di wilayah kerja Puskesmas.
Edukasi Pencegahan Low Back Pain (LBP) di Home Industri Gula Merah Prasetyo, Eko; Wachid, Abdul; Ulya, Novi Jauharotul; Rahmawati, Fadzila; Pristianti, Erliana; Alegra, Tasya Eflina
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v2i2.60

Abstract

Low Back Pain (LBP) merupakan salah satu gangguan muskuloskeletal akibat dari ergonomi yang salah. Program edukasi pencegahan LBP pada pekerja home industri gula merah sangat relevan mengingat besarnya potensi risiko gangguan muskuloskeletal pada mereka. Tujuan dari program pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan tenaga kerja home industri gula merah tentang ruang lingkup, tanda dan gejala LBP, faktor risiko, penanganan dan pencegahan LBP di home industry gula merah Cendono Kudus. Metode pengabdian masyarakat dalam kegiatan ini dalam bentuk promosi pendidikan kesehatan. Pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan dan diskusi tentang definisi, tanda dan gejala LBP, faktor risiko, penanganan dan pencegahan LBP dengan jumlah peserta 15 orang di home industri Gula Merah Cendono Kudus. Hasil pengabdian menunjukan terdapat perbedaan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah program pengabdian tentang pencegahan LBP. Tingkat Pengetahuan dengan kategori baik sebelum edukasi dengan prosentase 6,7% meningkat dengan tingkat pengetahuan sesudah edukasi kategori baik dengan prosentase 80,0%. Diharapkan tenaga kerja memahami faktor risiko kejadian LBP dan mampu melakukan upaya penanganan untuk mengurangi risiko LBP di home industri gula merah.
Edukasi Psychological Well Being Pada Remaja Rahayuningrum, Dwi Christina; Patricia, Helena; Apriyeni, Emira
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v2i2.61

Abstract

Kesejahteraan psikologis merupakan hal yang penting dalam mewujudkan tugas perkembangan bagi remaja. Tujuan pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan remaja di Panti Asuhan tentang Psychological Well-Being. Metode pelaksanaan pengabdian kepada remaja adalah edukasi tentang Psychological Well-Being. Hasil pengabdian kepada masyarakat didapatkan data tingkat pengetahuan sebelum diberikan penyuluhan yaitu kategori tinggi sebesar 13%, kategori sedang sebesar 27% dan kategori rendah sebesar 60%. Sedangkan setelah diberikan penyuluhan dan edukasi tentang Psychological Well Being diperoleh pengetahuan pada kategori tinggi yaitu 83% dan kategori sedang yaitu 17%. Edukasi Psychological Well-Being mampu meningkatkan pengetahuan remaja di panti asuhan.
Membangun Kesadaran Kesehatan Reproduksi melalui Edukasi Menstruasi bagi Santri Remaja Abidah, Siska Nurul; Yustikasari, Lidya; Zen, Vella Ammilatuz Zamri; Cahyani, Tarisa Nadya Dwi
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v2i3.64

Abstract

Masa remaja merupakan periode transisi yang penting dalam kehidupan manusia, ditandai dengan perubahan fisik, psikologis, dan sosial. Salah satu perubahan fisik yang menonjol pada remaja perempuan adalah dimulainya menstruasi, yang menjadi tanda kematangan organ reproduksi. Sehingga dibutuhkan pemberian edukasi untuk memberikan tambahan pengetahuan tentang menstruasi. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah adanya peningkatan pengetahuan remaja tentang mestruasi dan bahayanya. Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan selama 1 bulan dengan peserta sebanyak 28 santri di pondok pesantren Baitul Makmur Kelurahan Wonokromo Surabaya. pengadian masyarakat dilakukan dengan memberikan penyuluhan serta tanya jawab. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini terdapat perubahan pengetahuan santri sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan Pentingnya edukasi menstruasi yang tepat bagi santri remaja tidak hanya untuk meningkatkan pemahaman tentang proses biologis tubuhnya, tetapi juga membangun kesadaran diri, meningkatkan kepercayaan diri, serta melatih kemampuan menjaga kesehatan reproduksi secara mandiri.
Pemberdayaan Kader dalam Pengembangan Program Kesehatan Spiritual untuk Mengatasi Kecemasan Ibu Hamil Menjelang Persalinan Zuwariah, Nur; Anggraini, Fitria Dwi; Masrurohi, Nur
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v2i3.65

Abstract

Masa kehamilan, terutama menjelang persalinan, merupakan periode krusial yang sering kali diwarnai oleh kecemasan dan ketakutan pada ibu hamil. Kecemasan yang tidak terkelola dapat berdampak negatif baik secara fisik maupun mental bagi ibu maupun janin. Oleh karena itu, pendekatan non-medis melalui kesehatan spiritual dianggap efektif untuk mengurangi kecemasan dan meningkatkan kesiapan emosional ibu hamil. Oleh karena itu, pendekatan non-medis melalui kesehatan spiritual dianggap efektif untuk mengurangi kecemasan dan meningkatkan kesiapan emosional ibu hamil. Sebagai upaya tersebut, dosen dan mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan tujuan memberdayakan kader posyandu agar mereka memahami dan mampu mengajarkan kesehatan spiritual kepada ibu hamil serta mengintegrasikan edukasi spiritual sebagai bagian dari layanan kesehatan berbasis komunitas. Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan selama 1 bulan dengan peserta sebanyak 35 kader posyandu RW 04  Kelurahan Wonokromo Surabaya. Pengabdian masyarakat dilakukan dengan memberikan edukasi interaktif tentang pentingnya kesehatan spiritual selama kehamilan untuk mengatasi kecemasan ibu hamil menjelang persalinan. Hasil pre test dan post test pengabdian masyarakat didapatkan hasil pengetahuan pretest didapatkan sebagian besar (48,6%) memiliki tingkat pengetahuan kurang, dan hasil post test didapatkan hampir seluruhnya (94,3) memiliki tingkat pengetahuan baik. Hasil yang diperoleh  menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan kader mengenai kesehatan spiritual untuk mengatasi kecemasan ibu hamil menjelang persalinan.
Pemberdayaan Keluarga Melalui Audio Visual tentang Penerapan Terapi Komplementer dalam Mengatasi Nyeri Punggung Bawah Saat Kehamilan Anggasari, Yasi; Mardiyanti , Ika; Handayani , Nanik; Dwi A, Ratna Ariesta; Sulistiyani, Endang
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v2i3.67

Abstract

Nyeri punggung bawah merupakan keluhan yang umum terjadi pada ibu hamil, terutama di trimester ketiga, akibat perubahan fisiologis dan biomekanik tubuh selama kehamilan. Karena keterbatasan penggunaan obat selama kehamilan, pendekatan non-farmakologis seperti terapi pijat dengan minyak jahe merah dan kompres hangat menjadi alternatif yang aman dan efektif. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan keluarga, khususnya suami dan anggota keluarga dekat, dalam mendukung ibu hamil yang mengalami nyeri punggung bawah melalui terapi komplementer. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Ma’had Tahfidz Al-Qur’an Darul falaq dengan sasaran Wanita usia subur, anggota keluarga, Ustazah serta para santri dewasa yang memiliki peran dalam pendampingan ibu hamil. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui edukasi berbasis audio-visual, termasuk video tutorial dan diskusi interaktif, untuk mempermudah peserta memahami langkah-langkah terapi komplementer yang dapat dilakukan secara mandiri di rumah. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan nyeri punggung bawah, manfaat pijat Efflaurage, teknik pijat Efflaurage dengan minyak jahe, serta peran keluarga dalam memberikan dukungan fisik dan emosional kepada ibu hamil. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta, serta munculnya komitmen untuk menerapkan terapi ini dalam lingkungan keluarga. Program ini dinilai efektif dalam memberdayakan keluarga sebagai garda terdepan dalam mendukung kesehatan ibu hamil, khususnya di lingkungan pesantren yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan.
Strategi Pendidikan Kesehatan untuk Wanita Usia Subur dalam Meningkatkan Pengetahuan MKJP: Kolaborasi Kebidanan dan Edukasi di Perkotaan Safitri, Yati Isnaini; Abidah, Siska Nurul; Rahayu, Esty Puji; Rizki, Lailatul Khusnul; Lutfauziah, Asmaul
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v2i3.68

Abstract

Wanita usia subur (WUS) di wilayah perkotaan seringkali menghadapi keterbatasan pengetahuan mengenai metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP), meskipun akses terhadap fasilitas kesehatan relatif memadai. Di Kelurahan Wonokromo, Kota Surabaya, data menunjukkan bahwa pemahaman warga tentang pilihan kontrasepsi jangka panjang seperti IUD, implan, dan sterilisasi masih tergolong rendah. Permasalahan ini diperburuk dengan adanya persepsi keliru mengenai efek samping MKJP. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan WUS tentang MKJP melalui strategi pendidikan kesehatan berbasis kolaborasi tenaga kebidanan dengan media edukasi audiovisual dan leaflet. Metode yang digunakan adalah edukasi terpadu melalui penyuluhan langsung, diskusi interaktif, penggunaan media audiovisual, serta distribusi leaflet informatif. Evaluasi dilakukan dengan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman peserta mengenai jenis, manfaat, dan prosedur MKJP, dengan rata-rata skor pre-test 52% meningkat menjadi 86% pada post-test. Simpulan dari kegiatan ini adalah strategi pendidikan kesehatan berbasis kolaborasi kebidanan dan edukasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan WUS tentang MKJP, sekaligus menjadi model yang dapat diadaptasi di wilayah perkotaan lain.
Optimalisasi Permainan Tradisional Ular Tangga untuk Menanamkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Anak Sekolah Dasar Dewi, Ervi Rachma; Caesar, David Laksamana; Arifan, Ahmad Dafa; Kumala, Dewi; Lakhmudien, Lakhmudien
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v2i3.70

Abstract

Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di sekolah sangat penting dilakukan dalam upaya mencegah penyakit dan meningkatkan kesehatan, serta berperan aktif dalam mewujudkan lingkungan sehat. Terdapat delapan indikator PHBS di sekolah yang harus diterapkan peserta didik, guru, dan masyarakat lingkungan sekolah. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan siswa tentang PHBS dengan permainan tradisional ular tangga. Metode pengabdian masyarakat dilakukan dengan koordinasi terkait data permasalahan PHBS, penyusunan media ular tangga dilengkapi dengan pertanyaan dengan sasaran anak sekolah dasar kelas 4 dan 5, dan pelaksanaan permainan tradisional ular tangga. Hasil yang didapatkan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah berdasarkan koordinasi dengan pihak sekolah didapatkan permasalahan PHBS antara lain kesadaran siswa dalam mencuci tangan setelah bermain masih rendah dan masih banyak siswa yang jajan sembarangan. Sehingga dirancang edukasi kesehatan menggunakan media permainan tradisional ular tangga yang berisi pertanyaan tentang PHBS sebanyak 23 pertanyaan. Pada pelaksanaan permainan ular tangga PHBS siswa sangat antusias, selain itu siswa bermain sportif, percaya diri, dan berani. Simpulan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah terdapatnya ular dan tangga memungkinkan ada pertanyaan yang diulang-ulang pada siswa, sehingga hal ini dapat meningkatkan pengetahuan siswa tentang PHBS.
Manajemen Keperawatan tentang Mitigasi Bencana untuk Mencegah Terjadinya Banjir di Desa Sawah Kabupaten Kampar Riau Putra, Ifon Driposwana; Ezalina, Ezalina; Emulyani, Emulyani; Nita, Yureya; Harahap, Afrida Sriyani; Adelia, Gita
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v2i4.71

Abstract

Bencana banjir merupakan salahsatu permasalahan yang sering terjadi di Kabupaten Kampar Provinsi Riau, khususnya di Desa Sawah, yang berdampak pada kesehatan masyarakat dan mengganggu aktivitas sosial ekonomi masyarakat. Upaya mitigasi bencana menjadi langkah penting dalam mengurangi risiko dan dampak banjir melalui pemberdayaan masyarakat dan penguatan kapasitas tenaga kesehatan, khususnya perawat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat serta kader kesehatan dalam manajemen keperawatan berbasis mitigasi bencana banjir. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, pelatihan simulasi kesiapsiagaan banjir, serta pendampingan dalam pembuatan rencana aksi mitigasi berbasis komunitas. Sasaran kegiatan adalah masyarakat Desa Sawah sebanyak 50 orang yang terdiri atas perangkat desa, kader posyandu, dan warga rentan terdampak bencana banjir. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan peserta mengenai tanda-tanda awal bencana, tata cara evakuasi, dan langkah-langkah pencegahan banjir dengan peningkatan rata-rata skor pengetahuan sebesar 40% ketika sebelum dilakukan intervensi dan meningkat menjadi 80% setelah dilakukan intervensi. Selain itu, terbentuk tim relawan tanggap banjir desa yang berkoordinasi dengan puskesmas dan Badan Penangunggulangan Bencana Daerah setempat. Kegiatan ini memperlihatkan bahwa penerapan manajemen keperawatan dalam mitigasi bencana dapat meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat serta mendorong kolaborasi lintas sektor dalam upaya pencegahan banjir.