cover
Contact Name
FRISCO TALISTI
Contact Email
friscotalisti@gmail.com
Phone
+6285819452254
Journal Mail Official
jnkphb@gmail.com
Editorial Address
STIKes Patria Husada Blitar JALAN SUDANCO SUPRIADI NO 168 KOTA BLITAR - EAST JAVA - INDONESIA
Location
Kota blitar,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ners dan Kebidanan (Journal of Ners and Midwifery)
ISSN : 2355052X     EISSN : 25483811     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ners dan Kebidanan (Journal of Ners and Midwifery) published by STIKes Patria Husada Blitar. Published three times in a year, its in April, August and December. Jurnal Ners dan Kebidanan (Journal of Ners and Midwifery) only receive original manuscripts related to science development and have not been published in domestic and foreign journals. The content of the manuscripts can be in the form of research results to support the progress of science, education and nursing practice and professional midwifery.
Articles 604 Documents
Deteksi Dini Kanker Serviks dengan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) Nonik Ayu Wantini; Novi Indrayani
Journal of Ners and Midwifery Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : STIKes Patria Husada Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26699/jnk.v6i1.ART.p027-034

Abstract

Pendahuluan: Kanker serviks adalah kanker tertinggi keempat pada wanita dengan perkiraan 570.000 kasus baru pada tahun 2018 yang mewakili 6,6% dari semua kanker wanita. Tingkat kematian yang tinggi dari kanker serviks secara global dapat dikurangi melalui pencegahan, diagnosis dini, skrining yang efektif dan program pengobatan. Sampai tahun 2016, cakupan IVA di Indonesia sebesar 4,34% yang masih jauh dari target nasional sebesar 10% pada akhir tahun 2015.Metode: Jenis penelitian survey analitik dengan rancangan cross sectional. Penelitian dilakukan pada 19 Maret sd 04 Mei 2018. Sampel adalah semua wanita usia 19-49 tahun yang berkunjung ke Puskesmas Kalasan, berdomisili di Kecamatan Kalasan, memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Sampel berjumlah 350 orang dipilih dengan teknik consecutive sampling. Instrumen adalah kuesioner dan pengambilan data dengan wawancara. Analisis data menggunakan fisher exact test.Hasil: Pengetahuan tentang kanker serviks sebagian besar dalam kategori rendah (97,4%). Sikap positif terhadap deteksi dini kanker serviks adalah 96,3%. Sebesar 80,3% yakin kanker serviks akan sembuh jika ditemukan lebih dini. Sebanyak 92,3% tidak melakukan IVA test dalam 3 tahun terakhir. Faktor yang berhubungan dengan deteksi dini kanker serviks adalah pengetahuan (p-value = 0,003).Diskusi: Tidak ada hubungan antara sikap, kepercayaan dengan deteksi dini kanker serviks dikarenakan ada faktor lain yang lebih berpengaruh. Sesuai hasil penelitian diketahui 68,9% tidak melakukan IVA dikarenakan belum mengetahui tentang IVA.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Penatalaksanaan Hipertensi oleh Penderita di Wilayah Kerja Pskesmas Sekernan Ilir Kabupaten Muaro Jambi tahun 2018 Netha Damayantie; Erna Heryani; Muazir Muazir
Journal of Ners and Midwifery Vol 5 No 3 (2018)
Publisher : STIKes Patria Husada Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26699/jnk.v5i3.ART.p224-232

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan penyakit dengan tekanan sistolik ≥ 140 mmHg atau tekanan diastolik ≥ 90 mmHg. Faktor yang mempengaruhi perilaku penderita hipertensi diantaranya persepsi individu tentang penyakitnya, kelompok sosial, latar belakang budaya, ekonomi dan kemudahan akses pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beberapa faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku penatalaksanaan hipertensi oleh penderita di wilayah kerja Puskesmas Sekernan Ilir Kabupaten Muaro Jambi tahun 2018. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan desain penelitian cross sectional, jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 68 responden. Pengambilan sampel menggunakan Proportional Random Sampling. Pengumpulan Data dengan wawancara menggunakan kuesioner. Data dianalisis secara univariat dan bivariat (T-Test Dependent). Hasil analisis bivariat menunjukan adanya hubungan antara persepsi sakit (p-value=0,001) dan dukungan keluarga (p-value=0,015) dengan perilaku penatalaksanaan hipertensi oleh penderita, dan tidak adanya hubungan antara akses pelayanan kesehatan (p-value=0,605) dengan perilaku penatalaksanaan hipertensi oleh penderita. Perawat memiliki peran dalam mengubah perilaku sakit penderita hipertensi. Pihak Puskesmas Sekernan Ilir diharapkan memberikan pendidikan kesehatan, melaksanakan PIS-PK dengan pendekatan keluarga untuk meningkatkan status kesehatan penderita hipertensi.  Bagi penelitian selanjutnya dapat menggunakan rancangan studi yang berbeda agar dapat melihat hubungan variabel yang lain.
Integrated Worksheets sebagai Media Pembelajaran Inovatif untuk Meningkatkan Kompetensi Keperawatan Dasar pada Mahasiswa Profesi Ners Nur Aini; Erma Wahyu Mashfufah
Journal of Ners and Midwifery Vol 5 No 3 (2018)
Publisher : STIKes Patria Husada Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26699/jnk.v5i3.ART.p263-267

Abstract

Salah satu metode pembelajaran dalam praktik profesi ners departemen keperawatan dasar profesi (KDP) adalah pre dan post conference, dimana mahasiswa harus membuat laporan pendahuluan (LP) dan menguasai materi tersebut. Permasalahan yang terjadi dan dikeluhkan oleh pembimbing adalah mahasiswa hanya sekedar menulis laporan tanpa memahami isinya sehingga saat bimbingan kemampuan kognitif mereka kurang. Oleh karena itu, peneliti membuat inovasi membuat Worksheets sebagai media pembelajaran inovatif untuk meningkatkan kompetensi keperawatan dasar pada mahasiswa profesi ners. Metode : Jenis penelitian adalah penelitian tindak kelas atau CAR (classroom action research). terdiri dari 4 tahapan yaitu : 1). Perencanaan, dilakukan penyusunan worksheet. 2) Pelaksanaan, yaitu penerapan worksheet, 3). Pengamatan, mengamati hasil penerapan worksheet terhadap kemampuan mahasiswa 4). Refleksi, merefleksi diri berdasarkan hasil observasi dan diskusi. Penelitian dilakukan pada mahasiswa praktik profesi Ners sejumlah 37 mahasiswa pada bulan Maret - Oktober 2018. Hasil : Mayoritas mahasiswa setuju dengan penggunaan worksheet, dan prosentase hasil kelulusan ujian final exam sebesar 84%. Diskusi : Worksheet membuat mahasiswa lebih mudah memahami materi keperawatan dasar, karena mahasiswa harus mengerjakan soal-soal sehingga membuat pemahaman mereka lebih baik. Penerapan worksheet perlu dicoba diterapkan pada mata kuliah lain, serta perlu dicoba model atau metode pembelajaran yang lain dalam praktik profesi ners, sehingga kompetensi mahasiswa meningkat.
Peningkatan Pemahaman Mahasiswa Blok Keperawatan Jiwa Melalui Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions) Pada Materi Terapi Modalitas Keperawatan Jiwa Tutu April Ariani
Journal of Ners and Midwifery Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : STIKes Patria Husada Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26699/jnk.v6i1.ART.p084-092

Abstract

Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis yaitu dengan menerapkan model pembelajaran yang dipandang akomodatif bagi peningkatan kemampuan berpikir kritis mahasiswa maupun aktivitas belajar, yaitu  dengan  menerapkan  model  pembelajaran  kooperatif.  Tipe-tipe pembelajaran kooperatif diantaranya adalah Metode STAD (Student Teams- Achievement Divisions). Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di Se- mester III Prodi S1 Keperawatan FIKES Universitas Muhammadiyah Malang, Kelas A. Kondisi  lain yang terikat bahwa latar belakang  mereka cukup beragam,mereka terdiri dari beragam suku, tempat asal, sehingga secara keseluruhan Semester III relatif cukup heterogen. Pengamatan dari ceklist merupakan data utama yang mengamati aspek: bekerjasama, menyampaikan gagasan, bertanya, memperhatikan pertanyaan teman, menanggapi, mampu mngerti secara mendalam tentang materi, berperan aktif dalam kelompok, dapat menjadi penengah, menjelaskan, menarik kesimpulan materi. Penelitian tindakan memiliki 4 tahapan yaitu: planning, doing action, observation dan reflection, yang berjalan melalui 2 siklus/ putaran (setiap putaran dilakukan 2 kali pertemuan). Tahap terakhir dari proses ini adalah: Reflection. Hasil dari observasi  diorganisir  dan  dianalisis.  Tahap  ini  dapat  digunakan  oleh instruktur  untuk  memberikan  umpan  balik  berdasar  hasil  pengamatan. Berikutnya didiskusikan tindakan yang sudah sesuai untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa di mata kuliah Keperawatan Kesehatan Jiwa.  Many ways can improve to critical thinking skills of student  are applying learning  models  that  are  considered  accommodative  for  improving  stu- dents’ critical thinking skills and learning activities by applying coopera- tive learning models. The types of cooperative learning include the STAD Method (Student Teams-Achievement Divisions). This action research was conducted in one class of third semester  in Bachelor Graduate  Nursing Program Study FIKES at the University of Muhammadiyah Malang, espe- cially  Class  A.  Other  conditions  that  were  bound  were  that  their  back- grounds were quite diverse, they consisted of various tribes, places of ori- gin, so that overall Semester III was relatively heterogeneous. Data col- lected by observation sheets, among others, were observed: cooperation in groups,  gave  ideas,  asked  questions,  pay  attention  to  friend  questions, gave  responses, ability  to  understand  material, participation  in  groups, ability  to mediate  if  there are  groups who  misunderstand,  ability to  ex- plain and conclude material discussed. The action through 4 stages, are respectively: planning, action, observation, and reflection, carried out in two cycles (each cycle carried out twice meeting). The final stage of this process is Reflection. The results obtained in the observation phase are collected  and  analyzed.  At  this  stage,  the  instructor  can  reflect  on  the results  of  observations  and  discussions  to  examine  whether  the  actions taken can improve students’ understanding of the Mental Health Nursing course. The results of data analysts carried out in stages will be used as a reference for planning the next cycle.  The results showed  a decrease in misunderstanding,  there  were  3  people (11.11%)  out  of  27  students  who did not reach comprehension of competency, because the accumulation of values   <80. There was an increase in the passing of the competency test to 19 people (88.89%) with the above scores 80.00. It is expected that this STAD method can be applied to other subjects so that overall competency test graduation increases.
Pengaruh caregiving pada pasien kanker terhadap tingkat caregiver burden Yesiana Dwi Wahyu Werdani
Journal of Ners and Midwifery Vol 5 No 3 (2018)
Publisher : STIKes Patria Husada Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26699/jnk.v5i3.ART.p249-256

Abstract

Kompleksitas perawatan pasien kanker menyebabkan tingginya tingkat ketergantungan pasien kepada caregiver baik ketergantungan fisik maupun psikologis, yang berdampak terhadap timbulnya caregiver burden. Tujuan penelitian membuktikan adanya pengaruh caregiving pada pasien kanker terhadap tingkat caregiver burden. Desain yang digunakan cross sectional. Populasinya adalah caregiver pasien kanker di wilayah kerja puskesmas Kedungdoro dan Pacarkeling Surabaya yang jumlah 60 orang, yang diambil dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner caregiving dan caregiver burden scale yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Uji statistik dengan regresi ordinal didapatkan p = 0.000, dengan nilai R = 0.699 yang berarti ada pengaruh caregiving terhadap terhadap tingkat caregiver burden dengan besarnya pengaruh adalah 69.9%. Semakin kompleks keluhan pasien kanker, menyebabkan semakin lamanya durasi perawatan yang diberikan caregiver kepada pasien, hal ini berdampak terhadap ketidaseimbangan waktu kerja pribadi dengan waktu luang yang dimiliki caregiver untuk berelaksasi, hal ini menjadi stresor yang memicu stres, dan dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan caregiver burden.
The Correlation of Families Role and the Quality of Life (QOL) of Diabetes Mellitus Patients Noer Saudah; Enny Virda Yuniarti; Eka Ayu Wulandari
Journal of Ners and Midwifery Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : STIKes Patria Husada Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26699/jnk.v6i1.ART.p006-013

Abstract

Diabetes Mellitus is a disease that not only requires treatment but also lifestyle changes, so that often patients tend to despair with a long therapy program that will have an impact on the quality of life of patients. This study aimed to determine the correlation of family roles and the quality of life (QOL) of patients with Diabetes Mellitus. The design of this study was cross sectional analytic type. The population was all patients with diabetes mellitus and family on May-July 2018 at Dr Wahidin Sudiro Husodo General Hospital in Mojokerto as many as 96 people. The sample was 57 respondents taken by purposive sampling. The independent variable was family roles. The dependent variable was the quality of life. The instrument used a questionnaire of family roles and the quality of life. The data analysis used the Spearman statistical test. The results showed that 32 respondents (56.7%) or almost half of the respondents had enough family roles, almost all of the respondents or 38 respondents (66.7%) had a high quality of life of, and the results of p <α = 0.05 was 0.046 <0.05. There was a correlation between the role of family and the quality of life of patient with diabetes mellitus. The role of a good family can improve the quality of life of patients with Diabetes Mellitus. The better the role of the family, the higher the level of quality of life of the sufferer. Therefore the family can play a role in improving the quality of life Diabetes Mellitus sufferers.
Faktor Penyebab Anak Stunting Usia 25-60 Bulan di Kecamatan Sukorejo Kota Blitar Sri Mugianti; Arif Mulyadi; Agus Khoirul Anam; Zian Lukluin Najah
Journal of Ners and Midwifery Vol 5 No 3 (2018)
Publisher : STIKes Patria Husada Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26699/jnk.v5i3.ART.p268-278

Abstract

Stunting merupakan isu baru yang menjadi sorotan WHO untuk segera dituntaskan karena mempengaruhi fisik dan fungsional tubuh serta meningkatnya angka kesakitan anak. Stunting dapat dituntaskan bila faktor penyebab stuting disetiap wilayah dapat dikendalikan. Tujuan penelitian menggambarkan faktor penyebab stunting pada anak stunting usia 25-60 bulan. Desain penelitian menggunakan rancangan penelitian deskriptif. Dalam penelitian ini menggunakan teknik quota sampling dengan besar sampel yang diambil 31 anak. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara berdasarkan kuesioner dan lembar food recall 24 jam. Waktu pengumpulan data dilakukan pada 17-22 April 2017. Hasil penelitian ini menunjukkan faktor penyebab stunting yaitu asupan energi rendah (93,5%), penyakit infeksi (80,6%), jenis kelamin laki-laki (64,5%), pendidikan ibu rendah (48,4%), asupan protein rendah (45,2%), Tidak Asi Ekslusif (32,3%), pendidikan ayah rendah (32,3%) dan ibu bekerja (29%). Faktor tersebut disebabkan oleh kurangnya pengetahuan keluarga tentang pemenuhan gizi dan terdapat orangtua dengan pendidikan rendah yang diperlukan lintas sektor dalam penanganannya. Rekomendasi untuk petugas kesehatan UPTD Kesehatan Kecamatan Sukorejo yaitu melakukan penyuluhan tentang keluarga sadar gizi dan pemberian makanan tambahan selama 3 bulan pada balita dengan asupan energi dan protein rendah serta bekerjasama dengan dinas pendidikan kota Blitar dalam sosialisasi wajib belajar 12 tahun.
Extra Virgin Olive Oil meningkatkan Ekpresi Reseptor Estrogen α Dan Ketebalan Endometrium Rattus Norvegicus yang Dipapar Rhodamin B Ita Noviasari
Journal of Ners and Midwifery Vol 5 No 3 (2018)
Publisher : STIKes Patria Husada Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26699/jnk.v5i3.ART.p201-206

Abstract

Rhodamin B is harmful to the body because it is proven can increase the oxidative stress on various reproductive chain. Rhodamin B contains compounds of chlorine (Cl), is dangerous and halogen compounds are reactive. Damage to the hypothalamus will interfere with the secretion of FSH and LH cause the follicle ripening so distracted that result in a decrease in the hormone estrogen. The hormone estrogen plays an important role in the menstrual cycle and proliferation of the endometrium. This research aimed to prove the effect of Extra Virgin Olive Oil (EVOO) with the expression of estrogen receptors α and endometrial thickness of Rattus norvegicus exposed by rhodamin B. The design used true experimental with an approach of post test only control group design. The research used white rat (Rattus norvegicus wistar strain) as the sample. The results showed that EVOO could become an alternative to prevent oxidative stress due to exposure of rhodamin B.
Kemampuan Pecinta Trail Adventure sebagai Medical First Responder pada Korban Kecelakaan Ning Arti Wulandari; Erni Setiyorini
Journal of Ners and Midwifery Vol 5 No 3 (2018)
Publisher : STIKes Patria Husada Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26699/jnk.v5i3.ART.p212-217

Abstract

Kecelakaan lalu lintas merupakan masalah yang besar namun belum mendapatkan fokus perhatian tatanan kesehatan. Diperkirakan 1,2 juta orang di dunia  terbunuh dan 50 juta orang luka-luka setiap tahunnya akibat kecelakaan. Ternyata bukan hanya berkendara di jalan raya saja, berkendaraan di jalur ekstrim seperti yang dilakukan oleh para pecinta trail adventure  juga beresiko mengalami kecelakaan. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi kemampuan pecinta adventure sebagai medical first responder pada korban kecelakaan. Desain dalam penelitian ini adalah deskriptif eksploratif, dengan jumlah sampel 57 orang anggota CROSSTRABS Komunitas Trail Adventure Blitar Selatan yang diambil dari seluruh populasi. Penelitian ini dilakukan di tanggal 25 November 2018 di Tulungagung dalam acara HOT Enduro 2018, pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian ini adalah 81% dari 57 responden memiliki kemampuan kurang, 18% mempunyai kemampuan cukup dan 1% mempunyai kemampuan baik dalam berperan sebagai  medical first responder pada korban kecelakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pecinta trail adventure sebagai medical first responder terbanyak adalah dalam kategori kurang. Oleh sebab itu sangat di perlukan pelatihan tentang medical first respons pada pecinta trail adventure, sehingga kemampuan sebagai medical first responder meningkat.
Efektifitas Pendidikan Kesehatan dengan Metode Ekspositori tentang Meal Planning terhadap Pola Makan Pasien DM Tipe 2 Thatit Nurmawati; Yeni Kartika Sari; Mitria Setyaningsih
Journal of Ners and Midwifery Vol 5 No 3 (2018)
Publisher : STIKes Patria Husada Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26699/jnk.v5i3.ART.p257-262

Abstract

Penderita Diabetes Mellitus (DM)  memiliki resiko komplikasi dan terjadi kematian. Namun pengelolaan penderita DM tipe II belum dilaksanakan secara optimal dan terpadu. Pendidikan kesehatan metode ekspositori terdiri dari tiga tahap yaitu penjelasan materi, tanya jawab dan penugasan tentang meal planning dapat diupayakan untuk mengatasi kasus DM dari pola makannya . Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan metode ekspositori tentang meal planning terhadap pola makan penderita DM tipe II. Desain penelitian menggunakan quasy experiment dengan non equivalent control group design. Populasi penderita DM Tipe II sejumlah 210 orang. Tehnik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Sampel dibagi menjadi kelompok perlakuan dan kelompok kontrol dengan jumlah masing-masing 20 orang Pengumpulan data dilakukan di wilayah Puskesmas Boro Kecamatan Selorejo dengan mengidentifikasi responden dan memberikan questioner kepatuhan. Data dianalisis dengan menggunakan Wilcoxon signed rank tes. Hasil penelitian pada kelompok perlakuan menunjukkan ada pengaruh pendidikan kesehatan dengan metode ekspositori tentang meal planning pada pasien DM Tipe 2 dengan p- value 0,000. Hasil uji Mann Whitney didapatkan hasil ada perbedaan antara kelompok perlakuan dengan kelompok kontrol dengan p-value sebesar = 0,000. Metode ekspositori tentang meal planning berpengaruh terhadap pola makan penderita DM tipe II. Tenaga kesehatan dianjurkan untuk meningkatkan kegiatan pendidikan kesehatan metode ekspositori kepada penderita DM tipe II untuk memperbaiki pola makannya.