cover
Contact Name
Dwini Handayani
Contact Email
admin@iasssf.com
Phone
+6281929015392
Journal Mail Official
jekop@journal-iasssf.com
Editorial Address
Cluster Kukusan Jalan Rawa Pule 1 No 25 M, Beji, Kota Depok, Provinsi Jawa Barat, 16425, Indonesia
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Kemakmuran Hijau: Jurnal Ekonomi Pembangunan
ISSN : -     EISSN : 30628547     DOI : https://doi.org/10.61511/jekop.v2i1
Core Subject : Economy, Social,
Aims: JEKOP aims to advance the field of development economics with a strong emphasis on green and sustainable prosperity. The journal seeks to provide a platform for innovative research that explores the intersection of economic development and environmental sustainability. By publishing high-quality studies, JEKOP aims to contribute to the formulation of strategies and policies that promote sustainable economic growth while addressing environmental concerns. Focus: The journal focuses on research that integrates economic development with green and sustainable practices. It highlights studies that examine how economic growth can be achieved in harmony with environmental sustainability, including the role of green technologies, sustainable resource management, and eco-friendly policies. The emphasis is on research that provides actionable insights and solutions for achieving a balance between economic prosperity and environmental stewardship. Scope: This journal seeks to publish a broad range of scholarly articles, including: 1. Green Economic Growth: Research on strategies and policies that promote economic growth while minimizing environmental impact, including green investments, sustainable industries, and low-carbon technologies. 2. Sustainable Resource Management: Studies focusing on the management of natural resources in a way that supports long-term economic development and environmental health, including practices related to energy, water, and land use. 3. Environmental Impact Assessments: Analysis of the environmental impacts of economic development projects and policies, including methods for evaluating and mitigating adverse effects. 4. Eco-Friendly Technologies and Innovations: Exploration of technological advancements and innovations that contribute to sustainable development, including renewable energy technologies, waste reduction systems, and green manufacturing processes. 5. Economic Policies and Regulations: Examination of economic policies and regulatory frameworks that support sustainable development, including incentives for green practices, environmental regulations, and sustainability standards. 6. Case Studies in Green Development: Detailed case studies showcasing successful examples of integrating economic development with environmental sustainability, providing practical insights and lessons learned.
Articles 16 Documents
Analisis Pengembangan pertanian dan tranformasi struktur Desa Bangri, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar Az-Zahra, Anisa Maharani; Fahriani, Annisa; Wardhana, Ester Florensia; Hadanah, Maxima; Atika, Nadia Ayu; Antriyandarti, Ernoiz
Kemakmuran Hijau: Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 1 No. 1: (February) 2024
Publisher : Institute for Advanced Science, Social, and Sustainable Future

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61511/jekop.v1i1.2024.740

Abstract

Pendahuluan: Pengembangan pertanian adalah usaha dalam meningkatkan upah dan/atau pendapatan petani. Usaha yang dilakukan dengan penciptaann sistem lapangan kerja, menghilangkan kemiskinan, ketahanan pangan, dan usaha pengembangan ekonomi. Metode: Metode pengambilan data dilaksanakan melalui dua tahapan, yakni proses wawancara dan studi pustaka. Hasil dan Pembahasan: Desa Bangsri merupakan sebuah desa di Kabupaten Karanganyar dengan penduuk yang mayoritas melakukan kegiatan Bertani. Pertanian menjadi salah satu sumber daya utama Desa Bangsri. Penelitian ini bertujuan dalam memahami model pengembangan pertanian melalui pemahaman potensi dan permasalahan desa serta transformasi struktur yang dimiliki. Kesimpulan: Desa Bangsri merupakan desa yang memiliki banyak sumber daya alam terutama persawahan dengan sumber daya manusia berupa petani dan peternak. Pembagunan Desa Bangsri diikuti dengan peningkatan pendapatan dari usaha tani dan pembuatan inovasi untuk meningkatkan motivas masyarakat desa.
Analysis study: pengaruh faktor AHH (angka harapan hidup) pada masyarakat Provinsi Jawa Tengah tahun 2013-2021 Muhammad, Faqih Fawwaz; Abdurrahim, Fauzan; Gunawan, Jericho Pandita; Rahma, Monica Tri; Oktaviana, Tsanya Atikah; Antriyandarti, Ernoiz
Kemakmuran Hijau: Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 1 No. 1: (February) 2024
Publisher : Institute for Advanced Science, Social, and Sustainable Future

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61511/jekop.v1i1.2024.744

Abstract

Pendahuluan: Angka harapan hidup adalah hasil perhitungan seseorang dapat bertahan hidup berdasarkan usia, jenis kelamin, status kesehatan, dan faktor-faktor lain yang memengaruhi harapan hidup. Pada tahun 2014, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 0,684 (BPS, 2015). Indikator yang mengukur IPM suatu negara adalah angka harapan hidup rata-rata saat lahir (AHH). Metode: Analisis regresi berganda dapat digunakan untuk menemukan faktor-faktor yang mempengaruhi AHH di Jawa Tengah. Hasil dan Pembahasan: Hasil analisis regresi uji F menunjukkan jumlah fasilitas pendidikan, tingkat pengangguran dan PDRB per kapita tidak berpengaruh signifikan terhadap angka harapan hidup, sedangkan hasil analisis regresi uji t menunjukkan bahwa jumlah fasilitas pendidikan dan tingkat pengangguran tidak berpengaruh signifikan terhadap angka harapan hidup di Jawa Tengah, namun PDRB per kapita berpengaruh signifikan terhadap angka harapan hidup. di Jawa Tengah. Hasil analisis uji asumsi klasik menunjukkan bahwa terdapat keselarasan antara variabel independen dan dependen, berdistribusi normal dan tidak terjadi multikolinearitas, autokorelasi maupun heteroskedastisitas. Kesimpulan: Hasil penelitian ini terlihat pada analisis uji F, uji regresi, dan uji klasik.  
Agricultural development model and transformation: An economic perspective on rural development and technological innovation Pascafitra, Athallah; Arisa, Elya Ayu; Aldiansyah, Muhammad Rivaldo; Arimbi, Naia Astri; Syarif, Humaira Adiba; Antriyandarti, Ernoiz
Kemakmuran Hijau: Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 1 No. 2: (August) 2024
Publisher : Institute for Advanced Science, Social, and Sustainable Future

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Economic development aims to increase people's income gradually and sustainably, with a model that includes structural, institutional, and technological transformation. This study focuses on Siwal Village to examine the challenges of development and application of technology in the agricultural sector. Methods: This study uses a qualitative approach to understand the development conditions in Siwal Village, Baki District, Sukoharjo Regency. The research location was chosen purposively, namely Siwal Village, which has characteristics that are relevant for development analysis. Data collection techniques were carried out through in-depth interviews with various sources and literature studies to obtain supporting secondary data. The data obtained were analyzed using qualitative descriptions to describe the phenomena that occurred in the village, including structural, institutional, and technological changes. Findings: The results of the study show that Siwal Village has experienced significant structural changes, with the agricultural sector's contribution decreasing, while the industrial and service sectors have increased rapidly. In addition, institutional transformation has also occurred, with changes in the village economic management system and strengthening of local institutions. Agricultural technology has also been introduced, but its application is still limited due to the lack of knowledge and human resource capacity in managing the technology. Conclusions: The agricultural development process in Siwal Village needs to adopt the Diffusion model, which emphasizes the dissemination of efficient agricultural technology and training human resources to improve their ability to manage modern agriculture. With the application of appropriate technology and increasing community capacity, agricultural development in Siwal Village can improve and contribute to sustainable village economic welfare. Novelty/Originality of This Study: The novelty of the study lies in the combination of the economic development model with the Diffusion of Innovations theory, which describes the spread of new technologies in the agricultural sector. 
Potensi pertanian dan dinamika pembangunan ekonomi di Desa Cabeyan, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah Azzahra, Atika Maulida; Azizah, Dhiya Zakkiyah Jahro; Aziizah, Fitri Nur; Gunawan, Jericho Pandita; Prabanu, Lastrinita Paschedonna; Antriyandarti, Ernoiz
Kemakmuran Hijau: Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 1 No. 1: (February) 2024
Publisher : Institute for Advanced Science, Social, and Sustainable Future

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61511/jekop.v1i1.2024.753

Abstract

Latar Belakang: Makalah ini menginvestigasi potensi pertanian dan tantangan yang dihadapi Desa Cabeyan, yang terletak di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Indonesia. Pertanian memainkan peran penting dalam perekonomian desa, dengan sumber daya alam yang melimpah yang mendukung beragam kegiatan pertanian. Metode: Dengan menggunakan kombinasi data primer dan sekunder, termasuk wawancara dan data observasi, studi ini mengkaji sumber daya fisik dan manusia yang tersedia di Desa Cabeyan. Hasil: Temuan menunjukkan adanya potensi fisik yang signifikan, ditandai dengan tanah yang subur, iklim yang mendukung, dan sumber daya air yang cukup. Namun, tantangan seperti kualitas dan ketersediaan air masih ada, sehingga menjadi hambatan bagi pembangunan pertanian yang berkelanjutan. Temuan:  Terlepas dari tantangan-tantangan ini, desa belum mengalami transformasi struktural yang signifikan, dengan pertanian tetap menjadi mata pencaharian utama bagi sebagian besar penduduk desa. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa meningkatkan potensi pertanian Desa Cabeyan sambil mengatasi tantangan yang ada sangat penting untuk mendorong pembangunan berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan penduduknya. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman dinamika pertanian di masyarakat pedesaan Indonesia dan menggarisbawahi pentingnya pendekatan holistik untuk mengatasi tantangan dan memanfaatkan potensi pertanian untuk pembangunan berkelanjutan.
Economic implications of implementing the bureaucratic reform roadmap in the regional medium-term development plan: A strategic effort to enhance public service quality Rahadian Auliansyah
Kemakmuran Hijau: Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 1 No. 2: (August) 2024
Publisher : Institute for Advanced Science, Social, and Sustainable Future

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: The implementation of the bureaucratic reform roadmap in the Semarang City Medium-Term Development Plan  is a strategic effort to improve the efficiency and effectiveness of public services and achieve sustainable development goals. Method: The implementation and understanding of the bureaucratic roadmap can be carried out through the use of qualitative methods. This selection method is in line with the need for descriptive analysis in the entire Semarang City government. Descriptive understanding is needed to examine the overall scope of the strategy. Findings: The bureaucratic reform roadmap includes a number of strategies, including the development of human resource bureaucracy, strengthening governance, improving the quality of public services, and implementing information technology. To face global and local challenges, the Semarang City Government prioritizes transparency, accountability, community participation, and innovation in every step of implementation. Strengthening governance is also an important step in implementing the roadmap. Conclusion: Although there are still several challenges to be faced, such as limited budget allocation and obstacles from several parties to change, the bureaucratic reform roadmap in the Semarang City RPJMD shows the government's seriousness in improving the quality of public services and achieving sustainable development in the future. Novelty/Originality of the Study: This study provides a novel assessment of the implementation of the bureaucratic reform roadmap, emphasizing strategies for human resource development, improving governance, and enhancing public services. The study highlights the role of transparency, accountability, and innovation in addressing challenges in bureaucratic transformation.
Implementasi roadmap reformasi birokrasi dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kota Semarang Rahadian Auliansyah
Kemakmuran Hijau: Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 1 No. 1: (February) 2024
Publisher : Institute for Advanced Science, Social, and Sustainable Future

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61511/jekop.v1i1.2024.772

Abstract

Pendahuluan: Implementasi roadmap reformasi birokrasi dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Semarang adalah upaya strategis untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan publik serta mencapai tujuan pembangunan secara berkelanjutan. Metode: Implementasi dan pemahaman roadmap birokrasi dapat dijalankan melalui penggunaan metode kualitatif. Pemilihan metode ini sejalan dengan keperluan analisis deskriptif pada keseluruhan aturan pemerintahan Kota Semarang. Pemahaman deskriptif diperlukan untuk mengkaji keseluruhan cakupan strategis. Pembahasan: Roadmap reformasi birokrasi ini mencakup sejumlah strategi, antara lain pengembangan SDM birokrasi, penguatan tata kelola, peningkatan kualitas layanan publik, dan penerapan teknologi informasi. Untuk menghadapi tantangan global dan lokal, pemerintah Kota Semarang merngutamakan transparansi, akuntabilitas, partisipasi masyarakat, dan inovasi dalam setiap langkah implementasi. Penguatan tata kelola juga menjadi langkah penting dalam implementasi roadmap. Kesimpulan: Meskipun masih ada beberapa tantangan yang harus dihadapi, seperti alokasi anggaran yang terbatas dan resistensi dari beberapa pihak terhadap perubahan, roadmap reformasi birokrasi dalam RPJMD Kota Semarang menunjukkan keseriusan pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mencapai pembangunan yang berkelanjutan di masa depan.
Model pembangunan pertanian dan transformasi pada Desa Siwal Kecamatan Baki Kabupaten Sukoharjo Provinsi Jawa Tengah Pascafitra, Athallah; Arisa, Elya Ayu; Aldiansyah, Muhammad Rivaldo; Arimbi, Naia Astri; Syarif, Humaira Adiba; Antriyandarti, Ernoiz
Kemakmuran Hijau: Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 1 No. 1: (February) 2024
Publisher : Institute for Advanced Science, Social, and Sustainable Future

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61511/jekop.v1i1.2024.773

Abstract

Pendahuluan: pembangunan ekonomi merupakan arah perubahan jangka panjang. Pembangunan ekonomi bertujuan dalam mendorong peningkatan pendapatan riil masyarakat secara bertahap dan berlangsung. Metode: penelitian ini bertujuan untuk memandang model pembagunan di Desa Siwal, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo. Penetapan lokasi penelitian didasarkan Penelitian ini dihasilkan melalui metode kualitatif. Metode wawancara dan studi pustaka digunakan untuk menjawa lima pertanyaan penelitian. Hasil dan Pembahasan: Model pembagunan dapat ditinjau dari adanya transformasi yang tumbuh pada setiap bagian. Desa siwal telah menghadapi problema pembangunan dan transformsi, baik structural, kelembagaan, dan teknologi. Proses kelembagaan dalam Desa Siwal dipandang dari keikutsertaan masyarakat dalam proses pembangunana pertanian. Kesimpulan: proses pembangunan pertanian Desa Siwal perlu memperhatikan kegunaan The Difussion sebagai teknologi.
Badai kenaikan harga bahan pokok tiap tahun Mubarok, Muhammad Mufti
Kemakmuran Hijau: Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 1 No. 2: (August) 2024
Publisher : Institute for Advanced Science, Social, and Sustainable Future

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki beberapa pulau besar dan pulau-pulau kecil. Badan Pusat Statistik (BPS) menjelaskan bahwa jumlah penduduk Indonesia pada tahun 2021 adalah 272,68 juta jiwa dan meningkat menjadi 275,77 juta jiwa pada tahun 2022. Peningkatan jumlah penduduk ini berkorelasi dengan kebutuhan bahan pokok bagi konsumen di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor kenaikan harga bahan pokok dan mengidentifikasi upaya yang dilakukan pemerintah dalam mengatasi kenaikan bahan pokok sebagai bentuk perlindungan konsumen. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui diskusi publik dengan narasumber. Narasumber yang terlibat dalam penelitian ini adalah kementerian dan lembaga terkait, seperti Kementerian Perdagangan RI, APDI (Asosiasi Pedagang Daging Indonesia), DPP APRINDO, Perum Bulog, Satgas Pangan Mabes Polri, serta perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang distribusi dan perdagangan. Data sekunder diperoleh melalui penelaahan dokumen-dokumen hukum dan peraturan-peraturan yang terkait dengan studi BAPOKTING (bahan pokok dan bahan penting). Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara deskriptif. Temuan: Hasil penelitian menemukan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi kenaikan harga bahan pokok adalah kondisi geografis, iklim global, penawaran dan permintaan, rantai distribusi barang, munculnya kartel. Upaya yang telah dilakukan pemerintah dari hulu ke hilir adalah menyiapkan champion lokasi, memberikan bimbingan teknis kepada petani hortikultura, membuat tol laut, Selanjutnya dalam pengawasan dan evaluasi dilakukan operasi pasar di setiap daerah secara berkesinambungan. Kesimpulan: Temuan-temuan ini menunjukkan bahwa banyak faktor yang berkontribusi terhadap kenaikan harga komoditas di Indonesia, termasuk tantangan alam, ekonomi, dan logistik. Pendekatan multi-segi yang dilakukan pemerintah, mulai dari memperbaiki praktik-praktik pertanian hingga memantau distribusi, menunjukkan komitmennya terhadap perlindungan konsumen. Namun, upaya-upaya berkelanjutan diperlukan untuk memastikan stabilisasi harga yang efektif dan berkelanjutan.
Memperkirakan pengaruh pemindahan ibukota negara terhadap pertumbuhan indeks pembangunan manusia di Provinsi Kalimantan Timur Wahidah, Andhika Nurul; Leo, Sandy; Y, Vinca R; Gustia, Rani
Kemakmuran Hijau: Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 1 No. 2: (August) 2024
Publisher : Institute for Advanced Science, Social, and Sustainable Future

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Provinsi Kalimantan Timur memiliki keunggulan kompetitif berkat kekayaan alamnya yang melimpah, yang dapat meningkatkan daya saing daerah. Hal ini tercermin dalam tingginya IPM Kalimantan Timur di Indonesia, meskipun terdapat ketimpangan IPM antar kabupaten/kota yang mengindikasikan bahwa daya saing sumber daya manusia (SDM) belum optimal. Faktor utama yang mempengaruhi daya saing SDM adalah pendidikan, kesehatan, dan ketenagakerjaan, yang terkait dengan sektor perminyakan dan pertambangan yang telah menjadi mesin pertumbuhan ekonomi Kalimantan Timur sejak era kolonial. Dampak besar dari industri minyak, batu bara, dan perkebunan membuat ketergantungan ekonomi lokal dan global sangat kuat. Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi literatur untuk mengeksplorasi dampak pemindahan ibu kota negara (IKN) ke Provinsi Kalimantan Timur terhadap IPM di wilayah tersebut. Hasil: Sumber daya fosil menjadi komoditas ekspor strategis dan prioritas utama provinsi. Namun, pengelolaan sumber daya alam di Kalimantan Timur menjadi isu utama karena potensi yang dimiliki tidak sebanding dengan kesejahteraan masyarakat. Kesimpulan: Rencana pemindahan ibu kota ke Kalimantan Timur memerlukan perhatian khusus untuk mencegah eksploitasi sumber daya alam dan kerusakan lingkungan. Keberadaan ibu kota negara diprediksi akan memberikan pengaruh besar pada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia, terutama di Kalimantan Timur dan Kalimantan secara keseluruhan. Oleh karena itu, pembangunan ibu kota negara direncanakan dengan konsep forest city, di mana minimal 50% dari luas kota adalah ruang terbuka hijau yang terintegrasi dengan bentang alam, termasuk kawasan perbukitan dan daerah aliran sungai (DAS).
Analisis kinerja sistem produksi pada industri produsen Tahu Bandung dengan pendekatan simulasi event diskrit studi kasus: Tahu Bandung ALN Okatria, Luqy Afifah; Kusumastuti, Ratih Dyah
Kemakmuran Hijau: Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 1 No. 2: (August) 2024
Publisher : Institute for Advanced Science, Social, and Sustainable Future

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja sistem produksi yang saat ini diterapkan oleh Tahu Bandung ALN dan memberikan usulan alternatif perbaikan yang bisa diterapkan agar kinerja sistem produksinya menjadi lebih efisien. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan simulasi event diskrit dengan parameter penilaian kinerja yang digunakan berupa waktu total produksi dan biaya total produksi. Hasil: Hasil simulasi base case scenario menemukan bahwa terdapat beberapa proses produksi yang memiliki waktu tunggu yang menandakan terjadinya bottleneck pada proses. Oleh karena itu, diusulkan dua alternatif perbaikan, yaitu skenario pertama (penambahan jumlah sumber daya pada proses produksi yang memiliki waktu tunggu) dan skenario kedua (kombinasi penambahan jumlah sumber daya pada proses produksi yang memiliki waktu tunggu dan kebijakan persediaan bahan baku tertentu). Alternatif skenario pertama menjadi alternatif skenario yang mampu memberikan perbaikan kinerja sistem produksi yang lebih efisien dengan waktu total produksi turun sebesar 22,40% dan biaya total produksi turun sebesar 40,57%.

Page 1 of 2 | Total Record : 16