cover
Contact Name
-
Contact Email
lppm@unw.ac.id
Phone
+62246925408
Journal Mail Official
lppm@unw.ac.id
Editorial Address
Jl. Diponegoro No.186, Ngablak, Gedanganak, Ungaran, Kabupaten Semarang
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Bakti Humaniora
ISSN : -     EISSN : 27985105     DOI : 10.35473
Bakti Humaniora is a journal of Community Services by the Faculty of Economics, Law and Humanities, Universitas Ngudi Waluyo. Bakti Humaniora is published two times annually in June and December. We welcome mainly community services articles concerned with social, law, language, literature, and cultural studies. However, all submitted manuscripts should be in English or bahasa Indonesia (except the abstract).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 82 Documents
PENDAMPINGAN PENGUATAN PENGENDALIAN INTERNAL PADA ADMINISTRASI ORDER LINTAS DEPARTEMEN PRODUKSI DI BAGIAN FINISHING PT XYZ PRINGAPUS Vioni Ramadhani Azzahra; Bulan Karima Nurani; Rina Setyowati
Jurnal Bakti Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jbh.v6i1.5323

Abstract

Order produksi pada industri manufaktur karung plastik tidak diproses oleh satu unit kerja, melainkan melibatkan koordinasi antara departemen PPIC, Finishing, Quality Control, dan Gudang secara berurutan dan saling bergantung. Kegiatan pendampingan ini bertujuan menjawab pertanyaan: sejauh mana pengendalian internal mengatur koordinasi administrasi order lintas departemen di bagian Finishing PT XYZ Pringapus, dan langkah perbaikan apa yang diperlukan agar koordinasi tersebut berjalan andal. Metode yang digunakan adalah observasi partisipatif selama enam minggu, wawancara terhadap tujuh responden dari empat departemen, serta telaah dokumen atas lebih dari 45 order yang diproses pada periode April–Juni 2026. Evaluasi dilakukan menggunakan lima komponen kerangka COSO, yakni lingkungan pengendalian, penilaian risiko, aktivitas pengendalian, informasi dan komunikasi, serta pemantauan. Hasil pendampingan menunjukkan skor rata-rata pengendalian internal sebesar 2,82 dari skala 5, dengan kesenjangan terbesar pada komponen pemantauan dan komunikasi informasi. Penyebab utama kelemahan adalah ketidaklengkapan dokumen Surat Perintah Kerja yang diterima dari PPIC, ketiadaan mekanisme notifikasi otomatis saat terjadi penolakan kualitas produk, serta keterbatasan akses sistem informasi yang hanya tersedia pada terminal komputer di pabrik. Kegiatan pendampingan ini merekomendasikan sepuluh langkah perbaikan bertahap, mencakup standardisasi dokumen secara digital, penerapan verifikasi berlapis, serta pengembangan dasbor pemantauan kinerja yang dapat diakses secara waktu nyata oleh seluruh departemen terkait.
PELATIHAN FASHIONPRENEURSHIP BERBASIS GREEN SUSTAINABILITY: PENGOLAHAN LIMBAH TEKSTIL DAN PENERAPAN AKUNTANSI KEUANGAN UNTUK KEMANDIRIAN WIRAUSAHA SISWA Noor Laila Ramadhani; Bulan Karima Nurani; Kristanti
Jurnal Bakti Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jbh.v6i1.5338

Abstract

Industri fashion merupakan salah satu sektor yang memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif, namun di sisi lain menghasilkan limbah tekstil yang terus meningkat. Kondisi tersebut memerlukan upaya edukasi kepada generasi muda agar mampu mengelola limbah menjadi produk bernilai ekonomi melalui pendekatan kewirausahaan berkelanjutan. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi siswa dalam mengolah limbah tekstil menjadi produk fashion kreatif sekaligus membekali mereka dengan kemampuan pengelolaan keuangan usaha sederhana. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan analisis kebutuhan, sosialisasi, pelatihan, praktik, pendampingan, dan evaluasi. Peserta memperoleh pelatihan mengenai konsep green sustainability, pengolahan limbah tekstil, penyusunan harga pokok produksi, penentuan harga jual, pencatatan transaksi, hingga penyusunan laporan keuangan sederhana. Pelaksanaan program menghasilkan peningkatan kompetensi peserta dalam mengolah limbah tekstil menjadi produk fesyen bernilai ekonomi serta meningkatkan kemampuan menyusun pembukuan usaha sederhana. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi pelatihan teknis dan literasi keuangan mampu memperkuat kesiapan berwirausaha siswa. Model pelatihan yang mengintegrasikan aspek kreativitas, keberlanjutan lingkungan, dan literasi keuangan berpotensi menjadi alternatif pembelajaran kewirausahaan pada pendidikan vokasi.