cover
Contact Name
-
Contact Email
lppm@unw.ac.id
Phone
+62246925408
Journal Mail Official
lppm@unw.ac.id
Editorial Address
Jl. Diponegoro No.186, Ngablak, Gedanganak, Ungaran, Kabupaten Semarang
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Bakti Humaniora
ISSN : -     EISSN : 27985105     DOI : 10.35473
Bakti Humaniora is a journal of Community Services by the Faculty of Economics, Law and Humanities, Universitas Ngudi Waluyo. Bakti Humaniora is published two times annually in June and December. We welcome mainly community services articles concerned with social, law, language, literature, and cultural studies. However, all submitted manuscripts should be in English or bahasa Indonesia (except the abstract).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 67 Documents
PKM IMPLEMENTASI DIGITAL LITERACY DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS PADA SISWA SMK DI KABUPATEN SEMARANG Hardiany, Dewi; Endang Susilowati; Ari Siswati
Jurnal Bakti Humaniora Vol. 4 No. 1 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jbh.v4i1.3151

Abstract

The Implementation of Digital Literacy in English Language Learning for Students of SMK Muhammadiyah Ungaran Semarang Regency is carried out to increase students' interest in learning, especially in English lessons by applying digital literacy, especially Kahoot. The background of this activity is to overcome some problems in English learning, for example: lack of references and students' low interest in learning English. Learning methods that are less developed and carried out rigidly can cause boredom for students. Generating interest in learning English is one of the tasks and challenges for English teachers. The implementation of the activity begins with socialization to the students of Universitas Ngudi Waluyo who are involved in this activity, followed by coordination with the target school regarding the implementation schedule. It ends with reporting the results of activities after the implementation of the program is complete. This program provides benefits not only for the students but also for the teachers at SMK Muhammadiyah Ungaran. The English teachers get new insight for teaching method by using digital application. This method is proven interested for the students and help them to understand English more easily Keywords: Digital Literacy, English language learning
MARKETING MIX SEBAGAI STRATEGI PEMASARAN DI ERA DIGITALISASI Widagdo, Teguh Harso; Sudiyono; Irsal Fauzi; Nurcahyo, Satria Avianda; Rachmawati, Meida; Mufidah, Luklu'ul
Jurnal Bakti Humaniora Vol. 4 No. 1 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jbh.v4i1.3205

Abstract

Perkembangan teknologi informasi saat ini sangat berimbas pada berbagai aspek kehidupan manusia, tak terkecuali dalam dunia bisnis dan pemasaran. Pun bagi para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM), dengan kemajuan teknologi informasi membuat peluang dalam memasarkan produk makin terbuka. Bisnis UMKM yang semakin inovatif, dinamis, dan kompetitif dalam era digitalisasi, menjadikan persaingan makin terbuka bukan hanya sesama usaha mikro kecil menengah saja, namun tak jarang dengan usaha menengah ke atas. Untuk menjadikan UMKM mampu bersaing, diperlukan pemberdayaan para pelaku usaha untuk meningkatkan kemampuannya melalui bimbingan dan pelatihan sehingga kompetensi kewirausahaannya akan makin meningkat dengan pengelolaan usaha yang dijalankan menjadi lebih baik, efektif dan efisien. Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Program Studi Bisnis Manajemen Retail Universitas Ngudi Waluyo melakukan kegiatan pengabdian pada mitra UMKM pengrajin pandai besi Bareng Kudus. Hasil dari pengabdian masyarakat mengenai marketing mix sebagai strategi pemasaran ini diharapkan dapat digunakan dan diimplementasikan secara nyata pada usaha mikro kecil menengah dalam menghadapi era digitalisasi saat ini.
PELATIHAN CANVA UNTUK GURU SD NEGERI SUMOGAWE 04 Ahmad Ali; Noor Laila Ramadhani; Satria Avianda Nurcahyo; Alif Mustaghfiroh; Rhaissa Anindya Azzahra
Jurnal Bakti Humaniora Vol. 4 No. 1 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jbh.v4i1.3213

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) guru-guru di SD N Sumogawe 04 melalui pelatihan penggunaan Canva. Canva merupakan platform desain grafis yang mudah digunakan dan sangat bermanfaat bagi guru dalam membuat media pembelajaran yang menarik dan interaktif. Pelatihan ini dilaksanakan dalam beberapa sesi yang mencakup pengenalan dasar Canva, cara membuat desain poster, infografis, presentasi, dan bahan ajar lainnya. Metode pelatihan yang digunakan adalah demonstrasi langsung, praktik mandiri, dan diskusi kelompok. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan guru menggunakan Canva untuk keperluan pembelajaran. Guru-guru dapat menghasilkan materi ajar yang lebih kreatif dan menarik, yang diharapkan dapat meningkatkan minat dan pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan. Selain itu, pelatihan ini juga memperkuat kompetensi digital para guru, yang merupakan bagian penting dalam mendukung pendidikan di era digital. Evaluasi dilakukan melalui observasi langsung dan kuesioner kepuasan peserta, yang menunjukkan respons positif terhadap kegiatan ini. Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkala untuk memperbarui dan memperdalam keterampilan TIK para guru.
OPTIMASI FACEBOOK MARKETPLACE UNTUK IBU RUMAH TANGGA (KEMITIR-KABUPATEN SEMARANG) Bangsa, Jaya Ramadaey; Fauzi, Irsal; Isnawati, Setya Indah; Ulfamiyati; Faturahman Efendi; Mufti Agung Wibowo
Jurnal Bakti Humaniora Vol. 4 No. 1 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jbh.v4i1.3214

Abstract

Kemajuan teknologi dan informasi memaksa Masyarakat untuk bisa memanfaatkan teknologi dengan maksimal. Media sosial yang paling banyak digunakan oleh Masyarakat Indonesia yaitu Facebook memiliki banyak sekali fitur, termasuk akun pribadi, grup, halaman dan marketplace. Pemasaran digital melalui media sosial pada umumnya dan facebook pada khususnya harus dapat dimaksimalkan penggunaanya oleh Masyarakat. Pelatihan ini fokus pada memanfaatkan facebook marketplace dengan semaksimal mungkin. Masyarakat Kemitir Kabupaten Semarang dapat mulai memahami bagaimana memanfaatkan facebook marketplace dan dapat melakukan praktek secara langsung untuk mengunggah produk yang dimiliki pada Facebook Marketplace.
PEMBERDAYAAN KOMUNITAS SAUNG NYAWIJI MELALUI PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK MENJADI AKSESORIS FASHION Noor Laila Ramadhani; Ari Eko Budiyanto; Setya Indah Isnawati
Jurnal Bakti Humaniora Vol. 4 No. 1 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jbh.v4i1.3271

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarat dengan judul pemberdayaan komunitas saung nyawiji melalui pengolahan sampah organik menjadi aksesoris fashion merupakan satu upaya untuk pemanfaatan limbah sampah organik sebagai karya fashion tidak hanya meningkatkan kesadaran lingkungan siswa, tetapi juga mengasah kreativitas mereka dalam menciptakan karya yang bernilai dari bahan limbah sampah organik. Proses ini memacu siswa untuk berpikir kritis dan inovatif dalam mengolah berbagai jenis limbah organik menjadi aksesoris fashion yang ekonomis, estetis dan fungsional. Diharapkan hasil dari kegiatan pengabdian ini dapat memberikan kontribusi positif dalam upaya pendidikan karakter siswa melalui penggunaan limbah sampah organik sebagai bahan karya busana. Selain itu, pengabdian ini juga diharapkan dapat memberikan rekomendasi bagi lembaga pendidikan dan pemerintah dalam memperkuat pendidikan karakter siswa melalui pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menginspirasi para pengambil kebijakan, pendidik, dan siswa untuk lebih memanfaatkan limbah sampah organik sebagai bahan karya busana dalam rangka meningkatkan pemahaman tentang keberlanjutan dan kepedulian terhadap lingkungan. Oleh karena itu, pendidikan karakter dan pendidikan lingkungan dapat saling mendukung dan melengkapi dalam menciptakan generasi muda yang tangguh dan peduli terhadap lingkungan hidup. Kata Kunci: aksesoris fashion, sampah organik
SOSIALISASI HUKUM PENCEGAHAN ROKOK ILEGAL DI KALANGAN REMAJA BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 39 TAHUN 2007 TENTANG CUKAI Hani Irhamdessetya; Arista Candra Irawati; Salsabiela D. Suyudi; Dina Twenty Agustin; Abdul Aziz
Jurnal Bakti Humaniora Vol. 4 No. 1 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jbh.v4i1.3307

Abstract

Abstrak Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarat ini dilaksanakan akibat timbulnya faktor meningkatnya peredaran rokok ilegal, yang timbul karena adanya peningkatan permintaan dari masyarakat yang selalu meningkat serta adanya kenaikan pada harga rokok yang semakin tinggi. Sedangkan, harga rokok yang semakin tinggi tersebut disebabkan pada tarif cukai yang menyebabkan daya beli masyarakat terutama remaja menjadi semakin turun. Maka, perlu ada keterlibatan regulasi yang ketat, edukatif yang efektif yang berlaku di wilayah hukum Indonesia mengenai dampak negatif yang ditimbulkan pada rokok ilegal dari segi kesehatan maupun masa depan generasi muda. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai menjelaskan bahwa Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan dengan metode pendekatan partisipatif, yang mana para peserta dituntut aktif dalam mengikuti selama kegiatan berlangsung. Kompetensi yang akan dibentuk ditandai dengan indikator peningkatan pengetahuan peserta mengenai penerapan budaya sehat melalui pencegahan rokok illegal, meningkatkan pengetahuan pada bahaya rokok di kalangan remaja, dan meningkatkan penerapan pengetahuan melalui penerapan Undang- Undang Nomor 39 Tahun 2007 Tentang Cukai kepada siswa di SMK Muhammadiyah Ungaran. Kata Kunci: Rokok Ilegal, Cukai, Remaja
PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK FERMENTASI (BIO-NIC) DENGAN MEDIASI KOTAK KAYU BAGI KELOMPOK TANI DESA RAWOH KECAMATAN KARANGRAYUNG KABUPATEN GROBOGAN Ferdianto, Raditya; Eka Renny Noviati Wahyuni; Aisyah, Siti; Khoiruroziqin, Rohmat
Jurnal Bakti Humaniora Vol. 4 No. 2 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jbh.v4i2.3390

Abstract

The training on the production of fermented compost fertiliser (Bio-Nic) using the wooden box method was conducted to improve the knowledge and skills of members of the Rawoh Village Farmer Group, Karangrayung District, Grobogan. This activity aims to utilise organic waste in their environment so that it can be processed into high quality compost. The wooden box method was chosen because it is practical, efficient and suitable for use in a rural environment. The training included material on basic composting techniques, the benefits of compost for plants and the use of the wooden box method in the fermentation process. The results of this training are expected to increase agricultural productivity and reduce dependence on chemical fertilisers. The evaluation showed that the participants successfully understood and practised the techniques taught and were enthusiastic about applying the technology in their fields.   Abstrak Pelatihan pembuatan pupuk kompos fermentasi (Bio-Nic) dengan metode kotak kayu ini dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota  Kelompok Tani Desa Rawoh, Kecamatan Karangrayung, Grobogan. Kegiatan ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah organik yang ada di sekitar lingkungan mereka, sehingga dapat diolah menjadi pupuk kompos yang berkualitas tinggi. Metode kotak kayu dipilih karena praktis, efisien, dan cocok diterapkan di lingkungan pedesaan. Pelatihan ini mencakup materi tentang teknik dasar pembuatan kompos, manfaat kompos bagi tanaman, serta penerapan metode kotak kayu dalam proses fermentasi. Hasil dari pelatihan  ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan  mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia. Evaluasi menunjukkan bahwa para peserta berhasil memahami dan mempraktikkan teknik yang diajarkan, serta menunjukkan antusiasme dalam mengimplementasikan teknologi ini di lahan mereka.
PENDAMPINGAN PENDIDIKAN HUKUM MENCEGAH AKSI PORNOGRAFI DI SMK PERINTIS 29 UNGARAN Arista Candra Irawati; Wahyu Kristiningrum; Hani Irhamdessetya; Aniatul Khusna; Zhyka Sofhia Firdausi
Jurnal Bakti Humaniora Vol. 4 No. 2 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jbh.v4i2.3450

Abstract

The development of digital-based technology is getting faster and more sophisticated. The developments that occur have an impact on all aspects of human life, both in terms of social, economic, cultural and fulfillment of human life needs, opportunities and opportunities that are owned. Technological advances become information media that can be updated in seconds. Millennials utilize online media such as WhatsApp, Instagram, Telegram, and TikTok, the contents of which tend to be entertainment media but are often related to pornography. Cyber ​​pornography crimes are considered the spread of pornographic content via the internet. Through the Criminal Code, Law (UU) Number 1 of 2024 concerning the Second Amendment to Law Number 11 of 2008 concerning Information and Electronic Transactions. Furthermore, in Law Number 44 of 2008 concerning Pornography, regulations for the prevention and prosecution of Pornography crimes. Through this partnership activity, it is hoped that Class XII students who take part in legal education on preventing pornography as a healthy culture in everyday behavior. The importance of this education also increases knowledge of law enforcement in eradicating pornography crimes, which is poured into the form of devotion with the title: Legal Education Assistance to Prevent Pornographic Actions at SMK Perintis 29 Ungaran. In the implementation of this devotion activity, it is carried out using a participatory approach method, participants are required to actively participate in activities. The competencies that will be formed are marked by indicators of increasing knowledge and application of prevention of pornographic acts in behavior as a form of loving the Republic of Indonesia and preparing themselves to become a great generation of the nation.   Abstrak Perkembangan teknologi berbasis digital semakin cepat dan canggih. Perkembangan yang terjadi berdampak terhadap segala aspek kehidupan manusia, baik dalam segi sosial, ekonomi, budaya maupun pemenuhan kebutuhan hidup manusia kesempatan dan peluang yang dimiliki. Kemajuan tekhnologi menjadi media informasi dapat terperbaharui dalam skala detik. Para kaum milenial memanfaatkan media-media online seperti whatsaap, instagram, telegram, dan tiktok, yang isi dalam media tersebut lebih cenderung sebagai media hiburan namun acapkali berkaitan dengan pornografi. Kejahatan Cyber pornography dinilai sebagai penyebaran muatan pornografi melalui internet. Melalui KUHP, Undang-undang (UU) Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Selanjutnya dalam Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 Tentang Pornografi regulasi pencegahan maupun penindakan kejahatan Pornografi. Melalui kegiatan kemitraan ini diharapkan, para Siswa Kelas XII yang mengikuti edukasi pendidikan hukum pencegahan aksi pornografi sebagai budaya sehat dalam perilaku sehari-hari. Pentingnya edukasi ini meningkatkan pula pengetahuan atas penegakkan hukum dalam memberantas tindak pidana pornografi, yang dituangkan Pengabdi ke dalam bentuk pengabdian dengan judul: Pendampingan Pendidikan Hukum Mencegah Aksi Pornografi Di SMK Perintis 29 Ungaran. Dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan metode pendekatan partisipatif, para peserta dituntut aktif mengikuti kegiatan. Kompetensi yang akan dibentuk ditandai dengan indikator peningkatan pengetahuan dan penerapan pencegahan aktsi pornografi dalam perilaku sebagai wujud mencintai NKRI dan mempersiapkan diri menjadi generasi bangsa yang hebat.
PELATIHAN PENCATATAN KEUANGAN PADA PERIKANAN RAHAYU KABUPATEN SEMARANG Arda Raditya Tantra; Abdul Aziz; Satria Avianda Nurcahyo
Jurnal Bakti Humaniora Vol. 4 No. 2 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jbh.v4i2.3519

Abstract

Rahayu Fisheries is located in Candirejo Tuntang Village, Semarang Regency. The fish produced by Rahayu Fisheries are tilapia, mujair and catfish. The results of Rahayu fisheries cultivation are for the Semarang Regency area and its surroundings. The majority of orders are to provide fish stock to be processed or resold, for example to restaurants and markets. The business is mostly carried out by family members and assisted by several workers from the surrounding environment. Rahayu Fisheries is quite popular with suppliers and resellers, therefore the management is routinely carried out every day. However, in its production and operational activities, it has not recorded and calculated the value of the costs incurred for the operation of the business so that it cannot be known for sure how much profit is obtained from the sales made. This community service aims to provide assistance to Rahayu Fisheries managers to be able to find out the profit obtained by calculating the value of production and operational costs.   Abstrak Perikanan Rahayu berada di desa Candirejo Tuntang Kabupaten Semarang. Ikan yang dihasilkan Perikanan Rahayu yaitu nila, mujair dan lele. Hasil dari budidaya perikanaan rahayu adalah untuk lingkup area Kabupaten Semarang dan sekitarnya. Mayoritas pesanan adalah menyediakan stok ikan untuk diolah ataupun dijual kembali misalnya untuk restoran dan juga pasar. Usaha tersebut mayoritas dikerjakan oleh anggota keluarga dan dibantu beberapa pekerja yang berasal dari lingkungan sekitar. Perikanan Rahayu cukup diminati  supplier dan reseller oleh karena itu pengelola setiap hari rutin dilakukan. Namun dalam kegiatan produksi dan oprasionalnya belum melakukan pencatatan dan menghitung nilai biaya yang dikeluarkan untuk oprasional bisnis tersebut sehingga tidak dapat diketahui dengan pasti berapa laba yang diperoleh dari penjualan yang dilakukan. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada pengelola Perikanan Rahayu untuk dapat mengetahui laba yang diperoleh dengan menghitung nilai biaya produksi dan operasional.
PENGELOLAAN KEUANGAN BISNIS FASHION SHELLA BOUTIQUE Jayanti, Fitri Dwi; Indarto, Bambang Ahmad; Tantra, Arda Raditya; Ani, Dewi Ari; Nurani, Bulan Karima
Jurnal Bakti Humaniora Vol. 4 No. 2 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jbh.v4i2.3534

Abstract

Since 2019, Shella has been running a boutique business in Puri Anjasmoro Semarang. The business has gradually continued to grow and has an increasing business volume. Good financial management is one of the key factors in business sustainability, including in the fashion boutique business which has the characteristics of a creative business with complex financial management needs. However, many boutique business actors in the MSME sector have not implemented systematic financial records, so they face challenges in monitoring cash flow, evaluating business performance, and accessing funding sources. The methods used include an initial survey to identify the condition of boutique financial management, training in financial records based on a simple system (manual and digital), and direct practical assistance for three months. The main focus of the program is to separate personal and business finances, record income and expenses in a structured manner, and prepare simple financial reports, such as profit and loss and cash flow statements. The results of this activity show a significant increase in the understanding and ability of boutique owners to prepare financial reports. Before the assistance, business actors did not separate personal and business finances, making it difficult to know the profitability of their business. After the activity, boutique owners were able to identify the financial condition of the business more transparently and measurably. In conclusion, education and assistance in recording financial reports have a positive impact on boutique financial management, increasing operational efficiency, and reducing the risk of recording errors. With better financial management, boutiques have the potential to grow more competitively and sustainably in the local and national fashion markets.   Abstrak Sejak 2019 Shella menekuni usaha butik yang ada di puri anjasmoro semarang. Usaha tersebut lambat laun terus berkembang dan memiliki volume usaha yang terus meningkat. Pengelolaan keuangan yang baik merupakan salah satu faktor kunci dalam keberlanjutan usaha, termasuk dalam bisnis fashion butik yang memiliki karakteristik usaha kreatif dengan kebutuhan pengelolaan keuangan yang kompleks. Namun, banyak pelaku usaha butik di sektor UMKM belum menerapkan pencatatan keuangan secara sistematis, sehingga menghadapi tantangan dalam memantau arus kas, mengevaluasi kinerja usaha, dan mengakses sumber pendanaan. Metode yang digunakan meliputi survei awal untuk mengidentifikasi kondisi pengelolaan keuangan butik, pelatihan pencatatan keuangan berbasis sistem sederhana (manual dan digital), serta pendampingan praktik langsung selama tiga bulan. Fokus utama program adalah memisahkan keuangan pribadi dan bisnis, mencatat pemasukan dan pengeluaran secara terstruktur, serta menyusun laporan keuangan sederhana, seperti laporan laba rugi dan arus kas. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan kemampuan pemilik butik dalam menyusun laporan keuangan. Sebelum pendampingan, pelaku usaha tidak memisahkan keuangan pribadi dan usaha, sehingga sulit mengetahui profitabilitas bisnisnya. Setelah kegiatan, pemilik butik mampu mengidentifikasi kondisi keuangan usaha secara lebih transparan dan terukur. Kesimpulannya, edukasi dan pendampingan pencatatan laporan keuangan memberikan dampak positif bagi pengelolaan keuangan butik, meningkatkan efisiensi operasional, dan mengurangi risiko kesalahan pencatatan. Dengan pengelolaan keuangan yang lebih baik, butik memiliki potensi untuk berkembang lebih kompetitif dan berkelanjutan di pasar fashion lokal maupun nasional.