cover
Contact Name
-
Contact Email
lppm@unw.ac.id
Phone
+62246925408
Journal Mail Official
lppm@unw.ac.id
Editorial Address
Jl. Diponegoro No.186, Ngablak, Gedanganak, Ungaran, Kabupaten Semarang
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Bakti Humaniora
ISSN : -     EISSN : 27985105     DOI : 10.35473
Bakti Humaniora is a journal of Community Services by the Faculty of Economics, Law and Humanities, Universitas Ngudi Waluyo. Bakti Humaniora is published two times annually in June and December. We welcome mainly community services articles concerned with social, law, language, literature, and cultural studies. However, all submitted manuscripts should be in English or bahasa Indonesia (except the abstract).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 82 Documents
MEMBANGUN KEMANDIRIAN KEUANGAN REMAJA MELALUI BUDGETING DAN INVESTASI MIKRO Fitri Dwi Jayanti; Bulan Karima Nurani; Dewi Ariani
Jurnal Bakti Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jbh.v6i1.5043

Abstract

Kemandirian keuangan merupakan keterampilan penting yang perlu dikuasai sejak usia remaja untuk mempersiapkan masa depan yang lebih baik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi literasi keuangan kepada siswa SMK N 1 Salatiga dengan fokus pada kemampuan budgeting dan pengenalan investasi mikro. Melalui metode workshop interaktif, simulasi, dan pendampingan praktis, siswa diharapkan dapat mengelola keuangan pribadi dengan bijak dan memahami konsep dasar investasi. Kegiatan ini melibatkan 120 siswa kelas XI jurusan Akuntansi dan Keuangan Lembaga yang dilaksanakan selama tiga bulan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman siswa tentang pengelolaan keuangan sebesar 78% dan 65% siswa berhasil membuat rencana budgeting pribadi serta memulai investasi mikro melalui aplikasi yang tepat.
DARI GRATIS KE CUAN : PELATIHAN STRATEGI MONETISASI MEDIA SOSIAL BAGI SISWA SMK KANAAN UNGARAN Jaya Ramadaey Bangsa; Irsal Fauzi; Mufti Agung Wibowo; Prieza Dheva Tanti; Mahsya Aurelia Cesarani; Noor Laila Ramadhani
Jurnal Bakti Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jbh.v6i1.5052

Abstract

Media sosial telah membuka peluang ekonomi digital yang dapat dimanfaatkan tanpa memerlukan modal besar, namun pemanfaatannya oleh siswa SMK masih cenderung bersifat konsumtif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan keterampilan siswa dalam memonetisasi media sosial melalui strategi content marketing, affiliate marketing, dan social commerce. Pelatihan dilaksanakan melalui metode ceramah, diskusi interaktif, dan praktik langsung pembuatan konten serta simulasi monetisasi pada berbagai platform media sosial. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terkait strategi pengelolaan konten, pembangunan audiens, serta pemanfaatan fitur monetisasi digital. Selain itu, terjadi peningkatan motivasi siswa untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana produktif dan peluang kewirausahaan digital. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong peningkatan literasi ekonomi digital serta membentuk mindset kewirausahaan pada siswa dalam menghadapi perkembangan era digital
OPTIMALISASI SDM MUDA MELALUI PELATIHAN SOFT SKILLS DAN KEWIRAUSAHAAN DIGITAL Abdul Aziz; Irsal Fauzi; Jaya Ramadaey Bangsa
Jurnal Bakti Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jbh.v6i1.5065

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia muda, khususnya para pelaku UMKM di Kabupaten Salatiga, melalui pelatihan soft skills dan kewirausahaan digital. Program ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan komunikasi bisnis, kreativitas, literasi digital, serta pemahaman strategi pengembangan usaha yang dimiliki oleh pelaku UMKM muda. Metode yang digunakan meliputi pelatihan interaktif, workshop praktis, simulasi kegiatan bisnis, serta pendampingan berkelanjutan yang dirancang secara partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan peserta. Peserta mampu menerapkan teknik komunikasi bisnis dengan lebih efektif, membuat konten pemasaran digital secara kreatif, serta merancang strategi pengembangan usaha berdasarkan kebutuhan pasar digital. Selain itu, evaluasi melalui pre-test, post-test, dan observasi menunjukkan adanya perubahan positif terhadap kemampuan analisis, kepercayaan diri, serta profesionalisme peserta dalam mengelola usaha. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan soft skills dan kewirausahaan digital dapat menjadi strategi efektif dalam memperkuat kapasitas UMKM muda untuk menghadapi tantangan bisnis di era digital serta mendukung pembangunan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
PENINGKATAN LITERASI DIGITAL PERANGKAT DESA DALAM PELAYANAN ADMINISTRASI DI DESA PANCURANMAS KABUPATEN MAGELANG Adi Purwanto; Setya Indah Isnawati; Abdul Aziz
Jurnal Bakti Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jbh.v6i1.5070

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk peningkatan literasi digital perangkat desa dan masyarakat dapat mendukung pelayanan administrasi yang lebih efektif dan efisien di Desa Pancuranmas, Kabupaten Magelang. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan edukatif dengan tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan pada Selasa, 3 Maret 2026 dengan melibatkan 23 peserta yang terdiri dari kepala desa, perangkat pemerintah desa, karang taruna, dan masyarakat. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket, observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mengukur tingkat pemahaman peserta sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan kemampuan peserta dari kategori dasar menjadi menengah hingga baik, ditandai dengan kemampuan mengoperasikan perangkat digital, menggunakan aplikasi perkantoran, serta menyusun dokumen administrasi secara mandiri. Selain itu, terjadi peningkatan kepercayaan diri peserta dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung pelayanan publik. Keberhasilan ini dipengaruhi oleh metode pelatihan yang menekankan praktik langsung dan keterlibatan aktif peserta sehingga pembelajaran lebih kontekstual dan aplikatif. Dampak kegiatan ini terlihat pada peningkatan kualitas pelayanan administrasi desa, terutama dalam aspek efisiensi, akurasi, dan responsivitas. Dengan demikian, pelatihan literasi digital berbasis praktik menjadi strategi efektif dalam pengembangan kapasitas sumber daya manusia di tingkat desa serta mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan desa yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
DIGITAL AGRO-BRANDING: PENINGKATAN KOMPETENSI SISWA SMK ATPH DALAM RE-BRANDING DAN PENETRASI PASAR DIGITAL PRODUK TEACHING FACTORY Kusuma Dwi Wikka Kukuh Satrianto
Jurnal Bakti Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jbh.v6i1.5165

Abstract

Pelatihan Peningkatan Kompetensi Penetrasi Pasar dan Branding Produk Teaching Factory (TEFA) Jurusan Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH) di SMK N 3 Salatiga bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam merancang, mengemas, dan memasarkan produk hasil latihan sekolah secara efektif, kreatif, dan aplikatif. Kegiatan ini difokuskan pada peningkatan pemahaman dan praktik praktis terhadap tahapan-tahapan penting hilirisasi produk agribisnis, yang meliputi analisis pasar, strategi diferensiasi merek ( branding ), desain kemasan estetik, serta optimalisasi pemasaran digital melalui media sosial dan marketplace . Melalui pemberdayaan siswa SMK berbasis proyek ( project based learning ) dalam pelatihan ini, diharapkan dapat menjembatani kesenjangan antara kompetensi teknis produksi dengan kemampuan komersialisasi produk TEFA secara berkelanjutan. Metode pelaksanaan pengabdian meliputi survei kebutuhan, menyampaikan materi teori, diskusi interaktif, praktik langsung pembuatan identitas visual, serta pendampingan implementasi penjualan. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada kapasitas kognitif dan psikomotorik siswa, yang mendukung percepatan terbentuknya budaya kewirausahaan ( agro-preneur ) muda sekaligus penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang agribisnis modern yang berdaya saing.
EDUKASI REMAJA SEHAT, AMAN, DAN SADAR HUKUM DALAM PENCEGAHAN PERILAKU BERISIKO MELALUI PENDEKATAN HUKUM DAN KESEHATAN TERPADU Hani Irhamdessetya; Eko Mardiyaningsih; Abdul Wakhid; Alfan Afandi; Yulia Nur Khayati
Jurnal Bakti Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jbh.v6i1.5180

Abstract

Abstrak Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi hukum dan kesehatan remaja dan mencegah perilaku berisiko, terutama penyalahgunaan narkoba, pelecehan seksual, gangguan kesehatan mental, dan risiko kesehatan reproduksi. Kegiatan dilaksanakan melalui edukasi terpadu di SMK Pangudi Luhur Tarcicius Semarang pada 11 September 2025 dengan melibatkan tim lintas disiplin hukum, keperawatan, kesehatan masyarakat, dan pendidikan. Metode pelaksanaan terdiri atas identifikasi kebutuhan, penyusunan materi berbasis hukum positif, penyampaian edukasi interaktif, diskusi kasus, serta evaluasi pengetahuan melalui pre-test dan post-test. Materi hukum dikaitkan dengan UU Kesehatan, UU Narkotika, UU Perlindungan Anak, UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual, dan UU Informasi dan Transaksi Elektronik. Hasil evaluasi deskriptif menunjukkan rata-rata capaian pre-test sebesar 92,78% dari 169 responden dan rata-rata capaian post-test sebesar 93, 58% dari 106 responden. Temuan ini menunjukkan bahwa peserta telah memiliki pengetahuan awal yang baik dan kegiatan edukasi mampu mempertahankan sekaligus memperkuat pemahaman remaja. Kegiatan ini berdampak pada meningkatnya kesadaran remaja untuk menjaga kesehatan diri, memahami batasan pergaulan, mengenali bentuk pelecehan, menolak narkoba, serta menggunakan media digital secara bertanggung jawab. Kata Kunci: edukasi remaja, kesadaran hukum, kesehatan reproduksi, narkoba, pelecehan seksual
PENGUATAN BUMDES MELALUI PENDAMPINGAN STUDI KELAYAKAN USAHA DAN OPTIMALISASI MEDIA DIGITAL DI BUMDES SETARA DESA BENDUNGAN Ricky Arnold Nggili; Ignatius Bias Galih Prasadhya; Yashinta Putri Dwi Astuti; Deva Nita Mulya; Rivort Pormes
Jurnal Bakti Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jbh.v6i1.5194

Abstract

Kemandirian ekonomi desa menjadi kunci dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, namun masih menghadapi kendala seperti keterbatasan infrastruktur, akses pasar, dan rendahnya kapasitas pengelolaan BUMDes. Penelitian ini bertujuan untuk mendampingi BUMDes Setara Desa Bendungan Kecamatan Pabelan Kabupaten Semarang dalam penyusunan studi kelayakan usaha berbasis potensi lokal. Metode yang digunakan adalah deskriptif analitis dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif melalui wawancara, Focus Group Discussion (FGD), observasi, serta analisis data primer dan sekunder. Hasil pendampingan menunjukkan dua potensi usaha utama, yaitu penggemukan kambing dan budidaya jamur tiram. Usaha penggemukan kambing didukung oleh tingginya permintaan pasar dan posisi geografis yang strategis, sedangkan budidaya jamur tiram didukung oleh kondisi iklim yang sesuai serta ketersediaan bahan baku. Kedua usaha tersebut juga diperkuat dengan strategi pemasaran berbasis digital. Pendampingan analisis kelayakan usaha mampu meningkatkan kemampuan BUMDes dalam menyusun perencanaan usaha yang lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan guna mendukung kemandirian ekonomi desa.
HEGEMONI TEKNOLOGI DALAM PENDIDIKAN MENANTANG BATAS KONSTITUSIONAL BAGI SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI ( SMAN) 2 UNGARAN Muhamad Latif; Kustiyono
Jurnal Bakti Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jbh.v6i1.5210

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilatarbelakangi oleh fenomena hegemoni teknologi di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Ungaran yang berpotensi mengikis kedaulatan diri dan hak-hak konstitusional siswa di tengah masifnya digitalisasi pendidikan. Penggunaan platform digital dan algoritma personalisasi sering kali dilakukan tanpa pemahaman mendalam mengenai perlindungan privasi dan kebebasan berekspresi, sehingga menciptakan kerentanan hukum bagi siswa. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mengevaluasi implementasi teknologi pendidikan agar tetap sejalan dengan prinsip-prinsip konstitusional melalui pemberdayaan civitas akademika. Metode pelaksanaan dimulai dengan analisis kebutuhan awal melalui wawancara mendalam, dilanjutkan dengan pengumpulan data melalui kuesioner dan observasi partisipatif untuk mengukur tingkat kesadaran hak digital siswa. Data yang terkumpul dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif untuk memetakan tantangan konstitusional yang dihadapi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya pola kerentanan hak siswa yang kemudian ditindaklanjuti dengan perumusan rekomendasi kebijakan praktis. Simpulan dari pengabdian ini adalah dihasilkannya panduan strategis yang dipresentasikan melalui lokakarya untuk memastikan inovasi teknologi di sekolah tetap menjamin kedaulatan, keamanan, dan keadilan bagi siswa sesuai amanat konstitusi.
DARI MANUAL KE DIGITAL: PENDAMPINGAN ERP BAGI PENGELOLAAN ARSIP GURU TK AL ISLAH Mona Inayah Pratiwi; Endang Sulistiyani; Sri Marhaeni; Ana Putri Nastiti; Jati Nugroho; Isnaini Nurkhayati; Jumi; Arisha Putri Pradita
Jurnal Bakti Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jbh.v6i1.5274

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Pratama ini dilatarbelakangi oleh permasalahan pengelolaan arsip administrasi di TK Al-Ishlah Kota Semarang yang masih dilakukan secara manual, tidak terstruktur, dan berisiko tinggi. Kondisi tersebut memicu inefisiensi operasional, kesulitan dalam proses temu kembali dokumen, serta kerawanan terhadap kerusakan data fisik akibat faktor lingkungan. Digitalisasi arsip melalui teknologi modern menjadi kebutuhan mendesak untuk meningkatkan mutu pelayanan pendidikan dan mendukung akreditasi sekolah. Program ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital guru melalui pendampingan penerapan teknologi Enterprise Resource Planning (ERP) berbasis aplikasi Odoo. Metode pelaksanaan yang digunakan meliputi tiga tahapan utama: sosialisasi untuk membangun pemahaman konsep, pelatihan teknis operasional sistem, serta pendampingan intensif dalam implementasi langsung di sekolah,. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada keterampilan 13 guru dalam mengelola arsip kepegawaian dan akademik secara mandiri melalui platform digital. Penerapan ERP Odoo terbukti mampu mempercepat pencarian dokumen, mengoptimalkan penggunaan ruang fisik, dan menjamin keamanan informasi melalui penyimpanan terintegrasi. Kegiatan ini juga menghasilkan Modul Panduan Praktis sebagai instrumen transfer pengetahuan yang berkelanjutan. Kesimpulannya, pendampingan ini berhasil memberikan kontribusi nyata dalam mendukung transformasi digital administrasi sekolah menuju tata kelola yang lebih efektif, efisien, dan modern.
RESTORATIVE JUSTICE SEBAGAI ALTERNATIF NON-PUNITIVE DALAM MENANGANI AKSI KREAK DI KOMUNITAS SEKOLAH Muhamad Latif; Dwi Wisnu Kurniawan; Tusi Wirahayu Pertiwi; Endang Kusuma Astuti
Jurnal Bakti Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jbh.v6i1.5293

Abstract

Menelaah latar belakang masalah yang ada, dinamika konflik di lingkungan sekolah berupa kenakalan remaja atau aksi kreak selama ini didominasi oleh pendekatan hukuman yang kaku, seperti skorsing dan pengembalian siswa kepada orang tua. Pendekatan ini gagal menyelesaikan akar masalah di Sekolah Menengah Kejuruan Pancasila Salatiga, yang mencatat tiga belas kasus kenakalan dalam setahun terakhir akibat keterbatasan metode intervensi guru bimbingan konseling. Berkaca pada kondisi tersebut, tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memperkenalkan dan mengimplementasikan keadilan restoratif sebagai alternatif nonpenghukuman yang humanis, dialogis, dan edukatif. Sementara itu, metode pelaksanaan program non-ekonomi produktif ini dirancang sistematis selama lima bulan melalui tahapan analisis kebutuhan, penyusunan modul, lokakarya filosofi, pelatihan mediasi bagi guru, sosialisasi siswa, serta uji coba prosedur formal bersama mahasiswa Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Melalui komitmen kerja sama yang kuat, hasil pengabdian ini sukses mewujudkan luaran utama berupa artikel publikasi ilmiah pada jurnal nasional terakreditasi serta perolehan Hak Kekayaan Intelektual berupa Hak Cipta atas video edukatif penanganan konflik berbasis keadilan restoratif, di samping draf dokumen prosedur penanganan yang disahkan sekolah. Sebagai simpulan akhir dari program ini, penerapan keadilan restoratif terbukti berjalan efektif dan mampu menggeser kultur hukuman menjadi pembinaan yang merangkul, sekaligus menyediakan instrumen edukasi yang legal serta siap ditiru oleh institusi pendidikan lainnya.