cover
Contact Name
Ariangga Ramadhansyah
Contact Email
aramadhansyah@gmail.com
Phone
+6289509556532
Journal Mail Official
al.atsar.ejournal@gmail.com
Editorial Address
Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafii Jember. Jl. M.H. Thamrin Gang Kepodang No. 5 Jember Jawa Timur, Indonesia
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Al-Atsar Jurnal Ilmu Hadits
ISSN : -     EISSN : 29856752     DOI : https://doi.org/10.37397/almajaalis.v7i1
Core Subject : Religion, Education,
AL-ATSAR adalah Jurnal Ilmu Hadits yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafii Jember. Al-Atsar dipublikasikan dalam bentuk online dan cetak berfokus pada empat topik utama: Tokoh Hadis, Fikih Hadis, Kitab Hadis, Kritik Hadis, Living Hadis dan Aplikasi Hadis.
Articles 90 Documents
Peran Imam Al-Auza'i dalam Menjaga Stabilitas Negara di Bidang Sosial Mega Maretiosa; Nandang Husni Azizi
AL-ATSAR: Jurnal Ilmu Hadits Vol 1 No 2 (2023): AL-ATSAR: Jurnal Ilmu Hadits
Publisher : Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Considering ethnic diversity and beliefs perspective, Muslims and people in general do not rely on the same value of one religious belief, but also on values of humanity that leads to social peace. So the government must establish a pattern of relations between communities based on social justice. Because all citizens have the right to live harmoniously in their own country. This research aims to find out how Imam Al-Auza’i, a hadith scholar during the Abbasid dynasty, was called as the father of tolerance in Lebanon even he was not the ruler. The method that was used in this research is qualitative method. Researcher conducted a literature study or literature review by collecting data relevant to the research aim. Researcher can conclude results obtained that the role of Imam Al-Auza’i in maintaining the stability of the country in the social field is great importance. Although Imam Al-Auza’i refused to be a judge at the time, but the Almighty of Allah who has arranged all human movements and needs as social beings made him still contributed to maintaining social stability by his unique and careful methods according to the guidance of Allah and His Messenger. He highly upheld justice regardless of race and religion. The three ways from Imam Al-Auza'i which should be emulated in maintaining social stability are his policies in overcoming discrimination problems and gratification that occurred between Christians and Muslim governments, omitting selfishness between communities and their governments, and rejecting persecution by Muslim governments on non-Muslim communities. The people at that time felt social justice because of the wisdom and firmness of Imam Al-Auza’i. This made Imam Al-Auza’i highly respected by Muslims and others. Keywords: Imam Al-Auza’i, social stability, tolerance ABSTRAK Ditinjau dari keberagaman etnis serta keyakinan, umat muslim dan umat lainnya memang tidak betumpu pada titik keyakinan beragama yang satu, namun mereka bertumpu pada titik kemanusiaan yang mengarah pada kedamaian sosial. Pemerintah harus membentuk pola relasi antar masyarakat berdasarkan keadilan sosial. Karena seluruh warga negara berhak tinggal dengan harmonis di negaranya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Imam Al-Auza’i, seorang ahli hadis pada masa dinasti Abbasiyah, mendapat julukan sebagai bapak toleransi di Lebanon walaupun beliau bukanlah seorang pejabat pemerintah. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Peneliti melakukan studi literatur atau kajian pustaka dengan mengumpulkan data-data yang relevan dengan tujuan penelitian. Peneliti dapat menyimpulkan dari hasil yang diperoleh, bahwa peran Imam Al-Auza’i dalam menjaga stabilitas negara di bidang sosial sangatlah penting. Meskipun saat itu Imam Al-Auza’i menolak untuk menjadi hakim. Namun, Maha Besar Allah yang telah mengatur segala pergerakan dan kebutuhan manusia sebagai makhluk sosial, menjadikan beliau tetap ikut andil dalam menjaga stabilitas sosial dengan metode yang unik dan hati-hati sesuai tuntunan Allah dan Rasul-Nya. Beliau sangat menjunjung keadilan tanpa melihat ras dan agama. Tiga cara Imam Al-Auza’i yang patut ditiru dalam menjaga stabilitas sosial adalah kebijakan beliau dalam menanggulangi masalah diskriminasi dan gratifikasi yang terjadi antara umat nasrani dengan pemerintah muslim, membunuh kegoisan antar masyarakat dan pemerintahnya, dan penolakan terhadap persekusi yang dilakukan pemerintah muslim kepada masyarakat non muslim. Masyarakat pada saat itu merasakan keadilan sosial atas kearifan dan ketegasan Imam Al-Auza’i. Hal itu membuat Imam Al-Auza’i sangat dihormati oleh umat muslim dan umat lainnya. Kata kunci : Imam Al-Auza’i, stabilitas sosial, toleransi
Hadis-Hadis Bahaya Utang dan Pengaruh Utang Terhadap Stabilitas Perekonomian Negara Hasyyati Nurhabibah; Hendri Waluyo Lensa
AL-ATSAR: Jurnal Ilmu Hadits Vol 1 No 2 (2023): AL-ATSAR: Jurnal Ilmu Hadits
Publisher : Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT The consumptive lifestyle of most humans leads them into debt. As the world continues to evolve, people are competing to emulate the behavior of hedonism. The emergence of parties that provide loans with very easy access has made people's perceptions of debt commonplace. Not infrequently, debt becomes the only way to fulfill the needs of lust, and even though being easy on the debt will not expand the narrow economy, it will increase the burden of a sustainable life. In general, most people do not know the existence of the hadiths about the dangers of debt and do not realize the adverse effects of getting into debt in life. Therefore, researchers want to inform people about the existence of these hadiths so that people realize that the habit of being in debt can be self-defeating and create an unhealthy lifestyle. This research uses a qualitative approach with a literature study and library research method. The findings of this study show that: (1) there are hadiths about the dangers of debt, (2) there are factors that influence debt behaviour by the comunity, and (3) the habit of being in debt has a negative impact on the country's economic stability. Keywords: debt; society; economy; hadith. ABSTRAK Pola hidup konsumtif sebagian besar manusia menyebabkan mereka berutang. Zaman terus berkembang, masyarakat berlomba-lomba untuk meniru perilaku hidup hedonisme. Munculnya pihak-pihak yang memberikan pinjaman dengan akses yang sangat mudah membuat persepsi masyarakat terhadap utang menjadi lumrah. Tak jarang, utang menjadi satu-satunya jalan untuk memenuhi kebutuhan hawa nafsu padahal bermudah-mudahan dalam berutang tidak akan melapangkan ekonomi yang sempit justru akan menambah beban hidup yang berkelanjutan. Sebagian besar masyarakat belum mengetahui keberadaan hadis-hadis bahaya utang, dan tidak menyadari dampak buruk membiasakan utang dalam kehidupan. Budaya berutang ini tanpa sadar dapat menyebabkan krisis ekonomi dan memengaruhi stabilitas perekonomian negara. Peneliti ingin menginformasikan tentang adanya hadis-hadis tersebut supaya masyarakat menyadari bahwa kebiasaan berutang dapat merugikan diri sendiri, dan menciptakan gaya hidup yang tidak sehat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur/library research. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Terdapat hadis-hadis tentang bahaya utang, (2) Terdapat faktor-faktor yang memengaruhi perilaku berutang oleh masyarakat, (3) Kebiasaan berutang memiliki dampak buruk terhadap stabilitas perekonomian negara. Kata kunci: utang; masyarakat; ekonomi; hadis.
PERAN YAYASAN HSI ( HALAQAH SILSILAH ILMIYAH ) DALAM MENJAGA STABILITAS SOSIAL NEGARA DI ERA DIGITAL 4.0 MELALUI PENYEBARAN HADIS: Peran Yayasan HSI dalam menyebarkan hadis Dita Rahmawati Illahi; Ariibah Hanuun Azhari; Irfan Yuhadi
AL-ATSAR: Jurnal Ilmu Hadits Vol 1 No 2 (2023): AL-ATSAR: Jurnal Ilmu Hadits
Publisher : Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era 4.0 ditandai dengan penyebaran informasi yang sangat cepat dan mudah diakses oleh semua kalangan. Perkembangan teknologi juga mengakibatkan sarana dakwah semakin berkembang pesat dan dinamis. Oleh karena itu, pengemasan dan substansi konten dalam berdakwah menjadi suatu hal yang sangat penting dalam bermedia. Menyebarkan konten yang tidak sesuai dengan Al-Qur’an dan sunah, atau lebih parahnya tidak ada dalil yang menguatkannya akan mengikis keimanan dan akhlak terutama bagai seorang muslim. Halaqah Silsilah Ilmiyah hadir berdakwah di era 4.0 dengan memanfaatkan berbagai media sehingga dapat menjangkau masyarakat luas. Hal ini merupakan peran yang sangat penting dibutuhkan bagi negara untuk menjaga kestabilitasan dalam lingkup sosial. Dengan terbentuknya stabilitas sosial akan melahirkan kesejahteraan sosial yang merupakan salah satu tujuan berdirinya negara Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif melalui analisis data dan literatur yang relevan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Halaqoh Silsilah Ilmiyah mempunyai peranan dan pengaruh yang besar terhadap perbaikan akhlak, moral, dan sosial masyarakat Indonesia dalam menjaga stabilitas sosial negara.
PRINSIP APARATUR SIPIL NEGARA (ASN) SEBAGAI PROFESI DALAM PERSPEKTIF HADIS Khumairo; Nurul Budi Murtini
AL-ATSAR: Jurnal Ilmu Hadits Vol 1 No 2 (2023): AL-ATSAR: Jurnal Ilmu Hadits
Publisher : Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah komponen penting dalam menunjang stabilitas negara. Keseimbangan pemerintahan dalam berbagai aspeknya akan mengalami kepincangan jika tidak ada ketersediaan sumber daya manusia berkualitas dalam aparatur sipil negara. Pemerintah Indonesia menetapkan Undang-Undang yang mengatur prinsip ASN sebagai profesi sehingga kinerja ASN yang berkualitas dapat dibangun di atas prinsip tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk membahas prinsip tersebut berdasarkan perspektif hadis dan menemukan hubungan antar keduanya. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan jenis penelitian studi pustaka (library research) yang dilakukan melalui pengumpulan data atau karya tulis ilmiah yang bersifat kepustakaan. Hasil dari penelitian ini disimpulkan bahwa prinsip yang terdapat dalam undang-undang ASN sebagai profesi sejalan dengan hadis. Peran hadis dalam membangun stabilitas negara tampak dari seragamnya prinsip dasar yang dipegang aparatur sipil negara sebagai profesi dengan perintah dan anjuran yang terdapat dalam hadis. Dengan hadis menyerukan nilai yang selaras dengan Undang-Undang dapat diambil kesimpulan bahwa memahami hadis dapat menjadi salah satu aspek yang mendukung stabilitas negara dengan mengamalkan kandungan yang ada di dalamnya dan mewujudkan keberadaan aparatur sipil yang sehat dan terpadu sehingga mendukung kemajuan perkembangan dan pembangunan wilayah dan pelayanan publik.
PENGARUH FIGUR PEMIMPIN IDEAL TERHADAP STABILITAS SOSIAL MASYARAKAT: (Studi Analisis dalam Kitab Sahih Muslim Bab Siyasah Imaroh) Azhar Dhiaa Kuntari; Muhammad Nur Ihsan
AL-ATSAR: Jurnal Ilmu Hadits Vol 1 No 2 (2023): AL-ATSAR: Jurnal Ilmu Hadits
Publisher : Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fungsi seorang pemimpin tidak hanya berpusat pada tata laksana dalam suatu wilayahnya. Seorang pemimpin adalah figur yang bisa menjadi teladan bagi orang yang menjadi tanggung jawabnya, sehingga bisa memiliki pengaruh terhadap kehidupan sosial masyarakat. Artikel ini menggunakan literatur kepustakaan dan mengaitkannya pada beberapa contoh yang ada untuk memperoleh gambaran figur-figur seorang pemimpin yang baik sesuai dengan hadis-hadis tentang kepemimpinan yang terdapat pada kitab Sahih Muslim. Tujuan dari makalah ini adalah mengetahui figur seorang pemimpin yang ideal bagi masyarakat, pembahasan mengenai hadis pada kitab Sahih Muslim terhadap figur seorang pemimpin yang bisa menjadi teladan. Artikel ini menyimpulkan bahwa figur seorang pemimpin yang baik telah disebutkan di dalam syariat, di antaranya memiliki sifat yang adil, jujur, dan bijaksana.
الأساليب النّبوية في حبّ الوطن، وحمايته، وتنميته Abdussami Muhammad al-Anis
AL-ATSAR: Jurnal Ilmu Hadits Vol 1 No 2 (2023): AL-ATSAR: Jurnal Ilmu Hadits
Publisher : Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

يتناول هدي النبي صلى الله عليه وسلم في حب الوطن، وأفانينه في هذا الحب، وتفصيل أساليبه في حمايته، وتنميته. وحبّ الإنسان لموطنه الذي عاش فيه وترعرع في أكنافه، أمرٌ يجده كل إنسان في نفسه، فهو غريزة متأصّلة في النفوس، تجعل الإنسان يستريح إلى البقاء فيه، ويحنّ إليه إذا غاب عنه، ويدافع عنه إذا هوجِم، ويغضب له إذا انتُقص.
استقرار الوطن؛ أسباب تحقيقه، وعوامل زواله على ضوء السنة النبوية (دراسة حديثية) RM Isfaul Choiry Tondodiningrat
AL-ATSAR: Jurnal Ilmu Hadits Vol 2 No 1 (2024): AL-ATSAR: Jurnal Ilmu Hadits
Publisher : Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

مما علمنا أن الحديث النبوي أحد الأصلين في ديننا الإسلام. وهو يبين كل شيئ يحتاجه الإنسان في حياته الدنيوية. ومما وجهه لنا الشرع فيه الأمور التي يتحقق بها استقرار وطننا. وهذا البحث يركز على الكلام عن توجيهات النبي صلى الله عليه وسلم التي بها استقر الوطن، والتحذير من أسباب عدم استقراره على واقع المسلمين المعاصر، والتنبيه عن وقوعها، والتوجيه في كيفية دفعها وردها، وتؤكد على أهمية الاعتصام بالسنة النبوية وما جاء عن الأخبار التي تخص هذا الموضوع. ويسعى هذا البحث على تحقيق الأهداف التالية: معرفة الأسباب التي استقر بها الوطن، والعوامل التي تزيل الاستقرار والأمن، والتوجيه في التعامل مع تلك العوامل وكيفية السلامة منها. وهذا البحث مكتبي يقوم على المنهجين التحليلي والاستقرائي. ومن أهم نتائج هذا البحث أننا نجد أن أهم أسباب استقرار الوطن وأمنه: العلم، وطاعة ولاة أمور المسلمين، والاجتماع، والاعتدال، وأداء الأمانة والوفاء بالعهد، والحلم والتثبت في نقل الأخبار، وأن أخطر عوامل زواله الجهل، والعصيان والخروج عن ولاة أمور المسلمين، والاختلاف والافتراق، والغلو والتطرف، والخيانة ونقض العهد، والاستعجال وعدم التثبت في نقل الأخبار. كلمات المفتاحية: استقرار الوطن، الأسباب، العوامل، السنة النبوية.
PERAN MATA KULIAH HADIS SIYASAH IMARAH DI PRODI ILMU HADIS STDI IMAM SYAFI’I JEMBER DALAM MENJAGA STABILITAS POLITIK NEGARA Firdausa Sausan Hakim; Salsabila Hani'a; Nurul Budi Murtini
AL-ATSAR: Jurnal Ilmu Hadits Vol 2 No 1 (2024): AL-ATSAR: Jurnal Ilmu Hadits
Publisher : Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Political stability is an ideal condition that every country aspires to. The realization of this stability cannot be separated from its forming aspects. Islam has provided a perfect life guide for its people. No exception in this realm. The Hadith Science Study Program of STDI Imam Syafi'i Jember in its academic curriculum has compiled a syllabus that discusses the aspects of forming political stability extracted from the hadiths. The syllabus is contained in the Hadith Siyasah Imarah Course. This study aims to determine the role of Hadith Siyasah Imarah Course in Hadith Science Study Program of STDI Imam Syafi'i Jember in maintaining political stability. This research uses a qualitative approach with a type of literature study research. This research uses secondary data obtained through literature review. The results showed that the Hadith Siyasah Imarah Course contains two main aspects: (1) Leadership ethics and (2) Muamalah of the people to the ruler. The inclusion of these two aspects shows that the Hadith Siyasah Imarah Course has a major role in maintaining political stability as a source of scientific Islamic studies based on the understanding of the salafush shalih with more reachability and intensive internalization. Keywords: Hadith, Siyasah, Imarah, Stability, Politics. ABSTRAK Stabilitas politik adalah kondisi ideal yang didambakan setiap negara. Terwujudnya stabilitas ini tidak lepas dari aspek pembentuknya. Agama Islam telah memberikan panduan hidup yang sempurna bagi umatnya. Tidak terkecuali dalam ranah ini. Prodi Ilmu Hadis STDI Imam Syafi’i Jember pada kurikulum akademiknya telah menyusun silabus yang membahas aspek pembentuk kestabilan politik yang digali dari hadis nabawiyyah. Silabus tersebut termuat dalam Mata Kuliah Hadis Siyasah Imarah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Mata Kuliah Hadis Siyasah Imarah di Prodi Ilmu Hadis STDI Imam Syafi’i Jember dalam menjaga stabilitas politik negara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi literatur. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh melalui kajian pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mata Kuliah Hadis Siyasah Imarah memuat dua aspek besar: (1) Nilai-nilai kepemimpinan dan (2) Etika muamalah rakyat kepada pemimpin. Dimuatnya dua aspek tersebut menunjukkan bahwa Mata Kuliah Hadis Siyasah Imarah memiliki peran besar sebagai sumber kajian keislaman ilmiah yang berdasarkan pada pemahaman para salafush shalih dalam menjaga stabilitas politik. Kata Kunci: Hadis, Siyasah, Imarah, Stabilitas, Politik.
HADIS LARANGAN MENYEBARKAN BERITA YANG TIDAK JELAS DAN PENGARUHNYA TERHADAP STABILITAS POLITIK NEGARA muhammad azzam; Fishawar Fathan Madany
AL-ATSAR: Jurnal Ilmu Hadits Vol 2 No 1 (2024): AL-ATSAR: Jurnal Ilmu Hadits
Publisher : Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hadis adalah segala sesuatu yang disandarkan kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam yang berupa perkataan, perbuatan, persetujuan serta sifat fisik dan karakter. Stabilitas politik adalah keseimbangan kekuasaan suatu pemerintahan sehingga dapat berjalan sesuai dengan hukum yang berlaku. Banyak ditemukan ketidakstabilan politik sebuah negara disebabkan tersebarnya berita yang tidak jelas. Aksi demonstrasi hingga pemberontakan seringkali dipicu oleh berita yang tersebar yang menimbulkan hilangnya kepercayaan rakyat terhadap pemerintah yang berkuasa. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi dan menganalisis derajat dan penjelasan hadis larangan menyebarkan berita yang tidak jelas serta pengaruhnya terhadap stabilitas politik negara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi pustaka. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa hadis larangan menyebarkan berita yang tidak jelas merupakan hadis yang shahih diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim. Hadis tersebut berisi larangan qiila waqaal, di antara maknanya adalah menyebarkan berita tanpa memastikan kebenarannya. Banyak dalil-dalil lain dari al-Quran dan al-sunnah serta perkataan para sahabat yang memerintahkan untuk berhati-hati dalam menerima dan menyebarkan berita. Hadis ini mencela perilaku seseorang yang menceritakan berita tanpa memastikan kebenarannya terlebih dahulu. Hadis ini merupakan kaedah penting bagi setiap warga negara sebagai salah satu sumber informasi. Dengan mengamalkan hadis ini, setiap warga negara akan lebih selektif dalam menyampaikan infromasi serta bijak menimbang maslahat dan mudarat dalam menyampaikan sebuah beritameskipun benar, sehingga dengannya stabilitas politik negara tetap terjaga.
HOW TO DEAL WITH AN ECONOMIC RECESSION FROM HADITH PERSPECTIVE Abdullah Alifuddin Prasetyo; Eprom Rijal Arrohman
AL-ATSAR: Jurnal Ilmu Hadits Vol 2 No 1 (2024): AL-ATSAR: Jurnal Ilmu Hadits
Publisher : Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The economic stability of a country is a core foundation that must be well maintained by its people, also it depends greatly on how its peoples interact with the economy. One of the problems that threatens the economic stability of a country is a recession, an economic problem that every country tries to prevent and avoid. Allah is the All-Provider, He provides humans with sustenance non-stop daily. Allah and His messenger have guided the people through the Al-Qur’an and hadith so that they could deal with economic problems such as a recession. The goal of this research is to examine the definition of recession, its causes, and to convey the solutions to an economic recession from the perspective of hadith. The approach of this research is library research, and the technique for data analysis is content analysis from books, journals, and websites. The results of this study concluded that: (1) Recession is a period of decline in economic activity. (2) The causes of an economic recession are many, such as inflation and an imbalance between production and consumption. (3) There are several solutions to deal with recession from the perspective of hadith.