cover
Contact Name
Ariangga Ramadhansyah
Contact Email
aramadhansyah@gmail.com
Phone
+6289509556532
Journal Mail Official
al.atsar.ejournal@gmail.com
Editorial Address
Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafii Jember. Jl. M.H. Thamrin Gang Kepodang No. 5 Jember Jawa Timur, Indonesia
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Al-Atsar Jurnal Ilmu Hadits
ISSN : -     EISSN : 29856752     DOI : https://doi.org/10.37397/almajaalis.v7i1
Core Subject : Religion, Education,
AL-ATSAR adalah Jurnal Ilmu Hadits yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafii Jember. Al-Atsar dipublikasikan dalam bentuk online dan cetak berfokus pada empat topik utama: Tokoh Hadis, Fikih Hadis, Kitab Hadis, Kritik Hadis, Living Hadis dan Aplikasi Hadis.
Articles 90 Documents
Peran Hadis Menyebarkan Salam sebagai Sarana Dakwah Pengembangan Akhlak dan Moralitas: (Studi Kasus pada Mahasiswi STDI Imam Syafi’i Jember) Rifdah Rasyid Said Thalib, Ismah; Nur Ihsan, Muhammad
AL-ATSAR: Jurnal Ilmu Hadits Vol 2 No 2 (2024): AL-ATSAR: Jurnal Ilmu Hadits
Publisher : Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islam merupakan agama sempurna dan penuh rahmat sehingga mengatur hubungan sosial dan adab sesama manusia. Islam yang berasal dari kata salam bermakna “keselamatan” merupakan wujud doa seorang muslim terhadap saudaranya atas keselamatan dan rahmat Allah. Menyebarkan salam merupakan pemenuhan hak sesama muslim. Menyebarkan salam juga merupakan dakwah dan syiarmuslim dalam bentuk akhlak serta etika yang baik dan ini dapat menjadi tolok ukur bagi manusia dalam bersosialisasi dengan menerapkan sunah-sunah Rasul yang mulia. Latar belakang mahasiswi STDI Imam Syafi’i Jember sebagai penuntut ilmu syariat serta kesungguhan mahasiswi dalam menjadikan Nabi Muhammad shallallahu’alaihi wasallam sebagai teladan dalam hidupnya untuk bersosialisasi dengan baik sesama muslim menjadikan peneliti tertarik untuk mengkaji lebih jauh bagaimana peranan hadis menyebarkan salam sebagai sarana dakwah pengembangan akhlak dan moralitas di kalangan mahasiswi STDI Imam Syafi’i Jember. Metode penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif, dengan jenis penelitian studi kasus. Tujuan penelitian ini memaparkan bagaimana peran dan implementasi hadis menyebarkan salam sebagai sarana dakwah serta apa faedah yang didapat darimenebarkan salam di kalangan mahasiswi STDI Imam Syafi’i Jember. Dari penelitian ditemukan bahwa menyebarkan salam memiliki peranan penting yakni sebagai metode dalam berdakwah dan berbagai faedah yang didapat dalam pengamalannya. Kata Kunci: Islam; Salam; Dakwah; Akhlak.
Implementasi Hadis Waktu Luang: Studi Kasus Kegiatan Mahasiswa STDI Imam Syafi'i Jember di hari Tenang Pra Ujian Akhir Semester Baiquni, Maulana; Ilyas, Muhammad
AL-ATSAR: Jurnal Ilmu Hadits Vol 2 No 2 (2024): AL-ATSAR: Jurnal Ilmu Hadits
Publisher : Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Waktu luang adalah waktu ketika seorang tidak memiliki kesibukan harian atau kosong dari rutinitas harian baik dalam urusan dunia maupun akhirat. Waktu memiliki kedudukan yang sangat agung dalam Islam, sebagaimana Allah Subhanahu wa Ta’ala bersumpah dengan waktu pada beberapa tempat di dalam Al-Qur'an. Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah (STDI) Imam Syafi’i Jember merupakan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) yang menyelenggarakan pendidikan tinggi bagi generasi Islam sesuai dengan ajaran agama yang benar dan berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah sesuai pemahaman para sahabat. STDI Imam Syafi’i pada semester genaptahun ajaran 2022-2023 memberi mahasiswanya minggu tenang selama tujuh hari dan ditambah libur Hari Raya Iduladha selama enam hari. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Derajat hadis-hadis tentang waktu luang adalah sahih karena tidak ditemukan indikasi yang bisa menjadikan hadis-hadis tersebut tertolak. (2) Mahasiswa STDI Imam Syafi’i Jember telah mengimplementasikan hadis tentang waktu luang di hari tenang praujian akhir semester dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat; di antaranya dengan mengulang-ulang materi pelajaran, ziarah kerabat dan teman, olahraga, dan lain lain. Kata Kunci: Implementasi; Waktu Luang; Hari Tenang; STDI Imam Syafi’i.
Pemahaman dan Implementasi Hadis Etika Pendidik dalam Pembelajaran di Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Desa Asrikaton Kecamatan Pakis Kabupaten Malang Hibatur Rohman, Salman; bin Kurdian, Nur Kholis
AL-ATSAR: Jurnal Ilmu Hadits Vol 2 No 2 (2024): AL-ATSAR: Jurnal Ilmu Hadits
Publisher : Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hadis adalah ucapan, perbuatan, penetapan, serta sifat-sifat dan kepribadian Rasulullah ‫ﷺ‬. Etika pendidik adalah etika yang harus dimiliki seorang pendidik dalam melakukan aktifitas mendidik dengan memperhatikan pola perilaku pribadi sebagai landasan utama dalam mendidik. Pendidik merupakan cerminan bagi peserta didik sehingga pendidik perlu berkaca pada cermin yang utuh dan sempurna yaitu pada etika-etika pendidik yang telah diajarkan Rasulullah ‫ﷺ‬ dalam hadis-hadisnya, seperti ikhlas, sabar, dan jujur. Lokasi penelitian ini adalah Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Malang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemahaman dan implementasi hadis etika pendidik dalam pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian, secara umum para pengajar di pondok pesantren Daarul Ukhuwwah Malang sudah mengimplementasikan etika-etika pendidik yang diajarkan oleh Rasulullah ‫ﷺ‬ seperti adil dalanmengajar, jujur ketika menyampaikan, ikhlas dalam memberikan pengajaran dan sabar. Mereka berusaha semaksimal mungkin untuk mempraktikkannya dalam keseharian meskipun sebagian ada yang masih pada tahap berusaha dalam menerapkannya. Kata kunci: Etika, Hadis, Pendidik.
Anomali Istidlal Perang Jamal terhadap Bolehnya Kepemimpinan Wanita Saleh, Abdurrahman; Mas'ud, Marwan
AL-ATSAR: Jurnal Ilmu Hadits Vol 2 No 2 (2024): AL-ATSAR: Jurnal Ilmu Hadits
Publisher : Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anomali istidlal adalah menunjukkan adanya penyimpangan-penyimpangan ber- istidlal dalam berhukum dengan suatu kajian nas keagamaan. Feminis muslim mengangkat sosok ‘Aisyah radhiallahu ‘anha sebagai figur emansipasi perempuan pada tulisan-tulisan mereka, karena dinilai memiliki andil besar terhadap isu gender, khususnya pada peristiwa Perang Jamal. Namun, berdalil dengan peran ‘Aisyah sebagai pemimpin pada Perang Jamal memiliki anomali-anomali. Tujuan dari penelitian ini  adalah memaparkan dan menganalisis takhrij hadis larangan menjadikan wanita sebagai pemimpin dan penjelasannya serta sisi anomali. Tulisan ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian library research dan memaparkannya secara deskriptif analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis Abu Bakrah dan hadis Hau’ab adalah hadis sahih dan kandungan hadis Abi Bakrah dan hadis Hau’ab mengandung makna larangan kepemimpinan wanita. Anomali istidlal Perang Jamal terhadap bolehnya kepemimpinan wanita:pertama, keinginan ‘Aisyah untuk kembali ke rumah. Kedua, keluarnya ‘Aisyah menuju Bashrah bukan untuk berperang melainkan untuk mendamaikan antara dua kubu yang bertikai. Ketiga, ketidaksetujuan para Sahabat seperti Abu Bakrah dan Ummu Salamah terhadap ijtihad ‘Aisyah. Keempat, terdapat penyesalan ‘Aisyah terhadap tragedi Perang Jamal. Kata kunci: Anomali; Hadis; Kepemimpinan Wanita.
Peran Hadis dalam Pembentukan Etika Bisnis Kosmetik Muslim Nasrah; Ainun Nur Hasanah
AL-ATSAR: Jurnal Ilmu Hadits Vol 2 No 2 (2024): AL-ATSAR: Jurnal Ilmu Hadits
Publisher : Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam era globalisasi yang kita alami saat ini, bisnis kosmetik mengalami pertumbuhan yang sangat cepat dan dinamis. Persaingan yang semakin sengit mendorong pemilik bisnis kosmetik untuk mengadopsi berbagai strategi dan metode guna mencapai tujuan mereka.Dalam konteks ini, penting bagi semua pemangku kepentingan bisnis kosmetik untuk mematuhi nilai-nilai, peraturan, dan norma yang baik dalam berbisnis. Integritas dan etika yang dimiliki oleh seorang individu yang berkecimpung dalam bisnis kosmetik adalah faktor yang sangat menentukan dalam sikap dan perilaku mereka saat berinteraksi dengan orang lain. Kepercayaan adalah salah satu aset paling berharga dalam konteks bisnis kosmetik. Etika bisnis berdasarkan hadis nabawi mencerminkan nilai-nilai agama dalammembentuk praktik bisnis kosmetik yang adil, berkelanjutan, dan menjadi bagian tak terpisahkan dari penerapan nilai-nilai agama, yaitu keadilan, kesepakatan, kepercayaan, integritas, dan transparansi. Nilai-nilai tersebut menjadi pedoman utama dalam menjalankanbisnis kosmetik sesuai dengan prinsip-prinsip Islam. Ini menciptakan budaya bisnis kosmetik yang sehat dan berkelanjutan, mendorong dialog yang konstruktif serta menghindari praktik-praktik yang diharamkan, seperti riba. Kata Kunci: Hadis, Etika Bisnis, Muslim, Kosmetik.
المطابقة النحوية بين الفعل والفاعل في الحديث النبوي: دراسة نقدية حول حديث يتعاقبون فيكم ملائكة Abdillah, Ridho; Abu Hurairah; Zusuf Affandi
AL-ATSAR: Jurnal Ilmu Hadits Vol 2 No 2 (2024): AL-ATSAR: Jurnal Ilmu Hadits
Publisher : Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

الحديث النبوي أصل من أصول النحو ومصدر من مصادر الاحتجاج فيه. فقد اهتمّ النحويون بالأحاديث النبوية عند تقعيداتهم للمسائل النحوية واستشهدوا بها. ومنها، استشهد واحتجّ بعض النحاة بحديث (يتعاقبون فيكم ملائكة) في جواز المطابقة بين الفعل والفاعل في التثنية والجمع إذا تقدم الفعل، وسموا هذه المطابقة النحوية بـ"لغة (يتعاقبون فيكم ملائكة)". والأصل أن الفعل يجب أن يطابق الفاعل في الإفراد والتثنية والجمع عند تقدم الفاعل، وأن يطابق الفعل الفاعل في الإفراد حين تقدم الفعل على الفاعل. وهدف البحث الحالي إلى التعرف على مدى صحة الاستشهاد والاحتجاج بحديث (يتعاقبون فيكم) في المطابقة بين الفعل والفاعل في التثنية والجمع، والتعرف على أثر هذا الاستشهاد والاحتجاج في تقصي مسألة المطابقة بين الفعل والفاعل في التثنية والجمع حالة تقدم الفعل على الفاعل.  واستخدم البحث المنهج الوصفي التحليلي الاستقرائي. وقد توصل البحث الحالي إلى صحة الاستشهاد والاحتجاج بحديث (يتعاقبون فيكم) في مسألة المطابقة بين الفعل والفاعل في التثنية والجمع عند تقدم الفعل، وأن هذه المطابقة معهودة في اللغة العربية، وأن هذه اللغة فصيحة لا يجوز تخطئة استخدامها، وإن لم تبلغ درجة الشيوع.
Pengaruh Kajian Hadis Umdatul Ahkam terhadap Pemahaman Fikih Hadis di Masjid Ar Rahmah Sumbersari Jember Muthalib, Abd.; Bisri Tujang; Isnain La Harisi
AL-ATSAR: Jurnal Ilmu Hadits Vol 2 No 2 (2024): AL-ATSAR: Jurnal Ilmu Hadits
Publisher : Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya memahami hadis sebagai sumber hukum Islam untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan ajaran agama di masyarakat. Namun, terdapat kendala dalam penerapan pemahaman hadis yang menyeluruh dan tepat di kalangan jemaah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linier sederhana untuk mengevaluasi pengaruh kajian Umdatul Ahkam terhadap pemahaman fikih hadis di Masjid Ar Rahmah, Sumbersari, Jember. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kajian ini memiliki pengaruh signifikan sebesar 18,3% terhadap pemahaman fikih. Selain itu, metode pengajaran yang sistematis dan relevan berhasil meningkatkan keterlibatan serta pemahaman peserta terhadap hukum Islam. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan bukti empiris tentang efektivitas kajian kitab hadis dalam meningkatkan literasi beragama masyarakat, sehingga dapat menjadi model pendidikan agama di berbagai komunitas Muslim. Kata kunci: Umdatul Ahkam, Fikih Hadis, Metode Pengajaran Sistematis
المسائل الحديثية الخلافية في مقدمة الأربعين النووية Nandang Husni Azizi; Emha Hasan Ayatullah; Muhammad Syarifudin
AL-ATSAR: Jurnal Ilmu Hadits Vol 2 No 2 (2024): AL-ATSAR: Jurnal Ilmu Hadits
Publisher : Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

إن من أهم محتويات المصنفات هو ذكر المقدمات، ففيها بيان سبب تأليف الكتاب، وشرط المؤلف الذي التزم به، والمنهج المتبع في ترتيب مادة الكتاب، وذكر المصادر التي اعتمد عليها المؤلف، فهي كما يقال إن في الزوايا خبايا. ومن المصنفات الحديثية التي اعتنى مصنفها بذكر المقدمة هو كتاب الأربعين في مباني الإسلام وقواعد الأحكام المعروف شهرة بالأربعين النووية. ومع ذلك قل من يعتني بهذه المقدمة من شراح هذا الكتاب، مبينا عزة مسائلها، وجلالة فوائدها، بل ربما أُهمل ذكرها في بعض طبعات الكتاب. فهذه الحال التي تعرضت للكتاب مع عظم قدره عند العامة والخاصة، حيث إنه يعد عمدة لمن أراد أن يبدأ التفقه في الدين، قد دفعت الباحث إلى الاطلاع على المسائل الحديثيية الخلافية التي لمحها النووي في مقدمة كتابه وأهمل بيانها عند كثير من الشراح. ولحل تلك المسألة استخدم الباحث المنهج الكيفي الموضوعي وذلك بالسير على الموضوعات المعينة ثم تحليلها، كما الباحث سلك نوع البحث المكتبي حيث إن المراجع المعتمدة التي يتم بها البحث هي الكتب المدونة، والبحوث العلمية، والمقالات، وغيرها من الرسائل العلمية المتعلقة بالموضوع. ونتائج البحث الذي توصل إليها هي ثلاث مسائل: المسألة الأولى: الخلاف في كون الحديث النبوي من جوامع الكلم، والمسألة الثانية: الخلاف في حكم حديث "من حفظ على أمتي أربعين حديثا..."، والمسألة الثالثة: في حكم العمل بالحديث الضعيف في فضائل الأعمال. مفاتيح الكلمات: مسائل، حديثية، خلافية، مقدمة، الأربعين .
خمسة أحاديث في أذكار الصباح والمساء في كتاب حصن المسلم ضعفها الشيخ الألباني: تخريج ودراسة Penataran, Roy Grafika; Zulfahmi, Salman; Waliamro, Samwel
AL-ATSAR: Jurnal Ilmu Hadits Vol 2 No 2 (2024): AL-ATSAR: Jurnal Ilmu Hadits
Publisher : Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

قدم هذا البحث دراسة عن خسمة أحاديث في أذكار الصباح والمساء في كتاب حصن المسلم حكم عليها الشيخ الألباني بالضعف ويهدف إلى استكشاف درجة كل من تلك الأحاديث صحة وضعفا ويعد هذا البحث بحثا مكتبيا يعتمد على مصادر مكتوبة للحصول على بياناته بأسلوبي الملاحظة والمقارنة ويستخدم في عرض البيانات أسلوبا وصفيا كيفيا مقرونا بإسلوب الرسم فبه تعرض نتائجه ويتم ذلك بجمع طرق الأحاديث وتخريجها ثم البحث عن ملتقى طرق الإسناد مقرونا برسم شجرة الإسناد ثم البحث عن أحوال الرواة ثم القيام بالمقارنة بين الروايات سندا ومتنا والبحث عن قرائن ترجيح الروايات المتعارضة. فاستكشف البحث أن الحديث الأول ضعيف وجميع رواياته لا تخلو من ضعف والحديث الثاني ضعيف ولكن يترقي إلى درجة الحسن لاعتضاده برواية صحيحة، والحديث الثالث موقوف صحيح على أبي الدرداء وله حكم الرفع وفي متنه زيادة استشكلها بعض العلماء والراجح قبولها والحديث الرابع ضعيف والذكر الوارد فيه ثابت بروايتين صحيحتين والحديث الخامس ضعيف لانقطاع في موضعين من سنده. الكلمات المفتاحية: أذكار؛ الرواية؛ التخريج؛ حصن المسلم؛ الألباني.
Kewajiban Meredam Emoasi bagi Suami terhadap Akhlak Istri: (Analisis Hadis La Yafrak Mukminun Mukminatan In Kariha Minha Khuluqan Radiya Minha Akhar) Mutammimah, Bidayatul; Nasrulloh
AL-ATSAR: Jurnal Ilmu Hadits Vol 2 No 2 (2024): AL-ATSAR: Jurnal Ilmu Hadits
Publisher : Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peredaman emosi bagi suami merupakan fondasi untuk membangun keluarga sakinah mawaddah warahmah, dengan menimbang secara adil sisi positif dan negatif dari istrinya. Tujuan penulisan artikel ini untuk menjelaskan tentang wajibnya suami meredam emosi terhadap akhlak istri. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan memperdalam kajian tentang kewajiban suami meredam emosi atas perlakuan istri terhadapnya dengan menganalisis hadis yang berhubungan dengannya. Ada tiga hasil dalam penelitian ini, [1] Hadis la yafrak mukminun mukminatan in kariha minha khuluqan radiya minha akhar merupakan hadis sahih yang harus diamalkan. [2] Peredaman emosi termasuk pada proses pengelolaan emosi yang memiliki kaitan positif dengan kepuasan pernikahan, sehingga kemampuan untuk mengelola emosi tersebut harus selalu ditingkatkan. [3] Meningkatkan emotional intelligence merupakan kewajiban bagi suami sebagai kepala keluarga karena hal tersebut dapat memengaruhi tingkat kesabaran dalam dirinya, sehingga suami tidak terlalu emosional dalam menghadapi istrinya bahkan meredam emosinya dengan mengingat segala kebaikan istrinya. Dari perlakuan tersebut, suami bersama istrinya mampu membangun keluarga bahagia yang tenteram dan nyaman. Kata Kunci: Kewajiban; Meredam Emosi; Akhlak, Suami, Istri