cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia
ISSN : -     EISSN : 29642434     DOI : 10.70570
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) accepts related writings: Health sciences allied such like: Midwifery, medicine, pharmacies, phisiotherapy, surgical medical nursing, Emergency nursing, Mental nursing, Maternity nursing and children, Community nursing, family and elderly Nursing management, ect. Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) also accepts all writings with various disciplines of science with the terms of the core points remaining in the path and scope of the world of Health Sciences.
Articles 63 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 10 (2023)" : 63 Documents clear
Perbedaan Mekanisme Koping, Self Efficacy, Motivasi, Dan Kesehatan Mental Pada Remaja Yang Mengikuti Dan Tidak Mengikuti Posyandu Remaja Permata Kelurahan Pilang Kecamatan Kademangan Ika Setya Purwiyaningsih; Iin Aini Isnawati; Grido Handoko Sriyono
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 10 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja merupakan peralihan dari masa anak-anak ke masa dewasa. Posyandu remaja ditujukan untuk meningkatkan derajat Kesehatan mental, mekanisme koping, self efficacy, motivasi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat Perbedaan Mekanisme Koping,Self efficacy, Motivasi, Dan Kesehatan Mental Pada Remaja Yang Mengikuti Dan Tidak Mengikuti Posyandu Remaja Permata Kelurahan Pilang Kecamatan Kademangan.Jenis penelitian ini adalah penelitian pra-eksperimen dengan desain deskriptif dengan metode penelitian kompratif dan peer group. Populasi sebanyak 100 responden dan sampel sebanyak 58 responden, dipilih melalui tekhnik random sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner Mekanisme Koping,Self efficacy, Motivasi, Dan Kesehatan Mental, kemudian diproses Editing, Coding, Scoring, dan Tabulating. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Mann Whitney.Hasil penelitian pada Remaja menunjukkan Mekanisme Koping yang mengikuti posyandu remaja sebagian besar adalah Adaptip sebanyak 17 responden (58,6%), yang tidak mengikuti posyandu sebagian besar adalah maladaptip sebanyak 16 responden (55,2%). Self efficacy remaja yang mengikuti posyandu sebagian besar adalah sedang sebanyak 15 responden (51,7%), yang tidak mengikuti posyandu sebagian besar sedang sebnyak 18 responden (62,1%). Motivasi remaja yang mengikuti posyandu sebagian besar sedang sebanyak 19 responden (65,5%), yang tidak mengikuti posyandu sebagian besar sedang sebanyak 13 respoden (44,8%).Kesehatan Mental yang mengikuti posyandu sebagian besar adalah Kesehatan mental cukup sebanyak 15 responden (51,7%), yang tidak mengikuti posyandu sebagian besar cukup sebanyak 14 responden (48,3%).Ada Perbedaan Mekanisme Koping,Self efficacy, Motivasi, dan Kesehatan Mental Pada Remaja yang Mengikuti dan Tidak Mengikuti Posyandu Remaja Permata Kelurahan Pilang Kecamatan Kademangan dengan Nilai ρ Value < 0,05.Diharapkan pihak puskesmas dapat memberikan inovasi dengan penyajian materi yang menarik agar peserta tidak bosan saat kegiatan posyandu remaja berlangsung, sehingga remaja dapat meningkatkan Mekanisme Koping,Self efficacy, Motivasi, Dan Kesehatan Mental
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Adaptasi Konsep Diri Pada ODHA Di Puskesmas Jatiroto Kabupaten Lumajang Ririk Indah Sulistya; Dodik Hartono; Nafolion Nur Rahmat
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 10 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AIDS merupakan suatu kumpulan gejala penyakit kerusakan sistem kekebalan tubuh. Individu yang menderita AIDS, akan mengalami tekanan emosional serta  stress  psikologis  takut  dikucilkan  keluarga  dan  masyarakat, serta adanya stigma sosial dan diskriminasi di masyarakat. Kepedulian, kasih sayang keluarga merupakan salah satu dukungan yang sangat dibutuhkan bagi penderita Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan konsep diri pada orang dengan HIV/AIDS Di Puskesmas Jatiroto Kabupaten Lumajang. Jenis penelitian ini analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional design. Populasi semua pasien HIV/AIDS sebanyak 32 responden, penentuan sampel menggunakan tekhnik total sampling sebanyak 32 responden. Instrumen yang digunakan lembar kuesioner dukungan keluarga dan konsep diri. Selanjutnya dianalisis menggunakan uji Spearman’s rho. Hasil penelitian ini menunjukkan dukungan keluarga kategori kurang sebanyak 19 responden (59,4%), konsep diri kategori negatif sebanyak 24 responden (75,0%). Hasil uji analisis menggunakan uji statistik spearman’s rho ada hubungan dukungan keluarga dengan konsep diri pada orang dengan HIV/AIDS dengan nilai p valeu= 0,000 < α =0,05. Keluarga merupakan orang terdekat dengan pasien HIV/AIDS, dimana pasien sering berinteraksi dengan mereka. Kurangnya dukungan keluarga menyebabkan responden merasa dirinya tidak berharga dan merasa menjadi beban keluarga. Tenaga kesehatan perlu memberikan edukasi yang baik kepada keluarga dan pasien tentang penatalaksanaan asuhan keparawatan HIV/AIDS, sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan kualitas hidup pasien.
Hubungan Health Locus of Control Dengan Kepatuhan Minum Obat Pasien Hipertensi Peserta Prolanis Di Puskesmas Ketapang Kota Probolinggo Nanik Nuraini; Ainul Yaqin Salam; Ro’isah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 10 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi sebagai penyebab utama penyakit kardiovaskuler dan kematian di dunia. Salah satu pengendalian hipertensi yaitu kepatuhan minum obat. Health Locus of Control diasumsikan sebagai pengontrol dalam kehidupan baik berupa internal maupun eksternal. Tujuan umum penelitian untuk mengetahui Hubungan Health Locus of Control dengan Kepatuhan minum obat pasien Hipertensi Peserta Prolanis di Puskesmas Ketapang Kota Probolinggo. Tujuan khusus penelitian ini Mengidentifikasi Health Locus of Control dan kepatuhan minum obat, serta menganalisis hubungan Health Locus of Control dengan kepatuhan minum obat pasien hipertensi peserta prolanis di Puskesmas Ketapang Kota Probolinggo. Jenis penelitian ini analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi Seluruh Peserta Prolanis di Puskesmas Ketapang Kota Probolinggo berjumlah 60 orang, penentuan sampel menggunakan tekhnik Purposive sampling sebanyak 52 responden. Instrumen yang digunakan kuesioner Health Locus of Control dan Kepatuhan Minum Obat. Pengelolahan data dengan proses Editing, Coding, Scoring dan Tabulating, selanjutnya dianalisis menggunakan uji statistik Spearman Rank Test.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Health Locus of Control Pasien Hipertensi peserta prolanis yang terbanyak adalah Health Locus of Control tinggi yaitu sejumlah 30 responden (57,7%). Kepatuhan Minum Obat antihipertensi pada pasien hipertensi yang terbanyak adalah Kepatuhan Minum Obat tinggi sebanyak 29 responden (55,8%). hasil uji analisis mengunakan Spearman Rank Test Ada Hubungan Health Locus of Control Dengan Kepatuhan Minum Obat Pasien Hipertensi peserta prolanis di Puskesmas Ketapang Kota Probolinggo nilai yaitu p=0,00 dengan tingkat signifikan 0,05 (p=0,00 ≤α 0,05).Diharapkan dapat meningkatkan edukasikepatuhan minum obat antihipertensi agar kepatuhan akan pengobatan khususnya minum obat dapat meningkat. Bagi responden dan keluarga diharapkan pasien selalu mematuhi apa yang disarankan oleh oleh tenaga kesehatan dalam merawat kesehatan dirinya terutama tentang kepatuhan minum obat, mengontrol tekanan darah, penyesuaian diet, keteraturan aktivitas dan kunjungan berobat
Pengaruh Relaksasi Autogenik Terhadap Loneliness Pada Pasien Lansia Di Puskesmas Ketapang Kota Probolinggo Hendri Triprabowo; Achmad Kusyairi; Ainul Yaqin Salam
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 10 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lansia merupakan salah satu kelompok atau populasi berisiko, Masalah psikologis yang paling banyak terjadi pada lansia adalah loneliness. Terapi relaksasi autogenik dapat membantu lansia dalam menurunkan loneliness atau rasa kesepian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Rekalsasi Autogenik Terhadap Loneliness pada Pasien Lansia di Puskesmas Ketapang Kota Probolinggo.Jenis penelitian ini adalah penelitian pra-eksperimen dengan desain one group pre-post design. Populasi sebanyak 44 responden dan sampel sebanyak 40 responden yang memenuhi syarat inklusi penelitian, dipilih melalui tekhnik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner penilaian loneliness, kemudian data dikumpulkan melalu proses Editing, Coding, Scoring, dan Tabulating. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji wilcoxon signed rank test.Hasil penelitian ini menunjukkan Loneliness Lansia Sebelum Terapi Relaksasi Autogenik yang terbanyak adalah kelompok Kesepian ringan yaitu sejumlah 18 responden (55.5%), Loneliness Lansia sesudah Terapi Relaksasi Autogenik yang terbanyak adalah kelompok Kesepian ringan yaitu sejumlah 22 responden (55.0%).Hasil uji analisis didapatkan Ada Pengaruh Relaksasi Autogenik Terhadap Loneliness Lansia Di Puskesmas Ketapang Kota Probolinggo nilai yaitu p=0,000 dengan tingkat signifikan 0,05 (p=0,000 ≤α 0,05). Relaksasi autogenik dapat diterapkan sebagai salah satu intervensi dalam asuhan keperawatan untuk mengatasi Loneliness. Tujuan utama dari pemberian terapi relaksasi autogenik ini sebagai rehabilitatif pasien Loneliness khusunya pada lansia. Hal ini dikarenakan terapi yang dilakukan dapat membantu lansia meningkatkan kebahagian, perasaan tenang dan merasa nyaman.
Kompres Hangat Dan Aromaterapi Lavender Berpengaruh Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Dismenore Primer Nur Puspa Fajriyati; Yeni Koto; Yani Handayani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 10 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dismenore adalah nyeri saat menstruasi, biasanya disertai kram yang berpusat di perut bagian bawah. Sifat dan tingkat rasa sakit ini dapat bervariasi, dari yang ringan sampai berat. Penyakit ini yang mengharuskan pasien untuk beristirahat selama ber jam-jam atau berhari-hari dikarenakan keadaan yang hebat sehingga melepaskan diri dari pekerjaan dan rutinitas. Salah satu alternatif pertama yaitu kompres hangat, adapun alternative kedua yaitu dengan pengunaan aromaterapi lavender. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi kompres hangat dan aromaterapi lavender terhadap intensitas nyeri dismenore primer pada siswi kelas XI SMA Negeri 1 Sukaresmi Cianjur Tahun 2022. Penelitian ini yaitu jenis penelitian quasi eksperimen dengan rancangan penelitian two group comparison pretest-posttest design. Teknik sampling menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel penelian 20 responden. penelitian dari pengukuran post-test P-Value = 0,001 Uji Independent Sample T-Test Ho ditolak dan sampel mendukung adanya pengaruh yang bermakna. Terdapat pengaruh kompres hangat dan aromaterapi lavender terhadap intensitas nyeri dismenore primer pada siswi kelas XI SMA Negeri 1 Sukaresmi Cianjur
Hubungan Spiritual Well Being dengan Kesejahteraan Psikologis Pasien Stroke di RSUD dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan Rose Dwi Kartika; Sunanto; Nur Hamim
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 10 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke masalah kesehatan utama bagi masyarakat modern saat ini, Upaya dalam membangun ketahanan pada pasien stroke terhadap situasi yang menekan dapat meningkatkan Spiritual Well Being dan Kepribadian Hardiness agar mencapai Kesejahteraan Psikologis dan kualitas hidup yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Spiritual Well Being Dan Kepribadian Hardiness Dengan Kesejahteraan Psikologis Pasien Stroke Di RSUD dr. R. Soedarsono.Jenis penelitian ini analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Seluruh Pasien Stroke di Ruang Interna RSUD dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan sebanyak 37 pasien pada bulan Juni 2023, penentuan sampel menggunakan tekhnik Accidental sampling sebanyak 34 responden. Instrumen yang digunakan kuesioner Spiritual Well Being, Kepribadian Hardiness dan kesejahteraan psikologis. Pengelolahan data dengan proses Editing, Coding, Scoring dan Tabulating, selanjutnya dianalisis menggunakan Spearman Rank Test.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Spiritual Well Being pada Pasien Stroke adalah Spiritual Well Being sedang yaitu sejumlah 19 responden (55,9%). Kepribadian Hardiness pada Pasien Stroke yang terbanyak adalah Kepribadian Hardiness sedang yaitu sejumlah 17 responden (50,0%).Kesejahteraan Psikologis pada Pasien Stroke yang terbanyak adalah Kesejahteraan Psikologis sedang sebanyak 19 responden (55,9%) hasil uji analisis mengunakan Spearman Rank Test Ada Hubungan Spiritual Well Being dengan Kesejahteraan Psikologis Pasien Stroke di RSUD dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan nilai yaitu p=0,000 dengan tingkat signifikan 0,05 (p=0,000 ≤α 0,05) dan Ada Hubungan Kepribadian Hardiness dengan Kesejahteraan Psikologis Pasien Stroke di RSUD dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan nilai yaitu p=0,000 dengan tingkat signifikan 0,05 (p=0,000 ≤α 0,05).Pasien stroke dapat Menerima dengan sabar, dan ikhlas yang dialami saat ini tetap bersemangat dan bersungguh sungguh dalam mencapai kesembuhannya, selain itu dapat memperbaiki gangguan psikologis yang dialami seperti merasa tidak berdaya, menolak keadaanya saat ini, marah kecewa serta cemas akan penyakitnya dengan cara memperbaiki tingkat spiritualitasnya dengan beribadah seperti sholat, berikhtiar, dan membaca Al-Qur'an agar pikiran dan hati menjadi tenang dan rileks
Hubungan Penerimaan Diri Dengan Resiliensi Pada Penderita Stroke Di Rsud Dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan Mohammad Ainur Rofiq; Nafolion Nur Rahmat; Titik Suhartini
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 10 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lansia merupakan salah satu kelompok atau populasi berisiko, Masalah psikologis yang paling banyak terjadi pada lansia adalah loneliness. Terapi relaksasi autogenik dapat membantu lansia dalam menurunkan loneliness atau rasa kesepian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Rekalsasi Autogenik Terhadap Loneliness pada Pasien Lansia di Puskesmas Ketapang Kota Probolinggo.Jenis penelitian ini adalah penelitian pra-eksperimen dengan desain one group pre-post design. Populasi sebanyak 44 responden dan sampel sebanyak 40 responden yang memenuhi syarat inklusi penelitian, dipilih melalui tekhnik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner penilaian loneliness, kemudian data dikumpulkan melalu proses Editing, Coding, Scoring, dan Tabulating. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji wilcoxon signed rank test.Hasil penelitian ini menunjukkan Loneliness Lansia Sebelum Terapi Relaksasi Autogenik yang terbanyak adalah kelompok Kesepian ringan yaitu sejumlah 18 responden (55.5%), Loneliness Lansia sesudah Terapi Relaksasi Autogenik yang terbanyak adalah kelompok Kesepian ringan yaitu sejumlah 22 responden (55.0%).Hasil uji analisis didapatkan Ada Pengaruh Relaksasi Autogenik Terhadap Loneliness Lansia Di Puskesmas Ketapang Kota Probolinggo nilai yaitu p=0,000 dengan tingkat signifikan 0,05 (p=0,000 ≤α 0,05). Relaksasi autogenik dapat diterapkan sebagai salah satu intervensi dalam asuhan keperawatan untuk mengatasi Loneliness. Tujuan utama dari pemberian terapi relaksasi autogenik ini sebagai rehabilitatif pasien Loneliness khusunya pada lansia. Hal ini dikarenakan terapi yang dilakukan dapat membantu lansia meningkatkan kebahagian, perasaan tenang dan merasa nyaman
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Kontrol Pada Pasien Stroke Di Klinik Syaraf Instalasi Rawat Jalan RSUD Waluyo Jati Kraksaan Probolinggo Elys Bariroh; Iin Aini Isnawati; Titik Suhartini
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 10 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dukungan keluarga merupakan sikap, tindakan dan penerimaan keluarga terhadap anggota keluarganya. Dukungan keluarga diperlukan dalam kepatuhan melakukan kontrol rutin pada pasien post stroke. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui dukungan keluarga dalam kepatuhan melakukan kontrol rutin pada pasien post stroke. Metode dalam penelitian ini adalah survey analitik cross sectional dengan tehnik purposive sampling. Sampel pada penelitian ini adalah pasien di Klinik Syaraf RSUD Waluyo Jati Kraksaan Kabupaten Probolinggo Sejumlah 30 Responden. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner dan dilakukan analisis menggunakan uji statistik spearman rank. Hasil penelitian didapatkan dukungan keluarga baik sebanyak 23 responden (76.7%), dukungan keluarga cukup sebanyak 6 responden ( 20%) dan dukungan keluarga kurang sebanyak 1 responden (3.3%). Sedangkan kepatuhan kontrol didapatkan kepatuhan kontrol tinggi sebanyak 21 responden (70%), kepatuhan kontrol sedang sebanyak 8 responden (26.7%) dan kepatuhan kurang sebanyak 1 responden (3.3%). Dari hasil analisis menggunakan uji statistik spearman didapatkan nilai p=0,00 (lebih kecil dari 0.05). Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan melakukan kontrol
Hubungan Kecemasan Dengan Kualitas Tidur Pada Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) Di Klinik Aster RSUD Waluyo Jati Kraksaan Herminasih; Ro’isah; Grido Handoko Sriyono
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 10 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) memiliki permasalahan komplek salah satu kecemasan. Semakin berat derajat kecemasan ODHA akan mengganggu kualitas tidurnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kecemasan dengan kualitas tidur pada ODHA reaktif di Klinik Aster RSUD Waluyo Jati Kraksaan.Jenis penelitian ini analitik korelasi dengan desain studi cross sectional. Lokasi penelitian di Klinik Aster RSUD Waluyojati. Populasi penelitian ini semua ODHA di klinik Aster RSUD Waluyojati sebanyak 65 orang. Pengambilan sample penelitian ini menggunakan teknik Total Sampling. Besar sample yang digunakan 65 responden. Instrumen yang digunakan lembar kuesioneri ZSAS dan kuesioner PSQI. Untuk menguji hubungan kecemasan dengan kualitas tidur pada ODHA menggunakan uji statistik Spearman Rank (Rho) dengan nila α=0,05. Hasil yang didapatkan adalah kecemasan terbanyak dengan kecemasan sedang 51 responden (78,5%) dan berdasarkan kualitas tidur responden terbanyak adalah kualitas tidur buruk 55 responden (84,6%). Hasil uji statistik menunjukan ada hubungan kecemasan dengan kualitas tidur pada ODHA reaktif di Klinik Aster RSUD Waluyo Jati Kraksaan dengan nilai Pvalue=0,000<α=,05. Kecemasan ODHA perlu mendapatkan terapi yang tepat seperti pemberian terapi distraksi atau relaksasi pada ODHA bisa sebagai alternatif menurunkan kecemasan
Hubungan Tingkat Stress Dengan Status Glikemik Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Wirayudah; Ainul Yaqin Salam; Nafolion Nur Rahmat
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 10 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stres dapat memperburuk kondisi pasien diabetes mellitus tipe2 dengan meningkatkan kadar glukosa. Status Glikemik sendiri merupakan suatu kondisi yang menunjukkan kadar gula darah seseorang sebagai salah satu indikator kesehatan individu. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat stres dengan status glikemik pada penderita diabetes mellitus tipe 2. Jenis penelitian ini analitik korelasi dengan desain studi cross sectional. Lokasi penelitian di desa Krampilan Besuk Probolinggo. Populasi penelitian ini semua penderita diabetes mellitus tipe 2 di desa Krampilan sebanyak 80 orang. Pengambilan sample penelitian ini menggunakan teknik Porposive Sampling. Besar sample yang digunakan 67 responden. Instrumen yang digunakan lembar Lembar kuesioneri DASS dan glucometer. Untuk menguji hubungan tingkat stres dengan status glikemik pada penderita diabetes mellitus tipe 2 menggunakan uji statistik Spearman Rank (Rho) dengan nila α=0,05. Hasil penelitian didapatkan paling banyak adalah responden tidak mengalami stress (tingkat stress normal) dengan status glikemik normoglikemik sebanyak 54 responden, paling sedikit responden tingkat stress sedang dengan status glikemik hiperglikemik sebanyak 2 responden. Hasil uji analisis uji statistik Spearman Rank Test didapatkan nilai P = 0,000, maka nilai P lebih kecil dari pada α (0,000< 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan tingkat stress dengan status glikemik penderita diabetes mellitus tipe 2 sehinga perlu adanya penanganan secara khusus seperti distraksi atau relaksasi terhadap tingkat stres yang dialami penderita diabetes mellitus tipe 2 sehingga mampu mengontrol status glikemik penderita diabetes mellitus tipe 2