cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia
ISSN : -     EISSN : 29642434     DOI : 10.70570
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) accepts related writings: Health sciences allied such like: Midwifery, medicine, pharmacies, phisiotherapy, surgical medical nursing, Emergency nursing, Mental nursing, Maternity nursing and children, Community nursing, family and elderly Nursing management, ect. Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) also accepts all writings with various disciplines of science with the terms of the core points remaining in the path and scope of the world of Health Sciences.
Articles 46 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 8 (2024)" : 46 Documents clear
Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dan Tipe Kepribadian Dengan Kecerdasan Emosional Pada Anak Usia Prasekolah Khoirun Nisak; Ainul Yaqin Salam; Rizka Yunita
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 8 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usia prasekolah ialah usia keemasan untuk anak, dimana usia seluruh aspek pertumbuhan dan perkembangan sangat pesat. Para ahli berpendapat bahwa perkembangan kecerdasan meningkat cepat pada tahun awal kehidupan anak. Kecerdasan emosional merupakan bagian terpenting dalam mempersiapkan anak menyongsong masa depan. Penelitian ini merupakan penelitian analtik korelasional dengan cross sectional. Populasi sebanyak 51 responden dengan menggunakan tehnik sampel purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Pengumpulan data meliputi editing, coding, scoring, tabulating, kemudian data analisis menggunakan SPSS Statictic 20 dengan analisis reglensi linier berganda. Hasil penelitian di dapatkan mayoritas orang tua (ibu) yang menggunakan pola asuh demokratis 63,15%, pola asuh permisif 17,56% dan pola asuh otoriter 19,29%. Hasil presentasi tersebut menunjukkan pola asuh yang baik yaitu pola asuh demokratis. Pola asuh demokratis digunakan anak mampu membina hubungan, mempunyai kepercayaan diri, kemampuan mengontrol diri, kemampuan motivasi, bersedia berkerja sama, dan berorientasi terhadap prestasi. Di harapkan RA. Miftahul khair dan orang tua dapat menambah pengetahuan dan meningkatkan perkembangan anak dengan cara memberikan pendidikan yang sesuai dengan krakteristik anak, meningkatkan pengasuhan dengan cara memberikan anak kesempatan untuk memilih tindakan yang di sukai anak dengan arahan yang tegas dan meningkatkan kepribadian dengan cara memberikan waktu lebih lama dan saling terbuka antara anak dan orang tua
Penerapan Teknik Relaksasi Benson Terhadap Intensitas Nyeri Pada Ibu Post Sectio Caesarea Di Ruang Ponek RSUD Dr. Soeratno Gemolong Rizca Zuliant Pramudita; Erika Dewi Noorratri; Fitria Purnamawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 8 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses persalinan tidak selamanya dapat berjalan semestinya. Berbagai studi telah menunjukkan bahwa masalah kesehatan ibu atau kondisi janin yang dapat menjadi salah satu penyebab dilakukan tindakan sectio caesarea. Di Jawa Tengah, persentase dari metode persalinan melalui operasi sectio caesarea mencapai 17,1%. Angka tersebut menunjukkan bahwa persalinan menggunakan sectio caesarea menjadi metode banyak digunakan oleh ibu melahirkan. Post sectio caesarea dapat menimbulkan nyeri di area luka insisi abdomen akibat robeknya jaringan pada dinding perut dan uterus. Terapi relaksasi benson dapat menjadi salah satu upaya penanganan untuk menurunkan nyeri post sectio caesarea secara non farmakologi. Tujuan: Mengetahui hasil penerapan teknik relaksasi benson terhadap intensitas nyeri pada ibu post sectio caesarea di ruang ponek RSUD dr. Soeratno Gemolong. Metode: Penerapan menggunakan desain deskriptif dengan bentuk studi kasus yang mencakup pengkajian satu unit penelitian secara intensif. Hasil: Pada kedua responden didapatkan intensitas nyeri ringan dengan skala nyeri 3 dari yang sebelumnya berada pada skala nyeri lebih dari 4. Kesimpulan: Terdapat pengaruh pemberian teraou relaksasi benson terhadap penurunan intensitas nyeri
Pengaruh Terapi Murottal Al Quran Dan Senam Ergonomik Terhadap Tekanan Darah Pasien Hipertensi Desa Gili Ketapang Probolinggo Muh Dani Sholehuddin Wahid; Rizka Yunita; Ro’isah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 8 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang meluas dan sering disebut "silent killer" yang artinya pembunuh diam-diam karena sering tidak memiliki tanda atau gejala peringatan, dan banyak orang tidak menyadari bahwa mereka memilikinya. Pengobatan Hipertensi dapat dilakukan dengan farmakologi hingga non farmakologi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Terapi Murottal Al quran dan Senam ergonomik terhadap tekanan darah penderita hipertensi di Desa Gili Ketapang Probolinggo.Jenis penelitian Pra Eksperimen, dengan desain studi One-group pre-post test design, sampel dalam penelitian ini adalah pasien dengan hipertensi yang berjumlah 23 responden yang di ambil dengan cara purposive sampling instrument yang digunaka lembar observasia dan tensimeter digital, untuk penderita hipertensi melakukan terapi murottal al quran dan senam ergonomik tersebut secara rutin selama 1 minggu 3 kali sebagai terapi non farmakologi untuk menurunkan tekanan darah, data yang diperoleh dari penelitian ini dianalisis menggunakan uji statistik Wilcoxon Signed Ranks Test.Hasil penelitian ini menunjukkan nilai sebelum dilakukan Murottal Al quran dan Senam ergonomik terbanyak adalah hipertensi stadium 2, 12 (52.2%), hipertensi stadium 1, responden 11 orang (47.8%), dan nilai sesudah dilakukan Murottal Al quran dan Senam ergonomik hipertensi stadium 1 bertambah banyak menjadi 14 reponden (60.9%), sedangkan pra hipertensi dan hipertensi stadium 2 yakni 6 responden 26.1% dan 3 responden 13%. dengan hasil p-value 0.000 (p- value < 0,05) pada setiap variabel yang berarti bahwa ada pengaruh terapi Murottal Al quran dan Senam ergonomik terhadap tekanan darah penderita hipertensi.Diharapkan untuk penderita hipertensi melakukan terapi murottal al quran dan senam ergonomik tersebut secara rutin untuk menurunkan tekanan darah
Ujin Efektifitas Antikolesterol Ekstrak Daun Afrika (Vernonia Amygdalina Del.) Pada Mencit Putih Jantan (Mus Muscullus Balc.) Linda Elfia
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 8 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah di lakukan penelitianuji efektifitas antikolesterol ekstrak daun Afrika (vernonia amygdalina del) pada mencit putih jantan yang diinduksi makanan lemak tinngi. Daun Afrika memiliki kandungan flafonoid ,tannin dan saponin sehingga dapat berperan sebagai antikolesterol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi ekstrak daun Afrika terhadap penurunan kadar kolesterol mencit. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimental laboratorium penuh dengan posttest control group design menggunakan ekstrak daun Afrika (vernonia amygdalina del.) dan mencit (Mus Muscullus) sebagai hewan coba. Analisis data menggunakan uji way annova.Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak daun Afrika pada dosis 30 mg dapat menurunkan kadar kolesterol secara bermakna, hal ini menunjukan bahwa eksrak daun Afrika memiliki efektifitas sebagai antikolesterol.
Aktivitas Fisik Dengan Kejadian Obesitas Pada Remaja Di SMP N 6 Tuban Amara Cantika Septionona; Wahyuningsih Triana Nugraheni; Wahyu Tri Ningsih
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 8 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Obesitas kerap terjadi karena beberapa faktor termasuk aktivitas fisik. Obesitas kerap dialami oleh remaja, dimana remaja mengalami penurunan aktivitas fisik setiap tahunnya, kurangnya aktivitas fisik pada remaja akan mengalami resiko tinggi terjadinya obesitas. Survey awal yang yang dilakukan di SMP N 6 Tuban menunjukkan bahwa masih terdapat remaja yang mengalami obesitas yang sebenarnya obesitas pada remaja bisa dicegah dengan cara pola hidup sehat, pola makan yang baik dan aktivitas fisik yang cukup (Damayanti Rusli Syarif, 2014). Tujuan penelitian ini adalah untuk meneliti apakah terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan kejadian obesitas pada remaja di SMP N 6 Tuban. Desain yang digunakan untuk penelitian ini adalah korelasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini populasinya adalah seluruh siswa kelas VIII di SMP N 6 Tuban tahun ajaran 2023/2024 yang berjumlah 256 siswa. Besar sampel adalah 150 siswa menggunakan teknik Quota Sampling. Variabel independen yaitu aktivitas fisik remaja dan variabel dependen yaitu kejadian obesitas. Pengambilan data dengan kuesioner dan observasi tinggi dan berat badan. Analisa data menggunakan uji spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruhnya remaja memiliki tingkat aktivitas fisik rendah dengan sebagian besar remaja memiliki berat badan normal serta sebagian kecil mengalami berat badan berlebih dan obesitas tingkat I. Dari hasil uji spearman rank, didapatkan p-value = 0,001 dengan korelasi koefisien -0,459 artinya, terdapat hubungan anatara aktivitas dengan tingkat hubungan yang cukup antara aktivitas fisik dengan kejadian obesitas pada remaja di SMP N 6 Tuban. Kurangnya aktivitas fisik dapat menyebabkan ketidakseimbangan energi yang cenderung positif, yang berarti tubuh menyimpan lebih banyak energi dan berpotensi mengalami peningkatan berat badan, yang pada akhirnya dapat menyebabkan obesitas.
Kebiasaan Konsumsi Jajanan Dengan Kejadian Diare Pada Anak Usia Sekolah Dasar Di MI Al Musthofawiyah Palang Tuban Helmi Chentia; Binti Yunariyah; Roudlotul Jannah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 8 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit diare masih merupakan salah satu masalah kesehatan utama di dunia, terutama di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia, anak-anak sering kali tidak mengonsumsi sarapan dan lebih memilih makanan yang rendah kalori atau zat gizi. Kebiasaan ini menunjukkan pola konsumsi jajanan yang buruk dan dapat berhubungan dengan masalah kesehatan seperti diare. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara kebiasaan konsumsi jajanan dengan kejadian diare pada anak-anak usia sekolah dasar di MI Al Musthofawiyah Palang Tuban. Desain penelitian menggunakan korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa MI Al Musthofawiyah Palang Tuban sebanyak 230 siswa, besar sampel sejumlah 143 siswa. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling. Instrumen penelitian ini berupa kuesioner yang mengenai kebiasaan jajan dan kejadian diare. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan hampir seluruhnya siswa yang mengalami diare memiliki kebiasaan konsumsi jajanan yang kurang baik dan sebagian besar siswa mengalami diare dalam 1 bulan terakhir. Berdasarkan hasil uji Chi-Square antara kebiasaan jajan dengan kejadian diare, didapatkan taraf signifikan p=0,001 (p value <0,05) artinya terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan konsumsi jajanan dengan kejadian diare pada anak. Kebiasaan jajan berkaitan dengan kejadian diare anak. Sehingga semakin baik kebiasaan jajan anak maka tingkat terjadinya diare semakin rendah. Karena dengan kebiasaan jajan yang baik, anak mampu memilih jajanan yang sehat dan terhindar dari penyakit saluran pencernaan seperti diare.
Pengaruh Aromaterapi Lemon Terhadap Penurunan Mual Muntah Pada Ibu Hamil Trimester I Riska Septiani; Sri Handayani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 8 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mual muntah merupakan salah satu perubahan fisiologis yang terjadi pada kehamilan. Mual muntah jika tidak segera diobati akan menyebabkan penurunan nafsu makan yang menganggu keseimbangan elektrolit, dampak negatif pada kesehatan janin meningkatkan kelahiran bayi dengan berat badan rendah. Intervensi dalam menangani mual muntah dapat dilakukan dengan farmakologi dan non farmakologi. Penggunaan obat-obatan farmakologi dapat menimbulkan efek samping bagi ibu dan janin, sebagai alternatif lain pengobatan non farmakologi dapat dijadikan pilihan salah satunya mengguanakan aromaterapi lemon dalam mengurangi mual muntah pada ibu hamil. Tujuan: pada penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh aromaterapi lemon terhadap penurunan mual muntah pada ibu hamil trimester I. Metode: Penelitian pre eksperimen dengan desain one group pre test post test. Sampel penelitian ibu hamil yang datang ke Puskesmas dengan keluhan mual muntah yang berjumlah 21 orang. Pengambilan sampel dengan teknik accidental sampling sesuai dengan kriteria inklusi. Hasil: Analisis data menggunakan uji wilcoxon dengan α=0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian aromaterapi lemon dapat menurunkan mual muntah pada ibu hamil dengan tingkat signifikasi 0,000. Kesimpulan: ada pengaruh aromaterapi lemon terhadap penurunan mual muntah pada ibu hamil trimester I
Stres Dengan Siklus Menstruasi Pada Remaja Putri Di SMA Negeri 4 Tuban Risa Nur Fadila; Su’udi; Titik Sumiatin; Wahyu Tri Ningsih
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 8 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menstruasi merupakan Masa pubertas pada wanita yang ditandai dengan dimulainya siklus menstruasi. Menstruasi terjadi karena peluruhan lapisan dalam dinding rahim (endometrium) yang terjadi secara berkala setiap bulan. Telah diketahui bahwa stres merupakan faktor penyebab (etiologi) gangguan siklus menstruasi pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dan siklus menstruasi pada remaja putri di SMAN 4 Tuban. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi yang menjadi fokus adalah seluruh remaja putri kelas XI di SMAN 4 Tuban yang berjumlah 130 siswi, dengan sampel sebanyak 98 siswi dan teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner stres (DASS) dan kuesioner siklus menstruasi yang dibuat sendiri oleh penulis. Analis data menggunakan uji spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar remaja mengalami stres dengan kategori sedang dan sebagian remaja juga masih mengalami ketidakteraturan siklus menstruasi. Dari analisis uji spearman Rank, ditemukan nilai p-value = 0,002 yang menunjukkan adanya korelasi antara tingkat stres dengan siklus menstruasi pada remaja putri di SMA Negeri 4 Tuban. Stres memiliki hubungan erat dengan siklus menstruasi. Artinya, jika seseorang mengalami stres, kemungkinan besar siklus menstruasinya juga akan terganggu, bagi remaja putri dianjurkan untuk meminimalkan stres guna mencegah ketidakteraturan siklus menstruasi. Stres sebaiknya dijadikan motivasi, bukan tekanan, untuk menghindari dampak negatif pada kesehatan, termasuk siklus menstruasi.
Pengetahuan Dan Sikap Pasien Diabetes Melitus Tentang Pencegahan Komplikasi Tuberculosis Paru Mamluatun Ni’mah; Yasin Wahyurianto; Teresia Retna Puspitadewi; Wahyu Tri Ningsih
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 8 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penurunan imunitas pada pasien Diabetes Melitus dapat meningkatkan resiko infeksi Tuberculosis Paru. Berdasarkan hal tersebut maka perlu penatalaksanaan seperti diet DM, aktivitas fisik dan olahraga, serta farmakologi agar tidak menimbulkan komplikasi. Dari catatan puskesmas Wire tahun 2023 terdapat 4 dari 654 penderita Diabetes Melitus yang memiliki komplikasi Tuberculosi Paru. Hasil survey awal yang dilakukan pada tanggal 2 Mei 2024 dari 10 pasien Diabetes Melitus 6 diantaranya tidak mengetahui komplikasi Tuberculosis Paru pada pasien Diabetes Melitus. Tujuan penelitian mengetahui pengetahuan dan sikap pada pasien Diabetes Melitus tentang pencegahan komplikasi Tuberculosis Paru di Puskesmas Wire. Desain pada penelitian ini deskriptif. Populasi penelitian adalah jumlah rata – rata tiap bulan pasien DM di Puskesmas Wire yang berjumlah 55 orang. Besar sampel 55 pasien menggunakan teknik Total Sampling. Pengambilan data dengan kuesioner dan analisis deskriptif dengan table frekuensi. Hasil penelitian didapatkan pasien Diabetes Melitus di Puskesmas Wire hampir sebagian memiliki pengetahuan tentang pencegahan komplikasi Tuberculosis Paru kurang (49,1%), sedangkan sebagian besar masih memiliki sikap negatif (58,2%). Hal ini menunjukan bahwa kebanyakan pasien Diabetes Melitus belum mengetahui tentang komplikasi Tuberculosis Paru. Diharapkan pasien membaca dan memahami mengenai komplikasi – komplikasi yang dapat terjadi pada pasien Diabetes Melitus, salah satunya yaitu Tuberculosis Paru serta di beri penyuluhan informasi yang benar untuk pengetahuan sehingga terjadi perubahan sikap yang positif, informasi bisa di dapatkan melalui media masa agar menambah pengetahuan mengenai dampak, pencegahan, dan komplikasi apa saja yang dapat terjadi pada pasien Diabetes Melitus.
Pengetahuan Dan Perilaku Ibu Tentang Diare Dan Pencegahan Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Tuban Nadya Khoirun Nisa; Wahyu Tri Ningsih; Wahyuningsih Triana Nugraheni; Titik Sumiatin
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 8 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diare sampai saat ini masih menjadi suatu penyakit yang jadi permasalahan kesehatan oleh masyarakat di Indonesia. Diare adalah bertambahnya frekuensi seseorang mengalami buang air besar lebih dari 3 kali dalam satu hari serta konsistensi feses cair . Diare dipengaruhi oleh tiga faktor, yaitu faktor lingkungan, risiko ibu, dan risiko anak. Upaya mengatasi diare harus dilaksanakan dengan tepat dan akurat untuk menangani dampak diare seperti kekurangan cairan dan kekurangan gizi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan dan perilaku ibu tentang diare dan pencegahan pada balita di wilayah kerja puskesmas Tuban. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dalam desainnya. Populasi penelitian terdiri dari 50 ibu yang memiliki balita di posyandu Perbon di wilayah kerja puskesmas Tuban. Sampel sebanyak 50 orang diambil dengan metode Total Sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis secara deskriptif menggunakan tabel frekuensi. Hasil penelitian didapatkan hampir seluruh Ibu memiliki pengetahuan baik (92%), Sedangkan untuk perilaku hampir seluruh ibu memiliki perilaku baik sebesar (76%). Hampir seluruh ibu memiliki pengetahuan baik dan perilaku baik yaitu sebesar (78,3%). Pengetahuan dan perilaku yang baik dapat membantu dalam mencegah dan mengatasi dampak buruk dari diare pada balita. Dengan demikian, upaya-upaya untuk terus meningkatkan edukasi dan pemahaman mengenai faktor-faktor risiko serta penanganan yang tepat akan menjadi kunci dalam mengurangi prevalensi diare dan dampaknya di masyarakat.