cover
Contact Name
Muliana GH
Contact Email
mulianagunawanhamid@gmail.com
Phone
+6285298304774
Journal Mail Official
pt.ininnawaparamacitraedukasi@gmail.com
Editorial Address
Jalan Jipang Raya komplek Bumi Palem P-23
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Bioteach : Biology and Biology Education Journal
ISSN : -     EISSN : 30476941     DOI : https://doi.org/10.62330/bioteach
Journal of Biology science and Biology Education is an open-access peer-reviewed scientific journal published by PT Ininnawa Paramacitra Edukasi. The journal aims to be an excellent platform for the exchange of knowledge in the fields of biology science and biology education. It is dedicated to presenting high-quality research results, innovative ideas, and the latest thoughts in the fields of biology science and biology education. The scope includes various topics in biological sciences, such as cell biology, ecology, genetics, biotechnology, plant biology, fungi, microbes, and other related topics in pure biology. Additionally, the journal highlights current issues in the field of biology education, including innovative teaching methods, biology learning models, strategies and approaches to biology learning, biology learning media, as well as the integration of learning technologies in the field of biology. The journal is published in March and September. We invite all academics and educators to submit their papers to our journal.
Articles 25 Documents
Efektivitas Model Pembelajaran Berbasis Inkuiri dalam Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Peserta Didik di Pendidikan Dasar dan Menengah: Meta Analisis Al Hafsy, Rafli Al Hafsy; Mawardi, Puad; Mulyono , Yatin
Biology and Biology Education Journal Vol. 3 No. 01 (2026): Volume 03 Nomor 01 (Maret 2026)
Publisher : PT. Ininnawa Paramacitra Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/bioteach.v3i01.319

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas model pembelajaran berbasis inkuiri dalam meningkatkan keterampilan proses sains (KPS) peserta didik pada jenjang pendidikan dasar dan menengah. Keterampilan ini mencakup kemampuan mengamati, mengklasifikasi, merumuskan hipotesis, menginterpretasi data, dan menyusun kesimpulan, yang esensial dalam pembelajaran sains abad ke-21. Kajian ini menggunakan pendekatan systematic review dengan metode meta-analisis untuk mensintesis data kuantitatif dari delapan artikel penelitian yang memenuhi kriteria inklusi, yaitu publikasi nasional yang menyajikan data statistik lengkap serta mengimplementasikan model inkuiri. Analisis dilakukan dengan menghitung effect size menggunakan rumus Cohen’s d. Hasil menunjukkan bahwa model inkuiri memiliki pengaruh yang besar terhadap peningkatan KPS, dengan rata-rata effect size sebesar 1,16. Temuan ini mengindikasikan bahwa pembelajaran inkuiri, baik terbimbing maupun terbuka, secara konsisten memberikan hasil positif terhadap pengembangan keterampilan ilmiah peserta didik. Meskipun demikian, kajian ini memiliki keterbatasan pada sumber data yang terbatas pada jurnal nasional dan variasi implementasi model inkuiri yang tidak sepenuhnya terdokumentasi. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini memberikan landasan empiris bahwa penerapan model pembelajaran berbasis inkuiri dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran sains di tingkat pendidikan dasar dan menengah.
ANALISIS PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN INQUIRY TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN PEMAHAMAN KONSEP BIOLOGI Rokayah, Siti; Rukiyah , Siti
Biology and Biology Education Journal Vol. 3 No. 01 (2026): Volume 03 Nomor 01 (Maret 2026)
Publisher : PT. Ininnawa Paramacitra Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/bioteach.v3i01.320

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh strategi pembelajaran inquiry terhadap peningkatan keterampilan proses sains dan pemahaman konsep biologi siswa. Metode yang digunakan adalah quasi-eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Subjek penelitian terdiri dari dua kelas XI SMA yang dipilih secara purposive. Kelompok eksperimen menggunakan strategi pembelajaran inquiry, sedangkan kelompok kontrol menggunakan metode pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui tes keterampilan proses sains dan tes pemahaman konsep biologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran inquiry memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan keterampilan proses sains dan pemahaman konsep biologi siswa. Penerapan strategi ini mendorong siswa untuk terlibat aktif dalam proses pembelajaran, mengembangkan kemampuan berpikir ilmiah, serta memperdalam penguasaan konsep-konsep biologi. Dengan demikian, strategi pembelajaran inquiry dapat dijadikan alternatif yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran biologi di sekolah.
Efektivitas Pendekatan Pembelajaran Berbasis STEM dalam Meningkatkan Hasil Belajar dan Keterampilan Abad 21 pada Materi Biologi Meta Analisis fachrizal, muhammad restu; Pajrianor; Mulyono , Yatin
Biology and Biology Education Journal Vol. 3 No. 01 (2026): Volume 03 Nomor 01 (Maret 2026)
Publisher : PT. Ininnawa Paramacitra Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/bioteach.v3i01.321

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas pendekatan pembelajaran berbasis STEM terhadap peningkatan hasil belajar dan keterampilan abad 21 siswa pada mata pelajaran Biologi. Metode yang digunakan yaitu meta-analisis, yang melibatkan pengumpulan data dari tujuh artikel jurnal kuantitatif yang memenuhi kriteria inklusi, kemudian dihitung ukuran efek (effect size) menggunakan rumus Cohen’s d. Analisis data juga melibatkan perhitungan rerata ukuran efek dan interpretasi kekuatan pengaruh pendekatan STEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan STEM memberikan pengaruh yang besar dan signifikan terhadap hasil belajar dan keterampilan abad 21 siswa, dengan rerata ukuran efek d = 2,04. Penelitian juga menemukan bahwa penerapan pendekatan STEM lebih unggul jika diberangi pembelajaran berbasis proyek (PjBL) dan STEAM, sehingga siswa lebih aktif, kreatif, dan mampu memecahkan masalah secara mandiri. Dengan demikian, pendekatan STEM dapat menjadi solusi penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Biologi dan mencapai tujuan pendidikan yang sesuai dengan tantangan zaman sekarang. Kata kunci: abad 21, pembelajaran biologi, pendekatan STEAM, pendekatan STEM, meta-analisis, hasil belajar, project-based learning Abstract This study aims to analyze the effectiveness of the STEM approach in improving learning outcomes and 21st-century skills among biology students. The method used was a meta-analysis, which involved collecting data from seven quantitative journal articles that met the inclusion criteria and then calculating the effect size using Cohen’s d formula. The data analysis also included calculating the average effect size and interpreting its significance. The results show that the STEM approach has a large and significant effect on learning outcomes and 21st-century skills, with a mean effect size of d = 2.04. This study also found that the implementation of STEM, especially when integrated with project-based (PjBL) and STEAM approaches, further enhances student activity, creativity, and independent problem-solving skills. Thus, the STEM approach can be a key solution for improving the quality of biology education and for meeting the demands of education in the 21st-century era. Keywords: 21st-century skills, biology education, learning outcomes, meta-analysis, project-based learning, STEM approach, STEAM approach
Pengembangan Pembelajaran Berbasis STEM (Science, Technology, Engineering & Mathematics) pada Materi Fotosintesis untuk Siswa Kelas XII Andini, Nur Aisyah; Ismail; Suryani, A. Irma; Ridha, A. Ahmad
Biology and Biology Education Journal Vol. 3 No. 01 (2026): Volume 03 Nomor 01 (Maret 2026)
Publisher : PT. Ininnawa Paramacitra Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/bioteach.v3i01.339

Abstract

Pengembangan unit pembelajaran STEM (Science, Technology, Engineering & Mathematics) Materi Fotosintesis merupakan salah satu alternatif pembelajaran yang dapat diberikan kepada peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan Unit Pembelajaran STEM (Science, Technology, Engineering & Mathematics) Materi Fotosintesis Siswa Kelas XII yang memenuhi kriteria valid. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan yang disusun dalam penelitian ini mengacu pada pengembangan model ADDIE. Model ini terdiri dari lima tahap utama yaitu Analysis, Design, Development, Implementation & Evaluation. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menganalisis kebutuhan guru dan siswa dengan menyebarkan angket kepada siswa di SMAN 1 Kalukku. Subjek Penelitian terdiri dari 1 guru biologi dan 34 siswa kelas XII Mipa 3. Hasil penelitian menunjukkan Unit Pembelajaran STEM Science, Technology, Engineering & Mathematics) Materi Fotosintesis dinyatakan valid oleh validator ahli dengan tingkat kevalidan 81% kategori valid yang berada pada interval 81% < P ≤ 100% dan layak digunakan dalam proses pembelajaran dengan syarat prasyarat yang ada pada unit pembelajaran.
IDENTIFIKASI KONSEP BIOLOGI YANG DIPERSEPSIKAN SULIT OLEH SISWA SMA NEGERI DI KABUPATEN LUWU UTARA Mardatillah, Nur Azizah; Syamsiah; Ismail
Biology and Biology Education Journal Vol. 3 No. 01 (2026): Volume 03 Nomor 01 (Maret 2026)
Publisher : PT. Ininnawa Paramacitra Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/bioteach.v3i01.354

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini merupakan penelitian secara komperensif dan menggunakan metode campuran (mixed method) khususnya desain sekuensial eksplanatori yang bertujuan untuk mengetahui konsep biologi yang dipersepsikan sulit oleh siswa SMA Negeri di Kabupaten Luwu Utara dan alasan konsep yang teridentifikasi sulit oleh siswa. Penelitian ini dilaksanakan di lima SMA Negeri di Kabupaten Luwu Utara yaitu SMA Negeri 1, SMA Negeri 2, SMA Negeri 3, SMA Negeri 4, dan SMA Negeri 19 pada bulan Februari 2025 tahun pelajaran 2024/2025. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII SMA Negeri di Kabupaten Luwu Utara dan sampel berjumlah 158 siswa kelas XII SMA Negeri di Kabupaten Luwu Utara yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan instrumen non tes yaitu kuesioner terstuktur dan wawancara semi terstuktur. Data penelitian dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep biologi yang dipersepsikan sulit oleh siswa SMA Negeri di Kabupaten Luwu Utara berdasarkan hasil kuesioner yaitu pola-pola hereditas, sistem endokrin, transpor membran, hukum Mendel, pembelahan sel, siklus materi, klasifikasi makhluk hidup, sistem sirkulasi, sistem respirasi, virus, jaringan hewan, dan sistem saraf. Berdasarkan hasil wawancara menunjukkan bahwa konsep biologi yang dipersepsikan sulit oleh siswa yaitu perubahan lingkungan, keanekaragaman hayati, ekosistem, bioteknologi, sistem gerak, jaringan tumbuhan, sistem ekskresi, sistem pencernaan, sistem reproduksi, sistem indra, sistem imun, sintesis protein, metabolisme, dan pertumbuhan dan perkembangan. Alasan siswa mempersepsikan konsep biologi sulit disebabkan karena banyaknya istilah asing pada biologi, materi biologi yang bersifat abstrak dan kebiasaan belajar siswa yang buruk. ABSTRACT This study is a comprehensive study and uses a mixed method, especially an explanatory sequential design that aims to determine the biology concepts that are perceived as difficult by high school students in North Luwu Regency and the reasons for the concepts identified as difficult by students. This study was conducted in five high schools in North Luwu Regency, namely SMA Negeri 1, SMA Negeri 2, SMA Negeri 3, SMA Negeri 4, and SMA Negeri 19 in February 2025, the 2024/2025 academic year. The population of this study was all grade XII students of high schools in North Luwu Regency and a sample of 158 grade XII students of high schools in North Luwu Regency who were selected using a purposive sampling technique. The data collection technique used non-test instruments, namely structured questionnaires and semi-structured interviews. The research data were analyzed quantitatively and qualitatively. The results showed that the biology concepts perceived as difficult by high school students in North Luwu Regency based on the questionnaire results were heredity patterns, endocrine system, membrane transport, Mendel's laws, cell division, material cycles, classification of living things, circulatory system, respiratory system, viruses, animal tissue, and nervous system. Based on the interview results, it showed that the biology concepts perceived as difficult by students were environmental changes, biodiversity, ecosystems, biotechnology, movement systems, plant tissues, excretory systems, digestive systems, reproductive systems, sensory systems, immune systems, protein synthesis, metabolism, and growth and development. The reasons students perceive biology concepts as difficult are due to the many foreign terms in biology, abstract biology materials and poor student learning habits.

Page 3 of 3 | Total Record : 25