cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
urnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC)
ISSN : -     EISSN : 29632188     DOI : 10.70570
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC) adalah Jurnal Pengabdian Masyarakat untuk scope Multidisiplin Ilmu, dengan scope keilmuan seperti Kesehatan (Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan Masyarakat, Kedokteran, Analis, Rekam Medis dll), Ilmu Komputer, Kemasyarakatan, Manajemen, Ekonomi, Manajemen, Agama, Ilmu Hukum, Pendidikan, Pertanian, Sastra, Teknik, Dan Bidang Ilmu Lainnya. Journal title Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 86 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2024)" : 86 Documents clear
Penyuluhan Kesehatan Tentang Dampak Kenakalan Remaja Di SMKN 4 Kota Bengkulu Susilawati; Afriyanto; Nurhayati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kenakalan remaja merupakan masalah sosial yang menjadi perhatian masyarakat, terutama karena perilaku menyimpang tersebut dapat membahayakan stabilitas sosial dan kesejahteraan individu tersebut. Kenakalan remaja mencakup berbagai tindakan seperti bullying, seks bebas, narkoba, dan minuan keras. Masa remaja umumnya dimulai sekitar usia 13 tahun dan berakhir sekitar usia 21 tahun dan siswa-siswi SMKN 04 berada pada tahap usia remaja. Penyuluhan ini bertujuan agar siswa SMKN 04 mengetahui tentang kenakalan remaja dan cara mencegahnya. Mitra dalam melaksanakan penyuluhan kesehatan ini adalah SMKN 04 Kota Bengkulu. Penyuluhan Kesehatan menggunakan metode ceramah dan tanya jawab dengan menggunakan media infocus pada saat penyuluhan dan membagikan leaflet setelah selesai penyuluhan tentang kenakalan remaja. Hasil yng di dapatkan setelah penyuluhan kesehatan adalah bertambahnya pengetahuan siswa dan siswi SMKN 04 Kota Bengkulu tentang bentuk-bentuk kenakalan remaja dan cara mencegah serta mengatasinya.
Edukasi Dan Praktik Baby Spa And Massage Untuk Meningkatkan Perkembangan Motorik Bayi Wida Rahma Arwiyantasari; Nisa Ardhianingtyas; Kiky Anggun Sanjaya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam mewujudkan Agenda Pembangunan Berkelanjutan pada tahun 2030, pemerintak Indonesia mempunyai komitmen besar untuk tataran global dan nasional dalam bidang kesejahteraan anak. Baby Spa dan Massage telah menjadi populer di kalangan orang tua, karena dianggap memiliki banyak manfaat bagi perkembangan bayi. Berdasarkan penelitian, balita di Indonesia mengalami gangguan perkembangan motorik kasar maupun halus sebanyak 16% diikuti gangguan bahasa dan motorik halus (12,2%). Ibu pasca bersalin atau ibu nifas banyak yang tidak mengetahui cara untuk melakukan pijat bayi. Metode pelaksanaan dilakukan di outlet Griya Sehat Bunda Madiun dengan 10 peserta diberikan edukasi dan pendampingan tentang baby spa. Setelah dilakukan edukasi dan pendampingan diharapkan para ibu dapat melaksanakan dirumah secara rutin karena sangat bermanfaat terutama untuk perkembangan motorik bayi.
Pembinaan Rohani Bagi Orang Muda Katolik Di Akper St Elisabeth Lela Kabupaten Sikka Kota Maumere Marianus Oktavianus Wega; Gabriel Mane; Emirensiana Watu; Retno Susanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Orang Muda Katolik adalah harapan dan masa depan Gereja dan masyarakat. Dengan kemampuan untuk meneropong jauh ke depan, orang muda diakui telah memberi pengaruh yang sangat besar terhadap dunia sekarang. Orang Muda Katolik merupakan sebuah kelompok dalam tahap perkembangan yang membutuhkan pendampingan. Orang muda Katolik berada di bawah naungan Komisi Kepemudaan yang merupakan perangkat Gereja dengan tugas khusus memberi perhatian pada pembinaan dan pendampingan orang muda. Salah satu cara yang tepat untuk membentuk karakter iman yang baik dan positif adalah melalui Pembinaan Rohani. Kegiatan Pengabdian Kepada masyarakat yang dilakukan adalah memberikan Pembinaan Rohani di AKPER St Elisabeth Lela, Kabupaten Sikka, Kota Maumere. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan Pembinaan Rohani adalah memberikan pendalaman iman dan membentuk karakter iman katolik yang baik, positif, pantas dan layak menurut ajaran iman Katolik. Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan Pembinaan Rohani ini adalah 115 orang. Hasil dari kegiatan Pembinaan Rohani ini adalah pembentukan karakter iman orang muda katolik yang hidup menurut cara hidup Kristus sesuai ajaran iman Katolik.
Pemberdayaan Remaja Dalam Upaya Promotif dan Preventif Tentang Kesehatan Reproduksi Ardhianingtyas, Nisa; Wida Rahma Arwiyantasari; Elita Chobi Batul Uma
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja adalah perkembangan manusia yang ditandai dengan adanya ciri-ciri seksual sekunder sampai pada kematangan kapasitas seksual dan reproduksi, pencapaian mental dan identitas kedewasaan, serta transisi dari ketergantungan sosio-ekonomi menuju kemandirian. Perubahan fisik, psikis dan emosi seseorang pada masa pubertas, bisa menjadikan remaja mempunyai keingintahuan yang tinggi dalam mempelajari bentuk dan fungsi alat kelamin serta perubahan perilaku seksual. Namun jika remaja tersebut mendapatkan informasi yang salah ataupun persepsi yang salah dalam memahami sesksualitas dan kesehatan reproduksi, maka bisa menyebabkan remaja berperilaku menyimpang yang bisa membahayakan kesehatan reproduksinya. Peran orang tua sangat penting dalam mendampingi di setiap perkembangan anaknya, sehingga orang tua harus lebih aktif terlibat dalam mengajarkan nilai-nilai moral yang positif pada remaja terutama tentang kesehatan reproduksi, misalnya menjelaskan kerugian yang terkait dengan hubungan seksual pranikah dari semua sisi dan penyakit-penyakit yang dapat ditimbulkannya. Tujuan dilakukan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman remaja tentang pentingnya menjaga kesehatan reproduksi. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 1 Desember 2023 di SMAN 2 mejayan kabupaten Madiun. Sasarannya adalah siswa-siswa kelas XII sejumlah 58 siswa. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini adalah dengan memberikan penyuluhan tentangkesehatan reprodukasi, pre test dan post test digunakan untuk mengukur pengetahuan siswa tentnag kesehatan reproduksi. Setelah dilakukan penyuluhan, pengetahuan siswa tentang kesehatan reproduksi meningkat.
Penyuluhan Kesehatan Mengenal Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) Di Dusun Woloone Desa Detusoko Barat Kecamatan Detusoko Antonia Rensiana Reong; Gabriel Mane; Mediatrix Santi Gaharpung; Laurentina Nona Eda; Siti Zuraida Muhsinin; Siti Aisyah; Lale Syifaun Nufus
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gangguan jiwa merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang serius dan harus segera ditanggulangi. Masih adanya sikap masyarakat yang negatif serta memiliki pengetahuan yang rendah tentang gangguan jiwa perlu mendapatkan perhatian. Salah satu cara yang tepat untuk merubah sikap dan meningkatkan pengetahuan masyarakat adalah melalui penyuluhan kesehatan Kegiatan Pengabdian Kepada masyarakat yang dilakukan adalah Penyuluhan kesehatan di Dusun Woloone Desa Detusoko Barat, Kecamatan Detusoko. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan Penyuluhan kesehatan adalah tindakan preventif primer untuk mengetahui kondisi kesehatan Mental Masyarakat Dusun Woloone. Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan Penyuluhan kesehatanini adalah 32 orang. Hasil dari kegiatan penyuluhan kesehatan ini adalah data-data status kesehatan mental peserta antara lain adanya persepsi masyarakat tentang Gangguan jiwa yang masih keliru, stigma masyarakat yang masih tinggi pada orang dengan gangguan jiwa, serta data salah satu pasien ODGJ yang masih dipasung.. Oleh sebab itu, melalui kegiatan Penyuluhan kesehatan ini, diharapkan terjadi peningkatan kesadaran untuk menjaga kesehatan mental diri sendiri serta melakukan general check up untuk mendeteksi adanya penyakit baik fisik dan mental secara dini.
Penyuluhan Kesehatan Tentang Pernikahan Dini Di Dusun Wolobudu, Desa Detusoko Barat, Kecamatan Detusoko Gabriel Mane; Antonia Rensiana Reong; Marianus Oktavianus Wega; Mediatrix Santi Gaharpung; Irni Dwi Astiti Irianto; Musniati; Herni Sulastien
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pernikahan dini diartikan pernikahan yang pasangan masih muda dan belum memenuhi persyaratan untuk melakukan pernikahan. Usia Remaja yang melakukan pernikahan dini beresiko tidak dapat beradaptasi dengan baik dengan lingkungan dan situasi barunya sehingga beresiko menimbulkan stres. Salah satu cara yang tepat untuk merubah sikap dan meningkatkan pengetahuan masyarakat adalah melalui penyuluhan kesehatan. Kegiatan Pengabdian Kepada masyarakat yang dilakukan adalah Penyuluhan kesehatan di Dusun Wolobudu Desa Detusoko Barat, Kecamatan Detusoko. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan Penyuluhan kesehatan adalah tindakan preventif primer untuk mengetahui kondisi kesehatan dan tingkat pemahaman tentang pernikahan dini pada Masyarakat Dusun Wolobudu. Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan Penyuluhan kesehatan ini adalah 45 orang. Hasil dari kegiatan penyuluhan kesehatan ini adalah Hasil dari kegiatan penyuluhan kesehatan ini adalah data-data terkait status pernikahan dini yang terjadi, serta kurangnya pengetahuan masyarakat tentang dampak negatif yang terjadi akibat Pernikahan Dini. Oleh sebab itu, melalui kegiatan Penyuluhan kesehatan ini, diharapkan terjadi peningkatan kesadaran untuk menjaga kesehatan diri sendiri, khususnya bagi para remaja agar dapat lebih aktif terlibat dalam mengikuti kegiatan positif di masyarakat sehingga dapat terhindar atau mencegah terjadinya pernikahan dini.
Penyuluhan Dan Pemeriksaan Kesehatan Asam Urat Di Dusun Pemonago Desa Detusoko Barat Kecamatan Detusoko Maria Kornelia Ringgi Kuwa; Mediatrix Santi Gaharpung; Retno Susanti; Laurentina Nona Eda; Erniawati Pujiningsih; Diny Kusumawardani; Herni Sulastien
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asam urat adalah penyakit dari sisa metabolisme zat purin yang berasal dari sisa makanan yang kita konsumsi. Pencegahan terhadap suatu penyakit akan lebih diperhatikan oleh seseorang yang mempunyai pengetahuan dan pengetahuan dapat diperoleh dari berbagai sumber informasi diantaranya melalui penyuluhan atau pendidikan kesehatan. Dengan melakukan kegiatan tes atau pmeriksaan kesehatan bagi orang-orang yang berada dalam kondisi sehat untuk mengambil sampel suatu penyakit tanpa gejala dapat bermanfaat apabila dilakukan pencegahan dini guna meningkatkan prognosisnya. Tes Skrining juga bermanfaat bagi masyarakat luas apabila identifikasi mengarah pada pencegahan primer dan sekunder mendeteksi risiko penyakit dan mencegah dampak lanjutan risiko penyakit. Kegiatan penyuluhan dan pemeriksaan Kesehatan riwayat kesehatan diberikan secara selektif yang bertujuan untuk mendeteksi risiko penyakit dengan menggunakan metode tertentu. Kegiatan Pengabdian Kepada masyarakat yang dilakukan adalah Penyuluahn dan Pemeriksaan Kesehatan Kadar Asam Urat di Dusun Pemonago Desa Detusoko Barat, Kecamatan Detusoko. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan Penyuluhan dan Pemeriksaan Kesehatan Kadar Asam Urat adalah tindakan preventif primer untuk mengetahui kondisi kesehatan Masyarakat Dusun Pemonago. Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan Skrining ini adalah 25 orang. Hasil dari kegiatan penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan kadar Asam Urat ini adalah data status kesehatan peserta terkait riwayat penyakit dan keluhan yang dirasakan oleh peserta, serta memberikan edukasi tentang Asam Urat Kepada masyarakat.
Skrining Kesehatan Di Dusun Nuagiu Desa Detusoko Barat Kecamatan Detusoko Mediatrix Santi Gaharpung; Maria Kornelia Ringgi Kuwa; Retno Susanti; Yustina Wela; Laurentina Nona Eda; Nia Supiana; Herni Sulastien
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skrining merupakan suatu prosedur tes guna mengetahui potensi atau gangguan kesehatan pada seseorang. Melakukan kegiatan tes skrining bagi orang-orang yang berada dalam kondisi sehat untuk mengambil sampel suatu penyakit tanpa gejala dapat bermanfaat apabila dilakukan pencegahan dini guna meningkatkan prognosisnya. Tes Skrining juga bermanfaat bagi masyarakat luas apabila identifikasi mengarah pada pencegahan primer dan sekunder mendeteksi risiko penyakit dan mencegah dampak lanjutan risiko penyakit. Kegiatan pelayanan skrining riwayat kesehatan diberikan secara selektif yang bertujuan untuk mendeteksi risiko penyakit dengan menggunakan metode tertentu. Kegiatan Pengabdian Kepada masyarakat yang dilakukan adalah Skrining Kesehatan di Dusun Nuagiu Desa Detusoko Barat, Kecamatan Detusoko. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan Skrining adalah tindakan preventif primer untuk mengetahui kondisi kesehatan Masyarakat Dusun Nuagiu. Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan Skrining ini adalah 62 orang. Hasil kegiatan Skrining adalah data-data terkait status kesehatan peserta yaitu berat badan, tekanan darah, kontrol gula darah, asam urat, riwayat penyakit dan keluhan peserta. Tidak ditemukan gangguan kesehatan yang serius dari peserta skrining. Oleh sebab itu, melalui kegiatan Skrining ini, diharapkan terjadi peningkatan kesadaran untuk menjaga kesehatan diri sendiri serta melakukan general check up untuk mendeteksi adanya penyakit secara dini.
Penyuluhan tentang penyakit hipertensi dan manfaat rendaman Air Jahe pada Lansia di PMB "D.F" Rama Agustina; Deby Utami Siska Ariani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi menjadi masalah kesehatan yang paling sering terjadi pada lansia yang biasa menjadi faktor utama dari penyakit jantung coroner. Terapi rendaman air jahe hangat merupakan terapi komplementer yang memanfaatkan jahe sebagai tambahan selanjutnya dilakukan sebagai terapi. Lansia merupakan seseorang yang telah memasuki usia 60 tahun ke atas. Dengan mengkonsumsi jahe dapat mengurangi tekanan darah dengan memblokir saluran kalsium yang bergantung pada tegangan di jantung. Jaringan otot polos di organ dan dinding arteri terhambat untuk berkontraksi akibat blokade kalsium. Kegiatan edukasi tentang penyakit hipertensi dan rendaman air jahe ini dilaksanakan di PMB Desi Fitriani, Amd.Keb Palembang. sebanyak 2 kali kegiatan dengan sasaran lansia. Kegiatan direncanakan akan diawali dengan edukasi tentang hipertensi dan rendaman air jahe. Selanjutnya membagikan kuesioner pretest yang berisi pola hidup terhadap kesehatan lansia. Berikutnya adalah praktek langsung pemeriksaan tekanan darah dan memberikan rendaman air jahe dilanjutkan dengan evaluasi menggunakan kuesioner postest dengan pertanyaan tentang pola hidup pada lansia. Pengetahuan lansia tentang penyakit hipertensi mengalami peningkatan sebesar 70%. Diharapkan semua pihak dapat meningkatkan pola hidup yang teratur terutama pada lansia dalam mewujudkan pola hidup sehat
Penanaman Cabai Bersama Ibu-Ibu PKK Desa Sumurjomblangbogo Kecamatan Bojong Kabupaten Pekalongan Guna Meningkatkan Ketahanan Pangan Mohamad Riyan Hidayat; Nia Anggraeni; Dimas Wicaksono; Muhammad Aksanul Fairuz; Prassetiyo Maulana Putra; Dewi Puspita Sari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara agraris karena sektor pertanian berperan penting dalam perekonomian nasional. Salah satu hasil pertanian yang banyak dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia adalah cabai rawit. Cabai rawit banyak dicari oleh orang-orang Indonesia, terlebih mereka yang menyukai makanan pedas. Banyaknya permintaan ini tidak diimbangi dengan persediaan cabai rawit yang banyak. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya gagal panen. Hal ini pula yang menjadikan harga cabai rawit kian melambung tinggi di wilayah Indonesia, termasuk didalamnya Kabupaten Pekalongan. Merespon hal itu, mahasiswa KKN Universitas Pekalongan bersama ibu-ibu PKK Desa Sumurjomblangbogo melakukan penanaman cabai di Desa Sumurjomblangbogo. Desa Sumurjomblangbogo merupakan salah satu desa di Kabupaten Pekalongan dengan hamparan persawahan yang mendominasi wilayah desa tersebut. Sebagian besar warganya berprofesi sebagai petani. Hal ini pula yang mendasari mahasiswa KKN untuk melakukan program penanaman cabai sebanyak 100 bibit cabai. Program ini dilaksanakan selama dua minggu terhitung sejak tanggal 5 - 18 Januari 2024. Program ini berjalan dengan lancar. Bibit cabai yang ditanam tumbuh dan berkembang secara baik. Diharapkan dengan adanya program ini mampu membantu warga Desa Sumurjomblangbogo dalam mendapatkan cabai rawat dalam harga lebih murah dibanding harga pasaran sehingga mampu meningkatkan ketahanan pangan.