cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
urnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC)
ISSN : -     EISSN : 29632188     DOI : 10.70570
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC) adalah Jurnal Pengabdian Masyarakat untuk scope Multidisiplin Ilmu, dengan scope keilmuan seperti Kesehatan (Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan Masyarakat, Kedokteran, Analis, Rekam Medis dll), Ilmu Komputer, Kemasyarakatan, Manajemen, Ekonomi, Manajemen, Agama, Ilmu Hukum, Pendidikan, Pertanian, Sastra, Teknik, Dan Bidang Ilmu Lainnya. Journal title Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 11 (2024)" : 8 Documents clear
Pencegahan Penyakit Tipes Dengan Pola Hidup Sehat dan Lingkungan Yang Bersih Pada Siswa/i SMP Negeri 17 Kota Bengkulu Fatsiwi Nunik Andari; Andri Kusuma Wijaya; Afriyanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 11 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v3i11.1356

Abstract

Tipes (Typhoid fever) adalah penyakit infeksi bakteri yang disebabkan oleh Salmonella typhi. Gejala utamanya termasuk demam tinggi, sakit kepala, kelelahan, sakit perut, dan kadang disertai ruam kulit. Penyakit ini dapat menyebar melalui makanan atau air yang terkontaminasi oleh kotoran orang yang terinfeksi. Pengobatan biasanya melibatkan antibiotik, dan pencegahan dapat dilakukan dengan kebersihan yang baik dan vaksinasi. Dengan menerapkan pola hidup sehat dan menjaga lingkungan tetap bersih merupakan salah satu aspek yang harus diperhatikan dan diterapkan Supaya bisa Mencegah terjadinya Penyakit Tipes dan penyakit-penyakit lainnya. Kegiatan Penyuluhan Kesehatan ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja terkait Pencegahan penyakit Tipes. Penyuluhan Kesehatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang Penyakit Tipes di SMP Negeri 17 kota Bengkulu. Metode yang digunakan dalam penyuluhan Kesehatan ini adalah metode video based learning dan ceramah serta tanya jawab. Hasil yang didapatkan setelah penyuluhan Kesehatan diharapkan Siswa/I dapat menerapkan pola hidup sehat, menjaga lingkungan agar tetap bersih, dan mengetahui gejala/tanda-tanda penyakit Tipes.
Sosialisasi Pemahaman Literasi Digital Marojahan MT. Sigiro; Sari Muthia Silalahi; Eka Stephani Sinambela; Gerry Italiano Wowiling; Istas Manalu; Frengki Simatupang
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 11 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v3i11.1381

Abstract

Sosialisasi pemahaman literasi digital ini bertujuan untuk mengukur tingkat pemahaman literasi yakni kemampuan menggunakan teknologi digital untuk mencari, mengevaluasi, memproses, dan mengomunikasikan informasi di kalangan pelajar SMP, SMA dan Mahasiswa didaerah Toba. Data dikumpulkan menggunakan metode survei melalui angket dan kuesioner yang berfokus pada kelompok usia 14-21 tahun. Hasil yang diharapkan meliputi pemahaman mendalam tentang literasi digital yang dihadapi pelajar, serta identifikasi dan pengkategorian risiko berdasarkan prioritas. Literasi digital diukur dengan menggunakan 7 kriteria indicator yang dibagun sendiri. Hasil survei mengenai literasi digital menunjukkan bahwa literasi digital yang dimiliki siswa/i dan mahasiswa termasuk dalam kategori baik. Siswa/i dan mahasiswa dapat lebih mudah dan cepat mengakses informasi yang mereka butuhkan dari internet/media sosial. Mereka bisa mendapatkan berita terbaru, mencari informasi tentang pendidikan, dan berbagai topik lainnya dengan lebih baik.
Revitalisasi Posyandu Remaja: Menumbuhkan Kesadaran Kesehatan Di Kalangan Anak-Anak Muda Desa Rowolaku Anggraeni, Dewi; Suyatmi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 11 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v3i11.1453

Abstract

Perubahan psikologis, fisik, dan emosional yang cepat selama masa remaja sering kali menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Posyandu remaja merupakan program kesehatan yang bertujuan untuk mengatasi isu-isu yang dihadapi oleh anak-anak remaja. Artikel ini bertujuan memberikan gambaran tentang pelaksanaan posyandu remaja di Desa Rowolaku. Metode yang digunakan dalam kegiatan pendampingan Posyandu Remaja adalah Service Learning. Kegiatan pendampingan Posyandu Remaja sebagai upaya menumbuhkan kesadaran kesehatan di kalangan remaja dilakukan melalui pemeriksaan kesehatan, edukasi kesehatan dan senam sehat. Posyandu Remaja di desa Rowolaku memberikan kontribusi positif bagi remaja sebagai wadah dalam meningkatkan pengetahuan kesehatan remaja dan memberikan dukungan sosial. Posyandu Remaja berperan penting dalam mempromosikan kesehatan remaja dan menciptakan kesadaran akan isu-isu kesehatan
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Konsumsi Buah Dan Sayur Sebagai Upaya Peningkatan Immunitas Balita Mardianti; Yuli Farida; Lia Komalasari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 11 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v3i11.1470

Abstract

Gerakan Masyarakat Hidup Sehat atau GERMAS dicanangkan Kementerian kesehatan Republik Indonesia sebagai upaya mengatasi masalah kesehatan. Terdapat 7 langkah penting dari perilaku pola hidup sehat dan mencegah berbagai masalah kesehatan yang berisiko dialami masyarakat di Indonesia. Kampanye makan buah dan sayur yang menjadi bagian dari langkah penting kegiatan GERMAS. Perilaku makan buah dan sayur yang sebaiknya dimulai saat bayi dibawah usia lima tahun (BALITA), Permasalahan kurangnya konsumsi buah dan sayur pada balita, memberi dampak pada penurunan kekebalan tubuh, sehingga balita rentan terhadap penyakit infeksi. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di 2 mitra posyandu wilayah kerja Puskesmas Telagasari . Sebanyak 32 ibu balita dan 8 kader kesehatan terlibat sebagai peserta. Bentuk kegiatan pengabdian masyarakat adalah ceramah dan diskusi serta praktik menyusun menu buah dan sayur dalam daftar menu keluarga. Metode penilaian capaian peningkatan pengetahuan, berdasarkan hasil pre dan post-test, sedangkan penilaian perilaku, dengan monitoring oleh kader kesehatan dalam pembiasaan makan buah dan sayur dalam keluarga dilingkungannya. Pada mitra 1 terdapat peningkatan rerata pengetahuan kader 30% dan ibu balita 25 %. Pada mitra 2 terdapat peningkatan rerata pengetahuan kader 20% dan ibu balita 25%. Kader Kesehatan mampu menjadi motivator penggerak bagi ibu balita dalam pemberian buah dan sayur dalam upaya peningkatan immunitas
Sosialisasi Bahaya Judi Online Pada Remaja Di Kota Pekanbaru Dan Analisis Kecilnya Peluang Menang Dalam Perspektif Matematika Irma, Ade; Saleh, Habibis; Fitri, Irma; Revita, Rena
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 11 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v3i11.1479

Abstract

Perjudian online semakin marak di kalangan remaja akibat kemudahan akses internet, namun rendahnya pemahaman tentang risiko dan kecilnya peluang menang memperbesar risiko keterlibatan mereka. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan remaja tentang bahaya perjudian online melalui pendekatan analisis peluang dari perspektif matematika. Program sosialisasi yang berfokus pada siswa SMA Setia Dharma ini terbukti efektif, dengan partisipasi aktif siswa dalam diskusi yang mencerminkan pemahaman dan komitmen untuk menjauhi perjudian. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan kesadaran siswa tentang risiko finansial, sosial, dan psikologis yang dapat merusak masa depan mereka. Program ini diharapkan berdampak positif dalam membentuk pola pikir kritis dan bertanggung jawab di kalangan remaja.
Pendampingan Tenaga Kesehatan Dalam Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut Di RSUD Jagakarsa Kota Jakarta Selatan Putri Permatasari; Nabilah Sarah Vina; Rahma Aprilia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 11 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v3i11.1480

Abstract

Kualitas pelayanan kesehatan merupakan fokus utama bagi masyarakat. Kesadaran dan kepedulian terhadap mutu memang semakin meningkat. Hal-hal yang berkaitan dengan mutu antara lain kepercayaan bahwa sesuatu yang bermutu pastilah merupakan hal yang bersifat luks, mewah, dan mahal. Mutu juga dianggap sesuatu hal yang bersifat abstrak sehingga tidak dapat diukur. Keselamatan pasien dan mutu pelayanan kesehatan yang tinggi adalah tujuan akhir yang selalu diharapkan oleh rumah sakit, manajer, tim penyedia pelayanan kesehatan, pihak jaminan kesehatan, serta pasien, keluarga dan masyarakat. Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan pasien dan menjamin keselamatan pasien maka rumah sakit perlu mempunyai program peningkatan mutu dan keselamatan pasien (PMKP) yang menjangkau ke seluruh unit kerja di rumah sakit. Untuk melaksanakan program tersebut tidaklah mudah karena memerlukan koordinasi dan komunikasi yang baik antara kepala bidang/divisi medis, keperawatan, penunjang medis, administrasi, dan lainnya termasuk kepala unit/departemen/instalasi pelayanan.Pelayanan kesehatan yang bermutu tentunya akan memberikan dampak yang baik bagi masyarakat sebagai pengguna pelayanan kesehatan, petugas kesehatan sebagai pemberi pelayanan kesehatan, dan masyarakat secara umum. Rumah Sakit Jagakarsa sebagai salah satu fasilitas pelayanan kesehatan rujukan di Kota Jakarta Selatan yang penting bagi tenaga kesehatan untuk mengimplementasikan manajemen mutu dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Peningkatan Health Literasi Tentang Kontrasepsi Melalui Aplikasi QR Code Pada Ibu Di Desa Sambirejo Dina Zakiyyatul Fuadah; Laviana Nita Ludyanti; Dewi Taurisiawati Rahayu; Nove Lestari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 11 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v3i11.1484

Abstract

Health literasi merupakan kemampuan individu untuk mendapatkan atau mengakses, mengolah, memahami, menilai dan menggunakan informasi Kesehatan dan pelayanan Kesehatan yang dibutuhkan sebagai dasar untuk mengambil keputusan yang tepat terkait kesehatan (Sun dkk, 2013). Kontrasepsi adalah cara untuk menjarangkan kehamilan, menunda kehamilan pada usia muda yang berisiko tinggi mengalami masalah kesehatan, dan mencegah kehamilan di antara wanita lansia yang juga menghadapi peningkatan risiko dengan menggunakan alat atau obat. Quick Response Code atau yang biasa disebut dengan QR Code merupakan sebuah barcode dua dimensi yang diperkenalkan oleh Perusahaan Jepang Denso Wave pada tahun 1994. Jenis barcode ini awalnya digunakan untuk pendataan inventaris produksi suku cadang kendaraan dan sekarang sudah digunakan dalam berbagai bidang layanan bisnis dan jasa untuk aktivitas marketing dan promosi. Kegiatan ini dilakukan dengan cara pemaparan materi dan metode ceramah dan aplikasi QR code dengan jumlah responden 20 orang. Hasil kegiatan sebelum dilakukan intervensi edukasi didapati nilai rata-rata 5,40 dan setelah diberikan intervensi edukasi didapati nilai rata-rata 8,00 Sehingga dari hasil rata-rata poin sebelum dan sesudah diberikan edukasi peningkatan health literasi tentang kontrasepsi melalui aplikasi QR code pada ibu didapatkan ada peningkatan pengetahuan serta wawasan masyarakat mengenai peningkatan health literasi tentang kontrasepsi melalui aplikasi QR code pada ibu. Metode ini merupakan edukasi yang dilakukan dengan menugaskan masyarakat menjadi tutor untuk menjelaskan materi kepada masyarakat lainnya dengan tujuan menambah pengetahuan dengan landasan peraturan yang telah didiskusikan sebelumnya, sehingga dapat membangun kondisi belajar yang kooperatif.
Optimalisasi Terlaksananya Program PTM (Penyakit Tidak Menular) di Wilayah Kerja Puskesmas Cianjur Kota Wilayah Cianjur Ricko Dwi Haryanto; Amanda Aura Purnama; Eva Komalasari; Noval Sunarya; Rahma Novianti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 11 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v3i11.1487

Abstract

Dalam pelaksanaan penyuluhan oleh tenaga kesehatan serta pelayanan kesehatan di wilayah Cianjur cenderung telah mendorong percepatan perubahan lingkungan perawatan di lingkungan kesehatan, salah satunya dengan pelayanan dalam penyuluhan oleh perawat. Atau pelaksanaan penyuluhan oleh tenaga kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan topik Optimalisasi terlaksananya program PTM (Penyakit Tidak Menular) di Puskesmas Cianjur Kota Kabupaten Cianjur merupakan salah satu upaya meningkatkan pengetahuan perawat serta keluarga dalam mendukung percepatan kemandirian kesehatan keluarga di Kabupaten Cianjur khususnya pada penderita Diabetes Melitus (DM). Metode pengabdian masyarakat ini adalah ceramah dan diskusi interaktif yang dilakukan secara langsung terhadap masyarakat pada warga salah satu wilayah kerja Puskesmas di Kabupaten Cianjur dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat menambah pengetahuan bagi masyarakat bahwa pelayanan penyuluhan dengan pendekatan langsung warga wilayah kerja puskesmas Kabupaten Cianjur letaknya di Kampung pataruman dapat menjadi pilihan efektif sebagai upaya mencapai kemandirian kesehatan keluarga di puskesmas Kabupaten Cianjur. Hasil pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat menjadi referensi pengembangan dengan pendekatan family center nursing di puskesmas Kabupaten Cianjur.

Page 1 of 1 | Total Record : 8