cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
urnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC)
ISSN : -     EISSN : 29632188     DOI : 10.70570
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC) adalah Jurnal Pengabdian Masyarakat untuk scope Multidisiplin Ilmu, dengan scope keilmuan seperti Kesehatan (Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan Masyarakat, Kedokteran, Analis, Rekam Medis dll), Ilmu Komputer, Kemasyarakatan, Manajemen, Ekonomi, Manajemen, Agama, Ilmu Hukum, Pendidikan, Pertanian, Sastra, Teknik, Dan Bidang Ilmu Lainnya. Journal title Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 543 Documents
Edukasi Pemberian Jus Seledri Dalam Menurunkan Tekanan Darah Tinggi Pada Masyarakat Kampung Tua Teluk Mata Ikan Sri Muharni; Ayu Sawitri; Collene Fathona
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi adalah suatu penyakit kardiovaskular dimana terjadi peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolic 90 mmHg. Peningkatan prevalensi di Indonesia dipengaruhi oleh faktor gaya hidup terutama pasien dengan hiperkolestrolemia. Salah satu penyakit tersering yang diseb (Placeholder2)abkan oleh meningkatnya kadar kolesterol dalam darah adalah aterosklerosis sehingga akan meningkatkan resiko terjadinya hipertensi. Daun seledri (Apium graveolens) sebagai terapi herbal dapat digunakan sebagai pengobatan alternatif antihipertensi. Seledri mengandung beberapa zat yang menurunkan tekanan darah, antara lain apiin, manitol, apigenin, dan potassium. Mekanisme umum tanaman obat dalam mengontrol tekanan darah antara lain, memberikan efek dilatasi pada pembuluh darah dan menghambat angiotensin converting enzym (ACE). Seledri juga memiliki kandungan bahan alami untuk menurunkan kadar kolesterol di dalam darah yaitu fitosterol yang mencegah deposisi kolesterol pada dinding dalam pembuluh darah. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah dengan penyuluhan dengan pemberian jus seledri untuk menurunkan hipertensi pada masyarakat kampung tua di teluk mata ikan. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada bulan november 2023. Hasil evaluasi didapatkan ada nya peningkatan pengetahuan masyarakat terkait pencegahan hipertensi dan manfaat daun seledri untuk menurunkan hipertensi. Diharapkan kepada puskesmas melaksanakan edukasi rutin kepada masyarakat secara berkesinambungan.
Pelatihan Mitigasi Bencana Gempabumi Bagi Siswa-Siswi SD Negeri 2 Tiakur, Kabupaten Maluku Barat Daya Delvia Rimesye Apalem; Rudi Serang
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia sangat rentan gempabumi karena secara geologis Indonesia berada di antara pertemuan tiga lempeng yang terus bergerak yakni lempeng Indo-Australia, lempeng Pasifik dan lempeng Eurasia, pertemuan tiga lempeng ini yang menjadi pemicu terjadinya gempabumi dengan potensi yang cukup tinggi. Gempabumi yang terjadi dengan skala yang besar bisa menyebabkan banyak kerugian karena manusia tidak bisa memprediksi kapan gempabumi terjadi, namun kerugian/kerusakan bisa di minimalisir dengan mempelajari cara penanggulangan bencana sejak dini. Karena dampak yang dirasakan pasca gempa tidak hanya secara pribadi tapi juga kelompok seperti terjadinya kerugian seperti infrastruktur yang rusak, hancurnya fasilitas umum yang vital lainnya. Sosialisasi mitigasi pada anak Sekolah Dasar penting untuk dilakukan sejak dini agar para siswa/siswi mengetahui cara penanggulangan bencana gempabumi. Kegiatan ini di laksanakan dengan metode ceramah dan simulasi beberapa kejadian bencana geologi
Peningkatan Keterampilan Berwirausaha Melalui Pelatihan Berjualan Di Lingkungan Sekolah Siti Amirah Makarim; Sani Haryati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berwirausaha siswa melalui kegiatan berjualan di lingkungan sekolah guna memberikan pengalaman langsung kepada siswa dalam mengelola bisnis kecil. Metode pelatihan melibatkan sesi teori, praktek berjualan, serta pembimbingan langsung oleh tenaga pengajar dan praktisi bisnis. Kegiatan pelatihan dimulai dengan pemahaman konsep dasar berwirausaha, manajemen bisnis, hingga teknik penjualan. Siswa berkesempatan merancang dan mengimplementasikan rencana bisnis mereka sendiri, termasuk strategi pemasaran, penetapan harga, dan manajemen keuangan. Selama periode pelatihan, siswa terlibat aktif dalam kegiatan berjualan produk yang mereka pilih, dengan memanfaatkan fasilitas penjualan yang disediakan di lingkungan sekolah. Hasil pengabdian ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep berwirausaha, keterampilan manajemen bisnis, serta rasa tanggung jawab dan inisiatif siswa. Selain itu, kegiatan berjualan di sekolah memberikan peluang bagi siswa untuk mengembangkan keterampilan interpersonal, komunikasi, dan negosiasi. Pendapatan yang diperoleh dari kegiatan berjualan juga memberikan dampak positif terhadap pemahaman siswa tentang pentingnya manajemen keuangan dalam konteks bisnis. Melalui pelatihan berwirausaha ini, diharapkan siswa dapat mengembangkan sikap proaktif dan kreatif, serta memahami pentingnya kemandirian dalam mencapai kesuksesan di dunia bisnis. Selain itu, pengalaman berjualan di sekolah menjadi modal awal yang berharga bagi siswa untuk memahami realitas bisnis secara praktis, sekaligus menciptakan lingkungan sekolah yang mendukung pengembangan keterampilan berwirausaha.
Pelatihan Manajemen Keuangan Usaha Bagi Kelompok Pembudidaya Bioflok Ikan Nila Desa Tanjungmulya Kecamatan Panumbangan Kabupaten Ciamis Sani Haryati; Iwan Sugianto; Fitriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pemahaman dan wawasan kepada pengelola Bioflok Desa Tanjungmulya mengenai pengetahuan praktis dan sederhana dalam pengelolaan keuangan sesuai dengan prinsip dalam manajemen keuangan. Metode pengabdian kepada Masyarakat yang digunakan adalah metode klasikal dengan pendekatan diskusi, tanya jawab, dan simulasi dengan maksud agar materi dapat diterima oleh anggota Bioflok. Diharapkan setelah dilakukannya program pengabdian ini, para anggota memiliki pengetahuan dan wawasan sebagai anggota yang terampil mengelola keuangan dengan tepat untuk keberlangsungan Bioflok.
Penanaman Pendidikan Karakter Melalui Permainan Quiz Cinta Tanah Air Pada Siswa Sekolah Dasar (SD) Shaynendra Pharamesty Dewi; Ginda Citra Handayani; Puput Putri Ariyani; Muhammad Rizky Nur Ikhlas; Hanum Sinta Maharani; Ahmad Syaifudin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penanaman Pendidikan karakter cinta tanah air pada siswa sekolah dasar merupakan upaya sistematis untuk memperkenalkan, membentuk dan menginternalisasikan nilai-nilai patriotisme, tanggung jawab dan cinta tanah air. Berbagai strategi dan metode yang dapat dimasukkan ke dalam kurikulum dan kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah, seperti metode kuis yang menyenangkan. Metode pengabdian ini adalah dengan memainkan permainan kuis seru dengan informan sebanyak 90 orang yang merupakan siswa SDN Sabrang Lor No. 78 Surakarta. Informan atau target audiens dari pengabdian ini adalah siswa kelas III SDN Sabrang Lor No 78 Surakarta, serta kepala sekolah dan guru SDN Sabrang Lor No 78 Surakarta. Hasil dari pengabdian ini adalah pendidikan tentang pentingnya cinta tanah air dalam keberagaman Indonesia, dengan tujuan untuk mencintai budaya Indonesia. Kesimpulan dari hasil pengabdian ini adalah dari permainan yang diberikan oleh pemateri melalui kegiatan permainan menyenangkan bertajuk “Kuis Cinta Tanah Air”, anak-anak dilatih untuk mengembangkan nilai-nilai yang berkaitan dengan cinta tanah air dan memperluas pengetahuan tentang nilai-nilai budaya Indonesia
Penanaman Pendidikan Karakter Untuk Menumbuhkan Kreativitas Pada Anak Melalui Kegiatan Mewarnai Yeni Duwi Handayani; Kireinaifa Putri Davina; Ervina Adi Grahita Wahyudi; Annisa Sabila Rachmasari; Ardexa Shira Panji Rustam; Husain Abdullah Rasyid
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter adalah usaha yang sadar dan terencana untuk mendidik dan memberdayakan potensi peserta didik guna membangun karakter pribadinya, sehingga dapat menjadi individu yang bermanfaat bagi diri sendiri dan lingkungannya. Tujuan utamanya untuk membentuk individu yang memiliki integritas, moralitas tinggi, serta mampu berperan sebagai anggota masyarakat yang bertanggung jawab. Bahwasanya menanamkan Pendidikan Karakter salah satunya dengan melalui kegiatan fun game dan penanaman kreativitas melalui kegiatan mewarnai. Metodenya adalah dengan melakukan fun game dalam bentuk quiz dan kreativitas dalam mewarnai yang di berikan kepada siswa yang berjumlah dua puluh anak. Pengabdian ini adalah tindakan kelas, dengan subjek penelitian berupa kelompok belajar (KB) di TK Inklusi Saymara Surakarta. Hasil dari pengabdian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan dalam berfikir pragmatis dan kemampuan anak dalam memadukan warna pada gambar dari kondisi awal sampai akhir kegitan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kegiatan fun game dan kreativitas mewarnai dapat meningkatkan kemampuan motorik halus pada anak-anak
Penanaman Nilai Karakter Keberanian Pada Anak TK Melalui Permainan Tebak Gambar Hewan Farendita Novia Yustia; Saddam Anwar Setiawan; Ayudhiar Setya Vahreza; Meyta Puspita Sari; Widya Ayu Wardani; Zafran Al Robbani Dzikri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa kanak-kanak adalah periode perkembangan manusia yang mencakup rentang waktu sejak lahir hingga mencapai masa remaja. Ini adalah fase kritis Dimana individu mengalami pertumbuhan fisik, kognitif, sosial, dan emosional yang signifikan. Perkembangan kognitif, anak dalam hal ini otaknya mulai mengembangkan kemampuan untuk berfikir, belajar, dan mengingat. Pada masa kanak-kanak ini, perkembangan biologis dan fisiknya berjalan dengan sangat cepat dan pesat, akan tetapi secara biologisnya anak-anak masih sangat terkait dengan lingkungannya, terutama keluarga. Metode dalam pengabdian ini adalah bermain permainan tebak hewan memlalui gambar. Subjek dari pengabdian ini adalah anak-anak TK B di TK Islam Bakti XVII Surakarta. Hasil pengabdian ini adalah menumbuhkan dan melatih keberanian anak-anak dalam menjawab pertanyaan dengan maju kedepan kelas. Hasil dari pengabdian ini adalah, masih banyak anak-anak yang masih belum mempunyai rasa keberanian yang kuat, karena kebanyakan mereka hanya mau maju jika bersama temannya. Ini juga menunjukkan masih banyak anak-anak yang kurang menerima pembelajaran tentang keberanian.
Peran dan Tantangan Guru di Era Artificial Intelligence Muhammad Badrus Sholeh; Himmatul Aliyah; Aprilia Tri Ratna Nugrahenni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 2 No. 11 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artificial Intelligence (AI) has the potential to transform the way we teach and learn. In recent years, there has been a growing interest in the application of AI in education, with a range of initiatives and products emerging in the market. This review article provides an overview of the literature focusing on the following areas: the role of Artificial Intelligence in teacher education, the roles of teachers in the Artificial Intelligence era, teacher’s role predicament in the era of Artificial Intelligence, teacher’s role orientation in the era of Artificial Intelligence, challenges of teachers in the era of Artificial Intelligence, and the ways of facing the teachers’ challenges in the era of Artificial Intelligence.
Metode Pengajaran dengan Meningkatkan Karakter Kerjasama Anak di Usia SD Anna Shanda Violla; Nadia Anis Sholikatun; Amanda Putri Wulandari; Itsni Handika Azzahara; Raselino Alvaro; Yoga Miftakul Huda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter di sekolah dasar memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak-anak sebagai individu yang berintegritas dan bertanggung jawab. Pengabdian ini bertujuan untuk mengaplikasikan mata kuliah pendidikan karakter melalui kegiatan bermain atau fun game dan menganalisis pengaruhnya terhadap perkembangan karakter anak-anak di sekolah dasar. Pengabdian ini menggunakan metode Fun Game dengan mengadakan lomba dalam kegiatan classmeeting. Tujuan pengabdian ini untuk mengetahui karakter anak dengan meningkatkan kerjasama di usia sekolah dasar. Adapun teknik pengumpulan data dalam pengabdian ini adalah menggunakan teknik observasi, wawancara pada guru dan mengadakan kegiatan lomba classmeeting pada sekolah dasar tersebut, dan studi dokumentasi. Dalam pengabdian ini yang menjadi sumber data adalah siswa-siswi di SD Muhammadiyah Progam Unggulan dari kelas 1 sampai 3. Hasil menunjukkan bahwa siswa-siswi kelas 1 masih kurang memahami dan kurang kerjasama antar teman kelompok, sehingga menimbulkan kegaduhan, beberapa anak masih ada yang saling menyalahkan temannya dan menyebabkan anak yang disalahkan tersebut menangis karena merasa terpojokkan, namun dibalik itu anak-anak memahami pentingnya kerjasama antar kelompok, dan hasil dari siswa kelas 2 dan 3 sudah mulai mengerti apa itu kerjasama.
Penanaman Pendidikan Karakter Untuk Menumbuhkan Sikap Kerjasama Melalui Game Problem Solving Skills Kanestren Salsabila; Shalihah Khoirina; Adinda Nimaz Dewandari; Selvina Ayudia; Brilianne Putri Wihardi; Al Rasyid Bintang
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter adalah usaha yang dilakukan untuk mengembangkan nilai-nilai yang baik. Bertanggung jawab, dan membentuk kepribadian yang baik. Oleh karena itu kita harus menanamkan nilai-nilai pendidikan karakter dari usia dini. Melalui pengabdian ini kami bertujuan untuk meningkatkan jiwa kerja sama dan tanggung jawab anak melalui fun game di TK Inklusi Saymara. Karakter kerja sama dapat meningkatkan kemampuan berinteraksi dan percaya diri pada anak. Ada slogan pendidikan yang berbunyi “ belajarlah sambil bermain, bermain seraya belajar”. Dengan adanya slogan ini dapat diartikan jika bermain adalah salah satu metode yang dapat mengembangkan potensi yang ada pada diri anak-anak. Metode pengabdian ini adalah melalui fun game yang mana ada tiga permainan yaitu permainan pertama keretaan yang dilakukan oleh semua anak, yang ketiga memasukkan bola ke cup dan yang terakhir yaitu lomba estafet bola. Dalam kedua permainan tersebut membutuhkan kerja sama antara anggota kelompok yang sudah ditentukan. Namun dalam permainan tersebut masih terdapat adanya kendala yang mana ada beberapa anak masih belum bisa menerapkan sistem kerja sama, dikarenakan masih kurang dalam memahami apa itu kerja sama dan cara menerapkannya. Oleh karena itu semoga dengan pengabdian ini dapat memberikan pembelajaran pada subjek. Kesimpulan dari hasil pengabdian ini adalah subjek. Pada dasarnya belum mengerti bagaimana menerapkan perilaku kerja sama. Dengan adanya pengabdian ini kami berharap dapat meningkatkan dan membangun kepribadian dalam hal penanaman kerja sama dalam pendidikan karakter pada subjek. Adanya dukungan peran orang tua, guru, dan teman mampu dalam membangun kepercayaan diri pada subjek.