cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
urnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC)
ISSN : -     EISSN : 29632188     DOI : 10.70570
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC) adalah Jurnal Pengabdian Masyarakat untuk scope Multidisiplin Ilmu, dengan scope keilmuan seperti Kesehatan (Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan Masyarakat, Kedokteran, Analis, Rekam Medis dll), Ilmu Komputer, Kemasyarakatan, Manajemen, Ekonomi, Manajemen, Agama, Ilmu Hukum, Pendidikan, Pertanian, Sastra, Teknik, Dan Bidang Ilmu Lainnya. Journal title Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 575 Documents
Penyuluhan Tentang Kadar Hb Pada Saat Menstruasi Pada Remaja Putri Di SMA Suhita Tri Oklaini; Waytherlis Apriani; Ruri Maiseptya; Hanifah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v5i2.2137

Abstract

Penurunan produksi dan konsentrasi hemoglobin dapat menyebabkan terjadinya anemia. Adapun batas nilai konsentrasi hemoglobin pada wanita yang tidak hamil adalah: tidak anemia (>/= 12 g/dl), anemia ringan (11,0-11,9 g/dl), anemia sedang (8,0-10,9 g/dl), dan anemia berat (<8 g/dl). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kadar Hb pada remaja putri pada saat pre menstruasi dan post menstruasi di SMAN 1 Kota Mukomuko. Penelitian ini dilakukan dengan cara pengambilan sampel Purposive Sampling. Dimana sampel didapatkan pada saat penelitian berdasarkan kriteria Inklusi penelitian. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh remaja putri di SMAN 1 Kota Mukomuko sebanyak 513 orang. Dari 34 responden remaja puteri pada saat Pre menstruasi yang kadar Hb normal (12,0- > 12 g/dl) adalah sebanyak 11 orang, dan kadar Hb (< 12 g/dl ) sebanyak 23 orang dengan rincian kadar Hb (11,0- 11,9 g/dl) sebanyak 8 orang, kadar Hb (8,0- 10,9 g/dl) 13 orang, dan kadar hb (<8 g/dl) sebanyak 2 orang. Dari 34 responden remaja puteri pada saat Post menstruasi yang kadar Hb normal (12,0- > 12 g/dl) adalah sebanyak 21 orang, kadar Hb (< 12 g/dl ) sebanyak 14 orang dengan rincian kadar Hb (11,0- 11,9 g/dl) sebanyak 9 orang, kadar Hb (8,0- 10,9 g/dl) 5 orang. Ada perbedaan yang signifikan antara kadar Hb pada saat pre menstruasi dan post menstruasi dengan nilai sig.(2 tailed) / α = 0,042 > 0,05. Harapan kedepan untuk SMAN 01 Kota Mukomuko nantinya dapat lebih peduli tentang kesehatan remaja putri khususnya dengan salah satu caranya yakni turut mendukung dan menjalankan program pencegahan anemia yang focus program ini ditujukan kepada remaja putri. Hal ini karena dari remaja putri inilah nantinya lahir putra putri calon penerus kemajuan suatu bangsa
Terapi Bermain Puzzle Untuk Menurunkan Kecemasan Akibat Hospitalisasi Di Bangsal Flamboyan RSUD Ir. Soekarno Kab. Sukoharjo Hafizhah Nur Istiqomah; Hanif Nur Fauzan; Ayu Rahmawati; Aisyah Yaumul Furqan; Hyasintha Aryanti; Afrah Hasna Fadhilah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v5i2.2147

Abstract

Hospitalisasi pada anak merupakan kondisi yang dapat menimbulkan kecemasan akibat perubahan lingkungan, prosedur medis, serta keterpisahan dari orang tua dan aktivitas sehari-hari. Kecemasan yang tidak ditangani berpotensi menyebabkan penolakan tindakan perawatan, memperpanjang masa rawat inap, serta menghambat proses penyembuhan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menurunkan tingkat kecemasan anak akibat hospitalisasi melalui terapi bermain puzzle. Kegiatan dilaksanakan selama satu hari dengan desain pretest–posttest tanpa kelompok kontrol pada tiga pasien anak usia 4–8 tahun di Bangsal Flamboyan RSUD Ir. Soekarno Kabupaten Sukoharjo. Pengukuran tingkat kecemasan menggunakan Children’s Emotional Manifestation Scale (CEMS) yang menilai ekspresi wajah, vokalisasi, aktivitas, interaksi, dan tingkat kerja sama anak. Intervensi berupa terapi bermain puzzle edukatif dengan aktivitas menyusun potongan huruf menjadi nama buah, hewan, dan benda sesuai gambar yang familiar bagi anak. Kegiatan dilakukan selama 60 menit dengan pendampingan fasilitator dan tingkat kesulitan ringan hingga sedang. Hasil kegiatan menunjukkan adanya penurunan tingkat kecemasan setelah intervensi, dari kategori kecemasan berat dan sedang (100%) menjadi kecemasan ringan (33%) dan tidak ada kecemasan (67%). Terapi bermain puzzle dapat direkomendasikan sebagai intervensi nonfarmakologis yang aman, menyenangkan, dan mudah diterapkan untuk membantu anak beradaptasi selama hospitalisasi
Pengaruh Senam Hamil Terhadap Penurunan Nyeri Punggung Pada Ibu Hamil Trimester III Nurmala Dewi Ria Lestari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v5i1.2161

Abstract

Senam hamil adalah gerakan fisik yang dirancang khusus untuk ibu hamil, berfokus pada peningkatan kekuatan otot-otot dasar panggul, fleksibilitas sendi, sirkulasi darah serta latihan pernapasan yang efektif untuk proses persalinan. Selain manfaat fisik, senam hamil juga berperan dalam mengurangi stres dan kecemasan, serta membangun ikatan positif antara ibu dan janin. Setiap kehamilan tidak selalu berjalan dengan normal atau tanpa adanya keluhan. Beberapa keluhan yang termasuk ketidaknyamanan pada kehamilan trimester ke 3 yang sering terjadi seperti, sesak nafas, kram pada kaki, bengkak pada kaki,nyeri pinggang dan sering buang air kecil. Senam hamil berfungsi untuk memperkuat stabilitas inti tubuh yang akan membantu memelihara kesehatan tulang belakang. Mempunyai kekuatan tubuh yang baik dapat meningkatkan keseimbangan dan kestabilan ibu hamil serta meminimalkan risiko trauma tulang belakang. Selain itu saat melakukan senam hamil tubuh ibu hamil akan menciptakan endorfin lebih banyak. Endorfin merupakan zat yang memiliki prinsip kerja semacam morfin yang berfungsi untuk mengatasi stress pada saat hamil dan memberikan ketenangan serta mampu untuk mengurangi nyeri seperti nyeri pada daerah punggung sehingga senam hamil dapat menurunkan tingkat nyeri punggung pada ibu hamil. Mengetahui Pengaruh Senam Hamil terhadap Penurunan Nyeri Punggung Pada Ibu Hamil Trimester III di Rumah Sehat Maryam, Cikarang Timur. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah dalam bentuk praktek dan ceramah di akhiri diskusi atau tanya jawab. Dengan kita memberikan penyuluhan dan melakukan senam hamil diharapkan pengetahuan ibu hamil dapat meningkat dan akan mencegah terjadinya nyeri punggung, hal ini sangat penting sekali untuk disosialisasikan kepada ibu - ibu hamil yang lain supaya lebih bersemangat jika hamil lebih baik melakukan senam hamil. Maka dari itu kita sebagai tenaga kesehatan (Bidan) harus memberikan penyuluhan dan motifasi yang banyak kepada pasien untuk melakukan senam hamil selama masa kehamilan agar dapat mencegah nyeri punggung pada saat hamil.
Peningkatan Profesionalisme Dan Kesiapan Kerja Melalui Competency-Based Training (CBT) Bagi Fresh Graduate Di Smart Indonesia Academy Mochamad Farchan; Aji Bagus W; Muhamad Shobirin; Amarrudin; Tanti Widia Nurdiani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 5 No. 4 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v5i4.2196

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme peserta melalui implementasi pelatihan berbasis kompetensi di Smart Indonesia Academy. Permasalahan yang dihadapi adalah masih rendahnya kesiapan kerja peserta, khususnya fresh graduate dan peserta umum, yang ditunjukkan oleh keterbatasan dalam kemampuan komunikasi, kepercayaan diri, serta problem solving yang berdampak pada rendahnya daya saing di dunia kerja. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan competency-based training (CBT). Metode ini dilakukan melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, dan praktik langsung, dengan teknik observasi untuk menilai perkembangan peserta. Kegiatan pelatihan dilaksanakan selama dua hari satu malam pada tanggal 16–17 Januari di Smart Indonesia Academy, dengan jumlah peserta sebanyak 8 orang. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan profesionalisme peserta yang ditandai dengan meningkatnya kemampuan komunikasi, kepercayaan diri, serta kemampuan problem solving. Selain itu, peserta juga menunjukkan peningkatan keaktifan dalam diskusi dan partisipasi selama pelatihan berlangsung. Dengan demikian, pelatihan berbasis kompetensi terbukti efektif dalam meningkatkan profesionalisme dan kesiapan kerja peserta sebagai upaya meningkatkan daya saing di dunia kerja.
Pembentukan dan Pelatihan Kader Peduli Stunting Dalam Upaya Pencegahan Stunting Di Kelurahan Sidanegara Rochany Septiyaningsih; Dhiah Dwi Kusumawati; Septiana Indratmoko
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 5 No. 4 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v5i4.2202

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia dan berdampak pada kualitas sumber daya manusia di masa depan. Salah satu upaya pencegahan stunting adalah melalui pemberdayaan kader kesehatan sebagai ujung tombak edukasi di masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk dan meningkatkan kapasitas kader dalam upaya pencegahan stunting di Kelurahan Sidanegara. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan kader, dengan melibatkan 25 kader posyandu sebagai peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan kader dari rata-rata 74,8 menjadi 89,6 serta peningkatan keterampilan kader dalam melakukan edukasi dari 60% menjadi 90%. Selain itu, terbentuk kader peduli stunting yang mampu melakukan edukasi kepada ibu hamil terkait pemilihan dan pengolahan pangan sebagai upaya pencegahan stunting
Sosialisasi Pemilahan Sampah Melalui Permainan Estafet Pilah Sampah (The Sorting Relay) Pada Siswa Kelas 5 SDN Sindangasih Cianjur Adinda Muthia Salwa; Dita Fatimah Alzahra S; Eva Komalasari; Mochamad Radi Pratama; Siti Rahmah; Siti Fadhilah Khoiru R
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 5 No. 5 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v5i5.2209

Abstract

Masalah sampah di Indonesia menjadi salah satu permasalahan yang telah mencapai titik mengkhwatirkan sehingga diperlukan Intervensi untuk merubah pola perilaku masyarakat. pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran dan meningkatkan pengetahuan siswa sekolah dasar tentang pengelolaan sampah organik, anorganik, serta sampah berbahaya dan beracun (B3). Metode yang digunakan pada kegiatan sosialisasi pengenalan dan pemilahan jenis sampah yaitu ceramah bervariasi. Lalu menggunakan permainan edukasi yang digunakan untuk memberikan pengajaran, menambah pengetahuan penggunanya melalui suatu media unik dan menarik. Hasil dari pengabdian ini dengan menerapkan edukasi berbasis permainan efektif dalam menanamkan karakter peduli lingkungan sejak dini. Diharapkan pihak sekolah dapat melanjutkan pembiasaan ini secara konsisten untuk menciptakan lingkungan sekolah yang bebas sampah.
Pendidikan Kesehatan Tentang Pola Makan Untuk Meningkatkan Status Gizi Pada Anak Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Ambacang Padang Rischa Hamdanesti; Sari Indah Kesuma
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 5 No. 5 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v5i5.2219

Abstract

Permasalahan gizi di Indonesia merupakan salah satu persoalan utama dalam pembangunan manusia. Sebagai salah satu negara dengan kompleksitas kependudukan yang sangat beraneka ragam, Indonesia dihadapi oleh dinamika persoalan gizi buruk. Data Kemenkes RI pada tahun 2020, ditemukan balita yang mengalami gizi buruk sebesar 3,8% dan gizi kurang sebesar 14,0% dan tahun 2021 gizi buruk sebesar 3,9% dan gizi kurang sebesar 13,8%. Beberapa faktor yang mempengaruhi status gizi balita yaitu faktor internal (nilai cerna makanan, status kesehatan, penyakit infeksi, umur balita, jenis kelamin balita, riwayat ASI Eksklusif, riwayat MP-ASI, dan asupan makanan). Faktor eksternal (pendidikan ibu, pekerjaan, jumlah anak, pengetahuan, ketersediaan pangan, pola konsumsi pangan, ekonomi, pemeliharaan kesehatan dan lingkungan fisik). Berdasarkan studi pendahuluan yang peneliti lakukan di Puskesmas Ambacang bahwa ditemukan peningkatan balita gizi kurang selama 3 tahun terakhir yaitu pada tahun 2020 kasus gizi kurang sebesar 40 orang, tahun 2021 sebesar 55 orang dan tahun 2022 sebesar 84 orang. Survey awal yang peneliti lakukan di Puskesmas Ambacang Padang, dengan melihat 10 catatan rekam medis balita, didapatkan 2 orang (20%) balita mengalami gizi buruk, 3 orang (30%) balita mengalami gizi kurang, 1 orang (10%) balita mengalami gizi lebih dan 4 orang (30%) balita mengalami gizi baik.
Pendidikan Kesehatan Tentang Dampak Penggunaan Gadget Terhadap Kualitas Tidur Pada Anak Usia Remaja Di SMP Negeri 25 Padang Rischa Hamdanesti; Sari Indah Kesuma; Syalvia Oresti; Ledia Restipa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 5 No. 5 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v5i5.2220

Abstract

Perkembangan teknologi yang pesat membawa banyak dampak positif dan negatif bagi berbagai kalangan, termasuk remaja. Salah satu fenomena yang marak adalah penggunaan gadget (smartphone, tablet, laptop) dalam keseharian ramaja, baik untuk aktivitas belajar maupun hiburan. Namun, banyak penelitian menunjukkan bahwa penggunaan gadget yang berlebihan dapat mempengaruhi kualitas tidur, yang pada akhirnya berdampak pada kesehatan fisik dan mental anak-anak remaja. Berdasarkan laporan dari Newzoo yang merupakan perusahaan Global Games Market Report, statistik dan analisis menyatakan bahwa penggunaan gadget terbesar pada tahun 2020 dengan jumlah 953,55 juta pengguna di tempati oleh negara Tiongkok. Masa remaja merupakan periode kritis dalam perkembangan, dimana kualitas tidur yang baik sangat penting untuk mendukung pertumbuhan, daya konsentrasi, dan emosi yang stabil. Penggunaan gadget yang berlebihan, terutama menjelang tidur, telah dikaitkan dengan gangguan tidur, seperti tidur yang tidak nyenyak, sulit tidur, dan terbangun ditengah malam. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan oleh penulis pada bulan September 2025 di SMP Negeri 25 Padang, jumlah siswa kelas 7 sebanyak 263 dan kelas 8 sebanyak 256. Beberapa siswa dan siswi memiliki smartphone milik pribadi sehingga penggunaan gadget tidak dibatasi oleh orang tua karena selain digunakan untuk belajar juga digunakan untuk pemakaian pribadi sebagai hiburan seperti bermain game dan media sosial.
Edukasi Kesehatan Tentang Posyandu Remaja Dalam Upaya Pencegahan Stunting Nisa Ardhianingtyas; Wida Rahma Arwiyantasari; Kusnul Lailatul Fitri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 5 No. 6 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v5i6.2228

Abstract

Posyandu Remaja menawarkan remaja akses ke layanan kesehatan dasar, pendidikan, konseling, dan pelatihan keterampilan hidup sehat. Mereka juga melibatkan remaja dalam peran kader dan peserta aktif. Meskipun program Posyandu Remaja telah didirikan di berbagai daerah, banyak remaja yang belum memahami tujuan, manfaat, dan kegiatan yang dilakukan. Oleh karena itu, edukasi Posyandu Remaja sangat penting untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi remaja dalam menjaga kesehatan diri. Metode : kegiatan ini melibatkan 23 orang remaja di Desa Sumberagung RT 04 Rw 01, Plaosan, Magetan. Dalam pelaksanaannya dimulai dengan pre-test, sosialisasi, diskusi dan tanya jawab, di akhiri dengan post-test. Hasil : dari hasil tes didapatkan adanya peningkatan nilai setelah diberikan edukasi tentang posyandu remaja. edukasi tentang Posyandu Remaja telah terlaksana dengan baik dan mendapat respons positif dari peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan remaja mengenai pengertian, tujuan, manfaat, dan kegiatan Posyandu Remaja setelah diberikan edukasi. Edukasi kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja serta mendorong partisipasi mereka dalam kegiatan Posyandu Remaja.
Penyuluhan Kecacingan Pada Balita Dan Anak-Anak Di Posyandu Desa Cikeas Kabupaten Bogor Jawa Barat Nurraya Lukitasari; Mutia Sari Wardana; Agnes Yuliana; Dyah Ayuwati Waluyo; Frida Octavia Purnomo; Aji Humaedi; Ernie Halimatushadyah; Krismayadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 5 No. 6 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v5i6.2229

Abstract

Kecacingan atau soil-transmitted helminth (STH) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang banyak ditemukan pada balita dan anak-anak di Indonesia akibat rendahnya perilaku hidup bersih dan sehat serta kurangnya edukasi kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan dan penanganan kecacingan pada balita dan anak-anak. Pokok bahasan yang diberikan meliputi pengertian kecacingan, gejala, cara penularan, dampak terhadap pertumbuhan anak, perilaku pencegahan, sanitasi lingkungan, serta penggunaan obat cacing secara berkala. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan ibu balita terkait upaya pencegahan dan penanganan kecacingan sehingga dapat mendukung terbentuknya perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan keluarga. Metode yang digunakan berupa penyuluhan kesehatan dengan pendekatan edukatif melalui ceramah dan diskusi interaktif di Posyandu Sagitarius 2 Desa Cikeas, Kabupaten Bogor. Evaluasi dilakukan menggunakan instrumen pretest dan posttest yang terdiri atas 10 pertanyaan kepada 18 responden. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan pada hampir seluruh indikator setelah dilakukan edukasi. Peningkatan paling terlihat pada pemahaman mengenai penggunaan alas kaki saat bermain di tanah, pentingnya kebersihan diri, serta upaya pencegahan reinfeksi cacing. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan berbasis masyarakat efektif meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam pencegahan kecacingan pada anak.