cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
urnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC)
ISSN : -     EISSN : 29632188     DOI : 10.70570
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC) adalah Jurnal Pengabdian Masyarakat untuk scope Multidisiplin Ilmu, dengan scope keilmuan seperti Kesehatan (Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan Masyarakat, Kedokteran, Analis, Rekam Medis dll), Ilmu Komputer, Kemasyarakatan, Manajemen, Ekonomi, Manajemen, Agama, Ilmu Hukum, Pendidikan, Pertanian, Sastra, Teknik, Dan Bidang Ilmu Lainnya. Journal title Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 543 Documents
Implementasi Feeding Rules Untuk Mencegah Permasalahan Gizi Pada Balita Irma Hamdayani Pasaribu; Maria Alia Rahayu; Rina Marlina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 2 No. 11 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketidakmampuan orangtua dalam pemberian makan yang tepat pada balita dapat mengakibatkan masalah makan diusia balita dan tumbuh kembang anak pada periode selanjutnya. Akibat gizi kurang / buruk pada masa batita adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan otak, otot, komposisi tubuh dan metabolik glukosa, lemak dan protein dan juga berdampak jangka panjang pada kemampuan nalar anak. Salah satu penyebab permasalahan gizi dapat bermula dari ketidaktepatan atau ketidaktahuan orangtua tentang feeding rules. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan orangtua khususnya ibu dalam meingmplementasikan feeding rules dalam pemberian makan pada balita. Adapun mitra pada kegiatan ini adalah ibu-ibu yang mempunyai anak balita di desa Cadaskertajaya. Kegiatan ini dilakukan dengan memberikan edukasi kepada ibu yang mempunyai balita dengan menggunakan media leaflet dan dilakukan diskusi terarah dengan peserta untuk menggali permasalahan-permasalahan yang dihadapi ibu dalam pemberian makan pada balita.setelah kegiatan ini terlaksana, diharapkan para orangtua mmapu menerapkan feeding rules dalam pemberian makan pada balita, sehingga kebutuhan gizi anak terpenuhi dan kegiatan makan menjadi saat yang tepat untuk membangun bonding antara ibu dan anak
Pendampingan Kader Dan Ibu Hamil Dalam Pelaksanaan Senam Hamil Sebagai Upaya Mengurangi Ketidaknyaman Dalam Kehamilan Dan Komplikasi Persalinan Mardianti Dian; Yuli Farida; Lia Komalasari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 2 No. 11 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan-perubahan yang terjadi selama kehamilan umumnya menimbulkan ketidaknyamanan dan kekhawatiran bagi sebagian besar ibu hamil. Selama masa kehamilan ibu hamil mengalami perubahan fisik dan psikologis yang dapat menimbulkan ketidaknyamanan terutama pada trimester III. Senam hamil merupakan cara yang mendukung kemudahan dalam persalinan dan membantu memberikan relaksasi terhadap kehamilan trimester III sehingga ketidaknyamanan dalam kehamilan bisa teratasi. Tujuan kegiatan Pengabdian masyarakat adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan dan ibu hamil dalam mengenal ketidaknyamanan dalam kehamilan dan cara mengatasinya dengan melakukan senam hamil. Metoda pelaksanaan melalui pelatihan kader dengan ceramah, diskusi, demontrasi dan pendampingan serta monitoring dan evaluasi Hasil kegiatan program kemitraan masyarakat ini berupa peningkatan pengetahuan kader kesehatan dalam memahami ketidaknyamanan dalam kehamilan dan cara mengatasinya serta kemampuan mengenal tanda bahaya kehamilan dengan nilai peningkatan pengetahuan pada kedua mitra adalah 16 poin. Penilaian keterampilan kader kesehatan dengan pendampingan bidan mampu mengajarkan tahapan senam hamil dengan persentase 100% dengan rata-rata pengulangan sebanyak 2 kali, serta kader kesehatan mampu memotivasi ibu hamil berkunjung ke kelas senam hamil, ditandai dengan adanya peningkatan kunjungan ibu hamil ke posyandu sebanyak 78 %. Kader kesehatan sebagai mitra bidan diharapkan tetap meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya dalam upaya membantu meningkatkan kesehatan ibu dan anak
Upaya Pencegahan Stunting Pada Anak Balita Melalui Edukasi, Kebersihan Mulut Dan Tangan Tomi Jepisa; Ririn; Linda Wati; Husni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 2 No. 11 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia sampai saat ini masih mempunyai masalah gizi yang cukup berat yang ditandai dengan banyaknya kasus gizi kurang pada anak balita, usia masuk sekolah baik pada laki- laki dan perempuan. Masalah gizi pada usia sekolah dapat menyebabkan rendahnya kualiatas tingkat pendidikan, tingginya angka absensi dan tingginya angka putus sekolah. Malnutrisi meru-pakan suatu dampak keadaan status gizi baik dalam jangka waktu pendek maupun jangka waktu lama. Stunting adalah salah satu keadaan malnutrisi yang berhubungan dengan ketidakcukupan zat gizi masa lalu sehingga termasuk dalam masalah gizi yang bersifat kronis. Stunting diukur sebagai status gizi dengan memperhatikan tinggi atau panjang badan, umur, dan jenis kelamin balita. Kebiasaan tidak mengukur tinggi atau panjang badan balita di masyarakat menyebabkan kejadian stunting sulit disadari. Hal tersebut membuat stunting menjadi salah satu fokus pada target perbaikan gizi di dunia diperkirakan sampai tahun 2025 (Kemenkes RI, 2022). Meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia dan Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan merupakan jabaran dari Nawa Cita ke–5 dan ke-3. Namun, upaya menghadirkan generasi emas Indonesia ini dibayangi kehadiran stunting yang masih mengancam. Stunting merujuk pada kondisi tinggi anak yang lebih pendek dari tinggi badan seumurannya. Stunting terjadi lantaran kekurangan gizi dalam waktu lama pada masa 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Indonesia saat ini tengah bermasalah dengan stunting. Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini berupa screening penyakit tidak menular pada lansia. Metode yang digunakan adalah pengukuran dan pemeriksaan serta pemberian upaya peningkatan kualitas hidup lansia melalui edukasi. Metode kegiatan dilakukan edukasi mengenai stunting dan pemeriksaan mulut serta melakukan cuci tangan baik dan benar. Pengabdian masyarakat ini dapat memberikan manfaat untuk masyarakat
Pelatihan Praktek Shalat Jenazah Di MDTA Masjid Alfi Syahrin Junaidi Marbun; Martin Kustati; Gusmirawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 2 No. 11 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilaksanakan pada MDTA Masjid Alfi Syahrin di perumahan Singgalang Kecamatan Koto Tangah, bertujuan untuk memberikan pengetahuan tata cara pelaksanaan penyelenggaraan shalat jenazah. Banyaknya Masyarakat yang menganggap remeh mengenai penyelenggaraan jenazah. Metode yang digunakan adalah ceramah untuk menyampaikan teori atau pemahaman mengenai tata cara dalam praktek shalat jenazah, kemudian dilanjutkan dengan Latihan yang sebagai praktek dari teori yang diajarkan dan tanya jawab sebagai evaluasi dalam kegiatan dilakukan tanya jawab agar tidak ada keraguan dalam pelaksanaan shalat jenazah. Hasil dari kegiatan pelatihan praktek shalat jenazah berjalan dengan baik dan berjalan lancar sesuai dengan yang diinginkan walaupun belum semua anak MDTA Alfi Syahrin dapat menguasai dengan baik materi yang dijelaskan. Kegiatan pelatihan ini mendapatkan apresiasi yang baik hal itu dapat dilihat dengan keaktifan anak MDTA Alfi Syahrin mengikuti pelatihan sampai selesai.
Pendampingan Kader Peduli Tanda Bahaya Ibu Hamil (DERLI TBH) Sebagai Upaya Mengurangi Angka Kematian Ibu Budi Astyandini; Mimi Ruspita; Titik Sapartinah; Arief Azhari Ilyas; Rima Febriyebi; Syarifah Anindi Rafika; Dian Wisiastuti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 2 No. 11 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan merupakan proses reproduksi yang penting dalam kehidupan Wanita. Selama kehamilan Wanita mengalami adaptasi secara fisiologis maupun psikologis yang memiliki resiko terjadinya kondisi mengancam jiwa ibu maupun janin. Penyebab tingginya angka kematian ibu dapat disebabkan karena ibu hamil terlambat mengenali tanda bahaya kehamilan. Peran kader untuk mendampingi ibu hamil untuk mengenal tanda bahaya kehamilan sangat diperlukan. Tujuan kegiatan pengadian Masyarakat ini adalah meningkatkan peran kader untuk peduli tanda bahaya pada ibu hamil. Metode pelaksanaan melalui pelatihan kader dengan metode ceramah tanya jawab,role play dan pendampingan. Hasil kegiatan pengabdian Masyarakat dalam bentuk kemitraan Masyarakat ini berbentuk peningkatan praktik kader Kesehatan dalam memberikan pendampingan pada Masyarakat adalah sebelum mendapatkan pelatihan terdapat praktik yang kurang sebanyak 35 %, cukup 35 % dan baik 30 % meningkat setelah mendapatkan pelatihan dan pendampingan yaitu praktik cukup 50 % dan baik 50 % tidak ada yang memiliki praktik kurang. Penilaian Praktik kader didampingi tim pengabdian Masyarakat kader mampu memberikan sosialisasi menggunakan leaflet, mampu memotivasi ibu Masyarakat agar mendampingi ibu hamil melakukan pemeriksaan kehamilan secara teratur ke Posyandu ditunjukan dengan meningkatnya jumlah kunjungan ibu hamil di posyandu serta merujuk ke bidan desa jika menemukan kasus ibu hamil dengan tanda bahaya. Diharapkan kader peduli tanda bahaya pada ibu hamil terus meningkatkan ketramilan untuk memotivasi dan sosialisasikan tanda bahaya pada ibu hamil diwilayahnya
Pentingnya Dukungan Keluarga Dalam Pencegahan Resiko Depresi Postpartum Maidaliza; Yessi Andriani; Qorry Suendi Aulia; Maulana Ikhsan; Febi Widianto; Jeli Anjelina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 2 No. 11 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Depresi pasca melahirkan merupakan isu kesehatan yang mempengaruhi 13% dari perempuan dalam waktu 1 tahun setelah melahirkan. Beberapa faktor penyebab depresi pasca melahirkan meliputi depresi selama kehamilan, stres dalam merawat anak, tekanan kehidupan, dukungan sosial, kecemasan saat hamil, kepuasan dalam pernikahan, sejarah depresi sebelumnya, temperamen bayi, baby blues, tingkat harga diri, dan kehamilan yang tidak direncanakan.Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya peran keluarga dalam mencegah faktor resiko dari depresi pada ibu postpartum. Metode yang di pakai dalam pengabdian masyarakat ini adalah ceramah dan diskusi, dengan media lembar balik dan leaflet. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pemeriksaan kesehatan, penyampaian materi, diskusi dan tanya jawab. Hasil yang diharapkan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah terjadinya peningkatan pengetahuan masyarakat dan keluarga tentang pentingnya peran keluarga dalam mencegah faktor resiko terjadinya depresi pada ibu postpartum
Peningkataan Kemampuan Ilustrasi Digital Siswa-Siswi Sekolah Mengengah Pertama Mataram I Nyoman Yoga Sumadewa; Hasbullah; Ni Putu Sinta Dewi; Chritofer Satria; I Nyoman Subudiarta
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 2 No. 11 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ilustrasi digital semakin banyak dibutuhkan di Mataram. Terutama dalam bidang konten digital seperti: flayer, digital imaging, poster digital dana lain sebagainya. Maraknya kebutuhan karya ilustrasi digital sebagai bagian dari kemampuan pengetahuan seni dan budaya. Namun, bagaimana strategi pengembangan dan peningkatan kemampuan ilustrasi digital bagi siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Mataram. Tujuan tulisan ini untuk mengurai strategi pendampingan dan peningkatan kemampuan ilustrasi digital siswa-siswi di Kota Mataram. Melalui metode klasikal, dan praktikum, pendampingan dan peningkatan kemampuan ilustrasi digital menunjukkan hasil talenta yang luar biasa dari siswa dan siswi SMP di Kota Mataram. Siswa-siswi yang berjumlah 13 anak tersebut, di klasifikasikan menjadi tiga siswa dan siswi yang memiliki kemampuan ilustrasi digital yang baik.
Pemberian Edukasi Kesiapsiagaan Bencana Di SD Negeri 13 Kubu Gulai Bancah Bukittinggi Kalpana Kartika; Lisa Pradisa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini berbanding lurus dengan pola kehidupan manusianya. Mengakibatkan manusia menjadi individualis dan acuh tak acuh terhadap kondisi lingkungan sekitar. Pola hidup masyarakat kota yang cenderung materialis, konsumtif, serta memiliki perilaku yang tidak ramah lingkungan sehingga dapat mengakibatkan bermacam-macam masalah seperti terjadinya bencana alam. Permasalahan yang sering dihadapi saat adalah sering terjadinya bencana alam tak terduga seperti gempa bumi, banjir,longsor dan gunung melutus. Mengingat begitu pentingnya pengetahuan dini mengenai kesiapsiagaan bencana ini, maka Program studi DIII Keperawatan sebagai salah satu program studi pada fakultas kesehatan, Universitas Perintis juga mengambil andil dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tujuan memberikan pengetahuan dini mengenai kesiapsiagaan bencana, melalui tema “Pemberian Edukasi Kesiapsiagaan Bencana di Sekolah Dasar Negeri 13 Kubu Gulai Bancah”. Adapun metode dalam kegiatan ini yaitu pemberian edukasi melalui penyuluhan, menonton video demonstrasi dan simulasi. Hasil pengabdian menunjukkan besarnya antusias siswa dan masyarakat sekolah, dilihat dari simulasi gempa bumi yang dilakukan masyarakat sekolah berhasil memperagakan tindakan evakuasi yang baik dan benar, sesuai dengan bimbingan dan demontrasi yang telah dilakukan. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kegiatan edukasi ini dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa akan pentignya pengetahuan dini kesiapsiagaan bencana.
Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Remaja Di Desa Wisata Pulau Sapi, Malinau Jalilah, Nurul Hidayatun; Nur Indah Noviyanti; Elviani; Fetrie Olavianty; Miles Evana; Suhesti Mean
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja adalah masa penuh kegoncangan jiwa, yang menghubungkan masa kanak-kanak yang penuh kebergantungan dengan masa dewasa yang matang dan berdiri sendiri. Masa remaja merupakan masa transisi dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa yang ditandai dengan berbagai perubahan baik fisik, psikis, maupun sosial. Berbagai perubahan tersebut dapat menimbulkan persoalan-persoalan yang kemungkinan dapat mengganggu perkembangan remaja selanjutnya. Diantara persoalan tersebut yang dihadapi remaja adalah masalah kesehatan reproduksi. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kepada 33 orang remaja. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest. Hasilnya penyuluhan berjalan dengan baik dengan peningkatan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi sebanyak 26,18% yang dapat dilihat dari peningkatan hasil posttest.
Skrining Pranikah Calon Pengantin Perempuan Dalam Mempersiapakan Calon Ibu Dan Bayi Sehat Berkualitas Di Kota Tarakan Rahman, Nur Indah Noviyanti; Aisyah Laily; Gusriani; Reza Bintangdari Johan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pentingnya dari skrining prakonsepsi salah satunya adalah mencegah terjadinya abortus baik abortus dengan sengaja akibat kehamilan tidak diinginkan maupun abortus spontan. Abortus diartikan sebagai keluarnya janin sebelum berusia 20 minggu secara tiba-tiba dimana janin belum mampu bertahan hidup di luar rahim. Banyak faktor yang menyebabkan abortus seperti faktor kromosom, faktor usia, gaya hidup. Metode: Artikel ini disusun dengan menggunakan metode penggunaan data-data langsung hasil anamnesa dan pemeriksaan fisik pada pasien. Data-data pasien meliputi hasil pemeriksaan TTV (Tanda-tanda vital), pemeriksaan status gizi, pemeriksaan dari kepala sampai ujung kaki dan pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan gula darah dan pemeriksaan HB (hemoglobin). Hasil: Kegiatan ini diawali dengan melakukan anamnesa mengenai riwayat penyakit sekarang, riwayat penyakit dahulu, riwayat penyakit kelurga dan melakukan deteksi dini masalah kesehatan jiwa menggunakan kuesioner yang dikembangkan oleh WHO yaitu Self Reporting Questionnaire (SRQ), SRQ terdapat 20 pertanyaan terkait gejala masalah kesehatan jiwa yang harus di jawab dengan klien.. Kesimpulan: Hal ini penting untuk pencegahan komplikasi dalam kehamilan dan persalinan.