Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC)
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC) adalah Jurnal Pengabdian Masyarakat untuk scope Multidisiplin Ilmu, dengan scope keilmuan seperti Kesehatan (Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan Masyarakat, Kedokteran, Analis, Rekam Medis dll), Ilmu Komputer, Kemasyarakatan, Manajemen, Ekonomi, Manajemen, Agama, Ilmu Hukum, Pendidikan, Pertanian, Sastra, Teknik, Dan Bidang Ilmu Lainnya. Journal title Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC)
Articles
543 Documents
Pembinaan Rohani Bagi Orang Muda Katolik Di Akper St Elisabeth Lela Kabupaten Sikka Kota Maumere
Marianus Oktavianus Wega;
Gabriel Mane;
Emirensiana Watu;
Retno Susanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Orang Muda Katolik adalah harapan dan masa depan Gereja dan masyarakat. Dengan kemampuan untuk meneropong jauh ke depan, orang muda diakui telah memberi pengaruh yang sangat besar terhadap dunia sekarang. Orang Muda Katolik merupakan sebuah kelompok dalam tahap perkembangan yang membutuhkan pendampingan. Orang muda Katolik berada di bawah naungan Komisi Kepemudaan yang merupakan perangkat Gereja dengan tugas khusus memberi perhatian pada pembinaan dan pendampingan orang muda. Salah satu cara yang tepat untuk membentuk karakter iman yang baik dan positif adalah melalui Pembinaan Rohani. Kegiatan Pengabdian Kepada masyarakat yang dilakukan adalah memberikan Pembinaan Rohani di AKPER St Elisabeth Lela, Kabupaten Sikka, Kota Maumere. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan Pembinaan Rohani adalah memberikan pendalaman iman dan membentuk karakter iman katolik yang baik, positif, pantas dan layak menurut ajaran iman Katolik. Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan Pembinaan Rohani ini adalah 115 orang. Hasil dari kegiatan Pembinaan Rohani ini adalah pembentukan karakter iman orang muda katolik yang hidup menurut cara hidup Kristus sesuai ajaran iman Katolik.
Pemberdayaan Remaja Dalam Upaya Promotif dan Preventif Tentang Kesehatan Reproduksi
Ardhianingtyas, Nisa;
Wida Rahma Arwiyantasari;
Elita Chobi Batul Uma
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Masa remaja adalah perkembangan manusia yang ditandai dengan adanya ciri-ciri seksual sekunder sampai pada kematangan kapasitas seksual dan reproduksi, pencapaian mental dan identitas kedewasaan, serta transisi dari ketergantungan sosio-ekonomi menuju kemandirian. Perubahan fisik, psikis dan emosi seseorang pada masa pubertas, bisa menjadikan remaja mempunyai keingintahuan yang tinggi dalam mempelajari bentuk dan fungsi alat kelamin serta perubahan perilaku seksual. Namun jika remaja tersebut mendapatkan informasi yang salah ataupun persepsi yang salah dalam memahami sesksualitas dan kesehatan reproduksi, maka bisa menyebabkan remaja berperilaku menyimpang yang bisa membahayakan kesehatan reproduksinya. Peran orang tua sangat penting dalam mendampingi di setiap perkembangan anaknya, sehingga orang tua harus lebih aktif terlibat dalam mengajarkan nilai-nilai moral yang positif pada remaja terutama tentang kesehatan reproduksi, misalnya menjelaskan kerugian yang terkait dengan hubungan seksual pranikah dari semua sisi dan penyakit-penyakit yang dapat ditimbulkannya. Tujuan dilakukan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman remaja tentang pentingnya menjaga kesehatan reproduksi. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 1 Desember 2023 di SMAN 2 mejayan kabupaten Madiun. Sasarannya adalah siswa-siswa kelas XII sejumlah 58 siswa. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini adalah dengan memberikan penyuluhan tentangkesehatan reprodukasi, pre test dan post test digunakan untuk mengukur pengetahuan siswa tentnag kesehatan reproduksi. Setelah dilakukan penyuluhan, pengetahuan siswa tentang kesehatan reproduksi meningkat.
Penyuluhan Kesehatan Mengenal Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) Di Dusun Woloone Desa Detusoko Barat Kecamatan Detusoko
Antonia Rensiana Reong;
Gabriel Mane;
Mediatrix Santi Gaharpung;
Laurentina Nona Eda;
Siti Zuraida Muhsinin;
Siti Aisyah;
Lale Syifaun Nufus
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Gangguan jiwa merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang serius dan harus segera ditanggulangi. Masih adanya sikap masyarakat yang negatif serta memiliki pengetahuan yang rendah tentang gangguan jiwa perlu mendapatkan perhatian. Salah satu cara yang tepat untuk merubah sikap dan meningkatkan pengetahuan masyarakat adalah melalui penyuluhan kesehatan Kegiatan Pengabdian Kepada masyarakat yang dilakukan adalah Penyuluhan kesehatan di Dusun Woloone Desa Detusoko Barat, Kecamatan Detusoko. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan Penyuluhan kesehatan adalah tindakan preventif primer untuk mengetahui kondisi kesehatan Mental Masyarakat Dusun Woloone. Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan Penyuluhan kesehatanini adalah 32 orang. Hasil dari kegiatan penyuluhan kesehatan ini adalah data-data status kesehatan mental peserta antara lain adanya persepsi masyarakat tentang Gangguan jiwa yang masih keliru, stigma masyarakat yang masih tinggi pada orang dengan gangguan jiwa, serta data salah satu pasien ODGJ yang masih dipasung.. Oleh sebab itu, melalui kegiatan Penyuluhan kesehatan ini, diharapkan terjadi peningkatan kesadaran untuk menjaga kesehatan mental diri sendiri serta melakukan general check up untuk mendeteksi adanya penyakit baik fisik dan mental secara dini.
Penyuluhan Kesehatan Tentang Pernikahan Dini Di Dusun Wolobudu, Desa Detusoko Barat, Kecamatan Detusoko
Gabriel Mane;
Antonia Rensiana Reong;
Marianus Oktavianus Wega;
Mediatrix Santi Gaharpung;
Irni Dwi Astiti Irianto;
Musniati;
Herni Sulastien
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pernikahan dini diartikan pernikahan yang pasangan masih muda dan belum memenuhi persyaratan untuk melakukan pernikahan. Usia Remaja yang melakukan pernikahan dini beresiko tidak dapat beradaptasi dengan baik dengan lingkungan dan situasi barunya sehingga beresiko menimbulkan stres. Salah satu cara yang tepat untuk merubah sikap dan meningkatkan pengetahuan masyarakat adalah melalui penyuluhan kesehatan. Kegiatan Pengabdian Kepada masyarakat yang dilakukan adalah Penyuluhan kesehatan di Dusun Wolobudu Desa Detusoko Barat, Kecamatan Detusoko. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan Penyuluhan kesehatan adalah tindakan preventif primer untuk mengetahui kondisi kesehatan dan tingkat pemahaman tentang pernikahan dini pada Masyarakat Dusun Wolobudu. Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan Penyuluhan kesehatan ini adalah 45 orang. Hasil dari kegiatan penyuluhan kesehatan ini adalah Hasil dari kegiatan penyuluhan kesehatan ini adalah data-data terkait status pernikahan dini yang terjadi, serta kurangnya pengetahuan masyarakat tentang dampak negatif yang terjadi akibat Pernikahan Dini. Oleh sebab itu, melalui kegiatan Penyuluhan kesehatan ini, diharapkan terjadi peningkatan kesadaran untuk menjaga kesehatan diri sendiri, khususnya bagi para remaja agar dapat lebih aktif terlibat dalam mengikuti kegiatan positif di masyarakat sehingga dapat terhindar atau mencegah terjadinya pernikahan dini.
Penyuluhan Dan Pemeriksaan Kesehatan Asam Urat Di Dusun Pemonago Desa Detusoko Barat Kecamatan Detusoko
Maria Kornelia Ringgi Kuwa;
Mediatrix Santi Gaharpung;
Retno Susanti;
Laurentina Nona Eda;
Erniawati Pujiningsih;
Diny Kusumawardani;
Herni Sulastien
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Asam urat adalah penyakit dari sisa metabolisme zat purin yang berasal dari sisa makanan yang kita konsumsi. Pencegahan terhadap suatu penyakit akan lebih diperhatikan oleh seseorang yang mempunyai pengetahuan dan pengetahuan dapat diperoleh dari berbagai sumber informasi diantaranya melalui penyuluhan atau pendidikan kesehatan. Dengan melakukan kegiatan tes atau pmeriksaan kesehatan bagi orang-orang yang berada dalam kondisi sehat untuk mengambil sampel suatu penyakit tanpa gejala dapat bermanfaat apabila dilakukan pencegahan dini guna meningkatkan prognosisnya. Tes Skrining juga bermanfaat bagi masyarakat luas apabila identifikasi mengarah pada pencegahan primer dan sekunder mendeteksi risiko penyakit dan mencegah dampak lanjutan risiko penyakit. Kegiatan penyuluhan dan pemeriksaan Kesehatan riwayat kesehatan diberikan secara selektif yang bertujuan untuk mendeteksi risiko penyakit dengan menggunakan metode tertentu. Kegiatan Pengabdian Kepada masyarakat yang dilakukan adalah Penyuluahn dan Pemeriksaan Kesehatan Kadar Asam Urat di Dusun Pemonago Desa Detusoko Barat, Kecamatan Detusoko. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan Penyuluhan dan Pemeriksaan Kesehatan Kadar Asam Urat adalah tindakan preventif primer untuk mengetahui kondisi kesehatan Masyarakat Dusun Pemonago. Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan Skrining ini adalah 25 orang. Hasil dari kegiatan penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan kadar Asam Urat ini adalah data status kesehatan peserta terkait riwayat penyakit dan keluhan yang dirasakan oleh peserta, serta memberikan edukasi tentang Asam Urat Kepada masyarakat.
Skrining Kesehatan Di Dusun Nuagiu Desa Detusoko Barat Kecamatan Detusoko
Mediatrix Santi Gaharpung;
Maria Kornelia Ringgi Kuwa;
Retno Susanti;
Yustina Wela;
Laurentina Nona Eda;
Nia Supiana;
Herni Sulastien
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Skrining merupakan suatu prosedur tes guna mengetahui potensi atau gangguan kesehatan pada seseorang. Melakukan kegiatan tes skrining bagi orang-orang yang berada dalam kondisi sehat untuk mengambil sampel suatu penyakit tanpa gejala dapat bermanfaat apabila dilakukan pencegahan dini guna meningkatkan prognosisnya. Tes Skrining juga bermanfaat bagi masyarakat luas apabila identifikasi mengarah pada pencegahan primer dan sekunder mendeteksi risiko penyakit dan mencegah dampak lanjutan risiko penyakit. Kegiatan pelayanan skrining riwayat kesehatan diberikan secara selektif yang bertujuan untuk mendeteksi risiko penyakit dengan menggunakan metode tertentu. Kegiatan Pengabdian Kepada masyarakat yang dilakukan adalah Skrining Kesehatan di Dusun Nuagiu Desa Detusoko Barat, Kecamatan Detusoko. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan Skrining adalah tindakan preventif primer untuk mengetahui kondisi kesehatan Masyarakat Dusun Nuagiu. Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan Skrining ini adalah 62 orang. Hasil kegiatan Skrining adalah data-data terkait status kesehatan peserta yaitu berat badan, tekanan darah, kontrol gula darah, asam urat, riwayat penyakit dan keluhan peserta. Tidak ditemukan gangguan kesehatan yang serius dari peserta skrining. Oleh sebab itu, melalui kegiatan Skrining ini, diharapkan terjadi peningkatan kesadaran untuk menjaga kesehatan diri sendiri serta melakukan general check up untuk mendeteksi adanya penyakit secara dini.
Penyuluhan tentang penyakit hipertensi dan manfaat rendaman Air Jahe pada Lansia di PMB "D.F"
Rama Agustina;
Deby Utami Siska Ariani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Hipertensi menjadi masalah kesehatan yang paling sering terjadi pada lansia yang biasa menjadi faktor utama dari penyakit jantung coroner. Terapi rendaman air jahe hangat merupakan terapi komplementer yang memanfaatkan jahe sebagai tambahan selanjutnya dilakukan sebagai terapi. Lansia merupakan seseorang yang telah memasuki usia 60 tahun ke atas. Dengan mengkonsumsi jahe dapat mengurangi tekanan darah dengan memblokir saluran kalsium yang bergantung pada tegangan di jantung. Jaringan otot polos di organ dan dinding arteri terhambat untuk berkontraksi akibat blokade kalsium. Kegiatan edukasi tentang penyakit hipertensi dan rendaman air jahe ini dilaksanakan di PMB Desi Fitriani, Amd.Keb Palembang. sebanyak 2 kali kegiatan dengan sasaran lansia. Kegiatan direncanakan akan diawali dengan edukasi tentang hipertensi dan rendaman air jahe. Selanjutnya membagikan kuesioner pretest yang berisi pola hidup terhadap kesehatan lansia. Berikutnya adalah praktek langsung pemeriksaan tekanan darah dan memberikan rendaman air jahe dilanjutkan dengan evaluasi menggunakan kuesioner postest dengan pertanyaan tentang pola hidup pada lansia. Pengetahuan lansia tentang penyakit hipertensi mengalami peningkatan sebesar 70%. Diharapkan semua pihak dapat meningkatkan pola hidup yang teratur terutama pada lansia dalam mewujudkan pola hidup sehat
Penanaman Cabai Bersama Ibu-Ibu PKK Desa Sumurjomblangbogo Kecamatan Bojong Kabupaten Pekalongan Guna Meningkatkan Ketahanan Pangan
Mohamad Riyan Hidayat;
Nia Anggraeni;
Dimas Wicaksono;
Muhammad Aksanul Fairuz;
Prassetiyo Maulana Putra;
Dewi Puspita Sari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Indonesia merupakan negara agraris karena sektor pertanian berperan penting dalam perekonomian nasional. Salah satu hasil pertanian yang banyak dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia adalah cabai rawit. Cabai rawit banyak dicari oleh orang-orang Indonesia, terlebih mereka yang menyukai makanan pedas. Banyaknya permintaan ini tidak diimbangi dengan persediaan cabai rawit yang banyak. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya gagal panen. Hal ini pula yang menjadikan harga cabai rawit kian melambung tinggi di wilayah Indonesia, termasuk didalamnya Kabupaten Pekalongan. Merespon hal itu, mahasiswa KKN Universitas Pekalongan bersama ibu-ibu PKK Desa Sumurjomblangbogo melakukan penanaman cabai di Desa Sumurjomblangbogo. Desa Sumurjomblangbogo merupakan salah satu desa di Kabupaten Pekalongan dengan hamparan persawahan yang mendominasi wilayah desa tersebut. Sebagian besar warganya berprofesi sebagai petani. Hal ini pula yang mendasari mahasiswa KKN untuk melakukan program penanaman cabai sebanyak 100 bibit cabai. Program ini dilaksanakan selama dua minggu terhitung sejak tanggal 5 - 18 Januari 2024. Program ini berjalan dengan lancar. Bibit cabai yang ditanam tumbuh dan berkembang secara baik. Diharapkan dengan adanya program ini mampu membantu warga Desa Sumurjomblangbogo dalam mendapatkan cabai rawat dalam harga lebih murah dibanding harga pasaran sehingga mampu meningkatkan ketahanan pangan.
Edukasi Penyuluhan Serta Peningkatan Pengetahuan Keluarga Binaan Tentang Asam Urat Pada Lansia Di Desa Parit Baru
Zhafiirah;
M. Irwan;
Natasya Dwi Putri Aprilia;
Lewy Ceria;
Widya Restika;
Rizki Auliyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Desa Parit Baru merupakan salah satu desa di Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar. Kebanyakan para lansianya menderita penyakit asam urat. Asam urat merupakan hasil metabolisme akhir dari purin yaitu salah satu komponen asam nukelat yang terdapat dalam inti sel tubuh. Peningkatan kadar asam urat dapat mengakibatkan gangguan pada tubuh manusia seperti perasaan linu-linu di daerah persendian dan sering disertai dengan timbulnya rasa nyeri yang teramat sangat bagi penderitanya. Tujuan: Tujuan dari kegiatan edukasi penyuluhan serta pemberdayaan peningkatan pengetahuan keluarga binaan tentang asam urat pada lansia di desa parit baru yakni untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam mengenal asam urat lebih dalam di lingkungan Desa Parit Baru Kecamatan Tambang. Metode: melakukan pendekatan kepada masyarakat desa parit baru Kec. Tambang, Kab Kampar, Prov. Riau dan memberikan edukasi terkait penyakit asam urat. . Sasaran dari kegiatan ini yaitu masyarakat desa parit baru Kec. Tambang, Kab Kampar, Prov. Riau. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja KKN-T serta Keluarga binaan mahasiswa/i IKes Payung Negeri yang dilaksanakan di desa parit baru pada hari Jumat, 29 Desember 2023. Hasil: diperoleh peningkatan pengetahuan masyarakat keluarga binaan sebelum dilakukan nya edukasi dan sesudah di lakukan nya edukasi meningkat 80%. Dari hasil kegiatan ini menunjukkan adanya manfaat dilaksanakannya penyuluhan edukasi kepada masyarakat keluarga binaan di Desa Parit Baru. Kesimpulan: dengan dilaksanakannya edukasi penyuluhan kepada masyarakat di Desa Parit Baru mengenai asam urat mampu meningkatkan taraf kesehatan dan pengetahuan masyarakat.
Optimalisasi Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Anemia Kehamilan Dan Pemanfaatan Minuman Daun Kelor Madu Untuk Menurunkan Anemia
Retnaningtyas, Erma;
Tri Hastuti;
Winarti;
Salimah;
Ida agnes;
Novita;
Sutrisiati;
Jasinta Berum;
Rizki Amalia;
Ana Gori
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Anemia meningkatkan resiko terjadinya abortus, , kelahiran premature, Perdarahan dan lain sebagainya. Prevalensi anemia pada ibu hamil di Indonesia sebesar48,9%. Untuk menurunkan Angka Kejadian Anemia pada ibu hamil salah upaya non farmakologi adalah dengan mengonsumsi minuman daun kelor yang memiliki kandungan Zat Besi sangat tinggi Tujuan pengabdian masyarakati ini adalah untuk optimalisasi pengetahuan ibu hamil tentang pemanfaat minuman daun kelor untuk menurunkan anemia. Kegiatan ini dilakukan dengan memberikan penyuluhan tentang anemia kehamilan dengan memberikan Pre Tes sebelum diberikan penyuluhan dan post tes sesudah diberikan penyuluhan. Kemudian melakukan demosntrasi pembuatan Minuman daun Kelor Madu dan langsung dibagikan untuk diminum oleh Ibu Hamil. Penyuluhan ini dilakukan di Posyandu Anggrek Wilayah Kerja Puskesmas Samkai Kabupaten Merauke yang dikuti oleh 15 ibu hamil. Hasil penyuluhan sebelum diberikan penyuluhan sebanyak 4 ibu hamil (27%) dengan pengetahuan Baik dan setelah kegiatan terdapat peningkatan pengetahuan menjadi 12 ibu hamil (80%) dengan pengetahuan baik. Diharapkan lebih menekannkan pencegahan anemia dengan memanfaatkan kekayaan alam disekitar kita