cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia (JIMK-MC)
ISSN : -     EISSN : 30321638     DOI : 10.70570
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia (JIMK-MC) adalah Jurnal Penelitian untuk scope Multidisiplin Ilmu, dengan scope keilmuan seperti Ilmu Komputer, Kemasyarakatan, Manajemen, Ekonomi, Matematika, Humaniora, Agama, Ilmu Hukum, Pendidikan, Pertanian, Sastra, Teknik, Kesehatan (Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan Masyarakat, Kedokteran, Analis, Rekam Medis dll) Dan Bidang Ilmu Lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2025)" : 5 Documents clear
Analisis Komunikasi Apoteker dalam Pelayanan Optimal Studi Kasus di Apotek Shan Farma Merauke: Review jurnal Muhamad Irshan
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jimkmc.v3i1.1576

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi pentingnya keterampilan komunikasi apoteker dalam membangun kepercayaan dan loyalitas pasien di Papua Selatan, dengan fokus pada Apotek Shan Farma di Merauke. Temuan awal menunjukkan bahwa faktor budaya, seperti tingkat kepercayaan dan budaya kesehatan di Papua, memengaruhi efektivitas komunikasi apoteker sehingga tidak optimal dalam pelayanan. Pendekatan kualitatif dengan studi fenomenologi digunakan, melibatkan wawancara mendalam dengan apoteker di Apotek Shan Farma Merauke dan observasi partisipatif. Analisis tematik digunakan untuk menggali pola, tema, dan makna dari data kualitatif, dengan mengacu pada temuan dari studi literatur dalam jurnal "Pengaruh Keterampilan Komunikasi Apoteker di Banyumas Terhadap Tingkat Kepercayaan dan Loyalitas Masyarakat Batur". Tujuan pembahasan ini adalah untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang pentingnya keterampilan komunikasi apoteker dalam konteks budaya yang berbeda dan membuat pelayanan yang optimal, dengan fokus pada Papua Selatan. Hasilnya diharapkan dapat menjadi dasar untuk pengembangan kebijakan yang lebih efektif dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Luaran penelitian ini diharapkan akan dipublikasikan dalam Jurnal Farmasi Universitas Brawijaya yang terakreditasi Sinta 3.
Systematic Review: Analisis Efektivitas Biaya Penggunaan Antikoagulan Oral Pada Pasien Fibrilasi Atrium Riskayanti; Tri Murti Andayani; Jason Merari P
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jimkmc.v3i1.1578

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas terapi dan efektivitas biaya antikoagulan oral pada pasien fibrilasi atrium di berbagai negara. Penelitian ini menggunakan pendekatan systematic review yaitu metode penelitian yang merupakan ulasan kembali beberapa literatur yang mengidentifikasi, menilai dan menginterpretasi seluruh temuan-temuan mengenai suatu topik penelitian untuk menjawab permasalahan dalam penelitian yang telah ditetapkan sebelumnya menggunakan protokol penelitian PRISMA. Penelitian ini terdapat 690 jurnal yang teridentifikasi memiliki potensi relevan. dari 690 jurnal tersebut 128 jurnal diantaranya berasal dari PubMed dan sebanyak 562 jurnal berasal dari Science Direct. Sebanyak 5 jurnal termasuk dalam sintesis kualitatif yang diidentifikasi memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat dabigatran 110 mg dua kali sehari, apixaban 5 mg dua kali sehari, edoxaban 30 mg sekali sehari, edoxaban 60 mg sekali sehari, lebih mampu mengurangi resiko pendarahan besar dibandingkan warfarin. Dabigatran 150 mg dua kali sehari cenderung meningkatkan resiko pendarahan dibandingkan dengan apixaban 5 mg dua kali sehari. Resiko pendarahan juga cenderung meningkat akibat pengobatan dengan rivaroxaban 20 mg dua kali sehari dibandingkan dengan edoxaban 60 mg sekali sehari. Sebagian besar obat DOAC lebih mampu menurunkan resiko pendarahan intrakranial dibandingkan dengan warfarin, sedangkan beberapa obat DOAC cenderung meningkatkan resiko pendarahan gastrointestinal dibanding warfarin. Apixaban 5 mg dua kali sehari dikategorikan sebagai obat yang paling manjur dan hemat biaya dibandingkan dengan warfarin.
Urgensi Pengembalian Kerugian Keuangan Negara Tindak Pidana Korupsi La Ode Ghondohi
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jimkmc.v3i1.1591

Abstract

Urgensi dalam sistem penegakan hukum dan sanksi untuk tindak pidana korupsi tidaklah cukup hanya penjatuhan sanksi pidana penjara saja melainkan juga harus dilakukan upaya pengembalian kerugian negara yang ditimbulkan. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimanakah kajian hukum terhadap pengembalian kerugian keuangan negara tindak pidana korupsi dan mengapa terdapat penyebab penghambat dalam pengembalian kerugian keuangan negara pada tindak pidana korupsi. Penulisan ini bertujuan agar masyarakat mengetahui cara pengembalian kerugian yang disebabkan oleh pelaku koruptor, sehingga menjadi gambaran agar masyarakat lainnya tidak terjerumus dalam tindak pidana korupsi. Dalam penulisan ini, penulis menggunakan metode yuridis normatif di mana penelitian ini berfokus pada pengolahan data bersumber dari buku dan data-data yang didapatkan secara tidak langsung atau tanpa observasi ke lapangan.
Implementasi Pemanfaatan Media Digital Autispark Pada Pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus Di PAUD Isnaini Budi Hastuti; Tri Asmawulan
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jimkmc.v3i1.1596

Abstract

Tumbuh kembang anak berkebutuhan khusus pada jenjang usia dini telah mengalami masa pembelajaran dengan melibatkan teknologi. Hal ini menunjukkan bahwa teknologi mengambil peran penting dalam pembelajaran. Media digital mengambil peran disini sebagai salah satu sumber utama dalam pembelajaran. Anak usia dini pada dasarnya berada pada tahap praoperasional, dimana dalam perkembangan kognitifnya, anak mulai berpikir lebih jelas, mampu menyimpulkan suatu benda atau kejadian walau tidak berada dalam jangkauan penglihatan, pendengaran, dan jangkauan tangannya. AUTISPARK dirancang secara khusus dengan mempertimbangkan berbagai kebutuhan anak berkebutuhan khusus, serta bantuan dan bimbingan terapis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor pendorong, faktor penghambat serta dampak pembelajaran berbasis media digital bagi anak berkebutuhan khusus pada jenjang usia dini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setidaknya terdapat 4 (fungsi) dalam pemanfaatan media digital AUTISPARK bagi anak berkebutuhan khusus jenjang usia dini, yaitu: fungsi atensi; fungsi afektif; fungsi kognitif; dan fungsi kompensatoris
Analisis Penilaian Kinerja Dan Kompensasi Di Lembaga Kursus Dan Pelatihan (LKP) Mita Anzaningtyas
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jimkmc.v3i1.1612

Abstract

Penelitian ini mengkaji sistem penilaian kinerja dan struktur kompensasi instruktur di Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur, penelitian ini menganalisis berbagai sumber akademik dan kebijakan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi dalam penilaian kinerja telah meningkat, dengan 85% LKP di perkotaan mengadopsi sistem manajemen pembelajaran (LMS). Penilaian berbasis kompetensi dan umpan balik siswa menjadi metode utama dalam mengevaluasi kinerja instruktur. Dari sisi kompensasi, mayoritas LKP telah menerapkan sistem berbasis hasil, manfaat tambahan, serta penghargaan non-material untuk meningkatkan motivasi instruktur. Namun, tantangan seperti keterbatasan akses teknologi, kesenjangan standar penilaian antarwilayah, serta pengelolaan umpan balik masih menjadi kendala utama. Temuan ini menyoroti perlunya kebijakan yang lebih inklusif dan peningkatan infrastruktur guna memastikan pemerataan kualitas pendidikan vokasi di Indonesia

Page 1 of 1 | Total Record : 5