cover
Contact Name
Arif Abadi
Contact Email
penerbitan@isbi.ac.id
Phone
+6287723481132
Journal Mail Official
redaksi.panggung@gmail.com
Editorial Address
Jl. Buah Batu No. 212 Bandung 40116
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Panggung
ISSN : -     EISSN : 25023640     DOI : 10.26742/panggung
Panggung is a peer-reviewed journal focuses art studies and their cultural contexts with various perspectives such as anthropology, sociology, education, religion, philosophy, technology, and others. Panggung invites scholars, researchers, and students to contribute the result of their studies in the areas related to arts and culture with interdisciplinary approaches.
Articles 474 Documents
Proses Kreatif Penciptaan Karya Kabayan The Musical Chandra Jumara Mukti; Yanti Heriyawati
PANGGUNG Vol 34 No 3 (2024): Kreativitas, Seni Kontemporer, dan Pariwisata Berkelanjutan
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v34i3.3560

Abstract

ABSTRAK Si Kabayan sangat dikenal sebagai tokoh imaginatif Sunda. Aktualisasi karakter Kabayan saat ini perlu dikemas ke dalam bentuk baru agar dapat diapresiasi oleh generasi muda pada zamannya. Tujuan penelitian ini menjelaskan bagaimana proses produksi Kabayan The Musical melalui metode kreativitas Mark A. Runco. Konsep kreativitas diterapkan yang melibatkan beberapa elemen, yaitu keahlian, kemampuan berpikir kreatif, dan motivasi. Implementasinya menitikberatkan pada kompetensi kreator dan pemerannya, begitu pula pengalaman pencipta. Pemikiran pencipta dipengaruhi oleh lingkungan sekitar dan dorongan internal untuk menghasilkan karya seni. Analisis dilakukan pada bagaimana eksplorasi tokoh Kabayan yang diinterpretasikan kembali dalam bentuk teater musikal. Hasil analisis menunjukkan bagaimana tokoh Kabayan diwujudkan kembali dengan pendekatan dan karakter yang baru. Pertunjukan digarap dalam bentuk teater musikal yang menekankan kemampuan para pemeran dalam berakting, bernyanyi, dan menari. Pengembalian popularitas terhadap figur Kabayan mencerminkan kesadaran terhadap situasi aktual dan perilaku masyarakat perkotaan di Kota Bandung saat ini. Kata Kunci: kreativitas, Kabayan, teater musikal
Tari Kele: Sebuah Gagasan Kreatif Neng Peking Az-zahra Khairunnisa; Lilis Sumiati; Farah Nurul Azizah
PANGGUNG Vol 34 No 3 (2024): Kreativitas, Seni Kontemporer, dan Pariwisata Berkelanjutan
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v34i3.3561

Abstract

ABSTRAK Tari Kele merupakan karya tari kreasi baru dari Kabupaten Ciamis yang diciptakan oleh Neng Peking pada tahun 2006 di Studio Titik Dua. Tarian ini merupakan tarian baru yang memuat nilai-nilai tentang fenomena budaya dari Upacara Adat Nyangku. Keunikan dari Tari ini yaitu menggunakan properti kele yang disimpan di atas kepala (disuhun) dan koreografinya dilakukan sambil menjinjit dengan memegang daun hanjuang. Hal tersebut menjadi daya tarik untuk diteliti lebih dalam dengan tujuan untuk mengetahui kreativitas Neng Peking dalam menciptakan Tari Kele. Penelitian ini menggunakan pendekatan teori Rhodes mengenai 4P yaitu (person, process, press, product) dengan menggunakan metode kualitatif dalam prosedur pengumpulan datanya dilakukan melalui tiga tahapan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah Neng Peking sebagai pribadi kreatif (person) dengan adanya pendorong internal dan eksternal (press) untuk melakukan sebuah proses kreatif (process) yang cukup panjang dapat menghasilkan produk kreatif (product) yaitu Tari Kele yang berkualitas. Kata Kunci: Tari Kele, Kreasi Baru, Kreativitas, Neng Peking
The Habitus of the People of Tempellemahbang Village Through Rencek Media in Contemporary Art Imawati Rizka; Sayahdikumullah Dikdik; Kurniawati Dwi
PANGGUNG Vol 34 No 3 (2024): Kreativitas, Seni Kontemporer, dan Pariwisata Berkelanjutan
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v34i3.3562

Abstract

ABSTRACT The abundant teak wood waste in the village of Tempellemahbang, Blora Regency, which is called rencek, Rencek is a Javanese term that means the remains of pieces of wood that are no longer used and are identically used as firewood,was explored through a creative process by the author and used as a medium for creating paintings. Awareness of the exploration of rencek as a medium for painting is supported by the author’s aesthetic intuition and the habitus connection between the people of Tempellemahbang Village and the writer. As for the method of creating works, namely, the author collects & formulates problems related to the topic of the habitus of the people of Tempellemahbang Village, interprets the topic of the problem that the writer stretches to make it an idea for the work, the work design process starts from the medium used to the visualization of the work form, and the execution stage and work realization. In creating this work, the author is interested in and uses references to the work of several Indonesian artists Heri Dono, Amrus Natalsya, and Masmundari. The author explores using teak wood as a medium and produces five works with the title of work, among others; (1) Si Gadis Desa, (2) Tutup Telinga dan Teriaklah, (3) Blandong Kayu, (4) Raut Ekspresi Kami. The writer, who is a native of Tempelembang Village, is intrigued and wants to voice the issue of housing inconveniences in the environment by representing it in the form of works of art. The author uses the medium of rencek wood waste originating from industry. The author is interested in all the activities, expressions and responses of the surrounding community regarding the wood industry environment which can be expressed in contemporary works of art. Through this painting, it is hoped that it will be able to become a medium of artistic expression in expressing the expression of a society that is “oppressed” by capitalists. Keywords: Rencek, Contemporary Art, Decorative, Blora Regency
Inovasi Produk Suvenir Destinasi Wisata Kearifan Lokal Sebagai Peluang Usaha Masyarakat Adat Ai Juju Rohaeni; Dede Ananta K P
PANGGUNG Vol 34 No 3 (2024): Kreativitas, Seni Kontemporer, dan Pariwisata Berkelanjutan
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v34i3.3563

Abstract

ABSTRAK Inovasi produk suvenir berwawasan budaya lokal masyarakat adat, memberikan peran penting untuk mempertahankan dan mewariskan juga turut mempromosikan kearifan lokal masyarakat adat ke dunia luar. Kearifan lokal ini merujuk pada nilai-nilai tradisi lokal dan filosofi yang menjadi kekuatan positif pelestarian budaya. Hal tersebut menjadi ide dalam pengembangan produk suvenir khas. Inovasi bahan, teknik, fungsi, desain, dan motif produk suvenir digali dari ikon masyarakat adat Mahmud Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat dan Masyarakat Adat Cinta Dame Batak Toba Sumatera Utara, menjadi perpaduan dua budaya, dalam upaya membuka peluang usaha baru dan peningkatan ekonomi bagi masyarakat adat dan pemerintah daerahnya. Tujuan dari penelitian ini untuk menambah kreatifitas yang berkelanjutan, agar produk suvenir menjadi daya tarik bernilai jual untuk kebutuhan pariwisata. Metode Kualitatif deskriptif dalam penelitian ini, dengan pengumpulan data survey, wawancara, eksperimen dan produksi membuat Model produk suvenir. Hasil akhir dari penelitian ini memberikan alternative model produk khas yang melalui pengkajian dari kearifan lokal dua masyarakat adat, untuk dikembangkan berbagai usaha yang dapat meningkat kesejahteraan dan ekonomi. Kata Kunci: Inovasi Produk Suvenir, Ikon Kearifan lokal, Pariwisata, Peluang Usaha

Filter by Year

2004 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 34 No 3 (2024): Kreativitas, Seni Kontemporer, dan Pariwisata Berkelanjutan Vol 34 No 2 (2024): Estetika, Budaya Material, dan Komodifikasi Seni Vol 34 No 1 (2024): Artistik dan Estetik pada Rupa, Tari, dan Musik Vol 33 No 4 (2023): Eksistensi Tradisi dalam Narasi Seni Modern Vol 33 No 3 (2023): Resiliensi Budaya sebagai Ketahanan dalam Menjaga Tradisi hingga Ekonomi Kreatif Vol 33 No 2 (2023): Ideologi, Identitas, dan Kontekstualitas Seni Budaya Media Vol 33 No 1 (2023): Nilai-Nilai Seni Indonesia: Rekonstruksi, Implementasi, dan Inovasi Vol 32 No 4 (2022): Keragaman Budaya, Kajian Seni, dan Media Vol 32 No 3 (2022): Komodifikasi dan Komoditas Seni Budaya di Era industri Kreatif Vol 32 No 2 (2022): Ragam Fenomena Budaya dan Konsep Seni Vol 32 No 1 (2022): Varian Model Proses Kreatif dalam Cipta Karya Seni Vol 31 No 4 (2021): Implementasi Revitalisasi Identitas Seni Tradisi Vol 31 No 3 (2021): Budaya Ritual, Tradisi, dan Kreativitas Vol 31 No 2 (2021): Estetika Dalam Keberagaman Fungsi, Makna, dan Nilai Seni Vol 31 No 1 (2021): Eksistensi Seni Budaya di Masa Pandemi Vol 30 No 4 (2020): Kearifan Lokal dalam Metode, Model dan Inovasi Seni Vol 30 No 3 (2020): Pewarisan Seni Budaya: Konsepsi dan Ekspresi Vol 30 No 2 (2020): Identitas Sosial Budaya dan Ekonomi Kreatif Vol 30 No 1 (2020): Polisemi dalam Interpretasi Tradisi Kreatif Vol 29 No 4 (2019): Keragaman Seni dan Inovasi Estetik Vol 29 No 3 (2019): Transformasi Bentuk dan Nilai dalam Seni Budaya Tradisi Vol 29 No 2 (2019): Konstruksi Identitas Budaya dalam Seni dan Sastra Vol 29 No 1 (2019): Pegeseran Estetik Dalam Seni Budaya Tradisi Masa Kini Vol 28 No 4 (2018): Dinamika Seni Tradisi dan Modern: Kontinuitas dan Perubahan Vol 28 No 3 (2018): Identitas Kelokalan dalam Keragaman Seni Budaya Nusantara Vol 28 No 2 (2018): Dinamika Keilmuan Seni Budaya dalam Inovasi Bentuk dan Fungsi Vol 28 No 1 (2018): Kontestasi Tradisi: Seni dalam Visualisasi Estetik, Naskah, dan Pertunjukan Vol 27 No 4 (2017): Comparison and Development in Visual Arts, Performing Arts, and Education in Con Vol 27 No 3 (2017): Education, Creation, and Cultural Expression in Art Vol 27 No 2 (2017): The Revitalization of Tradition, Ritual and Tourism Arts Vol 27 No 1 (2017): Pergeseran Dimensi Estetik dalam Teknik, Pragmatik, Filsafat, dan Imagi Vol 26 No 4 (2016): Orientalisme & Oksidentalisme Sebagai Relasi, Dominasi, dan Batasan dalam Esteti Vol 26 No 3 (2016): Visualisasi Nilai, Konsep, Narasi, Reputasi Seni Rupa dan Seni Pertunjukan Vol 26 No 2 (2016): Semiotika, Estetika, dan Kreativitas Visual Budaya Vol 26 No 1 (2016): Nilai dan Identitas Seni Tradisi dalam Penguatan Budaya Bangsa Vol 25 No 4 (2015): Representasi, Transformasi, Identitas dan Tanda Dalam Karya Seni Vol 25 No 3 (2015): Ekspresi, Makna dan Fungsi Seni Vol 25 No 2 (2015): Pendidikan, Metode, dan Aplikasi Seni Vol 25 No 1 (2015): Kontribusi Seni Bagi Masyarakat Vol 24 No 4 (2014): Dinamika Seni Tari, Rupa dan Desain Vol 24 No 3 (2014): Identitas dalam Bingkai Seni Vol 24 No 2 (2014): Modifikasi, Rekonstruksi, Revitalisasi, dan Visualisasi Seni Vol 24 No 1 (2014): Fenomena dan Estetika Seni Vol 23 No 4 (2013): Membaca Tradisi Kreatif, Menelisik Ruang Transendental Vol 23 No 3 (2013): Sejarah, Konseptualisasi, dan Praksis Tradisi Kreatif Seni Vol 23 No 2 (2013): Eksplorasi Gagasan, Identitas, dam Keberdayaan Seni Vol 23 No 1 (2013): Strategi dan Transformasi Tradisi Kreatif: Pembacaan, Pemaknaan, dan Pembelajara Vol 22 No 4 (2012): Dimensi Sejarah, Transformasi, dan Diseminasi Seni Vol 22 No 3 (2012): Manifestasi Konsep, Estetika, dan Makna Seni dalam Keberbagaian Ekspresi Vol 22 No 2 (2012): Signifikasi Makna Seni Dalam Berbagai Dimensi Vol 22 No 1 (2012): Menggali KEkayaan Bentuk dan Makna Seni Vol 21 No 3 (2011): Narasi Metaforik. Strategi, dan Elanvital Vol 21 No 2 (2011): Simbol, Dokumentasi, dan Pengaruh Eksternal Seni Vol 21 No 1 (2011): Seni, Lokalitas, Vitalitas, dan Pemaknaan Vol 18 No 1 (2008): Komunikasi, Makna Tekstual dan Kontekstual dalam Seni Pertunjukan Vol 15 No 36 (2005): JURNAL PANGGUNG: JURNAL SENI STSI BANDUNG Vol 1 No 31 (2004): Aksi Parsons Dalam Bajidor: Sistem Mata Pencaharian Komunitas Seni Tradisional J More Issue