cover
Contact Name
R. Ahmad Nur Kholis
Contact Email
kholis3186@gmail.com
Phone
+6281335557124
Journal Mail Official
kholis3186@gmail.com
Editorial Address
Desa Banjarsari RT. 02 RW 03 Kec. Ngajum
Location
Kab. malang,
Jawa timur
INDONESIA
AN NAHDLIYAH
ISSN : -     EISSN : 28305612     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal An Nahdliyah: Jurnal Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) di STAI Nahdaltul Ulama (STAINU) Malang yang memuat kajian-kajian tentang tentang studi manajemen pendidikan Islam, inovasi manajemen Pendidikan Islam dan pemikiran dalam Manajemen Pendidikan Islam. Diterbitkan oleh Program Studi Manajemen Pendidikan Islam di STAI Nahdaltul Ulama (STAINU) Malang dalam 1 (Satu) Tahun terbit 2 (dua) kali pada bulan Maret dan bulan September.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 71 Documents
Strategi Pemasaran Jasa Pendidikan dalam Menarik Minat Siswa Baru Pujiono; Fera Rochmawati
ANNAHDLIYAH: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 4 No 2 (2025): PENGUATAN MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN LITERASI
Publisher : ANNAHDLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Marketing of educational services needs to be carried out by madrasas as a form of school accountability to provide information regarding the condition of schools to the public. MTs Nahdlatul Ulama Karangploso also uses a marketing strategy that is structured so that the programs created can be implemented properly. The focus of the research includes: 1) the education services marketing strategy in attracting new students' interest in MTs NU 2) the results achieved and the constraints experienced from the education services marketing strategy carried out in attracting new students' interest in MTs NU. This research uses qualitative research with descriptive research type. Data collection was carried out through participatory observation, in-depth interviews, and documentation. Test the validity of the data using source triangulation. Data analysis uses data reduction, data presentation and draws conclusions. From the results of this study, it can be obtained 1) marketing strategy for educational services in attracting new students at MTs NU which includes: a) strategies implemented by MTs NU, b) marketing strategies that are in accordance with the education marketing mix. 2) the results achieved and the constraints experienced from the education services marketing strategy in attracting new students at MTs NU which include: a) the success of the MTs NU education services marketing strategy, b) the lack of human resources in the marketing process, c) the minimum number of followers MTs NU social media accounts.
Perkembangan Konsep Manajemen Risiko dalam Literatur Pendidikan Islam Di Indonesia Naufal Abdurrozaq; Wahyu Hidayat
ANNAHDLIYAH: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 5 No 1 (2026): PENGUATAN KARAKTER PESERTA DIDIK DAN PENINGKATAN PROFESIONALISME GURU
Publisher : ANNAHDLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to map and analyze the conceptual evolution of Risk Management in Islamic Education in Indonesia. The research identifies the most dominant risk categories and investigates how Sharia values are integrated into Risk Management in Islamic Education. This mapping is vital for understanding how Islamic educational institutions respond to the challenges and complexities of the present era. The research employs a qualitative Systematic Literature Review as its methodology. This data was collected from textbooks and indexed journals (SINTA, Scopus, and repositories) concerning Islamic Education Management and Risk Management. Publications from 2010 to 2020 are included in this collection. To conduct data analysis, a qualitative model was used for data reduction, display, and the drawing of validated conclusions. The research shows that the idea of Risk Management in Islamic Education has evolved from a reactive and siloed approach to a more integrated approach for enterprise risk management. Currently, the most critical risks are academic (curriculum relevance), human resource risks (teacher competence), and, most importantly, ethical and moral risks. The inclusion of Sharia principles (Amanah and Tawakal) represents a major advancement, which places the protection of the spiritual and ethical mission as paramount. To strengthen institutions and ensure mission sustainability amidst fluctuating digital and moral challenges, an ethical and flexible Risk Management framework in Islamic Education is required.
Bahan-Bahan Dasar Kontruksi Ilmu Manajemen Pendidikan Islam M. Yusuf; Muhammad Khoiri
ANNAHDLIYAH: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 5 No 1 (2026): PENGUATAN KARAKTER PESERTA DIDIK DAN PENINGKATAN PROFESIONALISME GURU
Publisher : ANNAHDLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ilmu Manajemen Pendidikan Islam memiliki konstruksi keilmuan yang dibangun dari berbagai bahan dasar yang saling mendukung. Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menguraikan bahan-bahan dasar yang menjadi landasan dalam membangun ilmu Manajemen Pendidikan Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah library research, dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap literatur yang relevan, baik dari sumber klasik maupun kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruksi ilmu Manajemen Pendidikan Islam bertumpu pada beberapa bahan dasar utama, yaitu landasan filosofis, yuridis, manajerial, historis, sosiologis, psikologis, dan ekonomi. Landasan filosofis memberikan arah normatif yang bersumber dari Al-Qur’an dan Hadis. Landasan yuridis berperan dalam memberikan kerangka hukum dan regulasi pendidikan Islam. Landasan manajerial mencakup teori kepemimpinan dan tata kelola pendidikan. Sementara itu, landasan historis dan sosiologis memberikan pemahaman terhadap dinamika perkembangan pendidikan Islam dalam berbagai konteks masyarakat. Adapun landasan psikologis dan ekonomi membantu memahami faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas manajemen pendidikan Islam. Kesimpulannya, ilmu Manajemen Pendidikan Islam merupakan disiplin yang memiliki konstruksi kuat berbasis integrasi ilmu dan nilai-nilai Islam. Kajian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi akademisi dan praktisi pendidikan Islam dalam mengembangkan teori dan praktik manajemen pendidikan yang lebih efektif dan relevan dengan kebutuhan zaman.
Penerapan Statistika dalam Meningkatkan Kualitas Penelitian Pendidikan Endang Pujiharti
ANNAHDLIYAH: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 5 No 1 (2026): PENGUATAN KARAKTER PESERTA DIDIK DAN PENINGKATAN PROFESIONALISME GURU
Publisher : ANNAHDLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The proper application of statistics ensures that research is not only based on assumptions but also on concrete evidence, thus providing a basis for formulating educational policies. This research aims to identify and analyze how statistics can be used to improve the quality of educational research and significantly contribute to improving the overall quality of education. By using statistics, educators and researchers can identify educational problems, analyze data, and make more informed decisions to improve the quality of educational research. The appropriate and accurate application of statistics is key to improving the quality of educational research. By using statistics, researchers can analyze data more objectively, draw more valid conclusions, and make more informed decisions.
Manajemen Kelas Berbasis Gender (Segregasi Kelas) dalam Membentuk Karakter Siswa Pujiono; Nafiisa Nurshabiika
ANNAHDLIYAH: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 5 No 1 (2026): PENGUATAN KARAKTER PESERTA DIDIK DAN PENINGKATAN PROFESIONALISME GURU
Publisher : ANNAHDLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aims of this study are (1) To describe the implementation of class segregation at SMP Islam AlMaarif 01 Singosari. (2) To describe student interaction when class segregation is implemented at SMP Islam AlMaarif 01 Singosari. (3) To describe the character of students when class segregation is implemented at SMP Islam AlMaarif 01 Singosari. This study uses a qualitative approach with descriptive research, which defines qualitative methods as research procedures that use descriptive data in the form of written or spoken words from people, images, and observed behavior. Data collection techniques use observation, in-depth interviews, and documentation. The results of this study indicate that classroom management based on gender can help shape student character, such as increasing self-awareness of boundaries between males and females, developing social skills, and improving academic achievement. However, this study also found that class segregation can create several obstacles, such as difficulties in developing communication skills between male and female students.
Pendidikan, Globalisasi, dan Metode Pembelajaran dalam Perspektif Pengembangan Profesional Guru R. Kholis
ANNAHDLIYAH: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 5 No 1 (2026): PENGUATAN KARAKTER PESERTA DIDIK DAN PENINGKATAN PROFESIONALISME GURU
Publisher : ANNAHDLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

artikel ini membahas hakikat pendidikan sebagai aktivitas perubahan pengetahuan, keterampilan, dan sikap, serta sebagai seni praktis yang berlandaskan berbagai disiplin ilmu. Pembahasan difokuskan pada dampak globalisasi terhadap tujuan pendidikan, profesi guru, kebijakan pendidikan, serta mutu layanan pendidikan di negara berkembang. Selanjutnya, diuraikan konsep metode, teknik, dan alat pembelajaran sebagai unsur penting dalam kurikulum, beserta fungsi dan karakteristiknya. Perspektif pendidikan Islam turut disinggung sebagai landasan nilai dalam pengembangan profesionalisme guru di era perubahan global.
KOMPETENSI MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN PRESTASI SISWA DI SMP AR-ROHMAH BOARDING SCHOOL DAU KABUPATEN MALANG Endang Pujiharti
ANNAHDLIYAH: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 1 No 1 (2022): PENGUATAN MANAJEMEN MADRASAH
Publisher : ANNAHDLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the competencies that must be possessed by the principal in carrying out his role in schools is managerial competence. This study aims to determine: 1) how the principal's leadership is to improve student achievement, 2) how the principal motivates students to improve achievement, and 3) how the principal's managerial ability is to improve student achievement at Ar Rohmah Boarding School Junior High School. This study uses a descriptive type of qualitative approach. The data collection uses interviews, documentation, and observation. Data analysis techniques include data reduction, data presentation, and concluding. The results of this study are: 1) The principal at Ar-Rohmah Boarding School Junior High School has a democratic leadership style because it always involves all school members in determining achievement targets, and is guided because he always directs that the suggestions given by school residents are rational and not deviating from the initial target, 2) Principals provide direct motivation by encouraging students to excel, as well as providing rewards for students who excel, 3) Principals apply good management to achieve student achievement targets. Every program that is run always begins with a careful planning process, followed by organizing, implementing, directing, and evaluating as a correction to all processes that have been carried out and used as a reference so that in the future it can be better.
PENGUATAN KUALITAS KELUARGA SEBAGAI DETERMINAN KUALITAS PENDIDIKAN PESERTA DIDIK R Kholis
ANNAHDLIYAH: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 1 No 1 (2022): PENGUATAN MANAJEMEN MADRASAH
Publisher : ANNAHDLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meninjau determinasi kondisi keluarga terhadap aktifitas belajar peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif-kuantitatif di dalam desain penelitian survey. Penelitian dilakukan terhadap 12 (dua belas) peserta didik yang mengalami masalah belajar di sebuah Madrsah Tsanawiyah di Kabupaten Malang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa 7 (tujuh) dari 12 (dua belas) peserta didik yang mengalami masalah belajar berada dalam latar belakang yang tidak kondusif. Persebaran kasus ini tersebar di dalam kasus-kasus keluarga seperti: (1) orang tua jarang di rumah; (2) posisi peserta didik sebagai anak tiri; (3) perceraian keluarga; (3) tidak tinggal bersama orang tua; (4) keluarga tidak harmonis; dan (5) ekonomi non-sejahtera
INOVASI BIDANG KETENAGAAN PENDIDIKAN Mahrus
ANNAHDLIYAH: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 1 No 1 (2022): PENGUATAN MANAJEMEN MADRASAH
Publisher : ANNAHDLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam proses pendidikan, pendidik memegang peran yang sangat penting dan menentukan dalam mencapai tujuan pendidikan. Pendidik merupakan orang dewasa baik secara kodrati (orang tua) maupun secara profesi (menjadi pendidik karena tugas jabatan) bertanggungjawab menumbuhkembangkan anak didik. Beberapa karakteristik yang perlu untuk dimiliki oleh pendidik antara lain: (a) Mandiri atau mampu berdiri sendiri. Yaitu orang yang tida bergantung lagi dengan orang lain, karena ia telah memiliki cukup ilmu, baik dalam pengetahuan, keterampilan, sikap dan lain-lain; (b) Bertanggung jawab, yaitu mampu menentukan keputusan dan tindakan atas pilihannya sendiri, namun mampu menerima segala konsekuensi atas pilihannya; (c) Mampu menyerahkan diri, yaitu berani berkorban untuk nilai-nilai atau norma-norma yang diakuinya, cita-cita atau tujuan hidupnya, pekerjaanya, masyarakat atau orang lain dan demi Tuhannya; (d) Keterampilan dan membimbing, yaitu seperti sikap-sikap yang dibutuhkan dalam membimbing seperti sabar, beribawa, ulet, pantang menyerah, dan memberikan semangat agar peserta didik dapat berhasil; (e) Mampu bersosialisai dan berkomunikasi dengan baik, yaitu dapat membangun hubungan antara pendidik dan peserta didik dengan baik dan lebih dalam sehingga dapat memotivasi peseta didik. Masalah esensial yang dihadapi dalam pengelolaan tenaga kependidikan di Indonesia saat ini tidak lagi semata-mata terletak pada cara menghasilkan tenaga kependidikan yang bermutu melalui lembaga pendidikan tenaga kependidikan (LPTK), melainkan sejauh mana profesi itu dapat diakui oleh Negara sebagai profesi yang sesungguhnya. Oleh sebab itu jika pendidikan merupakan salah satu instrument utama pengembangan sumber daya manusia (SDM), tenaga kependidikan memiliki tanggung jawab untuk mengemban tugas tersebut.
INDIKATOR-INDIKATOR BUDAYA BELAJAR SISWA, PENYEBAB DAN FAKTOR-FAKTOR PENDUKUNGNYA R Kholis
ANNAHDLIYAH: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 1 No 1 (2022): PENGUATAN MANAJEMEN MADRASAH
Publisher : ANNAHDLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan indikator-indikator budaya belajar siswa, penyebab dan faktor-faktor pendukungnya. Penelitian ini dilaksanakan di 2 (dua) Lembaga Pendidikan Islam tingkat Tsanawiyah di Kabupaten Malang, dan 1 (satu) Sekolah Menegah Pertama (SMP) Islam di Kota Batu Jawa Timur. Penilitian ini menggunakan pendekatan kualitatif cross longitudinal ex post facto. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pada dasarnya budaya belajar siswa merupakan suatu sikap tanggung jawab siswa atas pelajaran dan belajar mereka sendiri. Indikator-indikator yang coba diuraikan disini dapat dibagi ke dalam 3 (tiga) klasifikasi, yaitu: (a) Indikator budaya belajar siswa pada saat pembelajaran di kelas; (b) indikator budaya belajar siswa pada saat di luar kelas di dalam sekolah; dan (c) Indikator budaya belajar siswa pada saat di luar kelas di luar sekolah. Pada saat pembelajaran di kelas, ditunjukkan dengan: (1) Bertanya saat pembelajaran; (2) Memperhatikan dengan baik; (3) Mengerjakan tugas yang diberikan; (4) Mencari guru untuk mengisi pembelajaran; dan (5) Mengikuti pembelajaran dengan baik dan antusias tinggi. Di luar kelas di dalam sekolah: (1) Belajar untuk pelajaran yang akan datang; (2) Mengerjakan tugas dengan sungguh-sungguh; (3) Menggunakan waktu luang dengan belajar; (4) Mendiskusikan pelajaran bersama teman / guru; (5) Menanyakan nilai hasil test kepada guru; dan (6) Memperbandingkan nilai hasil test bersama teman. Di luar sekolah: (1) Belajar bersama untuk pekerjaan rumah atau persiapan ujian; (2) Mendiskusikan bersama teman materi pelajaran yang akan diujikan; (3) Menanyakan kepada guru seputar test yang akan diberikan (komposisi/kisi-kisi soal, dls.), dan (4) Antusias mencari soal-soal ujian terdahulu (pereode terdahulu) untuk dipelajari kembali.