cover
Contact Name
Marzuki
Contact Email
marzuki@pnl.ac.id
Phone
+6285260462751
Journal Mail Official
jmst@pnl.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Mesin, Politeknik Negeri Lhokseumawe Jl. Banda Aceh - Medan Km. 280,3, Buketrata, LHOKSEUMAWE 24301, Provinsi Aceh Tel : (0645) 427 85 Fax : (0645) 427 85 Surat-e : jmst@pnl.ac.id
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Mesin Sains Terapan
ISSN : -     EISSN : 25979140     DOI : Prefix 10.30811/jmst by Crossref
Jurnal Mesin Sains Terapan adalah publikasi ilmiah yang memuat hasil-hasil penelitian kolaboratif antara mahasiswa dan dosen dalam bidang teknik mesin dan sains terapan. Terbit dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Maret dan September, jurnal ini bertujuan untuk mengembangkan inovasi serta kontribusi ilmiah dalam berbagai topik seperti mekanika, manufaktur, pengelasan, dan pemeliharaan mesin, energi terbarukan, desain mesin, dan aplikasi sains terapan lainnya. Jurnal ini menjadi media dokumentasi dan berbagi pengetahuan yang bermanfaat bagi akademisi dan praktisi di bidangnya.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2018): JURNAL MESIN SAINS TERAPAN" : 7 Documents clear
INSPEKSI POMPA CENTRIFUGAL BERBASIS DATA VIBRASI MENGGUNAKAN VIBRATION ANALYZER DI PT PERTAMINA EP ASSET 1 FIELD RANTAU Muhammad Gatra Prawira; A Jannifar; Sariyusda Sariyusda
Jurnal Mesin Sains Terapan Vol 2, No 1 (2018): JURNAL MESIN SAINS TERAPAN
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jmst.v2i1.643

Abstract

PT Pertamina EP Asset 1 Field Rantau merupakan perusahaan yang bergerak dalam usahan eksplorasi dan eksploitasi  hulu minyak dan gas. Didalam melakukanakan proses produksinya tidak terlepas dari permasalahan-permasalahan yang terjadi pada mesin-mesin atau equipment-equipmet yang ada, Salah satunya adalah permasalahan yang terjadi pada pompa centrifugal. Salah satu cara untuk mencegah terjadinya kerusakan pada pompa adalah dengan melakukan kegiatan predictive maintenance yang merupakan salah satu teknik perawatan yang banyak digunakan dalam dunia industri. Pada penelitian ini penulis melakukan salah satu kegiatan  predictive maintenance yaitu memonitoring tingkat severity vibrasi menggunakan alat Vibration Analyzer Skf Microlog Gx Series (CMXA 75) pada pompa yang ada di fasiltas Water Treatment Pertamina EP Asset 1 Field Rantau dalam pengambilan data penulis menggunakan alat vibration analyzer, penulis menggunakan dua arah test point pengukuran yaitu vertical dan horizontal pada bagian bearing pompa, bearing elektrik motor dan pada bagian belaka ng elektrik motor. Setelah dilakukan pengukuran maka penulis mendapat nilai rata-rata vibrasi pada masing-masing bagian pengukuran yaitu Nilai rata-rata vibrasi pada bagian bearing pompa sebesar 5,4 mm/s dan 71,7 µm (horizontal) kemudian 5,4 mm/s dan 72,7 µm (vertical). Pada bagian bearing motor nilai rata-rata vibrasi sebesar 5,8 mm/s dan 73,8 µm (horizontal) kemudian 5,9 mm/s dan 73,6 µm (vertical), , namun pada bagian belakang elektrik motor nilai rata-rata vibrasi sebesar 6,3 mm/s dan 86,6 µm (horizontal) kemudian 6,3 mm/s dan 86,7 µm (vertical). Berdarkan Pengukuran rata-rata vibrasi maka disimpulkan untuk dilakukan pergantian dan perbaikan pada komponen pompa centrifugal meliputi melakukan alignment, pergantian gland packing, pergantian bearing, dan pergantian impeller. Setalah semua proses perbaikan dan pergantian komponen dilakukan maka nilai vibrasi pada bagian bearing pompa dan motor berada pada zona aman (zona hijau) sedangkan pada bagian belakang elektrik motor merada pada zona toleransi(zona kuning) berdasarkan ISO 10816-7.Kata Kunci : Water Treatment Plant, Vibrasi, Vibration Analyzer, Vertical dan Horizontal, ISO  10816-7, Pompa Centrifugal
KAJIAN PROTEKSI KATODIK (CATHODIC PROTECTION) PADA JARINGAN PIPA TRANSFER RWI (RIVER WATER INTAKE) DI PT. PIM (PUPUK ISKANDAR MUDA) Rizki Fahmi; Jufriadi Bakri; Fakhriza Fakhriza
Jurnal Mesin Sains Terapan Vol 2, No 1 (2018): JURNAL MESIN SAINS TERAPAN
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jmst.v2i1.639

Abstract

Jaringan pipa digunakan sebagai alat distribusi berbagai kebutuhan industri salah satunya adalah air untuk memenuhi kebutuhan pabrik dan komplek perumahan.Kebutuhan air ini disalurkan melalui pipa baja dari sungai yang terletak ±24 km dari lokasi pabrik yaitu di sungai Peusangan (Kabupaten Bireuen). Penelitian dengan judul “ Kajian Proteksi Katodik (Cathodic Protection) Pada Jaringan Transfer RWI (River Water Intake) di PT. Pupuk Iskandar Muda (PIM), bertujuan untuk mengetahui tingkat korosifitas yang terjadi pada tiap-tiap test box pada masing-masing desa dan mendapatkan hasil yang dijadikan referensi untuk melakukan kegiatan maintenance pada jaringan pipa air baku.Prosedur peneletian yang dilakukan adalah dengan mengukur nilai potensial dan resistivitas tanah pada objek pipa RWI PT. PIM. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terdapat lokasi test box yang tingkat korosifitasnya tinggi yaitu pada lokasi Desa Pinto Makmur dengan nilai potensial -850 mV, dan nilai resistivitas tanah 235,22 Ω.cm, dengan itu maka perlu pemantauan secara rutin pada lokasi ini dikarenakan kemungkinan besar terjadi korosi yang parah dan dikhawatirkan terjadi kegagalan pada pipa yang akan menyebabkan kerugian bagi perusahaan maupun keresahan masyarakat setempat.Kata Kunci: Cathodic Protection, Korosi, Potensial, Resistivitas Tanah
ANALISA PERFORMANCE BOILER TAKUMA N-600 SA DENGAN TINGKAT KEADAAN UAP 20 Kg/cm2/259 OC BERBAHAN BAKAR SERAT DAN CANGKANG KELAPA SAWIT BERBASIS KOMPUTASI Zul Adli Zul Adli; Turmizi Turmizi; Mawardi Mawardi
Jurnal Mesin Sains Terapan Vol 2, No 1 (2018): JURNAL MESIN SAINS TERAPAN
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jmst.v2i1.644

Abstract

Beberapa faktor yang mempengaruhi efisiensi boiler adalah tekanan superheater, temperatur air umpan, temperatur uap, jumlah uap yang dihasilkan, jumlah konsumsi bahan bakar, dan nilai kalor pembakaran bahan bakar. Penggunaan software chemicallogic steamtab companion untuk menghitung nilai enthalpy. Tujuan dari penelitian ini adalah  mendapatkan hubungan variasi tekanan superheater dengan efisiensi boiler, hubungan  variasi suhu air umpan dengan efisiensi boiler, hubungan variasi jumlah uap yang dihasilkan dengan efisiensi boiler, dan menganalisa efisiensi water tube boiler. Dari hasil analisa yang telah dilakukan maka hubungan variasi tekanan superheater dengan efisiensi boiler tidak konstan naik melainkan naik turun, hubungan variasi suhu air umpan dengan efisiensi boiler konstan naik, hubungan variasi jumlah uap yang dihasilkan dengan  efisiensi  boiler  relatif  konstan naik,  nilai kalor pembakaran rendah (LHV) yang digunakan adalah 18083,584 kJ/kg, nilai efisiensi boiler tertinggi yang dihasilkan sebesar 79,16 % dan nilai efisiensi boiler terendah yang dihasilkan sebesar 77,7 %.  Kata kunci : boiler, efisiensi boiler, nilai kalor bahan bakar.
ANALISA PERFORMA STEAM TURBINE ITEM 61-101-JT PADA BAGIAN AMMONIA-II DI PT PUPUK ISKANDAR MUDA M. Yusuf M. Yusuf; Saifuddin Saifuddin; Luthfi Luthfi
Jurnal Mesin Sains Terapan Vol 2, No 1 (2018): JURNAL MESIN SAINS TERAPAN
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jmst.v2i1.640

Abstract

Penggunaan turbin pada suatu pabrik merupakan langkah utama sebagai pembangkit energi untuk pabrik tersebut. Jenis turbin yang paling umum digunakan sebagai pembangkit adalah turbin uap. Di Industri pupuk PT PIM terhitung cukup banyak menggunakan penggerak seperti Tubin Uap yang di hubungkan ke kompresor, pompa, blower, dan fan guna memenuhi kebutuhan dalam proses produksinya. Mesin turbin dengan item 61-101-JT sudah beroperasi sejak tahun 1999 atau 19 tahun yang lalu. Dengan masa penggunaan yang sudah tidak baru lagi, tentunya banyak permasalahan yang terjadi pada turbin tersebut, salah satunya performa yang mulai menurun. Analisa performa dilakukan untuk mengetahui performa steam turbine pada kondisi design dan pada kondisi aktual dengan menggunakan parameter yang mendukung untuk perhitungan performa turbin. Hasil perhitungan yang dilakukan menunjukkan bahwa performa turbin uap pada kondisi design sebesar 86% dan pada kondisi aktual sebesar 74%. Faktor utama yang menyebabkan menurunnya performa turbin uap yaitu menurunnya tekanan uap, menurunnya temperatur uap dan terjadinya kerusakan pada servo cylinder. Tindakan perbaikan yang diusulkan adalah dengan melaksanakan pengecekan kondisi boiler, pengecekan pipa inlet sudah sesuai dengan ukuran yang telah ditetapkan sehingga dapat meningkatkan tekanan uap masuk untuk meningkatkan performa steam turbine.
RANCANG BANGUN MUFFLE FURNACE UNTUK PELEBURAN KUNINGAN 70-30% (YELLOW BRASS) DENGAN KAPASITAS 12 KG/PELEBURAN M. Safrian M. Safrian; Akhyar Ibrahim; Adi Saputra Ismy
Jurnal Mesin Sains Terapan Vol 2, No 1 (2018): JURNAL MESIN SAINS TERAPAN
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jmst.v2i1.645

Abstract

Industri pengecoran sangat dibutuhkan dalam pengembangan suatu produk, baik permesinan maupun produk rumah tangga dengan bahan bakar gas LPG. Dapur peleburan logam muffle furnace yang sederhana, mudah pembuatanya, portable sehingga dapat dijangkau oleh industri – industri pengecoran skala rumah tangga ataupun skala laboratorium. Tujuan merancang dan membuat alat ini adalah untuk mengetahui kalor yang dibutuhkan untuk melebur kuningan, mengetahui lama waktu yang digunakan, serta mengetahui efesiensi pada dapur peleburan, dan kapasitas produksi. Metode perancangan dan pembuatan dapur peleburan kuningan menggunakan metode pengujian dapur yaitu dengan melelehkan atau meleburkan kuningan bekas dengan menggunakan bahan bakar gas (LPG). Hasil pengujian adalah Tungku peleburan logam yang dihasilkan berkapasitas peleburan 12 Kg kuningan. Dimensi luar tungku berbentuk silinder dengan diameter 400 mm, tinggi 400 mm dan dimensi dalam diameter 300 mm dan tinggi 350 mm. Dari hasil pengujian diperoleh waktu yang dibutuhkan untuk melebur 12 Kg kuningan adalah 97 menit pada temperature mencapai 951oC dengan konsumsi bahan bakar sebanyak 3 kg gas LPG. Tungku ini diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa dalam perkuliahan teknik pengecoran logam non ferro khususnya kuningan.Kata Kunci: Dapur Peleburan, Kuningan, Bahan Bakar Gas (LPG)
PENGARUH MODIFIKASI LUBANG LALUAN TERHADAP KARAKTERISTIK PELLET KAYU DARI KAYU SISA GERGAJIAN Franky Franky; Ariefin Ariefin; Zaini AK Zaini AK; Indra Mawardi
Jurnal Mesin Sains Terapan Vol 2, No 1 (2018): JURNAL MESIN SAINS TERAPAN
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jmst.v2i1.636

Abstract

Pada Industri kayu selama ini melakukan penindakan limbah dengan cara dibakar yang dapat memberikan dampak negatif pada lingkungan seperti polusi udara. Maka dari itu diperlukan suatu tindakan untuk mengolah limbah industri tersebut menjadi teknologi yang praktis sehingga dapat menghasilkan suatu produk yang bermanfaat, dengan memanfaatkan serbuk gergajian kayu yang diolah menjadi pellet kayu. Namun masalah yang sering dihadapi pada karakteristik Pellet kayu adalah nilai kerapatan yang sangat minim yang di mana sangat mempengaruhi nilai karakteristik lainnya. Tujuan penelitian ini adalah memodifikasi lubang laluan pada Wood Pellet Machine dengan menggunakan Countersink dengan sudut kemiringan 45o guna meningkatkan nilai karakteristik pada pellet kayu dan membandingkan hasil dengan lubang laluan yang belum dimodifikasi. Metode penelitian ini dilakukan untuk memodifikasi lubang laluan dimulai dari mempersiapkan alat dan bahan modifikasi, proses pencetakkan pellet kayu , dan tahapan analisa. Sedangkan variasi pemberian perekat (binder) tapioka dilakukan secara berbeda, yakni dimulai dari 10% perekat, 15% perekat, dan 20% perekat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik pellet kayu yang dihasilkan dalam penelitian Junaidi (2017) adalah dengan kadar air berkisar antara 9.85% - 8.91%, Nilai kalor berkisar antara 17058 J/g (4074 kal/g) – 17555 J/g (4192 kal/g) dan densitas yang berkisar antara 0.76 g/cm3 – 0.81 g/cm3. Jika dibandingkan ketika setelah dilakukan modifikasi lubang laluan, karakteristik pellet kayu yang didapatkan dalam penelitian ini adalah dengan kadar air berkisar antara 10.49% - 7.13%, Nilai kalor berkisar antara 17077 J/g (4078 kal/g) – 17291 J/g (4129 kal/g) dan densitas yang berkisar antara 0.82 g/cm3 – 0.86 g/cm3.  Maka dapat diambil kesimpulan bahwa pemodifikasian lubang laluan sangat berpengaruh terhadap karakteristik pellet kayu yang dihasilkan jika dibandingkan sebelum dilakukan pemodifikasian lubang laluan. Hal ini sangat dibuktikan dengan nilai kadar air, nilai kalor dan densitas yang berbeda.  Kata Kunci : Pellet Kayu, Modifikasi, Countersink, Serbuk Gergaji, Tepung Tapioka.
MEMBUAT MESIN PENGUPAS KULIT BUAH PINANG KERING Deny Alfian; Darmein Darmein; Sariyusda Sariyusda
Jurnal Mesin Sains Terapan Vol 2, No 1 (2018): JURNAL MESIN SAINS TERAPAN
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jmst.v2i1.641

Abstract

Pengupasan kulit buah pinang dengan menggunakan mesin tergolong lebih mudah dan lebih cepat dibandingkan pengupasan buah pinang secara manual, berdasarkan hal tersebut saya sangat tertarik untuk membuat ” Mesin Pengupas Kulit Buah Pinang Kering”. Pada pembuatan mesin pengupas kulit buah pinang ini saya mendesain diameter poros 19 mm, panjang sabuk 1549 mm dengan no sabuk 61, diameter puli motor 110,6 mm, diameter puli besar 186,8 mm dan kapasitas hopper 14,89 dm3. Selanjuntnya mesin pengupasa kulit buah pinang direncanakan akan mampu menampung buah pinang dengan kapasitas 30 Kg/jam dengan daya motor 1 HP. Setelah semua komponen jadi maka akan dilakukan perakitan, pengecatan dan test performance. Setelah pengujian dilakukan pengupasan buah pinang kering menggunakan pisau atau parang membutuhkan waktu yang lumanyan lama mencapai 15 menit dalam proses pengupasan, pada pengujian ini dilakukan 1 Kg pinang 88 buah yang sudah kering. Sedangkan pengupasan kulit buah pinang kering  menggunakan mesin cuma membutuhkan waktu 2 menit. Dalam hal ini maka pengupasan buah pinang kering lebih efektif  menggunakan mesin. Kata kunci :  Mesin pengupas kulit buah pinang kering, Mata pisau, Pengujian performance

Page 1 of 1 | Total Record : 7