cover
Contact Name
Riris Setyo Sundari
Contact Email
ririssetyo@upgris.ac.id
Phone
+628112720214
Journal Mail Official
jurnalliterasipgsd@gmail.com
Editorial Address
Gedung Utama Lantai 2, Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas PGRI Semarang. Jalan Sidodadi Timur no. 24, Dr. Cipto - Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Literasi (Jurnal Pendidikan Dasar)
Core Subject : Education,
Literasi ( Jurnal Pendidikan Dasar) is managed by the Primary School Teacher Education Study Program, Faculty of Education, PGRI University Semarang. The focus and scope of the journal are the results of research on education and learning at all levels, such as 1. Early Childhood Education 2. Basic Education 3. Secondary Education 4. Higher Education 5. Inclusive Education
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2025)" : 20 Documents clear
PENGEMBANGAN MEDIA CERITA BERGAMBAR DIGITAL PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS III Langit, Sekar Bowo; Listyarini, Ikha; Artharina, Filia Prima
Literasi Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/literasi.v5i1.22347

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui dan menganalisis karakter media cerita bergambar digital pada pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas III SDN 1 Tunahan Jepara. (2) Menganalisis kevaidan dan kepraktisan media cerita bergambar digital pada pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas III SDN 1 Tunahan Jepara. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (Reseach and Development) yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu dan menguji kelayakan produk yang dikembangkan. Pengembangan media cerita bergambar digital pada pembelajaran bahasa Indonesia di kelas III hanya sampai pada tahap uji coba lapangan awal bersama guru. Penelitian dan pengembangan ini dilaksanakan di SDN 1 Tunahan pada 27 juli 2024. Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang dapat disampaikan yaitu media cerita bergambar digital pada pembelajaran bahasa Indonesia menjadi salah satu pilihan media pembelajaran yang dapat digunakan sebagai referensi guru untuk pendamping buku guru saat memberikan materi kepada siswa.
ANALISIS ANIMASI UPIN DAN IPIN “KOYAK TASBIH OPAH” SEBAGAI PENANAMAN KARAKTER SISWA Istiqomah, Nur Ita; Wakhyudin, Husni; Wardana, Muhammad Yusuf Setia
Literasi Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/literasi.v5i1.22355

Abstract

Latar belakang yang mendasari penelitian ini adalah banyaknya paparan dari media seperti televisi, game, internet, maupun sosial media yang mempengaruhi perkembangan karakter anak baik itu positif maupun negatif. Berdasarkan hasil wawancara dengan guru kelas III serta observasi dengan beberapa siswa kelas III, masih terdapat siswa yang belum mencerminkan karakter baik seperti suka mengolok – olok, pilih – pilih teman dan berkata yang tidak pantas. Dari permasalahan tersebut diperlukan adanya media sebagai penanaman karakter salah satunya animasi kartun. Tetapi tidak semua animasi kartun sesuai untuk anak, sehingga diperlukan analisis konten terkait isi dari animasi tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai – nilai karakter yang terdapat dalam animasi Upin dan Ipin episode “Koyak Tasbih Opah” dan mengetahui animasi tersebut dalam menanamkan karakter siswa kelas III SD N Mintomulyo. Dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Untuk pengumpulan datanya melalui observasi, angket, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam animasi Upin dan Ipin episode “Koyak Tasbih Opah” terdapat sepuluh nilai karakter yaitu karakter jujur, kreatif, rasa ingin tahu, religius, bersahabat dan komunikatif, peduli lingkungan, toleransi, tanggung jawab, kerja keras dan disiplin. Animasi tersebut dalam menanamkan karakter siswa kelas III didapat melalui perilaku, sikap, maupun perkataan tokoh, serta alur cerita dalam animasi tersebut yang memuat nilai – nilai karakter baik ketika siswa kelas III menonton tayangan tersebut. Nilai – nilai karakter tersebut dapat ditanamkan pada siswa kelas III agar karakter mereka menjadi ke arah yang lebih baik.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM MENENTUKAN KPK DAN FPB MELALUI PENGGUNAAN MEDIA CANVA FOR EDUCATION KELAS V SDN 02 GEBANGKEREP KECAMATAN SRAGI KABUPATEN PEKALONGAN Supriyadi, Supriyadi; Untari, Mei Fita Asri; Fajriyah, Khusnul
Literasi Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/literasi.v5i1.22277

Abstract

Skill dalam pemecahan masalah sehari – hari yang berkaitan dengan menentukan nilai KPK dan FPB suatu bilangan sangat penting dikuasai oleh setiap peserta didik karena materi ini berhubungan erat dengan kehidupan sehari – hari yang perlu dipecahkan oleh peserta didik. Oleh karena itu pembekalan ilmu matematika sebagai bekal hidup sangat dibutuhkan oleh setiap peserta didik.Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subyek dalam penelitian ini  adalah siswa kelas V SD Negeri 02 Gebangkerep dengan jumlah 12 siswa. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui instrumen penelitian dengan menggunakan lembar soal dan lembar observasi. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes dan non tes.Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat ditarik simpulan keterampilan guru dalam pembelajaran meningkat dilihat dari silklus I memperoleh 66 % dan dalam siklus II meningkat menjadi 83 % Dengan metode pembelajaran langsung dapat meningkatkan  motivasi belajar dan  hasil belajar peserta didik dalam menentukan KPK dan FPB melalui penggunaan media canva for education  kelas V SDN 02 Gebangkerep Kecamatan Sragi Kabupaten Pekalongan. Peningkatan tersebut dapat dilihat dari peningkatan hasil belajar siswa dari pembelajaran siklus I dengan nilai rata – rata kelas pada tes formatif sebesar 75 dan persentase ketuntasan belajarnya 66 % meningkat tajam pada siklus II dengan nilai rata – rata kelas menjadi 85 dan dengan presentase ketuntasannya 83%.
KEEFEKTIFAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP HASIL BELAJAR (IPAS) PADA SISWA KELAS IV SDN SEMBUNGJARJO 02 SEMARANG Rahmadani, Mia Fariska; Untari, Mei Fita Asri; Wijayanti, Arfilia
Literasi Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/literasi.v5i1.22272

Abstract

AbstrakLatar belakang yang mendorong penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar IPAS dan motivasi belajar siswa. Hal tersebut disebabkan kurangnya pembelajaran yang efektif dalam mengoptimalkan kemampuan dan motivasi siswa. Permasalahan dalam penelitian ini adalah 1) Apakah model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) efektif terhadap hasil belajar?, 2) Apakah siswa dapat mencapai hasil belajar dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) ?, 3) Apakah model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) efektif terhadap hasil belajar (IPAS)? Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada jenis tumbuhan dan fungsinya kelas IV SDN Sembungharjo 02 Semarang dilihat pada hasil belajar.Jenis Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dalam bentuk Pretest-posttest . Populasi penelitian adalah seluruh siswa SDN Sembungharjo 02 Semarang tahun pelajaran 2024. Sampel yang diambil adalah 30 siswa kelas IV dengan menggunakan Uji Validitas dan Reliabilitas. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui tes, dokumentasi, observasi .Hasil analisis berdasarkan sebelum penerapan Metode Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) (pretest) nilai rata-rata siswa hanya 48,83 dan saat telah menerapkan Metode Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) (posttest) nilai rata-ratanya menjadi 85,16. Disimpulkan bahwa melalui Metode Pembelajaran Problem Based Learning (PBL)  siswa dapat mencapai ketuntasan hasil belajar. Hasil uji t terhadap hasil belajar t_hitung lebih besar dari t_tabel maka diperoleh (t_hitung=22,878 dan t_tabel= 2,766, maka diperoleh t_hitung t_tabel. 22,878 2,766). Kesimpulannya bahwa Metode Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) efektif terhadap hasil belajar siswa. AbstractThis research was conducted at Daleman State Elementary School located in the Pantura area of Semarang-Demak where the Pantura area is known for its harsh environment and the majority of parents of students who work as factory workers with working hours from morning to night. This research was conducted to determine the learning methods and the role of teachers in building the character of fifth grade students through Pancasila Education learning with. The research was conducted using interview, observation, and documentation methods in descriptive qualitative research. This study found that in Pancasila Education learning, teachers used lecture methods, discussions, questions and answers, and simulations which were used to teach Pancasila values to students. Teachers also act as class managers, supervisors, inspirators, motivators, counselors, explorers, and as substitute parents at school where this is to create a conducive learning atmosphere, provide support, inspire, motivate, and help understand abstract concepts and provide empathetic attention to students. Suggestions that can be conveyed, it is hoped that teachers can improve and develop their competence in using innovative and participatory learning methods, and strengthen their role as role models and motivators for students.
ANALISIS IMPLEMENTASI PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA DI SEKOLAH DASAR NEGERI KELAMPOK 01 KECAMATAN WANASARI KABUPATEN BREBES Prayitno, Mohkamad Dimas; Suyitno, Suyitno; Budiman, Muhammad Arief
Literasi Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/literasi.v5i1.22348

Abstract

AbstrakLatar belakang penelitian ini adalah pentingnya pembentukan profil pelajar yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di tingkat sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk menganalisis penerapan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di Sekolah Dasar Negeri Klampok 01, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan proses implementasi, kendala yang dihadapi, serta hasil yang dicapai dari proyek ini. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa sekolah telah berhasil mengembangkan dan menerapkan lima komponen utama dalam proyek ini, dengan tingkat efektivitas keseluruhan sebesar 79%, yang dikategorikan mendekati sesuai. Kendala yang dihadapi antara lain adalah keterbatasan sumber daya dan dukungan dari pihak luar. Berdasarkan hasil penelitian ini, disimpulkan bahwa implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di SD Negeri Klampok 01 telah berjalan dengan baik, meskipun terdapat beberapa kendala yang perlu diatasi. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk meningkatkan dukungan sumber daya dan keterlibatan masyarakat dalam mendukung proyek ini agar dapat mencapai hasil yang lebih optimal.
ANALISIS GAYA BELAJAR SISWA KELAS 4 PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SD NEGERI SIDOKERTO 03 PATI Septian, Dita; Azizah, Mira; Kiswoyo, Kiswoyo
Literasi Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/literasi.v5i1.22282

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui gaya belajar siswa kelas 4 SD Negeri Sidokerto 03 Pati pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan gaya belajar siswa kelas 4 SD Negeri Sidokerto 03 Pati. Dengan memetakan gaya belajar, siswa dapat mengetahui gaya belajarnya sendiri dan juga dapat meningkatkan mutu guru dalam menyampaikan pembelajaran di kelas. Alasan memetakan gaya belajar ini adalah sebagai tambahan referensi bagi mahasiswa-mahasiswa atau pembaca yang ingin mengkaji lebih dalam mengenai perbedaan gaya belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Metode kualitatif deskriptif menyesuaikan pendapat antara peneliti dengan informan. Pemilihan metode ini dilakukan karena segala fenomena yang ada di masyarakat secara jelas. Berdasarkan angket tentang gaya belajar visual yang sudah dikerjakan oleh siswa kelas 4 SD Negeri Sidokerto 03 Pati, didapatkan hasil bahwa 65,41 % jawaban “Ya”. Untuk angket gaya belajar auditori didapatkan hasil bahwa 75% jawaban “Ya”. Sedangkan angket gaya belajar kinestetik yang sudah dikerjakan didapatkan hasil bahwa sebesar 62,91% untuk jawaban “Ya”. Sehingga dapat disimpulkan bahwa di kelas 4 SD Negeri Sidokerto 03 Pati gaya belajar yang paling banyak digunakan adalah gaya belajar auditori dibandingkan dengan gaya belajar visual maupun gaya belajar kinestetik. Siswa kelas yang memiliki gaya belajar visual ada 5 siswa, yang memiliki gaya belajar auditori ada 16 siswa dan gaya belajar kinestetik ada 3 siswa. 
EFEKTIVITAS PENDEKATAN JAS PADA PEMBELAJARAN STRUKTUR BAGIAN TUBUH TUMBUHAN DAN FUNGSINYA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV SDN 01 TAWANGHARJO Arfiani, Yunita; Nuvitalia, Duwi; Cahyadi, Fajar
Literasi Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/literasi.v5i1.22284

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas pendekatan JAS pada pembelajaran struktur bagian tubuh-tumbuhan dan fungsinya terhadap hasil belajar siswa kelas V SDN 01 Tawangharjo pada mata pelajaran IPAS. Pengumpulan data melalui beberapa cara antara lain dengan menggunakan observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif eksperimen dengan desaign one-group pretest-postest.  Berdasarkan data hasil penelitian diperoleh hasil belajar pretest dengan rata-rata sebesar 55 dan hasil belajar posttest rata-rata yang diperoleh sebesar 87. Kemudian dilakukan analisis hasil data dengan menggunakan Uji-t yang akan mengungkapkan apakah perlakuan tersebut efektif atau tidak. Dengan thitung sebesar 9,614 dengan db = 15 dan taraf signifikan 5% didapatkan ttabel sebesar 2,131. Sehingga H0 ditolak dan Ha diterima, artinya ada efektivitas yang signifikan antara nilai sebelum dan sesudah menerapkan pendekatan JAS pada pembelajaran struktur bagian tubuh tumbuhan dan fungsinya terhadap hasil belajar siswa kelas IV SDN 01 Tawangharjo.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERDIFERENSIASI KURIKULUM MERDEKA PADA MATERI BAGIAN TUBUH TUMBUHAN BERBASIS PROJECT BASED LEARNING PADA FASE B DI SD NEGERI MARGOREJO 02 PATI Shafira, Fierda Tri Hesti; Wijayanti, Arfillia; Artharina, Fillia Prima
Literasi Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/literasi.v5i1.22273

Abstract

AbstrakPendidikan merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan kualitas sumber daya manusia serta untuk kemajuan suatu bangsa (Kurniawan, 2019). Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis karakteristik dan mengevaluasi kevalidan modul ajar berdiferensiasi Kurikulum Merdeka pada materi Bagian Tubuh Tumbuhan berbasis Project Based Learning pada fase B di SD Negeri Margorejo 02 Pati. Berkaitan dengan muatan yang berisi tujuan, metode, serta hasil penelitian. Penelitian ini menggunakan metode Reasearch adn Development (RD) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis. Design, Development Implementation and Evaluation). Hasil penelitian ini berhasil membuat, mendesain dan memodifikasi modul ajar SD Negeri Margorejo 02 Pati menjadi modul ajar berdiferensiasi khususnya materi bagian Tubuh Tumbuhan pada Fase B menjadi modul ajar berdiferensiasi yang sudah dilengkapi dengan komponen-komponen modul ajar berdiferensiasi pada umumnya, serta dilengkapi dengan desain modul ajar yang menarik. Modul Ajar Berdiferensiasi dapat diterima oleh guru, siswa dan 2 dosen validator. Dari hasil penskoran yang sudah didapat oleh 3 validasi ahli materi 1 dan ahli materi 2 yakni oleh kedua dosen dengan hasil nilai 84,5 dinyatakan valid dan layak digunakan atau diterapkan. Hasil dari rata rata nilai postest dan postest peserta diik dinyatakan meningkat dengan rata rata nilai 85,00.  Untuk penerapan pembelajaran berdiferensiasi belum sepenuhnya dan sebagian besar belum memenuhi ketetapan yang ditetapkan. Pembelajaran berdiferensiasi diterapkan pada jenjang Sekolah Dasar, karena pembelajaran berdiferensiasi memerlukan waktu (JP) yang panjang, disamping itu pada penerapan pembelajaran berdiferensiasi memerlukan sarana dan prasarana yang memadai dan dibutuhkan skill ( keterampilan) pendidik yang kompeten. Pada dasarnya pembelajaran berdiferensiasi tidak hanya diterapkan pada jenjang Sekolah Dasar saja tetapi juga pada jenjang SMP hingga SMA. Disamping itu untuk kelengkapan penulisan modul ajar berdiferensiasi selebihnya sudah lengkap karena sebelumnya ada pedoman dari salah satu sekolah AbstractEducation is one of the important factors in determining the quality of human resources and for the progress of a nation (Kurniawan, 2019). The purpose of this study was to analyze the characteristics and evaluate the validity of the Independent Curriculum differentiated teaching module on the material of Plant Body Parts based on Project Based Learning in phase B at SD Negeri Margorejo 02 Pati. Relating to the content containing the objectives, methods, and results of the study. This study uses the Research and Development (RD) method with the ADDIE (Analysis. Design, Development Implementation and Evaluation) development model. The results of this study succeeded in creating, designing and modifying the teaching module of SD Negeri Margorejo 02 Pati into a differentiated teaching module, especially the material on Plant Body Parts in Phase B into a differentiated teaching module that is equipped with components of differentiated teaching modules in general, and is equipped with an attractive teaching module design. The Differentiated Teaching Module can be accepted by teachers, students and 2 validator lecturers. From the scoring results obtained by 3 validations of material experts 1 and material experts 2, namely by the two lecturers with a score of 84.5, it was declared valid and suitable for use or implementation. The results of the average posttest and posttest scores of students were stated to have increased with an average score of 85.00. The implementation of differentiated learning has not been complete and most have not met the established requirements. Differentiated learning is applied at the Elementary School level, because differentiated learning requires a long time (JP), besides that the implementation of differentiated learning requires adequate facilities and infrastructure and competent educator skills are needed. Basically, differentiated learning is not only applied at the Elementary School level but also at the Junior High School to High School levels. In addition, for the completeness of writing differentiated teaching modules, the rest is complete because previously there were guidelines from one of the schools.
PERAN ORANG TUA DALAM PELAKSANAAN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA SISWA KELAS 5 SD NEGERI TUNGGU KABUPATEN GROBOGAN Afifah, Dewi Muarifatul; Agustini, Ferina; Subekti, Ervina Eka
Literasi Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/literasi.v5i1.22276

Abstract

Konteks penelitian yang mendorong penelitian ini adalah pentingnya peran orang tua dalam pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di Sekolah. Fokus dalam penelitian ini adalah bagaimana peran orang tua dalam pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila siswa kelas 5 SD Negeri Tunggu Kabupaten Grobogan?. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui bagaimana peran orang tua dalam pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila siswa kelas 5 SD Negeri Tunggu Kabupaten Grobogan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Lokasi penelitian ini bertempat di SD Negeri Tunggu Kabupaten Grobogan. Metode yang digunakan untuk pengumpulan data yaitu menggunakan metode observasi, angket orang tua siswa kelas 5, wawancara guru kelas 5, wawancara orang tua siswa kelas 5, dan dokumentasi. Peran orang tua di SD Negeri Tunggu Kabupaten Grobogan sudah baik, dibuktikan dengan orang tua sudah menjalankan perannya sebagai pengasuh dan pendidik, pembimbing, motivator, dan fasilitator. Hasil penelitian yang sudah dilakukan menunjukkan bahwa peran orang tua sangat penting dalam pelaksanaan berbagai kegiatan anak di sekolah, terutama dalam hal ini adalah pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di sekolah. Orang tua menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di sekolah.
KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PROSES MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS V DI SDN KEMBANGLANGIT KABUPATEN BATANG Indrawati, Eti; Nuvitalia, Duwi; Azizah, Mira
Literasi Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/literasi.v5i1.22359

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui keefektifan pembelajaran berdiferensiasi proses melalui model Prolem Based Learning terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V di SDN Kembanglangit Kabupaten Batang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Desain yang digunakan adalah Pre-Eksperimental Design dalam bentuk One-Group Pretets-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SDN Kembanglangit Kabupaten Batang yang berjumlah 13 siswa dengan rincian 9 laki-laki dan 4 perempuan. Berdasarkan perhitungan, maka diperoleh hasil pre test sebanyak 75% siswa yang tuntas dengan nilai rata-rata 68. Sedangkan hasil post test sebanyak 90% siswa dengan rata-rata 88. Analisis uji t dengan taraf signifikan 0,05% dan df=13 menyatakan bahwa thitung sebesar 16,444 dan ttabel 2,179 karena thitung ttabel yaitu 16,444 2,179 maka H0 ditolak dan Ha diterima sehingga ada perbedaan yang signifikan dan dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi proses melalui model Problem Based Learning efektif terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V di SDN Kembanglangit Kabupaten Batang.

Page 1 of 2 | Total Record : 20