cover
Contact Name
Sindy Alicia Gunawan
Contact Email
sindy.alicia@fib.unmul.ac.id
Phone
+628113212811
Journal Mail Official
ruhuirahayu@fib.ac.id
Editorial Address
Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Mulawarman Jl. Ki Hajar Dewantara, Kampus Gn. Kelua, Samarinda, Kalimantan Timur 75123, Indonesia
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Ruhui Rahayu: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : -     EISSN : 29632021     DOI : -
Ruhui Rahayu: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat bertujuan untuk menyediakan wadah bagi peneliti dari berbagai bidang keilmuan untuk mempublikasikan artikel laporan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat memuat hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat meliputi topik-topik berikut. 1) Pendidikan 2) Sosial Humaniora 3) Pengembangan Sumber Daya Manusia 4) Kesehatan 5) Teknologi Tepat Guna 6) Pembangunan Manusia dan Daya Saing Bangsa 7) Usaha Kecil Menengah 8) Pengembangan Teknologi Berwawasan Lingkungan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2023)" : 8 Documents clear
PELATIHAN PEMBELAJARAN IPAS TERINTEGRASI NILAI-NILAI BUDAYA KEBANGSAAN DAN KEARIFAN LOKAL PADA GURU-GURU SD WILAYAH 2 KECAMATAN BARRU: The Training of IPAS Learning Integrated with The National Cultural Values and Local Wisdom for Elementary Teachers in Region 2, Barru District Akhmad, Nur Amaliah; Akib, Israwati; Sulastri, Nova Dwi Pratiwi
Jurnal Ruhui Rahayu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Humaniora Vol 2 No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ruhuirahayu.v2i1.51

Abstract

Pelaihan pembelajaran IPAS terintegrasi nilai-nilai budaya dan kearifan lokal pada guru SD di kecamatan Barru, merupakan rangkaian pengabdian kepada masyarakat. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Patompo. Program ini bekerjasama dengan tim kampus mengajar yang berada di lapangan khususnya di SD 9 Batulappa Barru. Pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari dengan menggunakan 2 metode pelatihan yakni ceramah dan demonstrasi. Materi utama pada kegiatan ini adalah pembelajaran IPAS yakni keintegrasian ilmu pengetahuan alam dan ilmu pengetahuan sosial, yang merupakan pembelajaran paradigma baru dari kurikulum merdeka. Pengintegrasian pembelajaran ini diharapkan membentuk pembelajar yang mencintai alam dan mampu hidup berdampingan dengan kehidupan sosialnya
PENGGUNAAN BAHAN ECO-FRIENDLY SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS YANG MENYENANGKAN DI MTS AL-JIHAD SAMBOJA: Using Eco-Friendly Materials as the Media for Fun English Learning in MTs Al-Jihad Samboja Sanhadi Rahayu, Famala Eka; Setyoko, Aris; Valiantien, Nita Maya; Hanum, Irma Surayya; Hilal, Hikmatul Fajar Syamsu; Musthofa, Dwi
Jurnal Ruhui Rahayu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Humaniora Vol 2 No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ruhuirahayu.v2i1.55

Abstract

This community service program aims to improve students’ interests and attitudes toward English language learning and promote environmental awareness, especially in reusing plastic bottles to minimize microplastic trash. The community service program is a seminar with an interactive lecture method, a Games Tournament, and a project-based learning method. To measure students’ interest and attitude toward English language learning, they are requested to fill out the questionnaire before and after the activity to see how it changes. The questionnaire results showed a significant improvement in students’ interests and attitudes to English language learning, which is caused by environmental and psychological change. Students are believed to be more encouraging in the activity because they feel safe to express their idea in class after having their awareness of the learning process raised. Therefore, a fun circumstance and safe atmosphere are keys to success in learning English.
UMKM GOES ONLINE : MEMPERSIAPKAN UMKM DALAM SEGI PEMASARAN PRODUK DAN PRODUKTIVITAS PELAKU UMKM SECARA ONLINE: UMKM Goes Online: Preparing MSME in The Aspects of Online Product Marketing and Productivity of MSME Players Subroto, Aryo; Dahan, Zaky Naufal; Ulfiani, Ayu; Najoan, Brigitta Laura Vianniey; Avianty, Annisa Puteri
Jurnal Ruhui Rahayu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Humaniora Vol 2 No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ruhuirahayu.v2i1.59

Abstract

Abstract: The pandemic period was a tough time for micro, small and medium enterprises (MSMEs). In East Kalimantan, of around 309,000 MSMEs, there are 160,000 MSMEs or more than 50% affected by the Covid-19 pandemic. They have felt slumped and survived in very difficult conditions since the third quarter of 2020. The social penalty policy made it difficult for them to move their business. However, there are also MSMEs that are still surviving, including  Momen Krunchy MSME located in Samarinda, East Kalimantan. However, the problem that arises is that business actors are still minimal in terms of digital marketing knowledge and sales using social media. For this reason, community service in the form of Field Work Lecture (KKN) 47 at Mulawarman University is carried out to provide assistance to Krunchy Moment MSMEs so that they can survive and progress in the pandemic era. The activities were carried out boldly and attractively by students from various scientific fields and field assistant lecturers. Activities starting from coordination, implementation and evaluation. The results of this service are in the form of product catalogs, MSME profile videos, and online marketing. Evaluation of this activity is carried out by monitoring and evaluation by field assistant lecturers and the achievements perceived by MSME players are increased sales. Keywords: UMKM, Pandemic, Momen Krunchy, KKN   Abstrak: Masa pandemi adalah masa yang berat bagi pelaku Usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Di Kalimantan Timur dari sekitar 309.000 UMKM, terdapat 160.000 UMKM atau lebih dari 50% terimbas pandemi Covid-19. Terpuruk dan bertahan dalam kondisi sangat sulit mereka rasakan sejak triwulan III tahun 2020. Kebijakan pembatasan  sosial menyebabkan usaha mereka sulit bergerakNamun ada juga UMKM yang masih bertahan, diantaranya UMKM Momen Krunchy yang berlokasi di Samarinda, Kalimantan Timur. Namun permasalahan yang muncul adalah, pelaku usaha masih minim dalam hal pengetahuan digital marketing dan penjualan menggunakan media sosial. Untuk itulah, pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk Kuliah Kerja Nyata (KKN) 47 Universitas Mulawarman ini dilakukan untuk memberikan pendampingan kepada UMKM Momen Krunchy agar tetap bertahan dan makin maju di era pandemi. Kegiatan dilakukan secara daring dan luring oleh mahasiswa dari berbagai bidang keilmuan dan dosen pendamping lapangan. Kegiatan dimulai dari koordinasi, pelaksanaan dan evalausi. Hasil dari pengabdian ini adalah, berupa katalog produk, video profil UMKM, dan pemasaran secara online. Evaluasi dari kegiatan ini adalah dilakukan monitoring dan evalausi oleh dosen pendamping lapangan dan capaian yang dirasakan oleh pelaku UMKM, adalah penjualan meningkat. Kata Kunci: UMKM, Pandemi, Momen Krunchy, KKN
DIGITALISASI PENYULUHAN SERTA PEMBUATAN PHOTOBOOTH SEBAGAI ORNAMEN BENTUK IKONIK DALAM MERAMAIKAN PASAR: The Digitalization of Counseling and Photobooth Creation as an Iconic Ornament to Enliven a Market Ahmad Mubarok; Pratama, Candra Galuh; Marpaung, Claudya May Ristanauli; Nisa, Rofiqoh Fadhlun
Jurnal Ruhui Rahayu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Humaniora Vol 2 No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ruhuirahayu.v2i1.60

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat yang terlaksana pada tahun 2021 ini berlokasikan di Kampung Merancang Ulu, Kecamatan Gunung Tabur, Kabupaten Berau pada tanggal 21 Juni s/d 14 Agustus. Dimana metode pelaksanaan KKN dilakukan secara semi online dan offline. Dengan latar belakang dimana Pasar Baddit Dipattung yang berada di Kampung Merancang Ulu telah disepakati untuk menjadi obejek untuk menjalankan program kelompok yakni pembuatan Photobooth. Desaign dan rancangan pembuatan photobooth pun telah dibuat dan di diskusikan dengan salah satu staff BUMK selaku pengelola pasar. Dimana dalam pengerjaanya juga turut dibantu oleh staff BUMK (Badan Usaha Milik Kampung) dan Pemuda Kampung Merancang Ulu. Photobooth dibuat bertujuan agar dapat memperindah sekaligus mempromosikan Pasar Baddit Dipattung itu sendiri. Dalam pembagian tugas KKN, sesuai aturan dari Universitas, program kerja dibagi menjadi dua yakni individu dan kelompok. Dalam Luaran individu, tugas ini menitik beratkan pada kemampuan masing-masing individu yang ada pada kelompok ini sesuai dengan jurusan dan peminatannya
PENYULUHAN STRATEGI BRANDING SOCIAL MEDIA "OLAHAN LAUT BUMAYS" MENJADI OLEH-OLEH KHAS BONTANG KUALA YANG BERASAL DARI HASIL OLAHAN LAUT: The Counseling on The Social Media Branding Strategy for “Bumays Seafood” to Become Bontang Kuala’s Souvenirs out of Marine Processed Products Kuncara, Singgih Daru; Pertiwi, Hanna
Jurnal Ruhui Rahayu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Humaniora Vol 2 No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ruhuirahayu.v2i1.61

Abstract

Abstract: Involving information technology in creating branding is one form of effort to contribute to the growth of the tourism sector in Bontang Kuala. This research is motivated by the potential for natural tourism that is supported by the creative economy in residential areas above the Bontang Kuala sea. However, it can be unfortunate that product management in the creative economy has not been enough to build consumer brand awareness. Therefore, this study aims to increase the awareness of creative economy actors in Bumays Sea Processing of the importance of a brand or brand because the product has an identity to be marketed more broadly. In addition, social media as a medium for branding in the all-digital era is a shortcut for business actors. The method used in community service activities is the community education method, where this method was used in every extension or training activity. These community service activity results are 1) branding introduction counseling to creative economy actors, 2) training on using the Facebook marketplace feature as a branding medium, and 3) increasing knowledge of creative ideas in running a business. Keywords: Branding, marine products, creative economy Abstrak: Melibatkan teknologi informasi dalam menciptakan branding merupakan salah satu bentuk usaha memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan sektor pariwisata di Bontang Kuala. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya potensi wisata alam yang didukung ekonomi kreatif di daerah pemukiman di atas laut Bontang Kuala. Namun dapat disayangkan pengelolaan produk pada ekonomi kreatif belum cukup membangun brand awareness konsumen. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pelaku ekonomi kreatif Olahan Laut Bumays akan pentingnya brand atau merek karena melalui itulah produk memiliki jati diri untuk dipasarkan lebih luas. Selain itu melibatkan media sosial sebagai media untuk melakukan branding di era serba digital merupakan jalan pintas untuk pelaku usaha. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat yaitu metode pendidikan masyarakat yang dimana metode ini akan digunakan dalam setiap kegiatan penyuluhan atau pelatihan. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa 1) penyuluhan pengenalan branding pada pelaku ekonomi kreatif, 2) pelatihan penggunaan fitur marketplace Facebook sebagai media branding, 3) menambah pengetahuan ide-ide kreatif dalam menjalankan bisnis. Kata Kunci : branding, olahan laut, ekonomi kreatif
PELATIHAN PEMBUATAN PAMFLET MENGGUNAKAN APLIKASI CANVA KEPADA PENYEDIA JASA TOUR DAN HIBURAN DI BONTANG KUALA: The Pamphlet Creation Workshop Using Canva Application for Tour and Entertainment Service Providers in Bontang Kuala Prabowo, Dio Chandra; Kuncara, Singgih Daru
Jurnal Ruhui Rahayu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Humaniora Vol 2 No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ruhuirahayu.v2i1.62

Abstract

ABSTRACT: It has become known by many people that promotion is essential in the business world, especially for new businesses. In the business world, promotion aims to build the branding of a product and introduce the latest products from the business being run. Nowadays, many media are used to promote a product, one of which is pamphlets. A pamphlet is a sheet of paper containing information and offers. Before becoming a paper containing offers, the pamphlet is first designed attractively to make the readers curious about its contents. To design the flyer itself, we need an application to design it. Therefore, in addition to introducing pamphlets as promotional media, this socialization and training also aim to introduce an application that is easy to understand and learn. Canva is one of the most popular and frequently used applications for creating flyers. This application is also easy to access and available on smartphones. Keywords: pamphlets, Canva ABSTRAK : Sudah menjadi hal yang diketahui oleh banyak orang bahwa promosi sangat diperlukan dalam dunia bisnis, terutama bagi usaha yang baru berjalan. Di dalam dunia bisnis, promosi bertujuan untuk membangun branding suatu produk dan juga untuk memperkenalkan produk terbaru dari usaha yang sedang dijalankan. Di masa sekarang banyak media yang digunakan untuk mempromosikan suatu produk, salah satunya adalah pamflet. Pamflet adalah lembaran kertas yang berisi informasi dan penawaran. Sebelum menjadi kertas yang berisi penawaran, pamflet terlebih dahulu di desain dengan sangat menarik agar dapat membuat para pembacanya penasaran tentang isinya. Untuk mendesain pamflet itu sendiri, kita memerlukan aplikasi untuk mendesainnya. Maka dari itu, selain untuk memperkenalkan pamflet sebagai media promosi, sosialisasi dan pelatihan ini juga bertujuan untuk memperkenalkan salah satu aplikasi yang mudah dipahami dan dipelajari. Canva adalah salah satu aplikasi yang sangat populer dan sering digunakan untuk pembuatan pamflet. Aplikasi ini juga mudah untuk diakses dan tersedia di smartphone. Kata Kunci : pamflet, Canva
SOSIALISASI PROSEDUR PENDAFTARAN GRABFOOD PADA PELAKU UMKM DI KELURAHAN BONTANG KUALA SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN UMKM: The Socialization of Grabfood Registration Procedures to MSMEs in Bontang Kuala Subdistrict As An Effort to Empower MSMEs Apriliani, Feby; Kuncara, Singgih Daru
Jurnal Ruhui Rahayu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Humaniora Vol 2 No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ruhuirahayu.v2i1.64

Abstract

Abstract: Grabfood is an online food delivery service available on the Grab application with the aim of making it easier for people to order food from home. The presence of Grabfood is one of the digital transformations carried out by creative economy actors by providing an even modifying creative ideas into solutions to help people fulfill their daily needs. The impact given by the presence of this service is also expected to be felt by business actors in Bontang Kuala, this socialization aims to encourage business actors to participate in developing the creative economy in Bontang to develop creative industries by starting to adapt to existing technological developments. One way is to start reaching consumers by relying on technology as a marketing medium by registering a business on an online food delivery service platform. The method used in this activity is to conduct socialization aimed at business actors in Bontang Kuala, which is followed by pre-test and post-test distribution activities as a benchmark for the success of socialization activities. Keywords: Grabfood, creative economy Abstrak: Grabfood merupakan salah satu layanan pesan antar makanan secara online yang tersedia pada aplikasi Grab dengan tujuan memudahkan masyarakat dalam memesan makanan dari rumah. Hadirnya Grabfood ini merupakan salah satu transformasi digital yang dilakukan oleh pelaku ekonomi kreatif dengan memberikan bahkan memodifikasi ide-ide kreatif menjadi solusi untuk membantu masyarakat dalam melakukan pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Dampak yang diberikan oleh kehadiran layanan ini diharapkan juga dirasakan oleh para pelaku usaha yang berada di Bontang Kuala, sosialisasi ini bertujuan untuk mendorong para pelaku usaha agar berpartisipasi dalam pengambangan ekonomi kreatif di Kota Bontang untuk mengembangkan industri kreatif dengan mulai beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang ada. Salah satu caranya dengan mulai menjangkau konsumen dengan mengandalkan teknologi sebagai media pemasaran dengan cara mendaftarkan usaha pada platform layanan pesan antar makanan secara online. Adapun metode yang dilakukan pada kegiatan ini dengan melakukan sosialisasi yang ditujukan untuk para pelaku usaha di Bontang Kuala yang diikuti dengan kegiatan penyebaran pre-test dan post-test sebagai tolak ukur keberhasilan kegiatan sosialisasi. Kata kunci: Grabfood, ekonomi kreatif
SOSIALISASI PENGENALAN LAPORAN KEUANGAN SEDERHANA BAGI PELAKU UMKM ANJUNGAN DI BONTANG KUALA SEBAGAI PENDUKUNG BISNIS PADA SEKTOR PARIWISATA: The Socialization of The Introduction of Simple Financial Reports for MSMEs in Bontang Kuala to Support Businesses in The Tourism Sector Kurniasari, Erna Pitri; Kuncara, Singgih Daru
Jurnal Ruhui Rahayu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Humaniora Vol 2 No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ruhuirahayu.v2i1.65

Abstract

Abstract: This community service activity is motivated by understanding the Micro, Small, and Medium Enterprises (UMKM) Pavilion in Bontang Kuala, which still lacks an understanding of financial records (bookkeeping), and most of them have not recorded simple financial statements of the businesses they manage. The main problem is that these business actors find it difficult to master the knowledge in the field of recording or accounting. Even though the business they are currently running is a business that requires correct and consistent records. This simple financial report is significant for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs), especially those around the Bontang Kuala Pavilion tourist spot. This is a positive value for the sustainability of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) because they can develop the business they are managing and can advance the tourism sector in Bontang Kuala. The method used in this activity is through socialization and discussion with participants who are present, accompanied by the provision of sheets of paper in the form of pre-test and post-test containing questions to be asked to participants to measure participants' understanding before and after the socialization activity takes place. In this socialization activity, the participants who could participate until the end were the eleven Micro Small Medium Enterprises (UMKM) Pavilion in Bontang Kuala. This socialization activity showed that researchers could motivate participants who attended through introduction materials and the importance of simple financial reports for business actors. Participants also understood how to prepare and record simple financial statements. Keywords: MSMEs, Simple Financial Statements, Tourism Sector Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh pemahaman pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Anjungan di Bontang Kuala yang terbilang masih kurang dalam memahami pencatatan keuangan (pembukuan) dan sebagian besar juga belum melakukan pencatatan laporan keuangan sederhana dari usaha yang mereka kelola. Perkara utamanya karena para pelaku usaha tersebut merasa kesulitan dalam menguasai pengetahuan di bidang pencatatan atau akuntansi tersebut. Padahal usaha yang sedang mereka jalankan hingga saat ini adalah usaha yang memerlukan pencatatan dengan benar dan konsisten. Laporan keuangan sederhana tersebut sangatlah penting bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) khususnya yang berada di sekitar tempat wisata Anjungan Bontang Kuala. Hal ini bernilai positif untuk keberlangsungan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) karena mampu mengembangkan bisnis yang sedang mereka kelola dan dapat memajukan sektor pariwisata yang ada di Bontang Kuala. Adapun metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah melalui sosialisasi dan diskusi bersama peserta yang hadir dengan disertai pemberian lembaran kertas berbentuk pre test dan post test yang berisikan pertanyaan untuk diajukan kepada peserta agar dapat mengukur pemahaman peserta sebelum dan sesudah kegiatan sosialisasi berlangsung. Pada kegiatan sosialisasi ini peserta yang dapat mengikuti hingga berakhirnya kegiatan adalah sejumlah sebelas orang pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Anjungan di Bontang Kuala. Hasil kegiatan sosialisasi ini menunjukkan bahwa peneliti mampu memotivasi peserta yang hadir melalui materi pengenalan serta alasan mengapa pentingnya laporan keuangan sederhana bagi pelaku usaha dan para peserta juga dapat memahami bagaimana penyusunan serta pencatatan laporan keuangan secara sederhana. Kata Kunci: UMKM, Laporan Keuangan Sederhana, Sektor Pariwisata

Page 1 of 1 | Total Record : 8