cover
Contact Name
Sitti Hardiyanti Arhas
Contact Email
hardiyantiarhas@unm.ac.id
Phone
+6282293309399
Journal Mail Official
pjcs@unm.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Pinisi Journal of Community Service
ISSN : -     EISSN : 30478553     DOI : -
Pinisi Journal of Community Service dengan ISSN: 3047-8553 (Online) merupakan Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar menerima artikel hasil pengabdian kepada masyarakat (Multidisiplin) untuk diterbitkan.
Articles 36 Documents
Sosialisasi Roadmap Pengembangan Wilayah Perbatasan Prov. Kalimantan Utara Iskandar, Didik; Purna , Zarni Adia; Johansyah, Oky Nur Pratiwi; H., Herman; Aslinda, Andi
Pinisi Journal of Community Service Volume 2, Nomor 1, 2025
Publisher : Pendidikan Administrasi Perkantoran, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan wilayah perbatasan menjadi salah satu prioritas pembangunan nasional yang membutuhkan pemahaman dan dukungan lintas pemangku kepentingan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan Roadmap Pengembangan Wilayah Perbatasan Provinsi Kalimantan Utara kepada para pemangku kepentingan lokal, termasuk aparatur pemerintahan, tokoh masyarakat, serta organisasi kemasyarakatan di wilayah Nunukan dan Sebatik. Metode kegiatan meliputi pemaparan materi, diskusi interaktif, serta penyebaran leaflet edukatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai arah kebijakan pengembangan perbatasan, dengan 85% peserta menyatakan siap mendukung implementasi roadmap dalam kegiatan pembangunan lokal. Kegiatan ini memperlihatkan pentingnya pendekatan komunikasi
Pengembangan Media Pembelajaran BSAP di SMK Negeri 4 Makassar Arhas, Sitti Hardiyanti; Nurfausiah, Sitti; Awaliah, Rifkah; Nirwana, Nirwana; Putri, Ariskawati Dwi
Pinisi Journal of Community Service Volume 2, Nomor 1, 2025
Publisher : Pendidikan Administrasi Perkantoran, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis video model sebagai upaya meningkatkan pemahaman siswa terhadap prosedur pengelolaan surat masuk pada mata pelajaran kompetensi keahlian manajemen perkantoran di SMK Negeri 4 Makassar. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, ditemukan bahwa media pembelajaran yang digunakan sebelumnya masih berupa alat peraga konvensional yang kurang efektif dan membatasi pemahaman siswa terhadap alur kerja administrasi secara menyeluruh. Oleh karena itu, tim pengabdian menyusun media video yang menampilkan simulasi nyata dari setiap tahapan pengelolaan surat masuk, mulai dari penerimaan surat hingga penyimpanan secara fisik dan elektronik. Proses produksi dilakukan dengan melibatkan anggota tim sebagai pemeran, pengambilan gambar langsung, dan pengeditan menggunakan aplikasi Canva. Media ini dirancang dalam bentuk video berdurasi pendek yang mencakup sembilan segmen utama, dilengkapi narasi dan visualisasi prosedur kerja kantor. Hasil uji coba menunjukkan bahwa media video model mampu meningkatkan minat belajar siswa, memperjelas pemahaman terhadap proses kerja, serta mempermudah guru dalam menyampaikan materi secara sistematis. Dengan demikian, pengembangan media ini diharapkan dapat menjadi model pembelajaran alternatif yang kontekstual, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan relevan dengan kebutuhan pendidikan vokasional.
Peningkatan Kemampuan Membaca Anak Usia Dini Melalui Pendekatan Edukatif-Partisipatif di Dusun Manjalling, Desa Boddia Rahmi, Siti Fadilah; Niswaty, Risma; Saleh, Sirajuddin; Jamaluddin, Jamaluddin; Hasyim, Nasaruddin
Pinisi Journal of Community Service Volume 2, Nomor 1, 2025
Publisher : Pendidikan Administrasi Perkantoran, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan membaca merupakan keterampilan dasar yang sangat penting dalam mendukung perkembangan intelektual dan emosional anak. Namun, realitas di sejumlah wilayah pedesaan menunjukkan bahwa keterampilan ini belum berkembang optimal, salah satunya di Dusun Manjalling, Desa Boddia. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca anak-anak melalui pendekatan edukatif dan partisipatif yang disesuaikan dengan kondisi sosial dan kognitif mereka. Metode yang digunakan meliputi observasi awal, penyusunan media pembelajaran visual berupa video edukatif, dan pelaksanaan sesi belajar interaktif secara langsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan minat dan keberanian anak-anak dalam mengenal huruf, mengeja, serta membaca kata-kata sederhana. Kendala utama yang ditemukan adalah kurangnya bahan bacaan dan minimnya pendampingan belajar dari orang tua di rumah. Meski demikian, kegiatan ini berhasil membangkitkan motivasi anak untuk belajar dan membuka kesadaran masyarakat akan pentingnya literasi dasar. Oleh karena itu, diperlukan dukungan lebih lanjut dari pemerintah desa dan sekolah untuk menyediakan ruang belajar dan bahan bacaan yang memadai sebagai bagian dari upaya membentuk budaya literasi sejak dini.
Mengajarkan Anak Literasi dan Numerasi Dalam Rangka Mewujudkan Generasi Yang Cerdas dan Berintelektual Insani, Maulida Sri; Nasir, Nasir; Jamaluddin, Jamaluddin; Nasrullah, Muh.; Hasyim, Nasaruddin
Pinisi Journal of Community Service Volume 2, Nomor 1, 2025
Publisher : Pendidikan Administrasi Perkantoran, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan literasi dan numerasi pada anak-anak di lingkungan yang masih memiliki keterbatasan akses pendidikan. Literasi dan numerasi merupakan keterampilan dasar yang mendasari penguasaan pengetahuan lanjutan, serta berperan penting dalam pengembangan kemampuan berpikir kritis dan komunikasi. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan edukatif dan partisipatif, melibatkan sesi belajar interaktif, penggunaan media visual, serta stimulus berupa reward untuk meningkatkan motivasi anak-anak. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sekitar 60% peserta menunjukkan perkembangan signifikan dalam kemampuan membaca dan berhitung, sementara sisanya masih memerlukan pendampingan lanjutan. Selain peningkatan kognitif, kegiatan ini juga mendorong penguatan aspek afektif seperti kepercayaan diri dan keterampilan komunikasi anak. Temuan ini menegaskan urgensi penguatan literasi dan numerasi sejak dini melalui pendekatan yang menyenangkan dan kontekstual.
Pengembangan Media Video Pembelajaran pada Mata Pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan di SMK Negeri 7 Makassar Sumilih, Dimas Ario; Arhas, Sitti Hardiyanti; Zamri, Nurul; Gunawan, Muhammad Alief
Pinisi Journal of Community Service Volume 2, Nomor 1, 2025
Publisher : Pendidikan Administrasi Perkantoran, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di SMK Negeri 7 Makassar melalui pengembangan media video pembelajaran pada mata pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan (PKK). Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh temuan bahwa guru masih mengandalkan media sederhana berbasis M-Learning dan menghadapi keterbatasan dalam penyediaan media visual yang kontekstual dan menarik bagi siswa. Metode yang digunakan mencakup observasi kelas dan wawancara dengan guru dan Ketua Jurusan OTKP sebagai dasar penyusunan konten media. Materi video disusun berdasarkan kompetensi dasar dalam Kurikulum SMK, meliputi konsep produk kreatif, ciri-ciri wirausaha, serta pengenalan peluang usaha. Proses pembuatan media dilakukan selama satu bulan dan melibatkan lima tahapan utama: perencanaan konten, pembuatan storyboard, desain visual menggunakan Canva Pro, perekaman suara, dan penyuntingan akhir. Video berdurasi ±8 menit ini disusun secara sistematis dengan pendekatan visual dan narasi yang komunikatif. Media diserahkan langsung kepada guru, dan hasil evaluasi menunjukkan bahwa baik guru maupun siswa merasa puas dan terbantu dalam memahami materi. Kegiatan ini membuktikan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah vokasional dapat menghasilkan media pembelajaran yang efektif dan aplikatif. Diharapkan media ini dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan serta menjadi model bagi pengembangan media pada mata pelajaran lainnya di SMK.
Pengaruh Faktor Sosial, Ekonomi, dan Motivasi terhadap Keputusan Tidak Melanjutkan Pendidikan di Desa Tosora Kabupaten Wajo Tajuddin, Fabian Maualana; Rotasauw, Roland
Pinisi Journal of Community Service Volume 1, Nomor 2, 2024
Publisher : Pendidikan Administrasi Perkantoran, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi masih menjadi permasalahan serius di berbagai daerah, termasuk di wilayah pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor sosial, ekonomi, dan motivasi terhadap keputusan tidak melanjutkan pendidikan di Desa Tosora, Kabupaten Wajo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 responden lulusan SMA/SMK yang memutuskan untuk tidak melanjutkan pendidikan. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda untuk menguji pengaruh simultan dan parsial dari ketiga variabel independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor ekonomi berpengaruh signifikan terhadap keputusan tidak melanjutkan pendidikan, diikuti oleh faktor motivasi. Sementara itu, faktor sosial juga memiliki pengaruh, meskipun tidak sebesar dua faktor lainnya. Temuan ini menunjukkan bahwa hambatan ekonomi masih menjadi kendala utama, namun kurangnya motivasi dan dukungan lingkungan juga turut memperkuat keputusan tersebut. Oleh karena itu, perlu adanya sinergi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat dalam menciptakan dukungan sosial dan program pemberdayaan ekonomi yang dapat mendorong minat melanjutkan pendidikan di kalangan generasi muda Desa Tosora.
Precautionary Principle sebagai Upaya Pencegahan Climate Corruption dalam Praktik State Capture Tajuddin, Fabian Maualana; Putra, Muh Aries Surya; Setyawan, Bima
Pinisi Journal of Community Service Volume 2, Nomor 1, 2025
Publisher : Pendidikan Administrasi Perkantoran, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Korupsi iklim (climate corruption) telah menjadi ancaman serius terhadap upaya penanggulangan krisis iklim sebab mengacu pada penyalahgunaan kekuasaan dalam sektor tata kelola lingkungan. Salah satu pintu masuk terjadinya climate corruption adalah melalui praktik state capture dimana kepentingan politik dan ekonomi mempengaruhi kebijakan tata kelola lingkungan dan iklim untuk kepentingan segelintir pihak. Dalam menghadapi tantangan ini, prinsip kehati- hatian (precautionary principle) merupakan salah satu prinsip hukum lingkungan yang dapat mencegah terjadinya climate corruption dalam praktik state capture. Oleh karena itu, penelitian ini ingin mengkaji dan menganalisis bagaimana prinsip kehati-hatian (precautionary principle) dapat mencegah terjadinya climate coruption dalam praktik state capture. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa prinsip kehati-hatian merupakan prinsip yang memiliki peranan sentral dalam mencegah terjadinya korupsi iklim melalui praktik staat capture, hal ini dikarenakan prinsip kehati-hatian menekankan pada tindakan pencegahan terhadap potensi terjadinya pencemaran dan kerusakan lingkungan walaupun belum adanya bukti-bukti ilmiah terkait potensi pencemaran dan kerusakan lingkungan tersebut, sehingga dalam hal pemangku kebijakan merumuskan kebijakan publik harus memperhatikan potensi-potensi terjadinya pencemaran dan kerusakan lingkungan dalam suatu produk kebijakan publik guna mencegah pencemaran dan kerusakan lingkungan terjadi. Berdasarkan hal tersebut precautionary principle menjadi solusi konkrit dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup terkhusus pada upaya pencegahan climate corruption dalam praktik state capture pada negara-negara berkembang yang mengalami krisis iklim.
Pemberdayaan Masyarakat untuk Pengelolaan Destinasi Wisata di Kampung Paropo Niswaty, Risma; Arhas, Sitti Hardiyanti; Nasir, Nasir; Abdi, Fahmi Surya; Kidding, Apriliandis Flagfive; Asrin, Muhammad
Pinisi Journal of Community Service Volume 2, Nomor 2, 2025
Publisher : Pendidikan Administrasi Perkantoran, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71309/pjcs.v2i2.10066

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan kapasitas masyarakat Kampung Paropo dalam mengelola potensi wisata lokal secara mandiri dan berkelanjutan. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam manajemen wisata, promosi digital, serta pengelolaan atraksi budaya. Kondisi ini menyebabkan potensi wisata Kampung Paropo belum termanfaatkan secara optimal dan masih memerlukan pendampingan dalam aspek inovasi serta strategi promosi. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis kebutuhan lokal (Participatory Rural Appraisal). Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu persiapan dan koordinasi, sosialisasi dan pembekalan, pelatihan peningkatan kapasitas, penerapan ide inovasi teknologi sederhana, serta evaluasi dan perencanaan keberlanjutan. Materi kegiatan meliputi pelatihan pengelolaan wisata berbasis komunitas, penguatan kewirausahaan lokal, serta pelatihan promosi digital melalui media sosial. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan masyarakat dalam mengelola destinasi wisata, terutama dalam hal pelayanan wisatawan, pembuatan produk kreatif, dan pengelolaan konten promosi digital. Kegiatan juga memperkuat peran kelompok sadar wisata (Pokdarwis) yang telah terbentuk sebelumnya, melalui pendampingan teknis, penyusunan rencana kerja, dan pelibatan aktif dalam pelatihan. Selain itu, masyarakat semakin memahami pentingnya kebersihan lingkungan dan kolaborasi dalam menjaga daya tarik kawasan wisata.
Pengolahan Daun Kopi Menjadi Serundeng: Strategi Pemberdayaan Pemuda dan Pengembangan Ekonomi Kreatif di Desa Arabika Sadewi, Juwita Putri; Sultan, Sulhani Purwanti; Saputra, Fery Ikhsan; Kasmita, Maya; Bahri, Bahri
Pinisi Journal of Community Service Volume 2, Nomor 2, 2025
Publisher : Pendidikan Administrasi Perkantoran, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71309/pjcs.v2i2.10120

Abstract

Kopi merupakan salah satu jenis tumbuhan biji bijian yang banyak ditanam dan dibudidayakan oleh Masyarakat khususnya di Desa Arabika, Kecamatan Sinjai Barat, Sulawesi Selatan. Tanaman kopi berasal dari genus Coffea yang tumbuh baik di daerah beriklim tropis dengan ketinggian tertentu. Jenis kopi yang paling terkenal dan paling banyak dibudidayakan adalah jenis kopi Arabika (Coffea arabica) dan Robusta (Coffea canephora), masing-masing memiliki cita rasa, aroma, serta karakteristik berbeda. Kopi selama ini dikenal sebagai minuman yang memiliki nilai ekonomi dan budaya tinggi. Namun, dalam perkembangannya, kopi tidak hanya dipandang sebatas komoditas minuman, melainkan juga sebagai sumber daya yang dapat diolah lebih luas melalui proses diversifikasi produk. Hal ini terjadi karena hampir seluruh bagian tanaman kopi memiliki potensi untuk dimanfaatkan. Misalnya, daun kopi muda dapat diolah menjadi serundeng daun kopi. Serundeng daun kopi bukan hanya makanan inovatif, tetapi juga produk sehat, bernilai ekonomi, berakar pada budaya lokal, dan ramah lingkungan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Resep yang digunakan dalam pengolahan serundeng daun kopi yaitu, daun kopi muda, kelapa, lengkuas, sereh, bawang merah, bawang putih, gula merah, daun jeruk, cabai merah, garam, vitsin, kaldu jamur yang diolah dengan teknik sangrai. Pelatihan diikuti oleh 30 pemuda/i, menghasilkan produk yang diuji organoleptik dengan penerimaan baik pada aspek rasa (89%), aroma (86%), dan tekstur (80%). Produk serundeng daun kopi juga telah memiliki sertifikasi PIRT, sehingga layak dipasarkan lebih luas. Kegiatan inovatif ini berperan dalam meningkatkan kapasitas pemuda, menghadirkan produk khas sebagai buah tangan desa, serta memperkuat sektor ekonomi kreatif di Desa Arabika.
Penguatan Kapasitas Pemerintah Daerah dalam Merumuskan Kebijakan Pembangunan Pariwisata dan Pelestarian Budaya di Kabupaten Tambrauw Darwis, Muh.; Siraj, Muhammad Luthfi; Aslinda, Andi; Nasrullah, Muh.; Arhas, Sitti Hardiyanti
Pinisi Journal of Community Service Volume 2, Nomor 2, 2025
Publisher : Pendidikan Administrasi Perkantoran, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71309/pjcs.v2i2.10248

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memperkuat kapasitas Pemerintah Kabupaten Tambrauw dalam merumuskan kebijakan pengembangan sektor pariwisata dan pelestarian budaya yang berkelanjutan berbasis konservasi dan kearifan lokal. Kabupaten Tambrauw merupakan salah satu wilayah di Papua Barat Daya yang memiliki potensi unggulan pada sektor Blue Wonder (ekowisata bahari) dan Green Wonder (ekowisata pegunungan dan budaya adat), namun belum terkelola secara optimal karena berbagai keterbatasan perencanaan, infrastruktur, promosi, dan kapasitas kelembagaan. Metode kegiatan meliputi seminar awal, Focus Group Discussion (FGD), wawancara mendalam, serta analisis Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats (SWOT) dan Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk menentukan prioritas kebijakan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pengembangan pariwisata dan kebudayaan Tambrauw menghadapi lima permasalahan utama: ketiadaan dokumen operasional rencana wisata, keterbatasan aksesibilitas, lemahnya partisipasi kelembagaan adat, minimnya promosi digital, serta potensi konflik antara konservasi dan eksploitasi sumber daya alam. Kegiatan ini menghasilkan model kebijakan pembangunan pariwisata dan budaya berbasis konservasi, dokumen rekomendasi kebijakan daerah, serta peta potensi unggulan Tambrauw 2025. Penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga adat, akademisi, dan LSM konservasi menjadi faktor kunci dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di wilayah timur Indonesia. Hasil pengabdian ini berkontribusi terhadap pencapaian pilar Indonesia Emas 2045 melalui penguatan ekonomi hijau, pelestarian budaya bangsa, dan pariwisata berkelanjutan.

Page 3 of 4 | Total Record : 36