cover
Contact Name
Handy Asmaradinata
Contact Email
khobaandhie@gmail.com
Phone
+6285241000323
Journal Mail Official
khobaandhie@gmail.com
Editorial Address
Jl. P. Tomor, No. 1, Kab. Poso, Sulawesi Tengah
Location
Kab. poso,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Mosintuwu Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 28089073     DOI : -
Mosintuwu Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is published online, twice a year in April and October by the Institute for Research and Community Service, Sintuwu Maroso University, is a peer-reviewed journal containing scientific articles from various disciplines adopted in various community service activities and other applied research. Articles published in this Journal include publications on the results of community service, empowerment, and the application of science and technology to the community.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 55 Documents
Penyuluhan Budidaya Jagung untuk Meningkatkan Produktivitas Jagung Pada Kelompok Tani Limbua Raya Desa Malei, Kecamatan Lage, Kabupaten Poso Jayanti, Kamelia Dwi; Tanari, Yulinda
Mosintuwu Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2023): Mosintuwu : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Sintuwu Maroso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71127/2808-9073.578

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mitra tentang budidaya jagung yang tepat melalui penyuluhan. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan dan evaluasi. Sasaran pelaksanaan pengabdian ini adalah petani jagung yang tergabung dalam kelompok tani Limbua Raya di Desa Malei. Instrumen evaluasi berupa kuesioner dan tanya jawab selama pelaksanan kegiatan. Hasil kuesioner selanjutnya dideskripsikan berdasarkan data yang diperoleh. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian ini adalah penyuluhan budidaya jagung berhasil meningkatkan pengetahuan dan pemahaman petani di Desa Malei, Kecamatan Lage, Kabupaten Poso
Pelatihan Public Speaking Bagi Pemuda di Jemaat Rehobot Gereja Toraja Poso Rilfayanti Thomassawa; Margaretha Badu
Mosintuwu Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2022): Mosintuwu : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Mosintuwu Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan komunikasi publik atau yang biasa kita sebut Public Speaking merupakan suatu keharusan di era global saat ini. Public speaking adalah kemampuan berbicara di hadapan banyak orang, baik di ruang tertutup maupun di ruang terbuka. Para pemuda di Gereja Toraja Jemaat Rehobot Poso memiliki masalah berupa ketidakmampuan berbicara di depan umum. Mereka yang memiliki rasa takut untuk berbicara di depan umum ketika dihadapkan dengan berbicara di depan umum dapat menyebabkan kepanikan yang akan sangat mengganggu pikiran. Oleh karena itu, untuk dapat mengembangkan kemampuan pemuda dalam hal Public Speaking, kami mengadakan pelatihan public speaking bagi pemuda gereja Toraja di Jemaat Rehobot Poso Kegiatan   dilaksanakan dari bulan Juli-Agustus 2021 dengan rencana kegiatan yang akan dilaksanakan yaitu pelatihan dan praktik Public Speaking.   Output dari kegiatan pengabdian ini adalah peningkatan pemahaman, pengetahuan dan kemampuan pemuda tentang Public Speaking.
Bimbingan Teknis Penataan Arsip Desa Pantangolemba Sapruni Sapruni; Karmila Akib; Margaretha Badu
Mosintuwu Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2021): Mosintuwu : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Mosintuwu Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Bimbingan Teknis Penataan Arsip Desa ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan ketrampilan kepada aparatur desa di Desa Pantangolemba Kecamatan Poso Pesisir Selatan dalam melakukan kegiatan kearsipan. Kegiatan pelatihan ini bermanfaat bagi pemerintah desa dalam mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan desa dengan baik dan tertib. Yang menjadi sasaran dalam kegiatan ini adalah Sekertaris Desa, Kepala Urusan (Kaur) Pemerintahan, Kepala Urusan Pembangunan, Kepala Urusan Umum dan Kepala Urusan Keuangan di Kecamatan Poso Pesisir Selatan. Namun dalam hal ini, penataan arsip desa di Kecamatan Poso Pesisir Selatan Kabupaten Poso belum maksimal atau masih kurang baik karena tidak sesuai dengan yang diharapkan yaitu arsip yang masih berantakan atau belum tertata dengan baik dengan sistim yang digunakan, sehingga kegiatan kearsipan tidak berjalan dengan lancar dalam penyimpanan dan penemuan kembali arsip. Hal ini sebabkan karena kurangnya tanggung jawab dari pegawai tersebut dengan kata lain setiap arsip tidak disimpan dengan tertib dan teratur berdasarkan sistim, sehingga dalam penyimpanan, arsip tidak mudah dan cepat ditemukan kembali. Oleh karena itu kami menyarankan perlu meningkatkan pemahaman para perangkat desa yaitu dengan memberikan bimbingan teknis mengenai penataan arsip. Selain itu, meningkatkan kesadaran aparat desa akan pentingnya arsip untuk mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan desa yang baik dan tertib. Arsip dapat memberikan informasi secara maksimal, maka diperlukan pengelolaan kearsipan yang baik dan teratur serta setiap pegawai atau pengolah arsip harus diberikan pelatihan, pendidikan, kursus - kursus, arahan, bimbingan tentang pengelolaan kearsipan selain itu perlu adanya tanggung jawab dari pengelola arsip agar pengarsipan dapat berjalan dengan baik dalam meningkatkan tertib administrasi. The objective of Technical Guidance activity on the Arrangement of Village Archive purposes is to provide understanding and skills to village officials in Pantangolemba village, Poso Pesisir Selatan Sub-district in carrying out archival activities. This training activity is beneficial for the village government in realizing the implementation of village governance in a good and orderly manner. The targets of activity are the Village Secretary, Head of Government Affairs, Head of Development Affairs, Head of General Affairs and Head of Financial Affairs in Poso Pesisir Selatan Sub District. However, in this case, the arrangement of village archives in Poso Pesisir Selatan Sub District, Poso Regency is not optimal or still not good because it is not as expected, namely the archives are still messy or not well organized with the system used, so that archiving activities do not run well in archive storage and retrieval. This is due to the lack of responsibility of the employee in other words every archive is not stored in an orderly and orderly manner based on the system, so that in storage, archives are not easily and quickly recovered. Therefore, we suggest that it is necessary to improve the understanding of village officials by providing technical guidance on archive management. In addition, increasing awareness of village officials on the importance of archives to realize good and orderly village governance. Archives can provide information to the maximum, it is necessary to manage archives properly and regularly and every employee or archive processor must be given training, education, courses, directions, guidance on archive management. well in improving administrative order
Sosialisasi Fungsi Sistem Drainase Berwawasan Lingkungan dalam Mengurangi Risiko Banjir dan Genangan di Desa Labuadago Lawodi, Yulisnawati; Pakpahan, Irnovia
Mosintuwu Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2023): Mosintuwu : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Sintuwu Maroso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71127/2808-9073.602

Abstract

Desa Labuadago memiliki luas wilayah lebih kurang 25 km2 yang terbagi atas 2 dusun. Drainase di masing-masing dusun sudah tersedia namun belum berfungsi sebagaimana mestinya dan inilah salah satu faktor penyebab terjadinya banjir dan genangan. Untuk mengatasi permasalahan diatas diperlukan sistem drainase yang berwawasan lingkungan berupa sumur resapan. Adapun tujuan dari kegiatan PKM ini adalah untuk memberikan sosialisasi dan pendampingan berupa gambar desain drainase berwawasan lingkungan berupa sumur resapan dan menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB). Sosialisasi ini dilakukan dengan beberapa tahap yakni survei daerah sasaran PKM, observasi lapangan, sosialisasi drainase berwawasan lingkungan, pendampingan desain RAB sumur resapan, serta monitoring dan evaluasi. Dari hasil sosialisasi yang dilakukan membawa dampak positif bagi masyarakat desa dalam hal ini membantu pemerintah desa dalam memberikan solusi berupa gambar desain dan RAB untuk mampu mendesain dan merencanakan secara mandiri pembuatan sumur resapan di rumah masing-masing.
Pelaksanaan Program Bimbingan Belajar Bahasa Inggris Pada Siswa Sekolah Dasar Di SDN Maliwuko Rawung, Ingriyani Y; Poai, Sherliane T
Mosintuwu Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2023): Mosintuwu : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Sintuwu Maroso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71127/2808-9073.563

Abstract

Di beberapa sekolah dasar, mata pelajaran Bahasa Inggris diajarkan sebagai mata pelajaran pilihan jika dianggap penting oleh masyarakat di daerah tersebut dan didukung oleh guru yang berkemampuan untuk mengajarkannya. Beberapa sekolah dasar menghadapi masalah karena tidak ada dukungan orang tua atau masyarakat, tidak cukup fasilitas pendukung, dan lingkungan sekolah yang tidak memadai. Pemerintah menyusun kurikulum untuk membantu program pembelajaran Bahasa Inggris. Karena Bahasa Inggris yang diajarkan di sekolah dasar merupakan muatan lokal, kurikulum tersebut merujuk pada kurikulum yang telah disiapkan. Tentu saja, setiap daerah memiliki kurikulum unik yang disesuaikan dengan keadaan lokalnya. Tujuan dari bimbingan belajar Bahasa Inggris adalah anak-anak memiliki pengenalan materi dasar tentang Bahasa Inggris dasar dan mampu memahami dan mengerti kata-kata dan kalimat-kalimat dasar dalam Bahasa Inggris. Program bimbingan belajar untuk menyediakan bimbingan belajar Bahasa Inggris bagi anak-anak Sekolah Dasar sebagai salah satu strategi peningkatan dan pemahaman akan  Bahasa Inggris. Metode pelaksanaan Pengabdian bagi Masyarakat tentang bimbingan belajar Bahasa Inggris bagi anak-anak Sekolah Dasar adalah metode sosialisasi,dan metode bimbingan. Lokasi Pengabdian kepada Masyarakat tentang bimbingan belajar Bahasa Inggris bagi siswa adalah SDN Maliwuko. Dalam PKM ini melibatkan siswa kelas 4,5 dan 6 sebanyak 22 siswa.
Edukasi Pencegahan Penularan Covid 19 pada Saat Pembelajaran Tatap Muka Shelvy Ferawati Rurua; Indri Novayanti Gala
Mosintuwu Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2022): Mosintuwu : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Mosintuwu Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era pandemik ini menuntut semua lapisan masyarakat untuk dapat menjaga kesehatan diri sendiri agar terhindar dari penularan Covid 19 yang semakin hari terus berkembang dengan varian baru. Kesehatan guru dan siswa menjadi prioritas utama sehingga proses belajar tatap muka menjadi efisien dan efektif. Upaya pencegahan yang tepat dibutuhkan guna meminimalisir individu yang dapat terserang Covid 19. Kegiatan edukasi tentang pencegahan penyebaran Covid 19 pada pembelajaran tatap muka di Sekolah Dasar akan membantu membentuk karakter anak sehingga siap belajar disituasi pandemik ini. Tujuan kegiatan ini yaitu meningkatkan pemahaman siswa tentang Covid-19, penularan dan cara mencegah, penularan Covid-19. Metode pelaksanaan kegiatan ini yaitu sosialisasi dan demonstrasi. Luaran kegiatan ini yaitu publikasi ilmiah pada jurnal.
Pemanfaatan Limbah Batang Pisang sebagai Pakan Alternatif pada Penggemukkan Ternak Sapi Yan Alpius Loliwu; James Marota Taralalu
Mosintuwu Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2021): Mosintuwu : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Mosintuwu Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banana stems are agricultural waste that can be processed into quality animal feed raw materials that can be utilized by farming communities and help in anticipating forage shortages in the dry season. This service activity aims to transfer knowledge and technology in the field of animal husbandry to the farmer-breeding community so that it can be adopted and applied in the business of fattening cattle. Method of Implementation of Community Service activities carried out in synergy between Universities and Partner Groups in the form of socialization, delivery of theory and practice. The results of the implementation of Community Service activities showed a positive response from the partner group as indicated by the presence of the management and the number of group members reached 80% (8 out of 10 people). The results of the discussion on service activities regarding the utilization of banana stem agricultural waste as raw material for animal feed have been known in principle, but the farming community does not yet know the processing method used to improve its quality. The results of the practice of processing banana stem waste show a very satisfactory success rate because it is well processed which is indicated by the distinctive aroma and taste, as well as the very high palatability of livestock. The conclusion is that the seriousness of active and interactive participation of partner groups in community service activities can make a positive contribution in adopting science and technology and can improve the quality and quantity of animal feed that can be used to anticipate feed shortages in cattle fattening efforts.
Pendidikan Hukum Mengatasi Bullying (Perundungan) di Tingkat Sekolah Menengah (SMAN 2 Poso Kota Selatan) Kabupaten Poso Salintohe, Olivia; Halada, Irfan; Tubagus, Ari
Mosintuwu Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2024): Mosintuwu : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Sintuwu Maroso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71127/2808-9073.607

Abstract

Masalah bullying (perundungan) khususnya di tingkat sekolah menengah atas masih banyak terjadi, tak terkecuali di SMAN 2 Poso Kota Selatan, masalah bullying menjadi isu yang seringkali terjadi terhadap siswa meskipun dalam beberapa kasus masalah bullying terjadi secara terselubung. Kegiatan pendidikan hukum tentang tata cara mencegah dan mengatasi terjadinya bullying di SMAN 2 Poso Kota selatan agar guru dan siswa memahami dan mengetahui upaya-upaya pencegahan dan tata cara mengatasi kasus bully yang terjadi di sekolah dalam rangka mewujudkan kondisi lingkungan pendidikan yang nyaman dan aman bagi para siswa di sekolah. Yang menjadi sasaran dalam kegiatan ini adalah guru-guru dan para siswa di SMAN 2 Poso Kota selatan yang berlokasi SMA Negeri 2 Poso Kota Selatan, merupakan salah satu Sekolah Menengah Atas Negeri yang ada Keluarahan Ranononcu, Kecamatan Poso Kota Selatan di Provinsi Sulawesi Tengah. Kegiatan pendidikan hukum dilaksanakan pada bulan Mei 2024 menggunakan metode penyuluhan dengan memberikan tutorial dan diskusi serta praktik cara mengatasi bullying di sekolah. Hasil dari kegiatan pengabdian ini, adalah meningkatnya kesadaran guru dan siswa akan pentingnya pencegahan dan penanganan terjadinya tindakan bullying terhadap siswa di SMAN 2 Poso kota Selatan serta menerapkan aksi stop bullying di sekolah untuk mewujudkan penyelenggaraan pendidikan di sekolah yang baik, tertib dan aman.
Pembuatan Media Tiga Dimensi Bagi Guru dan Siswa SD Negeri Ujung Tibu Muhdin, Nining Kasim; Nurhandayani, Tri; Parasi, Noven R
Mosintuwu Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2023): Mosintuwu : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Sintuwu Maroso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71127/2808-9073.579

Abstract

Media tiga dimensi dapat memberikan pengalaman secara langsung, penyajian secara konkret dan menghindari verbalis memenunjukkan objek secara utuh baik konstruksi maupun cara kerjanya memperlihatkan struktur organisasi secara jelas alur suatu proses secara jelas. Tujuan menjadikan guru dan siswa menjadi kreatif, inovatif menciptakan belajar berinovasi. Pembuatan media tiga dimensi menyajikan materi bentuk ceramah, dilanjutkan dengan tanya jawab dan praktek. Peserta yang mengikuti pelatihan merasa terbantu peserta mendengarkan dan bertanya berbagai hal tentang materi, di SD Negeri Ujung Tibu pembelajaran media tiga dimensi, pengertian media tiga dimensi, cara membuat media tiga dimensi, kebermanfaatan media serta cara menggunakannya didalam kelas sebagai pembelajaran dikelas sesuai dengan masing-masing kelas, lebih tertarik dalam belajar dan fokus memahami materi yang dsampaikan
Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair kepada Petani Nilam di Desa Sabulira Toba, Kecamatan Ratolindo, Kabupaten Tojo Una-Una Kamelia Dwi Jayanti; Yulinda Tanari
Mosintuwu Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2022): Mosintuwu : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Mosintuwu Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buah kelapa merupakan buah yang memiliki banyak manfaat, baik daging buahnya, air hingga sabut kelapa. Selain untuk dikonsumsi sebagai minuman kesegaran, air kelapa dapat dijadikan sebagai ZPT alami maupun bahan pembuat pupuk organik cair. Sabut kelapa yang pada umumnya hanya dibakar atau ditumpuk di atas lahan dapat dimanfatkan sebagai bahan pembuat pupuk organik cair karena mengandung Kalium yang tinggi. Desa Sabulira Toba merupakan salah satu desa di Kecamatan Ratolindo yang berdekatan dengan pantai sehingga di desa tersebut banyak tumbuh pohon kelapa. Masyarakat Desa Sabulira Toba belum mengetahui cara pembuatan pupuk organik cair berbahan air kelapa dan sabut kelapa, oleh sebab itu kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan tujuan untuk memperkenalkan dan meningkatkan keterampilan masyarakat tentang pembuatan pupuk organik cair. Adapun hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam membuat pupuk organik cair. Pupuk organik cair sabut kelapa memberikan efek yang paling baik pada tanaman cabai dibandingkan pupuk organik cair air kelapa dan kontrol.