cover
Contact Name
Devita Sulistiana
Contact Email
data.kiriman@gmail.com
Phone
+6281334186876
Journal Mail Official
konstruktivisme@unisbablitar.ac.id
Editorial Address
Jalan Majapahit No. 4 Kec. Sananwetan, Kota Blitar
Location
Kota blitar,
Jawa timur
INDONESIA
Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
ISSN : 19799438     EISSN : 24422355     DOI : https://doi.org/10.35457/konstruk
Core Subject : Education,
Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran publishes the original papers of research articles or reviews discussing the issues of primary to higher education in the fields of: Language and language education Social and humanities education Science education Education issues and policy Educational testing and assessment Curriculum and pedagogies Teaching material development Teaching methodology Education management Teaching innovation and technology Education sciences Education evaluation
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 9 No 2 (2017): Juli 2017" : 10 Documents clear
PENGARUH LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BERBASIS CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) PADA MATERI KEANEKARAGAMAN HAYATI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X SMAN 4 BLITAR Malahayati, Eva Nurul
Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 9 No 2 (2017): Juli 2017
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/konstruk.v9i2.247

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Lembar Kerja Siswa (LKS) berbasis Creative Problem Solving (CPS) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimen dengan melibatkan kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Jumlah sampel masing-masing kelas 37 siswa. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 4 Blitar pada bulan Juni-September tahun 2016. Teknik pengambilan data dalam bentuk pretes-postes, dan selanjutnya data dianalisis menggunakan Anacova. Hasil penelitian menunjukkan besarnya pengaruh LKS berbasis CPS terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa secara berturut-turut sebesar 0,54 dan 0,10. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan LKS berbasis CPS pada materi keanekaragaman hayati memiliki pengaruh yang lebih baik daripada penggunaan media buku paket dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa LKS berbasis CPS berpengaruh dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa.
MENINGKATKAN PERAN GURU DALAM MENYUSUN EVALUASI PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN APLIKASI HITUNG ANALISIS ULANGAN Rarasati, Ida Putri
Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 9 No 2 (2017): Juli 2017
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/konstruk.v9i2.248

Abstract

Setiap program kegiatan, baik program pendidikan maupun non pendidikan, seharusnya diikuti dengan kegiatan evaluasi. Evaluasi dilakukan bertujuan untuk menilai apakah suatu program terlaksana sesuai dengan perencanaan dan mencapai hasil sesuai yang diharapan atau belum. Permasalahan-permasalahan yang terkait dengan evaluasi yang diberikan kepada siswa sebagai alat ukur untuk mengetahui sejauh mana kemampuan peserta didiknya dalam memahami konsep materi yang telah diajarkan. Dari observasi ditemukan bahwa evaluasi yang diberikan kepada peserta didik kurang memiliki validitas yang tinggi, evaluasi kurang reliabilitas, evaluasi masih dipengaruhi oleh faktor subyektif sehingga evaluasi kurang bersifat obyektif, serta evaluasi kurang memiliki praktikabilitas yang tinggi.Perlu adanya peningkatan peran guru dalam melakukan evaluasi dengan memanfaatkan aplikasi program MS. Excel termodifikasi untuk menghitung analisis ulangan. Dengan aplikasi ini, guru dapat dengan memudah mendapatkan hasil analisis nilai ulangan hanya dengan menginputkan data nilai.Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan peran guru dalam menyusun evaluasi pembelajaran. Pada siklus I keberhasilan guru dalam menyusun evaluasi pembelajaran secara individu mencapai 79% atau ada 11 guru yang berhasil menyusun evaluasi pembelajaran secara individu. Sedangkan pada siklus II mengalami peningkatan dan mencapai 86.67% atau ada 12 guru yang berhasil menyusun evaluasi pembelajaran secara individu.
PEMBINAAN GURU DALAM PELAKSANAAN PTK PENINGKATAN PROSES DAN HASIL BELAJAR SISWA METODE PEMBELAJARAN --WAYANG TOKOH-- MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Prasetyo, Hendrik Eko
Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 9 No 2 (2017): Juli 2017
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/konstruk.v9i2.249

Abstract

Pengembangan Metode pembelajaran --Wayang Tokoh-- dalam pembelajaran pendidikan kewarganegaraan ini dilatar belakangi adanya permasalahan pembelajaran yang dihadapi oleh Ibu Bekti Mardiyani, S.Pd Selaku guru kelas 6 SDN 4 Kresikan. Beliau mengalami kesulitan dalam meningkatkan proses dan hasil pembelajaran peserta didiknya. Metode --Wayang Tokoh-- disarankan oleh peneliti untuk dapatnya dikembangkan dalam mengatasi permasalahan. Hasil Pembimbingan pelaksanaan metode pembelajaran --Wayang Tokoh-- dalam pembelajaran pendidikan kewarganegaraan memperoleh Data hasil pelaksanaan siklus secara garis besar sebagai berikut: (1). Proses pembelajaran ditinjau dari aspek keaktifan siswa secara bertutut turut adalah dari tahap pra siklus: 64% (kualifikasi kurang baik), siklus 1: 76% (kualifikasi baik), dan siklus 2: 82% (kualifikasi sangatbaik). (2). Hasil belajar siswa ditinjau dari aspek Peningkatan jumlah siswa yang mendapat nilai di atas KKM secara bertutut turut tahap pra siklus: 56% (9 dari 16), siklus 1: 75% (12 dari 16), dan siklus 2: 87,5% (14 dari 16); sedangkan ditinjau dari Peningkatan jumlah rata-rata kelas secara bertutut-turut tahap pra siklus: 68, siklus 1: 78, dan siklus 2: 89. Dari hasil analisis data diperoleh kesimpulan bahwa: (1) terdapat peningkatan positif terhadap proses belajar yang terus meningkat tiap siklus. (2) hasil belajar mengalami peningkatan jumlah siswa yang mendapat nilai di atas KKM Maupun peningkatan Rata-rata kelas setiap siklus.
KRITIK FILSAFAT PADA PROSES PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI INDONESIA Majid, Mohamad Arif
Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 9 No 2 (2017): Juli 2017
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/konstruk.v9i2.250

Abstract

Dalam Islam, pendidikan agama Islam adalah hal yang sangat mendasar. Karena itu meninjaunya secara mendalam adalah hal yang juga mendasar. Tulisan ini akan berusaha meninjau dengan kacamata ontology, epistemology, dan axiology sehingga sampai pada pemahaman yang mendalam dalam melihat pendidikan agama Islam. Pendidikan Agama Islam adalah usaha sadar untuk mewariskan nilai-nilai Islam kepada generasi penerus agar kelak pada gilirannya juga bisa mewariskan nilai-nilai Islam secara lebih berkualitas dan begitu seterusnya. Menyoal nilai-nilai yang diwariskan inilah yang akan menjadi fokus pertama dalam pembahasan ini. Kedua, fokus yang akan diulas adalah bagaimana upaya (metode,teknik/ strategi) mewariskan nilai yang lebih berkualitas dari generasi ke generasi, berhadapan dengan budaya dan peradaban modern. Nilai- nilai Islam yang rahmatan lil -˜alamin sesungguhnya sudah menjadi kesepakatan diantara para sarjana, para -˜ulama, para guru, dan para pemuka agama. Namun tampaknya pembicaraan tentang katagori Islam Rahmatan lil -˜alamin hingga saat ini bisa dibilang belum selesai.
PENERAPAN METODE TEKA-TEKI PETUALANG UNTUKMENINGKATKAN HASIL BELAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI PGSD SEMESTER VI UNIVERSITAS ISLAM BALITAR BLITAR PADA MATA KULIAH PEMBELAJARAN PKN SD TAHUN AKADEMIK 2016/ 2017 Santoso, Minto
Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 9 No 2 (2017): Juli 2017
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/konstruk.v9i2.256

Abstract

Proses pembelajaran adalah proses komunikasi antara guru (dosen)danpeserta didik (mahasiswa),karenanyadosen memegang kunci yang dapat mengontrol efektifitas dan efesiensi perkuliahan. Sekaligus stimulan yang mampu memberi rangsangan kepada mahasiswa untuk berkarya menghasilkan suatu produk model atau media pembelajaran. Media pembelajaran mempunyai peranan yang sangat penting dalam menunjang keberhasilan proses pembelajaran. Penggunaan media pembelajaran dalam perkuliahan pembelajaran PKn SD juga menumbuhkan kesenangan tersendiri bagi mahasiswa. Selain itu, penggunaan media pembelajaran merupakan salah satu alternatif yang dianggap tepat, karena dalam penyajian materi pembelajaran PKn SD mahasiswa bukan hanya menerima secara teoritis, akan tetapi siswa dapat langsung mengamati bentuk dan gambar.Dalam Penerapan metode teka-teki petualangdiperlukan langkah-langkah sebagai berikut: a). Menyiapkan instrumen yang digunakan berupa beberapa TTS; b). menyiapakan atau mencari tempat untuk meletakkan harta karun; c). membagi peserta didik (mahasiswa) kedalam beberapa kelompok yang setiap kelompok berisi 4-5 anak; d) peserta harus menjawab semua pertanyaan dari pos 1 dengan benar, karena dari jawaban pos 1 akan diketahui dimana pos 2 berada; e) peserta harus menjawab semua pertanyaan dari pos 2 dengan benar, karena dari jawaban pos 2 akan diketahui dimana pos 3 berada; f) peserta harus menjawab semua pertanyaan dari pos 3 dengan benar, karena dari jawaban pos 3 akan diketahui dimana pos 4 berada; f) semua peserta harus bekerjasama dengan baik karena penyelesaian permainan ini dibatasi oleh waktu. Hasil dari penggunakan metode teka-teki petualang dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa prodi PGSDdengan melihat hasil nilai rata-rata yang diperoleh sebesar 98,8, rata-rata nilai akhir kognitif mahasiswa yang sebesar 95, hasil pengamatan kegiatan mahasiswa 94,4% dan tanggapan mahasiswa terhadap aplikasi inovasi pendidikan denga kategori A 94%, B 4% dan C 2%. Hal ini menunjukkan peningkatan hasil belajar mahasiswa yang pada pratindakan memperoleh rata-rata 76, rata-rata nilai akhir kognitif mahasiswa yang sebesar 82 dan partisipasi keaktifan mahasiswa dalam proses pembelajaran 76,8%.
TEKNIK PENYUSUNAN MODUL MATERI SISTEM EKSRESI DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BIOLOGI SMA Anggis, Eka Vasia
Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 9 No 2 (2017): Juli 2017
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/konstruk.v9i2.257

Abstract

Salah satu pembelajaran IPA adalah biologi. Kompetensi biologi yang ingin dicapai pada kurikulum saat ini yaitu berhakikat IPA. Oleh karena itu diperlukan bahan ajar berupa modul berhakikat IPA, yaitu modul berbasis kontekstual diintegrasikan dengan Learning cycleBerdasarkan observasi di lapangan, wawancara dengan guru biologi kelas XI IPA 3 di SMA Laboratorium UM Malang, didapatkan bahwa guru masih belum mamahami proses pembelajaran sesuai KI dan KD. Bahan ajar yang dimiliki belum merangsang pola pikir peserta didik berhubungan dengan permasalahan-permasalahan. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menjelaskan teknik penyusunan modul sistem ekresi manusia bermodel PBL berbasis kontruktivisme. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan , adapun tahap-tahap nya sebagai berikut: 1) Define, 2) Design, 3)Develope. Penelitian ini menjelaskan bagaimana menyusun modul PBL dengan materi sistem ekskresi manusia berbasis kontruktivisme. Penelitian ini masih pada tahap kedua yaitu tahap perancangan. Lokasi penelitian di SMA Laboratorium Malang. Dari penelitian ini dapat diketahui bahwa sistematika modul disesuikan dengan langlah PBL, kontruktivisme dengan indikator yang di digunakan.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PROBLEM BASED LEARNING) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS MATA PELAJARAN PKn DENGAN MATERI SISTEM POLITIK PADA SISWA KELAS X SEMESTER 2 TAHUN PELAJARAN 2016/ 2017 DI SMK ISLAM SELOREJO KABUPATEN BLITAR Baihaqi, Muhammad Iqbal
Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 9 No 2 (2017): Juli 2017
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/konstruk.v9i2.258

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah Untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran berbasis masalah Problem Based Learning dapat meningkatkan kemampuan berfikir kritis siswa pada mata pelajaran PKn dan Untuk mengetahui hasil belajar siswa melalui pembelajaran berbasis masalah Problem Based Learning pada mata pelajaran PKn Siswa Kelas X Semester 2 Tahun Pelajaran2016/2017 diSMK Islam Selorejo Blitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Hasil analisis data setelah penelitian tersebut menunjukan peningkatan yang signifikan pada siklus I yaitu 70% dan siklus II yaitu 87,06%, penilaian tes yang meliputi Kemampuan Awal Siswa yaitu rata-rata 64% dengan ketuntasan 33%, siklus I nilai rata-rata 73% dengan ketuntasan 55% dan siklus II rata-rata 86% dengan ketuntasan 90% hal ini membuktikan bahwa dengan penerapan metode pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran PKn kelas X Semester 2 Tahun Pelajaran2016/2017 di SMK Islam Selorejo Blitar.
KENAKALAN REMAJA DAN PENDIDIKAN LINGKUNGAN (Studi Observasi di Madrasah Tsanawiyah Darul Hikmah Sumberurip Ngancar dan desa Sumberurip, Manggis, sempu Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri Tahun 2015-2016) Zein, Mochamad Yusuf
Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 9 No 2 (2017): Juli 2017
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/konstruk.v9i2.259

Abstract

Artikel ini menjelaskan bahwa pendidikan dalam lingkungan sangat perlu diajarkan kepada anak-anak remaja di era sekarang, karena anak-anak remaja zaman sekarang mudah terpengaruh dengan lingkungan. Maka faktor keluarga, orang tua, lingkungan masyarakat sangat dibutuhkan untuk bisa mengajarkan nilai-nilai moral. Selain itu tidak hanya mengajarkan saja, karena hal tersebut tidak cukup dan hal ini perlu adanya aksi yaitu memberi contoh nilai-nilai yang baik kepada para anak-anak remaja. Sedangkan kedua hal tersebut akan lebih lengkap lagi jika para keluarga dan orang tua turut serta menggiring mereka keranah religi agar terbentengi secara maksimal, karena kenakalan remaja adalah rasa pemberontakan diri terhadap peraturan-peraturan yang ada kemudian mendapat pengaruh dari luar sehingga menjadi kenakalan remaja tersebut.
PENERAPAN GABUNGAN METODE CERAMAH DENGAN METODE KERJA KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN SEJARAH PADA SISWA KELAS X DI SMA NEGERI 1 KESAMBEN KABUPATEN BLITAR TAHUN PELAJARAN 2014/2015 ., Hariyono
Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 9 No 2 (2017): Juli 2017
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/konstruk.v9i2.260

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (a) meningkatkan prestasi belajar siswa dalam mata pelajaran Sejarah khususnya mata pelajaran Sejarah, (b) meningkatkan motivasi belajar siswa dalam mata pelajaran Sejarah khsususnya mata pelajaran Sejarah. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan revisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas X Di SMA Negeri 1 Kesamben Kab. Blitar. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analisis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (65,91%), siklus II (77,27%), siklus m (88,64%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah gabungan metode ceramah dengan kelompok kerja dapat berpengaruh positif terhadap prestasi dan motivasi belajar Siswa SMA Negeri 1 Kesamben Kab. Blitar, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran ilmu pengetahuan sosial
EFEKTIFITAS ALAT PERAGA MONISIA DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR IPS BAGI SISWA SEKOLAH DASAR Setyawan, Frida Luthvita
Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 9 No 2 (2017): Juli 2017
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/konstruk.v9i2.261

Abstract

Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) merupakan salah satu bidang studi yang menduduki peranan penting dalam dunia pendidikan. Sebagai bukti adalah pelajaran IPS diberikan kepada semua jenjang pendidikan yang salah satu tujuannya adalah mengembangkan pola pikir dan meningkatkan kepekaan dalam hidup bermasyarakat. Peranan IPS terhadap perkembangan keilmuan, teknologi dan kehidupan masyarakat sangat dominan, bahkan bisa dikatakan bahwa perkembangan IPS akan terus berjalan seiring dinamika kehidupan manusia.Menghadapi hal mengalami peningkatan, salah satunya melalui penggunaan alat peraga yang menarik agar dapat melakukan pembelajaran secara efektif. Salah satu alat peraga yang dapat digunakan guru untuk mengaktifkan siswa belajar IPS adalah dengan alat peraga Monisia

Page 1 of 1 | Total Record : 10