cover
Contact Name
Rifal
Contact Email
rifalmattirodeceng@gmail.com
Phone
+6282347281745
Journal Mail Official
rifalmattirodeceng@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kompleks IKIP Blok B5 No. 11 Makassar, Sulawesi Selatan 90222
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Pembelajaran
Published by Rayhan Intermedia
ISSN : 26849860     EISSN : 26848384     DOI : https://doi.org/10.31970/pendidikan.v6i3
Core Subject : Education,
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Pembelajaran (JP-3) merupakan media publikasi karya ilmiah yang diterbitkan oleh Rayhan Intermedia. Jurnal ini diterbitkan dalam rangka untuk mempromosikan dan menyebarluaskan pengetahuan serta teknologi yang berhubungan dengan pembelajaran dan dunia pendidikan umumnya. Jurnal ilmiah ini terbit 3 (tiga) edisi dalam setahun yaitu Januari-April, Mei-Agustus, dan September-Desember.
Articles 1,193 Documents
Peningkatan Hasil Belajar Melalui Model Discovery Learning dengan Pendekatan CRT di SMP Negeri 19 Makassar Muallimatunnisa; Abd.Muis; Sartika Thamrin Andi Baso
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i2.1008

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA dengan menggunakan model pembelajaran Discovery Learning, pada peserta didik kelas VII F SMP Negeri 19 Makassar T.A 2023/2024 dengan pendekatan Culturally Responsive teaching (CRT). Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus dengan pendekatan lesson study. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VII.F SMP Negeri 19 Makassar dengan 29 peserta didik. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif komparatif dengan membandingkan hasil dari siklus I dan siklus II. Hasil belajar IPA meningkat sebesar 20.69%. Hal ini dapat ditunjukkan dengan peningkatan rata-rata persentase ketuntasan hasil belajar peserta didik setiap siklus yaitu pada siklus I sebesar 62.07% meningkat menjadi 82.76% pada siklus II. Dapat disimpulkan bawa dengan menggunakan model Discovery Learning dapat membantu peserta didik meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran IPA.
Tantangan Hukum di Era Digital Muhammad Watif Massuanna; Hilma; Wira Wulandini; Ingga Ramadani; Muh.Rizaldy Syam
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 1 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i1.1009

Abstract

Artikel ini membahas tentang berbagai tantangan hukum yang muncul seiring dengan perkembangan teknologi digital. Era digital membawa dampak yang signifikan terhadap sistem hukum yang ada, mulai dari keamanan data pribadi hingga pertanggung jawaban atas konten yang disebarkan. Penelitian ini melihat latar belakang kemunculan tantangan hukum di era digital, membahas isu-isu utama yang dihadapi, serta memberikan pemahaman tentang upaya yang bisa dilakukan untuk mengatasi tantangan tersebut.
Fenomena Flexing di Media Sosial dalam Aspek Hukum Pidana Muhammad Watif Massuanna; Idil Nahnul; Isa Fadillah; Kia Ramadani; Wa Windiyani Baharuddin
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 1 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i1.1011

Abstract

Pengguna media sosial terlibat dalam kebiasaan yang disebut "melenturkan", yaitu memamerkan uang mereka. Flexing dilakukan untuk menunjukkan kedudukan atau kompetensi finansial seseorang. Namun, seperti yang ditunjukkan oleh aplikasi opsi biner Binomo dan Quotex, pelenturan juga dapat digunakan sebagai alat atau sarana untuk melakukan aktivitas ilegal. Dengan persyaratan penelitian deskriptif analitis, penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif. Data sekunder dari tinjauan literatur digunakan, dan dianalisis secara kualitatif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa, dalam situasi di mana media sosial disalah gunakan untuk melakukan kejahatan—seperti halnya dengan aplikasi opsi biner Binomo dan Quotex—hal ini dapat menimbulkan tindakan hukum, yaitu hukum pidana. Melenturkan adalah jenis penipuan kriminal di mana pembeli atau pengikut dibujuk dengan kekayaan. Komponen tindak pidana dipenuhi dengan cara flexi yang dilakukan dengan sadar untuk melakukan kejahatan penipuan, seperti halnya Binomo dan opsi biner lainnya. Bukan hanya tindak pidana penipuan investasi, namun juga tindak pidana pencucian uang dan penyebaran kebohongan. Pasal 378 jo, Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, Pasal 45 ayat (2) jo, Pasal 27 ayat (2) dan Pasal 45A ayat (1) jo, Pasal 28 ayat (1) UU Nomor 19 Tahun 2016, dan Pasal 3 dan/atau Pasal 4 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 merupakan beberapa ketentuan yang mengatur tentang dakwaan pasal berlapis terhadap pelakunya. Selama dilakukan dengan cara yang tidak melanggar hukum atau merugikan orang lain, flexing pada dasarnya sah-sah saja. Melenturkan atau memamerkan diri dianggap riya' (kesombongan) dalam hukum Islam, yang juga menganggapnya sebagai dosa besar dan tindakan kemusyrikan kecil. Neraka diperuntukkan sebagai tempat bagi orang-orang yang memendam sikap-sikap tersebut.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPA Kelas VIIK SMP Negeri 19 Makassar Monica Marut; Abd.Muis; Sartika Thamrim A.Baso
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i2.1015

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peningkatan Hasil Belajar siswa pada mata pelajaran IPA Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT). Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri atas dua siklus, masing-masing siklus terdiri atas empat tahap yaitu (1) Perencanaan, (2) Pelaksanaan, (3) Pengamatan dan (4) Refleksi. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VII K SMP Negeri 19 Makassar sebanyak 28 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu Observasi dan Tes. Data yang terkumpul kemudian di analisis dengan menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Berdasarkan Hasil penelitian yang diperoleh menunjukan penerapan model pembelajaran Kooperatif tipe numbered head together (NHT) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA . Peningkatan tersebut dapat dilihat dari Siklus I dan Siklus II lewat pembelajaran yang telah dilakukan. Pada siklus I siswa yang tuntas berjumlah 13 orang dengan persentase 46,43% sedangkan yang tidak tuntas berjumlah 15 orang dengan persentase 53,57%. Pada siklus II siswa yang tuntas sebanyak 23 orang dengan persentase 82,14% sedangkan yang tidak tuntas berjumlah 5 orang dengan persentase 17,86%. Dengan peningkatan aktivitas belajar peserta didik sebesar 19,64% dari Siklus I 59,82% dan siklus II 79,465%. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA kelas VIIK di SMP Negeri 19 Makassar.
Pengaruh Media Permainan Truth and Dare Terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik Kelas XI Materi Sistem Koordinasi Sri Faradibah Husaimah; Muhiddin; Syamsuddin
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i2.1017

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Motivasi belajar peserta didik yang di ajar menggunakan media permainan truth and dare. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan pendekatan kuantitatif menggunakan desain penelitian Praeksperimen (preexperimental Design) dengan menggunakan prinsip One Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI semester genap SMAN 8 Makassar tahun ajaran 2024/2025. Pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik Purposive sampling dengan memilih satu kelas dari beberapa kelas yang ada. Kelas yang dimaksud yaitu kelas XI Merdeka 4 dengan jumlah peserta didik 30 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah angket Skala likert. Hasil analisa statistik didapatkan nilai rata-rata pretest 53,27 sedangkan posttest 85,17 dengan hasil perhitungan uji hipotesis Sig = 0,000< 0,05 yang berarti menunjukkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, sehingga ada pengaruh media permainan truth and dare terhadap motivasi belajar kelas XI materi sistem koordinasi.
Penerapan Culturally Responsive Teaching (CRT) Pada Materi Bioteknologi Pembuatan Tape Singkong (Manihot utilissima) untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta didik Kelas X Indah Dwi Hartika Rahman; Muhiddin; Syamsuddin
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i2.1019

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik melalui penerapan Culturally Responsive Teaching (CRT). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Adapun subjek penelitian ini adalah kelas X Merdeka 2 Makassar, Sulawesi Selatan dengan jumlah peserta didik 30 orang. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengukur peningkatan motivasi belajar peserta melalui angket pretest dan postest. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan motivasi belajar. Hasil analisis statistik di dapatkan pada nilai rata-rata pretes 47 dan nilai rata-rata posttes 84 serta N-Gain 0,69 dengan kategori sedang. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan Culturally Responsive Teaching (CRT) dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.
Peningkatan Hasil Belajar IPA Siswa di Kelas VII SMPN 24 Makassar Melalui Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing dengan Berbantuan Media Pembelajaran Audio Visual Nurfadhilah; Adnan; Nurgowa
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i2.1020

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa melalui penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing dengan berbantuan Media Pembelajaran Audio Visual dalam proses pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Kolaboratif. Subjeck penelitian ini adalah peserta didik kelas 7.6 SMPN 24 Makassar tahun ajaran 2023/2024, dengan jumlah peserta didik sebanyak 35 orang (16 laki-laki dan 19 perempuan). Instrumen pengumpulan data pada penelitian ini adalah tes yang dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase ketuntasan peserta didik tiap siklus meningkat mulai dari 26% pada prasiklus menjadi 51% pada siklus I, begitu juga pada siklus I yang awalnya dari persentase peserta didik yaitu 51% meningkat menjadi 80% pada siklus II. Hasil ini juga menunjukkan bahwa pada siklus II (terakhir) terdapat persentase ketuntasan keseluruhan peserta didik sudah melewati 75% yang dijadikan sebagai indikator minimal ketuntasan pembelajaran. Jadi, penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing dapat meningkatkan hasil belajar IPA peserta didik kelas VII di SMPN 24 Makassar.
Peningkatan Hasil Belajar IPA Materi Tata surya Melalui Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Pada Siswa Kelas VII SMPN 1 Pallangga Winny Arianti Akhmad; Alimuddin; Suryanti Tahir
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i2.1021

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA materi Tata Surya pada siswa kelas VII SMPN 1 Pallangga melalui model Problem Based Learning (PBL) dengan menggunakan metode Cooperative learning. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), Penelitian ini merupakan penelitian kolaborasi, dimana guru bertindak sebagai observer dan peneliti dan sebagai pelaksana pembelajaran. Subjek Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini adalah siswa kelas VII SMPN 1 Pallangga sebanyak 30 siswa. Objek Penelitian ini adalah hasil belajar IPA materi Tata surya kelas VII melalui model Problem Based Learning (PBL) dengan metode Kuantitatif. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes pilihan ganda (Multiple Choice) yang dilakukan pada akhir pertemuan. Teknik analisis data menggunakan persentase siswa yang tuntas belajar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan model Problem Based Learning (PBL) dengan metode Cooperative learning dalam pembelajaran IPA dengan cara guru mengorientasi siswa terhadap beberapa masalah dengan mengajukan pertanyaan kepada siswa sehingga dapat menstimulasi siswa untuk berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif, kemudian siswa mendiskusikan baik kepada teman kelompoknya maupun bersama guru sehingga dapat meningkatkan hasil belajar biologi materi sistem pernafasan siswa kelas XI SMPN 1 Pallangga. Hal itu terbukti dengan adanya peningkatan persentase KKTP siswa secara klasikal. Pada pra tindakan persentase KKTP siswa secara klasikal yaitu 35%. Pada Siklus I persentase KKTP siswa secara klasikal sebanyak 60% yang berarti terjadi peningkatan sebesar 25% dari pra tindakan. Sedangkan pada siklus II persentase siswa secara klasikal yaitu 90% berarti terjadi peningkatan 30% dari Siklus I dimana persentase tersebut telah capai target yang diinginkan yaitu minimal KKTP siswa kelas XI SMPN 1 Pallangga secara klasikal adalah 75%.
Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar IPA Peserta Didik Kelas VII di SMP Negeri 1 Pallangga Yusril; Alimuddin; Suryanti Tahir
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i2.1022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar IPA peserta didik kelas VII.10 di SMP Negeri 1 Pallangga dengan menggunakan model pembelajaran Discovery Learning. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus yang mencakup perencanaan (planning), tindakan (acting), pengamatan (observing), dan refleksi (reflecting). Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket motivasi belajar yang terdiri dari 30 pernyataan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan survei. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan persentase rata-rata dari hasil angket motivasi belajar. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar peserta didik dari siklus I ke siklus II, yaitu dari 59,2% pada siklus I dengan kriteria cukup menjadi 73,9% pada siklus II dengan kriteria baik. Berdasarkan hasil yang diperoleh, maka dapat disimpulkan bahwa Model Pembelajaran Discovery Learning efektif dalam meningkatkan motivasi belajar IPA peserta didik kelas VII.10 SMP Negeri 1 Pallangga.
Penerapan Model Discovery Learning Untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas VIII Sekolah Menengah Pertama Nur Alisa Saiful; Nur Aisyah Qadri Saiful; Rifda Nur Hikmawati Arif
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i2.1023

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan data mengenai peningkatan aktivitas belajar peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran Discovery Learning yang diuji pada peserta didik kelas VIII di UPT SPF SMP Negeri 22 Makassar. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan selama 2 siklus. Subjek yang diamati pada penelitian ini melibatkan peserta didik kelas VIII B di UPT SPF SMP Negeri 22 Makassar. Jenis instrument penelitian yang digunakan adalah lembar observasi aktivitas belajar peserta didik dan tes hasil belajar menggunakan jenis pilihan ganda. Data yang dikumpulkan selanjutnya dianalisis menggunakan statistic deskriptif. Hasil penelitian menggambarkan bahwa terjadi peningkatan aktivitas belajar peserta didik kelas VIII B di SMP Negeri 22 Makassar yaitu secara klasikal 48,31% meningkat menjadi 63.68% dan hasil belajar mengalami peningkatan yaitu 8,6% menjadi 68,6%. Penelitian ini membuktikan bahwa penggunaan model Discovery Learning mampu membantu meningkatkan aktivitas peserta didik UPT SPF Negeri 22 Makassar.

Page 79 of 120 | Total Record : 1193