cover
Contact Name
Rifal
Contact Email
rifalmattirodeceng@gmail.com
Phone
+6282347281745
Journal Mail Official
rifalmattirodeceng@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kompleks IKIP Blok B5 No. 11 Makassar, Sulawesi Selatan 90222
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Pembelajaran
Published by Rayhan Intermedia
ISSN : 26849860     EISSN : 26848384     DOI : https://doi.org/10.31970/pendidikan.v6i3
Core Subject : Education,
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Pembelajaran (JP-3) merupakan media publikasi karya ilmiah yang diterbitkan oleh Rayhan Intermedia. Jurnal ini diterbitkan dalam rangka untuk mempromosikan dan menyebarluaskan pengetahuan serta teknologi yang berhubungan dengan pembelajaran dan dunia pendidikan umumnya. Jurnal ilmiah ini terbit 3 (tiga) edisi dalam setahun yaitu Januari-April, Mei-Agustus, dan September-Desember.
Articles 1,193 Documents
Pengaruh Pembangunan Rel Kereta Api Terhadap Perubahan Perilaku Masyarakat di Kampung Tala-Tala Kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkep Herawati; Hilma; Wira Wulandini; Muh. Rizaldy Syam; Andi Sadriani
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 1 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i1.993

Abstract

Perubahan masyarakat yang disebabkan oleh inovasi melalui teknologi dan pembangunan tentunya akan mempengaruhi perubahan perilaku masyarakat, baik secara ilmiah maupun terencana. Pembangunan perkeretaapian memberikan dampak yang signifikan terhadap wilayah sekitarnya, baik secara langsung maupun tidak langsung. Dampak tersebut dapat berupa perubahan perilaku masyarakat, perubahan harga tanah, dan perubahan interaksi sosial dan keagamaan. Dampak pembangunan terhadap petani mempunyai banyak aspek, baik positif maupun negatif. Di sisi lain, program pembangunan untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan pendapatan petani terbukti memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan petani, khususnya di pedesaan.
Peran Pemerintah Desa dalam Pembangunan Infrastruktur sebagai Upaya untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Desa Batetangnga Kecamatan Binuang Kabupaten Polewali Mandar Nur Halisah; Andi Syafira Nurlayli Amal; Jumita; Andi Sadriani
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 1 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i1.994

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran pemerintah dalam pembangunan infrastruktur sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Peran adalah awal berhasil atau tidaknya seorang kepala desa perangkat Desa. Pemerintah desa dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya mempunyai hambatan dan masalah seperti kurangnya sumber daya manusia kurangnya sarana dan saran kerja pendapatannya juga rendah. Pemerintah dalam pelaksanaan kebijakan pembangunan belum sepenuhnya terbuka, oleh karena itu pemerintah Desa Sepenuhnya bekerja sama dengan pemerintah seluruh Desa dan seluruh masyarakat ikut berpatisipasi untuk melestarikan dan.oleh karena itu pemerintah desa selalu melakukan aktivitas dan selalu memperhatikan hal-hal seperti alasan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Data dianalisis dengan Teknik Reduksi Data, Penyajian Data, dan Penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran pemerintah Desa dalam pembangun infrastruktur sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Macetnya pembangunan desa disebabkan pemerintah desa yang belum dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat. hal ini dipengaruhi oleh kurangnya koordinasi antara pemerintah desa dengan perangkat desa lainnya.
Projek Learning Berbasis BBA: Revitalisasi Pendidikan Berlandaskan KDII di Abad 21 pada Pembelajaran IPA Muhammad Shahib Ahqaaf; Nurhayani H.Muhiddin; Paulus Rante
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i2.995

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada model pembelajaran secara tradisional diterapkan pada pembelajaran IPA kelas VII yang berakibat pada rendahnya ketuntasan hasil belajar IPA peserta didik Kelas VII A SMPN 20 Makassar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan setiap siklus persentasi ketuntasan hasil belajar mengunakan model pembelajaran projek based learning (PjBL) dengan metode pembelajaran belajar bersama alam (BBA) berlandaskan konsep dasar ilmu islam (KDII), peningkatan hasil belajar mengunakan model pembelajaran projek based learning (PjBL) dengan metode pembelajaran belajar bersama alam (BBA) berlandaskan konsep dasar ilmu islam (KDII). Metode penelitian yang digunakan adalah metode tindakan kelas kolaboratif (PTKK). Teknik Pengumpulan data didasarkan pada hasil tes belajar serta lembar observasi keterlaksanaan model pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, persentase ketuntasan klasikal meningkat dari 38,71% sebelum siklus meningkat menjadi 80,64% pada siklus I dan 83,90% pada siklus II. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran projek based learning (PjBL) dengan metode pembelajaran belajar bersama alam (BBA) berlandaskan konsep dasar ilmu islam (KDII) dapat meningkatkan hasil belajar IPA peserta didik kelas VII A SMPN 20 Makassar .
Penerapan Model Discovery Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Kolaborasi Peserta Didik Kelas VII SMP Negeri 1 Pallangga Welhelmus Putnarubun; Alimuddin; Suryanti Tahir
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i2.996

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Pallangga melalui penerapan model pembelajaran discovery learning. Penelitian Tindakan kelas ini terdiri dari 2 siklus pembelajaran. setiap siklus memiliki tahapan perencanaan, pelaksanaaan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian tindakan kelas ini adalah peserta didik kelas VII.4 sebanyak 40 orang terdiri dari 18 siswa laki-laki dan 22 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data berupa angket kolaborasi yang terdiri dari 20 butir pernyataan menggunakan skala linkert. Teknik analisis data hasil angket dilakukan dengan cara menghitung skor presentase setiap peserta didik. Kemudian skor presentase peserta didik di rerata pada setiap siklusnya dan dikategorikan kedalam kriteria insprestasi skor. Hasil penelitian menunjukan keterampilan kolaborasi peserta didik meningkat dari siklus 1 sebesar 72.79% (kategori baik) menjadi 84.00% (kategori baik) pada siklus 2. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran discovery learning dapat meningkatkan keterampilan kolaborasi peserta didik VII SMP Negeri 1 Pallangga
Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas VIII J SMP Negeri 3 Sungguminasa Wa Ode Inda Sari; Jusniar; Kasmawati
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i2.998

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil penerapan model pembelajaran Discovey Learning di kelas VIII,J SMPN 3 Sungguminasa. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang memiliki tahapan antara lain: perencanaan (Planning), tindakan (Action), observasi dan Evaluasi (Observation & Evaluation), dan refleksi (Reflection). Penelitian ini dilakukan sebanyak dua siklus dan terdiri dua kali pertemuan. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan hasil belajar kognitif peserta didik. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas kelas VIII,J SMPN 3 Sungguminasa Tahun Ajaran 2023/2024. Instrumen yang digunakan lembar tes yang terdiir dari 10 butir soal. Hasil analisis tes diperoleh siklus I sebesar 73.37% dengan kriteria belum memenuhi indicator keberhasilan sebesar 80%, kemudian meningkat pada siklus II sebesar 96.42% dengan kriteria tuntas, dari KKTP yang ditetapkan sekolah sebesar 78%. Hasil analisis data disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Discovey Learning dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa kelas kelas VIII,J SMPN 3 Sungguminasa.
Penerapan Model Discovery Learning Terhadap Peningkatan Hasil Belajar pada Mata Pelajaran IPA Peserta Didik Kelas VIII di SMP Negeri 8 Makassar Faby Claudia Lekatompessy; Arie Arma Arsyad; Nur Asia
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i2.999

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik melalui penerapan model discovery learning pada mata pelajaran IPA di kelas VIII di SMP Negeri 8 Makassar. Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (class room action research) atau PTK. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 8 Makassar pada semester 2 tahun pelajaran 2023/2024. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII-5 SMP Negeri 8 Makassar berjumlah 40 orang. Sedangkan objek dalam penelitian ini adalah hasil belajar peserta didik kelas VIII-5 SMP Negeri 8 Makassar melalui penerapan model pembelajaran discovery learning. Hasil penelitian pada siklus I diperoleh hasil belajar peserta didik kelas VIII-5 SMP Negeri 8 Makassar sebesar ()yang tuntas dan () yang belum tuntas. Kemudian, pada siklus II presentase hasil belajar yang tuntas sebesar () dan yang belum tuntas (). Hal ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar sebesar () dari siklus I ke siklus II. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model discovery learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.
Tindakan Hukum Terhadap Pelaku Pelecehan Seksual Anak Muhammad Watif Massuanna; Rahma; Hanifa Amir; Handayani Mustafa; Anisa Aulya
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 1 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i1.1000

Abstract

Kondisi kehidupan anak-anak di Indonesia masih menjadi perhatian serius. Fenomena ini tidak sekadar retorika, melainkan merupakan fakta yang membutuhkan perhatian mendalam. Dalam konteks proses hukum, setiap individu yang telah menjadi korban pelecehan seksual atau pemerkosaan diharapkan untuk memberikan kesaksian di persidangan. Pada tahap ini, korban diminta untuk mengulangi kronologi peristiwa yang dialaminya di hadapan hakim, jaksa penuntut, dan terdakwa. Penting untuk mencatat bahwa dalam perannya sebagai saksi, korban harus dijamin tidak mengalami tekanan baik secara fisik maupun mental. Prinsip pelayanan yang optimal kepada korban juga menjadi fokus, dengan memastikan bahwa kebutuhan mereka terpenuhi dengan sepenuhnya dalam konteks proses hukum tersebut. Dampak pelecehan seksual pada anak meliputi depresi, gangguan stres pasca trauma, dan kecemasan. Oleh karena itu, penting bagi pemerintah dan masyarakat untuk memberikan perlindungan khusus kepada anak yang mengalami pelecehan seksual. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memicu anak menjadi korban pelecehan seksual, serta cara-cara di mana pelaku pelecehan seksual terhadap anak dapat dihukum. Metodologi penelitian hukum normatif digunakan dalam upaya ini
Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) Berbasis TaRL untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Sains pada Topik Bumi dan Sistem Tata Surya Muh Syahrul Padli; Abdul Muis; Sartika Thamrin A. Baso
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i2.1002

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dalam tiga siklus yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi sains pada topik Bumi dan Tata Surya melalui penerapan Problem Based Learning (PBL). Desain penelitian ini menggunakan model penelitian Kemmis dan Taggart yaitu berbentuk spiral dari siklus 1 ke siklus 3. Instrumen yang digunakan adalah soal-soal literasi sains dengan jenis soal pilihan ganda dan essay. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis dengan analisis kuantitatif. Hasil pengolahan data menunjukkan terjadi peningkatan per indikator literasi sains. Pada indikator mengidentifikasi masalah, yang semula 46% pada pretes meningkat menjadi 56,84%, 73,21% dan 80% dari siklus 1 sampai siklus 3. Pada indikator menjelaskan fenomena secara ilmiah, yang semula 45% pada pretes meningkat menjadi 54,80%, 72,57% dan 63,22% dari siklus 1 sampai siklus 3. Pada indikator mengajukan hipotesis, yang semula 50% pada pretes meningkat menjadi 52,82%, 63,22% dan 72,58% dari siklus 1 sampai siklus 3. Rata-rata N-Gain juga menunjukkan kenaikan yaitu 0,16 (kategori rendah) pada siklus pertama menjadi 0,42 (kategori sedang) pada siklus 2 dan menjadi 0,55 (kategori sedang) pada siklus 3. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan pendekatan TaRL dapat meningkatkan kemampuan literasi sains peserta didik kelas VII G di SMPN 19 Makassar.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbasis Praktikum Sederhana Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Peserta Didik Kelas VIII SMP Negeri 3 Sungguminasa Wayan Oka Wisnu Wardana; Jusniar; Andi Ahmad
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i2.1005

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning berbasis Praktikum Sederhana. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) kolaboratif dengan subjek penelitian kelas VIII E di SMP Negeri 3 Sungguminasa Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan dengan jumlah 30 peserta didik. Penelitian ini dilaksanakan selama dua siklus yaitu siklus I dan siklus II. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengukur peningkatan hasil belajar peserta melalui tes pretest dan postest. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar pada siklus I dengan skor N-Gain 0.630 dengan kategori sedang dengan persentase N-Gain skor 63.00 %. Sedangkan pada siklus II dengan skor N-Gain 0.652 dengan kategori sedang dengan persentase N-Gain skor 65.24 % serta persentasi N-Gain pada siklus I dan siklus II berada pada tafsiran cukup efektif. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning berbasis Praktikum Sederhana dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik
Peningkatan Motivasi Belajar pada Mata Pelajaran IPA Peserta Didik dengan Pemberian Reward di SMP Negeri 19 Makassar Miftahul Jannah Yusuf; Abd Muis; Asrah
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i2.1006

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan di kelas VIII I SMP Negeri 19 Makassar yang bertujuan untuk melihat peningkatan motivasi dan hasil belajar IPA peserta didik yang diajar menggunakan perlakuan yaitu pemberian reward di kelas VIII I. Penelitian ini menggunakan instrumen nontes dan tes berupa angket motivasi belajar yang terdiri dari 20 pernyataan untuk masing-masing siklus. Skala ini akan diolah menggunakan analisis deskriptif yang terdiri dari rata-rata, nilai maksimum, nilai minimum, standar deviasi dan varians. Setelah dianalisis maka akan dikategorikan sesuai tabel kategorisasi motivasi belajar IPA. Serta dilakukan juga uji N-gain digunakan mengukur peningkatan motivasi belajar peserta didik dari siklus 1 ke siklus 2. Hasil yang diperoleh adalah diketahui skor rata-rata motivasi belajar peserta didik pada siklus I dan siklus II secara berturut-turut sebesar 74,43 dan 81,17 dari skor maksimal ideal 100. Serta diperoleh peningkatan motivasi belajar sebesar 26% dari siklus 1 ke siklus 2 yang menyatakan pembelajaran IPA dengan pemberiakn reward dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik.

Page 78 of 120 | Total Record : 1193