cover
Contact Name
Alpan Ahmadi
Contact Email
memace@nusantaraglobal.ac.id
Phone
+6281337157471
Journal Mail Official
memace@nusantaraglobal.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Praya-Mantang KM.07 Aik Mual, Lombok Tengah - NTB 83511
Location
Kab. lombok tengah,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
MEMACE
ISSN : -     EISSN : 29867193     DOI : 10.55681
Core Subject : Education,
MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing is an journal containing research articles in several fields, namely: (1) teaching Indonesian language and local, regional and foreign languages; (2) Indonesian, regional and foreign linguistics; and (3) Indonesian, regional and foreign literature. MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing can be reserved for researchers, academics, professionals, practitioners, and students to deliver the results of his research in the form of research articles.
Articles 65 Documents
KOHESI DAN KOHERENSI DALAM WACANA BERITA EKONOMI PADA TEMPO.CO: KAJIAN ANALISIS WACANA Saleh Fahrudin
MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing Vol. 2 No. 2 (2024): MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/memace.v2i2.6677

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk kohesi dan koherensi yang digunakan dalam wacana berita ekonomi pada Tempo.co. Kajian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya keterpaduan wacana dalam penyampaian informasi ekonomi yang kompleks kepada masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis wacana. Data penelitian berupa satuan lingual yang mengandung unsur kohesi gramatikal, kohesi leksikal, dan koherensi dalam berita ekonomi yang dipublikasikan Tempo.co sepanjang tahun 2023. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik dokumentasi dan teknik catat. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi, mengklasifikasikan, dan menginterpretasikan bentuk kohesi dan koherensi yang terdapat dalam teks berita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kohesi gramatikal yang dominan berupa referensi, konjungsi, substitusi, dan elipsis. Kohesi leksikal yang ditemukan meliputi repetisi, sinonimi, hiponimi, dan kolokasi. Adapun koherensi dibangun melalui hubungan sebab–akibat, kronologis, perbandingan, dan penjelasan. Bentuk kohesi yang paling sering digunakan adalah referensi dan konjungsi karena berfungsi menjaga kesinambungan informasi antarkalimat. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kohesi dan koherensi yang tepat berkontribusi terhadap keterbacaan dan kejelasan informasi dalam berita ekonomi. Dengan demikian, kohesi dan koherensi merupakan unsur penting dalam membangun kualitas wacana jurnalistik pada media daring
VARIASI BAHASA PADA KONTEN TIKTOK BERBAHASA INDONESIA: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK TERHADAP KONTEN KREATOR EDUKASI Reviena Dewi; Rina Andriana
MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing Vol. 2 No. 2 (2024): MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/memace.v2i2.6678

Abstract

Perkembangan media sosial telah melahirkan berbagai bentuk penggunaan bahasa yang semakin beragam. TikTok sebagai salah satu platform digital yang populer tidak hanya menjadi media hiburan, tetapi juga sarana edukasi yang digunakan oleh berbagai kreator untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat. Dalam proses penyampaian informasi tersebut, muncul berbagai variasi bahasa yang dipengaruhi oleh faktor sosial, situasional, dan tujuan komunikasi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk-bentuk variasi bahasa yang digunakan oleh kreator edukasi berbahasa Indonesia di platform TikTok serta menjelaskan fungsi sosial penggunaan variasi bahasa tersebut. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiolinguistik. Data berupa tuturan verbal yang terdapat dalam video kreator edukasi TikTok. Analisis data menggunakan teori variasi bahasa yang dikemukakan oleh Chaer dan Agustina yang meliputi variasi berdasarkan penutur, pemakaian, keformalan, dan sarana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreator edukasi TikTok menggunakan berbagai bentuk variasi bahasa, yaitu ragam santai, ragam usaha, dialek regional, sosiolek, campur kode, istilah teknis, dan bahasa gaul digital. Variasi bahasa yang dominan adalah ragam santai dan campur kode bahasa Indonesia–Inggris. Penggunaan variasi bahasa tersebut bertujuan meningkatkan kedekatan dengan audiens, menyederhanakan konsep yang kompleks, membangun identitas kreator, serta meningkatkan efektivitas komunikasi edukatif di media digital. Temuan penelitian menunjukkan bahwa variasi bahasa dalam konten edukasi TikTok merupakan strategi komunikasi yang memungkinkan penyampaian informasi berlangsung secara lebih menarik dan mudah dipahami oleh pengguna media sosial, khususnya generasi muda.
ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN IBU KOTA NUSANTARA (IKN) PADA MEDIA ONLINE TAHUN 2024: KAJIAN MODEL ROBERT N. ENTMAN Undang Sudana
MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing Vol. 2 No. 3 (2024): MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/memace.v2i3.6679

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan konstruksi framing pemberitaan mengenai Ibu Kota Nusantara (IKN) pada media online selama tahun 2024. IKN merupakan salah satu proyek strategis nasional yang memperoleh perhatian luas dari media massa karena melibatkan aspek politik, ekonomi, lingkungan, dan pembangunan nasional. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode analisis framing model Robert N. Entman yang meliputi empat elemen, yaitu define problems, diagnose causes, make moral judgment, dan treatment recommendation. Data penelitian berupa berita mengenai IKN yang dipublikasikan media online nasional sepanjang tahun 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media cenderung membangun dua kecenderungan framing. Framing pertama menampilkan IKN sebagai simbol kemajuan, pemerataan pembangunan, dan transformasi Indonesia menuju negara maju. Framing kedua menyoroti berbagai tantangan pembangunan, seperti pembiayaan, kesiapan infrastruktur, dampak lingkungan, serta efektivitas pemindahan ibu kota. Perbedaan konstruksi tersebut menunjukkan bahwa media tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai aktor yang membentuk persepsi publik terhadap suatu kebijakan nasional. Penelitian ini memperlihatkan bahwa pemberitaan IKN pada tahun 2024 masih didominasi oleh frame pembangunan dan optimisme pemerintah, meskipun kritik terhadap proyek tersebut juga mendapatkan ruang dalam pemberitaan
ANALISIS TINDAK TUTUR ILOKUSI DALAM NOVEL AYAH KARYA ANDREA HIRATA Desma Yuliadi Saputra
MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing Vol. 2 No. 3 (2024): MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/memace.v2i3.6680

Abstract

Bahasa merupakan sarana utama komunikasi yang digunakan manusia untuk menyampaikan gagasan, perasaan, dan tujuan tertentu dalam kehidupan sosial. Dalam praktik komunikasi, tuturan tidak hanya berfungsi menyampaikan informasi, tetapi juga melakukan tindakan tertentu yang dikenal sebagai tindak tutur. Novel sebagai karya sastra yang memuat berbagai dialog antartokoh menjadi objek yang relevan untuk mengkaji penggunaan tindak tutur. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk dan fungsi tindak tutur ilokusi yang terdapat dalam novel Ayah karya Andrea Hirata. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan pragmatik. Sumber data penelitian adalah novel Ayah karya Andrea Hirata yang diterbitkan pada tahun 2015. Data berupa tuturan para tokoh yang mengandung tindak tutur ilokusi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan catat, sedangkan teknik analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi, mengklasifikasikan, dan menginterpretasikan data berdasarkan teori tindak tutur John R. Searle. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel Ayah mengandung lima jenis tindak tutur ilokusi, yaitu asertif, direktif, komisif, ekspresif, dan deklaratif. Tindak tutur asertif ditemukan dalam bentuk menyatakan, menjelaskan, menginformasikan, dan mengeluh. Tindak tutur direktif ditemukan dalam bentuk memerintah, meminta, menyarankan, dan mengajak. Tindak tutur komisif meliputi berjanji dan menyatakan kesanggupan. Tindak tutur ekspresif berupa ucapan terima kasih, pujian, permintaan maaf, serta ungkapan kesedihan. Adapun tindak tutur deklaratif ditemukan dalam bentuk penetapan status tertentu. Tindak tutur asertif dan direktif menjadi jenis yang paling dominan karena berkaitan erat dengan pembangunan konflik dan hubungan sosial antartokoh. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tindak tutur dalam novel berfungsi membangun karakterisasi tokoh, mengembangkan alur cerita, serta menyampaikan pesan moral kepada pembaca.
INDIVIDUASI TOKOH NURUDA DALAM NOVEL MEDULLA SINCULASIS KARYA PAOX IBEN: KAJIAN PSIKOLOGI ANALITIK CARL GUSTAV JUNG Sukmana Handinata
MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing Vol. 2 No. 3 (2024): MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/memace.v2i3.6681

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses individuasi tokoh Nuruda dalam novel Medulla Sinculasis karya Paox Iben berdasarkan perspektif psikologi analitik Carl Gustav Jung. Individuasi merupakan proses perkembangan psikologis yang mengarah pada pencapaian keutuhan kepribadian melalui integrasi berbagai aspek sadar dan tidak sadar dalam diri individu. Novel Medulla Sinculasis menghadirkan perjalanan tokoh Nuruda yang pada awalnya datang ke Lombok karena ketertarikannya terhadap sebuah lukisan, kemudian mengalami transformasi psikologis setelah berhadapan dengan berbagai realitas sosial yang terjadi di lingkungan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan psikologi sastra. Sumber data penelitian berupa novel Medulla Sinculasis karya Paox Iben. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka dan teknik baca-catat, sedangkan teknik analisis data dilakukan secara interpretatif berdasarkan konsep-konsep psikologi analitik Carl Gustav Jung yang meliputi persona, shadow, anima, dan self. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nuruda mengalami proses individuasi melalui beberapa tahapan, yaitu pembentukan persona sebagai intelektual dan pencinta seni, konfrontasi dengan shadow yang muncul akibat perjumpaannya dengan berbagai persoalan sosial, perkembangan anima yang ditandai dengan meningkatnya empati dan kepedulian terhadap masyarakat marginal, serta upaya menuju self sebagai bentuk keutuhan kepribadian. Proses individuasi tersebut menunjukkan transformasi Nuruda dari individu yang berorientasi pada pencarian makna personal menjadi individu yang memiliki kesadaran sosial dan kemanusiaan. Penelitian ini menunjukkan bahwa novel Medulla Sinculasis tidak hanya merepresentasikan realitas sosial masyarakat Lombok, tetapi juga menggambarkan perjalanan psikologis manusia dalam menemukan identitas dan makna hidupnya.
ANALISIS GAYA BAHASA DALAM CERPEN "SENYUM KARYAMIN" KARYA AHMAD TOHARI Siti Maemunah
MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing Vol. 2 No. 3 (2024): MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/memace.v2i3.6682

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk-bentuk gaya bahasa yang digunakan dalam cerpen Senyum Karyamin karya Ahmad Tohari. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan stilistika. Data penelitian berupa kata, frasa, kalimat, dan wacana yang mengandung gaya bahasa dalam cerpen. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan catat, sedangkan analisis data menggunakan metode analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ahmad Tohari memanfaatkan berbagai gaya bahasa, seperti metafora, personifikasi, hiperbola, simile, repetisi, dan ironi. Gaya bahasa tersebut berfungsi memperkuat penggambaran kehidupan masyarakat miskin pedesaan, membangun suasana cerita, serta menyampaikan kritik sosial secara halus. Gaya bahasa yang dominan adalah personifikasi dan metafora yang memberikan efek estetis sekaligus mempertegas realitas sosial yang dialami tokoh utama. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan gaya bahasa dalam cerpen tidak hanya berfungsi sebagai unsur keindahan, tetapi juga sebagai sarana penyampaian pesan kemanusiaan dan kritik sosial
REPRESENTASI PARIWISATA LOMBOK DALAM NOVEL MEDULLA SINCULASIS KARYA PAOX IBEN: ANALISIS WACANA KRITIS MODEL NORMAN FAIRCLOUGH Katrulgais; Muhammad Yusro
MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing Vol. 2 No. 3 (2024): MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/memace.v2i3.6683

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan representasi pariwisata Lombok dalam novel Medulla Sinculasis karya Paox Iben dengan menggunakan pendekatan Analisis Wacana Kritis (AWK) Norman Fairclough. Novel ini menghadirkan berbagai gambaran mengenai perkembangan pariwisata Lombok yang tidak hanya menampilkan keindahan alam sebagai daya tarik wisata, tetapi juga mengungkap berbagai persoalan sosial, budaya, dan ekonomi yang menyertai proses pembangunan pariwisata. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi. Data penelitian berupa satuan lingual, narasi, dialog, dan deskripsi yang berkaitan dengan representasi pariwisata dalam novel. Analisis dilakukan melalui tiga dimensi Fairclough, yaitu dimensi teks, praktik diskursif, dan praktik sosial budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada dimensi teks, pariwisata Lombok direpresentasikan melalui diksi, metafora, dan narasi yang menggambarkan Lombok sebagai ruang eksotis sekaligus ruang konflik sosial. Pada dimensi praktik diskursif, novel mereproduksi sekaligus mengkritisi wacana pembangunan pariwisata yang selama ini didominasi oleh kepentingan ekonomi dan investor. Pada dimensi praktik sosial budaya, novel menunjukkan bahwa perkembangan pariwisata berimplikasi terhadap perubahan struktur sosial masyarakat, marginalisasi kelompok lokal, serta komodifikasi budaya dan lingkungan. Dengan demikian, Medulla Sinculasis tidak hanya berfungsi sebagai karya sastra, tetapi juga sebagai media kritik terhadap praktik pembangunan pariwisata yang tidak selalu berpihak kepada masyarakat local
ANALISIS ALIH KODE DALAM TUTURAN KONTEN KREATOR MEDIA SOSIAL TIKTOK Dhea Ardhan
MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing Vol. 3 No. 1 (2025): MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/memace.v3i1.6738

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk dan faktor penyebab terjadinya alih kode dalam tuturan kreator media sosial TikTok. Alih kode merupakan fenomena kebahasaan yang sering muncul dalam masyarakat bilingual dan multilingual. Perkembangan media sosial turut memperluas penggunaan alih kode sebagai strategi komunikasi untuk menarik perhatian audiens. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa tuturan yang mengandung alih kode pada video TikTok yang diunggah oleh kreator konten Indonesia. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode simak dan teknik catat, sedangkan analisis data menggunakan metode padan pragmatis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua bentuk alih kode, yaitu alih kode intern dan alih kode ekstern. Alih kode intern terjadi antara bahasa Indonesia dan bahasa daerah, sedangkan alih kode ekstern terjadi antara bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Faktor yang melatarbelakangi terjadinya alih kode meliputi penyesuaian terhadap lawan tutur, perubahan topik pembicaraan, penegasan maksud, penciptaan kesan modern, serta upaya meningkatkan daya tarik komunikasi di media sosial. Temuan penelitian menunjukkan bahwa alih kode tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi, tetapi juga sebagai strategi identitas dan pemasaran digital
AMBIGUITY IN SONG LYRICS OF "WILDFLOWER" BY Billie Eilish: A SEMANTIC ANALYSIS IMAS MEILISA DEWIWORO PRATIWI Dewi
MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing Vol. 3 No. 1 (2025): MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/memace.v3i1.6739

Abstract

Song lyrics represent a unique form of literary discourse in which language is employed not only to convey information but also to evoke emotions, construct imagery, and encourage multiple interpretations. One linguistic phenomenon frequently found in song lyrics is ambiguity, which allows listeners to derive different meanings from the same linguistic expression. This study investigates ambiguity in the lyrics of "Wildflower" by Billie Eilish using a semantic approach. The objectives of this research are to identify the types of ambiguity occurring in the song lyrics and to explain how ambiguity contributes to the construction of meaning within the song. This study employs a qualitative descriptive method. The data consist of words, phrases, and clauses identified as ambiguous in the lyrics. Data were collected through documentation and close-reading techniques and analyzed using semantic theories of ambiguity proposed by Ullmann, Kreidler, and Leech. The findings indicate that both lexical ambiguity and structural ambiguity are present in the lyrics. Lexical ambiguity appears in several key lexical items that possess multiple semantic interpretations, while structural ambiguity emerges from syntactic constructions that permit more than one meaning. The analysis demonstrates that ambiguity functions as an artistic and communicative device, enabling listeners to interpret the song from various emotional, psychological, and interpersonal perspectives. Furthermore, ambiguity contributes significantly to the aesthetic quality of the lyrics and reinforces the themes of guilt, memory, emotional conflict, and self-reflection that characterize the song. The study concludes that ambiguity serves as an essential stylistic feature in contemporary song lyrics and enriches the communicative potential of musical discourse
ANALISIS STILISTIKA DALAM ANTOLOGI PUISI PERJAMUAN KHONG GUAN KARYA JOKO PINURBO Rozita Ezlinda; Hariati
MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing Vol. 3 No. 1 (2025): MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/memace.v3i1.6740

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan unsur-unsur stilistika yang terdapat dalam antologi puisi Perjamuan Khong Guan karya Joko Pinurbo. Fokus penelitian meliputi aspek diksi, citraan, majas, dan gaya bahasa yang digunakan penyair dalam membangun makna puisi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian berupa puisi-puisi dalam antologi Perjamuan Khong Guan, sedangkan data penelitian berupa kata, frasa, larik, dan bait yang mengandung unsur stilistika. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan catat. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi, mengklasifikasikan, dan menginterpretasikan data berdasarkan teori stilistika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Joko Pinurbo memanfaatkan diksi sederhana dan komunikatif yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, tetapi mengandung makna simbolik yang mendalam. Citraan visual dan citraan perasaan mendominasi puisi-puisi dalam antologi tersebut. Majas yang paling banyak ditemukan adalah metafora, personifikasi, ironi, dan paradoks. Selain itu, penggunaan simbol benda-benda sehari-hari menjadi ciri khas gaya kepenyairan Joko Pinurbo. Unsur-unsur stilistika tersebut berfungsi memperkuat tema kehidupan, kemanusiaan, religiositas, dan kritik sosial yang terkandung dalam puisi.