cover
Contact Name
Alpan Ahmadi
Contact Email
memace@nusantaraglobal.ac.id
Phone
+6281337157471
Journal Mail Official
memace@nusantaraglobal.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Praya-Mantang KM.07 Aik Mual, Lombok Tengah - NTB 83511
Location
Kab. lombok tengah,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
MEMACE
ISSN : -     EISSN : 29867193     DOI : 10.55681
Core Subject : Education,
MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing is an journal containing research articles in several fields, namely: (1) teaching Indonesian language and local, regional and foreign languages; (2) Indonesian, regional and foreign linguistics; and (3) Indonesian, regional and foreign literature. MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing can be reserved for researchers, academics, professionals, practitioners, and students to deliver the results of his research in the form of research articles.
Articles 30 Documents
KONFLIK SOSIAL DALAM KUMPULAN CERPEN “MATA YANG ENAK DIPANDANG” KARYA AHMAD TOHARI (PENDEKATAN SOSIOLOGI SASTRA) Tia, Istiarini; Mislihatin, Mislihatin
MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing Vol. 1 No. 4 (2023): MEMACE, Desember 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/memace.v1i4.2033

Abstract

Karya sastra merupakan karya imajinatif yang dipengaruhi oleh fenomena-fenomena yang terjadi di sekitar pengarang. Karya seni merupakan manifestasi imajinasi pengarang yang banyak diinspirasi oleh fenomena-fenomena kehidupan sosial masyarakat di sekitar pengarang. Ahmad Tohari adalah salah satu dari sekian pengarang yang menghadirkan masalah-masalah kehidupan sosial dalam karyanya. Karya Ahmad Tohari banyak mengangkat tentang kehidupan masyarakat desa dan orang-orang berekonomi lemah. Kumpulan cerpen yang berjudul “Mata yang Enak Dipandang” adalah kumpulan dari beberapa cerpen Ahmad Tohari yang beberapa diantaranya demuat dalam majalah Kartini dan Kompas. Cerpen ini banyak mengisahkan kondisi sosial masyrakat pedesaan dan kehidupan orang-orang yang secara ekonomi kurang mampu. Salah satu contoh karya Ahmad Tohari yang mengisahkan kehidupan masyarakat pedesaan adalah dalam cerpennya yang berjudul “Bila Jebris Ada di Rumah Kami”. Cerpen ini menceritakan tentang kondisi masyarakat kampung yang dulunya terkenal sebagai kampung yang melahirkan pelacur-pelacur. Akan tetapi, keadaan kondisi kampung tersebut perlahan-lahan berubah menjadi lebih baik. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah konflik sosial yang terjadi dalam cerpen Bila Jabris Ada di Rumah Kami yaitu terdapat konflik internal dan konflik eksternal.
ANALISIS LIRIK LAGU DEALOVA KAJIAN STILISTIKA Fahrudin, Saleh
MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing Vol. 1 No. 4 (2023): MEMACE, Desember 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/memace.v1i4.2044

Abstract

Lirik lagu adalah karya sastra yang berisi curahan perasaan, emosi, dan ekspresi pribadi pengalaman berbentuk jiwa dalam bentuk susunan kata dalam sebuah lagu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan dan mendeskripsikan aspek stilistika dari lirik lagu Dealova . Permasalahan dalam penelitian ini meliputi analisis aspek stilistika bahasa kiasan dan citraan serta desain implementasi penelitian ini dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dan menggunakan pendekatan stilistika. Sumber data dalam penelitian ini adalah lirik lagu dealova. Berdasarkan hasil penelitian ini, kesimpulannya adalah 1) aspek stilistika bahasa kiasan yang terkandung dalam lirik lagu dealova, yaitu perbandingan bahasa kiasan, metafora,, personifikasi,aspek stilistika citraan yang terdapat dalam lirik lagu Dealova yaitu citraan visual, citraan pendengarana, Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi peneliti lain yang meneliti aspek stilistika dalam lirik lagu Dealova serta sebagai referensi bahan ajar sastra bagi guru dalam pembelajaran di sekolah
EMPOWERING TRANSLATION: PERFORMATIVE MASCULINITY PORTRAYED IN ROBERT BADEN-POWELL’S SCOUTING FOR BOYS Wibisono Yudhi Kurniawan; Adi Sutrisno
MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing Vol. 2 No. 1 (2024): MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/memace.v2i1.2292

Abstract

Given the disempowered status of translation as is shown in the fact that it is typically regarded or treated as secondary, derivative, and thus inferior, the necessity to further explore ways to empower translation needs to be recognized and reaffirmed. This study aimed at investigating the untranslatability of masculinity, transcultural practice of cultural word-loaded translation, and performative masculinity found in Robert Baden Powell’s Scouting for Boys from English into Indonesian since not all cultural terms in Source Text can be fully transferred into Target Text as well as the translator’s decision to overcome the problem of untranslatability since English and Indonesian have very different cultural concepts. In this qualitative descriptive study, the data in the forms of words, phrases, or sentences denoting performative masculinity have been taken from the book of Robert Baden Powell’s Scouting for Boys. The results show that when the aforementioned study found that the loan word or loan word plus explanation strategy can be used to deal with the problem of untranslatability. Every strategy, procedure, and method offer a solution to translation difficulties, one of which is retaining words from the source text into the target text via transference, naturalization, and notes to untranslatability of masculinity, transcultural practice in cultural word-loaded translation, and performative masculinity. Translation must and can be empowered, and to avoid weak translation, the translator needs to be prepared to engage with complexity and search for better alternatives by relentlessly probing the network of possibilities.
ILLOCUTIONARY SPEECH ACTS IN THE DRAMA SCRIPT "FRIENDSHIP" BY TOIF MALIKI Rahmania, Trisna
MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing Vol. 2 No. 1 (2024): MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/memace.v2i1.2485

Abstract

The aim of this research is to determine the form of speech acts and types of illocutionary speech acts, as well as their frequency in conversations or dialogues in the drama script "Persahabatan" by Toif Maliki. This research is a qualitative descriptive research with pragmatic methods used as an analytical tool. The data source was obtained from all the dialogue or conversations of the characters contained in the drama script "Persahabatan" by Toif Malik which is closely related to everyday conversations such as those that occur in society. The research steps carried out start from the planning stage, data collection, data analysis, interpretation, and up to the preparation of a report on the findings. Based on the results of the research conducted, information was obtained that the forms of speech acts contained in the conversation or dialogue of the drama script "Persahabatan" by Toif Malik are declarative, imperative and interrogative. The types of speech acts found were directive, assertive, expressive, declarative and commissive.
Kajian Stilistika : Analisis Gaya Bahasa pada Lirik Lagu dalam Album "Sialnya, Hidup Harus Tetap Berjalan" Karya Bernadya Puteri, Carissa Arlya; Arimbi, Iqlima Aulia; Raisa, Ayesha Nabila
MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing Vol. 2 No. 4 (2024): MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/memace.v2i4.3358

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan gaya bahasa dalam lirik lagu dari album “Sialnya, Hidup Harus Tetap Berjalan” yang ditulis oleh Bernadya. Dengan menerapkan pendekatan stilistika, penelitian ini mengidentifikasi beragam gaya bahasa yang terdapat dalam album ini, yang terdiri dari delapan lagu bertema romansa melankolis. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, di mana data dikumpulkan dalam bentuk transkrip lirik lagu dan dianalisis menggunakan perangkat lunak NVivo 12. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gaya bahasa yang digunakan terdiri dari: (a) berdasarkan pilihan kata, sebagian besar menggunakan bahasa percakapan, (b) berdasarkan nada, mayoritas menggunakan nada yang mulia dan energik, (c) berdasarkan struktur kalimat, antitesis menjadi yang paling dominan, dan (d) berdasarkan langsung atau tidaknya makna, gaya bahasa retoris paling banyak menggunakan asonansi, sementara gaya bahasa kiasan yang paling sering muncul adalah ironi, sinisme, dan sarkasme. Temuan ini menunjukkan adanya variasi gaya bahasa yang digunakan dalam album tersebut, yang menambah kedalaman makna dan keindahan estetika lirik lagu.
THE EFFECT OF SOCIAL INTERACTION ON NEGATIVE VOCABULARY ACQUISITION IN 6-YEAR-OLD CHILDREN: PENGARUH INTERAKSI SOSIAL TERHADAP PEMEROLEHAN KOSAKATA NEGATIF PADA ANAK USIA 6 TAHUN Wulandari, Dewi
MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing Vol. 2 No. 4 (2024): MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/memace.v2i4.3477

Abstract

This study aims to describe how social interaction affects the acquisition of negative vocabulary in 6-year-old children. This research was conducted using descriptive qualitative method. The subject in this study is a 6-year-old boy. The data in the study are negative vocabulary utterances produced by 6-year-old children. The data collection technique applied in this research is direct observation through interviews. The results show that children who communicate less with parents and interact more with the outside environment tend to use more negative vocabulary. Environmental factors, such as home, school, and playground, play an important role in this process. Therefore, it is important for parents and educators to create a conducive environment and provide positive social stimulus to support children's healthy language development.
KAJIAN TEKNIK PENERJEMAHAN LAGU “KUN ANTA” VERSI BAHASA INDONESIA : ANTARA KEAKURATAN DAN KEINDAHAN Rahmah, Lutfiah; Nunung; Safira Nur Rizqina; Rinaldi Supriadi; Mohamad Zaka Al Farisi
MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing Vol. 2 No. 4 (2024): MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/memace.v2i4.3519

Abstract

Penelitian ini menganalisis teknik penerjemahan lirik lagu "Kun Anta," ciptaan Humood Alkhuder yang dipopulerkan pada 2015 dan dirilis dalam versi Bahasa Indonesia pada 2016. Penelitian berfokus pada teknik penerjemahan yang digunakan untuk menjaga keakuratan dan keindahan terjemahan lirik lagu tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan data primer berupa lirik asli dalam Bahasa Arab dan versi terjemahannya, serta data sekunder dari teori penerjemahan. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan berbagai teknik penerjemahan, yaitu adaptasi (3 data), modulasi (3 data), reduksi (1 data), kombinasi adaptasi-reduksi (3 data), terjemahan literal (2 data), dan kombinasi reduksi-amplifikasi (1 data). Teknik adaptasi dan modulasi digunakan untuk menyesuaikan makna dan gaya dengan audiens, sedangkan reduksi dan literal membantu menjaga keakuratan dan ritme lagu. Penerapan teknik-teknik ini menunjukkan bagaimana terjemahan dapat menyampaikan pesan yang relevan secara budaya dan estetika tanpa kehilangan esensi teks asli. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami strategi penerjemahan lirik lagu lintas budaya.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DAN KEGIATAN PRAKTIKUM TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP PESERTA Niken Oktaviani; Nabilla Rida Tri Nisa; Yayang Ade Suprana; Try Annisa Lestari
MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing Vol. 2 No. 4 (2024): MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/memace.v2i4.3536

Abstract

This study aims to determine the influence of learning models and practicum activities on students' conceptual understanding, as well as to examine the interaction between learning models and practicum activities on students' conceptual understanding. The research was conducted using a quantitative descriptive method with a 3x2 factorial experimental design, and the data were analyzed using two-way ANOVA to identify differences in variance between two treatment groups. Based on the analysis results, it can be concluded that there is an effect of learning models on students' conceptual understanding. However, there is no effect of conducting practicum activities either at the beginning or at the end of the learning process on students' conceptual understanding. Additionally, there is no interaction between learning models and practicum activities, as practicum activities are considered part of the learning model. The discrepancy between the results and theoretical expectations is influenced by several factors, including students' initial understanding and skills in conducting practicum activities. Furthermore, inaccurate time estimation in executing each step of the learning syntax also contributed to these findings.
REPRESENTASI ALAM DAN IDENTITAS PEREMPUAN DALAM NOVEL"GADIS PANTAI": PENDEKATAN EKOFEMINISME Rozita Ezlinda; Alpan Ahmadi
MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing Vol. 2 No. 4 (2024): MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/memace.v2i4.3554

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap representasi alam dan identitas perempuan dalam novel Gadis Pantai karya Pramoedya Ananta Toer. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis naratif. Data dalam penelitian ini meliputi representasi alam dan identitas perempuan, sementara sumber data utamanya adalah novel Gadis Pantai karya Pramoedya Ananta Toer yang dianalisis melalui pendekatan ekofeminisme. Data diperoleh dengan cara membaca novel secara mendalam dan mencatat bagian-bagian yang berkaitan dengan tema penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alam dalam novel ini tidak hanya berfungsi sebagai latar, tetapi juga sebagai simbol yang kuat untuk menggambarkan penindasan terhadap perempuan serta kekuatan yang membatasi hidup mereka. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan analisis naratif untuk mengkaji interaksi antara karakter utama, Gadis Pantai, dan alam sekitarnya. Temuan menunjukkan bahwa alam dalam Gadis Pantai merepresentasikan identitas perempuan yang terpinggirkan dan melambangkan perjuangan mereka melawan dominasi patriarki
Struktur Layang Lelayu dalam Bahasa Jawa: Analisis Genre dan Sosiolinguistik Chasanah, Lisa Nur; Winarti, Daru
MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing Vol. 3 No. 1 (2025): MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/memace.v3i1.3657

Abstract

Kematian adalah salah satu siklus kehidupan yang pasti akan terjadi pada manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur dan pemakaian bahasa pada layang lelayu dalam bahasa Jawa dengan menggunakan analisis genre dan sosiolinguistik. Data penelitian ini berupa kata, frasa, klausa, dan kalimat yang diambil dari teks layang lelayu berbahasa Jawa di wilayah Soloraya dan Yogyakarta pada tahun 2023-2024. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan dokumentasi yang kemudian dianalisis menggunakan teori Swales (moves analysis) dan teori Dell Hymes (speaking). Hasil penelitian menunjukkan bahwa teks layang lelayu berbahasa Jawa memiliki lima langkah wajib, yaitu judul, salam pembuka, isi, penutup, dan salam penutup. Kemudian satu langkah pilihan, yakni keterangan. Pemakaian bahasa pada teks layang lelayu dipengaruhi adanya aktor agama, bahasa, sosial, budaya, dan hubungan kekerabatan.

Page 3 of 3 | Total Record : 30