cover
Contact Name
Alpan Ahmadi
Contact Email
memace@nusantaraglobal.ac.id
Phone
+6281337157471
Journal Mail Official
memace@nusantaraglobal.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Praya-Mantang KM.07 Aik Mual, Lombok Tengah - NTB 83511
Location
Kab. lombok tengah,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
MEMACE
ISSN : -     EISSN : 29867193     DOI : 10.55681
Core Subject : Education,
MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing is an journal containing research articles in several fields, namely: (1) teaching Indonesian language and local, regional and foreign languages; (2) Indonesian, regional and foreign linguistics; and (3) Indonesian, regional and foreign literature. MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing can be reserved for researchers, academics, professionals, practitioners, and students to deliver the results of his research in the form of research articles.
Articles 65 Documents
DIKSI DAN MAJAS PADA LIRIK LAGU “33X” KARYA PERUNGGU Reviena Dewi
MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing Vol. 4 No. 2 (2026): MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/memace.v4i2.6191

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena lagu "33x" karya kelompok musik Perunggu yang menjadi sarana refleksi sosiopsikologis bagi generasi kontemporer dalam menghadapi krisis eksistensial dan fenomena hustle culture. Penelitian ini bertujuan untuk membedah mekanisme kebahasaan yang digunakan Perunggu dalam mengejawantahkan pesan spiritual dan introspektif melalui analisis diksi dan majas. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan stilistika, di mana data berupa unit-unit linguistik dalam lirik lagu "33x" dianalisis secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lirik lagu ini didominasi oleh penggunaan diksi konotatif yang terbagi menjadi kategori religius-filosofis, krisis batin, dan imperatif-solutif. Selain itu, ditemukan penggunaan majas repetisi (epizeukis) yang intensif sebagai fungsi persuasif, serta majas metafora dan simbolisme yang mentransformasi konsep abstrak menjadi citra konkret
MAKNA KONOTATIF DAN KONTEKSTUAL PADA LIRIK LAGU MAWAR YANG MENARI KARYA VEMMY SAGITA Anastasia Nurhakim
MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing Vol. 4 No. 2 (2026): MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Musik bukan hanya sebuah hiburan, namum dapat menjadi suatu gambaran fenomena yang dialami banyak orang. Maka dari itu musik menjadi ekspresi para anak muda dalam menghadapi tekanan sosial, meluapkan emosi, dan menyuarakan semangat dan perasaan yang mereka alami. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemaknaan kontekstual pada lirik lagu Mawar yang Menari Karya Vemmy Sagita. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk mengungkap makna kontekstual. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan studi dokumen. Sedangkan teknik analisis data adalah simak dan catat. Menggunakan teori Geoffrey Leech dengan memakai makna konotatif sebagai pendukung analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna kontekstual pada lirik lagu mawar yang menari mengambil lebih banyak situasi personal 16 data, situasi tempat 1 data, dan situasi waktu 1 data. Kesimpulan dari penelitian ini adalah makna kontekstual melihat cerminan sosial pada lirik lagu Mawar yang Menari yang ditemukan pada setiap perjalanan hidup banyak orang.
AMBIGUITAS MAKNA PADA JUDUL BERITA ONLINE DI PORTAL KOMPAS.COM DAN DETIK.COM Rindi Santi Asi
MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing Vol. 4 No. 2 (2026): MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/memace.v4i2.6193

Abstract

Bahasa memiliki peran yang sangat penting dalam dunia jurnalistik, terutama dalam penyajian judul berita. Judul berita berfungsi sebagai pintu utama bagi pembaca untuk memahami isi berita serta menarik minat baca. Dalam konteks media daring, judul berita tidak hanya berperan sebagai penanda informasi, tetapi juga sebagai strategi menarik perhatian pembaca di tengah persaingan informasi yang sangat ketat. Namun, penggunaan bahasa dalam judul berita online sering kali menimbulkan permasalahan kebahasaan, salah satunya adalah ambiguitas makna. Ambiguitas terjadi ketika suatu satuan bahasa memiliki lebih dari satu kemungkinan makna sehingga dapat menimbulkan penafsiran ganda pada pembaca. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk ambiguitas makna dalam judul berita online di portal Kompas.com serta faktor kebahasaan penyebabnya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa dokumentasi judul-judul berita Kompas.com dan Detik.com dalam kurun waktu tertentu. Analisis data dilakukan melalui tahap identifikasi dan analisis berdasarkan kajian semantik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ambiguitas makna pada judul berita Kompas.com dan Detik.com meliputi ambiguitas leksikal dan ambiguitas gramatikal. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada kajian semantik dan bahasa jurnalistik serta menjadi bahan evaluasi bagi penulisan judul berita yang lebih jelas dan tepat.
Melodrama Dalam Novel Tentang Kamu Karya Tere Liye Damayanti; Husina Humaira
MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing Vol. 3 No. 3 (2025): MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/memace.v3i3.6573

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan melodrama yang terdapat dalam novel Tentang kamu karya Tere Liye . Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah kutipan-kutipan melodrama dalam novel Tentang Kamu karya Tere Liye. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Tentang Kamukarya Tere Liye. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dalam novel Tentang Kamu karya Tere Liye terdiri dari empat bentuk melodrama, yaitu (1)cerita bersifat mengharukan dan mendebarkan; (2) cerita bersifat menyedihkan; (3) terdapat tokoh protagonis dan antagonis; dan (4) timbal balik atau balasan perbuatan. Melodrama yang dihadirkan dalam novel Tentang Kamukarya Tere Liye, memberikan efek pada pembaca tentang pesan moral yang menimbulkan simpati.
Kritik Sastra Mimetik Pada Lirik Lagu Jalan Pulang Karya Closehead Sebagai Representasi Makna Hidup Husina Humaira; Damayanti
MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing Vol. 4 No. 2 (2026): MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/memace.v4i2.6578

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna hidup yang terkandung dalam lirik lagu "Jalan Pulang" karya Closehead menggunakan pendekatan kritik sastra mimetik. Metode ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi. Lirik lagu dianalisis sebagai cerminan realitas kehidupan manusia yang mengandung nilai filosofis mendalam tentang perjalanan hidup, penyesalan, harapan, dan pencarian jati diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lirik lagu "Jalan Pulang" merepresentasikan berbagai dimensi makna hidup, antara lain: (1) kerinduan akan nilai-nilai asali kehidupan, (2) kesadaran akan kefanaan dan perjalanan waktu, (3) konflik batin antara kenyataan dan harapan, (4) pencarian identitas dan kepulangan sebagai metafora pencapaian tujuan hidup, serta (5) dimensi spiritual berupa kepasrahan dan penerimaan. Melalui pendekatan mimetik, terbukti bahwa lirik lagu ini bukan sekadar teks musikal, melainkan sebuah representasi literer yang mencerminkan pengalaman eksistensial universal manusia.
KONFLIK SOSIAL DALAM NOVEL MEDULLA SINCULASIS KARYA PAOX IBEN: KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA Rudi erwin
MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing Vol. 4 No. 2 (2026): MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/memace.v4i2.6634

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk-bentuk konflik sosial yang terdapat dalam novel Medulla Sinculasis karya Paox Iben serta menjelaskan faktor-faktor penyebab munculnya konflik tersebut melalui pendekatan sosiologi sastra. Novel ini mengangkat berbagai persoalan sosial masyarakat Lombok, khususnya kehidupan masyarakat marginal yang berhadapan dengan kekuatan ekonomi, politik, dan budaya. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi. Data penelitian berupa kutipan-kutipan naratif dan dialog yang mengandung konflik sosial dalam novel. Analisis dilakukan berdasarkan teori konflik sosial yang dikemukakan oleh Lewis A. Coser dan pendekatan sosiologi sastra yang memandang karya sastra sebagai representasi realitas sosial masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik sosial dalam novel Medulla Sinculasis meliputi konflik antara individu dengan kelompok, konflik antarkelompok sosial, konflik antara masyarakat marginal dengan pemegang kekuasaan, konflik ekonomi, konflik budaya, serta konflik lingkungan. Konflik-konflik tersebut muncul akibat adanya ketimpangan sosial, perebutan sumber daya, dominasi kekuasaan, marginalisasi masyarakat kecil, dan perbedaan kepentingan antar kelompok. Tokoh Nuruda sebagai tokoh utama mengalami transformasi dari seorang wisatawan menjadi aktivis sosial yang berusaha memperjuangkan hak-hak masyarakat marginal di Ampenan. Namun perjuangannya berhadapan dengan struktur kekuasaan yang lebih kuat sehingga berakhir tragis. Novel ini menunjukkan bahwa sastra dapat menjadi media kritik sosial terhadap praktik ketidakadilan yang terjadi dalam masyarakat modern.
ANALISIS WACANA TERHADAP KOHESI DAN KOHERENSI PADA BERITA EKONOMI TEMPO.CO Saleh Fahrudin
MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing Vol. 3 No. 3 (2025): MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/memace.v3i3.6673

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk kohesi dan koherensi yang digunakan dalam wacana berita ekonomi pada Tempo.co serta menjelaskan peran keduanya dalam membangun keterpaduan teks. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan kajian analisis wacana. Sumber data penelitian berupa berita ekonomi yang dipublikasikan pada Tempo.co selama periode Januari–Maret 2026. Data penelitian berupa kata, frasa, klausa, dan kalimat yang mengandung unsur kohesi gramatikal, kohesi leksikal, dan koherensi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode dokumentasi dan teknik catat, sedangkan analisis data dilakukan dengan cara mengidentifikasi, mengklasifikasikan, dan menginterpretasikan unsur-unsur kohesi dan koherensi yang terdapat dalam teks berita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kohesi gramatikal yang ditemukan meliputi referensi, substitusi, elipsis, dan konjungsi. Sementara itu, kohesi leksikal meliputi repetisi, sinonimi, hiponimi, dan kolokasi. Adapun koherensi dalam berita ekonomi dibangun melalui hubungan sebab-akibat, kronologis, perbandingan, dan penjelasan. Bentuk kohesi yang paling dominan adalah referensi dan konjungsi karena berfungsi menghubungkan informasi antarkalimat secara efektif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kohesi dan koherensi yang tepat mampu menciptakan wacana berita yang padu, sistematis, dan mudah dipahami oleh pembaca. Dengan demikian, kohesi dan koherensi memiliki peran penting dalam membangun kualitas wacana jurnalistik, khususnya pada pemberitaan ekonomi di media daring.
ANALISIS TINDAK TUTUR ILOKUSI DALAM CERPEN LAILA KARYA PUTU WIJAYA: KAJIAN PRAGMATIK JOHN R. SEARLE Rizka Augustina
MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing Vol. 2 No. 2 (2024): MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/memace.v2i2.6674

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk dan fungsi tindak tutur ilokusi dalam cerpen Laila karya Putu Wijaya dengan menggunakan kajian pragmatik John R. Searle. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami penggunaan bahasa dalam karya sastra sebagai sarana komunikasi yang tidak hanya berfungsi menyampaikan informasi, tetapi juga mengandung maksud dan tujuan tertentu. Dialog antartokoh dalam cerpen merupakan bentuk komunikasi yang dapat dianalisis melalui pendekatan pragmatik untuk mengungkap makna yang terkandung di balik tuturan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian berupa cerpen Laila karya Putu Wijaya, sedangkan data penelitian berupa kata, frasa, kalimat, dan dialog tokoh yang mengandung tindak tutur ilokusi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan catat. Analisis data dilakukan dengan cara mengidentifikasi, mengklasifikasikan, mendeskripsikan,dan menginterpretasikan data berdasarkan teori tindak tutur John R. Searle yang meliputi tindak tutur asertif, direktif, ekspresif, komisif, dan deklaratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam cerpen Laila ditemukan lima jenis tindak tutur ilokusi, yaitu asertif, direktif, ekspresif, komisif, dan deklaratif. Tindak tutur direktif dan asertif merupakan jenis yang paling dominan digunakan oleh tokoh-tokoh dalam cerita. Tindak tutur asertif digunakan untuk menyatakan, menjelaskan, dan meyakinkan lawan tutur, sedangkan tindak tutur direktif digunakan untuk memerintah, meminta, dan memengaruhi tindakan lawan tutur. Selain itu, ditemukan pula tindak tutur ekspresif yang berfungsi mengungkapkan perasaan, tindak tutur komisif yang menunjukkan komitmen penutur, serta tindak tutur deklaratif yang menunjukkan perubahan status atau keadaan tertentu. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tindak tutur ilokusi berperan penting dalam membangun karakter tokoh, mengembangkan konflik, serta memperkuat penyampaian pesan dalam cerpen. Dengan demikian, kajian pragmatik melalui teori tindak tutur John R. Searle dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai fungsi bahasa dalam karya sastra.
ANALISIS DIKSI DAN GAYA BAHASA DALAM LIRIK LAGU RUNTUH KARYA FEBY PUTRI DAN FIERSA BESARI: KAJIAN STILISTIKA Bagus Wahyu Setiawan; Dewi Trisnianti
MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing Vol. 2 No. 2 (2024): MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/memace.v2i2.6675

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan diksi dan gaya bahasa dalam lirik lagu Runtuh karya Feby Putri dan Fiersa Besari melalui kajian stilistika. Lirik lagu sebagai salah satu bentuk karya sastra populer tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai sarana ekspresi emosional yang dikonstruksi melalui pilihan bahasa yang estetis dan bermakna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis stilistika. Sumber data penelitian berupa lirik lagu Runtuh, sedangkan data penelitian berupa kata, frasa, dan kalimat yang mengandung unsur diksi dan gaya bahasa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode simak dan teknik catat, kemudian dianalisis melalui tahapan identifikasi, klasifikasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan berdasarkan model analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diksi dalam lirik lagu Runtuh didominasi oleh diksi konotatif, diksi emotif, dan pilihan kata yang merepresentasikan kondisi psikologis tokoh lirik, seperti kelelahan emosional, tekanan batin, dan proses penerimaan diri. Sementara itu, gaya bahasa yang ditemukan meliputi metafora, personifikasi, hiperbola, repetisi, dan simbolisme. Penggunaan unsur-unsur stilistika tersebut berfungsi memperkuat ekspresi perasaan, membangun suasana melankolis, serta memperdalam makna yang ingin disampaikan kepada pendengar. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kekuatan utama lirik lagu Runtuh terletak pada kesederhanaan bahasa yang dikombinasikan dengan kedalaman makna emosional. Dengan demikian, lirik lagu ini tidak hanya berfungsi sebagai karya musik, tetapi juga sebagai representasi sastra populer yang memiliki nilai estetika dan refleksi psikologis yang kuat dalam kehidupan manusia.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM NOVEL NEGERI 5 MENARA KARYA AHMAD FUADI Mariana Mariana
MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing Vol. 2 No. 2 (2024): MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/memace.v2i2.6676

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam novel Negeri 5 Menara karya Ahmad Fuadi. Novel ini merupakan salah satu karya sastra Indonesia yang mengangkat tema pendidikan, perjuangan, persahabatan, dan pembentukan karakter melalui kehidupan santri di pondok pesantren. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis isi. Data penelitian berupa narasi, dialog, dan tindakan tokoh yang mengandung nilai pendidikan karakter. Analisis dilakukan berdasarkan konsep pendidikan karakter yang dikembangkan dalam pendidikan nasional Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel Negeri 5 Menara mengandung nilai religius, disiplin, kerja keras, tanggung jawab, mandiri, cinta ilmu, persahabatan, toleransi, kejujuran, dan semangat kebangsaan. Nilai yang paling dominan adalah religius, disiplin, dan kerja keras yang tercermin melalui kehidupan tokoh-tokoh di Pondok Madani. Temuan penelitian menunjukkan bahwa novel ini layak dijadikan bahan ajar sastra karena mampu memberikan keteladanan karakter yang relevan dengan tujuan pendidikan nasional