cover
Contact Name
Alpan Ahmadi
Contact Email
memace@nusantaraglobal.ac.id
Phone
+6281337157471
Journal Mail Official
memace@nusantaraglobal.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Praya-Mantang KM.07 Aik Mual, Lombok Tengah - NTB 83511
Location
Kab. lombok tengah,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
MEMACE
ISSN : -     EISSN : 29867193     DOI : 10.55681
Core Subject : Education,
MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing is an journal containing research articles in several fields, namely: (1) teaching Indonesian language and local, regional and foreign languages; (2) Indonesian, regional and foreign linguistics; and (3) Indonesian, regional and foreign literature. MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing can be reserved for researchers, academics, professionals, practitioners, and students to deliver the results of his research in the form of research articles.
Articles 65 Documents
ANALISIS KEPRIBADIAN TOKOH KARYAMIN DALAM CERPEN SENYUM KARYAMIN KARYA AHMAD TOHARI: KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA SIGMUND FREUD Muhammad Aditya Firmansyah; Ahmad Ridwan
MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing Vol. 3 No. 1 (2025): MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/memace.v3i1.6741

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur kepribadian tokoh Karyamin dalam cerpen Senyum Karyamin karya Ahmad Tohari berdasarkan teori psikoanalisis Sigmund Freud. Kajian psikologi sastra digunakan untuk memahami dinamika kejiwaan tokoh melalui aspek id, ego, dan superego yang memengaruhi perilaku serta keputusan yang diambil tokoh dalam menghadapi berbagai persoalan hidup. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan psikologi sastra. Sumber data penelitian adalah cerpen Senyum Karyamin yang terdapat dalam kumpulan cerpen karya Ahmad Tohari. Data berupa kata, frasa, kalimat, narasi, dan dialog yang menunjukkan gejala kepribadian tokoh. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan catat, sedangkan analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi, mengklasifikasi, menginterpretasi, dan menyimpulkan data berdasarkan teori psikoanalisis Freud. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepribadian Karyamin dibangun oleh interaksi antara id, ego, dan superego. Aspek id tampak melalui kebutuhan dasar tokoh untuk mempertahankan hidup di tengah kemiskinan yang dialaminya. Aspek ego terlihat dalam upaya tokoh menyesuaikan diri dengan realitas sosial yang keras dan penuh keterbatasan. Sementara itu, aspek superego tercermin melalui sikap moral, rasa tanggung jawab, serta usaha mempertahankan harga diri meskipun berada dalam kondisi ekonomi yang sulit. Interaksi ketiga struktur kepribadian tersebut membentuk karakter Karyamin sebagai sosok yang sabar, pekerja keras, dan memiliki ketahanan psikologis yang tinggi. Penelitian ini menunjukkan bahwa cerpen Senyum Karyamin tidak hanya menghadirkan kritik sosial mengenai kemiskinan, tetapi juga menggambarkan kompleksitas psikologis manusia dalam menghadapi tekanan hidup.
ANALISIS WACANA KRITIS PEMBERITAAN KASUS PAGAR LAUT TANGERANG PADA MEDIA DARING INDONESIA: KAJIAN MODEL TEUN A. VAN DIJK Dewi Trisnianti
MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing Vol. 3 No. 2 (2025): MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/memace.v3i2.6773

Abstract

Media massa memiliki peran penting dalam membentuk persepsi publik terhadap suatu peristiwa sosial. Salah satu isu yang mendapat perhatian luas pada awal tahun 2025 adalah kasus pagar laut di pesisir Kabupaten Tangerang, Banten. Kasus ini menjadi sorotan karena melibatkan keberadaan pagar laut sepanjang lebih dari 30 kilometer yang berdampak terhadap aktivitas nelayan dan memunculkan polemik mengenai legalitas penguasaan ruang laut, penerbitan sertifikat hak guna bangunan (HGB), serta sertifikat hak milik (SHM) pada kawasan perairan. Berbagai media daring menampilkan konstruksi pemberitaan yang berbeda-beda sesuai dengan orientasi dan kepentingan masing-masing. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan representasi kasus pagar laut Tangerang dalam media daring Indonesia melalui pendekatan Analisis Wacana Kritis model Teun A. van Dijk. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa berita yang dipublikasikan media daring nasional pada Januari–Februari 2025. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan pencatatan terhadap teks berita yang relevan. Analisis data difokuskan pada struktur makro, superstruktur, dan struktur mikro yang meliputi aspek semantik, sintaksis, stilistika, dan retorika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media membangun representasi yang beragam terhadap kasus pagar laut. Sebagian media menempatkan pemerintah sebagai aktor penyelesai masalah, sedangkan media lain lebih menonjolkan aspek dugaan pelanggaran hukum, konflik kepentingan, dan kerugian masyarakat pesisir. Pilihan kosakata, pola penyusunan informasi, serta strategi retoris menunjukkan adanya kecenderungan ideologis dalam membingkai realitas sosial. Temuan penelitian menguatkan pandangan bahwa berita merupakan konstruksi sosial yang dipengaruhi oleh relasi kekuasaan dan kepentingan institusi media.
ANALISIS NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM NOVEL HUJAN KARYA TERE LIYE Dedi Irawan
MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing Vol. 3 No. 2 (2025): MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/memace.v3i2.6774

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam novel Hujan karya Tere Liye. Novel ini mengisahkan perjuangan tokoh-tokohnya menghadapi bencana besar, kehilangan, persahabatan, serta harapan di masa depan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis isi. Sumber data berupa novel Hujan karya Tere Liye yang diterbitkan tahun 2016. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka, teknik baca, dan teknik catat. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi, mengklasifikasi, dan menginterpretasikan data berdasarkan teori pendidikan karakter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel Hujan mengandung berbagai nilai pendidikan karakter, yaitu religius, kerja keras, tanggung jawab, peduli sosial, disiplin, mandiri, cinta damai, peduli lingkungan, dan menghargai prestasi. Nilai yang paling dominan adalah peduli sosial dan kerja keras yang tercermin melalui tindakan tokoh utama dalam membantu sesama korban bencana serta usaha mereka menghadapi berbagai kesulitan hidup. Temuan penelitian menunjukkan bahwa novel Hujan layak dijadikan bahan ajar sastra karena mengandung pesan moral dan pendidikan karakter yang relevan dengan kehidupan peserta didik.
KRISIS EKOLOGIS DAN KETERASINGAN MANUSIA DARI LINGKUNGANNYA DALAM CERPEN ROBOHNYA SURAU KAMI KARYA A.A. NAVIS: KAJIAN EKOKRITIK LAWRENCE BUELL Windy Efendy
MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing Vol. 3 No. 2 (2025): MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/memace.v3i2.6775

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan representasi hubungan manusia dan lingkungan dalam cerpen Robohnya Surau Kami karya A.A. Navis melalui perspektif ekokritik Lawrence Buell. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kajian sastra lingkungan sebagai upaya memahami hubungan manusia dengan ruang hidupnya yang direpresentasikan dalam karya sastra. Cerpen Robohnya Surau Kami selama ini lebih banyak dikaji dari aspek religius, moral, dan sosial, sedangkan kajian yang menyoroti dimensi ekologisnya masih relatif terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengungkap nilai-nilai ekologis yang terkandung dalam cerpen tersebut. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan ekokritik. Sumber data penelitian berupa cerpen Robohnya Surau Kami karya A.A. Navis, sedangkan data penelitian berupa kata, frasa, kalimat, dialog, dan narasi yang menunjukkan hubungan manusia dengan lingkungan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan catat, kemudian dianalisis dengan cara mengidentifikasi, mengklasifikasi, menginterpretasi, dan menyimpulkan data berdasarkan teori ekokritik Lawrence Buell. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerpen Robohnya Surau Kami merepresentasikan lingkungan sebagai bagian penting dalam kehidupan manusia yang ditunjukkan melalui simbol surau sebagai ruang sosial masyarakat. Selain itu, ditemukan adanya keterasingan manusia dari lingkungan sosial akibat ketidakseimbangan antara kehidupan spiritual dan tanggung jawab sosial. Penelitian ini juga menemukan adanya kritik terhadap sikap manusia yang mengabaikan peran dan tanggung jawabnya dalam kehidupan bermasyarakat. Berdasarkan perspektif ekokritik Lawrence Buell, representasi lingkungan dalam cerpen mencerminkan pentingnya hubungan yang harmonis antara manusia, lingkungan sosial, dan nilai-nilai kemanusiaan. Dengan demikian, cerpen Robohnya Surau Kami tidak hanya berfungsi sebagai media kritik sosial, tetapi juga sebagai sarana untuk membangun kesadaran ekologis dan tanggung jawab sosial dalam kehidupan masyarakat.
REPRESENTASI KRISIS LINGKUNGAN DALAM CERPEN “SUMUR” KARYA EKA KURNIAWAN: KAJIAN EKOKRITIK GREG GARRARD hismida; Hamdi
MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing Vol. 3 No. 2 (2025): MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/memace.v3i2.6781

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan representasi krisis lingkungan serta hubungan manusia dan alam dalam cerpen Sumur karya Eka Kurniawan menggunakan perspektif ekokritik Greg Garrard. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya perhatian terhadap isu lingkungan yang juga direpresentasikan dalam karya sastra sebagai bentuk refleksi dan kritik sosial. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan ekokritik. Sumber data penelitian berupa cerpen Sumur karya Eka Kurniawan, sedangkan data penelitian berupa kata, frasa, kalimat, dan dialog yang menunjukkan adanya persoalan ekologis dalam teks. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan catat, kemudian dianalisis dengan cara mengidentifikasi, mengklasifikasi, menginterpretasi, dan menyimpulkan data berdasarkan kategori ekokritik Greg Garrard yang meliputi apocalypse, earth, dan dwelling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerpen Sumur merepresentasikan krisis lingkungan melalui kelangkaan sumber air yang mengancam keberlangsungan hidup masyarakat. Selain itu, ditemukan adanya gambaran kerusakan lingkungan yang ditandai dengan menurunnya kualitas ekosistem serta perubahan kondisi alam akibat aktivitas manusia. Penelitian ini juga menemukan adanya hubungan timbal balik antara manusia dan lingkungan yang menunjukkan pentingnya menjaga keseimbangan ekologis. Melalui representasi tersebut, cerpen Sumur berfungsi sebagai media kritik ekologis terhadap perilaku manusia yang eksploitatif sekaligus sebagai sarana membangun kesadaran lingkungan masyarakat. Dengan demikian, kajian ini menegaskan bahwa karya sastra memiliki peran penting dalam menyampaikan pesan-pesan ekologis dan menumbuhkan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan.