cover
Contact Name
Ummi Chasanah
Contact Email
ajurnaljutsuunpand@gmail.com
Phone
+6281325739230
Journal Mail Official
ajurnaljutsuunpand@gmail.com
Editorial Address
Jl. Banjarsari Barat No.1, Pedalangan, Kec. Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah 50268
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Teknik Sipil Unpand
Published by Universitas Pandanaran
ISSN : 30476887     EISSN : 30476879     DOI : https://doi.org/10.69796/7atct707
Core Subject : Engineering,
JUTSU : Jurnal Teknik Sipil (JUTSU|p-ISSN: 3047-6887|e-ISSN: 3047-6879) diterbitkan oleh Jurusan Teknik Sipil Universitas Pandanaran Semarang. JUTSU adalah jurnal akses terbuka, dan ditinjau sejawat yang berkaitan dengan semua aspek teknik sipil. JUTSU : Jurnal Teknik Sipil menyambut baik kontribusi yang mendorong pertukaran ide dan wacana rasional antara pendidik praktik dan peneliti teknik sipil. Jurnal ini menyediakan forum unik bagi para peneliti dan praktisi di bidang teknik struktural dan sipil untuk menyebarkan ide dan teknik baru dengan potensi dampak yang signifikan. Jurnal ini didedikasikan untuk memajukan batas pengetahuan dan teknologi dengan mendorong penelitian lintas disiplin dan aplikasi inovatif dalam proyek-proyek teknik besar. Jurnal ini bermaksud untuk menangkap dan mengarsipkan secara tepat waktu dan di satu tempat kemajuan signifikan dalam bidang luas yang mencakupnya. JUSTU : Jurnal Teknik Sipil mengundang penyerahan makalah asli, empiris, dan teoretis serta studi kasus dan resensi buku yang mencakup beragam bidang Teknik Sipil yang tercantum (namun tidak terbatas pada) sebagai berikut: 1. Konstruksi dan Bahan Bangunan 2. Rekayasa Struktur dan Gempa
Articles 29 Documents
RENCANA INDUK SISTEM PENGELOLAAN AIR LIMBAH DOMESTIK (SPALD) KABUPATEN KARANGANYAR Subekti, Sri; Sarwo Edy Sudrajat, Agus; Sasmito, Adi
JUTSU : Jurnal Teknik Sipil Unpand Vol. 1 No. 2 (2024): JUTSU : Jurnal Teknik Sipil Unpand
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/y9kakd84

Abstract

Pertumbuhan penduduk Kabupaten Karanganyar semakin meningkat setiap tahunnya, berdampak pemakaian air minum atau air bersih serta peningkatan jumlah pembuangan air limbah. Masih adanya akses sanitasi masyarakat yang belum layak teknis, belum tersedianya akses pengolahan lumpur tinja, rendahnya sarana pengolahan air limbah domestik. Metode penelitian dengan survei, kuesioner, studi mengenai air limbah, RPJMD, RISPAM kebijakan terkait. Kabupaten Karanganyar berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Timur (Magetan).  Penyelesaian masalah meningkatkan peran serta masyarakat dan swasta dalam penyelenggaraan pengelolaan air limbah domestik, pengoptimalan kemitraan, peningkatan kesadaran masyarakat, kampanye Pola Hidup Bersih dan Sehat, sosialisasi pengelolaan air limbah domestik, penambahan kurikulum PHBS, BABS pengelolaan air limbah domestik di sarana pendidikan, Sosialisasi Peraturan Daerah pengelolaan air limbah domestik dan retribusi penyedotan lumpur, menyusun peraturan perundangan daerah penyelenggaraan pengelolaan air limbah domestik, meningkatkan pendanaan pengelolaan, sosialisasi, kerja sama pemerintah pusat dan daerah.
PEMANFAATAN MATERIAL KOMPOSIT FLY ASH  SEBAGAI BAHAN SUBSTITUSI PADA PEMBUATAN BETON DITINJAU DARI UJI TEKAN DAN UJI POROSITAS Apriyanti, Eny; Chasanah, Ummi; Subekti, Sri
JUTSU : Jurnal Teknik Sipil Unpand Vol. 1 No. 2 (2024): JUTSU : Jurnal Teknik Sipil Unpand
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/tbzmdd16

Abstract

Fly ash batubara adalah  bahan komposit yang merupakan limbah padat hasil dari pembakaran pembangkit tenaga listrik, yang mempunyai sifat pozzolan dan berpotensi dalam membentuk material baru mempunyai sifat tahan pada suhu tinggi dan mempunyai kekuatan mekanis yang baik. Pemanfaatan fly ash sebagai komposit pada campuran beton sangat bermanfaat ditinjau dari segi aspek lingkungan yang dapat mengurangi polusi udara dan mengurangi pencemaran lingkungan karena fly ash merupakan bahan padat yang tidak mudah larut dan tidak mudah menguap sehingga lebih sulit dalam penangannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi fly ash sebagai bahan campuran pada pembuatan beton, pengujian kuat beton dilakukan pada umur 14 dan 28 hari dengan menggunakan campuran fly ash 5%, 10%, 15% tujuan penambahan fly ash pada pembuatan beton untuk meningkatkan nilai kuat tekan. Dalam penelitian diperoleh kuat tekan pada komposisi campuran fly ash 5% dengan kuat tekan 25, 44 MPa dan porositas 2,34% untuk beton normal mempunyai kuat tekan 26,63 MPa. Campuran fly ash 10% didapat 21, 36 dan porositas 2,07%; campuran fly ash 15% didapat 6,048 MPa dan porositas 6,09%. Dengan hasil tersebut maka fly ash dapat digunakan sebagai bahan campuran pada pembuatan beton dengan komposisi tidak lebih dari 5%.
ANALISIS PERMASALAHAN YANG MEMPENGARUHI PELAKSANAAN PROYEK GEDUNG BPKB POLRES PATI Anggraini, Yuni; Soehartono; Baswendro
JUTSU : Jurnal Teknik Sipil Unpand Vol. 1 No. 2 (2024): JUTSU : Jurnal Teknik Sipil Unpand
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/h72em650

Abstract

Manajemen Proyek adalah merencanakan, mengorganisir, memimpin, dan mengendalikan sumber daya perusahaan untuk mencapai sasaran jangka pendek yang telah ditentukan. Manajemen Proyek juga bisa di artikan sebagai kegiatan untuk meraih sasaran yang telah didefinisikan dan ditentukan dengan jelas seefisien dan seefektif mungkin (Soeharto, 2010). Manajemen proyek konstruksi mempunyai karekteristik, unik, melibatkan banyak sumber daya, dan membutuhkan organisasi. Pengolahan data hasil penelitian ini diambil secara keseluruhan dari semua data yang masuk, sebanyak 40 responden. Tetapi sebelum diambil analisis data secara keseluruhan, dilihat dari kelengkapan data berdasarkan item pekerjaan yang memepengaruhi metode pelaksanaan pembangunan suatu pelaksanaan proyek gedung BPKB, yaitu faktor perencanaan, faktor bahan, faktor tenaga kerja, faktor peralatan, faktor keuangan, faktor hubungan dengan pmerintah, faktor kontrak, faktor konsultan pengawas, faktor kontraktor, faktor lingkungan, Sehingga hasil dari kuisioner ini terbagi menjadi 3 kategori permasalahan yang mempengaruhi pelaksanaan proyek pembangunan grdung BPKP Pati adalah kategori tinggi, kategori sedang, dan kategori rendah.
PERENCANAAN STRUKTUR ATAS 4 LANTAI PEMBANGUNAN KAMPUS STIBI TAHAP II PATI – JAWA TENGAH Willi H, Satia; Kholifian, Eri; Chasanah, Ummi; Soehartono
JUTSU : Jurnal Teknik Sipil Unpand Vol. 1 No. 1 (2024): JUTSU : Jurnal Teknik Sipil Unpand
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/mh1ghd68

Abstract

Sekolah Tinggi merupakan tempat pendidikan tinggi setelah masa sekolah menengah atas telah diselesaikan. STIBI (Sekolah Tinggi Ilmu Budaya Islam) adalah sebuah Perguruan Tinggi Swasta yang berada di Kabupaten Pati. Perencanaan pelat lantai dengan tebal plat 12 cm. Perencanaan portal dengan dimensi kolom K1 (50 x 50 cm) dan K2 (40 x 40 cm) dengan masing-masing tulangan 12 D 19 dan Æ 10 – 100 mm serta balok dengan dimensi BS (30 x 40 cm), B1 (30 x 50 cm), B2 (25 x 40 cm) dan B3 (20 x 35 cm) mengacu pada Persyaratan Beton Struktural untuk Bangunan Gedung SNI 2847:2019, Tata Cara Perencanaan Strukur Baja Untuk Bangunan Gedung SNI 1729-2019. Peraturan Perencanaan Pembebanan untuk Rumah dan Gedung 1987. Perencanaan Struktur STIBI (Sekolah Tinggi Ilmu Budaya Islam) ini meliputi perencanaan struktur atas dan struktur bawah. Dalam perencanaan struktur dimodelkan melalui SAP 2000v14. Struktur atas yang dimaksud meliputi perencanaan atap, pelat, balok, kolom sedangkan untuk struktur bawah meliputi perencanaan pondasi tiang pancang. Pembebanan yang di input seperti beban mati, beban hidup, beban angin dan beban gempa.
PROSES ERECTION PEMASANGAN CANGKANG DAN BILAH SAYAP KANTOR PRESIDEN DI IKN PENAJAM PASER UTARA – KALIMANTAN TIMUR Chasanah, Ummi; Soehartono; Saleh, Rahmat
JUTSU : Jurnal Teknik Sipil Unpand Vol. 2 No. 1 (2025): JUTSU : Jurnal Teknik Sipil Unpand
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/02ph8e14

Abstract

Pembangunan proyek Ibu Kota Negara (IKN) adalah hal dalam rangka memindahkan ibu kota dari DKI Jakarta ke Kabupaten Kutai Kertanegara dan Kabupaten Penajam Paser Utara. Rencana pemindahan ibu kota di Kalimantan Timur dengan gedung-gedung pemerintahan, yang merupakan lompatan transformasi bangsa menuju Indonesia Maju. Pembangunan IKN Nusantara mengusung konsep Future Smart Forest City of Indonesia dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan sekitar dan representasi bangsa yang unggul dengan mewujudkan smart city (kota pintar) kota modern berkelanjutan yang memiliki standar internasional. Pekerjaan cangkang dan bilah – bilah sayap burung garuda. Pekerjaan tersebut dengan menggunakan kerangka baja, cangkang tembaga, kuningan, galvalum serta kaca. Tembaga dan kuningan, bahan tersebut nantinya akan mengalami proses oksidasi sehingga secara perlahan namun pasti akan berubah warna menjadi hijau tosca matang. Bahan tersebut telah terbukti pada peninggalan masa lalu yang merupakan bahan konstruksi bangunan, terbuat dari baja yang tahan cuaca dan sampai akhirnya berhenti dengan warna kemerahan mirip warna tembaga, Sedangkan bilah sayap pada garuda menggunakan bahan brush dan besi baja yang sangat tahan dengan kondisi alam dan bentuk asli bilah garuda ini tidak di cat sama sekali. Bilah sayap garuda dibuat model kotak – kotak, hal ini memudahkan untuk memasang dan menyusun cangkang dan bilah sayap. Burung garuda dipilih dengan desain tepat, karena berkaitan erat dengan Bangsa Indonesia dengan berbagai perbedaan, silang pandang, keragaman adat istiadat, budaya, dan perilaku serta perbedaan kepercayaan maupun agama. Garuda adalah simbol persatuan dan juga Lambang Negara Bhineka Tunggal Ika, secara simbolik dan mengandung bahasa keindahan, keramahtamahan, keteduhan, kemandirian, keindahan dan kewibawaan sebagai bangsa.
PREDICTION OF ROAD SECTION LENGTH WITH LIGHT DAMAGE AND ANALYSIS OF INFLUENCING FACTORS: A CASE STUDY IN JAWA TENGAH USING LINEAR REGRESSION Sulistyowati; Puji Lestari, Dyah Aryati; Mahardika, Vera
JUTSU : Jurnal Teknik Sipil Unpand Vol. 2 No. 1 (2025): JUTSU : Jurnal Teknik Sipil Unpand
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/3bc2fz67

Abstract

Road maintenance planning can be optimized by identifying the road’s performance in the next period. Bina Marga Jawa Tengah, who is responsible for roads and bridges performance in the province of Jawa Tengah releases data containing every road section’s condition status along with the length of each section, Annual Average Daily Traffic volume with the volume of each type of vehicle that passed on every road section. The data also contains every section type of pavement along with the length of each type of pavement on every road section. Using this secondary data, this research aimed to predict the length of 83 road sections that fell into the category of Light Damage from 2019 to 2024, the predictions are for 2025 and 2026. The projections are 53.04 KM and 47.88 KM for 2025 and 2026, respectively. The investigation of the most influencing factor in the ‘Light Damage’ road category could not perform very well as we lack the schedule and type of maintenance data. The lack of such data yielded a very low R2 (mostly less than 0.3) as the lack of such data made the existing data irrelevant.
PENGELOLAAN PERSAMPAHAN KABUPATEN KARANGANYAR SEBAGAI PEMENUHAN STRATEGI SANITASI KOTA Subekti, Sri; Apriyanti, Eny; Edy Sudrajat, Agus Sarwo; Artiningsih, Ni Komang Ayu
JUTSU : Jurnal Teknik Sipil Unpand Vol. 2 No. 1 (2025): JUTSU : Jurnal Teknik Sipil Unpand
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/4mpcdk29

Abstract

Sampah merupakan buangan hasil proses aktivitas berbentuk padat bersumber dari rumah tangga, pasar, rumah sakit, tempat rekreasi, jalan, pertanian, industri.  Kabupaten Karanganyar luas wilayahnya 76.778,64 Ha terdiri 17 kecamatan, meliputi 177 Desa/Kelurahan (162 Desa dan 15 Kelurahan). Metode yang dilakukan  melakukan survei lapangan untuk mengetahui data persampahan, mengumpulkan referensi tentang persampahan. Kegiatan perencanaan persampahan berjalan dengan maksimal apabila perencanaan persampahan berjalan dengan baik, sehingga tidak akan ada air lindi yang merembes masuk ke dalam tanah. Kesimpulan perlunya pengelolaan sampah yang baik dan berkelanjutan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan melibatkan masyarakat dalam pengelolaan sampah berkelanjutan dapat mengurangi dampak negatif pada lingkungan serta peningkatan kesehatan pada masyarakat. Hubungan kerjasama antar Organisasi Perangkat Daerah dalam pengelolaan persampahan, pelatihan meningkatkan Sumber Daya Manusia, meningkatkan pengawasan dan pengendalian kegiatan pengelolaan sampah domestik menjadi tanggung jawab OPD, meningkatkan sosialisasi pengelolaan sampah domestik kepada masyarakat, menyusun Standar Operasi Prosedur pengelolaan sampah domestik serta menyosialisasikannya.  
PEKERJAAN KOLOM, PLAT PADA PROYEK EKSPANSI DP MALL DI SEMARANG – JAWA TENGAH Soehartono; Chasanah, Ummi; Adi Kurniawan, Eka
JUTSU : Jurnal Teknik Sipil Unpand Vol. 2 No. 1 (2025): JUTSU : Jurnal Teknik Sipil Unpand
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/c50sw811

Abstract

Kota Semarang Provinsi Jawa Tengah berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik Kota Semarang 2022, tercatat memiliki penduduk sebanyak 1.653.524 jiwa yang terbagi menjadi 16 kecamatan dan 177 kelurahan. Kota Semarang memiliki luas area keseluruhan sebesar 373,7 km² dan kepadatan penduduk sebanyak 4.425 jiwa/km² dengan rata-rata tingkat pertumbuhan penduduk dalam kurun waktu tahun 2020-2022 sebesar 1,37 %. Seiring dengan meningkatnya pertumbuhan penduduk dalam bidang stabilitas ekonomi yang tinggi, maka memberikan dampak yang besar terhadap tingkat kehudupan masyarakat dan perkembangan perekonomian secara umum di Indonesia, dan khususnya di Kota Semarang. Sehingga terjadi peningkatan pola hidup di lingkungan masyarakat dengan kebutuhan manusia semakin meningkat dan beragam kebutuhan. Keistimewaan tersebut dapat jadi pemikat dan pengunjung hampir seluruh kecamatan dari Kota Semarang, bahkan hingga luar Kota Semarang. Keberadaan pusat perbelanjaan dalam suatu kawasan ini diharapkan akan menumbuhkan kawasan tersebut menjadi kawasan bisnis dan dapat meningkatkan nilai lahan di sekitarnya. Kota Semarang merupakan kota niaga, terdapat banyak pusat perdagangan baik lokal maupun nasional yang memiliki omset perdagangan amat baik, keberadaan pusat bisnis dibeberapa daerah Kota Semarang mempengaruhi aspek sosial dan ekonomi penduduk sekitarnya. Pelaksanaan pengecoran kolom dan plat proyek ekspansi DP Mall Semarang, dengan menggunakan baja tulangan adalah tulangan berulir mutu BJTD-40, sesuai dengan SII 0136-19. Dengan menggunakan peraturan perencanaan gedung yang berpedoman pada standart SNI 1727:2019 dan SNI 1726:2019 serta SNI 2847:2019. Pengecoran yang menggunakan ready mix dengan mutu beton sesuai dengan rencana yang telah ditentukan. Hasil mutu pengecoran dibuktikan dengan hasil benda uji dari laboratorium yang ditentukan.
PENGARUH MUTU TIMBUNAN MAINDAM PROYEK BENDUNGAN BULANGO ULU – KABUPATEN BONE BONGALO Soehartono; Baswendro; Haikal, Fikri
JUTSU : Jurnal Teknik Sipil Unpand Vol. 2 No. 1 (2025): JUTSU : Jurnal Teknik Sipil Unpand
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/fv430w27

Abstract

Pekerjaan timbunan maindam proyek Bendungan Bulango Ulu merupakan salah satu metode yang dilakukan untuk perbaikan tanah untuk konstruksi bendungan. Hal ini digunakan untuk meningkatkan daya dukung tanah dan menghilangkan settlement tanah dasarnya. Ketinggian lapisan timbunan pada proses pemadatan mempunyai peranan yang signifikan. Timbunan tanah untuk pekerjaan Bendungan Bungalo Ulu harus sesuai dengan yang direncanakan, sehingga hasil yang di dapat dari timbunan itu adalah maksimal. Mutu merupakan kualitas bahan yang digunakan dan sesuai dengan spesifikasi teknik yang direncanakan. Sehingga mutu dari tanah timbunan digunakan untuk mutu timbunan tanah yang sesuai dengan rencana tanah timbunan yang di gunakan di proyek Bendungan Bulango Ulu. Mutu timbunan tanah yang digunakan harus diujikan di laboratorium, seperti uji proctor, uji California Bearing Ratio (CBR), uji Atterberg, uji Dynamic Cone Penetrometer (DCP), uji Trial Compaction, dan uji Sandcone.
PEKERJAAN RIGID PAVEMENT JALAN TOL RUAS SOLO - YOGYAKARTA – NYIA KULON PROGO SEKSI 1 KLATEN – PURWOMARTANI Chasanah, Ummi; Soehartono; AHS, Awaludin
JUTSU : Jurnal Teknik Sipil Unpand Vol. 2 No. 1 (2025): JUTSU : Jurnal Teknik Sipil Unpand
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/e5hss671

Abstract

Pembangunan sarana transportasi seperti jalan tol merupakan salah satu akses untuk mempercepat dan mempermudah arus lalu lintas. Keterbatasan pembangunan infrastruktur Jalan tol berdasarkan UU No.38 Tahun 2004 tentang Jalan menyebutkan bahwa yang dimaksud dengan “ Jalan Tol adalah jalan umum yang merupakan bagian sistem jaringan jalan dan sebagai rasional yang penggunanya diwajibkan membayar Tol. Pembangunan jalan tol penyelenggara harus memperhatikan UU No.18 Tahun 1999 tentang Jasa Konstruksi, UU No.38 Tahun 2004 tentang Jalan, PP No.29 Tahun 2000 tentang Penyelenggaraan Jasa Konstruksi, PP No.34 Tahun 2006 tentang Jalan, dan Kepres No.80 Tahun 2003 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah, dan peraturan teknis lainnya yang terkait langsung dalam penyelenggaraan pembangunan jalan tol. Proyek Pembangunan Jalan tol Solo – Yogyakarta – NYIA Kulon Progo merupakan Proyek Stategis Nasional (PSN) yang memiliki panjang 96,57 KM dan terbagi menjadi 3 seksi pekerjaan, yaitu Seksi 1 Banyudono – Klaten, Seksi 2 Klaten – Purwomantani, Seksi 3 Purwomantani – Kulon Progo.Proyek ini bertujuan meningkatkan aksebilitas ke NYIA Kulon Progo.Jalan tol ini direncanakan akan beroperasi pada Desember 2024. Rigid pavement atau perkerasan kaku merupakan jenis perkerasan jalan yang menggunakan beton sebagai bahan utama perkerasan merupakan salah satu jenis perkerasan jalan dan perkerasan lentur (asphalt). Keunggulan dari perkerasan kaku sendiri dibanding perkerasan lentur (asphalt) adalah bagaimana distribusi beban disalurkan ke subgrade. Struktur dan komponen dalam pekerjaan rigid pavement yang harus diperhatikan terbagi dalam 3 bagian, adalah : Slab beton, Subbase dan base, dan Subgrade.

Page 2 of 3 | Total Record : 29