cover
Contact Name
Muriani Nur Hayati
Contact Email
widira.alkhansa@gmail.com
Phone
+6282327074605
Journal Mail Official
jpmp.upstegal@gmail.com
Editorial Address
FKIP Universitas Pancasakti Tegal Jl. Halmahera KM 1, Kota Tegal Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
JPMP (Jurnal Pendidikan MIPA Pancasakti)
ISSN : 25977024     EISSN : 25979582     DOI : https://doi.org/10.24905/jpmp.v6i2.24
Core Subject : Education, Social,
This journal contains a variety of scientific articles related to research in the field of mathematics and Science Education. The range of topics in the specific journals may include the Application of mathematic and Science Lessons, the Development of Mathematic and Science Education Research, the Making of Mathematics and Science Education Materials, the Technology and the Learning Media of Science and Mathematics, the Evaluation of the Mathematic and Science Program and Learning.
Articles 23 Documents
Penggunaan Game Edukasi Wordwall dengan Model SOLE (Self Organised Learning Environment) dalam Meningkatkan Hasil dan Minat Belajar Siswa SMP Anggi Maulidia; Yuni Arfiani; Bayu Widiyanto
JPMP (Jurnal Pendidikan MIPA Pancasakti) Vol 6 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jpmp.v6i2.34

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu (1) Mengetahui tingkat efektivitas penggunaan game edukasi wordwall terhadap hasil belajar (2) Mengetahui perbedaan minat belajar antara siswa yang menggunakan model SOLE dan game edukasi wordwall dengan kelas yang menggunakan model SOLE dan LKPD pada materi sistem ekskresi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuasi eksperimen Non equivalent Control Group Design. Kelas ekperimen diberikan perlakuan menggunakan model SOLE dan game edukasi wordwall, sedangkan kelas kontrol menggunakan model SOLE dan LKPD. Masing-masing diberikan pretest dan posttest. Hasil pengolahan data menunjukkan perhitungan nilai rata-rata N-Gain Score dari kelas eksperimen sebesar 63,56 sedangkan kelas kontrol 26,42. Kesimpulan hasil penelitian yaitu penggunaan game edukasi wordwall dengan model SOLE “Cukup Efektif” dalam meningkatkan hasil belajar dan terdapat perbedaan minat belajar yang signifikan antara kelompok yang menggunakan game edukasi wordwall dengan kelompok yang tidak menggunakan game edukasi wordwall dengan nilai sig 0,38. Hasil dan minat belajar siswa yang menggunakan game edukasi dalam pembelajaran lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok yang tidak menggunakan game pembelajaran.
Pembuatan Game Mokshapa Tamu Menggunakan Adobe Animate Pada Materi Tata Surya SMP Fariq Fariq; Bayu Widiyanto
JPMP (Jurnal Pendidikan MIPA Pancasakti) Vol 7 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jpmp.v7i2.35

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk, (1) Mengetahui kevalidan media pembelajaran game mokshapa tamu materi Tata Surya SMP. (2) Mengetahui respon siswa terhadap media yang sedang dikembangkan pada materi tata surya. Jenis pada penelitian ini Research and Develompment (R&D) dengan desain penelitian Borg and Gall. Hasil penelitian menunjukan (1) hasil dari penilaian ahli media mendapatkan kategori Sangat Valid dengan kelayakan sebesar 89,16 %, hasil penilaian dari ahli materi mendapatkan kategori Sangat Valid dengan kelayakan 96,31 %, hasil validasi soal mendapatkan kategori Sangat Valid dengan kelayakan sebesar 98,03 %. (2) hasil respon siswa dari pengujian awal memperoleh rata-rata nilai sebesar 81,56 % dengan kategori Positif. Respon siswa dari pengujian utama memperoleh rata-rata nilai sebesar 79,58 % dengan kategori Positif. Penilaian keseluruhan kelayakan sebesar 80,92 % dengan kategori Sangat Valid.
Model Pbl Berbantuan Modul Socio-Scientific Issues Dalam Meningkatkan Literasi Sains Siswa SMP Dwi Anisa Putri; Muriani Nur Hayati; Yuni Arfiani
JPMP (Jurnal Pendidikan MIPA Pancasakti) Vol 6 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jpmp.v6i2.36

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model problem based learning berbantuan modul socio-scientific issues terhadap peningkatan literasi sains siswa dan perbedaan peningkatan literasi sains siswa antara menggunakan model problem based learning berbantuan modul socio-scientific issues dengan model problem based learning tanpa berbantuan modul socio-scientific issues. Jenis penelitian ini yaitu eksperimen quasi, dengan design pretest-postest control group. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII di SMP Pondok Al-qur’an Zaenudin tahun ajaran 2020/2021. Sampel penelitian ini adalah peserta didik Kelas VII B sebagai kelas eksperimen dan kelas VII A sebagai kelas kontrol. Analisis data menggunakan uji N-Gain dan ujit t. Hasil uji N-Gain menunjukkan penggunaan model problem based learning berbantuan modul socio-scientific issues cukup efektif dalam meningkatkan literasi sains siswa pada materi pemanasan global dengan nilai persentase rata-rata sebesar 58,79%. Dan terdapat perbedaan peningkatan literasi sains siswa yaitu nilai uji t sebesar 0,011 atau lebih kecil dari 0,05.
Problematika Penerapan Kurikulum Merdeka dalam Mata Pelajaran IPA di Sekolah Penggerak Kota Tegal Farah Ghina Shafa Athaya; Purwo Susongko; Muriani Nur Hayati
JPMP (Jurnal Pendidikan MIPA Pancasakti) Vol 7 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jpmp.v7i1.37

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui: (1) problematika perencanaan proses pembelajaran kurikulum merdeka di Sekolah Penggerak Kota Tegal pada mata pelajaran IPA, (2) problematika implementasi projek penguatan profil pelajar Pancasila di Sekolah Penggerak Kota Tegal pada mata pelajaran IPA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Dilaksanakan di SMP Negeri 1 Tegal dan SMP THHK Tegal. Penelitian ini mengambil 4 responden yang terdiri dari waka kurikulum dan guru pendidikan IPA. Dalam pengambilan data digunakan teknik wawancara, observasi di lapangan serta dokumentasi. Hasil penelitian meliputi: (1) Guru menghadapi tantangan perubahan Kurikulum 2013 ke Kurikulum Merdeka: mengubah mindset, adaptasi perangkat ajar, waktu terbatas, belajar TIK, dan membuat assessment diagnostik. Diperlukan peningkatan keterampilan dan fleksibilitas untuk pembelajaran efektif bagi siswa. (2) Siswa malas mengerjakan soal-soal IPA, guru kesulitan berkomunikasi di media sosial, tetapi berusaha menyesuaikan pembelajaran dengan karakteristik siswa dan menciptakan lingkungan inklusif untuk hasil belajar IPA yang lebih baik.
Implementasi Model Pembelajaran Group Investigation Berbasis Lesson Study Terhadap Hasil Belajar dan Motivasi Peserta Didik Suci Wahyuningsih; M. Aji Fatkurrohman; Muriani Nur Hayati
JPMP (Jurnal Pendidikan MIPA Pancasakti) Vol 6 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jpmp.v6i2.38

Abstract

Tujuan riset ini untuk mengetahui: (1) perbedaan hasil belajar dengan model pembelajaran group investigation berbasis lesson study dengan pembelajaran ekspositori dan (2) motivasi belajar peserta didik dengan model pembelajaran group investigation berbasis lesson study. Jenis dari penelitian adalah penelitian quasi eksperimen dengan design pretest-posttest control group. Sampel diambil dengan purposive sampling Menggunakan instrumen berupa soal dan angket motivasi peserta didik. Analisis data yang dilakukan yaitu uji independent t-test dan uji N-Gain. Penelitian ini menujukan hasil bahwa: (1) terdapat perbedaan hasil belajar dibuktikan dengan perolehan nilai uji-t sebesar 0,000 dan tingkat efektivitas model pembelajaran group investigation berbasis lesson study cukup efektif dengan perolehan N-Gain sebesar 64,55 dan (2) motivasi belajar peserta didik pada kelas eksperimen ditunjukkan nilai rata-rata 82,75 termasuk dalam kategori sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat diketahui jika model pembelajaran investigation berbasis lesson study berpengaruh terhadap hasil belajar dan motivasi belajar peserta didik.
Peningkatan Kompetensi Guru Melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar dengan Model Student Centred LearningMelalui Model Pendampingan Berkelanjutan CoCokan ROSA HERAWATI
JPMP (Jurnal Pendidikan MIPA Pancasakti) Vol 7 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jpmp.v7i1.39

Abstract

Kegiatan belajar mengajar yang berpusat pada peserta didik atau Student Centered Learning belum dilaksanakan secara optimal. Peneliti menggunakan model Pendampingan Berkelanjutan CoCoKan. Model Pendampingan Berkelanjutan CoCoKan adalah model pendampingan berkelanjutan dengan tahapan memberikan Co (contoh) modul ajar dengan model Student Centered Learning kepada guru, dilanjutkan guru Co (mencoba) menyusun modul ajar secara mandiri, dan kemudian Kan (laksanakan) guru melaksanakan kegiatan belajar mengajar sesuai modul ajar yang sudah disusun. Masalah yang diteliti dalam penelitian tindakan sekolah ini adalah 1) peningkatan kompetensi guru SMA Negeri 1 Tegal Semester Ganjil Tahun Ajaran 2022/2023 dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan model Student Centered Learning (SCL) melalui model Pendampingan Berkelanjutan CoCoKan, 2) peningkatan keaktifan guru SMA Negeri 1 Tegal Semester Ganjil Tahun Ajaran 2022/2023 pada saat mengikuti kegiatan peningkatan kompetensi mengajar dengan model Student Centered Learning (SCL) melalui model Pendampingan Berkelanjutan CoCoKan. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Jumlah guru sasaran yang diteliti adalah 17 orang. Berdasarkan data hasil penelitian dapat diketahui bahwa model Pendampingan Berkelanjutan CoCoKan dapat meningkatkan kompetensi guru SMA Negeri 1 Tegal Semester Ganjil Tahun Ajaran 2022/2023 dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan model Student Centered Learning (SCL) . Rerata pencapaian skor penilaian penyusunan modul ajar dan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar pada siklus I adalah 8,43 dan pada siklus II mencapai 14,36. Sehingga terdapat peningkatan skor sebanyak 5,93 poin. Terdapat peningkatan daya serap guru dalam mengikuti kegiatan pendampingan berkelanjutan sebesar 22,12 poin, yaitu dari 63,68 pada siklus I menjadi 85,8 pada siklus II. Keaktifan guru dalam mengikuti kegiatan pendampingan berkelanjutan pun meningkat. Pada siklus I keaktifan guru mencapai skor 75,64 dengan kategori cukup, pada siklus II skor hasil pengamatan keaktifan guru meningkat menjadi 93,2 dengan kategori amat baik. Guru lebih sangat responsif dalam mengikuti kegiatan pendampingan berkelanjutan CoCoKan. Kehadiran guru tepat waktu, antusias mengikuti kegiatan, semangat dalam berdiskusi dalam kelompok, dan kegiatan belajar mengajar lebih menarik dan menyenangkan.
Motivasi Belajar IPA di Tingkat SMP Selama Masa Pamdemi Covid-19 (Studi Kasus Kelas VIII SMP NEGERI 1 BREBES) Uzzli Fatull Jannah; Mobinta Kusuma; Yuni Arfiani
JPMP (Jurnal Pendidikan MIPA Pancasakti) Vol 7 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jpmp.v7i1.42

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengetahui motivasi belajar IPA siswa selama masa pandemi covid-19, (2) Mengetahui faktor-aktor yang mempengaruhi motivasi belajar IPA siswa selama masa pandemi covid-19. Data yang diambil pada penelitian ini yaitu siswa kelas VIII A,B,C SMP Negeri 1 Brebes yang berjumlah 98 siswa dengan rentan usia antara 13 - 15 tahun. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan lembar angket online dengan google form. Siswa yang masuk dalam penelitian diwajibkan untuk menjawab smeua pertanyaan yang terdapat pada lembar angket online. Penelitian ini mendapatkan hasil rata-rata dari kedelapan indikator tersebut adalah 4,77% siswa yang menyatakan sangat tidak setuju, 18,12% siswa menyatakan tidak setuju, 43% siswa menyatakan setuju dan 37,25% siswa menyatakan sangat setuju. Hal ini menunjukan motivasi siswa pada SMP Negeri 1 masih terjaga dengan baik dengan presentase > 50%. Hasil tersebut tentu karena adanya pengaruh dari faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi belajar sehingga hasilnya tidak mencapai 100%.
Identifikasi Miskonsepsi Konsep Energi melalui Three-Tier Test di Sekolah Menengah Kejuruan Rafli, Mohamad; Hayati, Muriani Nur; Utami, Isrotun Ngesti
JPMP (Jurnal Pendidikan MIPA Pancasakti) Vol. 9 No. 2 (2025): IN PRESS
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meengetahui tingkat miskonsepsi siswa SMK terhadap konsep energi dan perubahannya dengan menggunakan instrumen diagnostik three-tier test yang dipadukan dengan indeks keyakinan (Certainty of Response Index/CRI). Subjek penelitian adalah 34 siswa kelas X SMK PGRI 2 Taman. Setiap soal mengungkap jawaban, alasan, dan tingkat keyakinan siswa. Hasil menunjukkan bahwa 66,67% siswa berada pada kategori miskonsepsi rendah dan 33,33% pada kategori sedang, dengan rata-rata keseluruhan miskonsepsi sebesar 28,6%.
Pengembangan Modul Pembelajaran IPA Berbasis Proyek-STEM Tata Surya Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa SMP Qoni Akh; Hayati, Muriani Nur; Widiyanto, Bayu
JPMP (Jurnal Pendidikan MIPA Pancasakti) Vol. 9 No. 2 (2025): IN PRESS
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jpmp.v9i2.114

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul pembelajaran IPA berbasis proyek-STEM pada materi Tata Surya untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa SMP. Metode penelitian menggunakan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluate), dibatasi hingga tahap Development karena keterbatasan waktu. Modul divalidasi oleh ahli materi dan media melalui angket skala Likert. Hasil validasi menunjukkan modul sangat layak digunakan, dengan skor kelayakan materi 88,12% dan media 88,54%. Modul efektif meningkatkan kemampuan berpikir kreatif, khususnya aspek fluency (kelancaran ide) dan elaboration (perincian ide), meskipun aspek flexibility (keragaman solusi) dan originality (kebaruan konsep) perlu penguatan. Simpulannya, modul ini layak sebagai bahan ajar pendukung pembelajaran IPA berbasis proyek-STEM untuk meningkatkan berpikir kreatif siswa SMP.
Model Pembelajaran STEAM-Inquiry untuk Mengasah Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMP dalam Memahami Materi Bumi dan Satelit Mohamad, Asy'Ari Husein; Bayu Widiyanto; Utami, Isrotun Ngesti
JPMP (Jurnal Pendidikan MIPA Pancasakti) Vol. 9 No. 2 (2025): IN PRESS
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh implementasi pembelajaran berbasis inquiry dengan pendekatan STEAM terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi bumi dan satelitnya. Metode penelitian kuantitatif dengan desain quasi-experimental digunakan. Hasil menunjukkan bahwa pembelajaran inquiry berbasis STEAM secara signifikan meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa di kelas eksperimen (rata-rata posttest 82,81%) dibandingkan kelas kontrol (rata-rata posttest 62,97%), dengan nilai Sig. (2-tailed)/p-value < 0.05. Peningkatan ini mencerminkan bahwa kegiatan pembelajaran yang melibatkan proses pengamatan, perumusan masalah, eksperimen, dan penerapan konsep lintas disiplin ilmu (Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematics) mampu mengasah kemampuan berpikir kritis siswa

Page 2 of 3 | Total Record : 23