cover
Contact Name
Rostinah
Contact Email
rudimpoa@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
akbidharbun8@gmail.com
Editorial Address
Jl. Imam Bonjol Kel. Santi Kec. Mpunda Kota Bima NTB
Location
Kab. bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JKM-Bid: Jurnal Kesehatan Masyarakat kebidanan
ISSN : 24074349     EISSN : 30476127     DOI : -
Core Subject : Health,
Ilmu kesehatan masyarakat : administrasi kebijakan kesehatan, administrasi rumah sakit, kesehatan reproduksi, promosi kesehatan, keselamatan kecelakaan kerja, epidemiologi, surveillance dan gizi. Kebidanan : kesehatan Ibu dan Anak, Kesehatan mental ibu dan anak, pelayanan Kebidanan Komplementer, kepemimpinan dan kebijakan pelayanan kebidanan, fungsi dan advokasi profesi Bidan, gangguan reproduksi, kesehatan reproduksi remaja, kesehatan lanjut usia, kesehatan BBL bayi dan Balita dan kebidanan komunitas.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 29 Documents
HUBUNGAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI 0-6 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PARUGA KOTA BIMA TAHUN 2024 Nurlaela; Sri Astuti; Suryati
JKM-Bid: JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT KEBIDANAN (The Journal of Public Health Midwifery) Vol. 11 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : Akademi Kebidanan Harapan Bunda Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71369/9c16qn45

Abstract

Data World Health Organization (WHO) sampai tahun 2020 hanya sekitar 44% bayi di seluruh dunia yang berusia 0-6 bulan yang mendapatkan ASI eksklusif. Hal tersebut belum sesuai dengan target WHO tahun 2025 yaitu meningkatkan pemberian ASI eksklusif dalam 6 bulan pertama paling sedikit 50%. Puskesmas Paruga menunjukan pada tahun 2022 bahwa jumlah bayi yaitu 331 dan bayi yang diberikan ASI eksklusif yaitu 245. Pada tahun 2023 bahwa jumlah bayi yaitu 678 dan bayi yang diberikan ASI eksklusif yaitu 523. Mengetahui Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemberian Asi Eksklusif Pada Bayi 0-6 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Paruga Kota Bima Tahun 2024. Jenis penelitian ini adalah penelitian Kuantitatif dengan desain yang digunakan adalah pendekatan Cross Sectional. Populasi adalah semua ibu yang mempunyai bayi Asi eksklusif yaitu 523. Sampel sebanyak 52 orang dan menggunakan rumus Arikunto dengan tehnik pengambilan sampel yaitu simple random sampling. Tehnik analisis data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji Chi Square. Berdasarkan Pemberian ASI Eksklusif pada Bayi 0-6 bulan sebagian besar yaitu tidak memberikan sebesar 35 (67.3%) responden. Umur responden sebagian besar yaitu tidak beresiko sebesar 42 (80,8%) responden. Pendidikan responden sebagian besar yaitu pendidikan dasar sebesar 28 (53,8%) responden. Pengetahuan responden sebagian besar yaitu kurang sebesar 30 (57,7%) responden. Pekerjaan responden sebagian besar yaitu tidak bekerja sebesar 28 (53,8%) responden. Pendidikan, Pengetahuan, Pekerjaan berhubungan dengan Pemberian ASI Eksklusif Pada Bayi 0-6 Bulan, hasil analisis statistik diperoleh nilai p (0,000) < (0,05). Umur tidak berhubungan dengan Pemberian Asi Eksklusif Pada Bayi 0-6 Bulan, hasil analisis statistik diperoleh nilai p (0,014) > (0,05).
HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN PRODUKSI ASI PADA IBU MENYUSUI BAYI USIA 0-6 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PARUGA KOTA BIMA TAHUN 2024 Agusmiati; Suryati; Yati Purnama
JKM-Bid: JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT KEBIDANAN (The Journal of Public Health Midwifery) Vol. 11 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : Akademi Kebidanan Harapan Bunda Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71369/tcgjgs61

Abstract

Pada dasarnya nutrisi sangat berperan penting dalam proses pertumbuhan dan perkembangan bayi. Salah satu nutrisi yang alami adalah ASI (air susu ibu) pemberian nutrisi secara alami ini biasanya diberikan dalam beberapa bulan pertama kehidupan bayi dan biasanya sering dikenal dengan nama ASI eksklusif. Puskesmas Paruga menunjukan pada tahun 2023 bahwa jumlah bayi yaitu 678 dan bayi yang diberikan ASI yaitu 523. Tujuan peneliatian untuk Mengetahui Hubungan Pola Makan Dengan Produksi Asi Pada Ibu Menyusui Bayi Usia 0-6 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Paruga Kota Bima Tahun 2024. Jenis penelitian ini adalah penelitian Kuantitatif dengan desain yang digunakan adalah pendekatan Cross Sectional. Populasi pada penelitian ini adalah semua ibu yang mempunyai bayi 0-6 bulan di wilayah kerja Puskesmas Paruga Kota Bima Tahun 2023 yaitu 523 responden. Sampel sebanyak 52 orang dan menggunakan rumus Arikunto dengan tehnik pengambilan sampel yaitu simple random sampling. Tehnik analisis data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji Chi Square. Berdasarkan ibu yang mempunyai bayi 0-6 bulan sebagian besar Produksi ASI Lancar yaitu 38 (73,1%). Berdasarkan ibu yang mempunyai bayi 0-6 bulan sebagian besar Pola Makan Sesuai yaitu 33 (63,5%). Ada hubungan antara Pola Makan Dengan Produksi Asi Pada Ibu Menyusui Bayi Usia 0-6 Bulan dengan nilai ρ (0,000) < (0,05)
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PARUGA KOTA BIMA TAHUN 2023 Aisah; Nurbaety; Rostinah
JKM-Bid: JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT KEBIDANAN (The Journal of Public Health Midwifery) Vol. 11 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : Akademi Kebidanan Harapan Bunda Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71369/rfbe5j92

Abstract

Data Dinas Kesehatan Kota Bima pada tahun 2021 ibu hamil anemia di Kota Bima sebanyak 295 orang (8,29%) turun pada tahun 2023 menjadi 258 orang (7,12%). Sedangkan ibu hamil anemia di Puskesmas Paruga tahun 2021 sebanyak 75 orang (7,36%) dan tahun 2023 menjadi 80 orang ibu hamil anemia (10,20%). Tujuan penelitian ini menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan anemia pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Paruga Kota Bima Tahun 2023. Metode penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional menggunakan data sekunder. Populasi sebanyak 794 orang dengan sampel berjumlah 80 orang ibu hamil dengan analisis data menggunakan uji chi-square dan odd rasio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia berhubungan dengan anemia pada ibu hamil, nilai p-value (0,000) < (0,05), nilai Odd Ratio (OR) 24.267. Artinya ibu dengan umur berisiko berpeluang 24.267 kali untuk mengalami anemia. Paritas berhubungan dengan anemia pada ibu hamil, nilai p-value (0,000) < (0,05), nilai Odd Ratio (OR) 12.515 artimya ibu dengan paritas berisiko berpeluang 12.515 kali untuk mengalami anemia. Status Gizi berhubungan dengan anemia pada ibu hamil, nilai p-value (0,004) < (0,05), nilai Odd Ratio (OR) 4.712 artinya ibu dengan status gizi berisiko berpeluang 4.712 kali untuk mengalami anemia. Dan kunjungan ANC tidak berhubungan dengan anemia pada ibu hamil, nilai p-value (0,718) < (0,05), nilai Odd Ratio (OR) 1.238 berarti ibu dengan kunjungan ANC tidak patuh berpeluang 1.238 kali untuk mengalami anemia. Berdasarkan hasil penelitian di atas diharapkan penelitian ini menjadi bahan pembelajaran dan dapat berguna pada penelitian selanjutnya.
HUBUNGAN KONSELING KB DENGAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN PASANGAN USIA SUBUR DALAM MENGGUNAKAN ALAT KONTRASEPSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PENANA’E KOTA BIMA TAHUN 2024 Fathi Hatul Faidah; Eti Noviatul Hikmah; Mundir Muttaqin
JKM-Bid: JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT KEBIDANAN (The Journal of Public Health Midwifery) Vol. 11 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : Akademi Kebidanan Harapan Bunda Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71369/dfvr0t17

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk merupakan salah satu permasalahan global yang muncul di seluruh dunia, di samping isu tentang global warning, keterpurukan ekonomi, masalah pangan, serta menurunnya tingkat kesehatan penduduk. Puskesmas Penana’e menunjukan pada tahun 2021 bahwa jumlah PUS yaitu 5.714 orang. Pada tahun 2022 bahwa jumlah PUS yaitu 5.315 orang. Sedangkan pada tahun 2023 bahwa jumlah PUS yaitu 5.349 orang. Tujuan Penelitian untuk mengetahui Hubungan Konseling KB Dengan Pengambilan Keputusan Pasangan Usia Subur Dalam Menggunakan Alat Kontrasepsi Di Wilayah Kerja Puskesmas Penana’e Kota Bima Tahun 2024. Jenis penelitian ini adalah penelitian Kuantitatif dengan desain yang digunakan adalah pendekatan Cross Sectional. Populasi pada penelitian ini adalah semua ibu dengan Pengambilan Keputusan Pasangan Usia Subur Dalam Menggunakan Alat Kontrasepsi Di Wilayah Kerja Puskesmas Rasana’e Timur Kota Bima Tahun 2024 yaitu 5.349. Sampel sebanyak 98 orang dan menggunakan rumus Slovin dengan tehnik pengambilan sampel yaitu simple random sampling. Tehnik analisis data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji Chi Square. Hasil Penelitian diperoleh berdasarkan umur responden yang terbanyak adalah tidak beresiko yaitu sebanyak 91 responden (92,9%). Berdasarkan pendidikan responden yang terbanyak adalah tinggi yaitu sebanyak 76 responden (77,6%). Berdasarkan konseling KB sebagian besar konseling yaitu 81 (82,7%). Berdasarkan pengambilan keputusan sebagian besar responden ber-KB sebanyak 81 orang (82,7%). Ada hubungan antara Konseling KB Dengan Pengambilan Keputusan diperoleh nilai ρ (0,000) < (0,05).
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU BALITA TENTANG MANFAAT POSYANDU BAGI BALITA USIA 1-5 TAHUN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RASANA’E TIMUR KOTA BIMA TAHUN 2024 Firdianti; Eti Noviatul Hikmah; Nur Islamyati
JKM-Bid: JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT KEBIDANAN (The Journal of Public Health Midwifery) Vol. 11 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : Akademi Kebidanan Harapan Bunda Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71369/hhm8qx02

Abstract

Status gizi anak balita dapat diukur berdasarkan umur, berat badan, dan tinggi badan. Pemantauan pertumbuhan balita sangat penting dilakukan untuk mengetahui status gizi dan apabila adanya gangguan pertumbuhan (growth faltering) secara dini. Puskesmas Rasana’e Timur menunjukan bahwa balita usia 1-5 tahun Pada tahun 2021 prevalensi balita sebanyak 1010. Pada tahun 2022 prevalensi balita sebanyak 1076. Sedangkan pada tahun 2023 prevalensi balita sebanyak 1024. Tujuan Penelitian untuk menganalisis Gambaran Pengetahuan Ibu Balita Tentang Manfaat Posyandu Bagi Balita Usia 1-5 Tahun Di Wilayah Kerja Puskesmas Rasana’e Timur Kota Bima Tahun 2024. Disain penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah semua Ibu yang memiliki Balita Usia 1-5 Tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Rasana’e Timur Kota Bima Tahun 2023 berjumlah yaitu 1024 orang. Sampel sebanyak 102 orang dan menggunakan rumus Arikunto dengan tehnik pengambilan sampel yaitu simple random sampling. Distribusi responden berdasarkan pendidikan ibu yang terbanyak adalah tinggi yaitu sebanyak 79 responden (77,5%). Berdasarkan Distribusi responden berdasarkan pekerjaan ibu yang terbanyak adalah tidak bekerja yaitu sebanyak 77 responden (75,6%). Berdasarkan Distribusi responden berdasarkan pengetahuan ibu yang terbanyak adalah kurang yaitu sebanyak 62 responden (60,8%). Berdasarkan Distribusi responden berdasarkan umur ibu yang terbanyak adalah tidak beresiko yaitu sebanyak 95 responden (93,1%). Berdasarkan Distribusi responden berdasarkan Jarak Keposyandu yang terbanyak adalah dekat yaitu sebanyak 82 responden (80,4%).
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DENGAN PERAWATAN TALI PUSAT PADA BAYI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MPUNDA KOTA BIMA TAHUN 2024 Fitrianingsih; Nur Islamyati; Mundir Muttaqin
JKM-Bid: JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT KEBIDANAN (The Journal of Public Health Midwifery) Vol. 11 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : Akademi Kebidanan Harapan Bunda Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71369/h3w6j704

Abstract

Perawatan tali pusat adalah tindakan perawatan yang bertujuan merawat tali pusat pada bayi baru lahir agar tetap kering dan mencegah terjadinya infeksi. Puskesmas Mpunda menunjukan pada tahun 2021 jumlah ibu nifas yaitu 730. Tahun 2022 bahwa jumlah ibu nifas yaitu 768. Sedangkan Pada tahun 2023 jumlah ibu nifas yaitu 672. Tujuan Penelitian untuk engetahui Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Perawatan Tali Pusat Pada Bayi Di Wilayah Kerja Puskesmas Mpunda Kota Bima Tahun 2024. Jenis penelitian ini adalah penelitian Kuantitatif dengan desain yang digunakan adalah pendekatan Cross Sectional. Populasi pada penelitian ini adalah semua ibu yang mempunyai Bayi dengan Perawatan Tali Pusat Di Wilayah Kerja Puskesmas Mpunda Kota Bima Tahun 2023 yaitu 672 responden. Sampel sebanyak 67 orang dan menggunakan rumus Arikunto dengan tehnik pengambilan sampel yaitu simple random sampling. Tehnik analisis data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji Chi Square. Berdasarkan pengetahuan responden sebagian besar yaitu kurang sebesar 42 (61,2%) responden. Berdasarkan Perawatan Tali Pusat Pada Bayi sebagian besar yaitu kurang sebesar 38 (56,7%) responden. Pengetahuan berhubungan dengan Perawatan Tali Pusat Pada Bayi, hasil analisis statistik diperoleh nilai p (0,000) < (0,05).
PREVALENSI FAKTOR PENYEBAB STUNTING PADA BALITA USIA 1-5 TAHUN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MPUNDA TAHUN 2024 Putri Maharani; Rostinah; Jumriani
JKM-Bid: JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT KEBIDANAN (The Journal of Public Health Midwifery) Vol. 11 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : Akademi Kebidanan Harapan Bunda Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71369/16n73969

Abstract

Stunting menjadi masalah gizi yang utama yang sedang dihadapi pada balita yang bisa menyebabkan perkembangan anak terganggu, dengan timbulnya dampak negatif akibat stunting seperti penurunan intelektual, rentan terhadap penyakit tidak menular, penurunan produktivitas hingga dapat menyebabkan kemiskinan dan dapat memunculkan risiko dengan melahirkan bayi dengan berat badan rendah. Tujuannya untuk mengetahui tentang prevalensi faktor penyebab stunting pada balita usia 1-5 tahun di wilayah kerja puskesmas mpunda tahun 2024. Desain Penelitian yang digunakan adalah analitik kuantititaf dengan metode yang digunakan survey kepada responden untuk mengetahuifaktor penyebab stunting pada balita usia 1-5 tahun. populasi dalam penelitian ini sebanyak 71 orang, tehnik sampling yang digunakan adalah simple random sampling. Sebagian besar ibu berdasarkan pola asuh pemberian makan di kategorikan baik sebanyak 39 reesponden (54%), sebagian besar ibu berdasarkan pendidikan  kelompok SMA sebanyak 33 responden (46%), sebagian besar ibu memiliki tingkat ekonomi yang rendah sebanyak 48 responden (68%).
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG GIZI PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS JATIBARU KOTA BIMA TAHUN 2024 Siska Kuratun; Yati Purnama; Maya Febriyanti
JKM-Bid: JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT KEBIDANAN (The Journal of Public Health Midwifery) Vol. 11 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : Akademi Kebidanan Harapan Bunda Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71369/r5rk0k59

Abstract

Status Gizi Kurang Pada Balita tahun 2021 di Indonesia yaitu 7,1%. Sedangkan pada tahun 2022 Status Gizi Kurang Pada Balita meningkat yaitu 7,7%. Data di Puskesmas Jatibaru menunjukan pada tahun 2021 bahwa jumlah Status Gizi Kurang Pada Balita yaitu 146 (7,04%). Tahun 2022 bahwa jumlah Status Gizi Kurang Pada Balita meningkat yaitu 199 (9,68%). Sedangkan Pada tahun 2023 jumlah Status Gizi Kurang Pada Balita meningkat yaitu 300 (14,85%). Tujuan penelitian untuk mengetahui Hambaran Pengetahuan Ibu Tentang Gizi Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Jatibaru Kota Bima Tahun 2024. Jenis penelitian ini adalah penelitian Kualitatif dengan desain yang digunakan adalah pendekatan Cross Sectional. Populasi adalah semua ibu yang mempunyai Balita dengan Status Gizi Kurang yaitu 300. Sampel sebanyak 45 orang dengan teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling. Tehnik analisis data meliputi analisis univariat. Hasil penilitian diperoleh bahwa Status Gizi Kurang Pada Balita sebagian besar yaitu kurang. Berdasarkan pengetahuan responden sebagian besar yaitu kurang. Berdasarkan umur responden sebagian besar yaitu tidak beresiko. Berdasarkan pendidikan responden sebagian besar yaitu tinggi
HUBUNGAN PEKERJAAN DENGAN KECEMASAN IBU HAMIL DI PUSKESMAS MPUNDA KOTA BIMA Bayti Jannah; Cesa Septiana Pratiwi; Mamnuah
JKM-Bid: JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT KEBIDANAN (The Journal of Public Health Midwifery) Vol. 11 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : Akademi Kebidanan Harapan Bunda Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71369/h5ym6p79

Abstract

Prevalensi kecemasan kehamilan bervariasi pada trimester kehamilan dengan tingkat yang tinggi pada trimester pertama dan ketiga. Tingkat kecemasan yang tinggi yaitu pada negara dengan penghasilan rendah dan sedang sebesar 20% atau lebih. Kecemasan antenatal berdampak negatif pada ibu maupun bayi. Dampak negatif kecemasan pada ibu yaitu perubahan perilaku ibu hamil seperti pola makan, gaya hidup atau aktifitas fisik, yang mengakibatkan penyulit persalinan. Dampaknya pada bayi baru lahir meliputi masalah seperti berat badan lahir rendah (BBLR), asfiksia, kelahiran prematur, dan perkembangan janin terhambat, yang dapat menyebabkan kematian bayi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan pekerjaan dengan kecemasan ibu hamil di Puskesmas Mpunda Kota Bima. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi sebanyak 61 orang dengan sampel sebanyak 53 ibu hamil yang telah mengikuti perawatan antenatal di Puskesmas Mpunda. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu consecutive sampling. Kuesioner yang digunakan untuk mengukur kecemasan yaitu Perinatal Anxiety Screening Scale (PASS). Berdasarkan uji statistik menggunakan chi-square tingkat kecemasan wanita yang tidak bekerja dengan nilai-p value sebesar 0,018 (p <0,05). Diharapkan kepada tenaga kesehatan untuk memberikan informasi yang holistik kepada ibu hamil supaya meminimalisir kecemasan yang terjadi.
ANALISIS FAKTOR RESIKO IBU MENYUSUI DENGAN PEMBERIANASI EKSKLUSIF PADA BAYI KURANG DARI 6 BULAN DI WILAYAHKERJA PUSKESMAS PARUGA KOTA BIMA TAHUN 2024 Kiki Lestari; Sri Rahmawati; Rostinah
JKM-Bid: JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT KEBIDANAN (The Journal of Public Health Midwifery) Vol. 11 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : Akademi Kebidanan Harapan Bunda Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71369/wyd89s36

Abstract

Dinas Kesehatan Kota Bima menunjukan pada tahun 2020 bahwa jumlah bayi yaitu 1,304 (82%) dan bayi yang diberikan ASI eksklusif yaitu 1,022 (86%). Pada tahun 2021 jumlah bayi yaitu 1,290 (80%) dan bayi yang diberikan ASI eksklusif yaitu 991 (83%). Pada tahun 2022 jumlah bayi yaitu 1,321 (83%) dan bayi yang diberikan ASI eksklusif yaitu 1,018 (85%). Pada tahun 2023 jumlah bayi yang diberikan ASI eksklusif yaitu 977 (81%). Data di Puskesmas Paruga menunjukan pada tahun 2023 bahwa jumlah bayi  yaitu 331 (79%) dan bayi yang diberikan ASI eksklusif yaitu 245 (74%). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Analisis Faktor Resiko Ibu Menyusui Dengan Pemberian Asi Eksklusif Pada Bayi Kurang Dari 6 Bulan  Di Wilayah Kerja Puskesmas Paruga Kota Bima Tahun 2024. Jenis  penelitian ini adalah penelitian Deskripstif dengan desain yang digunakan adalah pendekatan Cross Sectional. Populasi adalah semua ibu yang menyusui sebanyak 60 responden. Berdasarkan hasil analisis hubungan variable bebas dan terikat yang terdiri dari variable bebas yaitu usia (0,064 > 0,05), pendidikan ( 0,00 < 0,05), pekerjaan (0,00 < 0,05) dan pengetahuan (0,00 < 0,05). Kesimpulan yang diambil dari penelitian ini adalah bahwa usia pada ibu menyusui tidak berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif sedangkan Pendidikan, pekerjaan dan pengetahuan berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Paruga Kota Bima

Page 2 of 3 | Total Record : 29