cover
Contact Name
Muhammad Shohibul Aqli
Contact Email
leaderiauinkhas@gmail.com
Phone
+6287823745340
Journal Mail Official
leaderiauinkhas@gmail.com
Editorial Address
Jalan Mataram No.1, Karang Miuwo, Mangli, Kec. Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur 68136, Kab. Jember, Provinsi Jawa Timur, 68133, Kab. Jember, Provinsi Jawa Timur
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
LEADERIA : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
ISSN : 27230651     EISSN : 27230732     DOI : https://doi.org/10.35719/leaderia
Core Subject : Education,
Leaderia: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, providing researchers and professionals from education with the opportunity to discuss the most demanding issues regarding the development and innovation to increase the quality of Islamic educational management. Similarly, addresses the increasingly complex role of the educational manager, offering many perspectives on common problems and providing a forum for the sharing of ideas, information, and expertise. The journal explores research in the following areas: Innovation in Islamic Educational Management across the spectrum The development of management in Islamic Educational Institution Creation of an environment in which the management of resources provides the most efficient outputs Sharing of new initiatives in managing Islamic Educational Institution, with global application The development of educational leadership for managing Islamic Educational Institution, with global application. Innovation in educational administration, such as involving technology in educational administration.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 78 Documents
Perencanaan Sistem Presensi Guru Berbasis Aplikasi Android di SMPN 6 Jember Joni Iskandar
LEADERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2021): LEADERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/leaderia.v2i1.30

Abstract

ABSTRAK Attendance is an important factor in the aspect of attendance in an agency. The presence of teachers greatly influences the teaching and learning process in schools every day. Attendance is one way to record teacher attendance. Based on the results of observations and interviews at school, the attendance process is still done manually signing on paper. The attendance reporting process is still being carried out by means of a recap in the form of reports. Hence, a presence application is needed to facilitate the attendance process and the reporting process without recapitulating data because the data has been stored in a google spreadsheet. This is very useful for minimizing the occurrence of cheating in doing attendance at school, easily monitoring attendance and recapping teacher attendance data. Kata Kunci: attendance, teacher presence, android application ABSTRAK Absensi merupakan faktor penting dalam aspek kehadiran dalam suatu instansi. Kahadiran guru sangat berpengaruh terhadap proses belajar mengajar di sekolah setiap harinya. Presensi merupakan salah satu untuk mencatat kehadiran guru. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara di sekolah proses presensi masih di lakukan secara manual tanda tangan di atas kertas. Proses pelaporan presensi juga masih dilakukan dengan cara rekap delam bentuk laporan. Makan diperlukan aplikasi presensi untuk memudahkan proses presensi dan proses pelaporan tampa merekap data karena data sudah disimpan kedalam google spreadsheet. Hal ini sangat bermanfaat untuk meminimalisir terjadinya kecurangan dalam melakukan presensi di sekolah, mudah memonitoring kehadiran dan rekap data presensi guru. Kata Kunci : absensi,presensi guru, aplikasi android
Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Disiplin Kerja Guru dan Pegawai di SMP PGRI 03 Kencong Jember Nuriyah Fikri Wahyuni; Siti Fatikhah Nur Aini; Umul Ulfa Mufida; Abdul Muhith
LEADERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2021): LEADERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/leaderia.v2i1.41

Abstract

This study aims to identify and describe the role of principal leadership in improving the work discipline of teachers and employees and to find out what obstacles are the obstacles to the role of principal leadership in improving the work discipline of teachers and employees at SMP PGRI 03 Kencong, Jember Regency. Is a type of qualitative descriptive research and uses purposive sampling technique. There are five roles of the Principal and two obstacles faced by the Principal in improving the work discipline of teachers and employees. The results showed that the principal of SMP PGRI 03 Kencong, Jember Regency carried out the role of a leader by planning and deliberating; as a manager by creating collaboration between teachers and employees; as an educator by preparing a learning program plan; as an administrator by managing facilities and infrastructure as well as financial administration; motivator by providing motivation with a conducive school environment. The obstacles faced by the principal in improving the work discipline of teachers and employees are teachers and employees who are less disciplined in carrying out their duties so that it is also difficult to improve their work discipline, as well as obstacles in inadequate school facilities and infrastructure. Keywords: employees, leadership, principals, teachers, work discipline Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan peran kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan disiplin kerja guru dan pegawai dan untuk  mengetahui kendala apa saja yang menjadi penghambat peran kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan disiplin kerja guru dan pegawai di SMP PGRI 03 Kencong Kabupaten Jember. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dan menggunakan teknik Purposive Sampling. Terdapat lima peran Kepala Sekolah dan dua kendala yang dihadapi oleh Kepala Sekolah dalam meningkatkan disiplin kerja guru dan pegawai. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah SMP PGRI 03 Kencong Kabupaten Jember melaksanakan peran sebagai pemimpin dengan membuat perencanaan dan bermusyawarah; sebagai manajer dengan menciptakan kerjasama antara guru dan pegawai; sebagai pendidik dengan menyusun rencana program pembelajaran;sebagai administrator dengan mengelola sarana dan prasarana serta administrasi keuangan; motivator dengan memberikan motivasi  dengan lingkungan sekolah yang kondusif. Kendala yang dihadapi kepala sekolah dalam meningkatkan disiplin kerja guru dan pegawai yaitu guru dan pegawai yang kurang disiplin dalam melaksanakan tugas sehingga kesulitan pula dalam meningkatkan disiplin kerjanya, serta kendala dalam sarana dan prasarana sekolah yang belum memadai. Kata Kunci: disiplin kerja, guru, kepemimpinan, kepala sekolah, pegawai
Manajemen Manajemen Program Pendidikan Keagamaan Ke-Nahdlatul Ulama-an di SMA Nahdlatul Ulama Lekok Pasuruan Zumrotun Nafisah Ahmadan; Siti Aminah
LEADERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2021): LEADERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/leaderia.v2i1.55

Abstract

The Nahdlatul Ulama senior high school of Lekok, Pasuruan, is an education institution under the Nahdlatul Ulama whose religious education programs are based on the values of ahlussunah wal jamaah (Aswaja). The purpose of this study is to know the planning, organization, performance and evaluation of the religious education program about NU. The researcher went directly to the study using observation methods, interviews and documentation. The research findings are 1) the planning of religious educational activities program is carried out by viewing future needs, setting goals based on madrassa's mission vision, determining policies, by little cost and each activity has its own time to implement. 2) the organization of the religious activity program is carried out by performing what type of duty and responsibility identification based on each individual's abilities and qualifications. Continued by assessing the nature of the task and responsibility, determining and distributing the task and responsibility 3) executing this program of NU's religious activities consists of a) praying dhuha and reading the surah al-Waqiah and continuing with the book study being done daily by jamaah, b) praying dhuhur, which is ended by reading the surah al-Mulk and Asmaul Husna and administered daily, C) the madrasah program executed after the learning activity for students who do not follow the religious madrassa activity, d) reading the tahlil through a memorization system carried out each week, 4) the evaluation of the NU activities program is carried out each week by bringing small notes related to the activities being done in order to fit the plans. Keywords: religious education program management, Nahdlatul Ulama Lembaga pendidikan SMA NU Lekok Pasuruan merupakan lembaga pendidikan di bawah naungan Nahdlatul Ulama yang memiliki program pendidikan keagamaan ke-NU-an yang berlandaskan nilai-nilai Ahlussunah Wal Jamaah (Aswaja). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan evaluasi program pendidikan keagamaan ke-NU-an, penulis melakukan langsung ke tempat penelitian dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian yaitu 1) Perencanaan program kegiatan pendidikan keagamaan NU ini dilaksanakan dengan melihat kebutuhan masa depan, menetapkan tujuan yang berdasarkan pada visi misi madrasah, menentukan kebijakan, dengan sedikit  biaya dan setiap kegiatan mempunyai waktu pelaksanaan masing-masing. 2) Pengorganisasian program kegiatan keagamaan NU ini dilaksanakan dengan melakukan identifikasi jenis  tugas  dan tanggung jawab berdasarkan kemampuan masing-masing individu disertai kualifikasi ijazah. Dilanjutkan dengan menggolongkan jenis tugas dan tanggung jawab, menentukan dan mendistribusikan tugas dan tanggung jawab 3) Pelaksanaan program kegiatan   keagamaan NU ini terdiri dari   a)sholat   dhuha berjamaah dan membaca Surat al-Waqiah dan dilanjutkan dengan kajian kitab dilaksanakan setiap hari secara berjamaah,b) sholat dhuhur berjamaah yang diakhiri dengan membaca Surat al-Mulk dan Asmaul Husna dan dilaksanakan setiap hari, c) Program Madrasah Diniyah yang dilaksanakan usai kegiatan belajar bagi siswa yang tidak mengikuti Madin, d) membaca Tahlil melalui sistem setor hafalan yang dilaksanakan setiap minggu,  4) Evaluasi program kegiatan kegamaan NU ini dilaksanakan setiap minggu sekali dengan membawa catatan-catatan kecil terkait dengan kegiatan yang dilaksanakan agar sesuai dengan yang direncanakan. KataKunci: Manajemen Program Pendidikan, Keagamaan NU  
Analisis Kepala Madrasah Sebagai Supervisor di Lembaga Pendidikan Islam Tio Ari Laksono
LEADERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2021): LEADERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/leaderia.v2i1.57

Abstract

This study discusses the managerial aspects of madrasah principals in supervising the preparation, implementation, and follow-up of learning carried out by teachers and madrasah personnel. The method of collecting data in this research is carried out through library research. The responsibilities of the madrasah principal as a supervisor in academic supervision activities include planning, implementation, and evaluation as well as follow-up. Academic supervision activities are carried out to improve the professional quality of teachers and all madrasah personnel. The techniques used in carrying out supervision by the head of the madrasah of teachers and madrasah employees can be done by using individual techniques and group techniques. Activities that include individual techniques are conducting class visits and individual observations, while group techniques include holding meetings or meetings with teachers to discuss various matters related to the teaching and learning process and outcomes.   Keywords: Principal of Madrasah, Supervisor, Supervision Penelitian ini membahas mengenai manajerial kepala madrasah dalam melakukan supervisi/pengawasan terhadap persiapan, pelaksanaan dan tindak lanjut pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru dan para personalia madrasah. Metode pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan melalui studi pustaka (Library Research).Tanggung jawab kepala madrasah sebagai supervisor dalam kegiatan supervisi akademik meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi serta tindak lanjut. Kegiatan supervisi akademik dilakukan untuk meningkatkan kualitas keprofesionalan guru dan seluruh personalia madrasah.Teknik yang digunakan dalam melaksanakan supervisi oleh kepala madrasah terhadap guru-guru dan pegawai madrasah dapat dilakukan dengan teknik perseorangan dan teknik kelompok. Kegiatan yang termasuk teknik perseorangan adalah mengadakan kunjungan kelas dan observasi perseorangan, sedangkan yang termasuk teknik kelompok adalah mengadakan pertemuan atau rapat dengan guru-guru untuk membicarakan berbagai hal yang berhubungan dengan proses dan hasil belajar mengajar.   KataKunci: Kepala Madrasah, Supervisor, Supervisi
Supervisi Kepala Sekolah Terhadap Guru di SMK LPMD Adow Kecamatan Pinolosian Tengah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan Muliadi Mokodompit
LEADERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2021): LEADERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/leaderia.v2i1.59

Abstract

Principal's supervision is part of efforts to ensure the quality of academic activities. Through the supervision the principal can direct teachers to improve the quality of learning in schools. This study aims to: "analyze the implementation of Principal Supervision of Teachers at SMK LPMD Adow, Central Pinolosian District, South Bolaang Mongondow Regency". This research is a qualitative descriptive form with a field research approach. Research informants were teachers of SMK LPMD Adow Pinolosian Tengah, cocnsists of 10 teachers. The data were collected using interview and documentation techniques. The results showed that the implementation of the Principal's Supervision was carried out in a planned, organized and periodic manner. The supervision stage begins with forming a supervision team, then the team formulates supervision objectives, supervision objectives, and makes supervision instruments. Supervision of the Principal of SMK LPMD Adow uses a persuasive approach, namely prioritizing feelings and maintaining harmonization. Thus, Principal Supervision at SMK LPMD Adow improves teacher teaching quality and teacher motivation in developing teaching knowledge and skills. In conclusion, that Principal’s Supervision increases teacher motivation in improving teacher knowledge and skills comperehensively, so that it has an impact on the  teaching quality of teachers in the classroom.  Keywords: academic, motivation to teach a teacher, quality of Learning, supervision Supervisi Kepala Sekolah merupakan bagian dari upaya menjamin mutu kegiatan akademik. Melalui supervisi kepala sekolah dapat mengarahkan guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk: “menganalisis pelaksanaan Supervisi Kepala Sekolah terhadap Guru di SMK LPMD Adow Kecamatan Pinolosian Tengah, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan”. Penelitian ini termasuk jenis deskriptif kualitatif dengan pendekatan field research. Informan penelitian adalah Guru-Guru SMK LPMD Adow Pinolosian Tengah yang berjumlah 10 orang. Data dikumpulkan menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Supervisi Kepala Sekolah dilakukan secara terencana, terorganisisr dan berkala. Tahapan supervisi dimulai dengan pembentuk tim supervisi, kemudian tim merumuskan tujuan supervisi, sasaran supervisi, dan membuat instrumen supervisi. Supervisi Kepala Sekolah SMK LPMD Adow menggunnakan pendekatan persuasif, yaitu mengutamakan perasaan dan menjaga harmonisasi. Dengan demikian, Supervisi Kepala Sekolah di SMK LPMD Adow meningkatkan kualitas mengajar Guru dan motivasi guru dalam mengembangkan pengetahuan dan keterampilan mengajar. Sebagai kesimpulan, bahwa Supervisi Kepala Sekolah meningkatkan motivasi guru dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru secara berkelanjutan, sehingga berdampak pada kualitas mengajar Guru di Kelas. KataKunci:  akademik, motivasi mengajar guru, kualitas pembelajaran, supervisi
Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah, Budaya, dan Peran Komite Sekolah terhadap Kepuasan Pelayanan Teddy Manueke; Deitje A. Katuuk; Viktory N. J Rotty; Jeffry S. J. Lengkong
LEADERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2021): LEADERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/leaderia.v2i1.60

Abstract

This study aims to measure two types of variables, independent variable consisting of the principal's leadership, school culture and school committees and the dependent variable, service satisfaction. The subjects of this study were teachers of SMK Negeri in Bitung totaling 241 with a sample of 71 people. The method used is a descriptive analytical survey method and uses correlational analysis. The analysis technique used is Pearson Product Moment Correlational Analysis. The results showed that there was a significant influence of principal's leadership on service satisfaction of State Vocational Schools in Bitung City by 44.9%. There is an influence of school culture on service satisfaction of State Vocational Schools in Bitung City by 49%. There is an influence of school committees on service satisfaction of State Vocational Schools in Bitung City by 33.7%. There is an effect of principal leadership and school culture together on service satisfaction of State Vocational Schools in Bitung City by 46.3%. There is an influence of the leadership of the principal and the school committee together on the service satisfaction of State Vocational Schools in Bitung City by 46.5%. There is an influence of school culture and school committee together on service satisfaction of State Vocational Schools in Bitung City 45.4%. There is a joint influence of the principal's leadership, school culture and school committee on service satisfaction of State Vocational Schools in Bitung City by 47.9%. Keywords: principal’s leadership, school culture, school committee, service satisfaction Penelitian ini bertujuan mengukur dua jenis variabel, yaitu: variabel bebas yang terdiri atas kepemimpinan kepala sekolah, budaya sekolah dan komite sekolah serta  variabel terikat yaitu variabel kepuasan pelayanan. Subjek penelitian ini adalah guru-guru SMK Negeri di Bitung yang berjumlah 241 dengan penarikan sampel sebanyak 71 orang. Metode yang digunakan adalah metode survey yang bersifat deskriptif analitis dan menggunakan analisis korelasional. Teknik analisa yang digunakan adalah Analisis Korelasional Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan kepemimpinan kepala sekolah terhadap kepuasan pelayanan SMK Negeri di Kota Bitung sebesar 44,9%. Terdapat pengaruh budaya sekolah terhadap kepuasan pelayanan SMK Negeri di Kota Bitung sebesar 49%. Terdapat pengaruh komite sekolah terhadap kepuasan pelayanan SMK Negeri di Kota Bitung sebesar 33,7%. Terdapat pengaruh kepemimpinan kepala sekolah dan budaya sekolah secara bersama-sama terhadap kepuasan pelayanan SMK Negeri di Kota Bitung sebesar 46,3%. Terdapat pengaruh kepemimpinan kepala sekolah dan komite sekolah secara bersama-sama terhadap kepuasan pelayanan SMK Negeri di Kota Bitung sebesar 46,5%. Terdapat pengaruh budaya sekolah dan komite sekolah secara bersama-sama terhadap kepuasan pelayanan SMK Negeri di Kota Bitung 45,4%. Terdapat pengaruh kepemimpinan kepala sekolah, budaya sekolah dan komite sekolah secara bersama-sama terhadap kepuasan pelayanan SMK Negeri di Kota Bitung sebesar 47,9%. Kata Kunci: Kepala Sekolah, Kepemimpinan, Budaya, Komite, Kepuasan Pelayanan
Peningkatan Kemampuan Profesional Guru SMK melalui Pelaksanaan Supervisi Pengajaran di Minahasa Selatan Vidlina Lie; Joulanda A.M Rawis; Mozes Markus Wullur; Viktory N.J. Rotty
LEADERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2021): LEADERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/leaderia.v2i1.62

Abstract

This study aims to determine the implementation of the teaching supervision work program, and the obstacles faced by school principals in the implementation of teaching supervision. In order to achieve the research objectives, the researchers used a qualitative approach. Data collection techniques were carried out in several ways, namely interviews, observations, and documentation studies. Data analysis methods used are data reduction, visualization and verification. The subjects of this study were principals, vice principals and teachers. After carrying out the research steps, it was found that the results of the study showed that: (1) The principal teaching supervision work program for Vocational High Schools in South Minahasa already had a standardized design for the next one year period and was planned to be reformulated next year; (2) The implementation of teaching supervision applied by the head of SMK in South Minahasa is carried out with two approaches, namely the indirect and direct approach; and (3) Obstacles faced by school principals in implementing teaching supervision include: (a) The principal has very little implementation time so that the implementation of supervision is difficult to schedule, (b) teaching supervision techniques, focusing more on the psychological aspects of teachers and other factors. This greatly determines the course of the implementation of the teaching supervision program, and (c) the behavior of teachers when supervising teaching is carried out, the conditions of the teachers are very heterogeneous and highly dependent on the techniques used by the principal. Keywords: Teaching Supervision, Teacher Professionalism Improvement, Principal Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan program kerja supervisi pengajaran, dan hambatan yang dihadapi kepala sekolah dalam pelaksanaan supervisi pengajaran. Dalam rangka mencapai tujuan penelitian tersebut maka peneliti menggunakan pendekatan kualitatif. Untuk teknik pengumpulan data dilakukan melalui beberapa cara yaitu wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah reduksi data, visualisasi dan verifikasi. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah dan guru-guru. Setelah melaksanakan langkah-langkah penelitian maka ditemukanlah hasil penelitian dimana menunjukkan bahwa: (1) Program kerja supervisi pengajaran kepala sekolah untuk SMK di Minahasa Selatan sudah memiliki rancangan yang sesuai standart untuk jangka waktu satu tahun ke depan dan direncanakan akan dirumuskan kembali tahun depan; (2) Pelaksanaan supervisi pengajaran yang diterapkan oleh kepala SMK di Minahasa Selatan dilaksanakan dengan dua cara pendekatan yaitu pendekatan tidak langsung dan langsung; dan (3) Hambatan yang dihadapi kepala sekolah dalam pelaksanaan supervisi pengajaran antara lain: (a) Waktu pelaksanaan sangat sedikit yang dimiliki oleh kepala sekolah sehingga pelaksanaan supervisi sulit untuk diagendakan, (b) teknik supervisi pengajaran, lebih menitikberatkan pada aspek psikologis guru dan faktor ini sangat menentukan jalannya pelaksanaan program supervisi pengajaran, dan (c) perilaku guru pada saat dilakukan supervisi pengajaran, kondisi guru-guru sangat heterogen dan sangat tergantung pada teknik yang digunakan oleh kepala sekolah. Kata Kunci: Supervisi Pengajaran, Profesionalisme Guru, kepala sekolah  
Manajemen Kepemimpinan Situasional Kepala Madrasah Dalam Meningkatkan Profesinalisme Guru (Studi Kasus Di Madrasah Ibtidaiyah Ma’arif 01 Kh. Shiddiq Jember) Ilmi, Ach. Faridul; Turmudi, Imam
LEADERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2023): LEADERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/leaderia.v4i2.63

Abstract

The situational leadership style of the madrasah principal, especially in improving the professionalism of teachers at MIMA 01 KH. Shiddiq Jember, Gebang Purworejo, who is required to make continuous efforts to improve the quality of his education. The leadership is carried out with reference to the improvement program so that the teacher's professional attitude is realized in carrying out his duties and responsibilities. The purpose of this study is to describe the implementation of situational leadership of madrasah principals with four indicators of leadership style, namely telling style, selling style, participating style, and delegating style, as an effort to improve teacher professionalism. This research was conducted with a qualitative approach. The subjects of this study were principals, teachers, and students. Data collection techniques from this study used the methods of observation, interviews, and documentation. The results of this study indicate that, the head of MIMA 01 KH. Shiddiq Jember has implemented a situational leadership style that has met four indicators. This is evidenced from the results of the study that: First, the principal has applied the Telling style as evidenced by 1) giving work to the teacher always giving orders, and not being coercive; 2) provide direction before carrying out the work. Second, the madrasa principal has applied the Selling style as evidenced by 1) making clear rules; 2) provide opportunities for teachers to express their opinion; 3) the head of the madrasa applies democracy; 4) can receive suggestions from teachers; 5) provide motivation to subordinates in completing the work; 6) give praise and incentives to the teacher when completing the job well. Third, the principal has implemented a Participating style as evidenced by: 1) the principal is able to make the right decisions in completing the work; 2) the head of the madrasa is active in various activities carried out by the community. Fourth, the madrasah principal has applied the Delegating style, as evidenced by: 1) the madrasah principal monitors the work of the teacher; 2) the head of the madrasa gives full responsibility to the teacher in completing the work.
Supervisi Akademik untuk Peningkatan Kompetensi Pedagogik Guru Yean Rasu; Joulanda A.M Rawis; Mozes Markus Wullur; Viktory N.J Rotty
LEADERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2021): LEADERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/leaderia.v2i2.67

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis supervisi akademik yang terdiri dari (1) perencanaan supervisi akademik untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru guru kelas (2) pelaksanaan supervisi akademik untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru kelas (3) tindak lanjut supervisi akademik untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru kelas. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data yaitu data primer dan data sekunder yang diperoleh dari tiga objek yaitu orang-orang seperti kepala SMP Negeri Minahasa Utara dan para guru, tempat diadakannya SMP Negeri Minahasa Utara, dan kertas-kertas yang berisi tentang hasil supervisi akademik. Hasil penelitian menunjukkan, (1) perencanaan supervisi akademik untuk peningkatan kompetensi pedagogik guru kelas yaitu (a) sebelum observasi (b) saat observasi, (c) setelah observasi, (d) monitoring. (2) Pelaksanaan supervisi akademik untuk peningkatan kompetensi pedagogik guru kelas yaitu (a) monitoring administrasi pembelajaran, (b) monitoring praktik pembelajaran di kelas. (3) Menindaklanjuti supervisi akademik untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru kelas berupa pemberian penghargaan atas kinerja yang dilakukan guru.  
Analisis Supervisi Pendidikan Untuk Pengembangan Profesionalitas Guru Berkelanjutan Michelle Supit; Joulanda A.M Rawis; Mozes Markus Wullur; Viktory N.J. Rotty
LEADERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2021): LEADERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/leaderia.v2i2.68

Abstract

The quality of learning in Indonesia is indicated to have not met the expected quality. This has an impact on student learning achievement which is not yet encouraging, especially compared to student learning achievement. This study aims to analyze educational supervision for continuous teacher professional development. The method used is descriptive qualitative method. This research uses qualitative methods. Bogdan and Taylor in Moleong (2010:4) explain that qualitative research is "a research procedure that produces descriptive data in the form of written or spoken words from people or observable behavior. Data collection in qualitative research is not limited to certain categories, thus enabling researchers to study and find certain issues in depth related to the problem under study where researchers conduct studies on several articles relevant to the research objectives and collect data for further analysis. the description of the findings, thus this research is categorized as library research. The results showed that educational supervision held teacher learning which ultimately resulted in high student achievement. Improving the quality of learning needs to be done continuously along with the development of science, technology, society. The approach to improving the professionalism of teachers can be done by using supervision techniques, fostering a learning organizational culture, and training activities. By using this approach, institutional performance can be carried out through continuous professional improvement of teachers, both individually and in groups. Kualitas pembelajaran di Indonesia diindikasikan belum memenuhi kualitas yang diharapkan. Hal ini, berdampak pada prestasi belajar siswa yang belum menggembirakan terutama dibandingkan prestas belajar siswA. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis supervise pendidikan untuk pengembangan profesionalitas guru berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah metode descriptive kualitatif Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Bogdan dan Taylor dalam Moleong (2010:4) menerangkan bahwa penelitian kualitatif merupakan “prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang atau perilaku yang dapat diamati. Pengumpulan data dalam penelitian kualitatif tidak dibatasi pada kategori-kategori tertentu, sehingga memungkinkan peneliti untuk mempelajari dan menemukan isu-isu tertentu secara mendalam terkait dengan masalah yang diteliti dimana peneliti melakukan kajian terhadap beberapa artikel yang relevan dengan tujuan penelitian dan mengambil data untuk dianalisis selanjutnya melakukan deskripsi temuan hasil dengan demikian penelitian ini dikategorikan sebagai penelitian kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi pendidikan memegang pembelajaran guru yang pada akhirnya menghasilkan prestasi belajar siswa yang tinggi. Peningkatan kualitas pembelajaran perlu dilakukan secara berkesinambungan seiring perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, masyarakat. Pendekatan peningkatan keprofesionalan guru tersebut dapat dilakukan dengan teknik supervisi, menumbuhkan budaya organisasi pembelajar, dan kegiatan pelatihan. Dengan menggunakan pendekatan tersebut, dapat dilakuka kinerja lembaga melalui peningkatan keprofesionalan guru secara berkelanjutan baik yang dilakukan secara perorangan maupun kelompok.