cover
Contact Name
Muhammad Shohibul Aqli
Contact Email
leaderiauinkhas@gmail.com
Phone
+6287823745340
Journal Mail Official
leaderiauinkhas@gmail.com
Editorial Address
Jalan Mataram No.1, Karang Miuwo, Mangli, Kec. Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur 68136, Kab. Jember, Provinsi Jawa Timur, 68133, Kab. Jember, Provinsi Jawa Timur
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
LEADERIA : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
ISSN : 27230651     EISSN : 27230732     DOI : https://doi.org/10.35719/leaderia
Core Subject : Education,
Leaderia: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, providing researchers and professionals from education with the opportunity to discuss the most demanding issues regarding the development and innovation to increase the quality of Islamic educational management. Similarly, addresses the increasingly complex role of the educational manager, offering many perspectives on common problems and providing a forum for the sharing of ideas, information, and expertise. The journal explores research in the following areas: Innovation in Islamic Educational Management across the spectrum The development of management in Islamic Educational Institution Creation of an environment in which the management of resources provides the most efficient outputs Sharing of new initiatives in managing Islamic Educational Institution, with global application The development of educational leadership for managing Islamic Educational Institution, with global application. Innovation in educational administration, such as involving technology in educational administration.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 78 Documents
Manajemen Resiko Di MI Muhammadiyah Kenteng Farid Setiawan; Cevina Ardita; Alinda Syarofah; Muhammad Zaki
LEADERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2021): LEADERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/leaderia.v2i2.69

Abstract

In the world of education, of course, there are several factors that can affect the development of an educational institution, one of which is risk. The existence of a risk can certainly have a negative impact on the development of an educational institution. However, this risk cannot be simply avoided, the risk can be managed or controlled, so that it does not have such a big impact. Therefore, an institution requires a management or what is known as risk management, which is used to identify, measure, control and evaluate the risks created by the implementation of educational programs. So in this study the aim is to find out how to implement risk management in the education program at SD MI Muhammadiyah Kenteng. The method used is a qualitative method where in obtaining data interviews with the school then the results of the interviews are discussed together so that a conclusion is obtained that the risks found at MI Muhammadiyah Kenteng consist of internal risks and external risks, where the internal factors found are infrastructure that the condition is not good, the teaching staff between non-permanent teachers and civil servants is not balanced, then from external factors such as the stigma of the community who are not too familiar with or understand the name of Madrasah. At the stages of risk management at MI Muhammadiyah Kenteng include identifying problems where identification by analyzing and monitoring the presence of internal and external factors, measuring risk is done through student growth diagrams, by looking at the data can apply what actions need to be taken to overcome risks (lack of participants). students), controlling risk by selecting options that can reduce negative risks arising or transferring risks that will arise and finally evaluating risk is carried out in various ways such as discussions, meetings and so on, in which it is discussed how ways or steps can be taken. of the risks that have been identified in the previous stages. Dalam dunia pendidikan tentu terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi perkembangan sebuah lembaga pendidikan, salah satunya adalah risiko. Adanya sebuah risiko tentu dapat memberikan dampak negatif bagi perkembangan suatu lembaga pendidikan. Namun risiko ini tidak dapat dihindari begitu saja, risiko dapat dikelola atau dikendalikan, sehingga tidak berdampak begitu besar. Oleh karena itu dalam suatu lembaga dibutuhkan suatu pengelolaan atau yang disebut dengan manajemen risiko, yang digunakan untuk mengidentifikasi, mengukur, mengendalikan dan mengevaluasi risiko yang tercipta dari pelaksanaan program pendidikan. Sehingga pada penelitian kali ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengimplementasian manajemon risiko dalam program pendidikan di SD MI Muhammadiyah Kenteng. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dimana dalam memperoleh data dilakukan interview dengan pihak sekolah kemudian hasil dari interview tersebut didiskusikan bersama sehingga diperoleh suatu kesimpulan bahwa risiko yang ditemukan di MI Muhammadiyah Kenteng terdiri dari risiko internal dan risiko eksternal, dimana  faktor internal yang ditemukan ialah sarpras yang kurang baik kondisinya, tenaga pendidik antar GTT dan PNS kurang seimbang, kemudian dari faktor eksternal seperti stigma masyarakat yang belum terlalu familiar atau paham dengan nama penyebutan Madrasah. Pada tahapannya manajemen risiko  di MI Muhammadiyah Kenteng diantaranya adalah mengidentifikasi masalah dimana  pengidentifikasian dengan menganalisis   dan memantau adanya faktor internal dan eksternal , mengukur risiko dilakukan melalui diagram pertumbuhan peserta didik, dengan melihat data tersebut dapat menerapkan tindakan apa yang perlu dilakukan untuk mengatasi risiko (kekurangan peserta didik), mengendalikan risiko dengan menyeleksi pilihan-pilihan yang dapat mengurangi risiko negatif timbul  atau memindahkan risiko yang akan muncul dan yang terakhir adalah mengevaluasi risiko dilakukan dengan berbagai jalan seperti diskusi, rapat dan sebagainya, yang mana didalamnya didiskusikan bagimana cara atau langkah yang dapat diambil dari risiko-risiko yang sudah teridentifikasi pada tahapan-tahapan sebelumnya.
Membangun Jejaring Kerjasama dan Implementasinya di Madrasah Muhammad Ghozali; Maesaroh Maesaroh; Aulia Diana Devi
LEADERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2022): LEADERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/leaderia.v3i1.89

Abstract

The world education ranking which positions Indonesia at the bottom of world education indicates that the quality of education in Indonesia is low. Whereas education is a sector that is an important spear for the development of each generation. The difficulty developing educations is certainly something that cannot be denied, especially without coopration with other institutions. Therefore, to facilitate the development and improve the quality of education it is necessary to build networks and collaborations that can provide benefits and reduce risks to an institution. This research is a type of descriptive qualitative research. The result of this study indicate that the implementation of the Fastabiul Khoirot Islamic boarding School in Munggu Village is in the development and implementation of learning programs through collaboration with the local community, student guardians and several other Islamic boarding schools. Holding the principle of mutual trust, being open to each other, consistently communicating, trying to provide good service, and honing and nurturing each other. The benefits of building networks and cooperation are felt for student, educators and schools or madrasah such as reducing risk, experiencing social benefits, increasing welfere, encouraging program sustainability, establishing inter-institutional communication, developing internal and external achievements of the institution, increasing institutional motivation in competence. ABSTRAK Peringkat pendidikan dunia yang memposisikan Indonesia berada di papan bawah pendidikan dunia mengindikasikan bahwa rendahnya mutu pendidikan di Indonesia. Padahal pendidikan merupakan sektor yang menjadi tombak penting bagi perkembangan setiap generasi. Sulitnya dalam mengembangkan pendidikan tentu hal yang tidak dapat dipungkiri, apalagi tanpa adanya jalinan kerjasama pada lembaga lain. oleh karena untuk memudahkan dalam pengembangan dan meningkatkan mutu pendidikan perlu dibangun jaringan dan kerjasama yang dapat memberi keuntungan dan mengurangi resiko pada suatu lembaga. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa dalam penerapan yang dilakukan Pondok Pesantren Fastabiqul Khoirot Desa Munggu yakni dalam pembangunan dan melaksanakan program pembelajaran  melaui jalinan kerjasama dengan  masyarakat setempat, wali murid dan beberapa pondok pesantren lain. memegang prinsip saling percaya, saling terbuka, konsisten melakukan komunikasi, berusaha memberi pelayanan yang baik, dan saling asah asih dan asuh. Manfaat membangun jejaring dan kerjsama dirasakan bagi peserta didik, pendidik dan sekoah atau madrasah seperti mengurangi resiko, merasakan manfaat sosial, meningkatkan kesejahteraan, mendorong keberlansungan program, terjalin komunikasi antar lembaga, menumbuhkembangkan prestasi internal dan ekternal lembaga, meningkatkan motivasi lembaga dalam berkompetensi. Kata Kunci: Membangun Kerjasama, Pendidikan, Madrasah.
Kepemimpinan Kepala Madrasah Berbasis Kecerdasan Emosional dalam Membangun Kemitraan Noni Nimas Ariyanti; Nur Ittihadatul Ummah
LEADERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2022): LEADERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/leaderia.v3i1.127

Abstract

Leadership based on emotional intelligence is the ability to regulate and manage emotions. Leaders who have emotional intelligence will involve the ability to manage emotions so they can direct their emotions in a positive direction. With guidance from an emotionally intelligent leader, someone will feel comfortable, making it easier to build partnerships. Conversely, without good emotional intelligence, leaders will struggle to build partnerships. This study aims to determine emotional intelligencebased leadership on personal competence aspects and social competence aspects of madrasah directors in building partnerships. Data collection techniques use interviews, observation and documentation. Data analysis used the qualitative data analysis of the interactive model of Miles, Hubarman and Saldana. Validity of data uses triangulation of sources and techniques. The results of this study are as follows: 1) the leadership of the madrasah director based on emotional intelligence in the aspect of personal competence shows that the leaders have self-awareness and are able to manage them. 2) The leadership of madrasah managers based on emotional intelligence in the aspect of social competence in building partnerships shows that madrasah managers have a social conscience and have the ability to manage relationships by building partnerships with parents through discussion forums (Forsafi), partnerships with agencies/institutions include partnerships with: (Global Institute's Training Education and Courses), CV. Indah Permatasari, BPR East Java, At-tartil, Al-Falah Social Fund Foundation (YDSF), Ummi Foundation, Balaidesa, Puskesmas and the community. Kepemimpinan berbasis kecerdasan emosional adalah sebuah kemampuan mengatur dan mengelola emosi. Pemimpin yang memiliki kecerdasan emosional akan melibatkan kemampuan mengelola emosi sehingga bisa mengarahkan emosinya ke arah yang positif. Dengan bimbingan pemimpin yang cerdas secara emosi akan membuat seseorang merasa nyaman sehingga memudahkan dalam menjalin kemitraan. Begitupun sebaliknya, tanpa kecerdasan emosional yang baik maka pemimpin akan sulit membangun kemitraan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepemimpinan berbasis kecerdasan emosional pada dimensi kompetensi pribadi maupun dimensi kompetensi sosial kepala madrasah dalam membangun kemitraan. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis data kualitatif model interaktif Miles, Hubarman dan Saldana. Keabsahan data dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian ini adalah: 1) Kepemimpinan Kepala Madrasah berbasis kecerdasan emosional pada dimensi kompetensi pribadi menunjukkan bahwa pemimpin memiliki kesadaran diri dan mampu mengelola diri. 2) Kepemimpinan Kepala Madrasah berbasis kecerdasan emosional pada dimensi kompetensi sosial dalam membangun kemitraan menunjukkan bahwa kepala madrasah memiliki kesadaran sosial dan memiliki kemampuan pengelolaan relasi dengan membangun kemitraan dengan orang tua melalui forum diskusi (Forsafi), kemitraan dengan instansi/lembaga meliputi kemitraan dengan: (Pendidikan Pelatihan dan Kursus Global Institute), CV. Indah Permatasari, BPR Jatim, At-tartil, Yayasan Dana Sosial Al-Falah (YDSF), Ummi Foundation’s, Balaidesa, Puskesmas dan masyarakat
Strategi Pemasaran Jasa Pendidikan dalam Meningkatkan Minat Masyarakat di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah 02 Cakru Kencong Jember Sahra Rohmatus Saidah; Dani Hermawan; Hartono Hartono; Moh. Anwar
LEADERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2022): LEADERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/leaderia.v3i1.155

Abstract

The level of competition in the world of education is very developed, which requires every education service provider to have an effective and efficient strategy. Strategy is essential in the world of education considering that education can provide aspects of instilling the values of attitudes and behaviors that make humans have degrees. For this reason, the purpose of this study is to find out how the marketing strategy, implementation support and inhibit marketing in MI Muhammadiyah 02 Cakru Education. The research method used is qualitative, with the type of research being narrative research. The results obtained from this study are: 1) Marketing strategy carried out by MI Muhammadiyah 02 Cakru in the form of a differentiation strategy that prioritizes four marketing objectives. Fulfilling the mission of the school, increasing customer satisfaction, increasing interest, increasing efficiency; 2) The implementation of the marketing strategy for educational services carried out is characterized by the presence of products, prices, locations, promotions, human resources, services, and processes. so that users of educational services can easily identify madrasahs with this component; 3) The lack of public awareness about how the education system is carried out by madrasahs, as well as the incompleteness of some facilities and infrastructure owned by madrasahs as a support for educational success, are supporting factors and obstacles to the marketing strategy implemented. Tingkat persaingan dalam dunia pendidikan sangatlah berkembang, yang mana menuntut setiap penyedia jasa pendidikan mempunyai strategi efektif dan efisien.Strategi menjadi penting dalam dunia pendidikan mengingat pendidikan mampu memberikan aspek penanaman nilai-nilai sikap dan tingkah laku yang menjadikan manusia memiliki derajat. Untuk itu tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui: (1) bagaimana startegi pemasaran (2) implementasi startegi pemasaran (3) faktor pendukung dan penghambat pemasaran Pendidikan MI Muhammadiyah 02 Cakru. Metode penelitian yang digunakan yakni Kualitatif dengan jenis penelitian narrative riset.Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah 1) Strategi pemasaran yang dilakukan oleh MI Muhammadiyah 02 cakru dengan bentuk strategi differensiasi yang mengedepankan empat tujuan pemasaran.Memenuhi misi sekolah, meningkatnya kepuasan pelanggan, meningkatkan ketertarikan, meningkatkan efisienasi; 2) Implementasi strategi pemasaran jasa pendidikan yang dilakukan ditandai dengan adanya produk, harga, lokasi, promosi, SDM, pelayanan dan proses.sehingga dengan komponen tersebut menjadikan madrasah dengan mudah dapat dikenali oleh pengguna jasa Pendidikan; 3) Faktor pendukung dan penghambat strategi pemasaran yang dilakukan disebabkan masih kurangnya kesadaran masyarakat yang belum mengenal bagaimana system pendiidkan yang dilakukan oleh madrasah ditambah masih belum lengkapanya beberapa sarana dan prasarana yang dimiliki oleh madrasah sebagai penunjang keberhasilan pendidikan.
Manajemen Risiko Lembaga Pendidikan dalam Pesrpektif Al-Qur’an Surat Yusuf: 43-49 Dila Nurlaila Zannah; Cecep Anwar
LEADERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2022): LEADERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/leaderia.v3i2.165

Abstract

As long as time goes on, risk will always be present accompanying human life and all its affairs. Educational institutions as one of the human affairs must have various risks from each component of education. The management process of educational institutions must be based on the applicable legal basis, namely the Qur'an as a Muslim's life guide and laws regulations of the country. This article aims to describe the risk management of educational institutions in the perspective of the Qur'an. A qualitative approach using the literature study method is an option in the preparation of articles so as to find some findings that can be implemented by a Muslim manager in the risk management of the educational institution he carries. Risk management is a logical and systematic method in the process of identifying, quantifying, determining attitudes and policies, determining solutions, as well as monitoring the evaluation of supervision and reporting of risks that take place in every activity or organizational process. Risk management in educational institutions means managing risk in every component of education including educational objectives, curriculum, teaching and educational staff, students and media or educational infrastructure. Keywords: Risk Management, Educational Institutions, Al-Qur'an Perspective Selama waktu terus berjalan, risiko akan selalu hadir mengiringi kehidupan manusia dan segala urusannya. Lembaga pendidikan sebagai salah satu urusan manusia pasti memiliki risiko yang beragam dari setiap komponen pendidikan. Proses manajemen lembaga pendidikan harus berlandaskan dasar hukum yang berlaku yaitu al-qur’an sebagai pedoman hidup seorang muslim serta perundang-undangan aturan dari negara. Artikel ini bertujuan memaparkan bagaimana manajemen risiko lembaga pendidikan dalam perspektif al-qur’an. Pendekatan kualitatif menggunakan metode studi pustaka menjadi pilihan dalam penyusunan artikel sehingga menemukan beberapa temuan yang bisa dilaksanakan seorang manajer muslim dalam manajemen risiko lembaga pendidikan yang diembannya. Manajemen risiko merupakan metode logis dan sistematik dalam proses identifikasi, kuantifikasi, menentukan sikap dan kebijakan, menetapkan solusi, serta melakukan monitor evaluasi supervisi dan pelaporan risiko yang berlangsung pada setiap aktifitas atau proses organisasi. Manajemen risiko dalam lembaga pendidikan berarti mengelola risiko pada setiap komponen pendidikan memuat tujuan pendidikan, kurikulum, tenaga pendidik dan kependidikan, peserta didik dan media atau sarana prasaran pendidikan. KataKunci:Manajemen Risiko, Lembaga Penididikan, Pesrpektif Al-Qur’an          
Strategi Pemasaran Madrasah Ibtidaiyah di Jember Jawa Timur M. Ilmil Zawawi; Zainal Abidin
LEADERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2022): LEADERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/leaderia.v3i1.166

Abstract

The purpose of this article is to reveal the positioning, differentiation, and brand of Madrasah Ibtidaiyah (Islamic Elementary Schools) Nurul Islam 02 Balung Jember in the context of competition with other Elementary Schools/Islamic Elementary Schools. This research uses a qualitative approach with the type of case study. Data was obtained by observation, interviews, and document review. Data analysis used interactive analysis consisting of data reduction, data presentation, and verification/conclusion. This study reveals: First, Madrasah Ibtidaiyah Nurul Islam 02 Balung Jember establishes its positioning as a madrasa that is superior, religious, and has character according to local wisdom. Second, there are two differentiations highlighted by Madrasah Ibtidaiyah Nurul Islam 02 Balung Jember: image differentiation with A Accreditation and program differentiation with religious programs. Third, the brand built by Madrasah Ibtidaiyah Nurul Islam 02 Balung Jember is excellence with Accreditation A and strengthening aqidah and amaliyah ubudiyah ahlussunnah wal jamaah an-nahdliyah. Tujuan artikel ini adalah mengungkap positioning, diferensiasi, dan brand Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Islam 02 Balung Jember dalam konteks persaingan dengan Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah lain. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh dengan observasi, wawancara, dan reviu dokumen. Analisis data menggunakan analisis interaktif yang terdiri atas reduksi data, penyajian data, dan verifikasi/simpulan. Penelitian ini mengungkap: Pertama, MI Nurul Islam 02 Balung Jember menetapkan positioning dirinya sebagai madrasah yang unggul, religius, dan berkarakter sesuai kearifan lokal. Kedua, ada dua diferensiasi yang ditonjolkan oleh MI Nurul Islam 02 Balung Jember: diferensiasi citra dengan Akreditasi A dan diferensiasi program dengan program-program keagamaan. Ketiga, brand yang dibangun oleh MI Nurul Islam 02 Balung Jember adalah keunggulan dengan Akreditasi A dan penguatan aqidah dan amaliyah ubudiyah ahlussunnah wal jamaah an-nahdliyah.
STRATEGI POSITIONING DALAM PENINGKATAN DAYA SAING LEMBAGA (Studi Kasus di Raudlatul Athfal Ulul Albab Kaliwates Jember) Abdullah; Siti Aminah; Muhammad Suwignyo Prayogo
LEADERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2022): LEADERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In this decade Raudlatul Athfal is no longer an alternative to kindergarten schools, but RA is the choice of the community so that it is called "RA is TK Plus". However, in 2019 it was stated that out of 1000 institutions registering early childhood education units at the East Java level, only less than 10 RA institutions received an A accreditation. Therefore, it is time for Islamic educational institutions, especially RA, to start making improvements to have competitiveness. The positioning strategy is an institution's effort to increase competitiveness. Raudlatul Athfal Ulul Albab Kaliwates Jember received an excellent A accreditation in 2019, and various achievements, namely the inspirational RA at the East Java level (2019), the school principal being the 1st Winner of the best RA principal at the East Java level to the National level (2018) and the development of the number of Students are increasing year by year, this is because RA Ulul Albab has a positioning strategy to have competitiveness. Therefore, this study aims to describe the positioning strategy and positioning communication strategy of the principal in increasing competitiveness at the RA Ulul Albab school. In this study, the author uses a descriptive qualitative approach with the type of case study research. While the results of this study are the first Positioning Strategy in Increasing Competitiveness at the RA Ulul Albab School seen from the potential of institutional resources in urban areas, the institutional advantage is seen from the concept of religious-based multiple intelligences, the love of teachers to participants students, establish good relations with parents. Meanwhile, institutional marketing is by building communication both verbally and in writing, both direct communication and through social media such as posters, flyers, banners and others by offering institutions as institutions that introduce religion from an early age. The second is the Principal Positioning Communication Strategy in Improving Competitiveness at the RA Ulul Albab School, namely the principal in building organizational strength acting as a planner, manager, supervisor and communicator. The communication pattern strategy built by the principal was more intense through visiting activities from other institutions, and to communicate in building the achievements of the teacher council, the principal of RA Ulul Albab gave praise to all teachers when there were teachers who did creative things without being asked or told.   Keywords: Positioning Strategy, Competitiveness, Raudlatul Atfhal.   Pada dekade ini Raudlatul Athfal bukan lagi menjadi alternatif sekolah TK, akan tetapi RA adalah pilihan masyarakat hingga disebut “RA adalah TK Plus”. Namun, tahun 2019 dinyatakan bahwa dari 1000 lembaga daftar satuan pendidikan anak usia dini tingkat Jawa Timur  hanya kurang dari 10 lembaga RA yang mendapat nilai akreditasi A. Olah karena itu, saatnya lembaga pendidikan Islam khususnya RA mulai melakukan pembenahan agar memiliki daya saing. Strategi positioning adalah sebagai upaya lembaga  dalam meningkatkan daya saing. Raudlatul Athfal Ulul Albab kaliwates Jember mendapatkan akreditasi A unggul pada tahun 2019, dan pelbagai prestasi yang diraih yakni RA inspiratif tingkat Jawa Timur (2019) , kepala sekolahnya menjadi Juara 1 kepala sekolah RA terbaik tingkat Jawa Timur hingga Tingkat Nasional (2018) dan perkembangan jumlah siswa semakin tahun semakin bertambah, hal ini karena RA Ulul Albab memiliki strategi positioning hingga memiliki daya saing. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi positioning dan strategi komunikasi positioning kepala sekolah dalam peningkatan daya saing di sekolah RA Ulul Albab. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian studi kasus. Sedangkan hasil dari penelitian ini yang pertama Strategi Positioning dalam Peningkatan Daya Saing di Sekolah RA Ulul Albab dilihat dari Potensi resources lembaga yang berada di daerah perkotaan, Keunggulan kelembagaanya dilihat dari konsep kecerdasan majemuk (Multiple Intelligence) berbasis keagamaan, kasih sayang guru-guru kepada peserta didik, menjalin hubungan baik dengan walimurid. Sedang pemasaran lembaga dengan membangun komunikasi baik lisan maupun tulisan baik komunikasi langsung maupun melalui media sosial seperti poster flayer banner dan lain-lain dengan menawarkan lembaga sebagai lembaga yang mengenalkan agama sejak dini. Yang kedua Strategi Komunikasi Positioning Kepala Sekolah dalam Peningkatan Daya Saing di Sekolah RA Ulul Albab, yakni Kepala sekolah dalam membangun kekuatan organisasi berperan sebagai perencana, manajer, supervisor dan komunikator. Strategi pola komunikasi yang dibangun oleh kepala sekolah lebih intens melalui kegiatan kunjungan dari lembaga lain, dan untuk berkomunikasi dalam membangun prestasi dewan guru, kepala sekolah RA Ulul Albab memberikan pujian kepada seluruh guru ketika ada guru yang melakukan hal yang kreatif dengan tanpa diminta atau disuruh.   KataKunci: Strategi Positioning, Daya Saing, Raudlatul Atfhal.
Manajemen Perpustakaan Di Pesantren Dalam Meningkatkan Minat Baca Peserta Didik Al Amin Akbar; Riayatul Husnan
LEADERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2022): LEADERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/leaderia.v3i2.183

Abstract

The need for information and knowledge in this era is getting higher and a solution is needed that can facilitate the acquisition of information. Along with this, various methods are used to develop knowledge and information for the community, one of which is the Knowledge Management model, which includes information technology in knowledge processing. In the world of education, the library is a mine of sources of all information, for that in the library it is necessary to have an information system that makes it easy for users to get knowledge references as complete, accurate, and fast as possible. Knowledge Management needs its role in the development of the library information system to create, capture, and reuse knowledge to achieve goals. In this case, An-Nawawi Islamic Boarding School can develop a library information system so that it can support human resource development activities that can keep up with technological developments and demands. about the latest knowledge. Keywords: Library management, Islamic boarding school Kebutuhan informasi serta pengetahuan di era ini semakin tinggi serta sangatlah diperlukan suatu solusi yang dapat memudahkan perolehan informasi. Seiring dengan hal itu, berbagai metode dilakukan untuk mengembangkan pengetahuan dan informasi bagi masyarakat, salah satunya dengan model Knowledge Management, yang mengikutsertakan teknologi informasi di dalam pengolahan pengetahuan. Dalam dunia pendidikan, perpustakaan merupakan tambang sumber segala informasi, untuk itu di dalam perpustakaan perlu adanya suatu sistem informasi yang memudahkan bagi pengguna untuk mendapatkan referensi pengetahuan selengkap mungkin, akurat, dan cepat. Knowledge Management diperlukan peranannya dalam pengembangan sistem informasi perpustakaan tersebut untuk menciptakan, menangkap, dan menggunakan kembali pengetahuan untuk mencapai tujuan. Dalam hal ini Pesantren An-Nawawi dapat mengembangkan sistem informasi perpustakaan agar dapat menunjang kegiatan pengembangan sumber daya manusia yang dapat mengikuti perkembangan teknologi dan tuntutan akan pengetahuan terkini Kata Kunci: Manajemen Perpustakaan, Pesantren.
Desain Kurikulum dalam Mengembangkan Hasil Belajar Siswa di Sekolah Dasar Luar Biasa Bagian BCD YPAC Kecamatan Kaliwates Jember Mariatul Kiptiyah; Moh. Dasuki
LEADERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2022): LEADERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/leaderia.v3i2.206

Abstract

Children with special needs also need a special curriculum design because it is clear that handling it requires extra effort when compared to normal children in general so that starting from the planning, implementation and evaluation stages it is designed in such a way as to develop confident learning outcomes. This study aims to describe in detail related curriculum design in developing learning outcomes at the BCD YPAC Special Elementary School, Kaliwates District, Jember. This research method is qualitative with the type of case study research. Research data was taken through interviews, observation, and documentation. Analysis of research data using Miles and Huberman's. The findings of this study indicate that first, curriculum planning is based on school profiles which include the school's vision, mission and goals, as well as the characteristics of children with special needs. Second, the implementation of the curriculum uses two curriculum designs, namely the 2013 curriculum for deaf and disabled students, and the 2006 curriculum for mentally retarded students. Third, curriculum evaluation is carried out at the end of the year based on data from the implementation of the previous year's curriculum, then assessment of daily assignments, semester exams, and self-development assessment with skills, independence, and social interaction instruments. Anak berkebutuhan khusus membutuhkan desain kurikulum yang khusus pula karena jelas penanganannya membutuhkan tenaga ekstra bila dibandingkan dengan anak normal pada umumnya sehingga mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi dirancang sedemikian rupa untuk mengembangkan hasil belajar yang konfiden.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara detail terkait desain kurikulum dalam mengembangkan hasil belajar di Sekolah Dasar Luar Biasa Bagian BCD YPAC Kecamatan Kaliwates Jember. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Data penelitian diambil melalui kegiatan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data penelitian menggunakan milik Miles dan Huberman. temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pertama, perencanaan kurikulum didasarkan pada profil sekolah yang meliputi visi, misi, dan tujuan sekolah, serta karakteristik anak berkebutuhan khusus. Kedua, Pelaksanaan kurikulum menggunakan dua desain kurikulum yaitu kurikulum 2013 untuk peserta didik tuna rungu dan tuna daksa, serta kurikulum 2006 untuk peserta didik tuna grahita. Ketiga, evaluasi kurikulum dilakukan pada akhir tahun ajaran berdasarkan data-data penerapan kurikulum satu tahun sebelumnya, kemudian penilaian tugas harian, ujian semester, serta penilaian bina diri dengan instrumen  keterampilan, kemandirian, dan interaksi sosial. Katakunci:Kurikulum, Sekolah Luar Biasa, Peserta Didik Berkebutuhan Khusus.
Manajemen Sarana Dan Prasarana Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Luar Biasa Star Kid’s Jember Siti Syuaibah Faiqotul H; Dani Hermawan; Ahmad Royani
LEADERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2022): LEADERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/leaderia.v3i2.207

Abstract

Star Kid's Special School is an institution that provides special education services for children with special needs. This institution is located in Kebonsari, Jemer with a total of 26 male and female students with different numbers of disabilities such as the blind, deaf, physically disabled, autistic and multiplely impaired. The Star Kid's Institute has obtained B accreditation, namely through the existence of an educational program that was implemented and managed to get awards and achievements from both the institution and its students. However, there are obstacles in obtaining educational facilities and infrastructure at SLB Star Kid's, such as the difficulty in obtaining facilities and infrastructure to meet the needs of the institution. Therefore this study aims to describe the planning, implementation, and supervision of educational facilities and infrastructure at Star Kid's Special School Jember. This study uses descriptive qualitative methods through the collection of observational data, interviews, and documentation. The results of this study indicate: 1) planning for facilities and infrastructure at the Star Kid's Special School Jember by taking into account the needs analysis and budget analysis which is based on the results of the needs of students' infrastructure that are in accordance with their respective disabilities and will estimate the minimum funds that will be issued. 2) implementation of facilities and infrastructure at Star Kid's Special School Jember which is carried out by forming several teams to carry out implementation processes such as procurement, inventory, distribution, and so on. 3) supervision of facilities and infrastructure carried out directly by the school principal and the team, to directly observe the implementation process at Star Kid's Jember Special School.   Keywords: infrastructure, education, extraordinary school.     Sekolah Luar Biasa Star Kid’s Merupakan lembaga yang memberikan layanan pendidikan khusus untuk ABK. Lembaga ini terletak di kebonsari Jemer dengan jumlah siswa 26 Laki-laki dan  perempuan dengan jumlah ketunaan yang berbeda –beda seperti tuna netra, tuna rungu, tuna daksa, autis dan tuna ganda. Lembaga Star Kid’s telah memperolah akreditasi B yaitu dengan adanya prgram pendidikan yang dilaksanakan dan berhasil mendapatkan penghargaan maupun prestasi baik dari lembaga maupun siswanya. Namun terdapat kendala dalam memperoleh sarana dan prasaranan pendidikan di SLB Star Kid’s seperti sulitnya memperoleh sarana dan prasarana untuk memenuhi kebutuhan lembaga. Oleh karena itu Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, implementasi, dan pengawasan sarana  dan prasarana pendidikan di Sekolah Luar Biasa Star Kid’s Jember. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan tentang: 1) perencanaan sarana dan prasarana di Sekolah Luar Biasa Star Kid’s Jember dengan memperhatikan analisis kebutuhan dan analisis anggaran yang mana hal tersebut berpegangan pada hasil kebutuhan sarpras siswa yang sesuai dengan ketunaan masing-masing serta akan memperkirakan minim dana yang akan dikeluarkan. 2) implementasi sarana dan prasarana di Sekolah Luar Biasa Star Kid’s Jember yang dilakukan dengan membentuk beberapa tim untuk melaksanakan proses implementasi seperti pengadaan, inventarsasi, distribusi, dan lain sebagainya. 3) pengawasan sarana dan prasarana yang dilakukan langsung oleh kepala sekolah beserta tim, untuk meninjau secara langsung proses implementasi di Sekolah Luar Biasa Star Kid’s Jember. KataKunci:Sarana prasarana, pendidikan, sekolah luar biasa.