cover
Contact Name
Muhammad Buchori Ibrahim
Contact Email
mesadajournal@gmail.com
Phone
+6282363776686
Journal Mail Official
mesadajournal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pendidikan/Pasar XII Gg. Sayang No. 12 Dusun II Bandar Setia Village, Percut Sei Tuan District, Deli Serdang Regency, North Sumatra 20371
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Mesada: Journal of Innovative Research
Published by Yayasan Zia Salsabila
ISSN : -     EISSN : 30643864     DOI : -
The focus and scope of Mesada: Journal of Innovative Research is on various issues in multidisciplinary fields, both as material objects and formal objects. We invite scientists, academics, researchers, practitioners, and observers of interdisciplinary studies to publish their research results in our journal, whose articles focus on: Education Dawah and Communication Philosophy and Ushuluddin Law Economics and Banking Management and Administration Social and Culture Science and Technology Nursing, Midwifery, Medicine, Pharmacy and Public Health Agriculture, Plantation, Fisheries and Animal Husbandry Language, Arts and Literature
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 183 Documents
Cinta dan Kasih Sayang (Mahabbah) dalam Kisah Nabi Sulaiman dan Ratu Bilqis: Analisis Surah An-Naml ayat 27-44 Berdasarkan Tafsir Al-Azhar dan Tafsir Jailani Hidayati, Azizah Nurul; Andy, Safria; Ardianti, Siti
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 3 No. 1 (2026): January-June
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/v8cyhs17

Abstract

Penelitian ini membahas tafsir kisah Nabi Sulaiman a.s. dan Ratu Bilqis dalam Surat An-Naml ayat 16–44 dengan fokus pada pemahaman cinta dan kasih sayang dalam perspektif Al-Qur’an. Berdasarkan Tafsir Al-Azhar karya Buya Hamka dan Tafsir Al-Jailani karya Syekh Abdul Qadir al-Jailani, penelitian menunjukkan bahwa hubungan Nabi Sulaiman a.s. dan Ratu Bilqis bukanlah cinta romantis atau asmara, melainkan bentuk dakwah yang dilandasi kasih sayang spiritual, kebijaksanaan, dan kepatuhan kepada Allah. Cinta yang dimaksud dalam tafsir ini bersifat mahabbah ilahiyyah atau cinta kepada kebenaran dan keimanan, bukan cinta duniawi antar manusia. Selain itu, penelitian ini menyoroti bagaimana Nabi Sulaiman a.s. menggunakan pendekatan bijak dalam berdakwah melalui komunikasi, pemindahan singgasana, serta ajakan berserah diri kepada Allah yang menunjukkan nilai-nilai kepemimpinan, etika, dan dialog yang berlandaskan tauhid. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam pengembangan tafsir tematik, pendidikan, dan praktik dakwah, sehingga pemahaman terhadap Al-Qur’an tidak terjebak pada penafsiran romantis, tetapi menekankan dimensi spiritual dan etika kepemimpinan dalam menyebarkan kebenaran.
Pengamatan Plasmolisis pada Kentang Adawiyah, Rabiyatul
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jm1jgt26

Abstract

Plasmolisis terjadi ketika air meninggalkan sel tumbuhan dan berpindah ke larutan yang memiliki lebih banyak zat terlarut, sehingga larutan menjadi lebih pekat. Hal ini menyebabkan membran sel menjauh dari dinding sel. Tujuan penelitian ini adalah untuk menunjukkan bahwa plasmolisis terjadi pada umbi kentang, yang merupakan bagian dari tanaman Solanum tuberosum. Untuk itu, larutan gula 17% ditempatkan di dalam lubang yang dibuat pada kentang tanpa memotongnya. Bagian bawah kentang kemudian dimasukkan ke dalam air. Percobaan berlangsung selama 45 menit, dengan pengamatan setiap 15 menit. Selama setiap pemeriksaan, jumlah larutan yang tersisa di dalam lubang dan tanda-tanda kehilangan air pada kentang dicatat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume larutan di dalam lubang turun dari 1 cm menjadi 0,2 cm, membuktikan bahwa air berpindah keluar dari sel kentang dan masuk ke dalam larutan gula karena perbedaan konsentrasi air. Pada akhirnya, plasmolisis dipastikan telah terjadi pada kentang. Larutan gula memiliki lebih sedikit air daripada sel kentang, sehingga air berpindah keluar dari sel ke dalam larutan, menyebabkan sel menyusut.
Perkecambahan dan Pertumbuhan: Tumbuhan Tingkat Tinggi (Tempat Terang dan Gelap) pada Biji Nangka (Artocarpus Heterophyllus) Santri, Indah Putri
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/rf34r965

Abstract

Studi ini meneliti bagaimana biji nangka (Artocarpus heterophyllus) berkecambah dan tumbuh ketika berada dalam kondisi terang versus gelap. Para peneliti menanam biji dalam polybag yang diisi dengan campuran tanah dan pupuk kandang, dan menempatkannya di dua lingkungan yang berbeda, satu dengan cahaya dan satu tanpa cahaya. Dari tanggal 1 September hingga 2 Oktober 2025, mereka mencatat seberapa tinggi kecambah tumbuh, warna daun, dan bagaimana penampilan tanaman. Temuan menunjukkan bahwa biji di tempat gelap berkecambah lebih cepat, tetapi tanaman di tempat terang tumbuh lebih baik dari waktu ke waktu. Pada akhir penelitian, kecambah di tempat terang telah mencapai tinggi 7,9 cm dengan daun hijau yang terbuka, sedangkan yang di tempat gelap sedikit lebih panjang yaitu 8 cm tetapi memiliki daun pucat dan tunas kecil. Ini menunjukkan bahwa tanaman yang tumbuh di tempat gelap mengalami etiolasi, yang berarti tanaman menjadi lemah dan pucat. Cahaya penting untuk pembentukan klorofil dan membantu tanaman melakukan fotosintesis, sehingga tanaman yang mendapatkan cukup cahaya tumbuh lebih kuat, memiliki batang yang sehat, dan menjaga daunnya tetap hijau dan segar.