cover
Contact Name
Muhammad Buchori Ibrahim
Contact Email
mesadajournal@gmail.com
Phone
+6282363776686
Journal Mail Official
mesadajournal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pendidikan/Pasar XII Gg. Sayang No. 12 Dusun II Bandar Setia Village, Percut Sei Tuan District, Deli Serdang Regency, North Sumatra 20371
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Mesada: Journal of Innovative Research
Published by Yayasan Zia Salsabila
ISSN : -     EISSN : 30643864     DOI : -
The focus and scope of Mesada: Journal of Innovative Research is on various issues in multidisciplinary fields, both as material objects and formal objects. We invite scientists, academics, researchers, practitioners, and observers of interdisciplinary studies to publish their research results in our journal, whose articles focus on: Education Dawah and Communication Philosophy and Ushuluddin Law Economics and Banking Management and Administration Social and Culture Science and Technology Nursing, Midwifery, Medicine, Pharmacy and Public Health Agriculture, Plantation, Fisheries and Animal Husbandry Language, Arts and Literature
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 183 Documents
Akreditasi Madrasah Sebagai Upaya Sistematis Peningkatan Profesionalisme Guru Annur Muharridha; Mulia, Kanaya Maisa; Ritonga, Muhammad Abdi Fadillah; Selvira, Siti; Juliani, Juliani
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/me58mw40

Abstract

Akreditasi madrasah merupakan instrumen penjaminan mutu pendidikan yang berfungsi menilai kelayakan dan kinerja satuan pendidikan secara komprehensif. Proses akreditasi tidak hanya berorientasi pada pemenuhan administrasi kelembagaan, tetapi juga berdampak langsung terhadap peningkatan profesionalisme guru sebagai aktor utama dalam proses pembelajaran. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran akreditasi madrasah sebagai upaya sistematis dalam meningkatkan profesionalisme guru. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif deskriptif terhadap berbagai sumber relevan berupa regulasi pemerintah, laporan akreditasi, dan hasil penelitian sebelumnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa akreditasi mendorong guru untuk meningkatkan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian melalui tuntutan standar nasional pendidikan. Akreditasi juga berfungsi sebagai mekanisme evaluasi berkelanjutan yang memacu budaya mutu dan akuntabilitas di lingkungan madrasah. Dengan demikian, akreditasi madrasah memiliki peran strategis dalam penguatan profesionalisme guru secara berkelanjutan dan sistematis.
Kebijakan SDM Madrasah: Model Integratif untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Islam Rizki, Isfah Nurhadillah; Juliani, Juliani; Fitri, Aisyah Akhmalia; Zahrah, Atiqah; Ginting, Kliven Brema
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/wv8ej678

Abstract

Pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam membentuk peserta didik yang unggul secara intelektual, spiritual, dan sosial. Madrasah sebagai lembaga pendidikan Islam dituntut untuk mampu meningkatkan kualitas pendidikan secara berkelanjutan melalui pengelolaan sumber daya manusia (SDM) yang efektif dan berorientasi nilai. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kebijakan SDM madrasah melalui pendekatan model integratif sebagai strategi dalam meningkatkan kualitas pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research) dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah berupa buku, artikel jurnal nasional dan internasional, hasil penelitian terdahulu, serta dokumen kebijakan yang relevan dengan pengelolaan SDM madrasah. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebijakan SDM madrasah yang berbasis model integratif menekankan keterpaduan antara visi pendidikan Islam, kebijakan rekrutmen dan penempatan, pengembangan profesional dan spiritual, sistem evaluasi kinerja yang komprehensif, serta penguatan budaya kerja Islami. Kebijakan SDM yang terintegrasi tidak hanya berfungsi sebagai instrumen manajerial, tetapi juga sebagai kerangka strategis yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan prinsip manajemen modern. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan model integratif dalam kebijakan SDM berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas pendidikan Islam, baik pada aspek akademik maupun pembentukan karakter peserta didik. Selain itu, model ini mendorong terciptanya SDM madrasah yang profesional, berintegritas, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan memiliki komitmen moral yang kuat. Simpulan penelitian menegaskan bahwa kebijakan SDM madrasah berbasis model integratif merupakan pendekatan yang efektif, relevan, dan kontekstual dalam mewujudkan madrasah yang berkualitas, berdaya saing, dan berkelanjutan tanpa kehilangan identitas keislamannya.
Kebijakan Pendidikan Islam dalam Menghadapi Generasi Z Harahap, Khairunnisa; Juliani, Juliani; Yolanda, Nadilla; Hasibuan, Nurul Husna; Sabariani, Sabariani
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/zzc0xq43

Abstract

Perkembangan pendidikan Islam menghadapi berbagai tantangan di era digital, mulai dari kebijakan, pelaksanaan, hingga adaptasi terhadap karakteristik generasi baru. Pendidikan Islam tidak hanya menekankan aspek akademis, tetapi juga berfokus pada pembentukan moral dan akhlak yang selaras dengan perkembangan zaman melalui perpaduan kurikulum agama dan umum. Keberhasilan kebijakan ini sangat ditentukan oleh penerapan yang sistematis, kepemimpinan yang konsisten, alokasi sumber daya yang memadai, serta kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat. Di sisi lain, hadirnya generasi Z dan kemajuan teknologi menuntut sistem pendidikan bertransformasi menjadi lebih inklusif, kolaboratif, dan berbasis digital untuk menjembatani kesenjangan akses. Pendidikan modern kini juga menekankan kesadaran global dan partisipasi sosial, dengan tujuan membentuk individu yang peka terhadap isu kemanusiaan lintas negara. Selain itu, kemampuan belajar mandiri menjadi kompetensi penting agar individu mampu beradaptasi secara fleksibel dan berkelanjutan di tengah derasnya arus informasi. Secara keseluruhan, perpaduan antara nilai spiritual, keterampilan teknologi, dan tanggung jawab sosial menjadi faktor utama dalam menciptakan sistem pendidikan yang berkualitas, relevan, dan siap menghadapi tantangan masa depan,
Peran Akreditasi Madrasah dalam Mendorong Inovasi Kebijakan SDM Pendidikan Islam Lubis, Mhd Aslam Fikri; Juliani, Juliani; Herawan, Bagas; Sembiring, Tiara Melysa Br; Khoir, Fikri Farhanul
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/55p5ph96

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran akreditasi madrasah dalam mendorong inovasi kebijakan sumber daya manusia (SDM) pendidikan Islam. Fokus penelitian adalah bagaimana akreditasi berfungsi sebagai instrumen strategis yang mempengaruhi perumusan kebijakan pengelolaan pendidik dan tenaga kependidikan, serta meningkatkan profesionalisme, kompetensi, etos kerja, dan akuntabilitas SDM di madrasah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi pustaka (library research). Data diperoleh melalui kajian literatur dari buku referensi, artikel jurnal ilmiah, dokumen kebijakan pendidikan, peraturan perundang-undangan, dan publikasi resmi lembaga akreditasi yang relevan. Analisis data dilakukan secara deskriptif-kritis dengan teknik analisis isi untuk menafsirkan dan mengidentifikasi keterkaitan antara akreditasi madrasah dan inovasi kebijakan SDM pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akreditasi madrasah memiliki peran multidimensional dalam pengelolaan SDM. Pertama, sebagai pengarah strategis kebijakan, akreditasi mendorong madrasah menyusun kebijakan SDM yang sistematis, berbasis data, dan selaras dengan visi-misi lembaga. Kedua, akreditasi meningkatkan profesionalisme dan kompetensi pendidik melalui penguatan kualifikasi akademik, pengembangan pedagogik, internalisasi nilai-nilai Islam, serta pembentukan budaya belajar sepanjang hayat dan etos kerja Islami. Ketiga, akreditasi mendorong terbentuknya sistem evaluasi, penilaian kinerja, dan akuntabilitas SDM yang objektif dan terdokumentasi. Keempat, akreditasi memacu inovasi kebijakan yang adaptif terhadap perubahan zaman, termasuk pengembangan literasi digital, kompetensi abad ke-21, dan integrasi teknologi pembelajaran tanpa mengabaikan dimensi moral dan spiritual. Kesimpulannya, akreditasi madrasah berfungsi sebagai instrumen transformasi kelembagaan yang efektif dalam menyiapkan SDM pendidikan Islam yang profesional, berintegritas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan secara berkelanjutan.
Akreditasi Madrasah Sebagai Instrumen Penjaminan Mutu SDM Pendidikan Islam Lubis, Lintang Alifia; Juliani, Juliani; Dewi, Farlentia Era; Balqis, Khairani; Cia, Dara Putri
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/329per48

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran akreditasi madrasah sebagai instrumen penjaminan mutu sumber daya manusia (SDM) pendidikan Islam. Akreditasi dipahami tidak hanya sebagai proses penilaian administratif, tetapi sebagai mekanisme strategis yang mendorong peningkatan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan secara berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari berbagai sumber literatur ilmiah yang relevan, meliputi buku, artikel jurnal nasional dan internasional, peraturan perundang-undangan, serta dokumen kebijakan yang berkaitan dengan akreditasi madrasah, penjaminan mutu pendidikan, dan pengembangan SDM pendidikan Islam. Analisis data dilakukan melalui teknik analisis isi (content analysis) dengan menelaah dan mensintesis pandangan para ahli serta kebijakan yang berlaku. Hasil kajian menunjukkan bahwa akreditasi madrasah berperan sebagai sistem penjaminan mutu eksternal yang mampu mendorong peningkatan kualitas dan kompetensi SDM pendidik melalui penerapan standar nasional pendidikan. Akreditasi mendorong madrasah untuk mengembangkan profesionalisme pendidik, membangun budaya mutu, serta menanamkan nilai-nilai integritas, amanah, dan tanggung jawab dalam pengelolaan pendidikan Islam. Selain itu, akreditasi berfungsi sebagai instrumen evaluasi dan pengendalian mutu yang membantu madrasah mengidentifikasi kelemahan dan merumuskan strategi perbaikan SDM secara terarah. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa akreditasi madrasah memiliki posisi strategis dalam menjamin dan meningkatkan mutu SDM pendidikan Islam secara holistik, baik dari aspek profesional, manajerial, maupun moral-spiritual, sehingga mendukung terwujudnya pendidikan Islam yang bermutu dan berdaya saing.
Akreditasi Madrasah Sebagai Mekanisme Evaluasi Kualitas SDM Pendidikan Islam Sari, Reni Purnama; Juliani, Juliani; Syahfitri, Fadhillah; Fadhilah, Najla; Maulana, Ihsan
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/eqkhch38

Abstract

Pendidikan Islam berperan penting dalam membentuk karakter, moral, dan kompetensi peserta didik. Madrasah sebagai lembaga pendidikan formal memiliki tanggung jawab strategis dalam mengembangkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang beriman, berakhlak, dan kompeten. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran akreditasi madrasah sebagai mekanisme evaluasi kualitas SDM pendidikan Islam. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan pendekatan analitis-deskriptif. Data dikumpulkan melalui telaah dokumen berupa buku, artikel ilmiah, jurnal, laporan penelitian, dan regulasi terkait akreditasi pendidikan. Analisis dilakukan secara sistematis dengan mengidentifikasi tema utama, membandingkan temuan berbagai sumber, dan merumuskan implikasi akreditasi terhadap pengembangan kompetensi guru dan profesionalisme SDM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akreditasi madrasah memiliki peran sentral dalam menilai kompetensi guru, termasuk kompetensi pedagogik, profesional, sosial, integritas, dan akhlak. Selain itu, akreditasi berfungsi sebagai mekanisme evaluasi kinerja seluruh SDM madrasah, mendorong budaya refleksi dan evaluasi berkelanjutan, serta memacu inovasi dalam pembelajaran dan manajemen pendidikan. Dampak positif akreditasi terlihat pada peningkatan motivasi, profesionalisme, dan kolaborasi antar tenaga pendidik, serta kemampuan adaptif terhadap teknologi dan metode pembelajaran modern. Simpulan penelitian menegaskan bahwa akreditasi bukan sekadar prosedur administratif, tetapi instrumen strategis untuk penguatan kapasitas dan kualitas SDM pendidikan Islam secara berkelanjutan.
Analisis Kebijakan Pendidikan Inklusif di Madrasah Melalui Studi Literatur Azzubair, M.; Juliani, Juliani; Ridha, Muhammad Rasyid; Nurma, Nurma; Haq, Nazwa Fathiyatul
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/5j58w649

Abstract

Implementasi kebijakan pendidikan inklusif di madrasah merupakan langkah strategis untuk mewujudkan kesetaraan hak pendidikan bagi semua anak, termasuk Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas, hambatan, dan strategi penguatan kebijakan inklusi di lembaga pendidikan Islam melalui tinjauan literatur sistematis terhadap 18 referensi ilmiah terbaru. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara normatif kebijakan inklusi telah selaras dengan tujuan global, namun secara operasional masih terkendala pada aspek kompetensi guru, keterbatasan sarana prasarana, dan dukungan manajemen yang belum optimal. Ditemukan bahwa kepemimpinan visioner kepala madrasah dan adaptasi Kurikulum Merdeka menjadi faktor kunci dalam keberhasilan program ini. Penelitian ini menyimpulkan perlunya revitalisasi sistem pendukung inklusi di madrasah guna menciptakan lingkungan belajar yang ramah diversitas.
Kebijakan Pendidikan Islam untuk Berkebutuhan Khusus Rumanda, Siti Ardianti; Juliani, Juliani; Wiransyah, Wiransyah; Sari, Ulpa; Syahpitri, Ramanda
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/8bgjmy57

Abstract

Kebijakan pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam menjamin pemenuhan hak pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus (ABK). Dalam perspektif Islam, pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai upaya pengembangan potensi manusia secara adil dan bermartabat. Namun, dalam praktiknya, kebijakan pendidikan Islam bagi ABK masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan regulasi yang spesifik, rendahnya kesiapan lembaga pendidikan Islam dalam menerapkan prinsip inklusivitas, serta minimnya kompetensi pendidik dalam layanan pendidikan khusus berbasis nilai-nilai IslamArtikel ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan pendidikan Islam dalam penyelenggaraan layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus, baik pada tataran konseptual maupun implementatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan terhadap literatur ilmiah, regulasi pendidikan, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebijakan pendidikan Islam yang efektif bagi ABK harus berlandaskan pada prinsip keadilan, kesetaraan, dan kemaslahatan, serta didukung oleh regulasi yang inklusif, kurikulum adaptif, peningkatan kompetensi guru, dan penyediaan sarana prasarana yang aksesibel. Dengan demikian, penguatan kebijakan pendidikan Islam yang inklusif diharapkan mampu mendorong terwujudnya layanan pendidikan yang ramah, humanis, dan berorientasi pada pemenuhan hak anak berkebutuhan khusus secara berkelanjutan.
Kebijakan Pendidikan Islam dalam Menghadapi Disrupsi Teknologi Siddik, Ananda; MA, Durroh; Lestari, Ayu Nisa; Julaiha, Julaiha; Juliani, Juliani
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/y9xtx118

Abstract

Disrupsi teknologi yang ditandai oleh kemajuan pesat teknologi digital, kecerdasan buatan, serta berkembangnya pembelajaran berbasis daring menghadirkan tantangan sekaligus peluang bagi dunia pendidikan, termasuk pendidikan Islam. Kondisi ini menuntut adanya kebijakan pendidikan Islam yang mampu menyesuaikan diri dengan perubahan zaman, bersikap tanggap terhadap perkembangan teknologi, serta tetap berlandaskan pada nilai-nilai keislaman tanpa mengesampingkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji kebijakan pendidikan Islam dalam merespons disrupsi teknologi, baik dari sisi regulasi, pelaksanaan kurikulum, maupun peran pendidik dan lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan menganalisis berbagai peraturan pemerintah, kebijakan pendidikan, serta literatur ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebijakan pendidikan Islam perlu menggabungkan pemanfaatan teknologi digital dengan upaya penguatan karakter religius, etika, dan kemampuan literasi digital peserta didik. Selain itu, peningkatan kompetensi pendidik, pengembangan kurikulum berbasis teknologi, serta dukungan kelembagaan menjadi aspek penting dalam menghadapi tantangan disrupsi teknologi. Dengan kebijakan yang tepat dan terarah, pendidikan Islam diharapkan mampu berperan secara strategis dalam membentuk generasi yang beriman, berakhlak mulia, serta memiliki kemampuan yang sesuai dengan tuntutan perkembangan zaman.
Analisis Peran Kegiatan Kepramukaan dalam Mengembangkan Keterampilan Karakter Siswa di Sekolah Menengah Windari, Riska
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/nphc0063

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kegiatan ekstrakurikuler Pramuka dalam mengembangkan keterampilan karakter siswa di jenjang pendidikan menengah, meliputi SMP/MTs dan SMA/MA/SMK. Pendidikan karakter menjadi isu penting seiring meningkatnya berbagai permasalahan moral di kalangan remaja, seperti rendahnya disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode Systematic Literature Review (SLR). Data diperoleh dari artikel jurnal ilmiah, skripsi, dan dokumen relevan yang membahas kepramukaan, pendidikan karakter, serta pembinaan peserta didik di sekolah menengah. Analisis difokuskan pada bentuk kegiatan kepramukaan, mekanisme pembentukan karakter, serta faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Hasil kajian menunjukkan bahwa Pramuka berperan sebagai media pendidikan nonformal yang strategis melalui pembelajaran berbasis pengalaman. Kegiatan luar ruang seperti perkemahan, penjelajahan, dan latihan keterampilan hidup terbukti efektif dalam menanamkan nilai disiplin, kemandirian, kerja sama, dan tanggung jawab. Namun, efektivitasnya masih terkendala oleh rendahnya minat siswa, keterbatasan waktu, sarana prasarana, serta dukungan kelembagaan, sehingga diperlukan inovasi kegiatan dan penguatan komitmen sekolah.