cover
Contact Name
Muhammad Buchori Ibrahim
Contact Email
mesadajournal@gmail.com
Phone
+6282363776686
Journal Mail Official
mesadajournal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pendidikan/Pasar XII Gg. Sayang No. 12 Dusun II Bandar Setia Village, Percut Sei Tuan District, Deli Serdang Regency, North Sumatra 20371
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Mesada: Journal of Innovative Research
Published by Yayasan Zia Salsabila
ISSN : -     EISSN : 30643864     DOI : -
The focus and scope of Mesada: Journal of Innovative Research is on various issues in multidisciplinary fields, both as material objects and formal objects. We invite scientists, academics, researchers, practitioners, and observers of interdisciplinary studies to publish their research results in our journal, whose articles focus on: Education Dawah and Communication Philosophy and Ushuluddin Law Economics and Banking Management and Administration Social and Culture Science and Technology Nursing, Midwifery, Medicine, Pharmacy and Public Health Agriculture, Plantation, Fisheries and Animal Husbandry Language, Arts and Literature
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 183 Documents
Kebijakan Pendidikan Islam untuk Penguatan Karakter Peserta Didik Akbar, Arif; Juliani, Juliani; Zahfa, Faiz; Charisma, Bella; Ratih, Indah Sri
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/q3r4kn10

Abstract

Kebijakan pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam membentuk karakter peserta didik di tengah arus globalisasi dan disrupsi digital yang semakin kompleks. Pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam menjadi fondasi penting dalam membangun moralitas, integritas, dan tanggung jawab sosial generasi muda. Di tengah tantangan degradasi moral, maraknya konten digital yang tidak mendidik, serta pergeseran nilai spiritual, kebijakan pendidikan Islam hadir sebagai instrumen kebijakan publik untuk memastikan terciptanya peserta didik yang beriman, berakhlak mulia, dan berdaya saing global. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kebijakan pendidikan Islam dalam penguatan karakter peserta didik dengan meninjau aspek kebijakan nasional, pelaksanaan di tingkat madrasah dan sekolah, serta integrasi nilai-nilai karakter melalui kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui studi dokumen kebijakan Kementerian Agama, analisis kurikulum, serta wawancara mendalam dengan guru PAI dan pengelola madrasah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pendidikan Islam telah memberikan arah yang jelas bagi penguatan karakter peserta didik melalui berbagai program strategis, seperti penguatan moderasi beragama, integrasi nilai-nilai karakter dalam Kurikulum Merdeka, serta pembiasaan religius di lingkungan madrasah. Namun demikian, implementasinya masih menghadapi kendala berupa keterbatasan kompetensi guru, belum optimalnya evaluasi berbasis karakter, dan lemahnya sinergi antara keluarga, sekolah, serta masyarakat. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan sistem kebijakan pendidikan Islam yang berkelanjutan, peningkatan kapasitas guru dalam pendidikan karakter berbasis nilai Islam, serta pemanfaatan teknologi digital secara kreatif untuk internalisasi nilai-nilai moral Islami.
Kebijakan Pendidikan Islam untuk Anak Berkebutuhan Khusus Yansyah, Erik Aldi; Andini, Andini; Erimawahti, Erimawahti; Cahyani, Sindy; Juliani, Juliani
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/es6hqx51

Abstract

Pendidikan Islam memiliki peran penting dalam memastikan setiap anak memperoleh hak pendidikan, termasuk anak-anak dengan kebutuhan khusus. Artikel ini membahas kebijakan pendidikan Islam dalam pelaksanaan pendidikan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus, ditinjau dari peraturan nasional serta nilai-nilai yang diajarkan dalam Islam. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan menelaah peraturan perundang-undangan, kebijakan pendidikan, dan berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebijakan pendidikan Islam telah memberikan dasar yang kuat dalam menegakkan prinsip keadilan, kesamaan hak, dan perlakuan tanpa diskriminasi terhadap anak berkebutuhan khusus. Meskipun demikian, penerapan kebijakan tersebut masih menghadapi sejumlah kendala, seperti kurangnya tenaga pendidik yang kompeten, keterbatasan fasilitas pendukung, serta rendahnya pemahaman guru mengenai metode pembelajaran yang sesuai bagi anak berkebutuhan khusus. Oleh sebab itu, dibutuhkan kebijakan yang lebih operasional serta peningkatan kemampuan pendidik agar pendidikan Islam yang inklusif dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan.
Kebijakan Pengembangan Minat dan Bakat Peserta Didik Madrasah Sitepu, Egianisa Br; Sinta, Rana; Al Fadillah, Akbar; Arida, Nur Syifa; Juliani, Juliani
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jj0hfs75

Abstract

Pengembangan minat dan bakat peserta didik menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan mutu pendidikan di madrasah. Madrasah tidak hanya berfokus pada pembelajaran akademik dan keagamaan, tetapi juga berperan dalam mengembangkan potensi peserta didik secara menyeluruh. Artikel ini bertujuan untuk membahas kebijakan pengembangan minat dan bakat peserta didik di madrasah, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga berbagai tantangan yang muncul dalam penerapannya. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka dengan menelaah berbagai peraturan pendidikan, kebijakan Kementerian Agama, serta hasil penelitian sebelumnya yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebijakan pengembangan minat dan bakat di madrasah bertujuan untuk membentuk peserta didik yang berprestasi, memiliki karakter yang baik, dan mampu bersaing. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler. Namun, dalam pelaksanaannya masih terdapat beberapa hambatan, seperti keterbatasan sumber daya manusia, fasilitas yang belum memadai, serta kurangnya dukungan kebijakan di tingkat madrasah. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama antara pemerintah, pihak madrasah, pendidik, dan orang tua agar pengembangan minat dan bakat peserta didik dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.
Kebijakan Pendidikan Islam dalam Menghadapi Generasi Z Ihsan, Farraz Aulia; Aulia, Dinda; Puspita, Dhea Puja; Yanti, Ayu Safrida; Juliani, Juliani
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/fdb0m956

Abstract

Pendidikan Islam memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter bangsa dan memperkuat nilai-nilai moral serta spiritual peserta didik. Namun, di tengah perkembangan globalisasi, digitalisasi, dan dinamika sosial-keagamaan, kebijakan pendidikan Islam menghadapi tantangan kompleks baik dari aspek regulasi, implementasi kurikulum, maupun pengembangan sumber daya manusia pendidik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur (library research) dengan menelaah berbagai sumber ilmiah, seperti jurnal nasional dan internasional, buku akademik, serta dokumen kebijakan pemerintah yang relevan pada periode 2020–2025. Data dianalisis melalui metode analisis isi (content analysis) untuk mengidentifikasi arah kebijakan, kecenderungan pengembangan, serta hambatan implementatif dalam konteks pendidikan Islam modern. Hasil kajian menunjukkan bahwa arah kebijakan pendidikan Islam di Indonesia bergerak menuju integrasi nilai keislaman dengan kemajuan teknologi, penguatan moderasi beragama, dan inklusivitas pendidikan. Namun, tantangan utama masih ditemukan pada aspek pemerataan kualitas pendidikan, digital literacy guru, serta sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis bagi pengembangan studi kebijakan pendidikan Islam serta rekomendasi praktis untuk memperkuat tata kelola pendidikan berbasis nilai-nilai Islam yang adaptif terhadap perubahan zaman.
Kebijakan Akreditasi Madrasah untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan Islam Fauzi, Ahmad; Juliani, Juliani; Dilla, Isnda Ya; Lestari, Anisa Dwi; Hartati, Annisa Suge
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/7d3szr51

Abstract

Akreditasi madrasah merupakan salah satu instrumen strategis dalam kebijakan pendidikan nasional yang bertujuan untuk menjamin dan meningkatkan mutu pendidikan Islam di Indonesia. Proses akreditasi menjadi tolak ukur pencapaian standar nasional pendidikan, sekaligus mendorong madrasah agar memiliki tata kelola, kurikulum, serta sumber daya manusia yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kebijakan akreditasi madrasah dalam meningkatkan kualitas pendidikan Islam, dengan meninjau aspek kebijakan, implementasi, serta dampak terhadap mutu kelembagaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi dokumen kebijakan Kementerian Agama, wawancara mendalam dengan kepala madrasah, pengawas, serta asesor akreditasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan akreditasi memberikan dampak positif terhadap peningkatan profesionalitas guru, tata kelola madrasah, dan akuntabilitas publik lembaga pendidikan Islam. Namun, masih ditemukan kendala seperti disparitas sarana prasarana, keterbatasan SDM, serta pemahaman standar akreditasi yang belum merata di madrasah pedesaan. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan pendampingan berkelanjutan serta penguatan sistem digital akreditasi berbasis data. Dengan demikian, akreditasi tidak hanya menjadi mekanisme administratif, tetapi juga budaya mutu yang terinternalisasi dalam sistem pendidikan Islam.
Pengembangan Kebijakan Kelembagaan Pendidikan Islam di Indonesia: Analisis Literatur Sari, Hesti Indah; Fitri, Fatiyyah; Kuslaina, Amanda; Ginting, Calvin Apriando; Juliani, Juliani
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/0sfags40

Abstract

Pengembangan kebijakan kelembagaan pendidikan Islam di Indonesia memiliki peran penting dalam merespons berbagai perubahan sosial, politik, dan kemajuan ilmu pengetahuan di era modern. Pendidikan Islam tidak hanya berfungsi sebagai sarana penanaman nilai-nilai keislaman, tetapi juga dituntut untuk mampu menyesuaikan diri dengan arus globalisasi, perkembangan teknologi, serta kebijakan pendidikan yang berlaku secara nasional. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara menyeluruh arah serta perkembangan kebijakan kelembagaan pendidikan Islam di Indonesia melalui pendekatan kajian literatur. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan menganalisis berbagai sumber, seperti buku, artikel jurnal ilmiah, peraturan pemerintah, dan dokumen kebijakan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebijakan kelembagaan pendidikan Islam dipengaruhi oleh regulasi pemerintah, kebutuhan masyarakat, serta berbagai tantangan internal lembaga pendidikan Islam, termasuk kualitas pengelolaan, kompetensi sumber daya manusia, dan sistem tata kelola kelembagaan. Selain itu, arah kebijakan kelembagaan pendidikan Islam saat ini lebih menekankan pada peningkatan mutu pendidikan, penguatan akuntabilitas, serta upaya integrasi nilai-nilai keislaman dengan sistem pendidikan nasional. Melalui kajian ini, diharapkan dapat memberikan manfaat baik secara teoretis maupun praktis bagi pembuat kebijakan, pengelola lembaga pendidikan Islam, dan peneliti dalam merancang kebijakan kelembagaan yang lebih responsif dan berkelanjutan.
Kebijakan Pelatihan Guru Pendidikan Berbasis Teknologi Valevi, Reza; Juliani, Juliani; Surbakti, Pranata Seju; Ardana, M. Wahyu Rizki
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/3yed8h26

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan pelatihan guru pendidikan berbasis teknologi dan dampaknya terhadap peningkatan kompetensi guru dalam konteks pembelajaran abad ke-21. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research) melalui telaah dokumen kebijakan, buku, artikel ilmiah, dan regulasi terkait pengembangan kompetensi guru serta pemanfaatan teknologi dalam pendidikan. Data dianalisis secara deskriptif-analitis untuk mengidentifikasi arah strategis, model implementasi, dampak, serta tantangan kebijakan pelatihan guru berbasis teknologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan ini berperan strategis dalam meningkatkan kompetensi profesional, pedagogik, sosial, dan digital guru. Implementasi dilakukan melalui model daring, blended learning, workshop interaktif, dan komunitas belajar guru yang memberikan pengalaman praktis langsung dalam penggunaan teknologi dan inovasi pedagogis. Pelatihan berbasis teknologi juga mendukung pengembangan kreativitas, berpikir kritis, kolaborasi, dan komunikasi guru, sejalan dengan prinsip 21st Century Skills. Meskipun terdapat tantangan, seperti keterbatasan infrastruktur, perbedaan literasi digital antar guru, resistensi terhadap perubahan, serta kurangnya pendampingan pascapelatihan, kebijakan ini tetap menjadi strategi penting untuk membentuk guru sebagai fasilitator pembelajaran yang adaptif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan pendidikan modern. Simpulan penelitian menegaskan bahwa keberhasilan kebijakan pelatihan guru berbasis teknologi memerlukan dukungan berkelanjutan, integrasi dengan sistem penjaminan mutu, serta kolaborasi antara pemerintah, sekolah, guru, dan masyarakat agar dapat meningkatkan mutu pendidikan secara berkesinambungan.
Penafsiran Ayat-ayat tentang Sedekah Aryati, Wulan; Rahmawati, Syahfitri; Patrin, Tiara; Putri, Delsi Amelia; Hermanto, Edi
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/v39pvz69

Abstract

Sedekah merupakan salah satu ajaran fundamental dalam Islam yang memiliki dimensi spiritual, sosial, dan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep sedekah berdasarkan sumber-sumber ajaran Islam serta menganalisis peran dan dampaknya terhadap kesejahteraan individu dan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan dengan menelaah Al-Qur’an, hadis, dan literatur ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa sedekah tidak hanya berfungsi sebagai bentuk ibadah yang mendekatkan diri kepada Allah SWT, tetapi juga berperan penting dalam memperkuat solidaritas sosial, mengurangi kesenjangan ekonomi, serta menumbuhkan kepedulian sosial. Selain itu, praktik sedekah memberikan dampak positif terhadap ketenangan batin dan pembentukan karakter dermawan. Oleh karena itu, sedekah dapat dipahami sebagai instrumen strategis dalam mewujudkan keseimbangan antara nilai spiritual dan keadilan sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
Karakteristik Perkembangan Anak Usia 9 Tahun Kelas 4 SD Lubis, Ramadan; Fauziah, Jihan; Lestari, Bunga; Lubis, Mhd Taufik; Rambe, Rahma Maulida; Dalimunthe, Ramadhani
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/ccm2g823

Abstract

Anak usia 9 tahun yang umumnya berada di kelas IV Sekolah Dasar berada pada fase perkembangan yang mencakup aspek fisik, kognitif, sosial, emosional, moral, dan spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik perkembangan anak usia 9 tahun kelas IV SD berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan orang tua. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi terhadap aktivitas anak di lingkungan sekolah, wawancara kepada orang tua, serta dokumentasi pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari aspek fisik, anak mengalami pertumbuhan yang stabil, memiliki energi yang tinggi, serta koordinasi motorik kasar dan halus yang semakin baik, terlihat dari aktivitas bermain, menulis, dan olahraga. Dari aspek kognitif, anak mampu berpikir logis terhadap hal-hal konkret, memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Secara sosial-emosional, anak semakin mandiri, mampu bekerja sama dengan teman sebaya, serta mulai mampu mengendalikan emosi meskipun masih memerlukan bimbingan. Perkembangan moral ditandai dengan meningkatnya kesadaran terhadap aturan dan tanggung jawab. Sementara itu, perkembangan spiritual terlihat dari kebiasaan beribadah yang mulai terbentuk, pemahaman nilai-nilai agama.
Karakteristik Perkembangan Anak Usia 4 Tahun Wati, Kholila; Lubis, Ramadan; Al-Zany, Nazirah; Siregar, Surya Kartini Indah Sari; Salsabila, Nada Syiva; Zuhra, Cut Farida
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/s788dj90

Abstract

Jurnal ini bertujuan untuk mengkaji perkembangan anak usia dini (0-5 tahun) dalam konteks global dan nasional, dengan fokus pada aspek fisik, intelektual, emosi, sosial, dan moral. Perkembangan anak pada masa ini merupakan periode kritis yang dipengaruhi oleh faktor intrinsik dan ekstrinsik, serta memiliki implikasi signifikan terhadap pendidikan dan pembentukan karakter. Penulisan jurnal ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan wawancara dan observasi, yang melibatkan pengumpulan data melalui interaksi langsung dengan subjek (seperti orang tua dan anak), pengamatan perilaku, serta analisis terhadap sumber literatur terkait untuk memperoleh pemahaman mendalam tentang dinamika perkembangan individu. Hasil kajian menunjukkan bahwa setiap aspek perkembangan memiliki karakteristik unik yang saling terkait, dengan implikasi terhadap desain pendidikan yang responsif, seperti stimulasi motorik, kognitif, dan sosial-emosional. Temuan khusus dari observasi dan wawancara pada anak Yahya (usia 4 tahun) mengungkap perkembangan normal dalam aspek fisik, intelektual, emosi, sosial, dan moral, meskipun dengan variasi individu yang perlu perhatian lebih lanjut. Kesimpulannya, pemahaman mendalam terhadap perkembangan anak usia dini sangat penting untuk mencegah hambatan, mengoptimalkan potensi, serta mendukung pembangunan karakter dan prestasi generasi muda melalui intervensi dini yang holistik