cover
Contact Name
Maman Lesmana
Contact Email
maman.lesmana@ui.ac.id
Phone
+628159095175
Journal Mail Official
maman.lesmana@ui.ac.id
Editorial Address
Building 7, Faculty of Humanities, Kampus UI Depok, Indonesia 16424Depok, Jawa Barat
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Multikultura
Published by Universitas Indonesia
ISSN : 29634199     EISSN : 29634199     DOI : -
MULTIKULTURA accepts articles on various issues in the humanities, including philosophy, literature, archaeology, linguistics, history, library and information technology and area studies from various cultures in the world through a double-blind peer-review process.
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol. 3, No. 4" : 11 Documents clear
DINAMIKA KEHIDUPAN SOSIAL BELANDA DEPOK DALAM MEMPERTAHANKAN BUDAYA LELUHURNYA PERIODE 1913-1945 Zahra, Amanda Uma; Muhammad Nugraha, Fajar Muhammad
Multikultura Vol. 3, No. 4
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cornelis Chastelein membeli tanah di daerah Depok dan mempekerjakan budak yang ia merdekakan untuk membentuk kehidupan komunitas sosial yang berpemerintahan mandiri. Sepeninggal Cornelis Chastelein, harta kekayaannya diwarisi sepenuhnya oleh para pengikutnya. Melalui pewarisan ini kemudian budaya Depok mulai berkembang. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengungkap proses terbentuknya Kaum Depok, budaya yang mereka anut, serta identitas yang melekat pada mereka dalam periode 1913-1945. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode historis, terbagi dalam empat langkah, yakni Heuristik, Kritik Sumber, Interpretasi, dan Historiografi. Data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi sumber primer, seperti arsip, dokumen foto, dan surat-surat pribadi Cornelis Chastelein, serta sumber sekunder, seperti buku-buku sejarah, artikel jurnal, dan penelitian sebelumnya. Penelitian isi menunjukkan bahwa pembentukan kota Depok tidak terlepas dari peran Cornelis Chastelein yang tidak hanya memperkenalkan agama Kristen Protestan tetapi juga mewariskan kekayaannya, gaya hidup Belanda, dan tradisi khas yang sampai saat ini masih sering dilakukan oleh pengikutnya. Kelompok ini terus berkembang, mempertahankan gaya hidup ala Cornelis Chastelein, sehingga dikenal dengan julukan Belanda Depok.
PENGELOLAAN ARSIP DIGITAL PRIBADI: STUDI KASUS MAHASISWA MANAJEMEN REKOD DAN ARSIP UI Fauziah, Asma Zulfa; Lawanda, Ike Iswary
Multikultura Vol. 3, No. 4
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap individu menghasilkan arsip dalam kehidupan sehari-sehari, baik dalam bentuk fisik maupun digital. Pengelolaan arsip digital pribadi sangat penting untuk dilakukan demi menjaga informasi dapat tetap diakses. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi proses pengelolaan arsip digital pribadi serta tantangan yang dihadapi oleh mahasiswa Manajemen Rekod dan Arsip Universitas Indonesia. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus oleh mahasiswa MRA yang aktif melakukan Personal Digital Archiving (PDA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa telah menerapkan langkah-langkah PDA seperti pengumpulan, penilaian, pendeskripsian, penyimpanan, dan pemeliharaan arsip digital pribadi mereka dengan efektif. Layanan cloud seperti Google Drive, OneDrive, iCloud, dan Dropbox digunakan untuk memudahkan penyimpanan dan backup data. Namun, mahasiswa menghadapi tantangan seperti kurangnya disiplin dalam backup rutin dan kekhawatiran terhadap keamanan data. Penelitian ini menekankan pentingnya mempelajari teknologi dalam pengelolaan arsip digital pribadi untuk memastikan aksesibilitas dan keamanan jangka panjang.
TEMA KORUPSI DALAM DUA PUISI PENYAIR PALESTINA, IBRAHIM TOUQAN Istiqomah, Nur Hidayati
Multikultura Vol. 3, No. 4
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karya sastra dalam genre puisi telah eksis sejak dulu dan sampai saat ini pun masih digandrungi oleh para sastrawan. Tak heran, penelitian tentang puisi pun banyak dilakukan. Penelitian ini akan mengkaji tema korupsi dalam dua puisi Ibrahim Touqan, karena korupsi merupakan masalah universal yang ada di berbagai negara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan stilistika Arab dan teori isotopi, serta metode analisis komponen makna yang dikemukakan oleh Kempson. Adapun, dalam pengumpulan data, digunakan teknik studi pustaka. Tujuan utama dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bentuk korupsi seperti apa yang terdapat pada kedua puisi Ibrahim Touqan, serta menganalisis dan mengidentifikasi unsur-unsur stilistika yang mendukung tema tersebut. Hasil analisis mengungkapkan tema korupsi ditampilkan melalui kritik terhadap tindakan pengkhianatan dan ketamakan para pemimpin yang memanfaatkan kekuasaan untuk keuntungan pribadi, sementara kesejahteraan rakyat diabaikan. Keberhasilan Touqan dalam mengangkat tema korupsi terletak pada kemampuannya menggunakan diksi yang tajam untuk memperkuat pesan moral dan meningkatkan kesadaran pembaca tentang dampak buruk korupsi.
MENUJU KEBIJAKAN SOSIAL BERORIENTASI KAPABILITAS: TELAAH PEMIKIRAN AMARTYA SEN DAN MARTHA NUSSBAUM Iswahyudi, Iswahyudi; Asnawi, Naupal
Multikultura Vol. 3, No. 4
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini menyajikan kerangka evolusi kebijakan sosial, dengan fokus khusus pada upaya mewujudkan kebijakan sosial yang berorientasi pada kapabilitas (capability-oriented approach). Penelitian ini disusun berdasarkan karya Sen dan Nussbaum yang memberikan pendekatan kapabilitas sebagai kerangka kerja yang berharga untuk mengembangkan kebijakan sosial guna mendorong pembangunan dan kesejahteraan manusia. Penelitian ini mengeksplorasi keterbatasan dan kegagalan kebijakan sosial tradisional, dengan menekankan ketergantungannya pada pertumbuhan ekonomi yang berdampak pada pengorbanan kebebasan dan bakat individu. Penelitian ini juga menyoroti potensi kebijakan sosial yang berorientasi pada kapabilitas untuk meningkatkan kapasitas manusia dan mendorong keadilan sosial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis konseptual dan analisis kritis. Hasil penelitian ini mendorong agar fokus kebijakan sosial yang ada saat ini lebih ditekankan pada upaya peningkatan kapabilitas untuk mengurangi ketidaksetaraan.
DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP TREN BELANJA ONLINE DI RUSIA: TETAP BELANJA DENGAN CASHLESS Aldini, Dera Fazrin; Elfira, Mina
Multikultura Vol. 3, No. 4
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai dampak pandemi Covid-19 terhadap tren belanja online di Rusia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi masyarakat di Rusia untuk melakukan belanja online selama pandemi Covid-19 dengan teori perilaku konsumtif oleh Sumartono (2002). Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analisis oleh Moh.Nazir (2003) dan penelitian kepustakaan oleh Mestika Zed (2008). Hasil penelitian ini adalah pandemi Covid-19 memberikan perubahan terhadap tren belanja online di Rusia. Pandemi Covid-19 tidak menurunkan minat masyarakat Rusia dalam berbelanja online. Masyarakat Rusia cenderung lebih memilih untuk tetap berbelanja online dengan berbagai alasan yang ditawarkan seperti kemudahan dan kepraktisan dalam bertransaksi, keamanan dan kenyamanan, serta penawaran diskon.
KONTROVERSI ÉCRITURE INCLUSIVE DI PRANCIS Veronica, Veronica; Miranda, Airin; Laksman-Huntley, Myrna
Multikultura Vol. 3, No. 4
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa Prancis memiliki unsur maskulin dan feminin yang kuat dalam tatanan bahasanya. Dominasi bentuk atau aspek maskulinitas pun sangat terasa. Hal inilah yang menjadi kekosongan dan masalah bagi komunitas LGBTQ+ dan kaum perempuan di Prancis. Mereka berpendapat Bahasa Prancis bersifat seksis sehingga diperlukan bahasa yang dapat mempresentasikan identitas gender mereka secara setara dengan kelompok gender lainnya. Atas inisiasi Haut Conseil à l’Égalité entre les femmes et les hommes (HCE), diterbitkan sebuah buku panduan écriture inclusive dengan tujuan untuk mendorong dan mengedukasi pengaplikasian écriture inclusive pada berbagai komunikasi publik. Hal ini menimbulkan perdebatan panjang di antara masyarakat Prancis. Dalam perdebatan mengenai écriture inclusive, ada keterlibatan besar para politisi Prancis yang berkaitan dengan ideologi politik mereka. Tujuan dalam tulisan ini adalah untuk melihat pandangan atau opini mengenai écriture inclusive dari para politisi dengan melihat upaya persuasi yang dilakukan untuk mempengaruhi masyarakat. Penulis ingin melihat keberterimaan masyarakat Prancis terhadap écriture inclusive sebagai upaya untuk menjawab permasalahan dalam penelitian ini mengenai pro dan kontra yang ditunjukkan politisi Prancis terkait penerapan écriture inclusive. Dengan menggunakan metode kualitatif, tulisan ini didasari atas teori performativitas gender milik Butler (1990), teori komponen makna dari Leech (1981) dan teori retorika dari Fromilhague (2010) sebagai pisau analisis dalam penelitian ini. Melalui hasil analisis yang dilakukan, penulis menemukan bahwa para politisi mengungkapkan pendapat mereka secara persuasif dengan menggunakan unsur retorika figures de construction et de pensée. Kecenderungan penolakan akan écriture inclusive didominasi oleh politisi sayap (tengah-) kanan, hal ini berkaitan dengan ideologi dan nilai politik mereka.
MODERNISASI BUDAYA MINUM KOPI GAHWA DI UNI EMIRAT ARAB Rahadian, Nurmalitasari; Solihat, Ade
Multikultura Vol. 3, No. 4
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang budaya gahwa, yaitu tradisi minum kopi di Uni Emirat Arab. Tradisi ini telah menjadi sarana interaksi sosial masyarakat Emirati sejak abad ke-15 Masehi dan masih bertahan hingga era modern ini. Bukan sekadar bertahan, tradisi gahwa di Uni Emirat Arab sejalan dengan modernisasi yang tengah berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana budaya gahwa dipertahankan oleh masyarakat Emirati dan dapat selaras dengan modernisasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan mengambil informasi dari buku, artikel jurnal elektronik, video yang termuat di Youtube dan artikel di situs web. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori modernisasi yang dikemukakan Koentjaraningrat, dan didukung oleh teori pelestarian budaya lokal yang dikemukakan Jacobus Ranjabar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gahwa telah menjadi tradisi masyarakat Emirati yang terus dipraktikkan sebagai gaya hidup keseharian. Budaya gahwa kemudian dikomodifikasikan oleh masyarakat Emirati. Saat ini gahwa dapat dijumpai di banyak restoran dan kafe di Uni Emirat Arab, baik dengan cita rasa autentik maupun inovasi. Selain itu Pemerintah Emirati menyelenggarakan program Kompetisi Gahwa Internasional, Bait Al-Gahwa, dan program pariwisata budaya untuk mempromosikan budaya gahwa kepada masyarakat global.
SENI TRADISIONAL DI ERA DIGITAL DAN UPAYA SANGGAR SAWO KECIK DALAM MELESTARIKAN TARI TOPENG CIREBON DENGAN PENDEKATAN SEMIOTIK Sutisna, Nganan; Sutisna, Nanang
Multikultura Vol. 3, No. 4
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sanggar Seni Tari dan Budaya Sawo Kecik berperan penting dalam kegiatan pelestarian dan pengembangan Tari Topeng Cirebon di era digital melalui berbagai kegiatan yang dipublikasikan secara online. Penelitian ini menganalisis secara semiotika data kegiatan sanggar dari 2022 hingga 2024 yang menyoroti upaya sanggar untuk mempertahankan identitas budaya Cirebon dalam konteks perubahan pola konsumsi budaya akibat digitalisasi. Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan data yang diperoleh dari dokumentasi kegiatan, artikel daring, dan wawancara dengan pemangku kepentingan. Berdasarkan hasil temuan penelitian ditemukan bahwa sanggar tidak hanya menyelenggarakan pementasan tari tradisional tetapi juga memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan aksesibilitas dan kolaborasi dengan komunitas lokal. Harapanya penelitian ini akan memberikan wawasan mengenai strategi efektif untuk pelestarian seni budaya lokal di era digital. Selain itu penting untuk berkolaborasi lintas sektoral dalam menghadapi tantangan transformasi budaya.
REPRESENTASI PEMERINTAH RUSIA DALAM FILM Калашников (Kalashnikov) KARYA KONSTANTIN BUSLOV Aviandy, Mochamad; Widiandityo, Bhiandra; Vermanda, Diva; Shanneva Raynadi, Muhammad; Kallandika Mozave, Rhandy; Mahaquisha, Sachini
Multikultura Vol. 3, No. 4
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pefilman Rusia mendapatkan tempat tersendiri karena pengaruhnya dalam dunia film dunia, selain Amerika, Inggris, Prancis, Tiongkok, dan India. Akan tetapi, film-film di Rusia tidak sebebas counterpart-nya di negara Barat yang dapat mengekspresikan visual maupun pesan instrinsik dan ekstrinsik secara bebas. Penyampaian kritik melalui film harus dilakukan dengan cara negosiasi yang halus melalui penggambaran adegan. Penelitian ini membahas film Kalashnikovkarya Konstantin Buslov yang menggunakan senjata AK-47 sebagai cara untuk mengungkapkan kritik, pujian, dan sanggahan terhadap pemerintahan Rusia secara halus agar dapat tayang di Rusia. Penelitian ini dilakukan dengan teori representasi milik Stuart Hall. Berdasarkan hasil analisis ditemukan bahwa kritik terhadap pemerintah dapat diungkapkan dengan memasukkan pemujaan terhadap unsur-unsur patriotisme.
KESENJANGAN SOSIAL DALAM POSTER KAMPANYE TRANSISI ENERGI DARI BUNDESMINISTERIUM FüR WIRTSCHAFT UND KLIMASCHUTZ (BMWK): KAJIAN WACANA KRITIS Al-Kahfi, Maharani Axellandra; Suganda, Sonya Puspasari
Multikultura Vol. 3, No. 4
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Page 1 of 2 | Total Record : 11