cover
Contact Name
Amiruddin
Contact Email
journalameena@gmail.com
Phone
+6285270075934
Journal Mail Official
aij@ymal.or.id
Editorial Address
Jl. Line Pipa Desa Seuneubok, Kecamatan Blang Mangat Kota Lhokseumawe, Aceh
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Ameena Journal
ISSN : -     EISSN : 29860016     DOI : -
Ameena Journal bertujuan untuk menjadi media publikasi ilmiah yang memfasilitasi pengembangan dan penyebaran penelitian di berbagai bidang ilmu keislaman, dengan fokus pada kajian interdisipliner yang relevan dan aplikatif. Jurnal ini mencakup berbagai topik seperti Pendidikan Islam, Hukum Islam, Ekonomi Islam, Dakwah Islam, Komunikasi dan Penyiaran Islam, Ilmu Sosial, Filsafat Islam, Pemikiran Islam, Sejarah Islam, serta bidang-bidang lain yang berkaitan dengan ilmu keislaman, termasuk Matematika, Kebidanan, dan Kedokteran. Dengan melibatkan penulis, penyunting, dan penerbit yang mengedepankan etika akademik, Ameena Journal bertujuan untuk memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan ilmu pengetahuan di perguruan tinggi keagamaan Islam dunia, serta menjadi rujukan yang bermanfaat bagi akademisi, peneliti, dan praktisi di berbagai disiplin ilmu.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 3 (2024): Ameena Journal" : 10 Documents clear
Pandangan Hukum Islam Tentang Peran Istri Dalam Mencari Nafkah Umar, Fazlon
Ameena Journal Vol. 2 No. 3 (2024): Ameena Journal
Publisher : Yayasan Madinah Al-Aziziyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63732/aij.v2i3.69

Abstract

Dalam Islam, mencari nafkah adalah tanggung jawab utama seorang laki-laki untuk mendukung keluarganya, sementara perempuan umumnya dianjurkan untuk fokus mengurus rumah tangga. Namun, seiring berjalannya waktu, semakin banyak perempuan yang ikut bekerja. Islam memberikan tempat istimewa bagi perempuan, memungkinkan mereka memiliki kualitas hidup yang lebih baik dan mengizinkan mereka terlibat dalam berbagai aktivitas, termasuk bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perspektif hukum Islam terhadap istri yang bekerja atau berkontribusi dalam pendapatan keluarga. Menggunakan metodologi kualitatif, penelitian ini dilakukan secara sistematis dengan menggunakan data lapangan. Penelitian ini bersifat empiris. Hasil penelitian menunjukkan beberapa faktor yang mendorong istri untuk bekerja: (a) penghasilan suami tidak mencukupi kebutuhan keluarga, (b) istri ditinggal oleh suami karena perceraian atau kematian, (c) suami enggan bekerja, (d) suami sakit dan tidak bisa bekerja, dan (e) istri memperoleh izin dari suami untuk bekerja. Dari perspektif hukum Islam, seorang istri diperbolehkan bekerja asalkan ia mendapat izin dari suaminya. Ketaatan kepada suami dipandang sebagai salah satu kebajikan tertinggi seorang perempuan. Kompilasi Hukum Islam juga menyarankan agar istri mengutamakan ketaatan kepada suami dan fokus mengurus rumah tangga. Jika seorang istri ingin bekerja, memperoleh izin dari suami akan menyelaraskan tindakannya dengan hukum Islam dan peraturan perundang-undangan.
Dinamika Revivalisme dan Nasionalisme di Dunia Islam Era Jamaluddin AL-Afghani Amiruddin, Muhammad; Saraswati, Earlyta Dewi; Ath Thoriq, Ahmad Zakiy; Az-Zahrah, Fathimah
Ameena Journal Vol. 2 No. 3 (2024): Ameena Journal
Publisher : Yayasan Madinah Al-Aziziyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63732/aij.v2i3.104

Abstract

Penelitian berjudul “Dinamika Revivalisme dan Nasionalisme di Dunia Islam Era Jamaluddin Al Afghani” bertujuan menyajikan (1) Latar Belakang Revivalisme dan Nasionalisme di dunia Islam era Jamaluddin Al-Afghani (2) Perkembangan Revivalisme dan Nasionalsime di dunia Islam era Jamaluddin AL-Afghani (3) Pengaruh Revivalisme dan Nasionalisme di dunia Islam erea Jamaluddin Al-Afghani. Penelitian ini merupakan penelitian berjenis deskripsi kualitatif, menggunakan metode penelitian yang mengumpulkan data lalu digabungkan. Penelitian ini memanfaatkan teori Revivalisme dan Nasionalisme era Jamaluddin Al-Afghani di abad ke-19. Hasil dari penelitian ini adalah (1) Penyebab Revivalsme dan Nasionalisme (2) Perkembangan Revivalisme dan Nasionalisme (3) Pengaruh Revivalisme dan Nasionalisme. Dengan kondisi demikian, maka dapat disimpulkan bahwa Era Jamaluddin Al-Afghani mendorong kebangkitan Islam dan nasionalisme, yang menguatkan identitas agama dan nasional, melawan kolonialisme, meningkatkan pendidikan, dan menghasilkan kepemimpinan yang adil.
Kebudayaan Kesehatan Islam: Tinjauan Sejarah dan Relevansinya dalam Kesehatan Masyarakat Kontemporer Asrofik; Rahmawati, Indah; Rozak, Akhmad Khusnur; Amiruddin, Muhammad
Ameena Journal Vol. 2 No. 3 (2024): Ameena Journal
Publisher : Yayasan Madinah Al-Aziziyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63732/aij.v2i3.107

Abstract

Kesehatan dalam Islam menekankan keseimbangan fisik, mental, dan spiritual melalui ajaran kebersihan, pola makan sehat, serta pengobatan berbasis ilmu pengetahuan yang didukung oleh kontribusi ilmuwan muslim seperti Ibnu Sina dan Al-Razi. Penelitian ini bertujuan untuk memahami konsep kebudayaan kesehatan dalam Islam, menelusuri sejarah perkembangannya, serta mengidentifikasi tokoh-tokoh penting dalam bidang kesehatan Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur deskriptif, dengan kriteria inklusi artikel ilmiah 10 tahun terakhir, buku, atau sumber terpercaya yang relevan dengan topik penelitian dan kriteria eksklusi yang mengandung data usang atau kurang relevan dengan perkembangan terbaru dalam topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebudayaan kesehatan Islam mencakup sistem nilai, norma, dan praktik yang bersumber dari ajaran agama, mulai dari masa Rasulullah SAW yang menekankan kebersihan dan pengobatan herbal, hingga masa Abbasiyah dengan kontribusi besar ilmuwan seperti Al-Razi dan Ibnu Sina. Tokoh-tokoh seperti Al-Zahrawi, Ibn al-Nafis, dan Ibn al-Haytham juga memberikan kontribusi signifikan. Kebudayaan kesehatan Islam merupakan perpaduan ajaran agama, tradisi pengobatan, dan perkembangan ilmu pengetahuan untuk menjaga kesehatan jasmani dan rohani masyarakat.
Sosiolinguistik dalam Pembelajaran Bahasa Arab Melalui Maharah Kalam dengan Pendekatan Komunikatif Nuha, Meisa Yasmin; Tatang
Ameena Journal Vol. 2 No. 3 (2024): Ameena Journal
Publisher : Yayasan Madinah Al-Aziziyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63732/aij.v2i3.72

Abstract

This study aims to observe how the role of sociolinguistics in learning short story material by applying communicative schemes in one of the schools in Central Java. The methodology used is descriptive qualitative. The research data were obtained from the short story learning process that utilizes the maharah kalam method through the communicative scheme approach. The data collection techniques used included observation as well as interviews with teachers and students. The results show that short story learning in one of the school classes in Central Java can be implemented well using communicative schemes. The learning process takes place through three main stages, namely apperception, core activities, and closing, all of which are based on the principles of communicative schemes. In addition, sociolinguistics plays an important role in various aspects of learning, starting from the preparation of learning tools, the implementation of activities, to the use of language during the teaching and learning process. From the results and analysis of this study, it can be concluded that learning maharah kalam through short story materials makes a significant contribution to the study of sociolinguistics, especially in the application of communicative schemes in the classroom.
Peran Organisasi Dayah dalam Menguatkan Pendidikan Islam di Aceh Hasbullah
Ameena Journal Vol. 2 No. 3 (2024): Ameena Journal
Publisher : Yayasan Madinah Al-Aziziyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63732/aij.v2i3.111

Abstract

Pendidikan Islam di Aceh memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga nilai-nilai agama dan budaya lokal. Salah satu lembaga yang berkontribusi signifikan dalam penguatan pendidikan Islam di Aceh adalah dayah. Meskipun keberadaan dayah sudah dikenal luas di masyarakat, peran dan tantangan yang dihadapi oleh organisasi dayah dalam meningkatkan kualitas pendidikan Islam belum banyak dieksplorasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggali peran organisasi dayah dalam menguatkan pendidikan Islam di Aceh, serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam menjalankan fungsinya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research). Data diperoleh melalui analisis literatur yang relevan mengenai pendidikan Islam, dayah, serta penguatan budaya lokal di Aceh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dayah memiliki peran yang sangat penting dalam pengajaran agama dan pembentukan karakter santri, serta pelestarian nilai-nilai sosial budaya Aceh. Namun, dayah juga menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan sumber daya dan fasilitas, serta kebutuhan untuk mengadaptasi kurikulum dan metode pengajaran sesuai perkembangan zaman. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan pemahaman tentang peran dayah dalam pendidikan Islam, serta pentingnya dukungan bagi pengembangan dan pembaruan dayah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Aceh.
Mengguncang Barat, Menyatukan Timur: Pengaruh Kekhalifahan Utsmani Dalam Menyatukan Sejarah Dunia Islam Amiruddin, M; Al Khansaa, Salma Raasiyah; Ulinnuha, Inni Sayyidah; Febrianti, Berliana Dewi Hajar
Ameena Journal Vol. 2 No. 3 (2024): Ameena Journal
Publisher : Yayasan Madinah Al-Aziziyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63732/aij.v2i3.115

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mengkaji peran Kekhalifahan Utsmani dalam penyebaran kebudayaan Islam di Eropa dan Timur Tengah dari abad ke-14 hingga ke-20. Dengan menggunakan metode tinjauan literatur (literature review), penelitian ini menganalisis dampak yang ditimbulkan oleh ekspansi militer, politik, sosial, dan keagamaan Utsmani. Hasil kajian menunjukkan bahwa Kekhalifahan Utsmani berperan penting dalam pembentukan identitas Islam di wilayah yang luas melalui penerapan hukum Islam, sistem millet yang inklusif, serta kontribusi dalam arsitektur dan ilmu pengetahuan. Selain itu, toleransi beragama yang diterapkan turut memperkuat harmoni sosial di berbagai wilayah yang berbeda etnis dan agama.
Evaluasi Keterampilan Spiritual Dalam Pembelajaran Pendidikan Islam di Perguruan Tinggi Haiqal, Muhammad; Amiruddin, Teungku
Ameena Journal Vol. 2 No. 3 (2024): Ameena Journal
Publisher : Yayasan Madinah Al-Aziziyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63732/aij.v2i3.116

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengevaluasi keterampilan spiritual dalam pembelajaran Pendidikan Islam di perguruan tinggi. Pendidikan Islam di tingkat perguruan tinggi memiliki peran penting dalam membentuk karakter mahasiswa yang berlandaskan pada nilai-nilai spiritual. Oleh karena itu, evaluasi terhadap keterampilan spiritual mahasiswa menjadi hal yang esensial untuk memastikan tujuan pembelajaran tercapai dengan baik. Penelitian ini mengidentifikasi lima kunci utama dalam pengembangan keterampilan spiritual, yaitu pemahaman agama yang mendalam, pengamalan ibadah yang konsisten, pengembangan akhlak mulia, penerapan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari, dan kemampuan untuk refleksi diri dalam konteks spiritual. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi keterampilan spiritual dalam pembelajaran Pendidikan Islam di perguruan tinggi memerlukan pendekatan yang holistik, melibatkan metode pembelajaran yang inovatif, serta penguatan peran dosen sebagai pembimbing spiritual. Evaluasi ini diharapkan dapat menjadi dasar untuk peningkatan kualitas pendidikan yang lebih berorientasi pada pembentukan pribadi yang seimbang secara akademis dan spiritual.
Pesantren sebagai Pusat Pendidikan untuk Menguatkan Pemahaman Ilmu Hukum Islam Bagi Generasi Muda S, Riyandi
Ameena Journal Vol. 2 No. 3 (2024): Ameena Journal
Publisher : Yayasan Madinah Al-Aziziyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63732/aij.v2i3.117

Abstract

Latar belakang penelitian ini berfokus pada peran pesantren sebagai pusat pendidikan yang memperkuat pemahaman hukum Islam bagi generasi muda. Di tengah arus globalisasi dan pengaruh budaya luar, pesantren tetap mempertahankan ajaran-ajaran Islam yang autentik dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi peran pesantren dalam mengajarkan ilmu hukum Islam, serta untuk mengidentifikasi bagaimana pesantren dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui penggunaan teknologi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian pustaka (library research) dengan mengumpulkan berbagai referensi dari buku, artikel, dan jurnal terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesantren memiliki peran yang sangat penting dalam memperkuat pemahaman hukum Islam bagi generasi muda, melalui pengajaran yang mengintegrasikan teori dan praktik hukum Islam. Penelitian ini juga menemukan bahwa meskipun tantangan teknologi masih ada, pesantren telah berusaha beradaptasi dengan mengadopsi teknologi dalam pembelajaran. Kesimpulannya, pesantren tidak hanya berperan dalam menjaga pemahaman hukum Islam, tetapi juga dalam mengembangkan metode pembelajaran yang lebih inovatif dan sesuai dengan perkembangan zaman. Kontribusi penelitian ini adalah memberikan wawasan baru mengenai pentingnya pesantren dalam pendidikan hukum Islam dan memberikan rekomendasi terkait penggunaan teknologi dalam pengajaran.
Etika Sosial Dalam Al-Qur’an Yang Terkandung Dalam Surah Maryam M. Yusuf, Ritawati; Muhibuddin; Nurbaiti
Ameena Journal Vol. 2 No. 3 (2024): Ameena Journal
Publisher : Yayasan Madinah Al-Aziziyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63732/aij.v2i3.124

Abstract

Surah Maryam dalam Al-Qur'an menyajikan nilai-nilai etika sosial yang penting bagi kehidupan bermasyarakat, meliputi aspek keadilan, kasih sayang, rasa hormat kepada orang tua, serta kepedulian terhadap sesama. Ayat-ayat dalam surah ini mengandung pelajaran moral yang mengajarkan manusia untuk menjunjung tinggi hubungan yang harmonis dan saling menghargai antarindividu. Dalam surah ini, kisah-kisah para nabi seperti Nabi Ibrahim, Nabi Zakaria, dan Maryam memberikan contoh nyata dari penerapan nilai-nilai etika sosial yang dapat diinternalisasikan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menggali makna etika sosial yang terdapat dalam Surat Maryam dengan analisis pendekatan tafsir, sehingga dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai prinsip-prinsip etika dalam Al-Qur'an yang relevan dengan kehidupan modern. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memperkaya literatur keislaman serta menjadi pedoman bagi umat Islam dalam berperilaku sosial yang baik sesuai ajaran Al-Qur'an. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis untuk mengungkap nilai-nilai etika sosial yang terkandung dalam Surah Maryam. Surah Maryam dalam Al-Qur'an mengandung banyak pelajaran mengenai komunikasi, baik secara verbal maupun non-verbal, terutama dalam konteks kisah-kisah para nabi dan manusia pilihan Allah.
Bahaya Kebohongan Dalam Perspektif Komunikasi Islam Salcedo, Chairul Liza; Amiruddin; Azizi, Muhammad Abrar
Ameena Journal Vol. 2 No. 3 (2024): Ameena Journal
Publisher : Yayasan Madinah Al-Aziziyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63732/aij.v2i3.137

Abstract

Kebohongan merupakan tindakan yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari dan berdampak negatif pada kepercayaan, etika, serta interaksi sosial. Dalam perspektif komunikasi Islam, kebohongan bukan hanya dilarang, tetapi juga dianggap sebagai salah satu perbuatan yang dapat merusak tatanan moral dan sosial umat. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bahaya kebohongan dari sudut pandang komunikasi Islam, serta implikasi negatifnya terhadap individu dan masyarakat. Kajian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan kualitatif, mengacu pada Al-Qur'an, Hadis, serta literatur Islam klasik dan modern yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebohongan dalam komunikasi dapat mengakibatkan dampak yang merusak, baik secara spiritual maupun sosial, serta mengurangi kredibilitas individu di mata masyarakat. Kesimpulan dari kajian ini menekankan pentingnya komunikasi yang jujur dan transparan sesuai ajaran Islam untuk menjaga keharmonisan dan kedamaian dalam hubungan sosial.

Page 1 of 1 | Total Record : 10