cover
Contact Name
Asriadi
Contact Email
jurnalinkamku@gmail.com
Phone
+6282291463123
Journal Mail Official
jurnalinkamku@gmail.com
Editorial Address
Jln. Sultan Sultan Hasanuddin, NO. 20, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, Kode pos. 92612
Location
Kab. sinjai,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Journal of Community Service
ISSN : -     EISSN : 29867975     DOI : https://doi.org/10.47435
INKAMKU yaitu tentang Integrasi Akademisi dan Masyarakat yang Berkualitas. INKAMKU ini merupakan wadah publikasi ilmiah di bidang pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh dosen, peneliti, guru, mahasiswa maupun kelompok masyarakat lainnya. Jurnal ini menerima artikel hasil pengabdian maupun pemberdayaan masyarakat pada bidang baik Ushuluddin, Adab, Dakwah, Komunikasi, Penyuluhan, Konseling baik yang berbentuk penyuluhan, pendampingan, bimbingan teknis, dan jenis kegiatan lain yang relevan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 139 Documents
Meningkatkan Kepercayaan Diri Generasi Muda Melalui Pelatihan Public Speaking Pada Siswa Di UPTD SMPN 15 Sinjai nur akifa rifaii; Nurwahida; R. Firdaus Wahyudi
INKAMKU : Integrasi Akademisi dan Masyarakat yang Berkualitas Vol 3 No 2 (2024): INKAMKU : Journal of Community Service
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Komunikasi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/inkamku.v3i2.2708

Abstract

To contribute and lead the future, the young generation is an agent of change and a determinant of the future survival of the nation. They should be able to communicate well, including speaking in public. Speaking in public is not the same as speaking at home. Although not everyone has the ability to speak in public, everyone has a ability to talk. Just like today's younger generation, which needs guidance and attention to be able to perform with confidence in public. Early adolescence is an important period in a person's development, including the ability to speak in public. This ability will be very useful to them. Many high school students, especially the ninth grade, still feel distressed and nervous when speaking in public. This can cause them difficulties in conveying their ideas and ideas clearly. As a result, public speaking training should be designed specifically for ninth-grade high school students, especially in Sinjai 15th grade high school. The aim is to provide early supplies to students who will enter high school, as they will speak more often in public, such as in discussions in classes, presentations, and other events related to speaking in public.
Pembinaan dan Hafalan surah-surah pendek TK/TPA AZ-ZAHRA hairunnisa syamsul Bahri; Siar Ni'mah; Hawirah; Imam Zarkasyi Mubhar
INKAMKU : Integrasi Akademisi dan Masyarakat yang Berkualitas Vol 3 No 2 (2024): INKAMKU : Journal of Community Service
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Komunikasi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/inkamku.v3i2.2744

Abstract

Bimbingan agama dan pendidikan Al-Qur’an sudah hendaknya diberikan kepada anak-anak sedini mungkin, karena bimbingan atau pendidikan tersebut dimulaiketika mereka masih kecil dan dampaknya akan terlihat ketika kita sudah dewasa Jadi salah satu implementasi dari agenda ini adalah mengamalkan pengajaran hafalan Al-Qur’an dan hafalan surat-surat pendek serta ilmu-ilmu keislaman lainnya sejak masa kanak-kanak dan tumbuh kembangnya agar anak-anak mempunyai ahlak terpuji dengan menumbuhkan kebiasaan beramal soleh ,serta menjauhi hal-hal yang buruk agar anak dapat tumbh dan berkembang. Dan mendapatkan manfaat darinya agar kelak ia menjadi pengikut Al-Qur’an.
Ruang KAP (Komunikasi Antar Pribadi) Sebuah Program Untuk Peningkatan Kapasitas Para Kader Kesehatan Nurliya N.Rohmah; Faridah; Ishanan
INKAMKU : Integrasi Akademisi dan Masyarakat yang Berkualitas Vol 3 No 2 (2024): INKAMKU : Journal of Community Service
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Komunikasi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/inkamku.v3i2.3221

Abstract

Public awareness of the polio vaccine for toddlers in the Mataram area in 2023 is still at 30.2%, or 2,645 children (the lowest in NTB). To address this issue, behavior change intervention components must be further developed. In the context of field communication, health cadres need to be equipped with more innovative communication techniques as the front line. For this purpose, continuous training such as the Training of Communicator (ToC) with an Interpersonal Communication Approach (KAP) needs to be provided to health cadres to enhance their communication skills and medical knowledge. The goal of this service is to equip cadres with techniques to build closer, trusting, and understanding relationships to facilitate educating and persuading residents, to provide cadres with techniques for explaining immunization issues in ways that are easily understood by the general public, and to equip cadres with techniques to lock in commitment and build habits so that long-term behavior change can occur. The success rate of the service activity is 90%, based on the KAP method indicators of participant engagement at every step and happiness during the training. This can be observed from the beginning of the training in the morning until the end, with health cadres always laughing and not feeling sleepy or weak. They are also committed to taking action with KAP in the community. They returned home smiling and expressed gratitude for the communication knowledge imparted
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN TATA CARA PENYELENGGARAAN JENAZAH HAWA HAWA; Faridah Faridah
INKAMKU : Integrasi Akademisi dan Masyarakat yang Berkualitas Vol 3 No 1 (2024): INKAMKU : Journal of Community Service
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Komunikasi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/inkamku.v3i1.1046

Abstract

Caring for and organizing bodies for Muslims is fardhu kifayah. If there is someone or several groups of people who have carried out the obligation, then the obligation of others to carry it out has fallen. There are four obligations of Muslims after the death of a person, namely bathing, shrouding, praying and burying. Organizing the bodies was carried out at the Nurul Hayat Mosque in Safaere Hamlet, Puncak Village, South Sinjai District, this activity was carried out in order to improve the skills of the community in taking care of the corpse properly and correctly in accordance with the teachings of Islamic law, so that one day they are needed to be ready.
SEMINAR PUBLIC SPEAKING Mursalim Mursalim; Musliadi Musliadi; R. Firdaus Wahyudi; Muh. Anis
INKAMKU : Integrasi Akademisi dan Masyarakat yang Berkualitas Vol 1 No 1 (2022): INKAMKU : Journal of Community Service
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Komunikasi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/inkamku.v1i1.1161

Abstract

Public speaking dapat didefinisikan sebagai kegiatan menyampaikan pesan dari pembicara tertentu kepada audiens tertentu (public) dalam konteks yang formal dan telah direncanakan sebelumnya. Mempelajari lebih dalam mengenai public speaking tentu tidak dapat dilepaskan dari teori-teorikomunikasi yang berada di sekitarnya. Adapun tujuan diadakannya seminar Public Speaking adalah agar pemuda /kalangan pelajar mampu berbicara di depan umum/publik. Adapun metode yang digunakan adalah metode observasi dan sosialisasi. Hasil dari seminar public speaking adalah peserta mampu berbicara did epan umum tanpa ada rasa gugup
PEMBINAAN TAHSIN DAN TAJWID TK/TPA MASJID BAITUS SAID AN-NUR DUSUN CILELLANG DESA UJUNGE KECAMATAN TONRA Firmansyah Firmansyah; Nurwahidah Nurwahidah; Amir Hamzah; Muhammad Zulkarnain Mubhar; Mudzakkir Muhammad Arif Ahmad Marzuki
INKAMKU : Integrasi Akademisi dan Masyarakat yang Berkualitas Vol 1 No 1 (2022): INKAMKU : Journal of Community Service
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Komunikasi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/inkamku.v1i1.1162

Abstract

Pemahaman ilmu tajwid merupakan salah satu komponen bagi siswa dalam membaca al-Quran. Memahami hukum-hukum bacaan yang ada dalam ilmu tajwid seperti hokum bacaan nun mati dan tanwin, hukum mim mati, hukum mad, dan sifat huruf adalah merupakan kriteria dalam membaca al-Quran. Dalam observasi yang penulis lakukan Tk/Tpa masjid baitul said annur, penulis menemukan beberapa masalah diantaranya pemahaman tentang tajwid mayoritas santri yang rendah dan kurangnya pemahaman materi tajwid dan tahsin yang kemudian mempengaruhi kemampuan santri dalam membaca al-Quran.
PEMBINAAN TK/TPA DI MASJID DARUSSALAM DESA BALLE Risnawati Mulfa; Hamka Hamka; Kusnadi Kusnadi; Siar Ni’mah; Firdaus Firdaus
INKAMKU : Integrasi Akademisi dan Masyarakat yang Berkualitas Vol 1 No 1 (2022): INKAMKU : Journal of Community Service
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Komunikasi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/inkamku.v1i1.1163

Abstract

Dewasa ini era globalisasi membuat beberapa pergeseran nilai dan budaya dalam kehidupan masyarakat, serta kurangnya pemahaman terhadap Al Quran. Oleh karena itu, perlu adanya pembinaan yang dilakukan secara konsisten terhadap generasi muda atau anak-anak. Salah satu solusi demi melawan gempuran era glonalisasi yang semakin mejadi-jadi, maka keberadaan TK/TPA sangatlah membantu sebagai sarana atau wadah anak-anak untuk belajar. Desa Balle yang terletak di kecamatan Kahu ini termasuk desa yang TK/TPA nya dianggap aktif. Keberadaan TK/TPA sangat membantu para orang tua dalam mendidik anak mereka, terlebih lagi desa Balle merupakan desa dengan mayoritas penduduk bermata pencaharian sebagai petani. Tujuan pelaksanaan kegiatan pembinaan Al Quran di daerah pedesaan agar lebih mendekatkan masyarakat dan meningkatkan pemahaman mengenai Al Quran sebagai genjatan pemblajaran Al Quran secara intensif dan mendunia. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan menjelaskan dan menggambarkan secara detail kegiatan pembelajaran yang diterapkan. Hasil dari kegiatan pembinaan Al Quran menunjukkan respons siswa yang sangat baik, mereka aktif bertanya dan antusias mengikuti pemblajaran. Saran dalam kegiatan pembinaan Al Quran adalah perlunya tidakan kerja sama antara tenaga pendidik dan orang tua santri untuk melakukan pendamingan lebih lanjut agar upaya dalam menumbuhkan sikap cinta Al Quran sejak dini terhadap santri bukan hanya di TK/TA tetapi juga di lingkungan keluarga.
WORKSHOP LAYANAN KONSELING REMAJA DESA BACU KEC.TONRA KAB. BONE Nurul Anniha; Srianti Permata; St.Hajrah Syam; Sulfikar K; Rahmatullah Rahmatullah; Prima Mytra
INKAMKU : Integrasi Akademisi dan Masyarakat yang Berkualitas Vol 1 No 1 (2022): INKAMKU : Journal of Community Service
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Komunikasi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/inkamku.v1i1.1167

Abstract

Salah satu permasalahan yang ada pada masyarakat Desa Bacu Kecamatan Tonra Kabupaten Bone khususnya bagi remaja adalah kurangnya kesadaran akan potensi yang dimiliki oleh remaja disekitarnya yang dapat dijadikan sebagai tambahan sumber daya yang berguna untuk pendidikan masa depan. Terselamatkan dari era globalisasi karena globalisasi seperti sebuah kebebasan, sehingga banyak budaya asing yang masuk, sedangkan budaya tersebut tidak sesuai dengan budaya khususnya di Indonesia. Untuk lebih baik lagi dalam mempersiapkan generasi muda juga sangat tergantung dari kesiapan masyarakat yaitu dengan adanya budayanya, teknologi terasa begitu dekat dengan manusia terutama di remia karena memudahkan manusia dalam melakukan cuci pakaian. Tapi teknologi. Sering disalahgunakan untuk membuka situs yang tidak manusiawi seperti yang dibuka oleh remaja sehingga keingintahuan remaja seringkali berujung pada seks di luar nikah. Maka melalui lokakarya layanan konseling remaja dan dalam upaya mengatasi masalah konseling, konselor harus dapat memahami dan mengembangkan setiap motif dan motivasi yang melatarbelakangi perilaku konseli selain itu.
PEMBINAAN RUMAH TAHFIDZH RAUDHATUL ATHFAL DI DESA BULU-BULU KECAMATAN TONRA KABUPATEN BONE Sukmawati Sukmawati; Abd.Muhaemin Nabir; Hawirah Hawirah; Imam Zarkasyi Mubhar
INKAMKU : Integrasi Akademisi dan Masyarakat yang Berkualitas Vol 1 No 1 (2022): INKAMKU : Journal of Community Service
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Komunikasi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/inkamku.v1i1.1169

Abstract

Keberadaan Rumah Tahfidzh merupakan penunjang dalam pendidikan agama Islam pada lembaga-lembaga pendidikan sekolah (MI-MA) sehingga pada siang atau sore hari di luar jam sekolah pada jam tersebut diselenggarakan, maka Rumah Tahfidzh bisa dijadikan sebagai kegiatan “pra madrasah”, dalam satu tahun pendidikan ini dibagi dalam dua semester dan diperlukan waktu 90 menit setiap kali masuk. Sehingga targetnya dan tujuan menjadikan para santri agar bisa menjadi pribadi yang Qur’ani mencintai al-Qur’an dan dijadikan sebagai panduan dan pembeda dalam kehidupan sebagai pergaulan lingkungan yang sehat dan Islami, ini sangat penting bagi perkembangan jiwa santri terutama dalam proses bersosialisasi. Pembinaan Rumah Tahfidzh merupakan salah satu bagian dari proses pendidikan Islami. Biasanya lebih diarahkan kepada pendidikan watak, moral, sikap atau kepribadian seorang santri.
PENDAMPINGAN KARAKTER REMAJA MELALUI BUDAYA LITERASI SEKOLAH Musfira Musfira; Hasmiati Hasmiati; Muhlis Muhlis; Rahma Melati Amir; Wahidayanti Wahidayanti; Prima Mytra
INKAMKU : Integrasi Akademisi dan Masyarakat yang Berkualitas Vol 1 No 1 (2022): INKAMKU : Journal of Community Service
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Komunikasi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/inkamku.v1i1.1171

Abstract

Literasi di Indonesia merupakan salah satu persoalan mendesak yang masih harus dibenahi. Karena kurangnya minat baca masyarakat terutama dikalangan pelajar. Terkait dengan minimnya budaya literasi ini sudah menjadi hal yang lumrah dan menjamur dari tahun ke tahun tanpa ada perubahan. Yang kemudian hal inilah yang menjadi tantangan dan permasalahan serius bagi orangtua, guru dan terutama pemerintah untuk saling bersinergi menumbuh kembangkan budaya literasi di sekolah. Budaya literasi berkaitan erat dengan kalangan pelajar, karena dengan menjadi peserta didik mereka harus dituntut untuk selalu bersentuhan pembelajaran untuk meningkatkan ilmu pengetahuan, wawasan dan pembinaan budi pekerti. Ada banyak hal yang dapat menjadi solusi untuk menumbuhkan minat literasi diantaranya dengan mensosialisasikan pentingnya literasi untuk kelangsungan masa depan dan melakukan lapak baca di pekarangan sekolah. Seperti peserta didik yang ada di Desa Pulau Harapan, Kecamatan Pulau Sembilan. Mereka sangat membutuhkan motivasi dan edukasi untuk dapat meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya literasi

Page 9 of 14 | Total Record : 139