cover
Contact Name
Angelia
Contact Email
angeliapurba@polmed.ac.id
Phone
+628116152220
Journal Mail Official
passa@polmed.ac.id
Editorial Address
Jl. Almamater No. 1, Kampus USU, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dan Desa (PASSA)
ISSN : -     EISSN : 3026264X     DOI : 10.51510/passa
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dan Desa (PASSA) terbit dua (2) kali dalam setahun dengan fokus mendesiminasikan artikel-artikel hasil kegiatan pemberdayaan masyarakat yang meliputi dan tidak terbatas pada bidang-bidang rekayasa, sosial, dan humaniora. Artikel-artikel yang diterbitkan telah melalui telaah dari dua mitra bestari anonim untuk memastikan kualitas artikel yang diterbitkan. PASSA menerima artikel-artikel hasil kegiatan pemberdayaan masyarakat (community development) dari berbagai bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Pemberdayaan masyarakat adalah sebuah proses yang melibatkan satu atau sekelompok orang sebagai satu agen pendukung dan satu atau sekelompok anggota masyarakat sebagai mitranya. Proses pemberdayaan tersebut meliputi kerja sama antara agen pendukung dengan anggota masyarakat sebagai mitra dalam mengidentifikasi isu-isu penting yang perlu mendapat perhatian hingga penyelesaiannya. Kerja sama tersebut selanjutnya akan mengubah satu atau sekelompok anggota masyarakat menjadi lebih mandiri dan selanjutnya mampu menjadi agen perubahan dalam masyarakat yang lebih luas. Proses kegiatan pemberdayaan tersebut melibatkan beragam isu penting dalam masyarakat, beragam metode pelaksanaan, dan beragam hasilnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 46 Documents
Pelatihan Dasar Komputer pada Mahad Tahfidz Kejuruan Tingkat SMA Haksa Fadilman Sinambela; Stephanie Pardede; Thea Fitri Astarani; Moh. Muchlishin; Aprima Anugrah Matondang
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dan Desa Volume 4, Nomor 1, Juli 2026
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/passa.v4i1.2855

Abstract

Kegiatan Pelatihan Dasar Pengoperasian Komputer Tingkat SMA dilaksanakan sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan literasi digital dan keterampilan teknologi dasar pada peserta didik. Di era digital saat ini, kemampuan mengoperasikan komputer serta menguasai aplikasi perkantoran seperti Microsoft Word, Microsoft Excel, dan Microsoft PowerPoint menjadi kompetensi penting yang harus dimiliki oleh siswa untuk mendukung proses pembelajaran maupun kesiapan menghadapi dunia kerja. Berdasarkan hasil observasi, diketahui bahwa sebagian siswa belum memperoleh pembelajaran komputer secara formal, sehingga masih memiliki keterbatasan dalam mengenal perangkat keras, perangkat lunak, serta sistem operasi dasar. Melalui pelatihan ini, siswa diberikan pembelajaran teori dan praktik langsung mengenai pengoperasian komputer dan penggunaan aplikasi Microsoft Office secara efektif. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pemahaman siswa terhadap dasar-dasar komputer, kemampuan mengoperasikan aplikasi Microsoft Office serta hasil praktik yang menunjukkan bahwa siswa mampu membuat dokumen, mengolah data sederhana dan menyusun presentasi secara mandiri maupun per kelompok. Dengan demikian, kegiatan pelatihan dasar komputer ini memberikan kontribusi nyata dalam membekali siswa dengan kemampuan teknologi informasi yang relevan, mendukung proses belajar mengajar, dan mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan dunia digital masa kini dan mendatang.
Usulan Dan Rekomendasi Dalam Pengembangan Kelas Guna Meningkatkan Jumlah Siswa Di Sekitar Pesantren Ainul Hayah Untuk Mewujudkan Sekolah Madrasah Tsanawiyah Nursyamsi Nursyamsi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dan Desa Volume 3, Nomor 2, Januari 2026
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/passa.v3i2.2966

Abstract

Pesantren Ainul Hayah di Desa Bandar Khalipah memiliki potensi besar dalam mengembangkan lembaga pendidikan formal tingkat menengah pertama, khususnya Madrasah Tsanawiyah (MTs). Namun, keterbatasan sarana prasarana fisik serta ketiadaan strategi legalitas institusi menjadi kendala utama dalam menarik calon siswa dan memperoleh pengakuan ijazah dari pemerintah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan usulan dan rekomendasi strategis terkait permasalahan yang dihadapi oleh mitra melalui pendampingan serta penyusunan luaran konkret berupa dokumen masterplan pengembangan kelas dan roadmap legalitas institusi. Metode pelaksanaan yang digunakan meliputi observasi lapangan, wawancara mendalam bersama pengelola, koordinasi regulasi dengan kantor Kementerian Agama Kabupaten Deli Serdang, serta analisis data demografi model proporsi linear. Hasil dari pengabdian ini berupa usulan dan rekomendasi dalam bentuk dokumen usulan masterplan re-layout serta dokumen roadmap akselerasi izin operasional Madrasah Tsanawiyah sesuai Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 1201 Tahun 2023. Dengan adanya usulan ini, diharapkan Pesantren Ainul Hayah di bawah naungan Madrasah Tsanawiyah dapat tumbuh sebagai lembaga pendidikan yang diminati dan mampu bersaing secara sehat dalam ekosistem pendidikan lokal.
Revitalisasi Mushola Nurul Iman Desa Naga Timbul Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara Akhiruddin; Jenny Sari Tarigan; Esto Tumanggor; Elkadi; Sarmedi Agus Siregar
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dan Desa Volume 3, Nomor 2, Januari 2026
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/passa.v3i2.3034

Abstract

Mushola Nurul Iman di Desa Naga Timbul, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang merupakan sarana ibadah yang berperan penting sebagai pusat kegiatan keagamaan masyarakat. Meskipun Desa Naga Timbul telah memperoleh akses listrik PLN sejak tahun 2021, fasilitas pendukung di mushola masih belum memadai. Kondisi eksisting menunjukkan belum tersedianya instalasi pipa air bersih menuju WC sehingga jamaah harus mengambil air menggunakan ember, penerangan hanya tersedia di ruang utama sedangkan area tempat wudu, WC, dan selasar masih minim pencahayaan, serta belum tersedia kipas angin yang menyebabkan ruang ibadah terasa panas dan kurang nyaman. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan kualitas fasilitas ibadah melalui revitalisasi sarana dan prasarana Mushola Nurul Iman. Metode pelaksanaan meliputi survei dan identifikasi kebutuhan mitra, perencanaan teknis, pengadaan material, pemasangan instalasi pipa air bersih menuju WC, penambahan instalasi penerangan, pemasangan kipas angin, pengujian fungsi seluruh instalasi, serta pendampingan kepada pengurus mushola mengenai pengoperasian dan pemeliharaan fasilitas. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa instalasi air bersih ke WC telah berfungsi dengan baik, sistem penerangan pada area mushola menjadi lebih memadai, sirkulasi udara di dalam ruang ibadah meningkat dengan pemasangan kipas angin, serta seluruh fasilitas yang dipasang beroperasi sesuai fungsinya. Perbaikan tersebut meningkatkan kenyamanan jamaah dalam melaksanakan ibadah sekaligus mendukung keberlanjutan pengelolaan fasilitas Mushola Nurul Iman.
PKM Sarana Filter Air untuk Mesjid Al-Mansyah Desa Karang Anyar Kecamatan Beringin Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatea Utara Rufinus Nainggolan; Melvin B.H Sitorus; Anggiat P Simbolon; Heddy; Bernadetta Anita Jerry
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dan Desa Volume 3, Nomor 2, Januari 2026
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/passa.v3i2.3035

Abstract

Masjid Al-Mansyah di Desa Karang Anyar, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang mengalami permasalahan kualitas air bersih yang digunakan untuk kebutuhan wudu dan kebersihan lingkungan masjid. Air yang berasal dari sumber air tanah memiliki karakteristik payau, keruh, berwarna kecokelatan, serta menghasilkan endapan setelah didiamkan sehingga mengurangi kenyamanan jamaah dan mempercepat terbentuknya kerak pada fasilitas sanitasi masjid. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kualitas air bersih melalui penerapan sistem filtrasi menggunakan tabung Fiber Reinforced Plastic (FRP) yang diisi media filtrasi sesuai karakteristik air baku. Metode pelaksanaan meliputi survei dan identifikasi permasalahan mitra, perancangan sistem filtrasi, pengadaan material, instalasi unit filter beserta modifikasi perpipaan, penyuluhan mengenai pengoperasian dan perawatan filter, serta pendampingan pascaimplementasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem filtrasi berhasil menghasilkan air yang lebih jernih, tidak berbau, tidak berasa, serta mengurangi endapan yang sebelumnya muncul setelah air didiamkan. Peningkatan kualitas air tersebut memberikan dampak positif terhadap kenyamanan jamaah dalam melaksanakan wudu dan mendukung kebersihan fasilitas Masjid Al-Mansyah. Program ini juga meningkatkan pemahaman pengurus masjid mengenai pengoperasian dan pemeliharaan sistem filtrasi sehingga keberlanjutan pemanfaatan teknologi dapat terjaga.
PKM Mesin Pencacah Rumput Untuk Peternak Kambing Ettawa di Dusun I Tambak Rejo Desa Amplas Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara Soni Hestukoro; Penteris Rumisar P Naibaho; Muhammad Arif Fadhillah Lubis; Jenny Sari Tarigan; Agnes Br. Manurung
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dan Desa Volume 3, Nomor 2, Januari 2026
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/passa.v3i2.2906

Abstract

Ketersediaan hijauan makanan ternak (forages) yang berkualitas merupakan faktor krusial dalam mendukung produktivitas dan keberlanjutan usaha peternakan, khususnya pada peternakan kambing Ettawa di Dusun I Tambak Rejo, Desa Amplas, Kecamatan Percut Sei Tuan. Bapak Sutejo, sebagai peternak mitra, telah menjalankan usaha ini sejak tahun 2001 dengan fokus pada produksi susu kambing. Populasi ternak saat ini mencapai 43 ekor, turun dari jumlah tertinggi sebelumnya sebanyak 79 ekor, dengan produksi susu yang juga mengalami penurunan dari 55 menjadi 15 bungkus per hari. Penurunan tersebut berkaitan erat dengan ketersediaan dan kualitas pakan segar. Saat ini, sumber pakan masih bergantung pada rumput alami dan hijauan lokal seperti batang jagung dan daun ubi, namun belum dikelola secara optimal. Banyak rumput terbuang karena tidak termakan sempurna oleh ternak. Oleh karena itu, diperlukan intervensi melalui penyediaan mesin pencacah rumput dan teknologi fermentasi pakan, guna meningkatkan efisiensi konsumsi pakan dan memastikan ketersediaan cadangan saat musim kemarau. Penguatan aspek manajemen kandang dan pembentukan kelompok peternak juga menjadi strategi penting untuk meningkatkan skala dan daya saing usaha peternakan rakyat di wilayah ini. Ditawarkan solusi berupa pengadaan alat bantu berupa mesin pencacah rumput dan pelatihan penggunaan dan perawatan mesin. Metode pelaksanaan pengabdian dengan rancang bangun mesin pencacah rumput, pelatihan dan pendampingan kepada mitra peternak. 
Mesin Pencacah Rumput Untuk Peternak Kambing Desa Naga Timbul Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara Abdul Razak; Rufinus Nainggolan; Anggiat P Simbolon; Martolop Sinambela; Enda Yunita Surbakti
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dan Desa Volume 3, Nomor 2, Januari 2026
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/passa.v3i2.3036

Abstract

Dusun 2 Titi Payung adalah salah satu dusun yang terletak di Desa Naga Timbul kecamatan Tanjung Morawa Deli serdang terletak di dekat areal perkebunan PT. PP Lonsum, terletak 30,5 km dari kota medan. Dusun ini  dihuni oleh 35 KK dengan jumlah anak usia sekolah sekitar 50 orang. Dusun ini baru mendapatkan pasokan Listrik dari PLN pada tahun 2020. Umumnya penduduk di dusun 2 Titi Payung berprofesi sebagai petani, sebagian lagi sebagai peternak dan buruh pada Perkebunan yang ada di sekitar dusun tersebut. Untuk ternak biasanya yang dipelihara adalah sapi, kambing dan ayam. Salah satu calon mitra pengabdian, Bapak Poniran NR menggantungkan hidupnya dari usaha peternakan kambing. Pekerjaan ini ditekuninya sejak tahun 2005 dengan jumlah kambing yang diternakkan saat ini sejumlah 45 ekor. Untuk mendapatkan pakan bagi ternaknya, biasanya Bapak Poniran NR membawa ternaknya ke Lokasi sekitar perumahan penduduk dan Perkebunan sawit untuk diangon di sana. Baru pada sore hari kambing-kambingnya dibawa pulang kembali ke kandang. Hal ini terus-menerus dalam waktu yang relatif lama dilakukannya mengingat keterbatasan areal di sekitar pemukiman penduduk yang dapat ditanami rumput gajah maupun hijauan yang diperlukan ternak kambingnya. Ada tanaman lain yang bisa dimanfaatkan sebagai pakan tetapi perlu pencacahan.