cover
Contact Name
Wartoyo
Contact Email
wartoyo10@gmail.com
Phone
+6283838421909
Journal Mail Official
jurnalalamwal@gmail.com
Editorial Address
Gedung FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Jl. Perjuangan By Pass Sunyaragi Cirebon
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Kajian Ekonomi dan Perbankan Syariah
ISSN : 23031573     EISSN : 25273876     DOI : -
Core Subject : Economy, Social,
Al-Amwal: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah is a peer-reviewed journal published by the Department of Islamic Banking Syariah Faculty of Islamic Economics and Business of IAIN Syekh Nurjati Cirebon. The journal publishes papers in the accounting and finance field that contribute significantly to the development of the economic and sharia banking profession in Indonesia. Al-Amwal is published twice a year, the first edition was published in July and the second edition was published in December.
Articles 248 Documents
Analisis Kelayakan Usaha Penangkapan Ikan dengan Payang di Desa Bandengan Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon Dirja Dirja; Rincih Runikawati
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 11, No 1 (2019)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v11i1.4544

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari cara pengoperasian alat tangkap payang dan menganalisis kelayakan usaha penangkapan ikan dengan menggunakan payang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan pengambilan sampel kegiatan usaha unit penangkapan payang. Metode pengumpulan data, yaitu data primer melalui observasi dan wawancara serta data sekunder melalui studi pustaka dan laporan.Penelitian dilakukan pada 13 pemilik kapal (juragan) payang dan diambil semuanya sebagai responden. Analisis data yang dilakukan menghitung analisis pendapatan usaha, analisis imbangan penerimaan dan biaya (R/C), analisis titik impas dan analisis kelayakan investasi yang terdiri dari Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Net Benefit Cost Ratio (Net B/C) serta Pay Back Period.            Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil tangkapan utama payang antara lain ikan Teri (Stolephorus sp.), Tanjan (Sardinella sp.), Kembung (Rastrelliger sp.) dan Pirik (Slipmouths) dengan rata-rata jumlah tangkapan 194,15 kilogram pada musim sedang dan pada musim puncak mencapai 365,31 kilogram per trip. Dengan rata-rata terdapat 87 trip operasi penangkapan ikan dalam satu tahun.Hasil analisis finansial diketahui bahwa investasi yang diperlukan dalam usaha perikanan payang di Desa Bandengan mencapai Rp.39.500.000,- biaya tetap Rp. 7.200.000,- biaya tidak tetap Rp. 106.676.000,-  sehingga total biaya  Rp.113.876.000,- dalam setahun, dan penerimaan Rp. 174.000.000. Maka keuntungan usaha diperoleh sebesar Rp. 60.124.000,- R/C sebesar 1,53, (BEP) nilai produksi sebesar Rp. 18.608.520,- dan volume produksi sebesar 2.794,91 kilogram.Hasil analisis kelayakan usaha diperoleh nilai NPV sebesar Rp. 297.922.176, IRR mencapai 17,38%. Net B/C ratio adalah 8,54 dan paybaack period 1,33. Analisis tersebut mempunyai nilai NPV positif, IRR > discount rate, Net B/C ratio > 1 dan payback period < 3. Hal ini menunjukkan usaha perikanan payang di Desa Bandengan masih layak untuk dilanjutkan. Kata kunci: Analisis kelayakan usaha, penangkapan ikan, payang Abstract               The purpose of this study was to study the operation of payang fishing gear and analyze the feasibility of fishing business using payang. The method used in this study is the survey method by sampling the business activities of the Payang fishing unit. Methods of data collection, namely primary data through observation and interviews and secondary data through literature studies and reports.               The study was conducted on 13 ship owners (skipper) and all of them were taken as respondents. Data analysis was performed calculating business income analysis, analysis of revenue and cost balances (R / C), break-even analysis and investment feasibility analysis consisting of Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Net Benefit Cost Ratio ( Net B / C) and Pay Back Period.               The results showed that the main catches of Payang included Teri (Stolephorus sp.), Tanjan (Sardinella sp.), Bloated (Rastrelliger sp.) And Pirik (Slipmouths) with an average catch of 194.15 kilograms in the medium season and in the peak season it reached 365.31 kilograms per trip. With an average of 87 trips for fishing operations in one year.               The results of the financial analysis revealed that the investment needed in the Payang fishery business in Bandengan Village reached Rp.39,500,000, - a fixed fee of Rp. 7,200,000 - non-fixed costs Rp. 106,676,000, - so that the total cost of Rp. 113,876,000, - in a year, and the receipt of Rp. 174,000,000. Then the business profit is Rp. 60,124,000, - R / C of 1.53, (BEP) production value of Rp. 18,608,520, - and the production volume is 2,794.91 kilograms.               The results of the business feasibility analysis obtained an NPV value of Rp. 297,922,176, IRR reached 17.38%. Net B / C ratio is 8.54 and paybaack period is 1.33. The analysis has a positive NPV value, IRR> discount rate, Net B / C ratio> 1 and payback period <3. This shows that the umbrella fisheries business in Bandengan Village is still feasible to continue. Keywords: Analysis of business feasibility, fishing, breeding 
Pengaruh Penerapan Manajemen Pembiayaan Terhadap Tingkat Pengembalian Pembiayaan Bermasalah riri rizqi; Toto Suharto
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 9, No 2 (2017)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v9i2.1755

Abstract

ABSTRACTBMT merupakan lembaga keuangan nonbank yang dapat membantu aktivitas masyarakat khususnya dalam hal pembiayaan. Penggunaan pembiayaan yang tidak sesuai dapat menimbulkan minimnya tingkat pengembalian pembiayaan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan manajemen pembiayaan pada UJKS BMT Al-Ishlah cabang Arjawinangun dan tingkat pengembalian pembiayaan bermasalah pada UJKS BMT Al-Ishlah cabang Arjawinangun serta pengaruh penerapan manajemen pembiayaan terhadap tingkat pengembalian pembiayaan bermasalah. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif. Untuk memperoleh data informasi yang dibutuhkan dilakukan observasi dan penyebaran angket penelitian kepada 40 responden sebagai sampel, hasil penelitian tersebut diolah dengan menggunakan teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis korelasi, regresi sederhana, koefesien determinasi, dan uji t student dengan bantuan software SPSS V. 21.            Hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa penerapan manajemen pembiayaan pada BMT dilihat dari hasil penelitian sebesar 55% dan tingkat pengembalian pembiayaan bermasalah dilihat dari hasil penelitian sebesar 55,75%. Pengaruh  penerapan manajemen  pembiayaan terhadap tingkat pengembalian pembiayaan bermasalah diketahui nilainya sebesar  0,545, artinya memiliki pengaruh yang agak kuat/sedang. Berdasarkan uji t-student diketahui  t hitung = 3,355 dan t tabel = 2,021 yang diperoleh, nilai t hitung lebih besar dari pada t tabel (3,355>2,021), artinya signifikan. Jadi, dapat disimpulkan penerapan manajemen pembiayaan berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat pengembalian pembiayaan bermasalah pada UJKS BMT AL-Ishlah cabang Arjawinangun. Analisis koefesien determinasi diperoleh nilai sebesar 20,8% hal ini berarti tingkat pengembalian pembiayaan bermasalah pada UJKS BMT Al-Ishlah cabang Arjawinangun ditentukan oleh nilai 20,8% selebihnya ditentukan oleh faktor lain diluar dari penerapan manajemen pembiayaan pada UJKS BMT Al-Ishlah cabang Arjawinangun yang tidak dibahas dalam penelitian ini. Kata kunci : Manajemen Pembiayaan, tingkat pengembalian pembiayaan bermasalah BMT is a nonbank financial institution that can help the community activities, especially in terms of financing. Use of financing that do not fit can cause a lack of return on such financing. This study aims to determine the application of financial management at BMT UJKS Arjawinangun branch of Al-Islah and the rate of return on the financing problems UJKS BMT Al-Islah Arjawinangun branch and the influence of finance management application on the return of financing problems.            The research method used is quantitative method. To obtain the necessary information data of observation and research questionnaires to 40 respondents in the sample, the results of the study were processed using data analysis techniques were used that technique of correlation analysis, simple regression, coefficient of determination, and the Student t test with SPSS V. 21.            The conclution of the research are the implementation of financial management has resulted of 55% and a return on BMT financing problems seen from the results of 55,75%. Effect of finance management application on the return is known default financing 0.545, meaning that it has a rather strong influence / medium. Based on the student's t-test known t = 3.355 and t table = 2.021 obtained, the value of t is greater than t table (3.355> 2.021), a significant meaning. Thus, we can conclude financing management practices significantly influence the rate of return on the financing problems UJKS BMT AL-Islah Arjawinangun branch. Analysis of coefficient of determination obtained a value of 20.8%, this means that the rate of return on the financing problems UJKS BMT Al-Islah Arjawinangun branch is determined by the value of the remaining 20.8% is determined by other factors outside of finance management application on UJKS BMT Al-Islah branch Arjawinangun which is not addressed in this study. Keywords: finance management,  the rate of finance return       ABSTRACT BMT merupakan lembaga keuangan nonbank yang dapat membantu aktivitas masyarakat khususnya dalam hal pembiayaan. Penggunaan pembiayaan yang tidak sesuai dapat menimbulkan minimnya tingkat pengembalian pembiayaan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan manajemen pembiayaan pada UJKS BMT Al-Ishlah cabang Arjawinangun dan tingkat pengembalian pembiayaan bermasalah pada UJKS BMT Al-Ishlah cabang Arjawinangun serta pengaruh penerapan manajemen pembiayaan terhadap tingkat pengembalian pembiayaan bermasalah. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif. Untuk memperoleh data informasi yang dibutuhkan dilakukan observasi dan penyebaran angket penelitian kepada 40 responden sebagai sampel, hasil penelitian tersebut diolah dengan menggunakan teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis korelasi, regresi sederhana, koefesien determinasi, dan uji t student dengan bantuan software SPSS V. 21.            Hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa penerapan manajemen pembiayaan pada BMT dilihat dari hasil penelitian sebesar 55% dan tingkat pengembalian pembiayaan bermasalah dilihat dari hasil penelitian sebesar 55,75%. Pengaruh  penerapan manajemen  pembiayaan terhadap tingkat pengembalian pembiayaan bermasalah diketahui nilainya sebesar  0,545, artinya memiliki pengaruh yang agak kuat/sedang. Berdasarkan uji t-student diketahui  t hitung = 3,355 dan t tabel = 2,021 yang diperoleh, nilai t hitung lebih besar dari pada t tabel (3,355>2,021), artinya signifikan. Jadi, dapat disimpulkan penerapan manajemen pembiayaan berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat pengembalian pembiayaan bermasalah pada UJKS BMT AL-Ishlah cabang Arjawinangun. Analisis koefesien determinasi diperoleh nilai sebesar 20,8% hal ini berarti tingkat pengembalian pembiayaan bermasalah pada UJKS BMT Al-Ishlah cabang Arjawinangun ditentukan oleh nilai 20,8% selebihnya ditentukan oleh faktor lain diluar dari penerapan manajemen pembiayaan pada UJKS BMT Al-Ishlah cabang Arjawinangun yang tidak dibahas dalam penelitian ini. Kata kunci : Manajemen Pembiayaan, tingkat pengembalian pembiayaan bermasalah BMT is a nonbank financial institution that can help the community activities, especially in terms of financing. Use of financing that do not fit can cause a lack of return on such financing. This study aims to determine the application of financial management at BMT UJKS Arjawinangun branch of Al-Islah and the rate of return on the financing problems UJKS BMT Al-Islah Arjawinangun branch and the influence of finance management application on the return of financing problems.            The research method used is quantitative method. To obtain the necessary information data of observation and research questionnaires to 40 respondents in the sample, the results of the study were processed using data analysis techniques were used that technique of correlation analysis, simple regression, coefficient of determination, and the Student t test with SPSS V. 21.            The conclution of the research are the implementation of financial management has resulted of 55% and a return on BMT financing problems seen from the results of 55,75%. Effect of finance management application on the return is known default financing 0.545, meaning that it has a rather strong influence / medium. Based on the student's t-test known t = 3.355 and t table = 2.021 obtained, the value of t is greater than t table (3.355> 2.021), a significant meaning. Thus, we can conclude financing management practices significantly influence the rate of return on the financing problems UJKS BMT AL-Islah Arjawinangun branch. Analysis of coefficient of determination obtained a value of 20.8%, this means that the rate of return on the financing problems UJKS BMT Al-Islah Arjawinangun branch is determined by the value of the remaining 20.8% is determined by other factors outside of finance management application on UJKS BMT Al-Islah branch Arjawinangun which is not addressed in this study. Keywords: finance management,  the rate of finance return                            
Influence of Religious Culture, Tourism Revitalization, Visitor Interest, and BUMDES Empowerment to Welfare of Business Operators in Benowo Park Tourism Fitri Mukarromah; Nur Ilyas Subakti; Amalliyah Amalliyah
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 15, No 2 (2023)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v15i2.14702

Abstract

 Abstract Since the pandemic and the enactment of various regulations ranging from PSBB to PPKM, a number of tourist attractions are not operating. This has an impact on the tourism industry and the welfare of business actors in various tourism. This research is a type of quantitative research. The data collection method in this study was a questionnaire method using a sample of 45 respondents. Sampling technique with saturated sample method. This study uses the method of data analysis multiple linear regression test with the help of SPSS 25. The results of the study show that partially the revitalization of religious cultural tourism has no effect on the welfare of business actors. Meanwhile, mountaineers' interest and BUMDes empowerment affect the welfare of business actors. Then simultaneously, tourism revitalization, visitor interest, and BUMDes empowerment affect the welfare of business actors.Keywords: Tourism Revitalization, Visitor Interest, BUMDes Empowerment AbstrakSejak adanya pandemi dan diberlakukannya berbagai aturan mulai dari PSBB hingga PPKM sejumlah tempat wisata tidak beroperasi. Hal tersebut berdampak pada industri pariwisata dan kesejahteraan pelaku usaha diberbagai pariwisata. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode kuesioner dengan menggunakan sampel sebanyak 45 responden. Teknik pengambilan sampel dengan metode sampel jenuh. Penelitian ini menggunakan metode analisis data uji regresi linier berganda dengan bantuan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial revitalisasi pariwisata budaya religi tidak berpengaruh terhadap kesejahteraan pelaku usaha. Sedangkan minat pengunung dan pemberdayaan BUMDes berpengaruh terhadap kesejahteraan pelaku usaha. Kemudian secara simultan, revitalisasi pariwisata, minat pengunjung, dan pemberdayaa BUMDes berpengaruh terhadap kesejahteraan pelaku usaha.Kata kunci: Revitalisasi Pariwisata, Minat Pengunjung, Pemberdayaan BUMDes.
DAMPAK BUDAYA TERHADAP MANAJEMEN nining wahyuningsih
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 8, No 1 (2016)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v8i1.482

Abstract

Abstrak Budaya merupakan pandangan tentang nilai dan dicerminkan oleh sikap dan perilaku dalam bekerja yang berdampak pada manajemen atau tindakan manajerial seorang pemimpin. Tiap organisasi memiliki budaya yang berbeda-beda, oleh karena itu seorang pimpinan suatu organisasi memiliki peran manajerial yang sangat penting karena berdampak pada maju mundurnya suatu organisasi, lembaga atau institusi.  Seorang pemimpin dijadikan contoh bagi anggotanya atau karyawannya, sehingga pemimpin atau manajer dapat berperan sebagai motivator, menjalin hubungan inter dan pengambil suatu keputusan. Tidak dipungkiri bahwa keberhasilan suatu organisasi atau perusahaan tidak terlepas dari keberhasilan para pemimpin-pemimpin sebelumnya, oleh karena itu sikap atau perilaku yang positip akan memberi keuntungan bagi organisasi yaitu adanya budaya keras.  Budaya kerja yang positif memberikan dampak pada tindakan manajerial suatu organisasi. Kata kunci: budaya, manajemenAbstract Culture is a view of the value and reflected by the attitudes and behaviors at work that affect the management or managerial actions of a leader. Each organization has a different culture, therefore, a leader of an organization has a managerial role which is very important because it affects the reciprocation of an organization, agency or institution. A leader serve as an example for their members or employees, so that the leader or manager can act as a motivator, inter relationships and decision makers. No doubt that the success of an organization or enterprise is inseparable from the success of previous leaders, therefore, positive attitude or behavior that would benefit the organization that is the culture of hard. Positive work culture impact on managerial actions of an organization. Keywords: culture, management
Contribution of MSMES To The Economy of Cirebon Regency In The Covid-19 Pandemic Pahrul Fauzi; Syaeful Bakhri; Isman Julian
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 14, No 1 (2022)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v14i1.10136

Abstract

Micro, small and medium enterprises or SMEs have a role that is very important in advancing the Indonesian economy, especially the economy in areas such as Cirebon Regency which is a Trade Regency. The existence of MSMEs in the Cirebon Regency for contributions or contributions to GRDP during the current Covid-19 pandemic condition is certainly something that must be maintained. This study aims to map the industrial sector development centers in Cirebon Regency during the Covid-19 Pandemic by using a quantitative descriptive approach and using the Location Quotient (LQ) analysis tool as an analytical tool. Based on the results of the analysis, it can be seen that as a result of the Covid-19 pandemic, Cirebon Regency experienced an economic shift with increasing economic sectors, both secondary and tertiary. Then several economic sectors such as services and the agricultural, forestry, and livestock sectors contributed significantly and experienced positive growth. There are superior commodities that grow and develop well, such as the rattan and furniture industry, then processed food and batik. Meanwhile, the results of the analysis of the potential for small and medium industry centers (IKM) that are recommended to be superior SMEs are the woven bamboo IKM center, the pindang fish IKM center and the tempe and tofu IKM center
BEKERJA DALAM PERSFEKTIF EKONOMI ISLAM ( Suatu Kajian Tematik Hadist Nabawi ) eef saefullah
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 6, No 2 (2014)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v6i2.237

Abstract

AbstrakSistem Ekonomi Islam tidak sekedar memandang kerja sebagai pendorong utama aktivitas perekonomian, tapi lebih dari itu kerja merupakan perbuatan mulia dalam rangka mewujudkan kemaslahatan individu dan masyarakat. Bekerja dalam sistem ekonomi Islam merupakan suatu keharusan sebagai kewajiban syara` dan dipandang sebagai bentuk ibadah bagi yang melakukannya. Sehingga segala bentuk pengangguran, termasuk meminta-minta dipandang sebagai perbuatan tercela.Bekerja mendapat perhatian khusus baik dalam Al-Qur`an maupun Hadits-Hadist Nabi Muhammad SAW. Kata Kunci : Kerja, Ekonomi, syariah dan hadis
Pengaruh Penerapan Total Quality Manajemen dan Sistem Penghargaan Terhadap Kinerja Karyawan Layaman Layaman; Putri Fauziyah
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 10, No 2 (2018)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v10i2.3595

Abstract

AbstrakPerkembangan perbankan syariah saat ini sangat pesat sehingga persaingan dalam dunia perbankan sangat ketat. Manajemen perusahaan harus bekerja bersama-sama secara optimal untuk menghasilkan produk barang dan jasa yang berkualitas. Salah satu alat manajemen kualitas yang biasa digunakan adalah total quality manajemen. Total quality manajemen merupakan pendekatan yang digunakan perusahaan dalam meningkatkan kualitas secara sistematis dengan menggunakan banyak dimensi, penerapan total quality manajemen yang terencana dan terarah dapat meningkatkan produktifitas dan kinerja karyawan. Pada saat yang sama juga karyawan memerlukan balik jasa atas kinerja yang mereka kerjakan sebagai motivasi dalam meningkatkan kualitas kinerja yang disebut dengan sistem penghargaan. Sistem penghargaan diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan hidup karyawan dan membangun produktivitas kerja sehingga tujuan perusahaan dapat tercapai dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh penerapan total quality manajemen dan sistem penghargaan terhadap kinerja karyawan BNI Syariah Cabang Cirebon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian yang digunakan yaitu field research karena peneliti memperoleh informasi langsung dari responden melalui kuesioner/angket, serta observasi. Uji instrumen yang digunakan yaitu uji validitas dan realiabilitas, karena data berbentuk ordinal maka di transformasikan terlebih dahulu ke data interval. Kemudian data dianalisis menggunakan uji asumsi klasik, uji regresi berganda dan uji hipotesis (uji t/parsial, uji f/simultan, dan uji determinasi).Berdasarkan pada hasil perhitungan Fhitung sebesar 15,521 lebih besar dari Ftabel sebesar 3,29 dan angka signifikan 0,000 yaitu <0,05 hal ini berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian maka total quality manajemen dan sistem penghargaan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan BNI Syariah Cabang Cirebon.   Kata Kunci : Total Quality Manajemen, Sistem Penghargaan, Kinerja Karyawan    Abstract                The development of Islamic banking is currently very rapid so that competition in the banking world is very tight. The management of the company must work together optimally to produce quality products and services. One of the commonly used quality management tools is total quality management. Total quality management is the approach used by the company to improve quality systematically by using multiple dimensions, the planned and targeted implementation of total quality management can increase employee productivity and performance. Employee performance is an important element in the company because employee performance will determine the success of a company. In this competitive development, companies need high-achieving employees. At the same time, employees need to return services for the performance they are working on as a motivation to improve the quality of performance called the reward system. The reward system is expected to improve employee's welfare and build work productivity so that the company's goals can be achieved well               This study aims to determine how the effect of total quality management, the influence of the reward system, and the effect of the implementation of total quality management and reward systems on employee performance of BNI Syariah Cirebon Branch. This study uses a quantitative approach. The type of research used is field research because researchers obtain information directly from respondents through questionnaires / questionnaires, as well as observations. The instrument test used is the validity and realiability test, because the data is ordinal, it is transformed first to interval data. Then the data were analyzed using classical assumption test, multiple linear regression test and hypothesis test (t / partial test, simultaneous f / test, and determination test).               Based on the calculation results of Fcount of 15.521 is greater than Ftable of 3.29 and a significant number of 0.000 is <0.05, this means that H0 is rejected and Ha is accepted. This means that the total quality management variable (X1) and reward system (X2), together influence the employee performance variable (Y). Thus the total quality management and reward system have a significant effect on employee performance of BNI Syariah Cirebon Branch.  Keywords: Total Quality Management, Award System, Employee Performance
Analisis Manajemen Risiko dalam Prosedur Pembiayaan Gadai Emas di BJB Syariah KCP Kuningan Dewi Fatmasari; Anah Hasanah
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 9, No 1 (2017)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v9i1.1731

Abstract

Abstrak Di dalam pembiayaan gadai emas Syariah (rahn) dilakukan oleh Rahin (pemilik barang) dan Al-Murtahin (penerima barang) dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhannya bagi pemilik barang dengan menggadaikan barang tersebut sesuai prinsip Syariah. Pembiayaan gadai emas Syariah (rahn) memiliki prosedur yang dilalui hingga barang gadai tersebut kembali dimiliki oleh pemiliknya atau tidak, dan juga memiliki risiko-risiko yang melekat pada prosedur pembiayaan gadai emas. Sehingga diperlukan adanya manajemen risiko dalam prosedur pembiayaan gadai emas Syariah (rahn) supaya segala risiko yang ada dapat diminimalisir dan dapat diantisipasi dengan baik, demi terciptanya pembiayaan yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dalam salah satu produk pembiayaan gadai emas di perbankan Syariah.Penelitian  ini  termasuk  penelitian  analisis deskripstif.  Metode  analisis  yang digunakan  adalah  metode  kualitatif.  Serta dalam menguji keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa analisis manajemen risiko dalam prosedur pembiayaan gadai emas di BJB Syariah KCP Kuningan memiliki 10 prosedur yang dilalui dalam pembiayaan gadai emas Syariah dengan ketentuan tertentu di setiap prosedurnya yakni permohonan pembiayaan, penaksiran barang gadai, pelunasan penuh, pelunasan sebagian, perpanjangan, SP 1 s/d SP 2 atau setara 3, lelang, kuasa lelang, penjualan dan pelunasan atau penutupan pada sistem. Dan memiliki risiko yang ada pada setiap prosedur pembiayaan gadai emas Syariah (rahn) dilihat secara umum dan dilihat dari beberapa risiko yang dimiliki perbankan. Serta  pada setiap prosedurnya memiliki manajemen risiko dalam satu kesatuan prosedur yang dilalui. Kata Kunci: Manajemen Risiko, Prosedur Pembiayaan, Gadai Emas          Abstract Financing hearts of gold pawn in sharia (Rahn) conducted by Rahin (owner of goods) and Al-Murtahin (recipient Goods) with the aim to meet their needs review For the owner of the goods to pawn with Goods Under Sharia. Gold mortgage financing Sharia (Rahn) have procedures in recitals that passed the Back Up Goods pawn or not owned by their owners, and also had Risks Inherent on gold mortgage financing procedure. So, we need their hearts Risk Management Procedures gold pawn Financing Sharia (Rahn) Any order for Risks can be minimized and can be anticipated with good, in order to create Financing can be meet society hearts prayer One Needs Financing Products pawning gold in Islamic Banking.Singer study included research deskripstif analysis. The analytical method used is a qualitative method. Test your hearts as well as the validity of the data using triangulation techniques. Data collection techniques with How to Interview, observation, and documentation.Results The singer showed that the analysis of the Risk Management hearts procedure Financing pawning gold in BJB Syariah KCP Brass has 10 Procedures That traversed hearts Financing gold pawn sharia the terms Certain every procedure that request financing, valuation of goods mortgage, repayment sold, the repayment of, renewal, SP 1 s / d SP 2 OR 3 equivalents, auction, auction Counsel, Sales And repayment or in Closure System. And it has nothing to any Risks Funding Procedures gold pawn Sharia (Rahn) Viewed Operating Sales manager and Risks Seen From some owned banks. As well as on each procedures have hearts One Unit Risk Management Procedures The impassable. Keywords: Risk Management, Finance Procedure, Gold Pawn.
Marketplace Strategic Positioning Analysis Yasir Maulana; Ayus Ahmad Yusuf; Puspo Dewi Dirgantari; Ratih Hurriyati
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 15, No 1 (2023)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v15i1.12017

Abstract

This study aims to examine the impact of positioning strategy variables consisting of Attributes, Benefits, Users, Competitors, Category, and Price on Consumer Purchase Decisions.  The objects in this Research are Uniku management department students.  The population is all Uniku management department students buying stuff from the online marketplace.  The sample amount in this study is 140 respondents—the instrument of data collection using questionnaires that have fulfilled the validity and reliability requirements.  We use multiple linear regression to analyze the impact.  Based on the study results, the Attribute, User, Competitor, and Category variables have no effect on Purchase Decisions in the Tokopedia Marketplace.  Meanwhile, the Benefit and Price variables partially have a significant positive effect on Purchase Decisions in the Tokopedia Marketplace.  The regression coefficients of Attributes, Benefits, User, Categories, and Prices simultaneously affect Purchase Decisions in the Tokopedia Marketplace
PERSPEKTIF PENGASUH PESANTREN TERHADAP PEMAHAMAN BANK SYARI’AH DI KOTA CIREBON Toto Suharto
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 6, No 1 (2014)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v6i1.257

Abstract

AbstrakPesantren merupakan salah satu jenis lembaga pendidikan Islâm tradisional di Indonesia yang dijadikan asset pendidikan genuine bangsa Indonesia yang mampu bertahan hidup ditengah-tengah modernitas yang mempunyai sub kultur yang unik dan khas. Salah satu keunikannya adalah indepensinya yang kuat sehingga menjadikan pesantren itu dapat menjadi salah satu contoh self governing school atau autonomous school di mana kyai dengan leluasa mengekspresikan ide-idenya dalam menjalankan semua aktifitas pesantren dengan tujuan utama meningkatkan kemampuan santri.Kendati sementara ini masih ada kelompok kyai yang bersikap pasif terhadap eksistensi dan praktik perbankan syariah, namun bersamaan dengan itu pula ternyata masih banyak komunitas kyai yang mau menerima kehadirannya selama praktik perbankan itu benar-benar sesuai dengan koridor syariah. Penelitian ini ingin melihat dan memaparkan bagaimana perspektif pengasuh pesantren terhadap pemahaman bank syariah di kota Cirebon. Dan ternyata dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi pengasuh pesantren terhadap keberadaan bank syariah khususnya dalam hal produk, prinsip dan operasional berpandangan yang berbeda-beda. Bahkan ada yang menganggap bahwa bank syariah masih sama dengan bank konvensional. Kata kunci : Pesantren, Perbankan syariah, Pandangan kyai, prinsip Syariah