cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Research Report - Social Science
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Research Report - Humanities and Social Science merupakan kumpulan laporan penelitian yang dilakukan oleh para dosen Universitas Katolik Parahyangan, Bandung dalam bidang sosial. Penelitian tersebut didanai oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Katolik Parahyangan. Bidang sosial mencakup berbagai disiplin ilmu, diantaranya Managemen, Akuntansi, Ekonomi dan Studi Pembangunan, Hukum, Administrasi Bisnis, Administrasi Publik, Hubungan Internasional dan Filsafat. Research Abstract diterbitkan dua (2) kali setiap tahunnya.
Arjuna Subject : -
Articles 149 Documents
Interdependensi Pasar Melalui Saham Dual Listing: Kasus Saham Telkom dan Indosat di Pasar Saham Jakarta and New York Chandra Utama; Miryam B Lilian Wijaya
Research Report - Humanities and Social Science Vol. 1 (2009)
Publisher : Research Report - Humanities and Social Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (15.248 KB)

Abstract

Hubungan saling mempengaruhi antar pasar saham memungkinkan terjadinya penularan berbagai kejutan dari satu pasar ke pasar yang lain. Penelitian ini menunjukkan bahwa saham dual listing dapat menjadi perantara terjadinya hubungan saling mempengaruhi antara dua pasar dimana saham dual listing diperdagangkan. Data yang digunakan adalah data harian indeks pasar dan harga saham Telkom dan Indosat di pasar saham Jakarta dan New York selama Januari 2008 – Januari 2009. Akibat letak geografis (perbedaan waktu), kedua pasar saham mempunyai waktu buka yang berbeda sedemikian rupa sehingga saham yang diperdagangkan di kedua pasar menjadi terus menerus diperdagangkan secara bergantian tanpa henti.Dengan teknik regresi ditemukan bahwa pasar New York mempengaruhi pasar Jakarta, tetapi tidak sebailknya. Perubahan indeks pasar New York menggerakkan harga saham Telkom dan saham Indosat di New York yang kemudian menggerakkan harga saham-saham tersebut di Jakarta dan kemudian diikuti dengan bergeraknya indeks pasar Jakarta. Sebaliknya, perubahan indeks pasar Jakarta menggerakkan harga saham Telkom dan saham Indosat di pasar Jakarta yang kemudian juga menggerakkan harga kedua saham-saham tersebut di pasar New York, tetapi tidak berlanjut ke perubahan indeks pasar New York.Berdasarkan hasil temuan penelitian ini, dapat diketahui bahwa pencatatan saham kuat dari pasar saham Indonesia ke pasar New York dapat meningkatkan resiko pasar saham Indonesia karenai rentan terhadap pengaruh gejolak dari pasar New York. Saham dual listing meingkatkan ketergantungan pasar saham Indonesia terhadap kondisi fundamental pasar saham New York.Key words: dual listed stock, market interdependency
Studi Literatur Mengenai Penggunaan Activity Based Costing Systems di Beberapa Negara Hamfri Djajadikerta
Research Report - Humanities and Social Science Vol. 1 (2014)
Publisher : Research Report - Humanities and Social Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.18 KB)

Abstract

Sejak awal tahun delapan puluhan, banyak pendapat, baik dari kalangan akademisi maupun dari kalangan praktisi, yang menyatakan bahwa traditional or conventional cost accounting methods sudah ketinggalan jaman atau obsolete. Kritik utama terhadap metode tradisional tersebut adalah pada alokasi biaya overhead yang hanya berdasarkan pada single cost driver dapat menyebabkan distorsi biaya, terdapat cost object yang undercosting dan disisi lain ada cost object lain yang overcosting. Activity Based Costing System (ABC System) dianggap dapat mengatasi problem tersebut. ABC System membebankan biaya kepada cost object misalnya produk atau pelanggan berdasarkan sumber daya yang dikonsumsinya.Mula-mula dengan ABC System ini biaya dibebankan pada aktivitas-aktivitas dan setelah itu membebankan biaya suatu aktivitas pada cost object yang memperoleh manfaat dari pelaksanaan suatu aktivitas. Aktivitas-aktivitas ditelusuri kepada produk atau pelanggan tertentu yang menyebabkan terjadinya aktivitas. Biaya produk mencerminkan biaya semua aktivitas yang dikonsumsinya, dengan demikian biaya dapat ditentukan lebih akurat dan manajemen dapat mengendalikan aktivitas yang muncul dan juga mengendalikan biayanya.Istilah activity based costing sendiri mula-mula dikemukakan oleh Harvard Business School pada tahun 1987, selanjutnya artikel pertama dalam Journal of Cost Management, mengunakan istilah ini (Clarke and Mullins, 2000). ABC System ini oleh Johnson,1990, bahkan disebut sebagai salah satu inovasi terpenting dalam bidang akuntansi manajemen pada abad 21 ( Pierce and Brown, 2004).Namun dalam perkembangannya, walau secara teoritis banyak keunggulan dari ABC System, beberapa survey menunjukkan bahwa memang ada perusahaan-perusahaan yang sukses menggunakan ABC System namun perkembangan penggunaan ABC system pada berbagai perusahaan tidak seperti yang diharapkan (Cohen, Venieris and Kaimenaki, 2005). Studi literatur ini penggunaan ABC System di beberapa negara, termasuk alasan mengapa menolak untuk mengadopsi ABC System, manfaat yang didapat oleh pengadopsi ABC System, dan masalah-masalah yang dihadapi saat implementasi ABC System .Key-words : traditional/conventional cost accounting , activity based costing (ABC), adopsi pada beberapa negara..
PROFIL POTENSI DAN POLA STRATEGI BISNIS USAHA KECIL DAN MENENGAH DALAM MENGHADAPI PERSAINGAN PASKA PERJANJIAN ACFTA STUDI KASUS : CIMAHI & BANDUNG Gandhi Pawitan; Arie I. Chandra; Atom Ginting Munthe
Research Report - Humanities and Social Science Vol. 2 (2011)
Publisher : Research Report - Humanities and Social Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.202 KB)

Abstract

Dengan membanjirnya produk dari RRC maka kemungkinan melemahnya atau terjadinya perubahan-perubahan pada pelaku UKM Indionesia merupakan keniscayaan. Sampai dengan hari ini ada 12 jenis kategori produk yang akan dan mungkin dipertimbangkan akan dinegosiasikan dengan pemerintah RRC yang jumlahnya meliputi 228 produk. Adapun produk tersebut adalah meliputi kategori : Besi dan baja; tekstil dan produk tekstil; permesinan; elektronik; kimia anorganik dasar; petrokimia; furniture; kosmetik; jamu; alas kaki; produk industri kecil dan maritim. Dikarenakan ACFTA sudah berjalan hampir setahun maka menarik untuk mengeksplorasi bagaimana profil dari UKM khususnya yang berkenaan dengan potensi produknya di pasaran dan profil daya saingnya.Penelitian ini memunculkan beberapa faktor utama dalam mengukur potensi dan strategi bisnis UKM dalam menghadapi persaingan paska perjanjian ACFTA, yaituFaktor 1 : yang meliputi− Target laba yang direncanakan tercapai dengan baik− Target omzet penjualan yang direcanakan tercapai dengan baik− Jumlah pelanggan menjadi naik− Target Penjualan yang direncanakan tercapai semuanya− Tidak mudah memperoleh Karyawan yang memproduksi produk andaFaktor 2 : yang meliputi− Produk anda termasuk unik/langka tidak ada yang menyerupai− Produk anda tidak mudah ditiru− Produk anda tidak mudah digantikan manfaatnya oleh yang lain− Anda membuat iklan atau bergabung dengan semacam badan yang mempromosikan produk anda− Dalam merancang produk , anda mempertimbangkan kualitas produk import− Dalam merancang produk , anda mempertimbangkan disain/model produk importFaktor 3 : yang meliputi :− Jumlah produk sejenis yang berasal dari import ( RRC/India) semakin banyak− Harga produk lain yang sejenis lebih murah yang berasal dari import (RRC/India) daripada harga produk perusahaan anda− Disain atau model produk perusahaan anda termasuk lebih baik dibandingkan dengan produk lain yang sejenis
PENGEMBANGAN PERTANIAN ORGANIK Siwi Nugraheni; P.C Suroso; Noknik Karliya Herawati; Januarita Hendrani; Anna F. Poerbonegoro
Research Report - Humanities and Social Science Vol. 2 (2014)
Publisher : Research Report - Humanities and Social Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3223.281 KB)

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen-dosen di Program Studi Ekonomi Pembangunan (Prodi EP) Fakultas Ekonomi (FE) Unpar melalui wadah Center for Economic Studies (CES) memiliki tujuan utama membangun keterkaitan ekonomi antara wilayah perkotaan (urban economy) dan wilayah pedesaan (rural economy),baik di sektor riil maupun sektor keuangan. Pengembangan Pertanian Organik yang dilakukan oleh beberapa dosen Prodi EP, sebagai bagian dari kegiatan pengabdian kepadamasyarakat tersebut, menitikberatkan pengembangan sektor riil masyarakat di wilayah pedesaan, yang mayoritas penduduknya memiliki mata pencaharian di bidang pertanian. Dengan demikian, berkembangnya sektor pertanian diharapkan dapat meningkatkan kondisi sosial ekonomi penduduk di wilayah pedesaan.Pengembangan pertanian organik sebagai program pengabdian kepada masyarakat Prodi EP FE Unpar mulai dilakukan pada tahun 2012, dan berkelanjutan sampai tahun 2014 ini. Pada tahun 2014, pengembangan pertanian organik memiliki target: makin berkembangnya jaringan pemasaran produk organikyang dihasilkan petani, meningkatnya pengetahuan cara bertanam organis dan makin berfungsinya paguyuban petani organik (yang dibentuk pada Mei 2013 yang lalu). Untuk mencapai target tersebut, direncanakan akan dicapai lewat beberapa pelatihan teknis (seperti: pelatihan membuat kompos/MOLdan pelatihan dalam pemuliaan benih) dan penyelenggaraan pertemuan petani (Forum Sarasehan Petani). Dalam hal memperluas jaringan pemasaran, disusun rencana untukmembangun jaringan pemasaran produk organik yang dimulai dari kampus Unpar.  
PROSES INTERNASIONALISASI PERUSAHAAN : DESAIN STRATEGIS & ORGANISASI (STUDI KASUS UKM DI KOTA BANDUNG) Orpha Jane
Research Report - Humanities and Social Science Vol. 1 (2013)
Publisher : Research Report - Humanities and Social Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.434 KB)

Abstract

Internasionalisasi sebuah perusahaan merupakan salah satu tahapan pertumbuhan perusahaan, khususnya pertumbuhan pasar. Internasionalisasi menjadi cita-cita hampir seluruh perusahaan, tidak terkecuali perusahaan dengan skala kecil dan menengah atau yang dikenal dengan istilah UKM. Moda untuk melakukan internasionalisasi terdiri atas dua yaitu dengan menggunakan modal (Equity Mode) dan yang tidak menggunakan modal (Non-equity Mode).  Sejalan dengan itu, proses internasionalisasi sebuah perusahaan akan berkaitan pula dengan evolusi strategi serta desain organisasinya. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi proses internasionalisasi sebuah perusahaan, khususnya Usaha Kecil dan Menengah di Bandung yang saat ini sedang dalam pertumbuhan bisnisnya, yaitu PT. Bumbu Desa. PT. Bumbu Desa berencana memperluas jangkauan pasarnya di kancah internasional, khususnya Amerika Serikat dan wilayah negara-negara ASEAN. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengkaji berbagai literatur mengenai proses internasionalisasi terkait dengan strategi dan desain organisasinya. Secara spesifik, desain organisasi akan dibahas dalam penelitian lanjutan. Berdasarkan data yang terkumpul melalui proses wawancara teridentifikasi bahwa PT. Bumbu Desa menggunakan moda Franchising yang termasuk dalam Non-equity Mode of Entry dalam usahanya memasuki pasar luar negeri. Sementara itu, evolusi perusahaan melalui tahapan: (1)  internasionalisasi dengan menggunakan moda ekspor dan strategi home replication, (2) multicountry melalui joint venture dan strategi multidomestic dan (3) global melalui wholly owned subsidiary dengan strategi global dan transnational.
DIPLOMASI KOMERSIAL INDONESIA ke BELANDA MASA KEPEMIMPINAN PRESIDEN SUSILO BAMBANG YUDHOYONO (2004-2014) A. Irawan J.H A. Irawan J.H; Giandi Kartasasmita
Research Report - Humanities and Social Science Vol. 2 (2015)
Publisher : Research Report - Humanities and Social Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1391.513 KB)

Abstract

Indonesia dan Belanda sudah sejak lama membangun hubungan yang baik diantar keduanya. Termasuk didalamnya adalah hubungan ekonomi, dimana perdagangan dan investasi adalah dimensi-dimensi yang amat penting. Pencapaian yang berhasil dibidang perdagangan dan investasi ditentukan tidak saja oleh faktor-faktor makro ekonomi namun juga faktor quasi politik, yang dalam hal ini adalah diplomasi ekonomi 1. Hal inilah yang mendasari penelitian ini, yakni tentang diplomasi ekonomi Indonesia ke Belanda. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian deduktif, dan tipe penelitian deskriptif. Teori diplomasi ekonomi akan digunakan secara intensif dalam penelitian ini. Akan digunakan data sekunder maupun primer, dalam hal ini wawancara, dalam penelitian ini.Diharapkan bahwa penelitian ini akan dapat memberikan masukan tentang cara-cara bagaimana meningkatkan diplomasi ekonomi Indonesia, sehingga kinerja perdagangan dan investasi antara kedua Negara akan semakin baik. Hal ini akan bermanfaat bagi pengadaan barang yang lebih variatif bagi konsumen dan bagi pembukaan tenaga kerja.
PENGARUH BRAND TRUST TERHADAP KOMITMEN DAN BRAND EXTENSION ACCEPTIBILITY DI FISIP UNPAR Fransisca Mulyono; Marihot T.E Hariandja
Research Report - Humanities and Social Science Vol. 1 (2009)
Publisher : Research Report - Humanities and Social Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.71 KB)

Abstract

Penelitian ini diawali oleh fenomena terjadinya penurunan jumlah pendaftar di berbagai perguruan tinggi di Indonesia secara umum dan di FISIP Unpar secara khusus. Penurunan jumlah pendaftar ini jika tidak diperhatikan akan membawa dampak yang sangat serius kepada pertumbuhan sebuah perguruan tinggi.Di dua program studi yang berada di lingkup FISIP Unpar penurunan itu sudah lama terjadi dan semakin memprihatikan. Fenomena ini jika dikaitkan dengan berbagai keluhan atau bahkan word-of mouth negatif yang disampaikan oleh para mahasiswa ataupun alumnus di kedua progranm studi atau jurusan – walau jumlahnya tidak besar – tampaknya memiliki sebuah kaitan. Dan hal ini berkenaan dengan masalah TRUST – yang dalam penelitian ini dibatasi sebagai pengalaman yang diperoleh berdasarkan informasi di masa lalu yang memberikan jaminan bahwa partner dimotivasi untuk tidak melakukan perubahan atas persyaratan pertukaran yang terjadi. Jadi ketika seorang mahasiswa mendaftar di sebuah jurusan atau program studi, maka ia berharap program studi atau jurusan pilihannya tidak akan merubah apa yang telah dikomunikasikannya kepada publik.Berbagai keluhan yang disampaikan para mahasiswa di dua program studi atau jurusan di FISIP Unpar dengan jelas mencerminkan tidak adanya komitmen dari mereka kepada institusi tempatnya menimba ilmu. Komitmen dalam peneltiian ni dibatasi sebagai intensi eksplisit atau implisit untuk mempertahankan sebuah hubungan yang berkelanjutan dengan sebuah merk. Padahal komitmen secara teoretis dipengaruhi oleh Brand Trust. Selain itu Komitmen juga bisa mempengaruhi muncul tidaknya toleransi atas kesalahan atau kekurangan yang ada dalam sebuah merk. Selain itu ketika Brand Trust muncul, maka konsekuensi lain yang muncul selain komitmen adalah penerimaan yang baik akan produk lain yang diluncurkan oleh produsen yang sama.Dengan menghubungkan fenomena yang terjadi dengan beberapa konsep di atas, tampak sekali perlu adanya sebuah penelitian guna mengkaji pengaruh Brand Trust terhadap Brand Extension Acceptibility dan Komitmen di FISIP Unpar.Penelitian ini merupakan sebuah penelitian kausal dengan menggunakan 339 mahasiswa di tiga jurusan di FISIP Unpar sebagai responden dalam survei ini yang menerapkan convenience sampling. Data dioleh dengan menggunakan teknik Structural Equation Modelling (SEM) dengan menggunakan LISRELL versi 8.3, karena penelitian ini bertujuan untuk mengkorfirmasikan penerapan model penelitian dalam konteks di FISIP Unpar.Kesimpulan yang diperoleh menunjukkan kalau dengan responden mayoritas berasal dari program studi Ilmu Administrasi Bisnis dan Hubungan Internasional, yang mayoritas berjenis kelamin wanita, dan mayoritas berasal dari angkatan 2006 serta berasal dari SMU di kota Bandung dan swasta, di FISIP Unpar Brand Trust secara signifikan mempengaruhi Komitmen dan Brand Extension Acceptibility. Demikian juga Komitmen secara signifikan mempengaruhi Temporary Deficiency Acceptibility.
KETERLIBATAN DAN KEPATUHAN INDONESIA DALAM PROSES G-20 Yulius Purwadi Hermawan; Ratih Indraswari; Sylvie Tanaga
Research Report - Humanities and Social Science Vol. 2 (2012)
Publisher : Research Report - Humanities and Social Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.545 KB)

Abstract

Penelitian kualitatif ini secara umum bertujuan untuk melihat bagaimana tata kelola ekonomi global dapat dibentuk melalui keterlibatan dan kepatuhan negara-negara yang mengambil bagian dalam pendekatan klub inklusif global. Secara khusus penelitian ini mengkaji dua pertanyaan utama: (1) inisiatif dan peran Indonesia dalam proses G-20 dan (2) kepatuhan Indonesia terhadap komitmen yang dibuatnya dalam G-20. Inisiatif dan peran dilihat dengan mengacu pada ide-ide yang disampaikan dalam G-20 dan keaktivan Indonesia dalam kelompok-kelompok kerja yang dibentuk G-20. Kepatuhan Indonesia melihat pada penerapan komitmen dalam bentuk kebijakan, regulasi maupun upaya lain yang dirancang untuk mengimplementasikan komitmen prioritas dalam G-20 khususnya dalam sektor finansial dan pembangunan. Penelitian ini juga melihat keterlibatan masyarakat sipil (CSO) dalam proses G-20 dengan memfokuskan pada persepsi CSO terhadap G-20 dan usulan-usulan yang mereka ajukan pada periode setelah penyelenggaraan KTT G-20 di Seoul (KTT Cannes dan Meksiko).
FISCAL STRESS INDEX SEBAGAI SISTEM PERINGATAN DINI KRISIS FISKAL DI INDONESIA Ivantia S Mokoginta; Difa Dini Asfari
Research Report - Humanities and Social Science Vol. 2 (2015)
Publisher : Research Report - Humanities and Social Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1362.99 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengukur Indeks Tekanan Fiskal (Fiscal Stress Index) untuk Indonesia.Data yang digunakan mulai tahun 1990 – 2013.Indeks ini berfungsi sebagai sistem peringatan dini untuk fiskal di Indonesia.Adanya sistem ini dapat membantu para pembuat keputusan untuk mengantisipasi dampak krisis fiskal terhadap keberlanjutan fiskal Indonesia. Penelitian ini akan menggunakan teknik pemilihan indikator fiskal pendekatan signalling yang dikembangkan oleh Kaminsky(1998).Kata kunci: Indeks Tekanan Fiskal, Sistem Peringatan Dini Fiskal
ANALISIS TERHADAP SISTEM DAN PROSEDUR PELAPORAN PERPAJAKAN (Studi Kasus PT SRIWIJAYA, BANDUNG) Lusy Suprajadi; Elvy Maria Manurung; Sylvia Kumala Dewi
Research Report - Humanities and Social Science Vol. 1 (2011)
Publisher : Research Report - Humanities and Social Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (974.85 KB)

Abstract

Objek penelitian adalah analisis terhadap sistem dan prosedur pelaporan perpajakan di PT Sriwijaya. PT Sriwijaya merupakan perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan kain untuk industri otomotif (lokal dan ekspor), dengan skala menengah ke atas. PT Sriwijaya berencana melakukan restitusi PPN untuk tahun pajak 2010. Untuk memperlancar pemeriksaan pajak yang dilakukan oleh Fiskus, PT Sriwijaya harus mempunyai dokumentasi yang baik terkait dengan perhitungan dan pelaporan pajaknya. Oleh karena itu, penelitian ini bermaksud untuk meneliti tentang sistem dan prosedur pelaporan perpajakan yang dijalankan oleh PT Sriwijaya saat ini.Sistem pemungutan pajak yang dianut di Indonesia adalah sistem self assessment yang memberikan wewenang, kepercayaan, tanggung jawab kepada wajib pajak untuk menghitung, memperhitungkan, membayar, dan melaporkan sendiri besarnya pajak yang harus dibayar. Untuk menguji pemenuhan kepatuhan Wajib Pajak dalam menjalankan sistem self assessment, Fiskus melakukan pemeriksaan (Setiawan dan Musri, 2007:22). Adanya ketentuan mengenai pemeriksaan, Wajib Pajak sebaiknya menyusun sistem dan prosedur pelaporan demi terlaksananya pemenuhan kewajiban perpajakan dan terhindar dari pengenaan sanksi.Berdasarkan observasi dan wawancara yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa dari sisi waktu, tidak ada keterlambatan pelaporan SPT Masa PPN maupun PPh, namun dari sisi prosedur pelaporan pajaknya, masih ada beberapa kelemahan. Kelemahan tersebut terkait dengan pengarsipan dokumen dan tidak adanya pengecekan ulang sebagai aktivitas pengendalian, sehingga memungkinkan terjadinya kesalahan (human error). Untuk mengatasi permasalahan tersebut ditambahkan proses pengecekan terhadap kelengkapan data dan kebenaran data yang diperlukan dalam dokumen perpajakan, serta disarankan untuk melakukan pengarsipan secara berurut terhadap dokumen perpajakan khususnya faktur pajak. Selain itu perlu ditambahkan proses pengecekan terhadap pekerjaan yang telah dilakukan Supervisor Accounting oleh Kepala Bagian Accounting, serta perlu dilakukan penomoran (prenumbered) terhadap dokumen-dokumen yang terkait dengan perpajakan.