cover
Contact Name
Shitta Elvaretta
Contact Email
shittaelvarettaa@gmail.com
Phone
+6282373395776
Journal Mail Official
ekos.fai.uml@gmail.com
Editorial Address
Jl. ZA. Pagar Alam No.14, Labuhan Ratu, Kec. Kedaton, Kota Bandar Lampung, Lampung 35132
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Mu'amalatuna: Jurnal Ekonomi Syariah
ISSN : 26210622     EISSN : 30473829     DOI : https://doi.org/10.36269
Core Subject : Religion, Economy,
The purpose of this journal is for the publication of scientific articles covering studies within the scope of Islamic Economics, such as: 1. Philoshopy of Islamics Economics 2. Islami Economics Thought 3. Islamic Economics and Contemporary Issues 4. Contemporary issues in Islamic Financial Institution 5. Sharia Management 6. Sharia Accounting 7. Legal aspects in Islamic Economics
Articles 68 Documents
IMPLEMENTASI KHIYAR DALAM TRANSAKSI JUAL BELI PAKAIAN DI PASAR BATU SULUH MANDIRI 1212 KECAMATAN SUKABUMI BANDAR LAMPUNG Nisa, Khoirun
Mu'amalatuna: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 4, No 2 (2021): Mu'amalatuna: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/muamalatuna.v4i2.791

Abstract

Jual beli (al-ba’i) adalah kegiatan muamalah dengan cara menukarkan suatu barang, baik dilakukan dengan uang maupun barang dengan barang atau benda lain berdasarkan kesepakatan bersama. Dalam islam disebut an-tarodhin yang artinya atas dasar kerelaan penjual dan pembeli. Khiyar merupakan pilihan yang paling baik di antara dua perkara yaitu melanjutkan jual beli atau membatalkannya. Adanya konsep tersebut akan membawa kedua belah pihak saling rela serta menghindari dari kecurangan di dalam jual beli. Oleh karena itu, sudah selayaknya penjual dan pembeli muslim hendaknya menggunakan prinsip-prinsip keislaman di dalam melakukan transaksi jual beli. Pokok masalah penelitian ini adalah Bagaimana Pelaksanaan Transaksi Jual Beli Pakaian Di Pasar Batu Suluh Mandiri 1212 Kecamatan Sukabumi Bandar Lampung? Bagaimana Pelaksanaan Khiyar Dalam Transaksi Jual Beli Pakaian di Pasar Batu Suluh Mandiri 1212 Kecamatan Sukabumi Bandar Lampung? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Penerapan Khiyar Dalam Jual Beli Pakaian Pakaian di Pasar Batu Suluh Mandiri 1212 Kecamatan Sukabumi Bandar Lampung? Jenis penelitian ini termasuk penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data penelitian ini adalah penjual pakaian dan pembeli pakaian. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah metode analisis data dengan teknik berfikir deduktif. Hasil pembahasan menunjukan pelaksanaan jual beli sudah berjalan sesuai dengan prinsip dan syarat jual beli. Pelaksanaan khiyar Dalam Transaksi Jual Beli Pakaian di Pasar Batu Suluh Mandiri 1212 Kecamatan Sukabumi Bandar Lampung belum sempurna, penjual dan pembeli belum memahami konsep khiyar. Terdapat dua jenis yaitu khiyar yaitu khiyar syarat dan khiyar ‘aib. Pelaksanaan khiyar dalam jual beli pakaian di Pasar Batu Suluh Mandiri 1212 belum sesuai dengan prinsip Ekonomi Syariah. Penjual yang tidak mendapatkan hak khiyar karena pembeli melakukan kezoliman terhadap penjual, dengan mengingkari syarat-syarat yang sudah disepakati oleh kedua belah pihak baik itu penjual maupun pembeli dan menyebabkan kerugian terhadap penjual.   
Peran Teknologi Dalam Industrialisasi Halal Di Indonesia Dan Dampak Industrialisasi Zulia (IAIN Lhokseumawe), Silvina; (IAIN Lhokseumawe), Malahayatie
Mu'amalatuna: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 7, No 2 (2024): Mu'amalatuna: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/muamalatuna.v7i2.2538

Abstract

Dunia dan cara manusia bekerja telah berubah karena kemajuan teknologi. Dalam praktiknya, industrialisasi melibatkan kemajuan teknologi, perusahaan, individu, bahkan negara atau otoritas berkuasa. Transformasi ini mengubah suatu negara atau wilayah dari ekonomi berbasis sumber daya alam menuju ekonomi berbasis manufaktur massal. Dengan industri pengolahan sebagai fokus utama, industrialisasi lalah bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah di seluruh ekonomi. Kemajuan teknologi telah menjadi katalisator utama dalam perubahan dunia industri, terutama dengan munculnya revolusi industri 4.0. Di Indonesia, perubahan ini tidak hanya berdampak pada sektor-sektor tradisional, tetapi juga mempercepat pertumbuhan industri halal melalui integrasi teknologi seperti blockchain dan Internet of Things (IoT). Industri halal Indonesia semakin menunjukkan kemampuannya, seperti yang ditunjukkan oleh pencapaian ekonomi dan keuangan syariah Indonesia yang menduduki peringkat keempat di dunia. Hal ini jelas menghasilkan pemerintah lebih keras untuk membangun industri halal di negara ini. Pemerintah telah melakukan beberapa upaya untuk mengembangkan industri halal, salah satunya adalah mendirikan 3 (tiga) wilayah industri halal di Indonesia, penting untuk memperhatikan dampak industri terhadap lingkungan sekitar dan menerapkan strategi pengelolaan kawasan industri yang berkelanjutan, seperti eco-industry park, untuk meminimalkan dampak negatif industri terhadap lingkungan. Industri harus dapat berkontribusi pada peningkatan perekonomian dan peningkatan kesejahteraan rakyat karena peran teknologi menjadi sangat penting untuk kemajuan industrialisasi Indonesia. Masalah ekonomi dan sosial sering dikaitkan dengan industrialisasi. Perubahan teknologi dalam industrialisasi ditandai dengan munculnya mesin atau perangkat lainnya yang dapat mempercepat kinerja industri. . Selain itu, penting untuk memperhatikan dampak industri terhadap lingkungan sekitar dan menerapkan strategi pengelolaan kawasan industri yang berkelanjutan, seperti eco-industry park, untuk meminimalkan dampak negatif industri terhadap lingkungan.
JUAL BELI MINYAK GORENG OPLOSAN DALAM TINJAUAN BISNIS ISLAM (STUDI PASAR SIMPANG AGUNG KECAMATAN SEPUTIH AGUNG LAMPUNG TENGAH) Sudarto, Aye
Mu'amalatuna: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 3, No 2 (2020): Mu'amalatuna: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/muamalatuna.v3i2.307

Abstract

ABSTRACT Business should be free from the elements of usury, ghoror (uncertainty), tadlis (fraud) and injustice. Business behavior that is in accordance with divine values by meeting the following criteria: can be beneficial for the benefit of the people, bring blessings and fortunes to all parties. Islam outlines that buying and selling can be considered valid if the conditions and harmony are fulfilled both in relation to the person making the contract, as well as regarding the object being traded. On the other hand, buying and selling does not fulfill the conditions of the contract, so the contract becomes a fasid. Bermuamalah must comply with Islamic business ethics. What the cooking oil traders did at the Simpang Agung market were they made buying and selling transactions of mixed cooking oil. This is not in accordance with the rules taught in Islamic Business Ethics. The impact on merchants besides getting sin. Because it has done some kind of fraud against customers. From the trader side, it results in the loss of trust (trust) again in the merchant, in other words a decrease in the number of customers and their business will suffer losses.Keywords: Mixed Cooking Oil, Islamic Business ABSTRAK Bisnis hendaknya terlepas dari unsur riba, ghoror (ketidakpastian), tadlis (penipuan) dan ketidak adilan.  Perilaku bisnis yang sesuai dengan nilai nilai ilahiyah dengan  memenuhi kriteria–kriteria diantaranya: dapat bermanfaat bagi kemaslahatan umat, mendatangkan berkah dan rizki bagi semua pihak. Islam menggariskan bahwa jual beli dapat dianggap sah apabila terpenuhi syarat dan rukun baik yang terkait dengan orang yang melakukan akad, maupun mengenai objek yang diperjualbelikan. Sebaliknya jual beli tidak memenuhi syarat terjadinya akad, maka akad menjdi fasid. Bermuamalah harus sesuai dengan etika bisnis Islam. Yang dilakukan pedagang minyak goreng di pasar Simpang Agung mereka melakukan transaksi jual beli minyak goreng oplosan. Hal ini tidak sesui dengn tataaturan yang diajarkan dalam Etika Bisnis Islam. Dampak bagi pedagang selain mendapatkan dosa. Karena telah melakukan semacam penipuan terhadap pelanggan. Dari sisi pedagng mengakibatkan hilangnya trust (kepercaya) lagi pada pedagang tersebut dengan kata lain berkurangnya jumlah pelanggan dan usaha mereka lakukan akan merugi.Kata Kunci: Minyak Goreng Oplosan, Bisnis Islam
PENINGKATAN LAYANAN M-BANKING MELALUI PENDEKATAN TELEMARKETING DI BSI KCP TELUK BETUNG DALAM KONTEKS EKONOMI SYARIAH Susanto (Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung), Is; Mukri (Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung), Moh.; (Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung), Faisal; (Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung), Ridwansyah
Mu'amalatuna: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 7, No 1 (2024): Mu'amalatuna: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/muamalatuna.v7i1.2509

Abstract

Pendekatan telemarketing adalah metode pemasaran yang menggunakan panggilan telepon untuk mempromosikan produk atau layanan kepada calon pelanggan. Dalam pendekatan ini, telemarketer memiliki peran kunci dalam menghubungi pelanggan dan menyampaikan pesan-pesan pemasaran dengan menggunakan keterampilan komunikasi yang efektif serta pengetahuan tentang produk atau layanan. Salah satu inisiatif yang diambil oleh BSI KCP Bandar Lampung Teluk Betung adalah memperkenalkan layanan M-banking kepada nasabahnya melalui pendekatan telemarketing. Penelitian ini bertujuan untuk melihat peningkatan layanan m-banking melalui pendekatan telemarketing, serta menelaahnya dari konteks ekonomi syariah. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan populasi penelitian meliputi seluruh karyawan BSI KCP Bandar Lampung Teluk Betung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan telemarketing ini didasarkan pada teori manajemen strategi, dengan tahapan perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Kendala yang dihadapi mencakup nomor telepon yang tidak aktif dan nasabah yang tidak merespons. Meskipun demikian, pendekatan telemarketing terbukti cukup efektif, dengan 59,8% dari 1000 nasabah berhasil dihubungi dan melakukan aktivasi m-banking. Menurut perspektif ekonomi syariah, pendekatan ini didasarkan pada akad tabarru' dan mematuhi prinsip syariah, tanpa mengandung unsur riba, gharar, atau maysir.
AKAD JUAL BELI DROPSHIP BISNIS ONLINE DITINJAU DARI PERSPEKTIF EKONOMI SYARIAH” (Studi Pada Komunitas Dropship Bukalapak Wilayah Lampung) Budi, M. Wahid Setio; Ruslaini, Ruslaini; Sugeng, Anggoro
Mu'amalatuna: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 2 (2019): Mu'amalatuna: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/muamalatuna.v2i2.169

Abstract

Technological developments accompanied by advances in the economy gave rise to various transactions in the community, Islam is a religion that syamil is required to answer problems that have not existed before, one of which is a dropshipping transaction, this thesis discusses how the contract in the dropshipping system is in accordance with Islamic economics, in general Islam allows transactions in muamalah as long as it does not conflict with the principles of muamalah, the dropshipping system is allowed to use a contract known in Islam, namely the salam contract. The purpose of this study is to determine the concept of droshipping in the business world, to identify Dropshipping Transactions in line with the concept of Islamic economics. This research is a field research, with the type of research is qualitative research. Data collection techniques, with interviews with Dropship actors in Lampung Bukalapak Community. From the data obtained then presented based on analysis. In this case, the composer describes the problem which is then analyzed based on the perspective of Islamic economics. After conducting research, the online trading in dropship is the same as buying and selling contracts so that according to a review of Islamic economics is permitted and valid, unless casually there is a deviation, manipulation, fraud and the like, then casuistics are also applied, namely haram.
Pengaruh Program Flash Sale Tik Tok Shop terhadap Impulsive Buying Pada Generasi Z menurut Etika Konsumsi dalam Ekonomi Syariah Sholekhah, Aminatus
Mu'amalatuna: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 6, No 1 (2023): Mu'amalatuna: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/muamalatuna.v6i1.1941

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah Pengaruh Program flash sale Tik Tok Shop terhadap Impulsive buying pada Generasi Z serta menganalisis hubungan antara program Flash Sale terhadap Impulsive buying ditinjau dari Etika Konsumsi dalam Ekonomi Syariah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Data yang dikumpulkan dari hasil penyebaran kuesioner dan dokumentasi. Analisis menggunakan analisis deskriptif dan literature review. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh flash sale terhadap impulsive buying jika ditinjau dari etika konsumsi dalam Ekonomi Syariah maka perilaku Generasi Z akibat terpengaruh dari program flash sale menimbulkan perilaku Impulsive Buying dimana Impulsive buying merupakan perilaku yang sangat dilarang oleh etika konsumsi dalam Ekonomi Syariah.
PENERAPAN DOWN PAYMENT DALAM AKAD IJARAH PADA WEDDING ORGANIZER GRIYA CANTIK OZZA BANDAR LAMPUNG Kurnia, Maita; abizar, abizar; rahmawati W, Nina
Mu'amalatuna: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 5, No 1 (2022): Mu'amalatuna: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/muamalatuna.v5i1.1086

Abstract

ABSTRACT Down payment is a provision for customers or clients to pay an advance when signing a contract or agreement in the purchase of goods or services. Down payment or down payment serves as a reflection that the prospective buyer is serious about making the transaction. Lease is an agreement in which Griya Cantik Ozza undertakes to give up a certain amount of time for a specified period of time to be used and the renting party undertakes to pay the price set to be used on the conditions stipulated in the existence of this rental relationship, then both parties are bound by an agreement. or in the study of Fiqh Mu'amalah known as ijarah, which is a contract for a benefit with a substitute. The formulation of the research problem is how to apply down payments in business transactions at the Wedding Organizer of Griya Cantik Ozza Bandar Lampung and how to apply down payments to wedding organizers based on a sharia economic perspective. This research is a descriptive study with a qualitative approach, the results of this study The application of down payment in business transactions at the wedding organizer Griya Cantik Ozza is that there is a payment of 70% of the price of the wedding organizer package downthen get a receipt as a proof of payment transaction. Ijarah (lease) wedding organizer Griya Cantik Ozza is valid and has complied with the provisions regarding down payment, namely: down payment is calculated as the rental price, the length of down payment is determined, there is an agreement between the business owner and the prospective tenant. Keywords: Down payment, Ijarah, Fiqh Muamalah ABSTRAK Down payment adalah ketentuan kepada nasabah atau klien untuk membaya ruang muka pada saat menandatangani kontrak atau kesepakatan dalam pembelian barang ata ujasa. Down payment atau uang muka berfungsi sebagai refleksi bahwa calon pembeli bersungguh-sungguh dalam melakukan transaksi. Sewa-menyewa adalah perjanjian dimana Griya Cantik Ozza menyanggupi menyerahkan suatu selama waktu yang ditetapkan untuk dipakai dan pihak yang menyewa menyanggupi membayar harga yang ditetapkan untuk dipakai pada ketentuan yang telah diatur adanya hubungan sewa-menyewa ini, maka kedua belah pihak telah terikat dalam suatu perjanjian ataudidalam kajian Fiqih Mu’amalah yang dikenal dengan istilah ijârah, yaitu akad atas suatu kemanfaatan dengan pengganti. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana penerapan down payment dalam transaksi usaha pada Wedding Organizer Griya Cantik Ozza Bandar Lampung dan bagaimana penerapan down payment pada wedding organizer berdasarkan perspektifekonomi syariah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, hasil penelitian ini Penerapan down payment dalam transaksi usaha pada wedding organizer Griya Cantik Ozza adalah adayanya pembayaran down payment sebesar 70% dari harga paket wedding organizer adapun persyaratan yang dilakukan yaitu konsumen harus memebrkan kartu identitas dan dan uang lalu mendapatkan kwitansi sebagai tnda bukti transaksi pembayaran. Ijarah (sewa menyewa) wedding organizer Griya Cantik Ozza adalah sah dan telah memenuhi ketentuan tentang panjar, yaitu: uang panjar diperhitungkan sebagai harga sewa, waktu lamanya panjar ditentukan, adanya kesepakatan antara pemilik usaha dengan calon penyewa. Kata Kunci : Down payment , Ijarah, Fiqih Muamala
RIBA DALAM TEKS DAN KONTEKS (Studi Tafsir Surat al Imron:130 Melalui Pendekan ma’na-cum-maghza) Murcitaningrum, suraya; Machsun, Muhammad
Mu'amalatuna: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 2 (2019): Mu'amalatuna: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/muamalatuna.v2i2.166

Abstract

Pembahasan mengenai riba adalah setiap tambahan termasuk bunga, muncul akibat dari pinjam meminjam uang sebagaimana ketentuan nas Surat al Imron ayat 130. Hal ini masih menjadi perselisihan para Ulama, meskipun telah ditetapkan fatwa haramnya. Bagi yang memahami makna tekstual Surat al Imron ayat 130 sehingga setiap bentuk lebihan dari jumlah hutang adalah jelas riba. Dengan menggunakan penekatan ma‟na-cum-maghza, artikel ini melakukan reinterpretasi terhadap al Quran surat al Imron ayat 130. Hasil dari reinterpretasi tersebut menyimpulkan bahwa makna adh’afan mudha’afah yang pertama adalah untuk mensifati suatu peristiwa, bukan sebagai sarat yang menghubungkan dengan suatu hokum”. Kedua adalah riba tidak terbatas pada praktik yang berlaku di zazirah Arab saja, tetapi riba merupakan sifat yang lazim bagi system ini pada setiap waktu.Ketiga bahwa larangan riba bersifat permanen (abadi).
PENGARUH ETOS KERJA DAN MOTIVASI TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN DI YAYASAN DAARUL HIKMAH RAJABASA LAMPUNG Dzakia, Annisa
Mu'amalatuna: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 4, No 1 (2021): Mu'amalatuna: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/muamalatuna.v4i1.567

Abstract

Human resources (human resources) good in carrying out their work can be seen from the way they work. Work ethic and motivation are among the important things that should exist in every employee in every institution. To cultivate a good work ethic and motivation company must be able to give satisfaction to each worker. Worker satisfaction is not only a measure of wage paid, but a comfortable, secure work situation, adequate facilities, even a leader who is a good example is a contentment that can shape a good work ethic and work motivation.In this study researchers conducted research on an education-based and inaccurate institution on the Yayasan Daarul Hikmah Rajabasa Lampung. In this study researchers tested the impact of the work ethic and its motivation on occupational satisfaction of Yayasan Daarul Hikmah Rajabasa Lampung. The method of analysis that researchers use is linear regression analysis using a 20.0 for Windows program.The results of this study suggest that the work ethic and motivation influence employees job satisfaction of Yayasan Daarul Hikmah Rajabasa Lampung by 36.7 %. And each work ethic variable goes up 1% will affect job satisfaction by 0.098. While the motivational variable goes up 1%, it affects job satisfaction by 0.628.
MENINJAU BUNGA DAN BAGI HASIL TERHADAP MINAT MASYARAKAT DALAM MELAKUKAN INVESTASI PERSPEKTIF EKONOMI MONETER SYARIAH Rahmawati (Universitas Trunojoyo Madura), Riris Trimaulida; Satria (Universitas Trunojoyo Madura), Sakha' Windya; Ramadhan (Universitas Trunojoyo Madura), Rusdun Kamil; Putra (Universitas Trunojoyo Madura), Trischa Relanda
Mu'amalatuna: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 7, No 1 (2024): Mu'amalatuna: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/muamalatuna.v7i1.2511

Abstract

Penelitian ini mempunyai tujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang mekanisme keuangan syariah dan mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi minat masyarakat untuk melakukan investasi di perbankan syariah. Penelitian ini dapat memberikan wawasan yang berguna bagi kita mengenai kebijakan tentang isu-isu investasi dan keuangan Islam. Hal ini dapat membantu lembaga keuangan merancang produk investasi yang lebih menarik dan berkontribusi pada literatur mengenai ekonomi moneter dan investasi Islam. Penelitian ini berfokus pada bagaimana bagi hasil dan bunga berdampak pada minat masyarakat dalam berinvestasi dan bertujuan untuk memberikan wawasan baru mengenai topik tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif untuk menganalisis pengaruh suku bunga dan bagi hasil terhadap minat masyarakat berinvestasi dalam perspektif ekonomi moneter Islam. Sistematik Literatur Review (SLR) adalah suatu pendekatan untuk mengumpulkan, mengevaluasi, dan mensintesis bukti dari berbagai sumber literatur ilmiah yang relevan. SLR dapat memberikan gambaran menyeluruh mengenai temuan sebelumnya mengenai pengaruh bunga dan bagi hasil terhadap minat investasi. Penelitian ini berkontribusi untuk memahami bagaimana bagi hasil dan bunga mempengaruhi preferensi investasi masyarakat di pasar keuangan Islam.